cover
Contact Name
Yusmaniarti
Contact Email
yusmaniarti8@gmail.com
Phone
+6281368411554
Journal Mail Official
journal.jpki2.ppmi@gmail.com
Editorial Address
Alamat Redaksi: Perum taman Asri 1 Blok B12 RT 31 RW 06 Gandus Palembang Sumatera Selatan 30149
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS
Published by CV ALINA
ISSN : -     EISSN : 29863104     DOI : https://doi.org/10.59407/jpki2.v1i1.6
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS (JPKI2) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Ekonomi, Hukum,Teknik, kedokteran, Pertanian, Keguruan dan Ilmu Pendidikan,Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Komputer, Ilmu Kesehatan Masyarakat,Kehutanan, Ilmu Budaya, Peternakan,Psikologi.
Articles 43 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2024): April" : 43 Documents clear
EDUKASI MENUMBUHKAN IDE KREATIF PENGEMBANGAN PRODUK UMKM MASYARAKAT DESA CIKOLELET, KABUPATEN SERANG, Selfiana, Selfiana; Sumiyati, Sumiyati; Putri, Meri Safarwati; Ratnaningsih, Rini
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i2.542

Abstract

Pengembangan produk usaha UMKM sangat dibutuhkan agar UMKM mampu bertahan dan menjadi pemenang dalam persaingan di Pasar. Pelaku UMKM harus memiliki ide kreatif dan inovasi dalam melakukan pengembangan produk. Desa Cikolelet, Kabupaten Serang adalah desa yang memiliki potensi untuk maju dan berkembang melalui usaha pengelolaan buah melinjo dan menjadi kuliner yang digemari oleh masyarakat dan pengunjung desa. Produk yang terbuat dari buah melinjo ini dikerjakan secara tradisional dan belum ada upaya dilakukan diversifikasi dari produk yang ada. Jika jenis produk yang dihasilkan selalu sama maka suatu saat pasar akan mengalami titik jenuh, dan produk tersebut tidak lagi menjadi produk yang dicari oleh masyarakat. Oleh karena itu penting bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan edukasi mengenai pengembangan produk dan menumbuhkan ide kreatif. Metode pengabdian yang digunakan adalah metode ceramah, tatap muka dan diskusi di Aula Desa. Mitra adalah para pelaku UMKM Desa Cikolelet. Hasil dari edukasi ini adalah mitra mulai memahami pengembangan produk, apa yang harus mereka lakukan dan bagaimana cara melaksanakannya. Hal tersebut sangat penting bagi setiap pelaku UMKM, agar mereka dapat melakukan perencanaan efektif dan efisien ketika melakukan pengembangan produk. Diharapkan mitra bergiat untuk selalu melakukan inovasi dan berusaha untuk mencari pemodal yang dapat dipercaya.
EDUKASI TOILET TRAINING PADA IBU-IBU YANG MEMILIKI ANAK TOODLER DI POSYANDU DESA TALANG JAWA KEC. BATURAJA BARAT -, Meilina Estiani; Suparno
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i2.553

Abstract

Menurut Sigmund Freud dalam tahap perkembangan psikoseksual anak, pada usia 1 – 3 tahun, anak berada pada fase anal. Sepanjang tahap anal, latihan defakasi (toilet training) memaksa anak untuk belajar menunda kepuasan bebas dari tegangan anal. Suksesnya toilet training tergantung pada kesiapan fisik, psikologis dan kesiapan intelektual anak, kesiapan ini akan menjadikan diri anak mempunyai kemandirian dalam mengontrol khususnya toilet training(Hidayat, Aziz Alimul, n.d.), 2012). Penggunaan pampers dan persepsi yang salah dari masyarakat tentang anak tidak perlu diajarkan toilet training karena nantinya anak akan mampu sendiri merupakan alasan yang kurang tepat karena ini menjadi tanggungjawab orang tua sejak usia anak 1 tahun. Survey awal pengabdi pada petugas menyatakan bahwa belum pernah ada edukasi tentang toilet training kepada ibu-ibu yang memiliki anak usia 1 – 3 tahun di desa Talang jawa. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan ibu-ibu tentang toilet training sehingga ibu dapat melatih anaknya melakukan kebiasaan miksi dan defikasi di toilet, yang pada akhirnya anak memiliki kemampuan mengontrol dan konsentrasi dalam miksi ataupun defikasi secara mandiri. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanyajawab, demontrasi. Kegiatan ini berlangsung meliputi tahap persiapan , tahap pelaksanaan dan tahap akhir. Dilakukan evaluasi pre-test dan post-tes, evaluasi keberhasilan ibu dalam melatih anak melakukan toilet training sesuai tahapan umurnya. Evaluasi dilaksanakan 4 minggu menggunakan lembar observasi. Setelah dilakukan edukasi terdapat peningkatan pengetahuan ibu secara signifikan yaitu 87,5% dan kemampuan toilet training anak setelah dilatih mengalami peningkatan sebesar 62,5 % tercapai. Hal ini menunjukkan pentingnya melatih anak dan sejak dini dan perlunya peran orang tua dalam melatih kemandirian anak.
MITIGASI BENCANA MELALUI BOARDGAME UNTUK ANAK SEKOLAH DASAR DI LINGKUNGAN RPTRA PETUKANGAN BERSERI JAKARTA SELATAN Rahman, Fathin Aulia; Wahyudi, Widi; Marsin, Marsin; Ahmad Aldizar Akbar
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i2.554

Abstract

Mitigasi bencana menjadi kunci bagi Indonesia menuju ketangguhan karena berada di wilayah kerawanan multibencana tinggi. Salah satunya melalui edukasi kebencanaan dengan menggunakan media belajar berupa boardgame untuk anak usia sekolah dasar. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, peneliti ingin berupaya meningkatkan pengetahuan kebencanaan anak-anak melalui edukasi bencana dengan media pembelajaran boardgame berbasis permainan kompetisi. Kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan menunjukkan hasil kenaikan pengetahuan secara signifikan sebesar 61,65%. Parameter pengetahuan yang mengalami kenaikan paling signifikan yaitu pada parameter pengetahuan lembaga kebencanaan di Indonesia sebesar 85,71% dan upaya pencegahan dampak bencana sebesar 78,26%. Peneliti berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan lebih luas dan dilaksanakan di berbagai sekolah dengan media pembelajaran yang lebih bervariatif serta materi kebencanaan yang lebih komprehensif. Media pembelajaran berupa boardgame yang dihibahkan kepada RPTRA Petukangan Berseri harapannya dapat terus digunakan sebagai sarana belajar anak-anak di lingkungan RPTRA Petukangan Berseri.
WORKSHOP PEMBUATAN RISOL MAYO DAN DIGITAL MARKETING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN PKK DESA KALANGLUNDO Muhammad Rozikul Afnani; Ikfina Amaliya Ulya; Fitriatul Maulidiyah; Lu’luil Maknunatusy Syari; Ahmad Saefudin
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i2.569

Abstract

Penelitian ini bertujuan yaitu untuk mengenalkan salah satu makanan yang saat ini memiliki tingkat penyuka yang sangat banyak. Penelitian ini merupakan bentuk dari pengabdian mahasiswa KKN XVI Unisnu Jepara Tahun 2024 yang berlokasi di Desa Kalanglundo, Kec. Ngaringan, Kab. Grobogan. Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah bentuk pengabdian kepada masyarakat sebagai satu pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi yang diikuti oleh mahasiswa yang menempuh Program Strata Satu (S1) di suatu lembaga pendidikan tingkat Perguruan Tinggi. Pengabdian ini dilakukan dengan kolaborasi antara mahasiswa dan dosen yang dilaksanakan dengan ketentuan yang sudah ditentukan. Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan, ditemukan temuan baru bahwa Tim PKK Desa Kalanglundo sangat antusias dengan kegiatan yang bersifat inovatif, terutama dalam bidang memasak. Oleh karena itu, KKN XVI Unisnu Jepara yang berlokasi di Desa Kalanglundo bermaksud menggandeng Tim PKK untuk sarana mengenalkan makanan Risol Mayo di daerah setempat. Risol Mayo adalah produk yang ingin dikenalkan mahasiswa KKN Unisnu Jepara kepada Tim PKK Desa Kalanglundo. Risol Mayo merupakan makanan ringat yang sangat digemari oleh semua kalangan, makanan ini berbentuk lonjong dengan isian telur, sosis dan saus mayones.
SOSIALISASI PENDIDIKAN GIZI TENTANG PEMILIHAN JAJANAN SEHAT DAN BERGIZI PADA ANAK SEKOLAH DASAR NEGERI 106 KENDARI Ruslan Majid; Kamrin; Irma; Virda; Wulan Ulfasari; Swaidatul Masluhiya AF
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i2.570

Abstract

Anak sekolah dasar merupakan salah satu kelompok konsumtif dan kebiasaan jajan yang cukup tinggi. Kebiasaan jajan pada anak sekolah dasar memiliki permaslah tersendiri, oleh karena sebagian besar anak sekolah dasar memiliki pengetahuan tentang gizi dan jajanan sehat yang masih rendah. Kegiatan pengabdian ini bertjuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa SDN 106 Kendari tentang makanan bergizi dan jajanan sehat. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SDN 106 Kendari dengan bentuk intervensi yang diberikan adalah penyukuhan melalui metode ceramah, diskusi dan demonstrasi. Responden atau sasaran yang terlibat dalam kegiatan penyuluhan ini sebanyak 22 orang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata – rata pengetahuan responden (siswa) tentang makanan bergizi dan jajanan sehat sebelum penyuluhan adalah 53,18 dan setelah penyuluhan rata – rata pengetahuan responden (siswa) adalah 75,45. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian ini berhasil dengan meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar negeri 106 Kendari tentang makanan bergizi dan jajanan sehat.
PENYULUHAN MODEL BISNIS HIJAU UMKM DALAM MENDORONG TRANSORMASI EKONOMI HIJAU Fathihani, Fathihani; Randyantini, Vely; Saputri, Ika Puji
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i2.573

Abstract

Aktifitas bisnis yang ramah lingkungan seringkali disebutkan dengan istilah green business. Transformasi menuju ekonomi hijau dapat digunakan sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan fokus pada kegiatan yang ramah lingkungan. Bisnis hijau (green business) saat ini telah menjadi isu penting. Gerakan mewujudkan bisnis yang peduli terhadap kelestarian lingkungan dapat di wujudkan baik dalam bisnis berskala besar, menengah dan kecil. Implementasi bisnis hijau di UMKM penting untuk dilakukan guna mendorong terwujudnya ekonomi hijau dan pada akhirnya akan berdampak pada kinerja penjualan UMKM. Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat ini bertujuan untuk peningkatan pemahaman atas wawasan dan model binis hijau untuk pelaku UMKM. Dengan mendapatkan pemahaman mengenai model bisnis hijau ini dapat mendorong pengetahuan para pelaku UMKM menjadi lebih baik. Mitra kerjasama kegiatan ini adalah Pelaku Usaha UMKM (Usia 20-30 Tahun) sebanyak 20-30 orang, khususnya yang sudah bekerja dan memiliki penghasilan bertempat tinggal di wilayah Tanjung Duren, Jakarta Barat. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat terdiri dari tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil kegiatan PkM menunjukkan bahwa Pelaku UMKM di wilayah tanjung duren dapat memahami tentang model bisnis ekonomi hijau.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN GURU TAMAN KANAK-KANAK DI YOGYAKARTA DENGAN PELATIHAN TIK DAN STRATEGI MITIGASI BENCANA GEMPA Rakhman, Arie Noor; Fivry Wellda Maulan
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i2.576

Abstract

Beberapa kali gempa yang masih terjadi semenjak gempa besar pada tahun 2006 bukanlah menjadi hal baru bagi warga kota pelajar, Yogyakarta. Sikap tanggap terhadap gempa dianggap sebagai komponen integral dari strategi mitigasi bencana, yang dapat diinisiasi melalui konteks pembelajaran. Partisipasi dalam kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi guru taman kanak-kanak (TK) dalam meningkatkan kompetensi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), tetapi juga diharapkan dapat memperkuat peran mereka dalam upaya mitigasi bencana gempa saat berinteraksi dengan peserta didik usia dini. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui kerjasama antara Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-kanak Indonesia (GOPTKI) cabang Kota Yogyakarta dan Institut Sains dan Teknologi AKPRIND (IST AKPRIND). Kegiatan pelatihan dilaksanakan di Laboratorium Komputer, Kampus III IST AKPRIND Yogyakarta. Penerapan pedagogi inovatif yang berbasis pada mitigasi bencana gempa mencakup pelatihan TIK meliputi penggunaan Microsoft Office dan pengenalan sikap tanggap terhadap bencana gempa, dengan fokus pada kondisi lingkungan sekitar lokasi pembelajaran. Evaluasi pelatihan dilakukan melalui kuis di akhir sesi, dan hasilnya menunjukkan tingkat kepuasan peserta yang tinggi, diukur melalui Customer Satisfaction Index (CSI) sebesar 89.01%. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini berhasil memenuhi ekspektasi, memberikan manfaat bagi peserta dalam pemahaman penerapan TIK dan pengetahuan tentang sikap tanggap terhadap bencana. Hal ini diharapkan dapat mengoptimalkan proses belajar-mengajar di Kota Yogyakarta, yang masih rentan terhadap bencana gempa, serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan taman kanak-kanak oleh para pendidik.
PENYULUHAN BAHAYA ZAT PENGAWET PADA PENGRAJIN MAKANAN DI DESA SUKADAMAI KABUPATEN BANYUASIN SUMATERA SELATAN Pratiwi, Indah; Miarti, Amiliza; Setiorini, Indah Agus; Paisal, Paisal
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i2.582

Abstract

Peningkatan penggunaan bahan pengawet ini tidak jarang menimbulkan permasalahan, antara lain pemakaian dosis yang tidak sesuai dengan standar yang telah ditentukan dan penggunaan bahan-bahan pengawet terntentu tidak pada tempat yang sesuai. Hal ini akan berdampak secara tidak langsung pada kesehatan masyarakat pengguna atau yang mengkonsumsi makanan maupun minuman yang telah mengandung bahan pengawet. Bahan pengawet merupakan salah satu dari bahan aditif yang secara sengaja ditambahkan kedalam makanan atau minuman supaya tahan lama. Di Desa Sukadamai Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan sangat berpotensi memproduksi jajanan pasar karena daerah ini merupakan daerah agraris yang menyumbangkan hasil pertanian cukup besar seperti: padi, jagung, lada, sayur mayur dan lain-lain. Banyak masyarakat mengolah hasil pertanian mereka menjadi makanan jajanan pasar misal: ketan menjadi rangginan, jagung menjadi marning, singkong menjadi opak dan klanting serta berbagai jenis krupuk dan keripik, makanan dikemas dengan berbagai warna yang menarik. Penyuluhan ini dilakukan guna meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat pengguna bahan pengawet serta proses pembuatan pengawet alami pada makanan dan minuman pada masyarakat Desa Sukadamai Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan dalam pengolahan makanan dan minuman tentang bagaimana mengunakan bahan pengawet secara tepat melalui kegiatan penyuluhan, sehingga diharapkan dapat meningkakan pengetahuan, pemahaman dan kesadaran pengguna bahan pengawet dan secara tidak langsung juga dapat berpengaruh pada kesehatan dan perekonomian masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan beberapa tahapan kegiatan meliputi sosialisasi, penyuluhan dan proses pembuatan bahan pengawet alami.
PELATIHAN APLIKASI KOMPUTER (MICROSOFT WORD) BAGI STAF DAN PERANGKAT DESA BAHU PALAWA Rusdiana, Lili; Hadi, Abdul; Herkules; Elmayantie, Catharina; Hardita, Veny Cahya; Putri, Elsa Monica; Seveniardy, I Nyoman Leofrensa
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i2.585

Abstract

Penggunaan aplikasi komputer sudah tidak asing lagi terutama seperti pada bidang perkantoran untuk layanan masyarakat. Penggunaan Microsoft Word biasa digunakan baik untuk surat menyurat maupun untuk laporan kegiatan. Pelaksanaan pengabdian dilakukan pada Desa Bahu Palawa sebagai bentuk implementasi dari kerja sama. Peserta dalam kegiatan ini yaitu staf dan perangkat desa. Kegiatan PKM ini mengupas sekaligus mengajarkan kepada peserta PKM tentang penggunaan aplikasi komputer yaitu Microsoft Word untuk mendukung kegiatan bagi staf dan perangkat desa, baik untuk membuat surat menyurat maupun untuk laporan kegiatan. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode ceramah, demonstrasi dan praktik. Sebagai bahan evaluasi, pelaksana pengabdian menggunakan kuesioner untuk mengetahui respon peserta kegiatan serta untuk mengetahui dampak dan manfaat kegiatan maupun aplikasi yang digunakan bagi peserta pengabdian. Penggunaan kuesioner sebagai bentuk bahan evaluasi bagi pelaksana pengabdian. Hasil evaluasi menunjukkan Pretest sebesar 59% dan Posttest sebesar 68%. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman peserta terhadap kegiatan yang dilakukan.
PAMERAN POSTER UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN SISWA SMP TENTANG BAHAYA MEROKOK DI KOTA JAMBI Ridwan, M.; Salshabila, Azahra; Mei Heza, Astrid; Maharani, Assa; Nadapdap, Dina Lucia Nadapdap; Duy Br Surbakti, Jhessica; Jamaica Putri, Meidy; Andini, Putri; Rahmad, Rizki Ibnu; Angelia Manik, Septriani; Markorolina, Vebby
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i2.593

Abstract

Berdasarkan laporan Global Youth Tobacco Survey Indonesia Repost pelaksanaan KTR di Indonesia masih belum optimal, hasil survey menyatakan sebanyak 69% pelajar pernah melihat orang merokok di area sekolah baik di dalam Gedung maupun luar gedung yang masih termasuk dalam Kawasan sekolah. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Jambi tahun 2022 di tatanan tempat proses belajar mengajar masih banyak sekolah yang belum menerapkan KTR yaitu dari 289 sekolah yang telah menerapkan KTR dan 153 belum menerapkan KTR. Oleh karena itu, perlu dilakukan edukasi disekolah berupa pameran, penyuluhan dan edukasi tentang KTR di SMPN 14 Kota Jambi. Sasaran kegiatan pameran bahaya rokok dan skrining kesehatan adalah seluruh warga SMPN 14 Kota Jambi. Metode pelaksanaan pameran dilakukan dengan mengadakan pameran yang terdiri dari beberapa stand yaitu: stand screening kesehatan, stand screening jiwa, smokerlyzer, serta Penandatangan Komitmen Bersama SMPN 14 Kota Jambi dan Pelantikan Duta Anti Rokok Kesehatan Masyarakat di SMPN 14 Kota Jambi. Pada kegiatan ini juga dilakukan pengukuran pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan pameran. Data dianalisis secara univariate dan bivariate dengan menggunakan uji Paired T Test . Hasil analisis perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah pameran terbukti secara signifikan, dilihat dari nilai rerata yang semula hanya 6,03 setelah dilakukannya pameran dan penyampaian materi meningkat menjadi 7,90 dengan peningkatan mencapai 21,5%. Melalui kegiatan pameran ini diharapkan bisa meningkatkan kesadaran dan pencegahan perilaku merokok di lingkungan sekolah.