cover
Contact Name
Nurul Hidayah
Contact Email
hiragi2016@gmail.com
Phone
+6282350203789
Journal Mail Official
hrji@wpcpublisher.com
Editorial Address
Jl. Kelapa Gading, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Health Research Journal of Indonesia
ISSN : -     EISSN : 29647592     DOI : -
Core Subject : Health,
Health Research Journal of Indonesia (HRJI) merupakan media publikasi penelitian orisinil dan review article di bidang Kesehatan meliputi Kesehatan Masyarakat, Farmasi, Keperawatan, Kebidanan, dan bidang Kesehatan lainnya yang berfokus pada topik promosi kesehatan, manajemen kesehatan, pelayanan kesehatan komunitas, kesehatan reproduksi, ibu dan anak, kesehatan lingkungan, serta farmasi komunitas.
Articles 542 Documents
Konsumsi Alkohol sebagai Faktor Risiko dan Kaitannya dengan Luaran Tuberkulosis: Tinjauan Literatur Nabila Zahra Putri; Nikki Aldi Massardi
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1541

Abstract

Pendahuluan: Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dan masih menjadi salah satu penyebab utama kematian akibat penyakit menular di dunia. Konsumsi alkohol merupakan salah satu faktor risiko yang dapat meningkatkan kejadian tuberkulosis dan memengaruhi luaran pengobatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan konsumsi alkohol sebagai faktor risiko dan kaitannya dengan luaran tuberkulosis. Metode: Penelitian ini menggunakan metode literature review melalui penelusuran artikel pada basis data PubMed dan Google Scholar. Artikel berbahasa Inggris yang diterbitkan pada tahun 2016-2025 diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, sehingga diperoleh tujuh artikel yang memenuhi kriteria. Hasil: Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa konsumsi alkohol berhubungan dengan peningkatan risiko tuberkulosis serta luaran pengobatan yang kurang baik, seperti kegagalan pengobatan, kekambuhan (relapse), dan peningkatan mortalitas. Kondisi tersebut berkaitan dengan gangguan respons imun dan peningkatan stres oksidatif yang mendukung pertumbuhan Mycobacterium tuberculosis. Simpulan: Konsumsi alkohol merupakan faktor risiko penting yang berhubungan dengan peningkatan kejadian tuberkulosis dan luaran pengobatan yang kurang baik.
Upaya Peningkatan Pengetahuan Tentang Asi Ekslusif Terhadap Ibu Hamil Melalui Media Video Animasi Windy Salsa Brilianti; Ira Titisari; Koekoeh Hardjito; Susanti Pratamaningtyas
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1551

Abstract

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif pada bayi usia 0–6 bulan penting untuk mendukung pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan bayi. Rendahnya pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif masih menjadi salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan pemberiannya. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi menggunakan video animasi terhadap pengetahuan ibu hamil trimester III tentang ASI eksklusif. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 31 ibu hamil trimester III yang dipilih menggunakan simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah edukasi, kemudian dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebagian besar responden memiliki pengetahuan kategori cukup, sedangkan setelah intervensi seluruh responden memiliki kategori baik. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,001 (p<0,05), yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan edukasi menggunakan video animasi terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang ASI eksklusif. Disimpulkan bahwa edukasi menggunakan video animasi efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai ASI eksklusif.
Studi Meta-Analisis: Efektivitas Terapi Akupunktur Pada Kasus Low Back Pain Terhadap Penurunan Skala Nyeri Danang Aji Prabowo; Fatimah Wahyu
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1552

Abstract

Low Back Pain (LBP) merupakan nyeri muskuloskeletal multifaktorial yang mengganggu mobilitas dan produktivitas berbagai kelompok usia, di mana akupunktur hadir sebagai modalitas non-farmakologis untuk memodulasi transmisi sinyal nosiseptif secara neurofisiologis. Tinjauan sistematis berbasis kerangka kerja PICO (Populasi, Intervensi, Comparison, Outcome) ini mengidentifikasi artikel dari PubMed, Google Scholar, dan ScienceDirect, dengan sembilan artikel yang memenuhi kriteria dianalisis menggunakan aplikasi Review Manager. Hasil analisis dari sembilan studi lintas negara dengan ukuran sampel berkisar antara 30 hingga 220 subjek menunjukkan bahwa terapi akupunktur secara signifikan lebih efektif menurunkan skala nyeri LBP dibandingkan kelompok non-akupunktur (SMD = -0,39; 95% CI: -0,78 hingga -0,00; P = 0,05), meskipun tingkat heterogenitas antar-studi tercatat sangat tinggi (I² = 83%; P < 0,00001). Oleh karena itu, terapi akupunktur terbukti efektif menurunkan intensitas nyeri pada pasien LBP sehingga direkomendasikan sebagai modalitas klinis yang valid dan aplikatif, walaupun memiliki variabilitas protokol yang cukup tinggi di lapangan.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Mahasiswa Praktik Klinik Infeksi Nosokomial Dengan Kepatuhan Kebersihan Tangan Di RSD Idaman Banjar Baru Sopia; Ika Lestiani; Hj Rusdiana; Martini Nur Sukmawaty
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1557

Abstract

Latar Belakang: Infeksi nosokomial merupakan masalah kesehatan yang meningkatkan risiko penularan infeksi di rumah sakit. Salah satu upaya pencegahannya adalah penerapan kebersihan tangan sesuai standar Five Moments for Hand Hygiene. Kepatuhan kebersihan tangan dapat dipengaruhi oleh pengetahuan dan sikap mahasiswa praktik klinik tentang infeksi nosokomial. Tujuan: Mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap mahasiswa praktik klinik tentang infeksi nosokomial dengan kepatuhan kebersihan tangan di RSD Idaman Banjarbaru. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 52 mahasiswa praktik klinik yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap tentang infeksi nosokomial serta lembar observasi kepatuhan kebersihan tangan berdasarkan Five Moments for Hand Hygiene. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil: Terdapat hubungan antara pengetahuan tentang infeksi nosokomial dengan kepatuhan kebersihan tangan (p=0,021; r=0,320). Selain itu, terdapat hubungan antara sikap tentang infeksi nosokomial dengan kepatuhan kebersihan tangan (p=0,016; r=0,333). Kedua hubungan bersifat positif dengan kekuatan hubungan rendah. Simpulan: Pengetahuan dan sikap mahasiswa praktik klinik tentang infeksi nosokomial berhubungan dengan kepatuhan kebersihan tangan di RSD Idaman Banjarbaru.
Analisis Pola Konsumsi Pangan Terhadap Kejadian Malnutrisi Pada Lansia Di Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima Anisaturahmah Ningrum; Dea Zara Avila; Aris Iwansyah; M. Noris; Dedent Ekabimma Hariyanto S
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1559

Abstract

Penurunan fungsi fisiologis meningkatkan risiko malnutrisi pada populasi lanjut usia (lansia). Walaupun Kecamatan Langgudu memiliki potensi pangan lokal yang melimpah, prevalensi gizi kurang pada lansia di wilayah ini terus meningkat hingga mencapai 24,7% pada tahun 2023. Penelitian ini menganalisis pengaruh pola konsumsi pangan lokal terhadap kejadian malnutrisi lansia di Kecamatan Langgudu. Penelitian observasional analitik berdesain cross-sectional ini melibatkan 96 responden lansia. Peneliti mengukur pola konsumsi menggunakan instrumen Food Frequency Questionnaire (FFQ) dan menilai kejadian malnutrisi menggunakan Mini Nutritional Assessment (MNA) serta status gizi. Analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan 77,1% lansia memiliki pola konsumsi pangan kurang dan 53,1% mengalami malnutrisi. Uji statistik membuktikan terdapat pengaruh yang sangat signifikan antara pola konsumsi pangan dengan kejadian malnutrisi (p-value = 0,000). Seluruh lansia dengan pola konsumsi baik terhindar dari malnutrisi, sedangkan 68,9% lansia berpola konsumsi kurang terdiagnosis malnutrisi. Kesimpulannya, kualitas pola konsumsi pangan lokal menentukan status gizi lansia secara langsung. Optimalisasi pemanfaatan pangan endemik terbukti efektif mencegah malnutrisi pada kelompok geriatri.
Evaluasi Pelaksanaan Program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) Berbasis Model CIPP di Kota Pekalongan Galuh Dian Pratiwi; Yuniarti; Dewi Nugraheni Restu Mastuti
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1564

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Kota Pekalongan, termasuk di Kelurahan Jenggot dan Kelurahan Panjang Wetan, sehingga pelaksanaan Program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) perlu dievaluasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan Program DASHAT menggunakan model Context, Input, Process, dan Product (CIPP). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Populasi penelitian adalah seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Program DASHAT, dengan 15 informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian dilaksanakan pada Desember 2025–Maret 2026. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuan dan sasaran program telah sesuai dengan kebutuhan keluarga berisiko stunting, namun pelaksanaannya belum optimal akibat keterbatasan sarana prasarana dan jumlah kader, partisipasi keluarga sasaran, serta faktor lingkungan. Program memberikan manfaat berupa peningkatan pengetahuan gizi keluarga dan pemanfaatan pangan lokal, meskipun perbaikan status gizi belum merata. Evaluasi menggunakan model CIPP menunjukkan bahwa Program DASHAT telah mendukung upaya percepatan penurunan stunting, namun efektivitas pelaksanaannya masih perlu ditingkatkan melalui penguatan sarana prasarana, kapasitas kader, serta pendampingan keluarga secara berkelanjutan.
Hubungan Waktu Tunggu Pelayanan Rawat Jalan dengan Kepuasan Pasien Berdasarkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di RSUD Ratu Zalecha Martapura Gusti Muhammad Nizar; H. Raziansyah; Any Zahrotul Widniah
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1566

Abstract

Latar Belakang: Waktu tunggu pelayanan merupakan salah satu indikator mutu pelayanan rumah sakit yang ditetapkan dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Waktu tunggu yang melebihi standar dapat menurunkan kualitas pelayanan dan berdampak terhadap kepuasan pasien. RSUD Ratu Zalecha Martapura masih menghadapi permasalahan waktu tunggu pelayanan rawat jalan yang belum sepenuhnya memenuhi standar ≤60 menit. Tujuan: Menganalisis hubungan waktu tunggu pelayanan rawat jalan dengan kepuasan pasien berdasarkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di RSUD Ratu Zalecha Martapura Tahun 2026. Metode: Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rho dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil: Sebanyak 56 responden (56%) mengalami waktu tunggu sesuai standar SPM (≤60 menit), sedangkan 44 responden (44%) mengalami waktu tunggu melebihi standar. Tingkat kepuasan menunjukkan 62 responden (62%) merasa puas dan 38 responden (38%) tidak puas. Hasil uji Spearman Rho menunjukkan nilai p=0,002 (<0,05) dengan koefisien korelasi r=0,302 yang menunjukkan adanya hubungan signifikan dengan kekuatan hubungan lemah dan arah hubungan positif. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara waktu tunggu pelayanan rawat jalan dengan kepuasan pasien. Semakin sesuai waktu tunggu dengan Standar Pelayanan Minimal, semakin tinggi tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan rawat jalan di RSUD Ratu Zalecha Martapura.
Pengaruh Clitoria Ternatea Tea dan Dzikir Asmaul Husna Terhadap Kualitas Tidur Hipertensi Di Puskesmas Mantup Analisa Shendy Herwati; Virgianti Nur Faridah; Rizky Asta Pramestirini
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1567

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronik yang rentan menyebabkan gangguan tidur dan memicu kenaikan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kombinasi terapi clitoria ternatea tea dan dzikir Asmaul Husna terhadap kualitas tidur pasien hipertensi. Desain penelitian menggunakan pre-experimental (one group pretest-posttest design), dimana populasi sebanyak 171 orang, dan  sampel didapatkan 70 pasien dengan teknik purposive sampling. Intervensi terapi pemberian clitoria ternatea tea dan mendengarkan dzikir Asmaul Husna setiap malam sebelum tidur selama 7 hari. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner PSQI, lembar observasi, SOP tekanan darah, konsumsi clitoria ternatea tea dan dzikir Asmaul Husna. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Sign Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebagian besar responden berada pada kategori kualitas tidur sedang (54,3%), setelah diberikan intervensi responden mengalami perbaikan signifikan ke kategori sedang (44,3%) serta baik (42,9%), dengan rerata skor PSQI menurun sebesar 8 poin. Hasil analisis menunjukan terdapat pengaruh secara signifikan dengan nilai p-value 0,000 (p <0,05). ecara fisiologis dan psikologis, kombinasi terapi ini bekerja merangsang reseptor GABA, menekan sekresi hormon kortisol, serta mengaktifkan sistem saraf parasimpatis, sehingga efektif meredakan stres psikofisiologis dan meningkatkan kualitas tidur pasien hipertensi.
Hubungan Status Gizi Dan Psikologis Ibu Hamil Dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum Di PMB Jawiriyah Dinni Meutia Larasati; Nelva Riza
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1569

Abstract

Hiperemesis gravidarum merupakan komplikasi kehamilan yang ditandai dengan mual dan muntah berlebihan sehingga dapat berdampak pada kesehatan ibu dan janin. Status gizi dan kondisi psikologis diduga berperan terhadap kejadian hiperemesis gravidarum. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan status gizi dan kondisi psikologis ibu hamil dengan kejadian hiperemesis gravidarum di PMB Jawiriyah Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 50 ibu hamil trimester pertama hingga awal trimester kedua yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kejadian hiperemesis gravidarum (p<0,001) serta hubungan yang signifikan antara kondisi psikologis dengan kejadian hiperemesis gravidarum (p<0,001). Ibu hamil dengan status gizi kurang dan kondisi psikologis yang tidak baik memiliki kecenderungan lebih tinggi mengalami hiperemesis gravidarum. Disimpulkan bahwa status gizi dan kondisi psikologis berhubungan secara signifikan dengan kejadian hiperemesis gravidarum di PMB Jawiriyah. Tenaga kesehatan diharapkan meningkatkan skrining status gizi dan kondisi psikologis pada ibu hamil sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan hiperemesis gravidarum.
Literature Review : Pentingnya Asupan Protein dan Zat Besi Pada Balita untuk Mencegah Stunting Alifia Mutiara Sholeha; Rini Harianti; Fathma Syahbanu
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1579

Abstract

Stunting merupakan kondisi yang ditandai dengan tinggi badan anak lebih rendah dibandingkan standar tinggi badan anak seusianya. Stunting hingga saat ini masih menjadi masalah gizi kronis secara global, dan menjadi fokus utama dalam Sustainable Development Goals (SDGs) poin 2 yaitu tanpa kelaparan (Zero hunger). Tujuan review artikel ini untuk menganalisis mengenai peran protein dan zat besi untuk mencegah stunting. Desain Penelitian adalah study literature yang dilakukan secara sistematis melalui beberapa basis data elektronik, yaitu google scholar, PubMed, ScienceDirect, dan beberapa search engine lainnya. Asam amino esensial merupakan komponen protein tidak dapat diproduksi oleh tubuh, sehingga harus diperoleh melalui konsumsi makanan sehari-hari, dengan mekanisme dapat mengaktivasi mTORC1 yang berfungsi sebagai regulator utama pertumbuhan dan perkembangan anak. Zat besi merupakan salah satu mikronutrien yang berperan dalam transport oksigen, terlibat dalam sintesis DNA, pembelahan sel, dan aktivitas berbagai enzim yang mendukung pertumbuhan jaringan. Hasil kajian menunjukkan bahwa protein, terutama asam amino esensial, dan zat besi merupakan zat gizi yang berperan penting dalam pencegahan stunting melalui mekanisme yang saling melengkapi. Kesimpulan dari kajian ini menunjukkan bahwa protein, terutama asam amino esensial, dan zat besi merupakan zat gizi yang berperan penting dalam pencegahan stunting melalui mekanisme yang saling melengkapi.