cover
Contact Name
Awaluddin
Contact Email
awaluddin011085@gmail.com
Phone
+6285242824202
Journal Mail Official
ijophya@gmail.com
Editorial Address
Jl. Toddopuli XXII Blok 35 No. 19 Makassar Propinsi Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Indonesian Journal of Physical Activity
ISSN : -     EISSN : 27764516     DOI : 10.59734
Core Subject : Education,
Indonesian Journal of Physical Activity (IJOPHYA) is a national scientific journals are open to seeking innovation, creativity and novelty. The aim of the journal is to facilitate scientific publication of the results of researches in Indonesia and participate to boost the quality and quantity of research for academics and researchers. Indonesian Journal of Physical Activity (IJOPHYA) is a peer review by publishing research results and critical analysis studies in the field of Physical Education, Sports Tourism, Sport Coaching, Physical Activity, Sports Pedagogy, and Traditional Sports and games.
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2024): November-April" : 16 Documents clear
Tingkat Keterampilan Menggiring Bola Siswa Ekstrakurikuler Sepak Bola SMP Negeri 6 Kabupaten Sinjai Asyhari, Hasbi; Nurliani
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 4 No. 1 (2024): November-April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v4i1.42

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui tingkat keterampilan menggiring bola siswa ekstrakurikuler sepak bola SMP Negeri 6 Kabupaten Sinjai. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan teknik pengumpulan data menggunakan tes dan lembar observasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa ekstrakurikuler sepak bola SMP Negeri 6 Kabupaten Sinjai. Teknik sampling menggunakan Purposive sampling, sehingga jumlah sampel sebanyak 30 siswa laki laki. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan tes keterampilan menggiring bola pada permainan sepakbola. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif yang dituangkan dalam bentuk persentase. Persentase hasil keterampilan menggiring bola pada permainan sepakbola siswa ekstrakurikuler sepak bola SMP Negeri 6 Kabupaten Sinjai, kategori Sangat Baik sebanyak 2 orang atau (6,66%), kategori Baik sebanyak 10 orang atau (33,33%), kategori Sedang sebanyak 8 orang atau (26,66%), kategori kurang sebanyak 7 orang atau (23,33%), dan kategori Sangat kurang sebanyak 3 orang atau (10%). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa persentase hasil data akhir keterampilan menggiring bola siswa ekstrakurikuler sepak bola SMP Negeri 6 Kabupaten Sinjai dominan berkategori baik.
Survey Of Students Learning Interest in Basketball at SMA Negeri 3 Sentani CS, Ansar; I Putu Eka Wijaya Putra, Eka; Hasan, Baharuddin; Syahruddin, Syahruddin; Syaiful Syam, Muh.; Womsiwor, Daniel
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 4 No. 1 (2024): November-April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v4i1.43

Abstract

The aim of this research is to determine students' interest in basketball at SMA Negeri 3 Sentani. This research method uses a survey method by giving questionnaires (Questionnaire) to students using descriptive survey research because it describes the condition of the respondents. The sample for this research was a total population of 150. The results of the research were 12 or 18% of students who played diligently and actively to become professional basketball players. As many as 72 students or 45% were interested in playing basketball for health purposes, while 17 students or 11% were motivated by social encouragement, and 41 students or 23% played basketball just for fun. The learning aspect of basketball students averages 75% because the personal aspect is obtained from the percentage results for each sub-variable using value intervals and number of students.
Kontribusi Permainan Tradisional Terhadap Keterampilan Motorik Kasar Siswa: Classroom Action Research Ramkar, Rahma Sakura; Septiadi, Firman; Bachtiar, Bachtiar
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 4 No. 1 (2024): November-April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v4i1.44

Abstract

This study aims to evaluate the contribution of traditional games to the development of gross motor skills in students at Kawakib Islamic Elementary School (SDI). The research employs the Classroom Action Research (CAR) method with a sample size of 18 students. The study is conducted in two cycles, observing the progress of students' gross motor skills in each cycle. The results indicate a significant improvement in students' gross motor skills after the implementation of traditional games. In cycle I, 10 students (55.56%) did not show significant progress, while 5 students (27.78%) were still in the initial stages of development, and 3 students (16.67%) achieved development criteria as expected. However, in cycle II, there was a very significant improvement, with 15 students (83.33%) achieving very good development criteria and 3 students (16.67%) achieving development criteria as expected, with no students remaining in the categories of not developing or just starting to develop. This research demonstrates that traditional games have a positive contribution to the development of gross motor skills in students at SDI Kawakib.
The Influence Of Interest In Sports On Student Learning Outcomes In The Subject Of Physical Education In Class VI SD YPKP 1 SENTANI Nasruddin, Nasruddin; Muhammad, Junalia; CS, Ansar; Kardi, Ipa Sari; Hasan, Baharuddin; Ibrahim, Ibrahim; Dike, Ivon Marlin; Engelique, Renata Anastasya; Lewier, Meilani Paulina
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 4 No. 1 (2024): November-April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v4i1.50

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh minat berolahraga dan bagaimana pengaruh pada mata pelajaran pendidikan jasmani di kelas VI SD YPKP 1 Sentani. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Pada pendekatan penelitian kuantitatif diartikan sebagai metode yang meneliti populasi atau sampel tertentu, analisis data bersifat statistik yang bertujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditentukan. Penelitian menentukan sampel dengan menentukan dan menggunakan Purposive Sampling dengan jumlah siswa 30 orang. Sedangkan pengumpulan data penelitian menggunakan tes (Pre test dan Post tes), kuesioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah nilai Ftabel Anova didapatkan Fhitung sebesar Fhitung = 8.268 dengan tingkat signifikansi probabilitas 0.040 < 0.050, maka model regresi dipakai untuk memprediksi variabel minat berolahraga. Penelitian ini membahasan tentang minat berolahraga sebesar 60% dengan kategori tinggi, 27% dengan kategori sedang, dan 13% dengan kategori rendah. Sedangkan hasil mata pelajaran pendidikan jasmani sebesar 53% kategori tinggi, 43% kategori sedang, dan 4% kategori rendah. Hasil analisis data berpengaruh secara signifikan antara minat berolahraga terhadap hasil belajar mata pelajaran pendidikan jasmani sebesar 43%. Sehingga Ha diterima dan berbunyi terdapat pengaruh secara siginifikan pada minat berolahraga terhadap minat belajar pada mata pelajaran pendidikan jasmani.
The Effect Of Basic Movement Training Methods On Increasing Badminton Forehand Long Service Hitting Ability In PB Children FIK Muhammad, Junalia; Charlos Fredo Rahanyaan, Onri; Nasruddin, Nasruddin; wandik, yos; Sari Gracia Sinaga, Friska; Manfred Mandosir, Yohanis; CS, Ansar; Mawo Paisei, Alfius; Meage, Ferans
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 4 No. 1 (2024): November-April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v4i1.51

Abstract

Permainan bulutangkis sangat digemari oleh anak-anak sebagai sarana untuk bermain. Proses latihan bulutangkis bagi anak lebih kepada peningkatan keterampilan gerak dasar serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya seperti disiplin, kerjasama, sportivitas, dan menghargai lawan. Dengan demikian, anak bisa bermain dan belajar. Namun, salah satu teknik dasar yang harus dikuasai dengan baik agar bisa bermain adalah servis, karena servis merupakan serangan awal yang dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan poin atau angka. Servis dapat dilakukan melalui servis panjang maupun servis pendek. Namun kebanyakan anak tergolong pemula, maka jenis servis yang pertama dilatih adalah servis panjang forehand. Servis panjang forehand adalah pukulan servis dalam permainan tunggal yang dicirikan servis yang tinggi dan jauh kebelakang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh dari pemberian metode latihan gerak dasar terhadap peningkatan kemampuan servis panjang forehand bulutangkis pada anak-anak PB.FIK. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Eksperimen Kuasi dengan model One Group Pretest Posttest Design. Variabel dalam penelitian terdiri atas dua variable yaitu variable bebas adalah metode latihan gerak dasar, dan variable terikat adalah servis panjang forehand. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 6 anak. Adapun Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Deskriptif, Uji Normalitas, dan Uji t Dependent (berpasangan) dengan bantuan SPSS Version 21 & 22.
Perbedaan Pengaruh Latihan Gerakan Lari Overlap Dengan Latihan Menggunakan Passing Give-And-Go Terhadap Peningkatan Hasil Passing Pada Ekstrakurikuler Futsal SMAN 1 Air Putih Siburian, Diki; Sidik Siregar, Fajar; Nur Abady, Andi; Prayoga, Andrian; Ayu Pertiwi Sinaga, Andini; Mayogi Purba, Yuda; Robertus Syah Putra Zai, Ananda; Putri, Annisa
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 4 No. 1 (2024): November-April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v4i1.52

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan informasi tentang perbedaan pengaruh latihan passing give and go dengan menggunakan gerakan lari overlap terhadap peningkatan hasil passing permainan Sepakbola pada Sekolah Sepakbola Ekstrakurikuler Futsal SMA Negeri 1 Air Putih. Metode penelitian yang dilakukan adalah meode eksperimen dengan jumlah populasi 25 orang. Teknik pengambian sampel menggunakan Purposive Sampling (Sampel Bertujuan) yang artinya sampel diambil berdasarkan syarat – syarat sehingga diperoleh jumlah sampel yang digunakan sebanyak 16 orang. Selanjutnya dibagi dua menjadi dua kelompok dengan teknik matching pairing yaitu kelompok A (latihan passing give and go) dan kelompok B (latihan menggunakan gerakan lari overlap) berdasarkan hasil pre-test yang telah dirangking. Kemudian penelitian ini dilaksanakan selama 6 minggu, dengan frekuensi latihan 3 kali dalam seminggu. Analisis hipotesis I, dari data pre-test dan data post-test passing bola kelompok latihan passing give and go diperoleh sebesar 7,05. menggunakan peluang 1 – α = 0,975 dengan dk n – 1 =7 diperoleh harga t= 2,36 dengan α =0,05, (7,05 > 2,36 ) berarti ditolak diterima. Jadi latihan passing give and go secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan hasil passing permainan sepakbola pada sekolah sepakbola Ekstrakurikuler Futsal SMA Negeri 1 Air Putih. Analisis hipotesis II, dari data pre-test dan data post-test passing bola kelompok latihan mengguakan gerakan lari overlap diperoleh sebesar 7,05. menggunakan peluang 1 – α = 0,975 dengan dk n – 1 =7 diperoleh harga t= 2,36 dengan α =0,05, (7,05 > 2,36 ) berarti ditolak diterima. Jadi latihan menggunakan gerakan lari overlap secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan hasil passing permainan sepakbola pada sekolah sepakbola Ekstrakurikuler Futsal SMA Negeri 1 Air Putih . Analisis hipotesis III, Dari data post-test passing bola kelompok latihan pasing give and go dengan latihan menggunakan gerakan lari overlap diperoleh = 0,21. menggunakan peluang 1 – α = 0,975 dengan dk - 2 = 8 + 8 – 2 = 14 diperoleh harga t = 2,14 dengan α =0,05, < -0,21 < 2,14 berarti diterima dan ditolak, jadi latihan passing give and go tidak lebih baik dari latihan menggunakan gerakan lari overlap terhadap peningkatan hasil passing permainan sepakbola pada sekolah sepakbola Ekstrakurikuler Futsal SMA Negeri 1 Air Putih
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Passing Atas Bolavoli Melalui Variasi Pembelajaran pada Siswa Kelas XI.4 SMA Negeri 5 Soppeng Juhanis, Juhanis; Hasyim, Muhammad Qasash
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 4 No. 1 (2024): November-April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v4i1.55

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan passing atas dalam permainan bola voli melalui variasi pembelajaran pada Siswa Kelas Xi.4 SMA Negeri 5 Soppeng. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (action Research). Subjek dalam penelitian ini adalah kelas XI 4 dengan jumlah siswa sebanyak 37 orang siswa yang akan diberikan tindakan berupa media target ban terhadap hasil belajar passing atas dalam permainan bola voli. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas, yang terdiri dari dua siklus. Sebelum dilakukan tindakan pada siklus I peneliti memberi tes awal untuk mengetahui letak kesulitan pada pelajaran passing atas bola voli, kemudian dilakukan pembelajaran menggunakan media target ban dan diakhiri dengan pemberian tes siklus I dan tes siklus II dengan instrumen penelitian lembaran pengamatan tes hasil belajar passing atas bola voli dengan menggunakan lembar portofolio. Setelah data terkumpul dan dilakukan analisis maka diperoleh hasil analisisnya : (1) dari data hasil tes belajar Siklus I diperoleh 20 orang (54,05 %) yang telah mencapai tingkat ketuntasan belajar, sedangkan 17 orang (45,95%) belum mencapai tingkat ketuntasan belajar. Dengan nilai rata-rata hasil belajar siswa adalah 64,4. (2) dari tes hasil belajar Siklus II diperoleh 30 orang (81,08%) yang telah mencapai tingkat ketuntasan belajar, sedangkan 7 orang (18,91%) belum mencapai tingkat ketuntasan belajar, dengan nilai rata-rata hasil belajar siswa adalah 78,1. Dalam hal ini dapat dilihat bahwa terjadi peningkatan nilai rata-rata hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II yaitu peningkatan ketuntasan klasikalnya sebesar 25%. Berdasarkan hasil analisis data dapat dikatakan bahwa melalui media target ban dapat meningkatkan hasil belajar passing atas dalam permainan bola voli pada pada Siswa Kelas Xi.4 SMA Negeri 5 Soppeng.
Korelasi Olahraga Aerobik Dengan Acute Montain Sicknes Pada Aktifitas Alam Bebas (Olahraga Pendakian Gunung) Husnul, Darul
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 4 No. 1 (2024): November-April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v4i1.57

Abstract

Tinjauan fisiologi tubuh, mendaki gunung sebenarnya merupakan salah satu jenis olahraga aerobik yang termasuk dalam kategori aerobik. Pendaki harus mempunyai kekuatan fisik yang baik untuk mendaki tanpa merasa lelah. Oleh karena itu, pendaki harus mempunyai tingkat olahraga aerobik yang baik untuk dapat melakukan pendakian. Hasil penelitian ini menunjukkan hal yang sama dengan penjelasan diatas, dimana ditemukan bahwa hampir sebagian besar pendaki pada penelitian ini memiliki olahraga aerobik tingkat sedang hingga tinggi. olahraga aerobik kategori lebih moderat dibandingkan aktivitas ringan dan berat.juga mengatakan bahwa selain persiapan sebelum pendakian, sebagian besar pendaki memiliki tingkat aktivitas sedang. Penyakit gunung akut (AMS) merupakan penyakit yang disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh beradaptasi dengan ketinggian.Parahnya di pagi hari, saat berbaring, dan juga saat berolahraga berat. Dalam penelitian ini, seluruh . responden (100%) mengalami gejala SMA ringan hingga sedang. Oleh karena itu, persiapan olahraga aerobik berupa olahraga yang bersifat aerobic disarankan bahkan sangat penting bagi pendaki. Hasil analisis data tingkat olahraga aerobik dan AMS didapatkan kelompok responden dengan tingkat olahraga aerobik tinggi, sehingga Mayoritas responden memiliki tingkat olahraga aerobik tinggi ringan dan kelompok responden tingkat aktivitasnya sedang, karena mereka hanya berjalan kaki atau bersepeda setiap hari.Selain itu, juga harus mempersiapkan diri dengan matang saat mendaki untuk meminimalisir penyakit akibat AMS.
The Relationship Between Optimism and Burnout In Rowing Athletes Mitha Evalista; Yunus, Irfan
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 4 No. 1 (2024): November-April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v4i1.58

Abstract

This study aims to investigate the relationship between optimism and burnout in rowing athletes. The subjects in this study were 20 rowing athletes selected through purposive sampling technique. The research employed a quantitative method using optimism scale and burnout scale as measurement tools. The Spearman’s Rank Correlation Coefficient analysis technique was used, which revealed a correlation coefficient (r) of -0.880 with a significance level of 0.000 (p < 0.01). This indicates a negative relationship between optimism and burnout in rowing athletes; the lower the optimism of the athletes, the higher the burnout experienced. This study provides insight into the relationship between optimism and burnout, particularly how optimism can influence burnout
Inovasi Latihan Rondo: Meningkatkan Kemampuan Passing Tim Futsal Zainuddin, M Said
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 4 No. 1 (2024): November-April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v4i1.59

Abstract

Improving passing ability is an important aspect in futsal games. This study examines the effectiveness of the rondo training model in improving the passing ability of the SMK Negeri 10 Makassar futsal team. The research method used a one group pretest-posttest experimental design involving 20 students as samples. Data were analysed with paired sample t test. The results showed that the rondo training model had a significant effect on improving passing skills (p<0.05). The calculated t value (7.353) is greater than the t table value (1.729) and the significance value is smaller than 0.05 (0.000 <0.05). The rondo training model provides an increase in passing ability by 16.3%. This study concludes that the rondo training model is effective in improving the passing ability of the futsal team. This training model can be used as an alternative for coaches to improve the performance of the futsal team.

Page 1 of 2 | Total Record : 16