cover
Contact Name
Arif Rahman Aceh
Contact Email
jurnalbikes@gmail.com
Phone
+6285270104277
Journal Mail Official
jurnalbikes@gmail.com
Editorial Address
Jalan H.M. Yamin SH No 225 Medan, Sumatera Utara
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Kebidanan, Keperawatan dan Kesehatan (J-BIKES)
ISSN : -     EISSN : 28072448     DOI : 10.51849
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan, Keperawatan dan Kesehatan (J-BIKES) is a scientific journal that publishes research manuscripts in the fields of midwafery, nursing and health. The focus and scope of the journal are to: 1) Provide journals that report research on topics that have local, national and international significance in all educational contexts 2) Provide journals that report research on topics that have local, national and international significance in the field of psychology 3) Providing journals that report research on topics that have local, national and international significance in the health field. Prioritizing the results of interdisciplinary research and the latest findings in the field of science. Jurnal Kebidanan, Keperawatan dan Kesehatan (J-BIKES) is published three times a year namely July, November dan March.
Articles 130 Documents
Pencegahan Infeksi Silang Bagi Tenaga Kesehatan Gigi Dan Mulut Di Poli Gigi Imran, Herry; Niakurniawati, Niakurniawati; Nasri, Nasri; Wilis, Ratna; Andriani, Andriani; Ratna Keumala, Cut
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 4, No 3 (2025): J-BIKES MARET
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v4i3.112

Abstract

Masa pandemi covid-19 kebutuhan alat pelindung diri (APD) meningkatakan tetapi ketersediaan di rumah sakit/puskesmas tidak mencukupi, tenaga kesehatan menyediakan secara swadaya untuk memenuhi kebutuhan APD. Mengetahui kepatuhan tenaga kesehatan gigi dan mulut dalam pencegahan infeksi silang dengan penggunaan alat pelindung diri (APD) di Poli Gigi. Penelitian bersifat analitik, desain cross-sectional. Sampel berdasarkan pertimbangan (purposive sampling) yaitu terapi gigi 24 orang dan dokter gigi 9 orang, total sampel yaitu 33 orang. Penelitian dilaksanakan di Poli Gigi Puskesmas Kabupaten Pidie, penelitian Tanggal 25 Mei 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan tenaga kesehatan gigi dan mulut  kategori tidak patuh berjumlah 60,6%, Penggunaan alat pelindung diri (APD). Tenaga Kesehatan di Poli Gigi tidak lengkap 69,7 %. Kesimpulan kepatuhan tenaga kesehatan gigi dan mulut dalam pencegahan infeksi silang dengan penggunaan alat pelindung diri (APD) di Poli Gigi kategori tidak patuh dan tidak lengkap . Disarankan kepada tenaga Kesehatan gigi dan mulut agar selalu menggunakan alat pelindung diri disetiap waktu dalamn emberikan pelayanan.
Hubungan Tingkat Kepuasan Terapi Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Melitus Tipe II di Puskesmas X di Banten Tahun 2024 Agustiansyah, Lucky Dita; Jaelani, Ahmad Bari; Sumarlin, Sumarlin
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 4, No 3 (2025): J-BIKES MARET
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v4i3.105

Abstract

Diabetes Melitus (DM) tipe 2 merupakan salah satu penyakit dengan prevalensi tinggi, sebanyak 537 juta orang menderita DM dan jumlah ini akan terus bertambah menjadi 643 juta pada tahun 2030 dan 783 juta pada tahun 2045, termasuk menjadi penyakit terbanyak ketiga di Puskesmas X di banten. Pengobatan farmakologi DM dipengaruhi oleh tingkat kepuasan terapi, yang berdampak pada kepatuhan minum obat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara kepuasan terapi dan kepatuhan minum obat pasien DM tipe 2 di Puskesmas X, di Banten. Penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif dengan pendekatan cross-sectional, Teknik pengumpulan sampel menggunakan Purposive sampling. Tingkat kepuasan terapi diukur menggunakan SATMED-Q® dan kepatuhan minum obat dengan MARS-5.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan terapi termasuk kedalam kategori "sangat puas" (nilai rata-rata 89,86) dan kepatuhan minum obat kategori "sedang" (21,85). Analisis korelasi Pearson menunjukkan hubungan signifikan antara kepuasan terapi dengan kepatuhan minum obat (p = 0,000; r = 0,389, kategori sedang). Ini menunjukkan bahwa kepuasan terapi berhubungan signifikan dengan kepatuhan minum obat pasien DM tipe 2.
Pengetahuan Tentang Pemeliharaan Kebersihan Gigi Dan Mulut Pada Penderita Diabetes Mellitus Di Desa Rukoh Kota Banda Aceh Niakurniawati, Niakurniawati; Imran, Herry; Ratna Keumala, Cut; Andriani, Andriani
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 4, No 3 (2025): J-BIKES MARET
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v4i3.113

Abstract

Pengetahuan atau kognisi merupakan domain yang sangat penting bagi terbentuknya tindakan seseorang. Pengetahuan dan tindakan merupakan hal penting yang dapat mempengaruhi status kesehatan gigi dan mulut individu atau masyarakat. Berdasarkan hasil pemeriksaan pada 27 penderita Diabetes Melitus di Kelurahan Rukoh Kota Banda Aceh diperoleh OHI-S dengan kategori buruk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan penderita Diabetes Melitus tentang pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut di Kelurahan Rukoh Kota Banda Aceh. Penelitian ini bersifat deskriptif dan bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut pada penderita Diabetes Melitus dengan jumlah populasi 122 penderita Diabetes Melitus dengan menggunakan teknik purposive sampling diperoleh 27 sampel. Hasil penelitian terhadap 27 orang penderita Diabetes Melitus di Kelurahan Rukoh Kota Banda Aceh menunjukkan hasil responden terbanyak pada tingkat pengetahuan tentang menjaga kebersihan gigi dan mulut sebanyak 19 orang (70,3%) dengan kriteria kurang. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan penderita Diabetes Melitus tentang pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut di Kelurahan Rukoh Kota Banda Aceh berada pada kategori kurang, untuk itu disarankan kepada penderita Diabetes Melitus agar dapat meningkatkan pengetahuannya dalam hal menjaga kebersihan gigi dan mulut guna meningkatkan kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut.
Efektivitas Teh Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi) Terhadap Penurunan Tekanan Darah Tinggi Pada Penderita Hipertensi Mahdalena Sagala, Piyanti Saurina; Sianturi, Nur Juliati; Br Ginting, Sevializa
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 5, No 1 (2025): J-BIKES JULI
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v5i1.125

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan masalah kesehatan yang terjadi di berbagai belahan dunia dan dapat menyebabkan berbagai komplikasi penyakit kardiovaskuler seperti infark miokard, jantung koroner, gagal jantung kongestif, stroke, dan bila mengenai ginjal akan terjadi gagal ginjal kronis serta kebutaan. Salah satu tindakan non-farmakologi dalam penurunan tekanan darah adalah pemberian intervensi Teh Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi). Untuk mengetahui efektivitas teh daun belimbing wuluh (Averrhoa Bilimbi) terhadap penurunan tekanan darah tinggi pada penderita hipertensi di Kelurahan Pahlawan Kota Binjai. Penelitian ini menggunakan dengan pendekatan desain penelitian Quasy Experiment One Group Pretest Post test design. Sampel penelitian ini adalah 5 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Purposive Sampling dengan menggunakan rumus slovin. Pengumpulan data penelitian menggunakan data demografi, lembar persetujuan menjadi responden (Informed Consent). Pengumpulan data yang dilakukan melalui pengamatan oleh peneliti terhadap responden dan melakukan observasi. Penelitian dengan Uji Parametik uji Paired Sample T-test didapat nilai p Value sebesar (0,000) α (0,05), dengan begitu terdapat efektivitas yang signifikan pemberian teh daun belimbing wuluh terhadap penurunan tekanan darah tinggi, dan dapat digunakan sebagai salah satu alternatif untuk menurunkan tekanan darah
Pengaruh Pijat Bayi Usia 3-6 Bulan Terhadap Kuantitas Tidur Bayi Di PMB Tiwuk Kabupaten Lumajang Triasmawarni, Silvia; Wijayanti, Tut Rayani Aksohini
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 5, No 1 (2025): J-BIKES JULI
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v5i1.134

Abstract

Tidur merupakan salah satu kebutuhan dasar bayi yang sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal, baik secara fisik, kognitif, maupun emosional. Namun, gangguan tidur masih sering terjadi pada bayi usia 3–6 bulan, yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kurangnya stimulasi fisik yang menenangkan. Salah satu bentuk stimulasi yang dapat diberikan adalah pijat bayi, yang dipercaya dapat memberikan efek relaksasi dan meningkatkan kualitas serta kuantitas tidur. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan pendekatan kelompok tunggal (one group) dan rancangan pre-test dan post-test. Subjek penelitian adalah 30 bayi berusia 3–6 bulan yang dipilih melalui teknik total sampling di wilayah kerja PMB Tiwuk Kabupaten Lumajang. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p sebesar 0,02 yang lebih kecil dari nilai α (0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kuantitas tidur bayi sebelum dan sesudah intervensi pijat bayi. Intervensi sederhana seperti pijat bayi dapat digunakan sebagai salah satu metode non-farmakologis untuk meningkatkan kualitas tidur bayi. Hasil ini sejalan dengan teori bahwa stimulasi sentuhan pada bayi dapat memberikan rasa nyaman dan relaksasi, yang pada akhirnya meningkatkan waktu tidur bayi
Pengaruh Pemberian Pijat Tuina Terhadap Nafsu Makan dan Berat Badan pada Balita (Literature Review) Kusuma Wardani, Anisa Widhianti; Retnaningsih, Reny
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 5, No 1 (2025): J-BIKES JULI
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v5i1.120

Abstract

Balita ialah kelompok usia rentan pada gangguan pertumbuhan akibat kurangnya asupan gizi. Salah satu penyebab utama adalah rendahnya nafsu makan. Pijat Tuina, sebagai metode terapi komplementer dari pengobatan tradisional Tiongkok, diketahui mampu merangsang titik-titik meridian tubuh yang berhubungan dengan sistem pencernaan dan metabolisme. Studi ini mempunyai tujuan demi mengetahui dampak pijat tuina pada meningkatnya nafsu makan serta berat badan untuk balita berdasarkan temuan studi terdahulu. Artikel ini merupakan tinjauan literatur dengan pendekatan naratif, menelaah 10 artikel ilmiah yang dipublikasikan antara tahun 2019 hingga 2024. Literatur yang dikaji mencakup subjek balita usia 1–5 tahun dengan nafsu makan rendah. Sebagian besar studi menunjukkan bahwa pijat tuina berdampak signifikan pada meningkatnya nafsu makan serta berat badan balita. Teknik yang digunakan mencakup tekanan, gesekan, dan stimulasi titik-titik tertentu di perut, punggung, kaki, dan tangan. Intervensi dengan durasi minimal 6 hari dan frekuensi 3 kali per minggu menunjukkan hasil paling konsisten. Selain peningkatan nafsu makan, beberapa studi juga mencatat peningkatan kualitas tidur dan status gizi balita. Pijat tuina terbukti memiliki pengaruh positif terhadap nafsu makan dan berat badan balita. Teknik ini dapat digunakan sebagai terapi tambahan yang aman dan mudah diterapkan dalam layanan kesehatan anak. Penelitian lebih lanjut dengan desain acak terkontrol dan protokol intervensi yang terstandar diperlukan untuk memperkuat bukti ilmiah
Hubungan Pengetahuan, Sikap Dan Dukungan Keluarga Pasien Diabetes Melitus Dengan Pencegahan Hiperglikemia Di RS Vita Insani Situmorang, Helfrida; Situmorang, Trinita
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 4, No 3 (2025): J-BIKES MARET
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v4i3.139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga pasien diabetes melitus terhadap pencegahan hiperglikemia di RS Vita Insani. Penelitian menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 37 pasien diabetes melitus yang dirawat di RS Vita Insani. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang kurang (56,7%), sikap positif dan negatif yang seimbang (masing-masing 50%), serta dukungan keluarga yang tergolong kurang (40%). Pencegahan hiperglikemia sebagian besar juga dinilai kurang (63,3%). Hasil uji statistik Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga dengan pencegahan hiperglikemia (p 0,05). Penelitian ini merekomendasikan perlunya edukasi dan sosialisasi mengenai pencegahan hiperglikemia yang melibatkan keluarga pasien guna meningkatkan upaya pengelolaan diabetes secara optimal.
Hubungan Stres Kerja Dengan Kinerja Perawat Dalam Melaksanakan Pelayanan Keperawatan Di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Dan Intensive Care Unit (ICU) Muhajirin, Al; Setiyadi, Agus; Rasid, Harun Al; Mulyati, Tri; Retno, Yosy; Tania, Sara; Purba, Sariaman; Redjeki, Sri; Yunita, Yunita; Gita, Irma
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 5, No 1 (2025): J-BIKES JULI
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v5i1.128

Abstract

Stres yang dialami karyawan akibat lingkungan yang dihadapinya akan mempengaruhi kinerja dan kepuasan kerjanya. Kinerja yang menurun salah satunya dapat disebabkan oleh stres yang dialami karyawan. Kinerja seorang perawat dapat dilihat dari mutu asuhan keperawatan yang diberikan kepada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan stres kerja dengan kinerja perawat dalam melaksanakan pelayanan keperawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Leuwiliang Kabupaten Bogor. Metode penelitian yang digunakan berupa analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Cara pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling yaitu dengan jumlah sampel sebanyak 35 responden. Pengumpulan data diperoleh melalui penyebaran kuosioner PSS 10 untuk variabel stress kerja dan lembar observasi untuk menilai kinerja. Analisa data yang digunakan adalan univariat dan bivariat dengan uji kendall’s tau. Hasil uji statistik diperoleh nilai p value sebesar 0,000 yang artinya p-value 0,05 sehingga Ha diterima.  Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan stres kerja dengan kinerja perawat dalam melaksanakan pelayanan keperawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Leuwiliang Kabupaten Bogor. Diharapkan dapat menjadi masukan kepada pihak manajemen RS khususnya untuk memberikan pelatihan, motivasi, maupun reward kepada perawat, sehingga kinerja perawat akan baik dan stress kerja perawat dapat berkurang.
Pengaruh Kegiatan Menganyam Terhadap Motorik Halus Pada Anak Sekolah Paud Di KB Darul Falah, Desa Karangbendo, Lumajang Yuniarti, Herlin; Ilmiah, Widia Shofa
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 5, No 1 (2025): J-BIKES JULI
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v5i1.135

Abstract

Perkembangan motorik halus pada anak usia dini sangat penting sebagai dasar keterampilan fungsional anak di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan menganyam terhadap motorik halus pada anak PAUD di KB Darul Falah, Desa Karangbendo, Lumajang. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-experimental design two group pretest-posttest dengan pemberian intervensi kegiatan menganyam selama 10 hari. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 30 anak, dan seluruh populasi dijadikan sampel dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner tes Denver II, dan analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar anak berada pada kategori Belum Berkembang (BB) sebanyak 10 anak (33,3%), Mulai Berkembang (MB) 14 anak (46,7%), dan Sesuai Harapan (BSH) 6 anak (20%). Setelah intervensi, terjadi peningkatan signifikan dengan 66,7% anak mencapai kategori Sangat Baik (BSB). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z sebesar -5,108 dengan p = 0,000 (p 0,05), menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah intervensi. Kegiatan menganyam terbukti efektif sebagai metode stimulasi motorik halus pada anak PAUD.
Analisis Kualitas Pelayanan Medis Terhadap Citra Merek Dengan Keputusan Pasien Memilih Kembali Layanan Kesehatan Yunita, Sukma; Pasaribu, Masdalifa; Agustian, Irwan; Ramadhani, Ayu Alia
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 5, No 1 (2025): J-BIKES JULI
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v5i1.121

Abstract

Industri jasa kesehatan, seperti rumah sakit dan klinik, mengalami persaingan yang ketat dalam menarik pasien. Keputusan pasien dalam memilih layanan kesehatan dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya kualitas pelayanan medis dan citra merek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas pelayanan medis dan citra merek terhadap keputusan pasien dalam memilih kembali layanan kesehatan di Klinik Pratama Andhika. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 317 pasien Klinik Pratama Andhika pada periode 12–25 Juni 2024. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden menilai kualitas pelayanan medis di Klinik Pratama Andhika sebagai baik (76,7%), citra merek sebagai baik (78,9%), dan 80,1% pasien memutuskan untuk kembali memilih layanan kesehatan di klinik tersebut. Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas pelayanan medis dengan keputusan pasien memilih layanan kesehatan (p-value = 0,000 α 0,05) serta hubungan signifikan antara citra merek dengan keputusan pasien memilih layanan kesehatan (p-value = 0,010 α 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kualitas pelayanan medis dan citra merek berperan penting dalam keputusan pasien memilih layanan kesehatan. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pelayanan dan citra merek yang positif dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan loyalitas pasien terhadap fasilitas kesehatan

Page 11 of 13 | Total Record : 130