cover
Contact Name
Arif Rahman Aceh
Contact Email
jurnalbikes@gmail.com
Phone
+6285270104277
Journal Mail Official
jurnalbikes@gmail.com
Editorial Address
Jalan H.M. Yamin SH No 225 Medan, Sumatera Utara
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Kebidanan, Keperawatan dan Kesehatan (J-BIKES)
ISSN : -     EISSN : 28072448     DOI : 10.51849
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan, Keperawatan dan Kesehatan (J-BIKES) is a scientific journal that publishes research manuscripts in the fields of midwafery, nursing and health. The focus and scope of the journal are to: 1) Provide journals that report research on topics that have local, national and international significance in all educational contexts 2) Provide journals that report research on topics that have local, national and international significance in the field of psychology 3) Providing journals that report research on topics that have local, national and international significance in the health field. Prioritizing the results of interdisciplinary research and the latest findings in the field of science. Jurnal Kebidanan, Keperawatan dan Kesehatan (J-BIKES) is published three times a year namely July, November dan March.
Articles 130 Documents
Hubungan Karakteristik Ibu, Ekonomi Dan Gaya Hidup Yang Menyebabkan Bayi Dengan BBLR Di Badan Layanan Umum Daerah RSUD Datu Beru Takengon Juliana, Nanin
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 4, No 2 (2024): J-BIKES NOVEMBER
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v4i2.74

Abstract

World Health Organization (WHO) mendefinisikan bayi berat lahir rendah (BBLR) sebagai berat bayi lahir kurang dari 2.500 gram. Prevalensi BBLR diperkirakan 15% dari seluruh kelahiran di dunia dengan batasan 2,2%-38% dan lebih sering terjadi di negara-negara berkembang atau sosio-ekonomi rendah. Banyak faktor yang diduga berhubungan dengan kejadian BBLR yaitu karakteristik ibu, ekonomi, dan gaya hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan karakteristik ibu, ekonomi, dan gaya hidup yang menyebabkan bayi dengan BBLR Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan case-control. Penelitian dilakukan di Badan Layanan Umum Daerah RSUD Datu Beru Takengon. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2013. Populasi sebanyak 96 orang terbagi dalam kelompok kasus 48 orang dan kelompok kontrol 48 orang.  Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan signifikan dengan kejadian BBLR di Layanan Umum Daerah Datu Beru Takengon yaitu paritas, ukuran LILA, jarak kehamilan, ekonomi, sedangkan variabel yang tidak berhubungan yaitu umur, gaya hidup merokok gaya hidup minum alkohol. Disarankan kepada Badan Layanan Umum Daerah Datu Beru Takengon untuk fokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak terutama ibu hamil melalui penyuluhan kepada ibu hamil dan keluarga tentang perawatan pada masa kehamilan dan pencegahan BBLR.
Hubungan Kepatuhan Pengobatan Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien TB Paru Di Puskesmas Pangkalan Budiman Siregar, Evi Sahfitri; Rizki, Lina
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 4, No 2 (2024): J-BIKES NOVEMBER
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v4i2.63

Abstract

Kepatuhan dan Kualitas Hidup merupakan peran penting dalam pengendalian TB Paru serta mempengaruhi Tingkat kesembuhan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dampak dari hubungan kepatuhan pasien dengan kualitas hidup. Metode penelitian ini bersifat deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional dan dengan sample 47 responden. Pengukuran kepatuhan pasien menggunakan kuisoner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8 )sementara kualitas hidup diukur dengan kuisoner  WHO Quality Of Life-Bref (WHOQOL-BREF) Uji statistic yang digunakan                              dalam penelitian ini adalah cross sectional.  Hasil analisis menunjukkan bahwa kepatuhan memiliki pengaruh signifikansi terhadap kualitas hidup ,analisis bivariant menunjukkkan bahwa kepatuhan dengan kualitas hidup memiliki hubungan P(0.02 0.05). Dalam konteks ini terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan pengobatan terhadap kualitas hidup, jika seorang pasien patuh dalam pengobatanya maka kualitas hidup pasien tersebut akan meningkatpula, sebaliknya jika pasien kurang patuhdalam pengobatan maka akan menurunkan kualitas hidup pasien. Saran penelitian ini agar kader kesehatan di lingkungan Puskesmas dapat lebih aktif dalam memberikan edukasi tentang pentingnya kepatuhan minum obat pasien TB Paru.
Penetapan Kadar Timbal Dan Kadmium Air Sumur Gali Dan Sumur Bor Di Daerah Takengon, Aceh Tengah Secara Spektrofotometri Serapan Atom Hasniar, Hasniar; Fatimah, Cut; Safriana, Safriana; Andilala, Andilala
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 4, No 2 (2024): J-BIKES NOVEMBER
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v4i2.88

Abstract

Masyarakat di Desa Bukit Kebayaken Takengon Aceh Tengah banyak yang menggunakan air sumur gali dan sumur bor sebagai air bersih, air minum dan keperluan rumah tangga yang terlihat keruh, berwarna dan sedikit berbau kemungkinan mengandung logam misalnya logam Pb dan Cd. Tujuan penelitian untuk mengetahui kadar Pb dan Cd di dalam air yang digunakan penduduk tersebut. Penetapan kadar Pb dan Cd dalam sampel air di desa tersebut dilakukan secara Spektofotometri Serapan Atom (SSA), yang sebelumnya terlebih dahulu didestruksi dengan asam nitrat. Sebelum dilakukan penetapan kadar, diawali dengan uji identifikasi dengan beberapa reaksi kimia untuk memastikan adanya kandungan Pb dan Cd dalam sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua sampel yang diuji mengandung Pb dan Cd. Semua sampel sumur bor tercemar Pb yang kadarnya tidak memenuhi syarat, semua sampel sumur gali memenuhi syarat Pb, dan dari 8 sampel sumur gali terdapat 5 sampel tercemar Cd dan 8 sampel sumur bor tidak memenuhi syarat. Dengan demikian air yang digunakan masyarakat sebagai air bersih dan keperluan rumah tangga ini tidak boleh digunakan untuk kebutuhan air rumah tangga dan minum sebelum melakukan pengolahan dan penyaringan sebelum dikomsumsi.
Analisis Pelayanan Kefarmasian Di Puskesmas Simpang Ulim Kabupaten Aceh Timur Izar, Shaflina; Winata, Hanafis Sastra; Luthvia, Luthvia; Rizal, Muhammad
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 4, No 2 (2024): J-BIKES NOVEMBER
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v4i2.97

Abstract

Kesehatan menurut Undang-Undang Kesehatan No. 36 Tahun 2009, kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spiritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomi. Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perorangan tingkat pertama (Menteri Kesehatan RI, 2018). Salah satu fungsi puskesmas adalah menyelenggarakan pelayanan kefarmasian di puskesmas yang bermutu. Tujuan dalam penelitian untuk menganalisi pelayanan kefarmasian di Puskesmas Simpang Ulim Kabupaten Aceh Timur Tahun 2022’. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian bersifat deskriptif  yang mana penelitian ini menggambarkan subjek dan objek penelitian pada saat sekarang dimana dengan mengumpulkan data memberikan kuesioner yang berisi tentang pertanyaan yang menyangkut penilaian pelayanan kefarmasian  terhadap pasien dan dengan penilian secara likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis pelayanan kefarmasian di Puskesmas Simpang Ulim dinilai dengan sistem pemberian kuesioner yang meliputi tingkat pelayanan sediaan farmasi, pengelolaan obat dan pelayanan resep termasuk dalam kategori “ Sangat puas” dikarenakan berada dalam rentang 81-100%. Dalam uji validity dan reliability dikatakan valid karena nilai p-value lebih besar dan r-tabel 0,361.
Uji Aktivitas Antijamur Ekstrak Etanol Umbi Bawang Batak (Allium Chinense G.Don) Terhadap Candida Albicans Dan Malasssezia Furfur Handayani, Sri; Nasution, Rizka Hasmi; Khairani, Tetty Noverita; Fadhillah, Annisa Nur
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 4, No 2 (2024): J-BIKES NOVEMBER
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v4i2.98

Abstract

Jamur adalah suatu organisme heterotrop artinya untuk hidupnya memerlukan zat-zat organik dari organisme lainnya. Jamur dapat menyebabkan penyakit akut dan subakut di mulut, vagina, kulit, kuku, paru-paru dan pencernaan. Penyakit ini dapat mempengaruhi semua kelompok umur baik laki-laki maupun perempuan. Obat tradisional digunakan sebagai pengobatan alternatif karena berasal dari tanaman, termasuk bawang batak (Allium chinense G.Don) yang memiliki sifat antijamur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas antijamur ekstrak etanol umbi bawang batak terhadap jamur Candida albicans dan Malasssezia furfur. Metode penelitian ini dilakukan secara eksperimental, untuk menguji ekstrak umbi bawang batak (Allium chinense G.Don) dengan beberapa variasi konsentrasi terhadap pertumbuhan jamur Candida albicans dan Malassezia furfur serta zona hambatnya. Hasil ekstrak dan simplisia umbi bawang batak mengandung senyawa kimia, flavonoid, alkaloid, saponin dan triterpenoid. Ekstrak umbi bawang batak memiliki aktivitas antijamur terhadap jamur Candida albicans dan Malasssezia furfur dengan nilai rata-rata Candida albicans (10%) sebesar 8,6 mm, (20%) sebesar 9,2 mm, (30%) sebesar 10,9 mm dan Malasssezia furfur (10%) sebesar 8,3 mm, (20%) sebesar 10,1 mm, (30%) sebesar 11,9 mm.
Identifikasi Faktor Risiko Utama Terhadap Gizi Buruk Pada Balita Usia 12-59 Bulan: Analisis Komprehensif Di Desa Tanjung Anom Nasution, Nur Indah; Damanik, Rina Anggraini; Harahap, Halimah Tusakdiyah
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 4, No 2 (2024): J-BIKES NOVEMBER
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v4i2.94

Abstract

Balita usia 12-59 bulan mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang pesat, sehingga membutuhkan asupan gizi yang lebih banyak. Kekurangan gizi pada periode ini dapat menyebabkan masalah signifikan dalam perkembangan mental, sosial, kognitif, dan fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko yang terkait dengan malnutrisi pada balita di Desa Tanjung Anom, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang. Menggunakan metode observasional analitik dengan desain kasus-kontrol, penelitian ini melibatkan 64 balita, yang dibagi menjadi kelompok kasus (32 balita malnutrisi) dan kelompok kontrol (32 balita tanpa malnutrisi). Sampel dipilih melalui purposive sampling. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji chi-square dan rasio odds (OR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu (nilai p = 0,018, OR = 4,333), pendapatan keluarga (nilai p = 0,001, OR = 11,667), riwayat penyakit infeksi (nilai p = 0,002, OR = 6,943), dan asupan makanan (nilai p = 0,000, OR = 81,000) secara signifikan memengaruhi risiko malnutrisi. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan ibu, pendapatan keluarga, riwayat penyakit infeksi, dan asupan makanan adalah faktor-faktor utama yang memengaruhi risiko malnutrisi pada balita di Desa Tanjung Anom. Untuk menurunkan angka kejadian malnutrisi, perlu dilakukan intervensi yang terfokus pada peningkatan edukasi gizi bagi ibu, dukungan ekonomi keluarga, pencegahan penyakit infeksi, serta perbaikan asupan makanan balita.
Analisis Pemberian Kode Diagnosis Pada Kasus Persalinan Triwulan I Tahun 2023 Di RSIA Al Hasanah Madiun Widi, Yuan Putri Wahyuning; Apriliani, Eltigeka Devi; Ardianingrum, Al Wafi Rahmaputri
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 4, No 2 (2024): J-BIKES NOVEMBER
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v4i2.95

Abstract

Seorang perekam  medis harus mampu menetapkan kode diagnosis dan tindakan dengan tepat sesuai dengan  klasifikasi. Kegiatan pengkodean selain harus tepat juga harus konsistensi menggunakan ICD-10 dan ICD 9 CM. Pengkodean persalinan harus sesuai dengan aturan World Health Organization (WHO) terdiri dari Penyulit persalinan (O00-O99), metode persalinan (O80-O84) dan Outcome of delivery (Z37.-). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui ketepatan kode, konsistensi diagnosis dan faktor-faktor yang mempengaruhi ketidakkonsistenan diagnosis pada kasus persalinan Triwulan I di RSIA Al Hasanah Madiun menggunakan 5M. Penelitian ini menggunakan metode Desktriptif Kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah 167 berkas rekam medis kasus persalinan Triwulan I dengan total sampling . Pada penelitian ini didapatkan hasil ketepatan sebesar 143 (85,63%) berkas dan  ketidaktepatan  penyulit sebesar  14 (8,34%) berkas dan ketidaktepatan metode persalinan sebesar 10 (5,96%) berkas  dan ketidaktepatan Outcome of delivery sebesar 0(0%) berkas  , sedangkan  kode tindakan 130 berkas (77,84%) kode tindakan sudah  tepat dan  37 (22,16%) kode tindakan belum tepat. Presentase kekonsistensian pemberian diagnosis mendapatkan  hasil konsisten sebesar 161 berkas (96,4%) dan 6 (3,60%) berkas tidak konsisten. Hasil wawancara didapatkan faktor-fator yang mempengaruhi ketidakkonsistenan pada Man,Methode, Money. Kesimpulan coder belum pernah mengikuti pelatihan dan tidak adanya Standar Operasional Prosedur terkait kasus persalinan.
Uji Aktivitas Inhibitor Enzim Tirosinase Ekstrak Etanol Buah Kecombrang (Etlingera elatior (Jack) R.M. Smith) Dengan Metode KLT Bioautografi Muslihin, Nisrina; Hartati, Rika; Rizaldy, Defri
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 4, No 2 (2024): J-BIKES NOVEMBER
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v4i2.96

Abstract

Buah kecombrang (Etlingera elatior (Jack) R.M. Smith) dikenal memiliki kandungan senyawa bioaktif yang berpotensi digunakan sebagai inhibitor enzim tirosinase, yang berperan penting dalam pengembangan agen pencerah kulit dan pengobatan hiperpigmentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengstandardisasi simplisia dan ekstrak etanol buah kecombrang serta menguji aktivitas inhibitor enzim tirosinase menggunakan metode KLT bioautografi. Hasil standardisasi menunjukkan kadar air simplisia sebesar 4,93 ± 0,05% dan ekstrak sebesar 9,59 ± 0,39%, kadar abu total simplisia sebesar 6,09 ± 0,05% dan ekstrak sebesar 3,98 ± 0,05%, serta kadar abu tidak larut asam simplisia sebesar 5,45 ± 0,23% dan ekstrak sebesar 1,82 ± 0,01%. Kadar sari larut air pada simplisia tercatat 7,24 ± 0,16%, sementara kadar sari larut etanol sebesar 5,12 ± 0,12%. Pengamatan mikroskopis menunjukkan adanya fragmen pengenal seperti rambut penutup, kolenkim, epidermis dengan stomata, dan penebalan tipe tangga. Uji aktivitas inhibitor tirosinase dengan metode KLT bioautografi menunjukkan adanya zona putih pada plat KLT yang mengindikasikan kemampuan ekstrak etanol buah kecombrang dalam menghambat aktivitas enzim tirosinase.
Hubungan Motivasi Dengan Kepatuhan Diet Diabetes Meliutus Pada Penderita Diabetes Melitus Di Desa Sianipar Sihail-Hail Kecamatan Balige Kabupaten Toba Tahun 2024 Manalu, Rina Marlina; Togatorop, Minaria
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 4, No 3 (2025): J-BIKES MARET
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v4i3.109

Abstract

Perencanaan diet merupakan komponen kunci dalam keberhasilan penanganan Diabetes Melitus. Keberhasilan perencanaan makan bergantung pada perilaku individu penderita Diabetes Melitus dalam memilih makanan, meliputi asupan energi, jenis makanan, dan jadwal makan. Kepatuhan mengacu pada kepatuhan individu terhadap anjuran dokter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara motivasi dengan kepatuhan diet Diabetes Melitus pada pasien di RSUD Porsea. Desain penelitian ini adalah cross-sectional dengan jumlah responden sebanyak 21 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner motivasi dan kepatuhan diet serta dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara motivasi dengan kepatuhan diet diabetes (p = 0,000). Motivasi memegang peranan penting karena perubahan pola makan pada pasien diabetes dipengaruhi oleh keinginan untuk sembuh dan mengurangi risiko komplikasi. Oleh karena itu, individu yang termotivasi cenderung akan mengikuti anjuran diet yang dianjurkan. Mengingat pentingnya motivasi, maka penyedia layanan kesehatan, termasuk dokter dan perawat, harus terus menerus memberikan motivasi dan edukasi kepada pasien tentang manfaat kepatuhan diet untuk meminimalkan komplikasi. Temuan ini menyoroti perlunya motivasi berkelanjutan untuk meningkatkan kepatuhan terhadap manajemen diet Diabetes Melitus.
Duration Of Hemodialysis With Incidence Of Pruritus In The Hospital Santa Elisabeth Medan In 2024 Sembiring, Friska; Ginting, Amnita; Sinurat, Samfriati; Togatorop, Afrina Irene Zepanya
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 4, No 3 (2025): J-BIKES MARET
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v4i3.104

Abstract

Hemodialysis therapy that patients with chronic kidney failure must undergo during their lifetime. The length of hemodialysis therapy that patients undergo has a different time – different for each individual, the hemodialysis process causes complications such as pruritus. Pruritus occurs in patients undergoing hemodialysis because during the dialysis process there is an increase in temperature and dilation of blood vessels, causing sweating and itching. This study aims to determine the long-term relationship between hemodialysis and the incidence of pruritus in chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis. This study uses the Cross Sectional research method. The sampling technique uses total sampling, namely the number of patients undergoing hemodialysis as many as 65 respondents. Data collection was carried out using a questionnaire and the statistical test used was  the Spearman rank test. p-value = 0.001 (p0.05) and a correlation coefficient of 0.493 which means that there is a relationship between Long Duration of Hemodialysis and the Incidence of Pruritus in Chronic Kidney Failure Patients Undergoing Hemodialysis.

Page 9 of 13 | Total Record : 130