cover
Contact Name
Darah Ifalahma
Contact Email
darah_ifa@udb.ac.id
Phone
+6282223455008
Journal Mail Official
sikesnas@udb.ac.id
Editorial Address
JL. KH. SAMANHUDI NO. 93 SONDAKAN LAWEYAN SURAKARTA
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional
ISSN : -     EISSN : 2964674X     DOI : https://doi.org/10.47701/sikenas.vi
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional (SIKesNas) adalah prosiding ilmiah di Bidang Kesehatan yang dikelola oleh Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa surakarta. Prosiding ini digunakan sebagai media bagi para akademisi dan peneliti untuk melakukan diseminasi hasil penelitian dan mempublikasikan karya ilmiahnya serta menjadi sumber referensi bagi pengembangan ilmu dan pengetahuan bidang kesehatan. Prosiding ini terbit satu kali dalam setahun, memuat artikel hasil penelitian, review article/ literature review, ataupun case report, yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya.
Articles 306 Documents
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN DIET PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II DI DESA CEMENG SAMBUNGMACAN SRAGEN Salsabila, Syafira; Marni, Marni; Widiastuti, Agung
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2023 : SIKesNas 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/sikenas.vi.2863

Abstract

Diabetes melitus merupakan ancaman serius dalam pembangunan kesehatan karena dapat menimbulkan komplikasi sehingga perlu dilakukan penatalaksanaan salah satunya dengan manajemen diet. Tujuan dari peneltian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan diet pada penderita diabetes melitus tipe II di Desa Cemeng Sambungmacan sragen. Metode penenlitian metode kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif korelasi serta menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita diabetes melitus tipe II di wilayah Desa Cemeng Sambugmacan Sragen sebanyak 120 pasien. Jumlah sampel pada penelitian menggunakan rumus slovin yang sudah diketahui populasinya sebanyak 55 pasien. Pengumplan data menggunakan kuesioner. Analisis data uji univariat dan uji bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian pasien dengan tingkat pengetahuan dengan baik dan patuh sebanyak 16 responden dengan presentase (62,5%), pasien yang memiliki tingkat pengetahuan baik dan tidak patuh sebanyak 9 responden dengan presentase (37,5%), sedangkan pasien yang tidak pengetahuannya tetapi patuh sebanyak 13 responden dengan presentase (41,9%), serta pasien yang tidak baik pengetahuannya dan tidak patuh sebanyak 18 responden dengan presentase (58,1%). Hasil Uji chi square yang diperoleh p value 0,130, maka H0 diterima dan Ha ditolak karena p value : 0,130 > 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan diet pada penderita diabetes melitus tipe II di Desa Cemeng Sambungmacan Sragen.
ANALISIS PENGHITUNGAN PRODUKTIVITAS PELAYANAN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT Noor, Hesty Latifa; Sari, Devi Pramita; Ismayanti, Septia
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2023 : SIKesNas 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/sikenas.vi.2864

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penghitungan produktivitas Rawat Inap di Rumah Sakit. Data statistik pelayanan rawat inap digunakan sebagai sumber data utama yang digunakan untuk menilai dan mengevaluasi pelayanan rawat inap di Rumah Sakit. Layanan di instalasi Rawat Inap membutuhkan tempat tidur untuk keperluan observasi, diagnosis, terapi, rehabilitasi medik, serta penunjang medik lain sehingga harus dilakukan penghitungan secara akurat yang hasilnya dapat digunakan sebagai dasar penentuan kebijakan Rumah Sakit. Pasca pandemi Covid 19 mengalami Rumah Sakit Umum Islam (RSUI) Yakksi Gemolong penurunan jumlah kunjungan yang mengakibatkan beberapa nilai indikator rawat inap dibawah standar ideal yang telah ditetapkan berdasarkan rumus Barber Johnson. Dengan metode penelitian secara Deskriptif diperoleh Nilai BOR atau persentase penggunaan tempat tidur di Rumah Sakit Umum Islam (RSUI) Yakksi Gemolong pada Tahun 2022 di Tribulan I,II, III dan IV berada di kisaran 40,58 – 48,8 % angka ini dibawah standar ideal yaitu 75 – 85%. Penghitungan LOS atau rata – rata lama dirawat di Rumah Sakit Umum Islam (RSUI) Yakksi Gemolong di tahun 2022 pada Tribulan I,II dan IV adalah 4 hari, sedangkan di Tribulan III 3 hari, sehingga pada penghitungan LOS ideal menurut rumus Barber Johnson yaitu 3-12 hari. Pada penghitungan TOI atau rata-rata hari tempat tidur tidak terpakai dari saat terisi ke saat terisi berikutnya di Rumah Sakit Umum Islam (RSUI) Yakksi Gemolong pada Tribulan I – IV di tahun 2022 rata – rata 4-5 hari hal ini tidak sesuai dengan standar Ideal penghitungan TOI berdasarkan rumus Barber Johnson yaitu 1-3 hari. Penghitungan BTO atau frekuensi pemakaian tempat tidur, berapa kali tempat tidur rumah sakit di pakai diperoleh hasil 10 – 12 kali sehingga di bawah nilai standar ideal yaitu minimal 30 kali. Penyebab terjadinya angka BOR, TOI dan BTO tidak sesuai dengan angka ideal adalah menurunnya angka kunjungan di Rumah Sakit Umum Islam (RSUI) Yakksi Gemolong, perlu dilakukan pengelolaan tempat tidur rawat inap yang lebih baik, peningkatan kualitas pelayanan dan perlunya menawarkan ke khasan pelayanan sehingga dapat diminati pasien serta perlunya peningkatan strategi marketing yang diharapkan mampu lebih menarik masyarakat untuk berobat di rumah sakit tersebut.
SYSTEMATIC REVIEW : EFEK ANTIOKSIDAN DAN ANTIINFLAMASI DARI SPESIES TUMBUHAN SURUHAN (PEPEROMIA PELLUCIDA L.) Fitriawati, Anna; Indrayudha, Peni
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2023 : SIKesNas 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/sikenas.vi.2865

Abstract

Sel manusia memiliki potensi antioksidan yang rendah dan menghasilkan lebih banyak spesies oksigen reaktif. Spesies reaktif yang berlebihan dapat menyebabkan stres oksidatif lokal dan cedera jaringan, sehingga menimbulkan beberapa penyakit. Suruhan (Peperomia pellucida L) merupakan tanaman herba yang memiliki kegunaan etnomedisin. Tinjauan literatur ini dilakukan untuk menilai data yang diterbitkan menyelidiki aktivitas antioksidan dan anti-inflamasi Peperomia pellucida L untuk mendukung desain penelitian masa depan. Tinjauan ini dilakukan dengan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analyses (PRISMA). Informasi diperoleh melalui database elektronik PubMed, Google Scholar, dan Science Direct sejak 2017 hingga Maret 2022. Kandungan fitokimia Peperomia pellucida antara lain alkaloid, flavonoid, sterol, tanin, gula pereduksi, asam amino, saponin, triterpenoid yang memiliki aktivitas antioksidan. dalam menghambat pembentukan radikal bebas. Dan pengujian efek anti inflamasi menggunakan metode ANTI-LOX (anti-Lipoxygenase enzyme). Radikal bebas yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan makromolekul seperti protein (enzim), lipid dan DNA yang mengarah pada kondisi stres oksidatif sehingga menimbulkan patogenesis berbagai penyakit, termasuk peradangan. Hasil tinjauan sistematis ini menunjukkan adanya aktivitas antioksidan dan aktivitas antiinflamasi, sehingga memberikan perspektif untuk penelitian selanjutnya. Peperomia pellucida L sebagai sumber suplemen antioksidan dan anti-inflamasi yang potensial.
EVALUASI PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU APOTEKER TERHADAP KETEPATAN PENGGUNAAN OBAT SELAMA KEHAMILAN DAN MENYUSUI Luthfiyanti, Niken; Ichsan, Burhannudin
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2023 : SIKesNas 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/sikenas.vi.2866

Abstract

Pengobatan selama kehamilan dan menyusui memerlukan perkiraan yang cermat dari rasio risiko/manfaat bagi ibu dan bayinya, sehingga penggunaan obat harus selalu diawasi oleh tenaga kesehatan seperti Apoteker. Penelitian ini bertujuan melakukan evaluasi tentang pengetahuan, sikap, dan perilaku Apoteker terhadap ketepatan penggunaan obat selama kehamilan dan menyusui. Penelitian ini juga menganalisis hubungan faktor demografi dengan pengetahuan, sikap, dan perilaku Apoteker terhadap ketepatan penggunaan obat selama kehamilan dan menyusui. Studi cross sectional dilakukan pada populasi apoteker di Kota Surakarta yang memenuhi kriteria inklusi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumlah sampel 193 orang. Pengetahuan, sikap dan perilaku dinilai dengan kuesioner yang disusun oleh peneliti dengan menggunakan literatur pendukung dan dinilai oleh expert judgement. Pengetahuan dikategorikan menjadi baik, cukup dan kurang, sikap dan perilaku dikategorikan menjadi baik dan kurang baik. Analisis hubungan variabel dilakukan dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan apoteker memiliki pengetahuan baik sebesar 56,1% terhadap ketepatan penggunaan obat selama kehamilan dan menyusui. Apoteker memiliki sikap baik untuk melakukan pelayanan aktif terhadap ketepatan penggunaan obat selama kehamilan dan menyusui sebesar 99,5%. Apoteker memiliki perilaku baik terhadap pelayanan aktif pada ketepatan penggunaan obat pada ibu hamil dan menyusui sebesar 78,5%. Terdapat hubungan yang signifikan (p<0.05) antara lama praktik dengan perilaku Apoteker.
PERILAKU PETUGAS DALAM PENGELOLAAN SAMPAH MEDIS DI RUMAH SAKIT : LITERATURE REVIEW Kusumawardhani, Oktavy Budi; Putri, Tika Kusuma; Ayu, Ajeng Karisma
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2023 : SIKesNas 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/sikenas.vi.2868

Abstract

Pengelolaan sampah medis di rumah sakit merupakan bentuk usaha mengelola faktor lingkungan rumah sakit serta melindungi masyarakat dari bahaya pencemaran lingkungan yang bersumber dari sampah medis. Limbah medis merupakan limbah yang berbahaya karena berasal dari peralatan yang berpotensi mengandung agen infeksius, beracun, dan bahan radioaktif. Setiap individu termasuk petugas yang terlibat atau berinteraksi dengan lingkungan rumah sakit rentan terpapar limbah medis. Petugas rumah sakit berperan dalam pengelolaan sampah medis dari tahap pengumpulan sampai pembuangan akhir/pemusnahan. Tujuan: untuk mengetahui perilaku petugas dalam pengelolaan sampah medis di rumah sakit. Metode: menggunakan literature review dengan sumber google scholar yang ditemukan 48 jurnal dan setelah di sortir sesuai dengan artikel ditemukan 7 jurnal. Kata kunci yang digunakan yaitu perilaku petugas dan pengelolaan sampah medis rumah sakit. Hasil: pengetahuan dan sikap petugas, perilaku petugas yang baik,  sarana dan prasarana mendukung dalam pengelolaan sampah medis. Petugas menjaga dan merawat sarana prasarana penunjang pengelolaan sampah medis. Terdapat kebijakan tentang pengelolaan sampah medis yang tertuang dalam standar operasional prosedur (SOP. Simpulan: pengetahuan, sikap yang merupakan bagian perilaku petugas medis serta sarana prasarana yang memadai mendukung pengelolaan sampah medis yang baik.
SCOPING REVIEW: MENGKAJI DAMPAK PERKAWINAN ANAK Argaheni, Niken Bayu; Juwita, Septiana
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2023 : SIKesNas 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/sikenas.vi.2869

Abstract

Pendahuluan: Perkawinan anak merupakan isu global dengan implikasi sosial, ekonomi, dan kesehatan yang signifikan bagi individu dan masyarakat. Tujuan: scoping review ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak perkawinan anak pada berbagai aspek kehidupan individu. Metode: Metodologi penelitian ini adalah tinjauan pelingkupan menggunakan daftar periksa prisma-ScR, alat penilaian kritis Joanna Briggs Institute (JBI), dan kerangka kerja PEO. Ini menggunakan empat database—Pubmed, Willey, Proquest, dan ScienceDirect—yang kriteria inklusinya adalah artikel asli berbahasa Inggris yang dapat diakses dalam teks lengkap antara 2019 dan 2023. Hasil: Dari 395 publikasi, kami menemukan sembilan yang berkaitan dengan tujuan penelitian. Kajian pelingkupan saat ini mengidentifikasi mortalitas dan morbiditas, akses ke dan penggunaan layanan kesehatan seksual dan reproduksi, pendaftaran pernikahan dan kelahiran, dan hubungan dengan mertua. Kesehatan seksual dan reproduksi, nutrisi, dan anemia. Sementara mengidentifikasi intervensi efektif yang dapat mengatasi tantangan yang dihadapi oleh pengantin anak berada di luar cakupan penelitian ini, temuan kami menggarisbawahi pentingnya intervensi yang menunda inisiasi pernikahan dan reproduksi, serta kebijakan dan program yang mengenali risiko yang unik dan akut. kerentanan yang dihadapi oleh gadis-gadis yang sudah menikah. Kesimpulan: Temuan tinjauan pelingkupan ini menyoroti dampak buruk perkawinan anak terhadap status gizi dan perkembangan. Pernikahan dini sering mengakibatkan terbatasnya kesempatan pendidikan bagi anak perempuan, kehamilan dini, akses kesehatan yang tidak memadai, dan praktik gizi ibu dan anak yang buruk. Faktor-faktor tersebut berkontribusi terhadap peningkatan risiko stunting pada anak yang lahir dari pengantin anak.
APLIKASI KUISEONER PENGOLAH DATA PENILAIAN PEGAWAI PADA PUSKESMAS KEBAKKRAMAT 2 KARANGANYAR Mustofa, Khoirul; Firdaus, Muhammad Alvin Yufiano
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2023 : SIKesNas 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/sikenas.vi.2870

Abstract

Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) adalah salah satu instansi kesehatan yang bertugas menjaga kesehatan masyarakat. Dalam pemenuhan tugasnya, Puskesmas melakukan kegiatan-kegiatan seperti penyuluhan kesehatan baik kesehatan diri maupun lingkungan, melayani pengobatan, konsultasi kesehatan, dan lain-lain. Sehingga melalui kegiatan itu, diharapkan Puskesmas dapat menjadi pusat kesehatan masyarakat yang sebenarnya. Sistem penilaian kualitas pelayanan masih dilakukan secara konvensional yaitu menggunakan kertas dan masih memerlukan petugas yang berjaga untuk setiap poli pada proses penilaian tersebut. Sehingga terdapat pemborosan kertas dan sdm Oleh sebab itu dari permasalahan tersebut, pada pendaftaran pasien rawat jalan dibutuhkan pembuatan aplikasi pengolahan data kuesioner penilaian pada Puskesmas kebakkramat 2 berbasis android agar dapat menerima data penilaian dapat dimuat dan diakses melalui android, hal ini dilakukan agar sistem yang penulis buat dapat lebih efektif dengan hal2 yang terkait tentang penilaian kecepatan petugas, Kopetensi petugas, kesopanan serta keramahan petugas, kerapian berpakaian yang bertugas pada pelayanan puskesmas, kesesuaian persyaratan, kemudahan prosedur dan kewajiban biaya.
PENGEMBANGKAN MODEL EKSTRAKSI REGION OF INTEREST SECARA OTOMATIS PADA CITRA CT-SCAN Widodo, Sri; Faizuddin, Mohammad; Long, Zalizah Awang
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2023 : SIKesNas 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/sikenas.vi.2871

Abstract

Kanker paru adalah pertumbuhan sel kanker yang tidak terkendali dalam jaringan paru. Akhir-akhir ini banyak peneliti yang telah menerapkan deep learning, khususnya Convolution Neural Network (CNN) untuk klasifikasi kanker paru. Proses deteksi kanker paru didahului dengan tahapan ekstraksi Region Of Interest (ROI). Ekstraksi ROI dalam deteksi kanker paru terdiri dari dua kegiatan, yaitu segmentasi bidang paru dan operasi segmentasi kandidat kanker paru. Sebagian besar penelitian tentang deteksi kanker menggunakan CNN, proses ekstraksi ROI dilakukan secara manual dengan melakukan kroping. Proses ini sulit dilakukan, khususnya dalam mensegmentasi bidang paru, yaitu memisahkan area paru dengan jaringan di sekitarnya. Jika kelainan tersebut besar dan terletak pada batas tepi paru, menyebabkan batas tepi paru tidak jelas, sehingga jika dilakukan segmentasi, citra yang dicurigai sebagai kanker tidak akan masuk dalam citra paru (bagian paru yang terdapat kanker akan hilang). Sehingga segmentasi bidang paru dianggap gagal. Penelitian yang diusulkan bertujuan untuk mengembangkan model ekstraksi Region Of Interest (ROI) secara otomatis menggunakan metode Active Shape Model dan Mathematical Morphology pada citra CT-Scan. Penelitian yang diusulkan terdiri dari dua tahapan, yaitu, segmentasi bidang paru menggunakan metode Active Shape Model (ASM) dan segmentasi kandidat paru menggunakan metode Mathematical Morphology. Hasil segmentasi paru dengan metode Active Shape Model mempunyai akurasi 97,2.8%, sensitifitas 96%, dan spesifisitas 97.4%. Sedangkan hasil segmentasi kandidat kanker paru dengan metode marfologi mempunyai akurasi 99,4%, sensitifitas 96,2%, dan spesifisitas 99.7%.
MANAJEMEN SARANA KERJA UNIT REKAM MEDIS Rosita, Riska; Devalita, Elsa Novia; Rahayu, Istiyawati
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2023 : SIKesNas 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/sikenas.vi.2872

Abstract

Peningkatan jumlah kunjungan pasien mempengaruhi peningkatan jumlah dokumen rekam medis sehingga kapasitas rak penyimpanan status pasien menjadi cepat penuh. Rak DRM di Rumah Sakit panti Waluyo Surakarta tampak penuh dan ukuran rak belum sesuai dengan antropometri petugas rekam medis di raung filing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prediksi kebutuhan penambahan rak rekam medis yang disesuaikan dengan antropometri petugas filing dan mengetahui usulan tata ruang untuk penyimpanan dokumen rekam medis (DRM) Rumah Sakit panti Waluyo Surakarta pada tahun 2023-2025. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi sebanyak 74.703 DRM, melalui metode systematic random sampling diperoleh sampel sebanyak 100 DRM. Instrumen penelitian meng-gunakan pedoman wawancara, pedoman observasi, meteran jahit, penggaris 30 cm, dan kalkulator. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Rumah Sakit Sakit Panti Waluyo Surakarta pada 2023-2025 memerlukan tambahan 9 rak roll o’pack dengan ukuran 143x35x171 cm yang sudah disesuaikan dengan antropometri petugas rekam medis dibagian filing. Maka kesimpulan penelitian yaitu usulan tata ruang penyimpanan DRM seluas 196,47 m².
ANALISIS PELAKSANAAN PROGRAM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI DI RUMAH SAKIT X KOTA SURAKARTA Fanny, Nabilatul; Nofikasari, Indah; Putri, Rima Muelsa
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2023 : SIKesNas 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/sikenas.vi.2873

Abstract

HAIs atau infeksi nosokomial adalah infeksi yang muncul selama masuk rumah sakit, yang dimanifestasikan setelah 72 jam atau lebih saat pasien dirawat di rumah sakit. Rumah Sakit X terus memiliki tingkat kejadian HAIs yang di atas standar di berbagai indikator penyakit. Kejadian HAIs pada indikator kasus Ventilator Associated Pneumonia (VAP) meningkat secara signifikan dari 0% menjadi 2,52%, angka kejadian ISK sebesar 1,48%. Rumah sakit telah menerapkan program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi oleh komite PPI untuk meminimalkan risiko infeksi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pelaksanaan program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit X Kota Surakarta. Metode: Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari informan utama dan informan triangulasi. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik wawancara mendalam dan observasi. Analisis data dilakukan secara univariat. Hasil: variabel input terdiri dari man, telah dibentuk tim PPI dan seluruh anggota telah mendapat pelatihan; money, ada anggaran dan telah diklasifikasikan untuk beberapa keperluan; material, sebagian besar sarana dan prasarana PPI di rumah sakit sudah tersedia, namun masih ada beberapa yang kurang; machine, terdapat beberapa pendukung yang belum bisa terpenuhi yang nantinya dapat mempengaruhi program PPI; method, ada regulasi yang telah dibuat mencakup keputusan direktur, struktur organisasi PPI, IPCN dan IPCLN, uraian tugas anggota, standar prosedur operasional di setiap bidang kegiatan, surveilans penyakit infeksi, dan lain-lain. Variabel proses terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengendalian telah dilakukan dengan baik namun masih terdapat beberapa kendala. Variabel output terdiri dari hasil terhadap pelaksanaan program PPI yang terdiri dari kewaspadaan isolasi (berupa kewaspadaan standar dan kewaspadaan transmisi), surveilans, pendidikan dan pelatihan. Kesimpulan: pelaksanaan Program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit X Kota Surakarta masih belum maksimal dan terdapat beberapa hambatan dalam pelaksanaannya. Saran: untuk Komite PPI rumah sakit agar lebih aktif dalam meningkatkan minat dan kepedulian petugas rumah sakit dengan melakukan sosialisasi dan motivasi sehingga seluruh pihak memahami pentingnya program PPI.