cover
Contact Name
Septian Prawijaya
Contact Email
wijaya@unimed.ac.id
Phone
+6281396906213
Journal Mail Official
jurnalsekolah@unimed.ac.id
Editorial Address
Jurusan PPSD Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Medan Jl. Willem Iskandar Psr. V, Medan Estate
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JS (Jurnal Sekolah)
ISSN : 25488856     EISSN : 2549127X     DOI : https://doi.org/10.24114/js.v7i2
Core Subject : Education,
JS (Jurnal Sekolah) berisi artikel yang berkaitan dengan pendidikan, yang meliputi pembelajaran, hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. JS (Jurnal Sekolah), dikelola oleh Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan. JS (Jurnal Sekolah) merupakan jurnal yang berisi tulisan Dosen, Guru, dan Mahasiswa. Diterbitkan empat kali dalam setahun yaitu Maret, Juni, September dan Desember dalam bentuk elektronik dan cetak oleh prodi PGSD FIP UNIMED. Agenda JS (Jurnal Sekolah) menjadi penting perannya bagi Prodi PGSD FIP UNIMED, dalam mendorong terbangunnya inovasi pendidikan yang dapat memberikan jawaban atas berbagai persoalan daerah, nasional maupun global. Sesuai dengan kapasitasnya dan dilandasi oleh kepentingan nasional, JS (Jurnal Sekolah) diterbitkan sebagai wadah mempermudah masyarakat khususnya dosen Prodi PGSD FIP UNIMED untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdiannya kepada masyarakat. JS (Jurnal Sekolah) pertama kali terbit pada tahun 2016. Ketika itu, JS (Jurnal Sekolah) sudah mempunyai ISSN cetak, namun belum mempunyai ISSN elektronik. Seiring berjalannya waktu, JS (Jurnal Sekolah) terus belajar dan mencoba mengikuti perkembangan zaman dan kemajuan teknologi. Hingga saat ini, JS (Jurnal Sekolah) sudah mempunyai ISSN cetak dan elektronik. ISSN Cetak: 2548-8856 dan ISSN Elektronik: 2549-127X. Secara perlahan pada 2016, menerbitkan tulisan secara online (electronic journal) yang berbasis OJS (Open Journal System) pada laman: http://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/js.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 768 Documents
MENINGKATKAN AKTIVITAS, KERJASAMA, DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL BATIK DI SEKOLAH DASAR Madina, Nurul; Jannah, Fathul
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 8 No. 3 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v8i3.58172

Abstract

Abstract: The problem in this study is the low activity, cooperation, and learning outcomes of students in learning Mathematics. The purpose of the study describes the activity of educators, analyzes the increase in activity, cooperation and learning outcomes of students . This type of research uses PTK. The research subject of grade VI students of SDN Seberang Mesjid 5. The research was conducted in 3 meetings. The type of data used is qualitative as well as quantitative. The results showed that educator activity increased to reach a score of 28 "very good" criteria at meeting 3. Student activity increased at meeting 3 reaching 90% . Students' cooperation skills improved at meeting 3 reaching 85%. Student learning outcomes increased at meeting 3 to 100%.Keyword: Activity, Collaboration, Learning Outcomes, BATIKAbstrak: Permasalahan pada penelitian ini ialah rendahnya aktivitas,kerjasama,dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Matematika. Tujuan penelitian mendeskripsikan aktivitas pendidik, menganalisis peningkatan aktivitas, kerjasama, dan hasil belajar siswa . Jenis penelitian ini menggunakan PTK. Subjek penelitian siswa kelas VI SDN Seberang Mesjid 5. Penelitian dilaksanakan 3 pertemuan. Jenis data yang digunakan kualitatif serta kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas pendidik meningkat hingga mencapai skor 28 kriteria œsangat baik pada pertemuan 3. Aktivitas siswa meningkat pada pertemuan 3 mencapai 90% . Keterampilan kerjasama siswa meningkat pada pertemuan 3 mencapai 85%. Hasil belajar siswa meningkat di pertemuan 3 menjadi 100%.Kata Kunci: Aktivitas, Kerjasama , Hasil Belajar , BATIK
KEEFEKTIFAN MEDIA CANVA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA KELAS V SD Tri Setyani, Erinda; Wijayanti, Arfilia; Pariyati, Pariyati
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 8 No. 3 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v8i3.58193

Abstract

Abstract: Cognitive learning outcomes in Indonesian language subjects for class V students at SDN Pandeanlamper 01 Semarang tend to be low because teachers use conventional learning and have not utilized technology in learning. The aim of this research was to determine the cognitive learning outcomes of Indonesian language subjects for class V students at SDN Pandeanlamper 01 Semarang using Canva media whether they could meet the KKM or not. This research is quantitative research with an experimental type. The data analysis techniques used are descriptive statistical analysis and hypothesis testing using the normality test, ngain score test and t test. The results of this research show that Canva media causes the Indonesian language learning outcomes of class V students at SDN Pandeanlamper 01 to be better. This is clearly visible between the mean pre-test score of 68 and the mean post-test score of 83. The test score was 0,3≤0,4933≤0,7 which means the level of effectiveness is moderate. Meanwhile, the mean percent value obtained was 49.3301. Based on the interpretation of effectiveness, a value of 40-55 means quite effective or can mean that the use of a method or treatment is quite effective. The t-test shows that the value of tcount = 12.514 is higher than the value of ttable = 2,042, which means that the data shows a significant difference between the effectiveness of learning media before and after using Canva media. Keyword: Canva Media, Learning Outcomes Abstrak: Hasil belajar kognitif mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V SDN Pandeanlamper 01 Semarang cenderung rendah karena guru menggunakan pembelajaran yang konvensional dan belum memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar kognitif mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V SDN Pandeanlamper 01 Semarang dengan menggunakan media canva bisa memenuhi KKM atau tidak. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis eksperimen. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif dan pengujian hipotesis menggunakan uji normalitas, uji ngain skor serta uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan media canva menyebabkan hasil belajar bahasa indonesia siswa kelas V SDN Pandeanlamper 01 menjadi lebih baik. Hal ini terlihat jelas antara nilai mean pre-test sebesar 68 dengan nilai mean post-test sebesar 83. Uji ngain skor sebesar 0,3≤0,4933≤0,7 yang artinya tingkat efektivitasnya sedang. Sedangkan ngian persen nilai mean yang diperoleh sebesar 49,3301. Berdasarkan tafsiran efektifitas bahwa nilai 40-55 yang artinya cukup efektif atau bisa diartikan penggunaan suatu metode atau pengobatan cukup efektif. Uji-t menunjukkan nilai thitung = 12,514 lebih tinggi dari pada nilai ttabel = 2,042 bisa diartikan bahwa data tersebut ada perbedaan yang signifikan antara keefektifan media pembelajaran sebelum dan sesudah menggunakan media canva.Kata Kunci: Media Canva, Hasil Belajar
IMPLEMENTASI MATHEMATIC FUN GAME DALAM MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA DI SEKOLAH DASAR Arifin, Cinta Maylivea; Maulana El-Yunusi, Muhammad Yusron
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 8 No. 3 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v8i3.58222

Abstract

Abstract: Mathematical fun game is learning that uses games. Mathematics in elementary schools is often considered a difficult subject, so many srudents prefer to be passive rather than active when learning. The aim of this research is to evaluate how the use of mathematical fun games can help students become more active. This research used qualitative research methods and the subjecs in this research were 3rd grade students at Margorukun Elementary School, Surabaya, and five main indicators were used; attention, cooperation and social relations, expressing opinions, problem solving, and discipline. Data was collected before and after the mathematical fun game played by grade 3rd students throught several steps; planning, introducing mathematical fun game, implementation, monitoring and guidance, and evaluation. The research results show that by implementing mathematical fun games you can improve several indicators, especially expressing opinions. These results indicate that the application of mathematical fun game is an effective method for increasing student activity. Keyword: mathematic fun game, liveliness, elementary school Abstrak: Mathematic fun game adalah pembelajaran yang menggunakan permainan. Matematika dikalangan sekolah dasar sering dianggap oleh banyak siswa bahwa disiplin ilmu yang sulit dipahami, sehingga siswa lebih memilih pasif daripada aktif saat pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan bagaimana penggunaan mathematic fun game dapat membantu siswa menjadi lebih aktif. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan subyek pada penelitian ini adalah siswa-siswa kelas 3 SD Margorukun Surabaya, serta lima indikator utama yang digunakan; perhatian, kerjasama seerta relasi sosial, mengekspresikan pendapat, kemampuan dalam memecahkan masalah dan kedisiplinan. Data dikumpulkan sebelum dan setelah mathematic fun game yang dimainkan oleh siswa kelas 3 melalui beberapa langkah; perencanaan, pengenalan mathematic fun game, pelaksanaan, monitoring dan bimbingan serta evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan mathematic fun game dapat meningkatkan beberapa indikator terutama mengekspresikan pendapat. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan mathematic fun game adalah metode yang efektif untuk meningkatkan keaktifan siswa.Kata Kunci: mathematic fun game, keaktifan, sekolah dasar
DAMPAK NEGATIF PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL PADA PERILAKU PESERTA DIDIK DI SD Setyaningrum, Fitria Budi; Andriani, Ana
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 8 No. 3 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v8i3.58226

Abstract

Abstract: This study aims to analyse the negative impacts of social media usage on student behavior at elementary schools and to explain the advantages and disadvantages of social media usage. Social media is part of technological advancement that allows online usage without spatial or temporal constraints, thus accessible to anyone including elementary school students. Inappropriate usage of social media has negative impacts on student behavior. The method employed in this research is the case study method. A case study is an investigation that utilizes various sources of evidence to examine a contemporary phenomenon within the context of real-life situations. Keyword: Social Media, Negative Impacts, Students Abstrak: Penelitian ini bermaksud untuk menganalisis mengenai dampak negatif penggunaan media sosial pada perilaku peserta didik di sekolah dasar dan menjelaskan kelebihan serta kekurangan dari penggunaan media sosial. Media sosial merupakan bagian dari kemajuan teknologi yang penggunaannya secara online tanpa batas ruang dan waktu sehingga dapat dilakukan oleh siapa saja termasuk peserta didik di sekolah dasar. Penggunaan media sosial yang tidak sesuai kebutuhan memiliki dampak negatif pada perilaku peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus. Studi kasus adalah suatu penyelidikan yang menggunakan berbagai sumber bukti untuk meneliti suatu fenomena kontemporer dalam konteks kehudupan nyata yang sebenarnya. KataKunci: Media sosial, Dampak Negatif, Peserta Didik
MODEL IMPLEMENTASI P5 MELALUI KARYA SENI TARI DENGAN JUDUL œTARI GEMARIPAH AREK SUROBOYO SEBAGAI MEDIA MENUMBUHKAN MINAT BAKAT DI SDN DUPAK 1 SURABAYA Nugroho, Kukuh Budi; Kaliwanovia, Tasiawati Salsa
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 8 No. 4 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v8i4.58305

Abstract

Abstract: The era of massive globalization is increasingly having an impact on learning loss or loss of learning due to lagging behind which is the impact of the Covid-19 pandemic. Responding to these problems, the Ministry of Education, Culture, Research and Technology launched the Independent Curriculum with an emphasis on learning on a project basis to support the creation of the Pancasila Student Profile character. This research aims to find out how to implement P5 through a dance work entitled "Gemaripah Arek Suroboyo Dance" in cultivating student interest and talent at SDN Dupak 1 Surabaya. This type of research is included in research with a descriptive qualitative approach using observation and interview methods. Based on the implementation of P5 through the art work "Gemaripah Arek Suroboyo Dance", it can be concluded that students' interest in learning is more stimulated by holding project-based learning, performances and regular practice of this work of art. Apart from that, "Gemaripah Arek Suroboyo Dance" also fosters and attracts students' interest in learning the art of dance in more depth. Contribution and participation, such as the presence of students, contributing to ideas in preparation for the art performance, and the students' consistency in practicing, succeeded in encouraging the students' talents in dance works Keyword: P5, Interest Talent, Dance Art Abstrak: Era globalisasi yang masif semakin memberikan dampak terhadap learning loss atau hilangnya pembelajaran akibat ketertinggalan yang merupakan dampak dari masa pandemi Covid-19. Menyikapi permasalahan tersebut, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi meluncurkan Kurikulum Merdeka dengan penekanan pembelajaran pada basis proyek untuk mendukung terciptanya karakter Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasikan P5 melalui karya seni tari dengan judul œTari Gemaripah Arek Suroboyo dalam menumbuhkan minat dan bakat siswa di SDN Dupak 1 Surabaya. Jenis penelitian ini masuk ke dalam penelitian dengan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi dan wawancara. Berdasarkan implementasi P5 melalui karya seni "Tari Gemaripah Arek Suroboyo", dapat disimpulkan bahwa minat para siswa untuk belajar lebih terpacu dengan diadakannya pembelajaran berbasis proyek pementasan serta latihan rutin dari karya seni ini. Selain itu, "Tari Gemaripah Arek Suroboyo" turut menumbuhkan dan menarik minat para siswa untuk belajar seni tari lebih mendalam. Kontribusi serta partisipasi seperti kehadiran siswa, turut menuangkan ide dalam persiapan pentas seni, hingga konsistensi para siswa untuk berlatih, berhasil mendorong bakat para siswa dalam karya seni tariKata Kunci: P5, Minat Bakat, Seni Tari
INTEGRASI KARAKTER CINTA TANAH AIR MELALUI PEMBIASAAN PAGI BERBAHASA JAWA DI SDN PANDEANLAMPER 01 SEMARANG Sabila, Fika Ayuni; Azizah, Mira; Paryati, Paryati
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 8 No. 3 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v8i3.58340

Abstract

Abstract: This research aims to analyze the morning habit of speaking Javanese in building the character of love for the country, which aims to ensure that children do not forget their regional culture and maintain their original culture. In this research, researchers used qualitative research methods by collecting data through observation and interviews at SDN Pandeanlamper 01 Semarang. The results of the research show that morning lessons in Javanese are carried out regularly and involve the entire school community. This morning Javanese language habituation activity includes using Javanese sentences in daily conversations and singing Javanese songs. This morning habituation in Javanese language aims to instill the character value of love for the country, through this habituation the children continue to know their culture, namely the Javanese language. It is hoped that instilling the values of love for one's country can preserve Indonesian culture. Morning practice in elementary school is the first step in building good character in students. Keyword: Character, Love for the Motherland, Morning Habits in Javanese Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembiasaan pagi Berbahasa Jawa dalam membangun karakter cinta tanah air yang bertujuan agar anak tidak melupakan budaya daerahnya dan mempertahankan budaya asli. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara di SDN Pandeanlamper 01 Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan pagi berbahasa jawa dilaksanakan secara rutin dan melibatkan seluruh warga sekolah. Kegiatan pembiasaan pagi berbahasa jawa ini meliputi kegiatan berkalimat dengan bahasa jawa dalam percakapan sehari-hari dan bernyanyi lagu bahasa jawa. Pembiasaan pagi berbahasa jawa ini bertujuan untuk menanamkan nilai karakter cinta tanah air, melalui pembiasan tersebut membuat anak tetap mengenal budaya mereka yaitu bahasa jawa. Penanaman nilai-nilai karakter cinta tanah air diharapkan dapat menjaga kelestarian budaya Indonesia. Pembiasaan pagi di sekolah dasar merupakan langkah awal dalam membangun karakter yang baik pada peserta didik.Kata Kunci: Karakter, Cinta Tanah Air, Pembiasaan Pagi Berbahasa Jawa
PERAN GURU DALAM PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA PELAJARAN SENI BUDAYA DAN PRAKARYA DI SD MUHAMMADIYAH PURWOKERTO Yulia, Iin; Mareza, Lia
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 8 No. 3 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v8i3.58453

Abstract

Abstract: This study aims to determine the role of teachers in differentiated learning in cultural arts and crafts lessons along with supporting and inhibiting factors. The research method used qualitative case study in class VB SD Muhammadiyah Purwokerto with observation, interview, and documentation. Sources of research data from the principal, class teacher, and five students. The results showed that each teacher's role contains four components of differentiated learning, namely content, process, product, and learning environment. The supporting factors are adequate facilities and the existence of an art program. The role of teachers in providing content is to provide material to students during learning, the role of teachers in process differentiation is that teachers can develop learning with an interesting learning process by giving examples, the role of teachers in product differentiation is that teachers give freedom to make assignments to students, and the role of teachers in differentiating the learning environment is that teachers give students the freedom to choose the desired learning environment. The inhibiting factor is the limited time of cultural arts and crafts lessons and students lacking confidence in showing their potential. It can be concluded that the role of teachers in differentiated learning in cultural arts and crafts has gone well with its supporting and inhibiting factors. Keyword: Teacher's role, Differentiated Learning, Arts and Culture and Crafts Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam pembelajaran berdiferensiasi pada pelajaran seni budaya dan prakarya disertai faktor pendukung dan penghambatnya. Metode penelitian yang digunakan studi kasus kualitatif di kelas VB SD Muhammadiyah Purwokerto dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data penelitian dari kepala sekolah, guru kelas, dan lima peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap peran guru mengandung empat komponen pembelajaran berdiferensiasi yaitu konten, proses, produk, dan lingkungan belajar. Faktor pendukungnya fasilitas cukup memadai dan adanya program seni. Peran guru dalam memberikan konten yaitu memberi materi kepada peserta didik saat pembelajaran, peran guru dalam diferensiasi proses yaitu guru dapat mengembangkan pembelajaran dengan proses pembelajaran yang menarik dengan memberikan contoh, peran guru dalam diferensiasi produk yaitu guru memberikan kebebasan membuat tugas kepada peserta didik, dan peran guru dalam diferensiasi lingkungan belajar yaitu guru memberikan kebebasan peserta didik memilih lingkungan belajar yang diinginkan. Faktor penghambatnya terbatasnya waktu pelajaran seni budaya dan prakarya dan peserta didik kurang percaya diri menunjukkan potensi. Disimpulkan bahwa peran guru dalam pembelajaran berdiferensiasi pada seni budaya dan prakarya sudah berjalan dengan baik dengan faktor pendukung dan penghambatnya. Kata Kunci: Peran guru, Pembelajaran Berdiferensiasi, Seni Budaya dan Prakarya
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS DESKRIPSI PESERTA DIDIK KELAS II PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR Febriana, Agil Vina; Koeswanti, Henny Dewi
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 8 No. 3 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v8i3.58672

Abstract

Abstract: This Collaborative Classroom Action Research (PTKK) aims to improve the descriptive writing skills of class II students in Indonesian language subjects at SD Negeri Salatiga 06 through the application of the TTW (Think Talk Write) learning model. The sample in this study consisted of 28 class II-b students. This research uses the collaborative classroom action research model of Kemmis and McTaggart. The data collection techniques used in this research were observation, interviews, and documentation. Analysis was carried out using descriptive qualitative methods. In precycle activities, writing skills only reached 48% (sufficient). After carrying out cycle I, the average description writing skill reached 64% (good), and cycle II reached a percentage of 88% (very good). Thus, the average increase in writing skills for students in cycles I and II reached 76% in the 'very good' category. Students' skills for each indicator have increased with the following details: the spelling indicator (use of capital letters and punctuation) reached 79% (very good), the text suitability indicator reached 77% (very good), the effective sentence use indicator reached 74% (good), the writing indicator reached 77% (very good), and the writing neatness indicator reached 73% (good). Based on this, through the application of the Think Talk Write model in Indonesian language learning, it is possible to improve the descriptive writing skills of class II students at SD Negeri Salatiga 06. Keywords: TTW (Think Talk Write) model; writing skills; writing a description. Abstrak: Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif (PTKK) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis deskripsi peserta didik kelas II pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SD Negeri Salatiga 06 melalui penerapan model pembelajaran TTW (Think Talk Write). Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 28 peserta didik kelas II-b. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas kolaboratif model Kemmis dan Mc. Taggart. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi kemudian dilaksanakan analisis dengan metode kualitatif deskriptif. Pada kegiatan pra siklus keterampilan menulis hanya mencapai angka 48% (cukup). Setelah dilaksanakan siklus I, rata-rata keterampilan menulis deskripsi mencapai 64% (baik), dan siklus II mencapai persentase 88% (sangat baik). Sehingga, rata-rata peningkatan keterampilan menulis peserta didik siklus I dan II mencapai 76% dengan kategori ˜sangat baik™. Keterampilan peserta didik untuk tiap indikator mengalami peningkatan dengan rincian sebagai berikut: indikator ejaan (penggunaan huruf kapital dan tanda baca) mencapai 79% (sangat baik), indikator kesesuaian teks mencapai 77% (sangat baik), indikator penggunaan kalimat efektif mencapai 74% (baik), indikator penulisan mencapai 77% (sangat baik), dan indikator kerapian tulisan mencapai 73% (baik). Berdasarkan hal tersebut, melalui penerapan model Think Talk Write dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan keterampilan menulis deskripsi peserta didik kelas II di SD Negeri Salatiga 06.Kata Kunci: model TTW (Think Talk Write); keterampilan menulis; menulis deskripsi.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS V SD NEGERI 066050 MEDAN Pasaribu, Elvin Pasilio; Raja, Bogor Lumban; Abi, Antonius Remigius; Sinaga, Reflina; Simarmata, Ester Julinda
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 8 No. 3 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v8i3.58799

Abstract

Abstract: This research aims to determine the effect of the Think Pair Share type cooperative learning model on the learning outcomes of class V students in science and science learning at UPT SD Negeri 066050 Medan for the 2023/2024 academic year. The independent variable in this research is the Think Pair Share type cooperative learning model (X) and the dependent variable in this research is student learning outcomes (Y). The method used in this research is quasi-experimental, the sample in this research is 30 students from the class V population. In the Think Pair Share type cooperative learning model, it is obtained from a questionnaire distributed to students and student learning outcomes are obtained from pre-test scores. and Post-test of students in the 2023/2024 academic year. The student learning results show that the pre-test score of class V students is 45.3, while the average post-test score is 88.9. Furthermore, the results of hypothesis testing show t_count is 6.164 while t_table is 2.042. So it is proven that t_table (Ho) is rejected and t_hitung (Ha) is accepted. This shows that there is an influence of the Think Pair Share type cooperative learning model on student learning outcomes.Keywords: Think Pair Share, Student Learning OutcomesAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share terhadap hasil belajar siswa kelas V pada pembelajaran IPAS UPT SD Negeri 066050 Medan tahun pembelajaran 2023/2024. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (X) dan variabel terikat dalam pennelitian ini adalah hasil belajar siswa (Y). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen, sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 peserta didik dari populasi kelas V. Dalam model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share didapat dari angket yang disebarkan kepada peserta didik dan hasil belajar peserta didik didapat dari nilai Pre-test dan Post-test peserta didik pada tahun pembelajaran 2023/2024. Hasil belajar peserta didik menunjukkan bahwa nilai peserta didik kelas V Pre-test sebesar 45,3 sedangkan nilai rata-rata Post-test 88,9. Selanjutnya hasil pengujian  hipotesis menunjukkan   sebesar 6,174 sedangkan   sebesar 2,042. Maka terbukti bahwa  (Ho) ditolak dan (Ha) diterima. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share terhadap hasil belajar siswa.Kata kunci: Think Pair Share, Hasil Belajar Siswa
PENGARUH E-BOOK TERHADAP PEMAHAMAN PESERTA DIDIK PADA MATERI AKU DAN KEBUTUHANKU KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI CIKANDANG Gustini, Windi; Hanifah, Nurdinah; Syahid, Aah Ahmad
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 8 No. 3 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v8i3.58929

Abstract

Abstract: The effect of E-Books on Students' Understanding of My Material and My Needs Class IV Cikandang Elementary School. The purpose of this research is to measure students' understanding before and after using e-books in the material Me and My Needs for class IV Cikandang State Elementary School, to measure the effectiveness of e-books on students' understanding of Me and My Needs material for class IV Cikandang State Elementary School, and to measure the effect of e-books on students' understanding of the material Me and My Needs for class IV Cikandang State Elementary School. This type of research is experimental research with a quasi- experimental method and a Nonequivalent Control Group research design. The design is because it wants to measure and compare understanding between the experimental group that received treatment using e-books and the control group that received treatment using digital posters. The understanding of experimental group students before being given treatment (pretest) obtained an average of 46.97, after being given treatment (posttest) obtained an average of 79.31. Meanwhile, the control group before being given treatment (pretest) got 57.31, after being given treatment (posttest) got an average of 80.25. In the analysis using the paired sample t-test in the experimental group, the results were 0.000 < 0.05, so H1 was accepted and H0 was rejected. The simple linear regression test obtained a coefficient of determination of 0.765, which means that the effect of the independent variable on the dependent variable is 76.5%. So, there is an effect between e-books on students' understanding. Keyword : E-Book, UnderstandingAbstrak : Pengaruh E-Book Terhadap Pemahaman Peserta Didik Pada Materi Aku dan Kebutuhanku Kelas IV Sekolah Dasar Cikandang. Tujuan penelitian ini yaitu mengukur penafsiran siswa sebelum serta setelah menggunakan e-book pada materi Aku dan Kebutuhanku kelas IV Sekolah Dasar Negeri Cikandang, untuk mengukur efektivitas e-book terhadap pemahaman siswa terhadap materi Aku dan Kebutuhanku kelas IV Sekolah Dasar Negeri Cikandang, dan untuk mengukur pengaruh e-book terhadap pemahaman peserta didik pada materi Aku dan Kebutuhanku kelas IV Sekolah Dasar Negeri Cikandang. Jenis penelitian ini ialah penelitian eksperimen dengan metode quasi eksperiment dan desain penelitian Nonequivalent Control Group Desain karena ingin mengukur dan membandingkan penafsiran antara kelompok eksperimen yang memperoleh perlakuan memakai e-book dengan kelompok kontrol yang memperoleh perlakuan  memakai poster digital. Pemahaman peserta didik kelompok eksperimen sebelum diberikan perlakuan (pretest) memperoleh rata-rata 46.97, sesudah diberikan perlakuan (posttest) memperoleh rata-rata 79,31. Sementara terhadap kelompok kontrol sebelum diberikan perlakuan (pretest) memperoleh 57.31, setelah diberikan perlakuan (posttest) memperoleh rata-rata 80,25. Pada analisis menggunakan uji paired sample t-test pada kelompok eksperimen memperoleh hasil 0.000 < 0.05 maka H1 diterima serta H0 ditolak, Dari uji paired mmemperlihatkan ada pengaruh antara media pengajaran e-book pada pemahaman siswa terhadap materi Aku dan Kebutuhanku di Sekolah Dasar Negeri Cikandang. Pada uji regresi linear sederhana mendapatkan koefisien determinasi senilai 0,765 yang mengandung arti pengaruh variabel bebas pada variabel terikat ialah senilai 76,5%. Maka, ada pengaruh antara e-book pada pemahaman peserta didik.Kata kunci : E-Book, Pemahaman