cover
Contact Name
Nurul Jadid
Contact Email
nurul.jadid@its.ac.id
Phone
+6231-5953759
Journal Mail Official
editor_sewagati@its.ac.id
Editorial Address
DRPM ITS Gedung Pusat Riset Lantai L. Kampus ITS Keputih, Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, 60111 Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Sewagati
ISSN : -     EISSN : 26139960     DOI : https://doi.org/10.12962/j26139960
Sewagati : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat disingkat dengan nama Sewagati (e-ISSN: 2613-9960) adalah jurnal khusus pengabdian kepada masyarakat (abmas) yang berfungsi sebagai media diseminasi dan sosialisasi aktivitas pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Ruang lingkup jurnal meliputi: penerapan teknologi tepat guna, aktivitas pencapaian SDGs, pemberdayaan masyarakat, penggalian potensi daerah, implementasi kebijakan, proses pelatihan dan topik lain yang bersesuaian.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 622 Documents
Application of Tilapia Cultivation Biofloc Technology For Utilization of Non-Productive House Yards Dewi Hikmah Marisda; Anisa
Sewagati Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1279.707 KB)

Abstract

The community partnership program, titled Tilapia fish cultivation with Bioflock technology, was carried out in Gowa Regency in the Juluatia farmer group chaired by Ms. Kasmawati, aimed at empowering farmer groups to become productive entrepreneurs. This activity has short-term programs, namely: 1) Optimizing unproductive home yards; 2) Improve the knowledge and skills of tilapia farming. This activity program is carried out for 8 (eight) months with 1 (one) The Community Partnership Program partner. The stages of the community partnership program implementation include the stage of surney preparation and site review, analysis of potential and problem partners, and implementation of PKM activities. The technology applied in this PKM activity is Bioflock technology in aquaculture minimize the use of artificial feed, as well as the efficient use of water. From the results of the implementation of this PKM produced 3 (three) units of Bioflock tilapia ponds, increasing science and technology in the community, especially in the Juluatia farmer group.
Peningkatan Potensi Ekonomi Masyarakat Pesisir Desa Lohgung, Lamongan Melalui Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Sabun Antibakteri Rumput Laut dan Minyak Serai Sebagai Souvenir Baru Endah Mutiara Marhaeni Putri; Arga Dias Pratama; R.Y. Perry Burhan; M. Nadjib M; Supiana Dian Nurtjahyan; Nia Nurfitria; Perdana Ixbal Spanton
Sewagati Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (912.054 KB)

Abstract

Kegiatan utama pengabdian masyarakat ini adalah berupa pelatihan dan pendampingan kepada petani rumput laut di Desa Lohgung, Kecamatan Brondong Lamongan tentang pembuatan sabun rumput laut tersebut. Pelatihan akan dilakukan dan disertai dengan demonstrasi dan praktik langsung pembuatan sabun oleh petani rumput laut. Setelah proses pelatihan pembuatan sabun, dilakukan pelatihan pengemasan sabun agar sabun yang dihasilkan dapat terlihat lebih cantik dan menarik untuk dijadikan souvenir. Sabun rumput laut akan dipromosikan sebagai salah satu oleh-oleh alternatif dari Lamongan ataupun digunakan sebagai souvenir pernikahan khas Lamongan. Proses pendampingan kepada petani rumput laut akan dilakukan dengan bekerjasama dengan mitra dari Universitas PGRI Ronggolawe, Tuban yang posisinya berdekatan dengan lokasi Abdimas.
Pendampingan Pelaksanaan Program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Anak Usia Dini - Pos PAUD Terpadu Melati Kelurahan Medokan Ayu - Rungkut Surabaya Sukriyah Kustanti Moerad; Endang Susilowati; Eka Dian Savitri; Ni Gusti Made Rai; Windiani; Ni Wayan Suarmini; Hermanto; Choirul Mahfud; Tri Widyastuti
Sewagati Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (962.813 KB)

Abstract

Abdimas ini dilakukan dalam bentuk pendampingan dalam rangka mempraktikkan PHBS anak usia Dini di lingkungan Sekolah Pos PAUD Terpadu Terpadu Melati menunjukkan bahwa program PHBS yang diwajibkan oleh Pemerintah sudah diterapkan di Pos-PAUD Terpadu Melati ini. Aktivitas yang dilaksanakan oleh siswa usia Dini Pos-PAUD terpadu Melati di antaranya, pengenalan makanan sehat gizi seimbang; tentang cuci tangan dengan memakai sabun setelah bermain atau memegang benda-benda kotor; memegang binatang serta akan makan; pengenalan pengelolaan sampah, kebersihan rumah; pengenalan vektor penyakit yang disebabkan oleh serangga (lalat, kecoa, serta tikus). Ada pun pengenalan materi-materi tersebut dilaksanakan dengan metode cerita, bermain peran (role playing), disertai dengan gambar-gambar menarik. Hal ini ditunjukkan dengan 7 anak (18%) yang berani bercerita tentang pengalaman yang pernah dilakukan tentang membersihkan lingkungan rumahnya. Ada sejumlah 5 anak (14%) yang berani bercerita tentang membuang sampah di tempat pembuangan sampah, dan pembasmian vektor serangga. Ada sejumlah 10 anak (26%)a yang berani menyatakan menu makanan gizi seimbang yang harus dimakan serta ada Ada sejumlah 30 anak (78%) yang berani bermain olah raga sendiri tanpa meminta pertolongan orang tuanya.
Analisa Pelaksanaan Reklamasi Teluk Lamong Berdasarkan Implementasi UU No. 27 Tahun 2007 Widi Agoes Pratikto; Suntoyo; Sholihin
Sewagati Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.045 KB)

Abstract

Pesisir Teluk Lamong merupakan daerah pesisir yang kaya, hal ini karena terdapat banyak habitat ikan, habitat biota laut, mangrove dan aktifitas perikanan lainnya. Namun pada tahun 2010 terdapat kegiatan reklamasi oleh PT. Pelindo III yang bertujuan untuk peningkatan kapasitas bongkar muat terminal peti kemas, pengembangan waterfront city, dan terminal multi-purpose. Dengan mengimplementasikan UU No. 27 Tahun 2007, paper pengabdian masyarakat berdasarkan penelitian ini akan menjelaskan hasil kajian dan evaluasi dalam pelaksanaan reklamasi di Teluk Lamong terkait zonasi dan pengelolahan wilayah pesisir akibat reklamasi yang selanjutnya akan disosialisasikan kepada masyarakat agar terciptanya keharmonisan antara pemangku ijin usaha dan masyarakat pesisir Teluk Lamong.
Peningkatan Kompetensi Guru SMA Yapita Surabaya Melalui Pelatihan Pembuatan Modul Praktikum yang Linear dengan Kurikulum Agus Wahyudi; Fahimah Martak; Yulfi Zetra; Wahyu Prasetyo Utomo; Zjahra Vianita Nugraheni
Sewagati Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.824 KB)

Abstract

Kebanyakan sekolah-sekolah, terutama sekolah swasta di daerah pinggiran, tidak melakukan proses pembelajaran di laboratorium dengan proporsi yang baik untuk pelajaran kimia. Beberapa alasan yang diutarakan antara lain adalah alat laboratorium yang terbatas, bahan kimia yang susah di dapat dan terbatasnya dana untuk melakukan praktikum. Penyusunan modul praktikum untuk guru-guru ini merupakan salah satu solusi untuk mengatasi masalah diatas. Di dalam modul praktikum tersebut berisi tentang praktikum-praktikum kimia sederhana dengan peralatan dan bahan sederhana yang dapat diperoleh dengan mudah di pasaran, yang dapat dilakukan di SMA dan tentunya disesuaikan dengan kurikulum yang berlaku. Bahan-bahan yang digunakan juga dapat diperoleh dengan mudah di sekitar kita dan harganya juga terjangkau. Dengan adanya modul praktikum ini, diharapkan sekolah-sekolah, khususnya SMA swasta di daerah pinggiran, tetap dapat melaksanakan praktikum kimia di laboratoriumnya. Diharapkan juga para siswa mempunyai pengalaman praktikum di laboratorium sehingga mereka mempunyai bekal saat melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi. Selain itu, dengan adanya modul praktikum ini, diharapkan pola pikir siswa tentang pelajaran kimia menjadi pelajaran yang menarik karena berbasis ekspermen di Laboratorium.
Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Green Supersonic Separation untuk Pengolahan Gas Bagi Civitas Akademika dan Kalangan Industri Totok Ruki Biyanto; Mohammad Okky Mabruri; Muhammad Andro Purnomo; Nanda Erzhiavica Tama; Gideon Saputra Nainggolan
Sewagati Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (810.483 KB)

Abstract

Produksi migas di Indonesia masih didominasi oleh produksi gas. Indonesia memiliki cadangan gas terbukti (proven gas reserves) terbesar ketiga belas di dunia dan terbesar kedua di Asia Pasifik, atau diperkirakan 1,4% dari cadangan dunia. Gas alam yang dihasilkan dari sumur tidak dapat digunakan secara langsung sebagai bahan bakar. Proses pemisahan adalah salah satu bagian penting dalam industri gas alam. supersonic separation merupakan teknologi pemisahan gas yang baru dengan menggabungkan teknologi JT-valve dan turbo expander. Plant yang digunakan pada tugas akhir ini yaitu supersonic separation plant dalam ekstraksi hidrokarbon berat dari metana atau liquefied petroleum gases (LPG) recovery. Adanya integrasi panas serta laju umpan gas alam yang tidak selalu stabil membutuhkan perancangan plantwide control. Perancangan desain plantwide control (PWC) pada supersonic separation ini berhasil menyelesaikan permasalahan tersebut, terbukti dengan adanya analisis dampak dari kestabilan plant. Metode PWC yang digunakan menurunkan metode milik Luyben dan Skogestad. Hasil perancangan PWC pada uji gangguan berupa penurunan set point sebersar 8.42%, pada respons kualitas metana sales gas menghasilkan respons rise time 302 detik, maximum overshoot 1.590309%, eror steady state 0.185195 %, settling time 2115 detik, dengan analisis secara kualitatif yaitu dengan menggunakan IAE juga menunjukkan bahwa perancangan PWC menghasilkan nilai IAE sebesar 0.690005 yang lebih kecil daripada PID. Penerapan PWC juga dapat menghasilkan respons sistem yang stabil saat dilakukan uji gangguan.
Digitalisasi Konten Pembelajaran Pendidikan Al Qur’an di SMP Islam Al Azhar 13 Surabaya Menggunakan Aplikasi yukBlajar! Eko Wahyu Tyas Darmaningrat; Achmad Holil Noor Ali; Sholiq; Radityo Prasetianto Wibowo; Khakim Ghozali
Sewagati Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.422 KB)

Abstract

Problematika Pendidikan Al Qur’an (dan Pendidikan Islam) di era Global, dapat dikategorikan menjadi 2 faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Beberapa permasalahan dari faktor internal meliputi: relasi kekuasaan dan orientasi pendidikan islam, masalah kurikulum, pendekatan/metode pembelajaran, profesionalitas dan kualitas SDM, serta biaya pendidikan. Sedangkan permasalahan dari faktor eksternal meliputi: dikotomi antara Ilmu Agama dengan Ilmu Umum, sifat ilmu pengetahuannya yang masih terlalu umum dan kurang memperhatikan upaya penyelesaian masalah, rendahnya semangat untuk melakukan penelitian, sistem hafalan (memorizing), dan mencari ilmu hanya merupakan sebuah proses untuk mendapatkan sertifikat atau ijazah (certificate oriented). Penerapan digital learning memiliki keunggulan berupa biaya pengembangan yang lebih murah, lebih baik, serta lebih cepat. Untuk memberikan solusi bagi permasalahan yang dihadapi oleh mitra, kegiatan pengabdian masyarakat ini akan memberikan pelatihan bagi pengajar Pendidikan Al Qur’an di SMP Islam Al Azhar 13 Surabaya untuk merancang konten pembelajaran digital dengan menggunakan aplikasi “yukBlajar!”. Aplikasi ini memungkinkan guru, siswa, maupun orang tua untuk berkolaborasi dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu, aplikasi ini bertujuan untuk membantu guru dalam merancang rencana pembelajaran dengan metode pembelajaran yang interaktif. Dengan adanya konten pembelajaran yang menarik dan interaktif, diharapkan siswa dapat lebih mudah dalam memahami materi dan lebih termotivasi dalam belajar Pendidikan Al Qur’an.
Pendampingan Produk UMKM di Sukolilo Menuju Sertifikasi Halalan Thayyiban Setiyo Gunawan; Raden Darmawan; Juwari; Lailatul Qadariyah; Hakun Wirawasista; Awaludin Rauf Firmansyah; Mochammad Ainun Hikam; Indriana Purwaningsih; Mohammad Fandy Ardhilla
Sewagati Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.644 KB)

Abstract

Halal adalah sesuatu yang diperbolehkan menurut ketentuan syariat Islam, sedangkan Thayyib adalah sesuatu yang baik, suci/bersih, dan tidak berbahaya bagi kesehatan. Pada 17 Oktober 2019, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Kementrian Agama mulai menerapkan peraturan bahwa semua produk makanan yang mengandung unsur hewani harus bersertifikat halal. Sertifikasi halal merupakan fatwa tertulis Majelis Ulama Indonesia yang menyatakan kehalalan suatu produk sesuai dengan syariat Islam. Sertifikat halal berfungsi sebagai salah satu alat bagi UMKM untuk meningkatkan nilai tambah produk yang dihasilkan, serta memberikan ketenangan bagi konsumen, terutama bagi konsumen Muslim. Selain itu, UMKM ditantang untuk menerapkan Sistem Jaminan Halal sehingga mutu dan kualitas produk bahkan integritas suatu unit usaha menjadi lebih baik di mata konsumen. Hal tersebut merupakan eksisting kondisi yang dimanfaatkan oleh Tim Pengabdi. Tim Pengabdi memfasilitasi UMKM pangan dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kaidah halal pada produk-produk nya melalui serangkaian acara Workshop Halal ITS.
Strategi Pemberdayaan Potensi Ekonomi Masyarakat Melalui Pembuatan Buku Keuangan Banu Prasetyo; Aurelius Ratu; Edy Subali; Marsudi; Arfan Fahmi; Siti Zahrok; Enie Hendrajati; Niken Prasetyawati; Dyah Satya; Ratna Rintaningrum
Sewagati Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.261 KB)

Abstract

Konektivitas manusia dan teknologi merupakan kata kunci dalam memenangkan persaingan di era Industrial Revolution 4.0. Konektivitas tersebut kemudian mendorong terjadinya perubahan yang signifikan dalam berbagai bidang kehidupan manusia. Perubahan yang paling jelas terlihat adalah pada bidang ekonomi (bisnis). Hal itu tercermin dari bergesernya paradigma bisnis dari owner menjadi sharing, yang memungkinkan setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk memulai bisnisnya masing-masing tanpa terkendala modal, jarak, dan waktu. Bagi masyarakat Kejawan Gebang Putih, kesempatan demikian menjadi terkendala oleh kesulitan dalam pembuatan pembukuan keuangan. Masalah utama terletak pada bukan pada faktor mencapai keuntungan, malainkan bagaimana mengelola keuntungan terebut menjadi modal yang bisa diputar untuk usaha lain atau menambah jenis usaha. Hasil pengabdian memperlihatkan kemajuan dalam usaha baik kuliner maupun jasa saat masyarakat setempat sudah memahami bagaimana pembukuan keuangan dijalankan.
Penyuluhan Pembuatan, Penggunaan, dan Perawatan Alat Ukur Kualitas Air Tambah untuk Meningkatkan Produksi Bandeng, di Desa Banjar Kemuning, Kecamatan Sedata, Kabupaten Sidoarjo Katherin Indriawati; Ya’umar; Bambang Lelono Widjiantoro; Mohmmad Kamalul Wafi; Ikma Lailatul Badriyah; Hanifa
Sewagati Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.225 KB)

Abstract

Salah satu daerah di Kabupaten Sidoarjo yang memiliki area tambak yang luas adalah Kecamatan Sedati. Dengan luasnya wilayah tambak di kecamatan tersebut, berdampak pada sebagian besar masyarakatnya yang bermatapencaharian sebagai petani tambak yang jumlahnya mencapai 1083 orang. Desa Banjarkemuning sebagai salah satu desa dengan potensi akan hasil laut dan hasil tambak yang diperoleh dari kegiatan sehari-hari masyarakatnya. Komoditias hasil utama pertambakan desa ini adalah ikan bandeng. Namun, sejumlah 90% pengelolaan tambak masih dilakukan secara tradisional. Terdapat berbagai permasalahan dalam mengembangkan tambak tradisional yaitu masalah cuaca, teknologi, dan penanganan. Salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam sistem pengolahan tambak adalah kualitas air tambak. Hasil kualitas air tambak akan mempengaruhi keberlangsungan hidup organisme di dalamnya antara lain. Beberapa parameter untuk mengontrol kualitas air tambak yaitu kadar garam (salinitas), derajat keasaman (pH), oksigen terlarut (DO), temperatur, kekeruhan, amonia, dan sebagainya. Untuk menunjang keberhasilan pemeliharaan bandeng, maka parameter-parameter tersebut perlu diketahui dan diatur melalui sebuah alat monitoring. Alat dibuat dengan menggunakan sensor suhu dan elektroda karbon sebagai sensing element, kemudian hasil pembacaan dikontrol oleh mikrokontroler untuk dijadikan acuan munculnya indikator oleh LED. Berdasarkan evaluasi keseluruhan, penyuluhan dilakukan dengan baik dan alat tersebut membawa manfaat bagi petani tambak untuk memonitoring kualitas air tambaknya.