cover
Contact Name
Nurul Jadid
Contact Email
nurul.jadid@its.ac.id
Phone
+6231-5953759
Journal Mail Official
editor_sewagati@its.ac.id
Editorial Address
DRPM ITS Gedung Pusat Riset Lantai L. Kampus ITS Keputih, Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, 60111 Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Sewagati
ISSN : -     EISSN : 26139960     DOI : https://doi.org/10.12962/j26139960
Sewagati : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat disingkat dengan nama Sewagati (e-ISSN: 2613-9960) adalah jurnal khusus pengabdian kepada masyarakat (abmas) yang berfungsi sebagai media diseminasi dan sosialisasi aktivitas pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Ruang lingkup jurnal meliputi: penerapan teknologi tepat guna, aktivitas pencapaian SDGs, pemberdayaan masyarakat, penggalian potensi daerah, implementasi kebijakan, proses pelatihan dan topik lain yang bersesuaian.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 622 Documents
Potensi Penggunaan Kotoran Sapi Sebagai Sumber Biogas Rumah Tangga di Kabupaten Kediri Semin; Aguk Zuhdi Muchamad Fathallah; Nurhadi Siswantoro; Adhi Iswantoro; Sukriyah Kustanti Moerad
Sewagati Vol 4 No 3 (2020)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1011.861 KB)

Abstract

Penggunaan sumber energi yang tidak terbarukan secara terus-menerus dapat memicu masalah krisis energi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka pengabdian terkait energi terbarukan terus dilakukan. Biogas adalah salah satu sumber bahan bakar yang terbarui karena bahan bakar ini dapat diproduksi dari bahan organik yang berasal dari makhluk hidup yang difermentasi. Biogas sangat berpotensi untuk di produksi terutama di kawasan peternakan. Menurut data dari Badan Pusat Statistika Kediri, di tahun 2018, populasi sapi di Kediri tercatat sejumlah 230.020 ekor sedangkan di tahun 2019 tercatat sejumlah 233.310 ekor. Tujuan dari pelaksaan pengabdian ini adalah untuk mengetahui potensi penggunaan biogas yang dihasilkan dari limbah ternak sapi untuk penggunaan di kabupaten Kediri, khususnya di Desa Ngampel. Pengumpulan data pada pengabdian ini dilakukan dengan cara mencari referensi yang tersedia secara online pada internet. Badan Pusat Statistika Kabupaten Kediri menjadi sumber utama terkait dengan populasi sapi pada masing masing kecamatan di Kediri. Didapatkan hasil bahwa total gas yang bisa dihasilkan dari digester adalah 2.070 kg LPG/bulan untuk kasus Desa Ngampel, Kabupaten Kediri. Dari perhitungan didapatkan bahwa kebutuhan gas LPG masyarakat Desa Ngampel adalah sebanyak 9.372 kg LPG/bulan. Maka dapat disimpulkan bahwa dari adanya digester biogas ini maka masyarakat di desa ini bisa menghemat pengeluaran untuk membeli gas LPG sebanyak 690 tabung LPG atau setara Rp. 13.110.000 per bulannya.
Pelatihan Tentang Modifikasi, Pengoperasian dan Perawatan Mesin Dual Fuel untuk Nelayan di Daerah Kenjeran Surabaya Adhi Iswantoro; I Made Ariana; Semin; Aguk Zuhdi Muhammad Fathallah; Beny Cahyono
Sewagati Vol 4 No 3 (2020)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.49 KB)

Abstract

Saat ini kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) meningkat, tetapi tidak dibarengi ketersediaan BBM melimpah. Sehingga beberapa daerah di Indonesia mengalami kelangkaan BBM. Salah satu masyarakat yang merasakan dampaknya nelayan. Nelayan tidak bisa mencari ikan karena kelangkaan BBM. Salah satu cara mengatasi hal tersebut adalah adanya bahan bakar alternatif, diantaranya adalah bahan bakar gas (BBG). Beberapa nelayan telah menggunakan kombinasi antara LPG dan BBM. Akan tetapi perlu adanya sosialisasi lebih lanjut kepada nelayan agar penggunaannya lebih aman dan modifikasi mesin dilakukan dengan benar. Atas permasalahan tersebut, maka perlu adanya pelatihan kepada nelayan tentang modifikasi mesin konvensional menjadi mesin dual fuel. Dalam kegiatan ini kami melakukan pelatihan kepada nelayan di daerah Kenjeran Surabaya tentang cara memodifikasi, pengoperasian dan perawatan mesin. Dari hasil analisis yang dilakukan berdasarkan keterangan nelayan, dengan jarak tempuh yang sama, jika menggunakan BBM, sekali melaut pergi-pulang membutuhkan 8 liter BBM, jika dirupiahkan sekitar Rp 80.000,-. Tetapi jika menggunakan mesin dual fuel, untuk mesin bensin membutuhkan 1 tabung LPG 3 kg harganya Rp 17.000,-. Sementara untuk mesin diesel butuh 1 tabung LPG 3 kg harganya Rp 17.000,- dan BBM 3 liter harga sekitar Rp 30.000,- sehingga jika ditotal Rp 47.000,-. Sehingga ini bisa sebagai bahan bakar alternatif dan lebih hemat.
Inovasi Model Bisnis dan Branding dalam Pengembangan Kampung Wisata Sejarah Penelah Surabaya Berto Mulia Wibawa; Geodita Woro Bramanti; Gita Widi Bhawika; Anandita Ade Putra; Dendy Ramadhan
Sewagati Vol 4 No 3 (2020)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.79 KB)

Abstract

Memiliki objek-objek peninggalan bersejarah kuno yang berlokasi di jantung Kota Surabaya, Kampung Peneleh dinilai perlu dikembangkan secara lebih serius agar dapat lebih berdampak positif, terutama bagi perekonomian, pariwisata, dan masyarakat sekitarnya. Dalam pengembangan kedepannya, diperlukan suatu model bisnis yang dapat dijadikan sebagai acuan pengembangan kawasan oleh para pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan merumuskan model bisnis yang ideal untuk pengembangan Kampung Wisata Sejarah Peneleh yang unggul serta memiliki daya saing dengan tempat-tempat bersejarah lainnya. Model bisnis yang dirumuskan menggunakan pendekatan Business Model Canvas (BMC), dimana pengembangan model bisnis dilakukan berdasarkan analisis kondisi saat ini, yang kemudian diidentifikasi elemen mana saja yang dinilai perlu diperbaiki/dikembangkan. Hasil penelitian merekomendasikan usulan model bisnis baru, dengan fokus utama berdasarkan proposisi nilai kampung wisata sejarah yang terintegrasi, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, dan inklusif. Melalui implementasi model bisnis yang baru, diharapkan Kampung Peneleh akan lebih berkembang pesat, serta dapat memberikan dampak positif, baik terhadap peningkatan kontribusi pada sektor perekonomian, pariwisata, dan juga bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.
Pengenalan dan Pemberian Wawasan Sistem Propulsi Kapal pada Siswa SMA Insan Cendekia Sukoharjo Adhi Iswantoro; I Made Ariana; Semin; Aguk Zuhdi Muhammad Fathallah; Beny Cahyono
Sewagati Vol 6 No 4 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1390.907 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i4.376

Abstract

Sejalan dengan visi pemerintah Indonesia di era Presiden Joko Widodo yaitu ingin membuat Indonesia menjadi poros maritim dunia, maka ada banyak hal yang harus disiapkan. Salah satunya adalah menumbuhkan jiwa bahari pada masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda sebagai penerus bangsa serta menyiapkan sumber daya manusia yang handal di bidang maritim. Dimana saat ini cukup banyak generasi muda yang kurang mengenal sektor maritim. Atas dasar hal-hal tersebut, maka perlu ada kegiatan yang betujuan untuk kembali menumbuhkan jiwa bahari. Salah satu cara yang cukup efektif untuk mengatasi permasalahan tersebut diatas adalah dengan melakukan pengenalan dan pemberian wawasan bahari dan maritim pada generasi muda, yaitu pada siswa-siswi sekolah menengah atas atau kejuruan. Untuk itu tim pengabdian masyarakat membuat suatu kegiatan yang melibatkan pihak sekolah, yaitu SMA Insan Cendekia Sukoharjo. Dalam kegiatan ini dilakukan pengenalan mengenai Indonesia sebagai bangsa bahari & kepulauan, perjuangan Ir. Juanda dalam bidang maritim dan sistem propulsi yang ada di kapal. Dari hasil kegiatan tersebut, di awal memang mayoritas siswa belum mengetahui tentang bidang maritim. Akan tetapi para siswa sangat antusias ketika sesi tanya jawab berlangsung. Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Kepala sekolah bidang akademik dan 35 siswa.
Pelatihan Keterampilan Las Listrik untuk Masyarakat Sekitar Kampus ITS Suhardjono; Triyogi Yuwono; Herman Sasongko; Djatmiko Ichsani; Bambang Pramujati; Bambang Sudarmanta; Yusuf Kaelani; Sampurno; Mohammad Khoirul Effendi
Sewagati Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.732 KB)

Abstract

Pengangguran di Indonesia secara umum masih cukup tinggi sekitar 7 juta orang sesuai data BPS pada Agustus 2018. Sebenarnya bukan hanya tugas pemerintah yang harus menurunkan jumlah pengangguran tersebut, tetapi juga peran Perguruan Tinggi dalam tugas Tridharmanya, yaitu Pengabdian kepada Masyarakat. Selain daripada itu pekerja konstruksi Indonesia yang jumlahnya 8,3 juta masih mempunyai kualitas rendah. Hanya sekitar 7,4% yang mempunyai sertifikat atau sekitar 616.000 orang dan hampir 2/3 yang bersertifikat tersebut masih dalam tingkatan “TERAMPIL” dan sisanya bersertifikat tingkat “AHLI”. Dari alasan itulah maka Laboratorium Proses Manufaktur dengan peralatan praktikum las listrik yang tersedia akan ikut berpartisipasi aktif dalam mengurangi angka pengangguran dan menciptakan keterampilan dalam bidang MEKANIKAL dengan subbidang Tukang Las. Pelatihan keterampilan las listrik ini bertujuan selain memberikan keterampilan bagi peserta baru yang ingin menjadi tukang las. Dampak yang diharapkan untuk Pelatihan keterampilan Las listrik ini adalah terciptanya tukang las baru yang siap bekerja baik di bengkel-bengkel las dan tukang las yang dapat mengisi lowongan kerja sebagai tukang las. Internet memasarkan menjadi Tukang Las lepas “Freelance” bermodal kecil yang dapat dipanggil ke Rumah. Untuk itu pada pelatihan ini diberikan suatu proyek sederhana untuk membuat produk seperti rak sepatu, gantungan handuk dan sejenisnya.
Pendampingan Berkelanjutan Sistem Jaminan Halal Bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Setiyo Gunawan; Juwari; Hakun Wirawasista Aparamarta; Raden Darmawan; Aini Rakhmawati
Sewagati Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (873.035 KB)

Abstract

Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (UU JPH) telah disahkan dan resmi berlaku per tanggal 17 Oktober 2019. Dalam UU JPH tersebut sifat sertifikasi halal yang semula bersifat voluntary (sukarela) bagi pelaku usaha, telah berubah menjadi mandatory (wajib). Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) juga termasuk dalam ruang lingkup kebijakan jaminan produk halal tersebut. Kota Surabaya memiliki pertumbuhan UMKM yang terus bertumbuh setiap tahunnya. Kebijakan mandatory sertifikasi halal tersebut memiliki problematika tersendiri bagi UMKM di Surabaya yakni (1) Pemahaman tentang regulasi dan syarat pendaftaran sertifikasi halal yang masih minim, (2) Pengetahuan dasar terkait pentingnya memenuhi persyaratan Sistem Jaminan Halal (SJH) agar produk dinyatakan halal dirasa masih kurang, dan (3) Pembiayaan sertifikasi halal yang masih memberatkan. Berdasarkan permasalahan tersebut, Pengabdian Masyarakat ini merumuskan solusi dengan beberapa tahap melalui pelatihan, pembinaan, pendampingan, dan fasilitasi sertifikat halal. Berdasarkan capaian indikator kesiapan mitra dalam pendaftaran sertifikasi halal dan hasil diskusi dengan tim internal, maka terdapat 11 UMKM yang diberikan rekomendasi dan fasilitasi pendaftaran sertifikasi halal gratis. Adapun 10 UMKM lainnya belum dapat direkomendasikan karena terkait dengan belum dimilikinya ijin edar yang juga menjadi salah satu persyaratan dalam pengajuan pendaftaran sertifikasi halal.
Pendampingan Modul Pengumpulan dan Pelaporan Data pada Aplikasi Penelusuran COVID-19 untuk Dinas Kesehatan Jawa Timur Agus Budi Raharjo; Erlinda Argyanti Nugraha; Fransiscus Xaverius Arunanto; Dwi Sunaryono; Fajar Baskoro; Diana Purwitasari; Misbakhul Munir Irfan Subakti
Sewagati Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1149.283 KB)

Abstract

Provinsi Jawa Timur (Jatim) adalah wilayah terpadat kedua di Indonesia dengan sekitar 39 juta penduduk tersebar di 38 kota. Selain Jakarta sebagai daerah terbanyak dengan pasien COVID-19, Jatim merupakan salah satu provinsi dengan pasien terkonfirmasi terbanyak. Dengan kondisi tersebut, penelusuran dan prediksi pasien menjadi hal vital yang dapat membantu pemerintah provinsi dalam mempelajari pola penyebaran sehingga mampu memberikan landasan dalam mengambil keputusan. Saat ini ITS khususnya Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas (FTEIC) sudah berpartisipasi aktif dalam mendampingi pembangunan sistem pengelolaan data lengkap pasien terkonfirmasi. Sistem yang dibangun tersebut diaplikasikan di wilayah Jatim, di mana ITS menjadi mitra Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim. Meskipun saat ini sistem pengelolaan data sudah dibangun, namun fitur penelusuran dan prediksi masih belum bisa dioptimalkan karena terkendala tenaga ahli. Oleh karena itu, departemen Informatika ITS khususnya laboratorium Algoritma dan Pemrograman (AP) menawarkan untuk melanjutkan pendampingan dengan Diskominfo dan Dinkes Jatim dalam pengumpulan dan pelaporan data guna menunjang fitur penelusuran dan prediksi tersebut. Dengan adanya pengabdian ini, diharapkan dapat mengoptimalkan sistem yang sudah dibangun sebelumnya dan dapat diadaptasi agar bisa mengelola data pandemi di masa mendatang sebagai bentuk kontribusi mendukung usaha pemerintah dalam menangani COVID-19.
Inovasi Pemasaran Digital Berbasis Teknologi 4.0 untuk Mendukung Jargon “Desa Berdaya Kota Berjaya” : Sebuah Studi Observasi pada Lembah Mbencirang - Desa Wisata Kebontunggul Dewie Saktia Ardiantono; Arman Hakim Nasution; Ninditya Nareswari; Sesarius Bertrand Ananda; Herlingga Arya Duta; Irena Puspita Sari; Nelvi Dwi Marlita; Naufaldy Wahyu Manggala
Sewagati Vol 6 No 6 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1651.45 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i6.382

Abstract

Kekayaan alam Indonesia tidak hanya tempat terkemuka maupun yang sudah dikenali oleh masyarakat luas. Secara definitif, terdapat banyak sekali tempat yang dapat dieksplorasi keberaadaan dan keindahanya. Selain lima destinasi superprioritas yang diupayakan olehKementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, daerah-daerah terpencil perlu diperhatikan sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Kawasan Lembah Mbencirang yang terletak diDesa Kebontunggul, Mojokerto yang dikelola oleh BUMDES setempat merupakan sebuah daerah terpadu dengan potensi alam dan pedesaan yang unik yang cocok untuk relaksasi dan juga rekreasiberupa alam pedesaan, kolam renang, budidaya tanaman toga sungai, dan didukung oleh UMKM setempat dibidang Food and Beverages . Dengan berbagai macam potensi, cukup disayangkanbahwa dalam proses pengembangannya terdapat berbagai kendala baik dari segi pemasaran aspek penunjang lainnya. Disinilah peran ekosistem berbasis digitalisasi digunakan untuk memberikanakses yang mudah dan terstruktur bagi perkembangan desa, khususnya dalam pemasaran secara digital. Dari permasalahan inilah, maka dapat dikembangkan sarana, prasarana, kebijakan dan berbagai macam fitur untuk memasarkan, mengenalkan dan memberikan dampak bagi masyarakatdengan dukungan dari berbagai pihak. Adapun kebermanfaatan yang diberikan antara lain kesadaran terhadap pariwisata lokal dan peningkatan perekonomian lokal melalui kekayaan alam yang semakindikenali, dimiliki dan dikemudian hari dikembangkan dengan optimal.
Upaya Peningkatan Variasi Motif Batik Tulis di Sentra Batik Jetis Sidoarjo Melalui Motif Batik Teknologi Kelautan Haryo Dwito Armono; Sujantoko; Rudi Waluyo Prastianto; Hasan Ikhwani; Wahyudi; Sholihin; Shade Rahmawati; Nani Kurniati
Sewagati Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (928.317 KB)

Abstract

Sentra Batik Jetis, Sidoarjo telah lama dikenal sebagai salah satu pusat kegiatan Batik Tradisional di Jawa Timur. Sebagai salah satu pusat kegiatan batik di Jawa Timur, perkembangan Batik di Sidoarjo, terutama di Kampung Jetis perlu tetap dijaga dan dilestarikan. Sementara itu minat generasi muda di kampung tersebut terhadap kerajinan Batik Tulis Tradisional mulai memudar. Perlu dilakukan upaya-upaya untuk menumbuhkan minat dan gairah untuk melestarikan Batik Tulis tradisional di Kampung Batik Sidoarjo. Departemen Teknik Kelautan ITS, selama ini masih belum banyak dikenal masyarakat luas, untuk itu perlu upaya-upaya sosialisasi dengan cara inkonvensional. Salah catu upaya sosialisasi adalah dengan memperkenalkan melalui motif-motif Batik. Dalam kegiatan ini telah dihasilkan motif Batik bercirikan Teknik Kelautan yang dapat diproduksi lebih banyak dan digunakan untuk mempromosikan Teknik Kelautan ke masyarakat.
Pemetaan Desa Menggunakan Metode Partisipatif untuk Pembangunan Desa dan Kawasan (Desa Ngepung, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk, Propinsi Jawa Timur) Eko Yuli Handoko; Yuwono; Karina Pradinie Tucunan
Sewagati Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.851 KB)

Abstract

Desa Ngepung, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk merupakan salah satu desa tertinggal di Propinsi Jawa Timur. Beberapa permasalahan yang ada seperti: kurangnya air bersih, sanitasi dan akses jalan yang sangat minim. Dibutuhkan perencanaan pembangunan agar desa dapat mandiri dan lepas dari ketertinggalan. Diperlukan data yang digunakan dalam perencanaan pembangunan, salah satunya informasi geospasial atau diseput peta. Dalam Program Pengabdian kepada Masyarakat ini, kegiatan bertujuan untuk membuat Peta Desa dengan menggunakan wahana Drone. Peta desa juga mengfasilitasi keinginan masyarakat dalam perencanaan pembangunan dengan cara melibatkan masyarakat dalam pembuatan peta tersebut (metode partisipatif).