Articles
34 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2, No 10 (2024): Januari"
:
34 Documents
clear
Edukasi Kesehatan Tentang Pentingnya Menjaga Status Gizi Bagi Lansia Penderita Hipertensi
Mardiono, Sasono;
Sidik, Abu Bakar
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 10 (2024): Januari
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.10553917
Hipertensi merupakan penyakit kronis yang banyak diderita oleh lansia sehingga menjadi masalah utama saat ini. Hipertensi dapat digolongkan sebagai silent killer atau silent disease karena masyarakat tidak mengetahui apakah mereka mengalami hipertensi atau tidak sampai tekanan darahnya diukur. Risiko penyakit hipertensi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan komplikasi yang sangat berbahaya seperti serangan jantung, stroke, gagal ginjal dan kehilangan penglihatan (Arini et al., 2020). Menurut JNC 7 (Joint National Committee), hipertensi ditandai dengan peningkatan tekanan sistolik ≥ 140 mmHg dan diastolik ≥ 90 mmHg. Tekanan darah sistolik dalam kisaran normal 120-139 mmHg dan diastolik 80-89 mmHg didefinisikan sebagai prehipertensi. Keadaan prehipertensi ini juga meningkatkan Pentingnya Menjaga Status Gizi Bagi Lansia Penderita Hipertensi (Lusiyana, 2020).Tujuan dari kegiatan pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan Pentingnya Menjaga Status Gizi Bagi Lansia Penderita Hipertensi Di Puskesmas Pakjo Kota Palembang. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah edukasi terkait dengan hipertensi melalui ceramah dan tanya jawab yang disertai dengan pengisian lembar pre test post test sebagai lembar evaluasi dan juga pelayanan kesehatan lansia dengan pengecekan tekanan darah. Hasil dari edukasi terkait hipertensi yaitu responden mengalami peningkatan pengetahuan berdasarkan lembar pre test dan post test yang dilihat dari nilai rerata dari 70,67% menjadi 80%. Sedangkan hasil dari pelayanan kesehatan yaitu responden sangat antusian dengan adanya pelayanan kesehatan secara gratis. Edukasi ini penting dilakukan secara terus menerus dengan metode yang tepat agar masyarakat dapat terpelihara pola kesehatannya sehingga derajat kesehatan yang optimal dapat tercapai.
Penyuluhan Hukum Tentang Relevansi Qanun Aceh dengan Pembangunan Karakter Generasi Z di SMK 4 Lhokseumawe
Aksa, Fauzah Nur;
Jafar, Sofyan;
Al Fikri, Albert;
S, Sumiadi;
A, Arnita;
F, Fatahillah;
Subaidi, Joelman
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 10 (2024): Januari
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.10575548
Generation Z interaction with digital devices and the internet is very high. The latest data from March 2023 published by Populix Co-Founder and CEO Dr. Toimothy Astandu states that Indonesians spend an average of 8-10 hours per day using mobile phones. This data is higher than the 2022 data published in the State of Mobile report which recorded a figure of 5.7 hours per day in the use of mobile phones. This will result in a lack of sensitivity, attention deficit disorder, and difficulty building interpersonal relationships. In addition, their understanding of legal norms and values, which can help them to form good character and akhlakul karimah is relatively low. To respond to these problems, Malikussaleh University Faculty of Law lecturers have conducted legal counselling on the Relevance of Qanun Aceh to Generation Z Character Building at SMK 4 Lhokseumawe. This activity is a form of Tridarma Perguruan Tinggi where each lecturer carries out community service to help provide solutions that occur in society.
Pemanfaatan Game sebagai Strategi Pengenalan Kosakata Bahasa Inggris untuk Anak
Malabar, Fahria
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 10 (2024): Januari
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.10569082
Pengenalan kosakata bahasa Inggris pada anak-anak merupakan langkah krusial dalam membangun dasar kompetensi berbahasa sejak dini. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk mengintegrasikan pendekatan inovatif menggunakan permainan (game) sebagai sarana efektif dalam proses pembelajaran kosakata bahasa Inggris. Metode ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan daya ingat anak-anak, tetapi juga untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif. Kegiatan pengabdian melibatkan kolaborasi antara pendidik dan komunitas lokal. Berbagai jenis game edukatif diterapkan untuk memperkaya kosakata bahasa Inggris pada anak-anak usia sekolah dasar. Selain itu, pendekatan ini memperhatikan keberagaman gaya belajar anak-anak, sehingga setiap individu dapat mengembangkan potensinya dengan cara yang paling sesuai baginya. Selama implementasi kegiatan ini, pemantauan terhadap perkembangan kosakata bahasa Inggris anak-anak peserta kegiatan dilakukan. Hasil dari kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan keterampilan berbahasa anak-anak dalam konteks globalisasi saat ini. Pemanfaatan game dalam pengenalan kosakata bahasa Inggris bukan hanya sekadar metode belajar, tetapi juga merupakan langkah nyata dalam mendukung pengembangan potensi anak-anak melalui pendekatan yang inovatif dan menyenangkan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi pihak-pihak terkait untuk mengadopsi metode serupa dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat masyarakat.
Penyuluhan dan Pendampingan Pemanfaatan Lahan Pekarangan Untuk Tanaman Sayuran Organik
Tenri Fitriyah, Andi;
Baharuddin, Baharuddin;
Suryani, Ida;
Asni, Andi;
Munirah, Munirah
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 10 (2024): Januari
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.10642751
Pemanfaatan lahan pekarangan akan memberikan manfaat bagi kehidupan keluarga seperti: sumber pangan dan juga sebagai sumber pendapatan. Salah satu teknologi pertanian yang dapat diterapkan untuk memanfaatkan lahan pekarangan adalah teknologi hidroponik. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah memberikan sosialisasi dan pelatihan budidaya tanaman organik kepada mitra sehingga mereka dapat mengembangkan tanaman sayuran organik di pekarangan masing-masing agar peserta dapat memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam sayur organik untuk kebutuhan pangan keluarga. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan dan pendampingan cara menanam sayuran organik. Peserta kegiatan berjumlah 20 orang. Dampak setelah kegiatan pengabdian masyarakat adalah pengetahuan peserta meningkat dan adanya keinginan peserta untuk menanam sayuran organik di lahan pekarangan rumah.Â
Bimbingan Kepribadian dan Kemandirian (Workshop Week) Bagi Klien Pemasyarakatan Balai Pemasyarakatan Kelas 1 Yogyakarta di Griya Abhipraya Purbonegoro
Atmadja, Rizqi Ridho;
Kurniawan, Ardhian;
Brillian, Asa Fadia;
Fantono, Akbar Anugrah;
Gabriel, Franscisco;
Elha, Rigar Satria
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 10 (2024): Januari
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.10525452
PKM Bimbingan Kemasyarakatan dan pekerjaan sosial makro Praktik bimbingan kemasyarakatan dalam pengembangan komunitas menggunakan metode Community Organization atau Community Development (CO/CD) atau yang disebut denganCommunity Work. Metode CO/CD digunakan oleh praktikan dalam membantu meningkatkan keberfungsian serta kapasitas masyarakat melalui aktivitas-aktivitas yang dilakukukan secara kolektif. Model CD yang digunakan adalah pengembangan klien pemasyarakatan dengan menekankan partisipasi aktif dari masyarakat. Praktikan menggunakan model ini untuk melakukan intervensi terhadap permasalahan pelaksanaan praktek bimbingan kemasyarakatan terhadap klien pemasyarakatan Bapas Kelas I Yogyakarta. Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan (POKMASLIPAS) adalah kumpulan mitra kerja pemasyarakatan yang memiliki kepedulian tinggi dan kesediaan berpartisipasi dalam penyelenggaraan pemasyarakatan, dalam rangka membentuk Warga Binaan Pemasyarakatan agar menjadi manusia seutuhnya, menyadari kesalahan, memperbaiki diri, dan tidak mengulangi tindak pidana sehingga dapat diterima kembali oleh lingkungan masyarakat, dapat aktif berperan dalam pembangunan, dan dapat hidup secara wajar sebagai warga yang baik dan bertanggung jawab.
Penyuluhan Lingkungan Hijau Pada Siswa SMP Driewanti Kota Bekasi Jawa Barat
Sanjayanti, Arum;
Riyono, Bado;
Suprapto, Hugo Aries
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 10 (2024): Januari
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.10610710
Pengelolaan sampah masih kurang optimal. Sampaah non organic masih perlu dikurangi dengan cara mengolahnya menjadi barang bekas. Penyuluhan lingkungan hijau diperlukan agar lingkungan tampak asri dan sehat. Salah satu manfaat lingkungan hijau yang dipenuhi oleh tanaman adalah mampu menyerap polusi udara serta mencegah berbagai penyakit berbahaya seperti kangker.Tujuan penyuluhan ini adalah untuk memberikan pemahaman dan praktek bagaimana cara mengolah botol plastic menjadi vas bunga sehingga lingkungan sekolah tampak asri dan sehat. Kegiatan ini diikuti 30 siswa SMP Dreiwnati Bekasi. Hasil dari kegiatan ini mampu memberikan hasil daur ulang sampah botol plastic dan menciptakan lingkungan lebih hijau. Siswa mencapai rata  nilai rata rata para siswa dalam hal materi sebesar 69.9.
Manajemen Pengendalian Kadar Gula Darah Melalui Peningkatan Kemampuan Aktivitas Fisik Secara Mandiri
Yoyoh, Imas;
Irawati, Popy;
Sekarsari, Rita
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 10 (2024): Januari
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.10725135
Diabetes melitus (DM), merupakan  salah satu dari 10 besar penyebab kematian global dan prevalensinya  terus meningkat setiap tahun, Indonesia merupakan peringkat ke-7 terbanyak di dunia. Salah satu manajemen mandiri untuk pengendalian DM dalam mengatasi masalah ketidak seimbangan kadar glukosa darah dapat dilakukan melalui senam kaki yang saat ini walaupun sebagian masyarakat sudah tahu, namun masih belum dilaksanakan secara rutin, Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan managemen diabetes dan meningkatkan keterampilan mandiri pasien dalam melakukan latihan fisik yang mampu menstabilkan kadar gula darahnya. Metode yang dilakukan melalui edukasi tentang manajemen diabetes dan demonstrasi senam kaki diabetes Hasilnya terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuan melakukan senam kaki pada pasien diabetes melitus serta mampu mempertahankan tingkat kadar gula yang stabil. sehingga sangat penting untuk dapat mengaplikasikan secara rutin dan melibatkan pasien secara aktif mandiri, agar dapat mempertahankan kualitas hidupnya.
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Untuk Peningkatan Pengetahuan Petani di Desa Kale Ko’mara Kabupaten Takalar
Elisabeth, Cherly;
Salam, Suryawati;
Sulfiana, Sulfiana;
Thahir, Ratnawati;
MS, Nurliani
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 10 (2024): Januari
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.10574393
Saat ini kesuburan tanah yang rendah adalah menjadi permasalahan sebagian besar petani di desa Kale Ko’mara. Beberapa masalah yang melandasi hal ini adalah penggunaan pupuk buatan secara terus menerus yang dapat menyebabkan pengerasan tanah dan menurunkan keseimbangan biologi tanah. Selain itu petani juga petani hanya memberikan pupuk yang mengandung unsur hara makro primer (N,P,dan K). Pupuk organik dan kompos adalah dua jenis pupuk yang dihasilkan dari bahan organik seperti limbah tanaman, kotoran hewan, dan sisa-sisa makanan. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan dengan metode penyuluhan dan pelatihan dan diikuti oleh 20 petani. Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam membuat pupuk organik sebagai saah satu solusi sulitnya mendapatkan pupuk. Hasil dari kegiatan pelatihan menunjukkan bahwa pengetahuan  petani tentang teknik pembuatan pupuk organik semakin meningkat, dan peserta sudah mampu membuat pupuk organik sebagai solusi atas sulitnya mendapatkan pupuk.
Peran Serta Masyarakat Dalam Penegakan Hukum dan Pencegahan Kejahatan Perundungan (Bullying) Pada Anak di Desa Dalu Sepuluh- A Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang
Mutriady, Anto
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 10 (2024): Januari
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.10671546
Masyarakat memiliki peran penting didalam membantu penegakan hukum dan pencegahan suatu tindak pidana. Bentuk peranan masyarakat tersebut adalah dengan menjadikan hukum pidana sebagai bagian nilai yang penting bagi masyarakat untuk ditegakan secara bersama-sama dan untuk dipatuhi sehingga tercipta suatu kesadaran bersama untuk menciptakan suatu perilaku yang tidak bertentangan dengan norma hukum pidana dan menjaga agar masyarakat mentaati secara bersama-sama suatu norma hukum pidana. perundungan atau bulying pada anak adalah salah satu kejahatan yang membutuhkan peran masyarakat didalam membantu penegakan hukum bila ada suatu kejahatan perundungan atau bulying pada anak yang dilakukan teman-teman terdekat korban ataupun orang-orang yang saling mengenal dalam lingkup masyarakat ataupun lingkungan sekolah. Pelaku perundungan/bullying dilakukan dengsn cara melakukan kekerasan secara fisik dengan cara menendang, melukai, memukul, menampar, mendorong, menggigit, menendang, mencubit, mencakar dan bentuk-bentuk kekerasan lain yang secara langsung menyerang fisik seseorang secara bersama-sama. Bentuk-bentuk prilaku perundungan/bullying pada anak merupakan suatu bentuk prilaku kejahatan yang bertentangan norma hukum pidana sebagaimana yang diatur dalam Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak. Untuk itu masyarakat harus ikut andil didalam menjaga dan mengawasi adanya suatu kejahatan perundungan/bullying pada anak.
Penyuluhan Hukum Tentang Waspada Terhadap Pinjaman Online Ilegal
Jemaru, Salesius;
Bakti, Yohanis Sudiman;
Latunussa, Semy;
Tamher, Samsul
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 10 (2024): Januari
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.10561736
Pada periode Januari hingga Maret 2020, Satgas Waspada Investasi masih menemukan 508 fintech peer to peer lending atau pinjaman online (pinjol) ilegal yang tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Saat ini Peraturan yang dikeluarkan Pemerintah yaitu Peraturan tentang Peer to Peer Lending Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi dan SEOJK Nomor 18/SEJOK.01/2017 tentang Tata Kelola dan Manajemen Risiko Teknologi Informasi pada Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi belum dapat menjangkau kepentingan perlindungan hukum terhadap pengguna layanan ini. Untuk mengatasi masalah yang dihadapi Masyarakat Kampung Jaifuri, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom tersebut di atas, diperlukan adanya proses penyuluhan hukum yang dilakukan oleh tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Doktor Husni Ingratubun Papua untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan masyarakat mengenai pinjaman online terhadap pemilihan pinjaman online berdasarkan legalitasnya. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) di Kampung Jaifuri, Distrik Skanto Kabupaten Keerom dapat berjalan dengan baik, lancar dan mendapat tanggapan masyarakat sangat antusias, hal ini dibuktikan dengan kehadiran peserta yang memenuhi ruangan dari awal hingga akhir kegiatan.