cover
Contact Name
T Saifullah
Contact Email
tsaifullah@unimal.ac.id
Phone
+6283899908686
Journal Mail Official
penerbitdarulhuda@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pendidikan No. 1 Duson Bale Tunoeng, Cot Seurani, Muara Batu, Aceh Utara, 24355
Location
Kab. aceh utara,
Aceh
INDONESIA
Articles 915 Documents
Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Gereja Pengharapan Wasirisin, Kabupaten Sorong Menggunakan Aplikasi Microsoft Excel Patty, Maria Apriyane
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 4 (2024): Juli
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13385825

Abstract

Tata kelola keuangan pada umumnya berkaitan erat dengan kegiatan pengelolaan dana dalam kehidupan sehari-hari yang dilakukan oleh seorang individu atau kelompok yang memiliki tujuan untuk memperoleh kesejahteraan keuangan. Dalam mencapai kesejahteraan tersebut, dibutuhkan pengelolaan keuangan yang baik sehingga uang bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan dan tidak dihambur hamburkan. Untuk bisa menerapkan proses pengelolaan keuangan yang baik, maka dibutuhkan tanggung jawab keuangan untuk melakukan proses pengelolaan uang dan aset lainnya dengan cara yang dianggap positif.
Sosialisasi dan Peningkatan Literasi Bahaya Penggunaan Gadget pada Siswa Kelas 6 di SD Negeri 024 Labuhan Tangga Besar Amin, Bintal; Subiyanti, Subiyanti; Lestari, Sindi; Pradana, Fauzi Ardika; Saputra, Dandi; Cahyani, Veola Resti; Nazirah, Aulia; Fitria, Hidayatul; Ilfajri, Ilfajri; Baiti, Nur; Kurniawan, Hendy
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 6 (2024): September
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13731803

Abstract

Saat ini pegguna gadget tidak hanya orang tua dan remaja saja, tetapi anak-anak usia dini sudah menggunaan gadget. Anak-anak menggunakan gadget untuk bermain game online dan menonton video viral di aplikasi Tiktok sehingga mereka lupa tugasnya sebagai anak di rumah dan siswa di sekolah. Kebiasaan menggunakan gadget akan mempengaruhi perilaku anak, seperti jarang cerita dengan orang tua dan tidak membuat tugas sekolah. Sehingga dalam hal ini, penulis mengadakan sosialisasi bahaya penggunaan gadget agar anak-anak mengetahui apa dampak jika menggunakan gadget terlalu lama. Sosialisasi bahaya penggunaan gadget merupakan salah satu program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN). Sosialisasi ini dilaksanakan di SD Negeri 024 Labuhan Tangga Besar, Desa Labuhan Tangga Hilir, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir.  Metode dalam penyusunan artikel ini menggunakan kualitatif pendekatan fenomenalogis dari data yang dikumpulkan. Sosialisasi ini dihadiri oleh Mahasiswa Kukerta, Siswa/i, serta Kepala Sekolah, guru, dan staff. Pembahasan dalam penelitian ini menjelaskan tentang konsep penggunaan gadget dan dampak yang ditimbulkan dari penggunaan gadget yang terlalu lama. Sosialisasi ini membantu untuk meningkatkan literasi bahaya penggunaan gadget untuk siswa/i di SD Negeri 024 Labuhan Tangga Besar.
Perencanaan Keuangan Keluarga Untuk Usia Pra-Nikah R, Rosidawaty; Gumilang, Andika Mugi; Ambarwati, Rina; S, Sugiono; Sabina, Anida Adelia; Gunawan, Sandi; Uyun, Lulu Fatihatul; Setiani, Nurul
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 4 (2024): Juli
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12692528

Abstract

This family financial planning training for pre-marital age aims to prepare future husbands and wives to have understanding and skills regarding family financial management, especially in making family financial plans so that financial stability is created in the household, and the formation of a prosperous family, sakinah mawaddah warahmah. The method of Family Financial Planning training activities, for the pre-marital age community of Pasir Nangka Village at the Pasir Nangka Village Hall Office, Tigaraksa District, Tangerang Regency, Banten, is carried out in the form of lectures and material presentations using power points, practice or simulations, discussions and questions answer. Overall, this community service activity went very well. Participants' enthusiasm during the training activities was very high. Participants listened to the material carefully and were active in discussion and question and answer activities, and requested that training be held again   
Meningkatkan Kemampuan Membaca Kritis Melalui Teknik Pembelajaran ‘Story Mapping’ Bagi Siswa Sekolah Menengah Pertama di Kawasan Pariwisata Teluk Tomini Kau, Magvirah El Walidayni; Mestari, Sri Agriyanti; Luwiti, Sri Rumiyatiningsih
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 6 (2024): September
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13859556

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya kemampuan membaca siswa melalui pembelajaran membaca kritis. Hal ini memberikan manfaat yang berharga bagi siswa yang berada di kawasan wisata pantai. Melalui pembelajaran dalam pengabdian ini, siswa dapat memperoleh pemahaman yang mendalam tentang keberlanjutan lingkungan, dampak sosial dan ekonomi industri pariwisata pantai, serta mengembangkan keterampilan kritis dalam menganalisis teks-teks yang relevan. Selain itu, pembelajaran membaca kritis juga merangsang minat dalam penelitian dan advokasi, memungkinkan siswa menjadi agen perubahan yang sadar dan berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan lingkungan serta mempromosikan praktik pariwisata yang bertanggung jawab di kawasan wisata pantai. Peserta yang menjadi sasaran dari kegiatan ini adalah Masyarakat sekitar yakni remaja dan anak-anak yang berlokasi di Sekolah Menengah Pertama Negeri No. 1 Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango. Kegiatan pengabdian ini telah dilaksanakan dalam 1 kali pertemuan dengan durasi waktu 90 menit. Kegiatan pengabdian ini membantu masyarakat kawasan wisata untuk dapat mengelola kawasan pariwisata dan dapat melayani pengunjung baik local maupun asing dengan baik.
Edukasi Kesehatan Tentang Pencegaahan Preeklampsia Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Batun Septiani, Tety
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 4 (2024): Juli
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13254208

Abstract

Preeklampsia adalah penyakit dengan tanda-tanda hiperetnsi proteinuria dan edema yang timbul karena kehamilan (Maryunani, 2016). Pre-eklamsia dan eklamsia merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada kehamilan. Pre-eklamsia dan eklamsia dapat menyebabkan retredarsi mental, mortibilitas dan mortilitas bayi, kelahiran prematur, dan kematian ibu (Fauziah, 2017).  Pre-eklamsia didefinisikan sebagai timbulnya hipertensi disertai dengan proteinuria pada umur lebih dari 20 minggu atau segera setelah persalinan. Pre-eklamisa merupakan gangguan multisistem pada kehamilan yang dikarakteristikan disfungsi endotial, peningkatan tekanan darah karena vasokontriksi, proteinuria akibat kegagalan glomerolus, dan udema akibat peningkatan permabilitas vascular (Fauziah, 2017). Kejadian preeklampsia diakibatkan berbagai faktor yang mempengaruhinya antara lain riwayat hipertensi, obesitas, usia, paritas, sosial ekonomi, genetik. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang preeklamsia Metode penyuluhan dengan metode ceramah dan diskusi/ tanya jawab. Kesimpulan ibu hamil dapat memahami tentang pencegahan preeklamsia pada kehamilan.Disarankan kepada petugas kesehatan khususnya Puskesmas Muara Batun untuk menghimbau ibu hamil agar selalu melakukan pemeriksaan Ante Natal  Care minimal 4 kali selama kehamilanya.
Edukasi Perilaku Hidup Bersih Sehat Pada Siswa SDN Malei Tojo Kabupaten Tojo Una-Una C, Christine; F, Fellysca
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 8 (2024): November
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14249378

Abstract

Improving public health can begin by fostering clean and healthy living habits from an early age through the implementation of Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) in elementary schools. This study aims to enhance students' understanding of PHBS, encourage healthy behavior changes, and measure the effectiveness of education through pre-test and post-test methods. The activity was conducted at SDN Malei Tojo, Tojo Una-Una Regency, using educational methods such as leaflets, lectures, and demonstrations.Pre-test results indicated that students lacked awareness of the importance of PHBS, such as proper handwashing and disposing of waste appropriately. After the education sessions, post-test results showed a 30% improvement in students' understanding, particularly in handwashing with soap and reducing the consumption of unhealthy snacks. While the education positively influenced students' behavior, continuous guidance is necessary to ensure these habits become integral to their daily lives. Recommendations for schools include regular monitoring, involving parents, and initiating innovative programs such as cleanliness competitions to support PHBS implementation in schools.
Pengembangan Konservasi dan Edukasi TOGA Refugia melalui Kearifan Lokal Teh Djamu Refugia (TEDJAFU) Desa Jatirejoyoso, Kepanjen IzmatulIza, Amal; Patimah, Anggi Siti; Puspitasari, Cindy Kharisma
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 8 (2024): November
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14049420

Abstract

The Toga Refugia Conservation Development Program Based on Green Economy through the Local Wisdom of Tea and Djamu Refugia was implemented in Jatirejoyoso Village. Jatirejoyoso Village has the potential for toga refugia plants which are deliberately grown as natural IPM. In fact, toga refugia has many benefits for the body, but the use of toga refugia is not yet optimal. The methods used in implementing the program include community assistance, the formation of POKJA nurseries and TEDJAFU MSMEs, cleaning, mapping and nurseries on conservation land, TOGA refugia processing training classes, as well as the opening of TOGA Refugia Conservation Area Tourism. The result is the transformation of the Refugia Jati Park into a TOGA Refugia Cultivation Area as a solution for toga conservation, the development of the TEDJAFU product as a solution for utilizing TOGA refugia which produces three products in the form of brewed tea, tea bags and herbal medicine. Apart from that, this program can increase community knowledge about the toga refugia plant and can also improve the village economy.
Gamifikasi dalam Pembelajaran Bahasa Inggris: Media Pembelajaran Berbasis Video Edukasi untuk Siswa Sekolah Dasar Husain, Nurlaila; Rohandi, Manda
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 4, No 10 (2025): Januari
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14614192

Abstract

Pembelajaran Bahasa Inggris pada anak-anak sering menghadapi tantangan dalam hal motivasi dan keterlibatan, terutama ketika metode pengajaran yang digunakan bersifat monoton dan kurang menarik, yang dapat menyebabkan kebosanan serta menurunnya minat belajar. Untuk mengatasi masalah ini, sebuah program pengabdian bertujuan untuk mengintegrasikan video pembelajaran yang sudah ada ke dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris dengan pendekatan gamifikasi, yang diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan menyenangkan. Metode yang digunakan dalam program ini mencakup pemilihan video pembelajaran yang relevan dan menarik, pengembangan materi pembelajaran yang mengintegrasikan konten video secara efektif, serta implementasi metode ini dalam pembelajaran dengan melibatkan anak-anak tingkat SD. Hasil dari penerapan metode ini menunjukkan bahwa anak-anak menjadi lebih antusias dan aktif dalam mengikuti proses pembelajaran, dengan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan. Anak-anak yang sebelumnya cenderung pasif dalam pembelajaran kini lebih berpartisipasi aktif, menunjukkan minat yang lebih besar dalam belajar Bahasa Inggris. Selain itu, video pembelajaran juga mendapatkan umpan balik positif dari anak-anak, yang merasa bahwa belajar Bahasa Inggris melalui pendekatan ini menjadi lebih menyenangkan dan tidak membosankan.
Sosialisasi Optimalisasi Leadership dalam Organisasi Pada Mahasiswa Universitas Pelita Bangsa Pangestu, Aji; Latif, Abdul; Defitri, Astrian Hessy; Hidayah, Alifah Putri; Apriani, Erna
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 8 (2024): November
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14557355

Abstract

Kepemimpinan yang efektif merupakan salah satu pilar utama dalam mencapai tujuan organisasi, Kepemimpinan yang efektif merupakan kunci untuk keberhasilan suatu organisasi. Di dalam dunia organisasi yang semakin kompleks dan dinamis, peran pemimpin menjadi semakin penting dalam mengarahkan tim menuju tujuan bersama. Maka dari latar fenomena tersebut mensosialisasikan terkait optimalisasi leadership organisasi pada kalangan anak muda kususnya mahaiswa Universitas Pelita Bangsa. Sosialisasi dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting. Setelah dilaksanakan kegiatan sosialisasi oleh praktisi dapat diperoleh hasil sebagai berikut, Mahasiswa menyadari penting nya pemahaman seputar leadership dalam kehidupan pribadi maupun organisasi. Dengan webinar ini, mahasiswa diberikan gambaran berupa teori dan praktik yang disusun dalam studi kasus keberhasilan leadership yang diharapkan mampu direalisasikan di kehidupan. Seorang leader harus mampu menginspirasi sekitar dan mampu adaptasi dengan navigasi perubahan serta berkolaborasi membangun lingkungan yang sinergis.
Workshop Persiapan Sertifikasi Ahli K3 Umum oleh Politeknik LP3I Jakarta Bekerjasama Dengan Lembaga Competence Development Center (CDC) LP3I Secara Daring Kaban, Karya Bakti; Rahmadhani, May Vitha; Sirait, Edison P.; Zulfikar, Ali; Permana, Amon Gari
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 7 (2024): Oktober
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13995673

Abstract

Certification and appointment as a General K3 Expert is a government program to reduce accidents and illnesses in the world of work, so as to increase work safety, profits and a positive image for the company. Occupational safety and health (K3) has become an important issue, not only on a national scale, but also on an international scale. Every company is required to implement K3 requirements. K3 no longer only belongs to companies in the oil and gas, mining, construction and manufacturing projects, but has spread to all types of companies. The profession in the field of K3 has become a promising profession for the next few decades. However, knowledge in the field of K3 is not mandatory only for employees in the field of K3, but is mandatory for all employees. Minister of Manpower Regulation No. 2 of 1992 has regulated the procedures for appointing General K3 Experts. "Every company that has 100 employees or more, or has high occupational risks, is required to have a P2K3 and at least one General K3 Expert. "K3 experts are technical workers with special skills from outside the Department of Manpower who are appointed by the Minister of Manpower to monitor compliance with the Work Safety Law." General K3 experts are an extension of the government in supervising work in the workplace, so that it complies with statutory requirements set by the government, so as to reduce risks and incidents, whether accidents or work-related illnesses. After passing this certification, individuals will have legally recognized authority to become an K3 Expert in their workplace. To take part in general K3 expert certification, knowledge and skills are required, including practical experience. To know and be skilled, of course training or workshops are needed. This activity aims to provide education and training in the form of online workshops to build skills and provide an understanding of K3 to professional workers as well as preparation for taking General K3 Expert certification either at the National Professional Certification Agency (BNSP) or at the Ministry of Manpower (Kemenaker). The output target of this community service is an article published on electronic media, activity videos and increasing partner empowerment, namely the creation of professional and competent workers in the field of K3 experts in particular.