cover
Contact Name
Abi Surya Wijaya
Contact Email
jti@publicascientificsolution.com
Phone
+62859117272881
Journal Mail Official
abisurya74@gmail.com
Editorial Address
Gedung My Republic Plaza BSD, Desa/Kelurahan Cisauk, Kec. Cisauk, Kab. Tangerang, Provinsi Banten, Kode Pos: 15345
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Teknik Indonesia
ISSN : 29648092     EISSN : 29632293     DOI : https://doi.org/10.58860/jti
Core Subject : Engineering,
Indonesian Technical Journal is a scientific journal in the form of research and can be accessed openly. This journal is published quarterly by Publica Scientific Solution. Indonesian Technical Journal provides a means for ongoing discussion of relevant issues that fall within the focus and scope of the journal that can be examined empirically. This journal publishes research articles that cover all aspects of Engineering science.
Articles 129 Documents
Kajian Faktor-Faktor Penghambat dalam Manajemen Klaim Jasa Konstruksi Berbasis EPC (Engineering, Procurement & Construction) di PT X Muhammad Fajri; Rani Gayatri Kusumawardhani P
Jurnal Teknik Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknik Indonesia
Publisher : Publica Scientific Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58860/jti.v5i3.943

Abstract

Jasa konstruksi berbasis Engineering, Procurement, and Construction (EPC) memiliki kompleksitas kontraktual tinggi karena mengintegrasikan proses perancangan, pengadaan, dan konstruksi dalam satu kontrak terpadu dengan risiko dominan berada pada kontraktor. Kondisi tersebut menjadikan manajemen klaim sebagai aspek penting dalam menjaga hak kontraktual dan kinerja bisnis perusahaan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi permasalahan klaim, menganalisis faktor-faktor penghambat manajemen klaim, serta menyusun rekomendasi peningkatan pengelolaan klaim pada proyek EPC di PT X. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dengan data berupa 71 pengajuan klaim dari 17 proyek EPC periode 2021–2024. Analisis dilakukan menggunakan Weighted Scoring Model (WSM) untuk mengevaluasi performa manajemen klaim antarproyek dan Relative Importance Index (RII) untuk menentukan faktor penghambat prioritas. Hasil analisis diperkuat melalui wawancara, analisis komparatif, dan gap analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan klaim hanya mencapai 46%, sementara sekitar 70% klaim yang disetujui membutuhkan waktu penyelesaian satu tahun atau lebih. Analisis RII mengidentifikasi 13 faktor prioritas dengan nilai RII ? 0,80, terutama terkait kecukupan SDM ahli klaim, strategi penyelesaian sengketa, keterlibatan manajemen, monitoring klaim sejak awal proyek, dan konsistensi penerapan prosedur. Hasil gap analysis menunjukkan bahwa hambatan utama bukan pada ketersediaan prosedur, tetapi pada kesenjangan implementasi dalam aspek kompetensi personel, dokumentasi, pengelolaan data, monitoring, dan pemanfaatan teknologi. Penelitian ini menghasilkan rekomendasi strategis untuk memperkuat kompetensi SDM, tata kelola klaim, pengelolaan risiko, serta digitalisasi monitoring klaim pada perusahaan EPC.
Case Study on Energy Consumption and Electrical Systems at an Integrated Industrial Oil and Gas Terminal Luqvi Rizki Syahputra; Agus Yulianto
Jurnal Teknik Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknik Indonesia
Publisher : Publica Scientific Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58860/jti.v5i3.945

Abstract

The increasing energy demand in the oil and gas industry sector requires every company to implement efficient energy management to maintain operational sustainability and reduce production costs. The integrated oil and gas terminal is one of the facilities that has a considerable electrical energy consumption because it supports the process of receiving, storing, and distributing fuel oil (BBM). Most of the energy consumption at the terminals comes from production equipment, specifically distribution pumps that operate continuously. However, there are still terminals that do not have a separation of energy use between production facilities and supporting facilities, making it difficult to evaluate energy efficiency. This study aims to analyze energy consumption patterns and electrical systems in oil and gas integrated terminals. This study uses  a case study method with a quantitative descriptive approach. The research data was collected through observation, energy consumption measurement, documentation of operational data and electricity use, and review of company documents. The results show that the energy consumption at the integrated terminal is dominated by production facilities (67%), with the production pump as the main Significant Energy Use (SEU). The electricity system is supplied by PLN and supported by two generator units as a backup resource. The Energy Consumption Intensity (IKE) value of production facilities of 0.0019 GJ/KL/year is in the top 25% category, while supporting facilities of 1.05 GJ/m²/year are in the bottom 25% category. The baseline analysis resulted in a regression equation of y = -19.59x + 927861 with R² = 0.7535, and identified potential energy savings of 33.90% or 117,148 kWh per year through improving the efficiency of production pumps and the implementation of rooftop solar PV. These findings show that energy audits are effective in identifying conservation opportunities and improving energy efficiency at integrated oil and gas terminals.
Evaluation of the Structural Performance of the Tunas Building at Gunung Jati University Using the Forensic Audit Method and Non-Destructive Testing (NDT) Romi Romi; Fathur Rohman Robandi
Jurnal Teknik Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknik Indonesia
Publisher : Publica Scientific Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58860/jti.v5i3.946

Abstract

Educational buildings must maintain structural reliability throughout their service life, particularly as usage intensity and functional demands increase over time. The Tunas Building of the Faculty of Engineering, Universitas Gunung Jati, requires an objective, field-based structural evaluation rather than an assessment based solely on original design assumptions. This study aimed to evaluate the structural performance of reinforced concrete columns through an integrated forensic audit approach using non-destructive testing (NDT) and numerical structural analysis. A quantitative evaluative approach was applied to 36 columns selected through purposive sampling. Visual inspections were conducted to identify surface defects, followed by Schmidt Rebound Hammer testing (ASTM C805) to estimate concrete compressive strength and Ultrasonic Pulse Velocity (UPV) testing (ASTM C597) to assess internal concrete quality. The relationship between the two NDT methods was analyzed using Pearson correlation, while structural capacity was evaluated through ETABS modeling based on SNI 2847:2019, SNI 1727:2020, and SNI 1726:2019. The results showed minor hairline cracks and localized honeycombing in a limited number of columns. Rebound Hammer testing produced an average estimated compressive strength of 37.2 MPa, ranging from 32–40 MPa, which met the minimum requirements for structural concrete. UPV testing classified 97.22% of measurement points as “Good” and 2.78% as “Very Poor.” Pearson correlation analysis indicated a significant positive relationship between the two testing methods (r = 0.489; p = 0.002). ETABS Design Check results showed that 35 of 36 columns (97.22%) met the required strength criteria, while one column (2.78%) did not satisfy the requirements. Overall, the existing structure remained structurally adequate for service, although the failed column required further investigation and potential strengthening measures
Optimasi Pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya pada Sistem Perangkap Tikus Menggunakan Manajemen Daya Faiz Firmansyah; Muhamad Riyad Ariwibowo
Jurnal Teknik Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknik Indonesia
Publisher : Publica Scientific Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58860/jti.v5i3.948

Abstract

Pertanian padi memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan, namun produktivitasnya masih menghadapi berbagai kendala, salah satunya serangan hama tikus sawah yang dapat menyebabkan kerusakan tanaman secara signifikan. Metode pengendalian tikus secara konvensional masih memiliki keterbatasan dalam efektivitas, keamanan lingkungan, dan ketergantungan terhadap sumber energi eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber energi utama pada sistem perangkap tikus otomatis melalui penerapan manajemen daya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pendekatan Research and Development (R&D) yang meliputi tahap perancangan, pembuatan, implementasi, dan pengujian sistem. Sistem yang dikembangkan terdiri atas panel surya berkapasitas 30 Wp, Solar Charge Controller, baterai 12V 35Ah, inverter, serta unit perangkap tikus otomatis. Pengumpulan data dilakukan selama 10 hari pada area persawahan Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, dengan pengukuran setiap satu jam mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem perangkap tikus berbasis PLTS mampu beroperasi secara mandiri tanpa bergantung pada jaringan listrik PLN. Daya yang dihasilkan sistem berada pada rentang 48–78 Watt dengan tegangan relatif stabil pada 12–13 Volt, sedangkan perubahan arus menjadi faktor utama yang memengaruhi variasi daya listrik. Penerapan manajemen daya mampu menjaga ketersediaan energi untuk mendukung operasional sistem secara berkelanjutan. Kesimpulannya, integrasi PLTS dan manajemen daya dapat menjadi solusi teknologi yang efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan untuk mendukung sistem pengendalian hama tikus otomatis pada lahan pertanian dengan keterbatasan akses listrik.
Optimasi Efisiensi Motor Induksi 3 Fasha melalui Pemodelan dan Simulasi Berbasis Matlab Sutria Sutria; Muhamad Riyad Ariwibowo
Jurnal Teknik Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknik Indonesia
Publisher : Publica Scientific Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58860/jti.v5i3.951

Abstract

Motor induksi tiga fasa banyak digunakan pada sektor industri karena memiliki konstruksi sederhana, keandalan tinggi, dan kemampuan operasi yang baik. Namun, perubahan kondisi tegangan, frekuensi, dan pembebanan dapat memengaruhi efisiensi kerja motor akibat meningkatnya rugi-rugi daya. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan dan mengoptimalkan efisiensi motor induksi tiga fasa berbasis Variable Frequency Drive (VFD) dan Pulse Width Modulation (PWM) menggunakan MATLAB/Simulink, serta menentukan kombinasi parameter operasi terbaik untuk meningkatkan kinerja motor. Metode penelitian dilakukan melalui simulasi model Asynchronous Machine tiga fasa berkapasitas 7,5 kW dengan variasi tegangan 380 V dan 400 V, frekuensi 50 Hz dan 60 Hz, serta variasi beban mekanis. Optimasi dilakukan melalui penyesuaian parameter internal motor berupa resistansi stator (Rs), resistansi rotor (Rr), dan induktansi bocor stator serta rotor (Lls dan Llr). Hasil simulasi menunjukkan bahwa optimasi parameter internal mampu meningkatkan efisiensi motor dibandingkan parameter standar MATLAB. Efisiensi tertinggi diperoleh pada kondisi tegangan 380 V, frekuensi 60 Hz, dan beban 20 N.m dengan nilai sebesar 82,35%. Sebaliknya, kondisi tegangan berlebih 400 V menyebabkan penurunan efisiensi akibat peningkatan rugi-rugi inti. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengaturan VFD-PWM dan optimasi parameter internal dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan efisiensi energi motor induksi tiga fasa.
Rancang Bangun Sistem Informasi Travel Haji dan Umroh Berbasis Mobile pada PT Indo Rihlah dengan Metode PXP Anang Pramono; Naufal Farras Wahyutitof
Jurnal Teknik Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknik Indonesia
Publisher : Publica Scientific Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58860/jti.v5i3.958

Abstract

Berdasarkan permasalahan yang ada, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Informasi Travel Haji dan Umroh berbasis mobile pada PT Indo Rihlah menggunakan metode Personal Extreme Programming (PXP). Sistem dikembangkan dengan arsitektur client-server, menggunakan Flutter sebagai frontend, Laravel sebagai backend berbasis RESTful API, serta MySQL sebagai basis data. Metode PXP dipilih karena sesuai untuk pengembangan oleh satu pengembang dengan kebutuhan fungsional yang kompleks, melalui pendekatan iteratif dan adaptif yang memungkinkan respons cepat terhadap perubahan serta menjaga kualitas kode melalui unit testing dan refactoring. Sistem ini mencakup fitur multiaktor untuk admin, agen/mitra, dan jamaah, dengan fungsionalitas utama seperti manajemen pengguna berbasis peran, pengelolaan paket haji dan umroh, pendaftaran jamaah, verifikasi pembayaran, notifikasi transaksi real-time, serta akses informasi ibadah. Pengembangan dilakukan melalui delapan iterasi PXP dengan rata-rata akurasi estimasi waktu 86,45% dan rata-rata waktu perbaikan defect (MTTR) 8,5 jam. Pengujian black box, white box, load, concurrency, stress, keamanan, kompatibilitas, dan usability menunjukkan seluruh fitur inti berfungsi sesuai spesifikasi dengan completion rate 87,5–100%, satu celah keamanan Broken Access Control berisiko sedang yang telah diperbaiki, serta hasil User Experience Questionnaire pada kategori excellent hingga good. Response time p (95) pada kondisi beban tinggi tercatat 30,33 detik, yang mengindikasikan perlunya optimasi performa lebih lanjut sebelum sistem dapat dinyatakan scalable. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode PXP dapat diterapkan secara efektif oleh pengembang tunggal dalam menghasilkan sistem multiaktor yang fungsional, aman, dan mudah digunakan, sekaligus meningkatkan efisiensi administrasi dan transparansi data bagi PT Indo Rihlah.
Sistem Iot Ruang Server dengan Visualisasi Tren Data untuk Pemeliharaan Preventif Muhammad Ammar Zaky Nasrullah; Ipin Prasojo; Hery Siswanto
Jurnal Teknik Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknik Indonesia
Publisher : Publica Scientific Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58860/jti.v5i4.962

Abstract

Pengelolaan infrastruktur teknologi informasi di lingkungan perguruan tinggi sering menghadapi tantangan nyata dalam mendeteksi gangguan kondisi fisik lingkungan serta menganalisis pengaruh dinamika trafik harian terhadap peningkatan suhu panas mesin peladen secara dini. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring ruang server hibrida bernama ServMon untuk mendukung aktivitas pemeliharaan preventif. Desain penelitian ini menerapkan metode eksperimental Research and Development (R&D) dengan pendekatan model Prototyping. Metodologi yang digunakan memadukan parameter lingkungan dari sensor fisik dengan ekstraksi log aktivitas internal peladen secara waktu nyata. Pada perancangan perangkat keras, pusat kendali diposisikan pada mikrokontroler ESP32 yang mengikat sensor DHT22 serta sensor tegangan ZMPT101B. Di wilayah perangkat lunak, backend Express.js difungsikan untuk menarik log keamanan panel aaPanel guna menghitung metrik pengunjung aktif secara simultan. Seluruh informasi multivariabel tersebut disimpan ke database MySQL dan disajikan lewat grafik visualisasi tren data interaktif berbasis framework Nuxt.js pada sisi frontend. Hasil utama kalibrasi menunjukkan tingkat galat rata-rata sebesar 7,54% untuk suhu, 1,20% untuk kelembapan, dan 3,94% pada pengujian tegangan AC. Pengujian fungsionalitas menggunakan metode Black Box Testing melalui Katalon Studio mencatat keberhasilan mutlak 100% tanpa adanya galat fungsional sistem. Sementara itu, fitur early warning system via Telegram Bot API sukses mengirimkan notifikasi darurat saat kondisi kritis dengan latensi waktu rata-rata 12,75 detik. Hasil User Acceptance Testing menunjukkan persentase kelayakan sebesar 87,5% dalam kategori sangat layak. Kesimpulannya, melalui integrasi teknologi hibrida ini, sistem ServMon terbukti sangat andal dan responsif dalam menunjang aksi pemeliharaan pencegahan jarak jauh secara proaktif serta efisien.
Analisis Pengenalan Aktivitas Manusia Menggunakan Deep Learning Leon Nathanniel Christopher Davidson; Bagus Hardiansyah
Jurnal Teknik Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknik Indonesia
Publisher : Publica Scientific Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58860/jti.v5i3.964

Abstract

Teknologi pengenalan aktivitas manusia (Human Activity Recognition / HAR) berbasis visual saat ini menghadapi tantangan besar dalam melakukan generalisasi model pada lingkungan riil yang dinamis akibat adanya domain shift, variasi pencahayaan, dan gangguan objek latar belakang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja model hybrid berbasis Deep Learning yang mengintegrasikan algoritma YOLOv11 Pose Estimation sebagai ekstraktor koordinat rangka (keypoints) dan Convolutional Neural Network (CNN) sebagai pengklasifikasi aktivitas manusia. Eksperimen dilakukan menggunakan Dataset Merged sebanyak 2.624 citra yang menggabungkan dataset sekunder YOLO-mark dari Roboflow dan dataset primer hasil perekaman mandiri pada berbagai kondisi spasial terkontrol. Model dilatih secara mendalam menggunakan tiga skenario iterasi, yaitu 100, 150, dan 200 epochs. Hasil pengujian menunjukkan bahwa skenario 200 epochs merupakan model paling optimal dengan kurva loss yang mencapai titik konvergensi stabil dan berhasil memperoleh nilai metrik akurasi mean Average Precision (mAP@0.5) sebesar 0.986 serta F1-score sebesar 0.98. Melalui validasi dekomposisi biner (One-vs-Rest Confusion Matrix), model membuktikan tingkat reliabilitas klasifikasi yang merata di setiap kelas dengan rata-rata akurasi spesifik per kategori pose di atas 98.9%. Pengujian uji riil terhadap 10 citra mandiri acak mengonfirmasi ketangguhan model dalam menghasilkan rata-rata confidence score di atas 0.90. Kesimpulan dari penelitian ini membuktikan bahwa integrasi YOLOv11-CNN tidak hanya unggul di atas kertas, tetapi juga siap diimplementasikan sebagai antarmuka sistem kendali nirkabel tanpa sentuh (touchless gesture controller interface) yang adaptif dan responsif.
Integrasi Overall Equipment Effectiveness dan Root Cause Analysis sebagai Dasar Rekomendasi Perbaikan Sistem Produksi pada Operasi Mesin Bubut Ardi Surya Sabana; M. Imron Mas'ud
Jurnal Teknik Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknik Indonesia
Publisher : Publica Scientific Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58860/jti.v5i3.967

Abstract

Penelitian ini menerapkan Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Root Cause Analysis (RCA) untuk mengevaluasi efektivitas mesin sekaligus mengidentifikasi akar penyebab kerugian produktivitas pada operasi mesin bubut di sebuah produsen komponen hidrolik-silinder di Pasuruan, Indonesia. Observasi selama satu bulan terhadap seluruh 17 mesin bubut di Divisi Machining 1 mencatat total loading time 5.681,55 jam dengan downtime 2.344,10 jam (41,26%), tanpa satu pun mesin mencapai standar availability kelas dunia. Mesin L60, sebagai unit dengan output tertinggi namun availability terendah kedua, dipilih untuk dianalisis secara mendalam dan menghasilkan nilai OEE 19,20% (Availability 44,03%, Performance 43,60%, Quality 100,00%) — jauh di bawah ambang kelas dunia 85%. Analisis Pareto terhadap 236,85 jam waktu non-value-added mengidentifikasi tiga kerugian dominan: No Job (76,04%), Hoist Waiting (20,54%), dan Time-Based Maintenance (3,42%). Analisis fishbone dan 5-Why menelusuri kerugian tersebut hingga ke kelemahan sistem manajemen produksi, bukan kegagalan peralatan. Lima rekomendasi perbaikan prioritas dirumuskan; skenario konservatif memproyeksikan pemulihan OEE hingga 22,91%, dan skenario moderat hingga 33,79%. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi OEE-RCA efektif mengidentifikasi sumber utama kerugian produktivitas dan memberikan basis praktis untuk perbaikan kinerja manufaktur melalui perencanaan produksi yang lebih baik.

Page 13 of 13 | Total Record : 129