cover
Contact Name
Yana Priyana
Contact Email
mrpyana@gmail.com
Phone
+6282115575700
Journal Mail Official
info@westscience-press.com
Editorial Address
Grand Slipi Tower, level 42 Unit G-H Jl. S Parman Kav 22-24, RT. 01 RW. 04 Kel. Palmerah Kec. Palmerah Jakarta Barat 11480
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian West Science
Published by Westscience Press
ISSN : 29866316     EISSN : 29642949     DOI : https://doi.org/10.58812/jpws
Jurnal Pengabdian West Science adalah jurnal ilmiah multidisiplin yang diterbitkan oleh Westscience Press. Di tingkat nasional banyak sekali masalah-masalah umum atau isu-isu yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat. Publikasi jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian West Science Memuat berbagai kegiatan dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan permasalahan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan peran serta masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian disusun menjadi suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 697 Documents
Penguatan Kapasitas Kelompok Tani melalui Pembentukan Tim Pemasaran Komunitas berbasis Wilayah Ardhiyansyah, S.Hut., MBA., Andri; Ardhiyansyah, Andri; Juniansyah, M. Andri; Ashidiqy, Abu Bakar; Riany, Meutia; Rosyidah, Dania Meida; Tiara Harahap, Dea Arme
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i01.3191

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelompok tani melalui pembentukan Tim Pemasaran Komunitas berbasis wilayah. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan pemberdayaan komunitas dengan tahapan identifikasi kebutuhan, pelatihan, pendampingan, hingga implementasi awal strategi pemasaran. Kegiatan dilakukan di Kabupaten Cianjur. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman petani terhadap strategi pemasaran, terbentuknya struktur tim yang fungsional, serta munculnya inisiatif pemasaran lokal seperti label produk dan penggunaan media sosial. Meskipun terdapat tantangan dalam adopsi teknologi dan kemitraan eksternal, kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan wilayah berbasis komunitas mampu memperkuat posisi petani dalam rantai nilai pertanian. Kegiatan ini diharapkan dapat direplikasi di wilayah lain sebagai model penguatan kelembagaan tani berbasis lokalitas.
Menyulap Ruang Konseling Jadi Sentuhan Aroma: Workshop Kewirausahaan Lilin Aromaterapi untuk Guru BK Se-Kabupaten Trenggalek Wibowo, Teguh Setiawan; Hidayati, Nurul
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i01.3198

Abstract

Latar Belakang: Guru Bimbingan dan Konseling (BK) di era kontemporer dituntut untuk berinovasi menciptakan ruang konseling yang terapeutik sekaligus membekali siswa dengan keterampilan hidup, termasuk kewirausahaan. Namun, sering terdapat kesenjangan antara kebutuhan ini dengan keterampilan praktis yang dimiliki. Pengabdian ini bertujuan memberdayakan Guru BK melalui integrasi terapi sensorial dan kewirausahaan kreatif. Metode: Dilaksanakan workshop partisipatif selama satu hari penuh di Aula SMA Negeri 1 Trenggalek pada 29 Januari 2026, melibatkan 42 Guru BK SMA/SMK/MA se-Kabupaten Trenggalek. Narasumber utama adalah Dr. apt. Teguh Setiawan Wibowo, MM., MBA., M.Si., M.Farm., AIFO, yang memberikan materi holistik berbasis bukti. Metode mencakup sesi teoretis-interaktif, demonstrasi, hands-on practice pembuatan lilin aromaterapi, serta penyusunan rencana aksi dalam kelompok. Kegiatan dirancang untuk memastikan keberlanjutan melalui forum daring dan komitmen monitoring. Hasil: Peserta berhasil menguasai keterampilan teknis dan konseptual pembuatan lilin aromaterapi dengan indikator keberhasilan 100%. Terjadi peningkatan signifikan pada pemahaman mengenai psikologi aromaterapi dan model bisnis sederhana. Workshop melahirkan enam dokumen rencana aksi konkret untuk diimplementasikan di sekolah, seperti “Proyek BK Corner Aromatherapy” dan “Entrepreneurial Friday”. Terbentuknya komunitas praktisi daring menunjukkan terbangunnya social capital dan sistem dukungan sebaya yang berkelanjutan. Kesimpulan: Workshop ini berhasil membangun kapasitas Guru BK sebagai agent of change yang mengonvergensikan layanan konseling yang inovatif dengan pendidikan kewirausahaan praktis. Model kegiatan ini berpotensi direplikasi sebagai bentuk pengembangan profesi alternatif bagi guru, sekaligus menanamkan benih ekonomi kreatif berbasis kesehatan mental di tingkat sekolah dan komunitas lokal.
Edukasi Pencegahan Stres dan Depresi melalui Nutrisi: Upaya Meningkatkan Literasi Kesehatan Mental Berbasis Sains Wibowo, Teguh Setiawan; Hidayati, Nurul
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i01.3199

Abstract

Kesehatan mental, khususnya stres dan depresi, menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang semakin meningkat, terutama di kalangan usia produktif. Di Indonesia, keterbatasan akses layanan kesehatan jiwa serta stigma sosial mendorong perlunya pendekatan promotif dan preventif yang mudah diakses masyarakat. Salah satu pendekatan yang berkembang adalah nutritional psychiatry, yang menekankan peran nutrisi dalam memodulasi fungsi otak dan kesehatan mental. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan mental berbasis sains melalui edukasi nutrisi sebagai upaya pencegahan stres dan depresi. Metode yang digunakan adalah workshop edukasi daring dengan pendekatan partisipatif dan interaktif, yang dilaksanakan pada 17 Januari 2026 melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh 109 peserta dari berbagai latar belakang. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta, serta kuesioner kepuasan untuk menilai kualitas pelaksanaan kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan rata-rata dari 52,4 menjadi 86,7 atau meningkat sebesar 65,5%, dengan perbedaan yang signifikan secara statistik (p < 0,001). Selain itu, peserta menunjukkan tingkat kepuasan yang sangat tinggi dan peningkatan kesadaran akan peran nutrisi dalam menjaga kesehatan mental. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan mental dan mendorong pemberdayaan individu untuk mengelola stres secara proaktif melalui pendekatan nutrisi. Edukasi nutrisi berbasis sains berpotensi menjadi strategi promotif-preventif kesehatan mental yang mudah direplikasi dan non-stigmatisasi di masyarakat.
Personal Grooming and Public Speaking Untuk Excellent Service to Impression Haryati, Endri; Hidayati, Nurul; Wibowo, Teguh Setiawan
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i01.3200

Abstract

Kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja tidak hanya bergantung pada penguasaan kompetensi teknis (hard skills), tetapi juga pada keterampilan non-teknis (soft skills) yang mendukung citra profesional dan kualitas pelayanan. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses, hasil, dan dampak dari kegiatan pengabdian masyarakat berbentuk seminar dan workshop bertema “Personal Grooming dan Public Speaking untuk Excellent Service to Impression”. Kegiatan dilaksanakan di Institut Kesehatan dan Bisnis Surabaya (IKBIS) dengan melibatkan 68 mahasiswa lintas disiplin dari lima program studi: Manajemen, Akuntansi, Kebidanan, Gizi, dan Keperawatan. Metode pelaksanaan mengintegrasikan tiga tahap utama: (1) seminar konseptual untuk membangun pemahaman dasar, (2) workshop simulasi dan role-play yang dikontekstualisasikan dengan bidang keahlian masing-masing jurusan, dan (3) sesi evaluasi dan refleksi dengan umpan balik langsung. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek kognitif (pemahaman konsep), afektif (kepercayaan diri dan kesadaran profesional), serta psikomotorik (keterampilan komunikasi verbal dan nonverbal). Analisis mendalam mengungkap bahwa pendekatan pembelajaran eksperiensial dan kolaboratif lintas disiplin tidak hanya efektif dalam menutup kesenjangan antara teori dan praktik, tetapi juga berhasil memicu pergeseran paradigma (mindset shift) peserta mengenai integrasi antara penampilan profesional dan kemampuan komunikasi sebagai satu kesatuan dalam membangun pelayanan unggul (excellent service). Kegiatan ini telah memberikan dampak berlapis, mulai dari transformasi personal mahasiswa, penguatan kompetensi yang langsung teraplikasi, hingga penciptaan nilai tambah dan komitmen keberlanjutan bagi institusi mitra. Dengan demikian, model intervensi yang diterapkan direkomendasikan sebagai strategi penguatan soft skills mahasiswa yang efektif, aplikatif, dan relevan dengan tuntutan dunia kerja kontemporer.
Mengoptimalkan Peran Guru BK sebagai Career Bridge Builder: Pelatihan Strategi Link and Match untuk SMA/SMK/MA se-Kabupaten Trenggalek Haryati, Endri; Wibowo, Teguh Setiawan
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i01.3201

Abstract

Latar Belakang: Kesenjangan kompetensi (skills gap) antara lulusan pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja merupakan tantangan serius, termasuk di Kabupaten Trenggalek. Kebijakan link and match menuntut peran aktif seluruh pemangku kepentingan, di mana Guru Bimbingan dan Konseling (BK) berpotensi menjadi career bridge builder yang strategis. Namun, kapasitas Guru BK dalam mengoperasionalkan konsep link and match ke dalam layanan bimbingan karir yang kontekstual masih memerlukan penguatan. Tujuan: Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan kapasitas Guru BK sebagai career bridge builder melalui penguasaan strategi link and match, (2) memfasilitasi penyusunan Rencana Program Tindakan (RPT) bimbingan karir yang relevan, dan (3) membentuk jejaring berkelanjutan antara Guru BK dengan dunia industri dan pemerintah daerah. Metode: Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahap menggunakan pendekatan partisipatoris. Tahap persiapan meliputi analisis kebutuhan dan penyusunan modul. Tahap pelaksanaan berupa pelatihan satu hari (29 Januari 2026) yang berisi transfer pengetahuan, seminar dan workshop interaktif penyusunan RPT. Tahap evaluasi dan tindak lanjut mencakup analisis pre-test/post-test, pendampingan online, dan evaluasi dampak. Hasil: Peserta berjumlah 52 Guru BK dari berbagai jenjang. Analisis menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan, dengan gain score normalisasi sebesar 0,68. Sepuluh draft RPT yang inovatif dan kontekstual berhasil dihasilkan, menunjukkan pergeseran paradigma menuju pendekatan outward-looking. Terbentuknya komunitas praktisi dan komitmen kolaborasi lintas sekolah menjadi modal sosial untuk keberlanjutan. Kesimpulan: Pelatihan ini efektif dalam mengoptimalkan peran Guru BK sebagai career bridge builder dan ecosystem orchestrator. Keberhasilan ini ditopang oleh metode pelatihan yang aplikatif dan kontekstual. Implikasi kegiatan mencakup penguatan layanan bimbingan karir di sekolah, penyediaan calon tenaga kerja yang lebih siap bagi industri, serta kontribusi pada pengembangan ekonomi daerah. Keberlanjutan program memerlukan dukungan kebijakan, pendampingan berjenjang, dan komitmen kolektif dari seluruh pemangku kepentingan
Strategi Pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia di Hong Kong: Pembelajaran dari Webinar dan Kunjungan KJRI Haryati, Endri; Wibowo, Teguh Setiawan
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i01.3202

Abstract

Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong menghadapi tantangan sosial, ekonomi, dan kultural yang kompleks selama masa kerja maupun setelah kembali ke tanah air. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pada 21–23 Oktober 2025 mencakup kunjungan ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong serta penyelenggaraan berbagai webinar edukatif yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan PMI dalam mengelola keuangan, merencanakan usaha mandiri, serta memanfaatkan peluang bisnis lintas wilayah. Kunjungan ke KJRI memberikan wawasan tentang dinamika kehidupan PMI, termasuk pemanfaatan waktu luang untuk interaksi sosial dan kegiatan ekonomi kreatif. Sementara itu, webinar pemberdayaan perempuan dan webinar peluang bisnis di Macao–Hong Kong memberikan edukasi praktis bagi PMI untuk mengembangkan potensi usaha pasca pekerjaan formal dan pemahaman literasi finansial. Artikel ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menganalisis data kegiatan, tanggapan peserta, dan rekomendasi dari pemangku kepentingan terkait pemberdayaan PMI. Hasil temuan menunjukkan bahwa intervensi edukatif melalui forum dialog, kolaborasi kelembagaan, dan penyebaran informasi strategis dapat memperkuat kapasitas PMI dalam merancang masa depan yang mandiri secara ekonomi. Implikasi dari kegiatan ini merekomendasikan pengembangan program berkelanjutan yang melibatkan instansi pemerintah, organisasi masyarakat, serta pelaku usaha untuk memperluas akses informasi, modal usaha, dan jaringan pasar bagi PMI baik di luar negeri maupun setelah pulang ke Indonesia.
Cerita Mistis Ke Inovasi Saintifik: Transformasi Daun Kelor Menjadi Minuman Dalgona Sehat Untuk Remaja di Era Modern Wibowo, Teguh Setiawan; Arif, Fahrudin; Abidi, Alvi; Moi Nede, Martina Theresia; Rahayu, Laila Muzdalifah; Saputri, Ade Reka
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i01.3203

Abstract

Daun kelor (Moringa oleifera) sejak lama dikenal dalam masyarakat Indonesia sebagai tanaman yang sarat dengan cerita mistis, mulai dari kepercayaan sebagai penolak gangguan gaib hingga simbol penetral energi negatif. Namun, di era modern, persepsi tersebut mulai bergeser seiring meningkatnya pemahaman ilmiah mengenai kandungan gizi dan manfaat kesehatannya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses transformasi nilai budaya daun kelor dari mitos tradisional menuju inovasi saintifik melalui pengembangan minuman sehat yang ditujukan bagi remaja. Metode penelitian meliputi studi literatur mengenai kandungan bioaktif daun kelor, observasi kebiasaan konsumsi remaja, serta eksperimen formulasi minuman kelor yang mudah diterima dari aspek rasa, aroma, dan warna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun kelor memiliki potensi besar sebagai minuman fungsional karena kaya akan antioksidan, vitamin, mineral, dan senyawa antiinflamasi. Inovasi minuman dalgona berbahan dasar kelor terbukti dapat meningkatkan minat konsumsi remaja apabila dikemas secara modern dan sesuai preferensi mereka. Studi ini menegaskan bahwa transformasi dari cerita mistis menuju inovasi saintifik tidak hanya memperkuat nilai budaya lokal, tetapi juga membuka peluang baru dalam pengembangan produk kesehatan yang relevan dengan gaya hidup remaja masa kini.
Webinar Obat Bahan Alam Untuk Kesehatan Mental: Optimasi Peran Apoteker dan Herbalis Dalam Terapi Pendukung Berbasis Bukti Wibowo, Teguh Setiawan
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i01.3204

Abstract

Latar Belakang: Kesenjangan layanan kesehatan mental di Indonesia memerlukan pendekatan integratif, salah satunya melalui pemanfaatan obat bahan alam (OBA) sebagai terapi pendukung. Namun, optimalisasi potensi OBA terkendala oleh kurangnya dialog dan kolaborasi antara tenaga kesehatan berbasis bukti (apoteker) dan praktisi berbasis tradisi (herbalis), yang dapat berakibat pada penggunaan yang tidak rasional. Tujuan: Mengembangkan kapasitas dan membangun perspektif bersama antara calon apoteker dan herbalis mengenai peran masing-masing dalam pemanfaatan OBA untuk kesehatan mental yang aman dan berbasis bukti. Metode: Kegiatan berbentuk webinar interaktif dilaksanakan pada 16 Oktober 2025, diikuti oleh 128 peserta (mahasiswa profesi apoteker dan praktisi herbalis). Metode meliputi penyampaian materi komprehensif oleh ahli farmakologi klinis, diskusi kasus, dan sesi tanya jawab mendalam yang difasilitasi moderator. Hasil: Webinar berhasil menciptakan platform dialog yang efektif. Peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai hierarki keamanan OBA (jamu, OHT, fitofarmaka), mekanisme kerja senyawa aktif, serta potensi interaksi dengan obat konvensional. Teridentifikasi klarifikasi peran komplementer: apoteker sebagai gatekeeper keamanan dan fasilitator konseling rasional, sedangkan herbalis sebagai community sensor dan edukator berbasis kultural yang dapat mengurangi stigma. Diskusi mengungkap kebutuhan mendesak akan model komunikasi dan skema rujukan informal antara kedua profesi. Kesimpulan: Kolaborasi apoteker-herbalis merupakan pilar penting dalam membangun sistem dukungan kesehatan mental yang holistik dan kontekstual. Edukasi interprofesi yang dirancang khusus, seperti webinar ini, terbukti efektif dalam menyelaraskan perspektif, meningkatkan literasi kesehatan mental berbasis OBA, dan meletakkan fondasi bagi praktik kolaboratif yang berorientasi pada keselamatan pasien. Program berkelanjutan dan advokasi ke organisasi profesi diperlukan untuk menginstitusionalkan model kemitraan ini.
Model Pendampingan Perguruan Tinggi dalam Implementasi Pengarusutamaan Gender dan Inklusi Sosial (GEDSI) pada Tata Kelola Pembangunan Daerah di Provinsi Papua Wakarmamu, Christine M
Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 12 (2025): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v4i12.3206

Abstract

Pengarusutamaan Gender dan Inklusi Sosial (GEDSI) merupakan strategi pembangunan yang bertujuan memastikan keadilan, kesetaraan, dan inklusivitas dalam seluruh siklus pembangunan daerah. Di Provinsi Papua, implementasi GEDSI memiliki tantangan tersendiri karena karakteristik sosial budaya, geografis, serta konteks Otonomi Khusus. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung implementasi GEDSI melalui model pendampingan perguruan tinggi dalam tata kelola pembangunan daerah. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan pendampingan partisipatif dan kolaboratif, dengan dosen berperan sebagai unsur perguruan tinggi yang tergabung dalam Tim Teknis Pengarusutamaan Gender Provinsi Papua. Pendampingan dilakukan melalui fasilitasi diskusi kebijakan, konsultasi teknis, penguatan kelembagaan, serta pendampingan penyusunan Laporan Penyelenggaraan GEDSI Provinsi Papua Tahun 2024. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan perguruan tinggi berkontribusi pada peningkatan pemahaman aparatur terhadap GEDSI, penguatan integrasi GEDSI dalam tata kelola pembangunan daerah, serta peningkatan kualitas substansi Laporan Penyelenggaraan GEDSI. Model pendampingan ini menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan yang berkeadilan dan inklusif, khususnya di wilayah otonomi khusus.
Literasi Dampak Negatif Konten Elektronik yang Melanggar Kesusilaan Bagi Remaja Nugraha, Tashya Panji
Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 12 (2025): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i01.3207

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada literasi dampak negatif konten elektronik yang melanggar kesusilaan bagi remaja, dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran peserta terhadap bahaya pornografi di internet dari sisi fisik, psikologis, sosial, serta konsekuensi hukumnya. Program dilaksanakan melalui penyuluhan dengan pendekatan edukatif–partisipatif yang mencakup tahapan persiapan (penyusunan materi tentang konsep dasar konten melanggar kesusilaan/pornografi dan dasar hukum), pelaksanaan (ceramah interaktif dan diskusi), serta evaluasi kualitatif melalui observasi keterlibatan peserta, diskusi reflektif, dan umpan balik untuk melihat tingkat pemahaman serta kesadaran peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang bentuk dan ruang lingkup pornografi di berbagai platform digital serta perlunya peran bersama pemerintah, guru, orang tua, dan pihak lain dalam pencegahan, termasuk pentingnya pendidikan seks yang tepat. Selain itu, peserta juga memahami aspek regulasi yang relevan seperti ketentuan terkait pornografi, informasi dan transaksi elektronik, serta perlindungan anak, sekaligus menyadari bahwa keterlibatan dalam pembuatan, distribusi, atau penyebaran konten melanggar kesusilaan memiliki risiko pidana. Secara keseluruhan, penyuluhan ini mendorong komitmen pencegahan melalui peningkatan pendidikan, pengawasan, dan penegakan hukum yang lebih nyata agar remaja terlindungi dari dampak pornografi dan tidak terjebak pada perilaku berisiko yang merusak masa depan.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 5 No 02 (2026): Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 12 (2025): Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 11 (2025): Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 10 (2025): Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 09 (2025): Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 08 (2025): Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 07 (2025): Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 06 (2025): Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 05 (2025): Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 04 (2025): Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 03 (2025): Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 02 (2025): Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 01 (2025): Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 12 (2024): Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 11 (2024): Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 10 (2024): Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 09 (2024): Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 08 (2024): Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 07 (2024): Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 06 (2024): Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 05 (2024): Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 04 (2024): Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 03 (2024): Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 02 (2024): Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 01 (2024): Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 12 (2023): Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 11 (2023): Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 10 (2023): Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 09 (2023): Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 08 (2023): Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 07 (2023): Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 06 (2023): Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 05 (2023): Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 04 (2023): Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 03 (2023): Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 02 (2023): Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 01 (2023): Jurnal Pengabdian Westscience Vol 1 No 01 (2022): Jurnal Pengabdian West Science More Issue