cover
Contact Name
Yana Priyana
Contact Email
mrpyana@gmail.com
Phone
+6282115575700
Journal Mail Official
info@westscience-press.com
Editorial Address
Grand Slipi Tower, level 42 Unit G-H Jl. S Parman Kav 22-24, RT. 01 RW. 04 Kel. Palmerah Kec. Palmerah Jakarta Barat 11480
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan West Science
Published by Westscience Press
ISSN : 29866294     EISSN : 29855470     DOI : https://doi.org/10.58812/jpdws.v1i02
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan diterbitkan oleh Westscience Press, Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian dan studi tentang ilmu pendidikan. Artikel yang dimuat dalam jurnal adalah hasil penelitian atau pemikiran bidang pendidikan yang dilakukan oleh peneliti, guru, dan praktisi pendidikan. Informasi lengkap untuk pemuatan artikel dan petunjuk penulisan artikel tersedia di dalam setiap terbitan. Jurnal Pendidikan West Science adalah hasil penilaian ulang teoritis atau penilaian ulang konseptual dalam bidang pendidikan dan pengajaran pada semua jenjang pendidikan, berbagai mata pelajaran pendidikan dan pengajaran di sekolah dasar, sekolah menengah dan universitas, tetapi tidak terbatas pada penelitian di bidang pendidikan yang relevan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 220 Documents
Analisis Kebutuhan Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Video Pada Materi Keterampilan Bertanya Najma Annur Prakoso; Tuti Iriani; Santoso Sri Handoyo
Jurnal Pendidikan West Science Vol 1 No 05 (2023): Jurnal Pendidikan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpdws.v1i5.364

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis kebutuhan terkait pengembangan media pembelajaran berbasis video pada materi keterampilan bertanya. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif. Analisis kebutuhan ini dilakukan dengan populasi yaitu mahasiswa program studi Pendidikan Teknik Bangunan Universitas Negeri Jakarta. Jumlah Sampel 60 mahasiswa yang telah atau sedang mengambil mata kuliah Kompetensi Pembelajaran. Teknik analisis menggunakan kuesioner yang dapat diakses secara daring dan studi literatur. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa mahasiswa membutuhkan media pembelajaran yang dapat menampilkan simulasi guru dalam bertanya, mahasiswa membutuhkan video yang memiliki kualitas audio dan gambar yang bagus, mahasiswa membutuhkan video simulasi mengajar dengan contoh yang lebih baik dan konkrit, dan mahasiswa membutuhkan video simulasi mengajar  untuk guru vokasi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa diperlukan pengembangan media pembelajaran berbasis video yang dapat diakses melalui kanal video youtube.
Pengembangan Keterampilan Kritis dan Kreatif melalui Pendidikan Berbasis Masalah: Pendekatan Praktis di Kelas (Studi Pada Salah Satu Sekolah Dasar di Sukabumi) Supriandi Supriandi
Jurnal Pendidikan West Science Vol 1 No 05 (2023): Jurnal Pendidikan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpdws.v1i5.380

Abstract

Studi penelitian ini menyelidiki pendekatan praktis yang digunakan di sebuah sekolah dasar di Sukabumi untuk mengembangkan keterampilan kritis dan kreatif di kalangan siswa melalui pendidikan berbasis masalah. Penelitian ini mengadopsi metodologi penelitian kualitatif, menggunakan observasi kelas, wawancara dengan guru dan siswa, dan analisis dokumen untuk mengumpulkan data. Temuan penelitian ini memberikan wawasan yang berharga mengenai implementasi strategi pendidikan berbasis masalah dan efektivitasnya dalam menumbuhkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini berkontribusi pada literatur yang ada tentang metode pengajaran inovatif dan menawarkan rekomendasi praktis bagi para pendidik yang ingin meningkatkan kemampuan kritis dan kreatif siswa melalui pendidikan berbasis masalah.
ANALISIS PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR PADA TINGKAT SEKOLAH MENENGAH ATAS Friska Ria Sitorus; Kasih Kristina Waruwu; Salim; Adinda Febry
Jurnal Pendidikan West Science Vol 1 No 06 (2023): Jurnal Pendidikan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpdws.v1i6.436

Abstract

Kurikulum dijadikan sebagai acuan dan wadah dalam mencapai tujuan pendidikan. Kurikulum Merdeka pada dasarnya berpusat pada peserta didik. Pendidik diharapkan dapat bertindak sebagai mediator, fasilitator, dan motivator yang dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas siswa untuk menggapai hasil yang maksimal. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis penerapan kurikulum merdeka belajar di Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang diuraikan secara deskriptif melalui penelitian kepustakaan. Data pada penelitian ini bersumber dari artikel, buku, dan penelitian terdahulu yang selaras dengan topik pembahasan. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengembangan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan zaman dan lebih berfokus pada kebutuhan peserta didik serta berorientasi pada Proyek Profil Pelajar Pancasila. Pengimplementasian kurikulum merdeka belajar berdampak positif dalam mengembangkan potensi dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Penerapan Model Four-D dalam Pengembangan Media Video Keterampilan Mengajar Kelompok Kecil dan Perorangan Jasmine Riani Johan; Tuti Iriani; Arris Maulana
Jurnal Pendidikan West Science Vol 1 No 06 (2023): Jurnal Pendidikan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpdws.v1i6.455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan rancangan proses pengembangan media video keterampilan mengajar yaitu keterampilan dalam mengajar kelompok kecil dan perorangan dengan model Four-D (4-D) untuk mata kuliah kompetensi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif untuk menguraikan penerapan model 4-D yang dimodifikasi. Hasil dari penelitian ini memberikan gambaran sebagai berikut: 1) Pendefinisian (Define) merupakan tahap untuk mengidentifikasi tujuan pengembangan, sasaran audiens, konteks pembelajaran, dan analisis kebutuhan pengembangan media video, 2) Perancangan (Design) sebagai tahap untuk pemilihan format, konten, fitur media video, serta skenario, 3) Pengembangan (Develop) merupakan tahap yang melibatkan produksi, pengeditan, dan pengujian media video oleh para ahli serta mahasiswa sebagai sasaran audiens, dan 4) Penyebaran (Disseminate) merupakan tahap untuk mendistribusikan atau menyebarkan media video yang telah selesai dikembangkan kepada mahasiswa pada mata kuliah kompetensi pembelajaran. Hasil dari penerapan tahapan model Four-D menunjukkan bahwa model ini dapat digunakan untuk mengembangkan media video keterampilan mengajar kelompok kecil dan perorangan.
Menangani Krisis Mental di Kalangan Pelajar: Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Emosional dalam Sistem Pendidikan Sabil Mokodenseho; Fahmi Hafiz Munandar Maku; Sarah Pobela; Fatma Panu
Jurnal Pendidikan West Science Vol 1 No 06 (2023): Jurnal Pendidikan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpdws.v1i6.456

Abstract

Studi penelitian ini mengkaji penanganan krisis mental di kalangan siswa sekolah menengah atas di Sukabumi dan mengusulkan strategi untuk meningkatkan kesejahteraan emosional dalam sistem pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran, dengan menggabungkan survei kuantitatif dan wawancara kualitatif serta kelompok fokus. Temuan penelitian menunjukkan tingginya prevalensi krisis mental di kalangan siswa sekolah menengah di Sukabumi, dengan tekanan akademis, dinamika keluarga, dan kurangnya dukungan sosial yang diidentifikasi sebagai faktor penyebab yang signifikan. Data kualitatif menyoroti perlunya peningkatan pendidikan kesehatan mental, program manajemen stres, dan lingkungan sekolah yang mendukung. Integrasi temuan kuantitatif dan kualitatif memberikan pemahaman yang komprehensif tentang topik penelitian. Berdasarkan temuan-temuan tersebut, rekomendasi diberikan, termasuk intervensi yang ditargetkan untuk siswa, pelatihan dan dukungan guru, peningkatan layanan konseling sekolah, pendidikan kesehatan mental, kolaborasi dengan keluarga dan masyarakat, serta evaluasi dan pemantauan yang berkelanjutan. Penerapan rekomendasi-rekomendasi tersebut dapat menumbuhkan lingkungan yang positif dan mendukung, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan emosional siswa SMA di Sukabumi.
Menembus Batasan: Pendidikan Inklusif untuk Anak-Anak Difabel dalam Konteks Multikultural Basiran
Jurnal Pendidikan West Science Vol 1 No 06 (2023): Jurnal Pendidikan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpdws.v1i6.457

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan hak dasar yang mempromosikan kesempatan yang sama bagi semua anak, termasuk anak dengan disabilitas, untuk mengakses pendidikan yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tantangan dan peluang pendidikan inklusif bagi anak penyandang disabilitas dalam konteks multikultural di Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran, yang menggabungkan data kualitatif dari wawancara dengan pemangku kepentingan utama dan data kuantitatif dari survei. Desain penelitian ini mencakup pengambilan sampel secara purposif terhadap pendidik, orang tua/wali murid, administrator sekolah, dan perwakilan dari organisasi terkait yang terlibat dalam pendidikan inklusif. Analisis tematik akan digunakan untuk menganalisis data kualitatif, sementara statistik deskriptif dan analisis inferensial akan digunakan untuk data kuantitatif. Studi ini mengakui adanya pengaruh yang signifikan dari budaya terhadap praktik, hambatan, dan fasilitator pendidikan inklusif. Faktor-faktor budaya seperti nilai, tradisi, dan kepercayaan akan dikaji untuk memahami dampaknya terhadap implementasi pendidikan inklusif. Temuan penelitian ini akan berkontribusi pada basis pengetahuan yang ada dengan memberikan wawasan tentang pengaruh budaya, hambatan, dan fasilitator pendidikan inklusif untuk anak-anak penyandang disabilitas di Jawa Barat. Hasil penelitian ini akan berimplikasi pada pengembangan kebijakan, perbaikan praktik, dan penelitian di masa depan dalam mempromosikan pendidikan inklusif dalam konteks multikultural.
Merangkul Teknologi: Mengintegrasikan Realitas Virtual dalam Pengalaman Pembelajaran Yulianti, Siska Dwi; Arini, Rani Eka; Fildansyah, Rully
Jurnal Pendidikan West Science Vol 1 No 06 (2023): Jurnal Pendidikan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpdws.v1i6.458

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi integrasi teknologi virtual reality (VR) ke dalam pengalaman belajar untuk siswa sekolah dasar. Penelitian ini menyelidiki manfaat potensial VR dalam meningkatkan keterlibatan siswa, meningkatkan hasil belajar, dan menumbuhkan kreativitas dan keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini juga membahas tantangan dan masalah yang terkait dengan penerapan VR di lingkungan sekolah dasar. Melalui tinjauan komprehensif terhadap literatur yang ada, survei, dan wawancara dengan para pendidik dan pemangku kepentingan, penelitian ini menawarkan wawasan tentang strategi yang efektif untuk memasukkan VR ke dalam kurikulum. Temuan ini menyoroti peningkatan keterlibatan dan motivasi, peningkatan hasil belajar, dan peningkatan kreativitas dan keterampilan berpikir kritis yang terkait dengan integrasi VR. Studi ini merekomendasikan integrasi kurikulum, pelatihan dan dukungan guru, kolaborasi, dan mengatasi masalah teknis dan etika sebagai strategi utama untuk implementasi VR yang sukses. Dengan merangkul teknologi dan mengintegrasikan VR ke dalam pengalaman belajar, para pendidik dapat memberikan kesempatan pendidikan yang imersif dan interaktif kepada siswa sekolah dasar.
Revitalisasi Kurikulum: Mengoptimalkan AI untuk Meningkatkan Relevansi Pembelajaran Faiz Muqorrir Kaffah
Jurnal Pendidikan West Science Vol 1 No 06 (2023): Jurnal Pendidikan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpdws.v1i6.459

Abstract

Studi penelitian ini menyelidiki implementasi kecerdasan buatan (AI) dalam revitalisasi kurikulum di Perguruan Tinggi Sukabumi dan dampaknya terhadap relevansi pembelajaran. Studi ini mengadopsi pendekatan metode campuran, menggabungkan data kualitatif dari wawancara dan diskusi kelompok terarah, serta data kuantitatif dari survei yang diberikan kepada mahasiswa yang terdaftar dalam mata kuliah yang terintegrasi dengan AI. Analisis kualitatif mengungkapkan manfaat yang dirasakan dari integrasi AI, tantangan dalam implementasi, dan dampak positif terhadap relevansi pembelajaran. Temuan kuantitatif menunjukkan persepsi positif terhadap hasil pembelajaran dan peningkatan keterlibatan mahasiswa. Integrasi temuan kualitatif dan kuantitatif menawarkan pemahaman yang komprehensif tentang efektivitas revitalisasi kurikulum yang terintegrasi dengan AI. Implikasi dari penelitian ini menyoroti perlunya pelatihan fakultas, dukungan infrastruktur, dan pertimbangan etika dalam memanfaatkan AI untuk meningkatkan relevansi pembelajaran. Temuan ini berkontribusi pada basis pengetahuan tentang revitalisasi kurikulum dan memberikan rekomendasi untuk implementasi AI yang sukses di lingkungan pendidikan tinggi.
Pemanfaatan Potensi Seni dan Kreativitas dalam Pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics) Baso Intang Sappaile
Jurnal Pendidikan West Science Vol 1 No 06 (2023): Jurnal Pendidikan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpdws.v1i6.460

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemanfaatan potensi seni dan kreativitas dalam pembelajaran STEM (Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika) di lembaga pendidikan tinggi di Sukabumi. Melalui pendekatan metode campuran, termasuk survei, wawancara, dan observasi kelas, data dikumpulkan dari para pendidik dan siswa. Temuan menunjukkan bahwa ada pengakuan akan manfaat integrasi seni dalam pendidikan STEM, seperti menumbuhkan kreativitas, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, dan mempromosikan kolaborasi interdisipliner. Namun, tantangan seperti sumber daya yang terbatas dan kebutuhan akan pengembangan profesional juga diidentifikasi. Hasil penelitian menyoroti pentingnya mengatasi tantangan-tantangan ini untuk mengintegrasikan seni secara efektif ke dalam pendidikan STEM. Implikasi dari temuan-temuan tersebut dibahas, dan rekomendasi diberikan untuk meningkatkan integrasi potensi seni dan kreativitas dalam pembelajaran STEM di institusi pendidikan tinggi di Sukabumi.
Pendekatan Game-based Learning untuk Pendidikan Kewirausahaan: Memotivasi Siswa dan Mengembangkan Jiwa Entrepreneur pada Siswa Sekolah Menengah Atas Faiz Dzulfikar Yusuf
Jurnal Pendidikan West Science Vol 1 No 04 (2023): Jurnal Pendidikan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpdws.v1i4.461

Abstract

Makalah penelitian ini mengkaji efektivitas pendekatan pembelajaran berbasis permainan dalam pendidikan kewirausahaan untuk memotivasi siswa dan mengembangkan jiwa kewirausahaan. Penelitian ini menggunakan desain metode campuran, yang menggabungkan ukuran kuantitatif dari motivasi siswa, pengembangan jiwa kewirausahaan, dan hasil belajar, serta data kualitatif yang diperoleh melalui wawancara dan kuesioner terbuka. Temuan kuantitatif menunjukkan bahwa intervensi pembelajaran berbasis permainan secara signifikan meningkatkan motivasi siswa dan mendorong pengembangan jiwa kewirausahaan, yang dibuktikan dengan tingkat kecenderungan pengambilan risiko, pengenalan peluang, kreativitas, dan efikasi diri yang lebih tinggi dibandingkan dengan metode pendidikan kewirausahaan tradisional. Analisis kualitatif memberikan wawasan lebih lanjut tentang pengalaman belajar yang menarik dan mendalam, menjembatani teori dan praktik, ruang yang aman untuk ber eksperimen dan belajar dari kegagalan, manfaat kolaborasi dan komunikasi, serta peningkatan motivasi dan pertumbuhan pribadi yang dilaporkan oleh para peserta. Temuan-temuan ini menyoroti potensi pembelajaran berbasis permainan dalam meningkatkan hasil pendidikan kewirausahaan dan menumbuhkan pola pikir kewirausahaan di kalangan siswa.

Page 4 of 22 | Total Record : 220