cover
Contact Name
Isna Rafianti
Contact Email
isnarafianti@untirta.ac.id
Phone
+6281931335597
Journal Mail Official
wilangan@untirta.ac.id
Editorial Address
Jl. Ciwaru Raya No.25, Cipare, Kec. Serang, Serang, Banten 42117
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Wilangan : Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika
ISSN : 27981541     EISSN : 27981541     DOI : http://dx.doi.org/10.56704/jirpm.v3i3
Core Subject : Education,
Jurnal wilangan adalah jurnal pendidikan matematika fakultas keguruan dan ilmu pendidikan universitas sultan ageng tirtayasa yang menerbitkan jurnal dalam bidang pendidikan matematika dan pembelajarannya
Articles 209 Documents
Analisis Motivasi Belajar Siswa SMA Kelas X Pada Pembelajaran Matematika Rofijar Dien Fadly; Yani Setiani; Ria Sudiana
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v4i1.15478

Abstract

Tujuan daripada penelitian ini ialah mendeskripsikan motivasi belajar matematika yang dimiliki siswa kelas X SMAN 17 Kabupaten Tangerang. Penelitian ini merupakan jenis kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MIPA 2 di SMAN 17 Kabupaten Tangerang yang terdiri atas 3 siswa bermotivasi belajar tinggi, 9 siswa pada kategori sedang, dan 6 siswa pada kategori rendah. Pemilihan subjek dilakukan dengan sampling purposif. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, perbedaan yang signifikan terdapat pada indikator (2) adanya keinginan dan kebutuhan untuk belajar, dan (5) adanya kegiatan yang menarik dalam belajar.
MODEL EXPERIENCE, LANGUAGE, PICTORIAL, SYMBOLS, APPLICATION (ELPSA) TERHADAP KOMUNIKASI MATEMATIS DAN SELF EFFICACY Annisaa Nurul Hikmah; Yani Setiani; Etika Khaerunnisa
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v1i2.8393

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Experience, Language, Pictorial, Symbols, Application (ELPSA) terhadap kemampuan komunikasi matematis dan self efficacy siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain penelitian nonequivalen pretest-posttest control grup design. Populasi dalam penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kota Serang tahun ajaran 2019/2020. Sampel penelitian ini dipilih sebanyak dua kelas, kelas VIII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII D sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Pencapaian akhir dan Peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang menggunakan model Experience, Language, Pictorials, Symbols, Aplication (ELPSA) lebih baik daripada siswa yang menggunakan pembelajaran biasa. (2) Pencapaian akhir dan Peningkatan self efficacy siswa yang menggunakan model Experience, Language, Pictorial, Symbols, Aplication (ELPSA) tidak lebih baik daripada siswa yang mengunakan pembelajaran biasa.
Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP Ditinjau dari Gaya Belajar Monica Sayuri; Yuyu Yuhana; Syamsuri Syamsuri
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 1, No 4 (2020): Desember 2020
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v1i4.10072

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis ditinjau dari gaya belajar. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII H SMP Negeri 1 Ciruas tahun ajaran 2019/2020. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan penalaran matematis dan angket berupa skala gaya belajar dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa masing – masing gaya belajar yaitu: auditori, visual, kinestetik, auditori visual, auditori kinestetik, dan visual kinestetik mempunyai tingkat kemampuan penalaran sedang. Berdasarkan spek kemampuan penalaran matematis, pada indikator menyajikan pernyataan matematika secara tulisan, gambar atau diagram, gaya belajar yang paling baik adalah gaya belajar auditori visual. adapun pada indikator melakukan manipulasi, gaya belajar yang paling baik adalah gaya belajar visual. Pada indikator menarik kesimpulan dan menyusun bukti, memberikan alasan atau bukti terhadap kebenaran solusi gaya belajar yang paling baik adalah auditori visual. Sedangkan indikator menarik simpulan dari pernyataan, gaya belajar yang paling baik adalah gaya belajar auditori visual. Pada indikator memeriksan kesahihan argumen gaya belajar yang paling baik adlah gaya belajar kinestetik. Untuk indikator menentukan pola atau sifat dari gejala matematis untuk membuat generalisasi, gaya belajar yang paling baik adalah gaya belajar visual.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) Berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk Memfasilitasi Kemampuan Penalaran Peserta Didik pada Materi Lingkaran Uum Umaroh; Novaliyosi Novaliyosi; Yani Setiani
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v3i1.13368

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya ketersediaan bahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik yaitu dibutuhkannya variasi penggunaan bahan ajar yang dipakai untuk pembejalaran daring dan memuat indikator-indikator kemampuan penalaran matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan respon peserta didik terhadap E-LKPD yang dikembangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian ini adalah 26 orang peserta didik kelas IX SMPN 1 Cikupa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah angket validasi yang diberikan kepada dua validator materi dan dua validator media, satu guru sebagai ahli pembelajaran dan angket respon peserta didik. Hasil validasi oleh ahli diperoleh informasi kelayakan E-LKPD yaitu penilaian dari ahli materi memperoleh persentase sebesar 91,67% dengan kategori sangat baik, penilaian ahli dari media memperoleh persentase sebesar 72,68% dengan kategori baik, dan penilaian ahli dari pembelajaran memperoleh persentase sebesar 85,76% dengan kategori sangat baik. Hasil respon peserta didik terhadap E-LKPD memperoleh persentase sebesar 74,95% dengan katagori baik. Berdasarkan hasil analisis data secara keseluruhan maka dapat disimpulkan bahwa E-LKPD berbasis PBL yang dikembangkan dinyatakan layak dan dapat digunakan dalam pembelajaran matematika.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH KONTEKSTUAL PADA MATERI ALJABAR BERDASARKAN PROSEDUR NEWMAN Naufalliani Aulia Zahrah; Yani Setiani
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v4i1.15571

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam pemecahan masalah, salah satunya dikarenakan siswa melakukan kesalahan dalam memecahkan masalah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis-jenis kesalahan dalam memecahkan masalah kontekstual pada materi aljabar berdasarkan prosedur newman serta faktor-faktor penyebabnya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penentuan subjek penelitian dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Subjek penelitian ini adalah 30 siswa kelas VII SMPN 1 Kramatwatu yang diberikan tes kemampuan pemecahan masalah, serta 6 subjek pilihan yang diambil dari kelompok kemampuan tinggi, sedang, dan rendah sebagai narasumber wawancara untuk mengetahui faktor penyebab kesalahan. Hasil penelitian ini menunjukkan kesalahan membaca memperoleh presentase 4%, kesalahan memahami memperoleh presentase 52%, kesalahan transformasi memperoleh presentase sebesar 19%, kesalahan keterampilan proses memperoleh presentase 77,5%, dan kesalahan penulisan jawaban memperoleh presentase sebesar 88%. Faktor penyebab siswa melakukan kesalahan dikarenakan tidak mampu menyerap materi dengan baik, terburu-buru dan tidak fokus, tidak memahami makna soal, kurang teliti dalam menentukan informasi dalam soal, tidak terampil dalam menerjemahkan kalimat soal ke dalam kalimat model matematika, tidak mengetahui prosedur atau langkah-langkah yang tepat dalam menghitung rumus yang sudah ditulis, bingung menuliskan satuan, tidak terbisa menuliskan kesimpulan.
Implementasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Matematika Siska Aitami; Syamsuri Syamsuri; Yani Setiani
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v1i1.7924

Abstract

Berbicara tentang pendidikan, saat ini bangsa Indonesia sedang mengalami degradasi moral yang tercermin dari  kurang berkualitasnya output pendidikan di Indonesia. Sebagai contoh, maraknya kasus tawuran, narkoba dan memudarnya sopan santun dalam lingkungan masyarakat. Salah satu cara untuk mengatasi degradasi moral dengan menerapkan pendidikan karakter dalam pembelajaran matematika.  Penelitian ini  bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran matematika di Man 1 Kota Serang. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru matematika dan siswa MAN 1 Kota Serang. Pengambilan sampel sumber informasi untuk guru matematika dan siswa dilakukan dengan teknik sampling purposive. Berdasarkan hasil reduksi data dokumentasi, observasi dan wawancara menunjukkan bahwa guru matematika di MAN 1 Kota Serang telah mengimplementasikan pendidikan karakter dalam pembelajaran  matematika. Berdasarkan 18 karakter yang dikemukakan oleh Kemendiknas hanya terdapat 7 karakter yang diintegrasikan dalam pembelajaran matematika. Hal tersebut dapat dilihat melalui proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang diintegrasikan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, jujur, rasa ingin tahu, religius, bersahabat/komunikatif, dan kreatif.
Development Of Teaching Materials Electronic Module (E-Module) Based On Android The Subject Of Matriks Chika Dian Tanesari; Maman Fathurrohman; Novaliyosi Novaliyosi
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 1, No 3 (2020): September 2020
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v1i3.9179

Abstract

The use of the module can help overcome misconception and can help students learn to independently. With the advent of the technology, A printed book slowly eleminated because all the information can be acquired by a smartphone. Resulting in reading interest students declining. It is therefore, needed material of teaching interactive module with easly language undersanable students and packed in the pack interesting, So as to attract students interest in reading. Interactive module will be made based on the android to join the habit of students who obtain information use android. This research aimed at producing and develop materials of teaching electronic module based on the android subject of matriks. The research method used is Research and Development (RnD) that involved seven steps: 1) Need Analysis, 2) Researcher as Developer Capability, 3) Product to be Developed, 4) Concept of the Product, 5) Development of the Product, 6)Experts Judgements, 7) Field Testing in Natural Setting Environment. Expert judgements has been done by Technology Experts, Mathematical Education Experts, and Mathematics Experts, has showed that electronic module is receivable to be tested to the student MAN 2 Cilegon who have studied matriks. Field testing is done by the 15 student got the percentage rating 82,28%. From the result of the field testing, the electronic module are in state of very good category based on student’ assessment.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Melalui Pendekatan Polya pada Pembelajaran Daring di MTS Lambangsari Sutiha Kamelia; Aan Hendrayana; Yani Setiani
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 2, No 4 (2021): Desember 2021
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v2i4.13086

Abstract

Saat ini Pembelajaran disekolah dilakukan secara daring dan luring. Pembelajaran daring dilakukan hampir keseluruh Indonesia sejak awal tahun 2020 akibat wabah corona. Meskipun pembelajaran matematika dilakukan secara daring, tetap harus memperhatikan tujuan pembeajaran matematika salah satunya kemampuan pemecahan masalah. Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki siswa, namun pada saat ini kemampuan tersebut masih terbilang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa memalui pendekatan Polya pada pembelajaran daring. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII A MTS Lambangsari dengan sampling 3 siswa dengan kategori kemampuan tinggi, sedang dan rendah. Instrumen yang digunakan adalah tes dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah terdapat siswa yang memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis kategori tinggi sebanyak 30%, kategori sedang 35%, kategori rendah 30%, dan sisanya dalah kategori sangat rendah. 
Efektivitas Media Pembelajaran Interaktif dengan Konteks Budaya Lokal dalam Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP Oktaviani Puspita Wardani; Heni Pujiastuti; Ihsanudin Ihsanudin
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 3, No 4 (2022): Desember 2022
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v3i4.15578

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh bahan ajar yang kurang mendukung kemampuan komunikasi matematis siswa dan kurang menanamkan unsur budaya lokal. Hal ini menyebabkan kemampuan komunikasi matematis siswa rendah dan kurang mengenal budaya setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan media pembelajaran interaktif dengan konteks budaya lokal dalam meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa SMP. Metode yang digunakan yaitu pre-experimental dengan one group pretest-posttest design. Subjek penelitian ini yaitu 24 siswa kelas VII SMP Negeri 1 Cikande dengan pengambilan sampel secara purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan soal pretest dan posttest dengan indikator kemampuan komunikasi matematis. Hasil penelitian menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada hasil belajar siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan media pembelajaran interaktif dengan konteks budaya lokal. Adapun peningkatan yang dialami siswa berada pada kriteria sedang dengan perolehan N-Gain score sebesar 0,59. Tafsiran efektivitas yang didapatkan yaitu cukup efektif dengan persentase 58,67%. Sehingga media pembelajaran interaktif dengan konteks budaya lokal efektif dalam meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Flipped Classroom Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Liani Nurfadillah; Cecep Anwar Hadi Firdos Santosa; Novaliyosi Novaliyosi
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v1i2.8934

Abstract

Flipped classroom merupakan model pembelajaran yang membalik siklus pembelajaran yaitu pembelajaran yang biasanya dilakukan di dalam kelas menjadi dilakukan di rumah oleh siswa, dan sebaliknya pekerjaan rumah dikerjakan di dalam kelas. Media pembelajaran yang bisa dimanfaatkan untuk menunjang pembelajaran flipped classroom adalah Google Classroom. Pemilihan Google Classroom sebagai media pembelajaran karena aplikasi tersebut gratis dan mudah digunakan, serta fitur yang terdapat dalam Google Classroom terintegrasi dengan aplikasi Google lainnya. Pada tahapan pembelajaran flipped classroom siswa dituntut untuk lebih aktif dan kritis selama proses pembelajaran yang menyebabkan terjadinya proses memahami suatu konsep secara mandiri menuju tingkatan proses pembelajaran yang lebih tinggi sehingga dinilai dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain penelitian the non equivalent pretest posttest control group design. Teknik analisis data dalam penelitian kuantitatif meliputi statistika deskriptif dan statistika inferensial. Hasil penelitian yang diperoleh adalah tidak terdapat perbedaan pencapaian akhir dan peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis antara siswa kelas kontrol dan kelas eksperimen. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis matematis antara siswa yang menerapkan pembelajaran flipped classroom dengan siswa yang menerapkan pembelajaran saintifik.

Page 10 of 21 | Total Record : 209