cover
Contact Name
Isna Rafianti
Contact Email
isnarafianti@untirta.ac.id
Phone
+6281931335597
Journal Mail Official
wilangan@untirta.ac.id
Editorial Address
Jl. Ciwaru Raya No.25, Cipare, Kec. Serang, Serang, Banten 42117
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Wilangan : Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika
ISSN : 27981541     EISSN : 27981541     DOI : http://dx.doi.org/10.56704/jirpm.v3i3
Core Subject : Education,
Jurnal wilangan adalah jurnal pendidikan matematika fakultas keguruan dan ilmu pendidikan universitas sultan ageng tirtayasa yang menerbitkan jurnal dalam bidang pendidikan matematika dan pembelajarannya
Articles 209 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KNISLEY TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DITINJAU DARI LITERASI NUMERASI PADA SISWA SMP Ahmad Pernando Alfariji; Ria Sudiana M.Si.; Etika Khaerunnisa M.Pd.
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 3, No 3 (2022): September 2022
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v3i3.14007

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya kemampuan pemecahan masalah matematis sebagai salah satu tujuan pembelajaran matematika dan literasi numerasi sebagai pengaplikasian konsep dalam pemecahan masalah matematika. Model pembelajaran Knisley diyakini mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis sehingga diharapkan siswa dapat menggunakan literasi numerasi dengan baik. Sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Knisley terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari literasi numerasi siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 23 Tangerang tahun ajaran 2019/2020 dengan sampel diambil secara purposif yaitu kelas VIII C sebagai kelas eksperimen berjumlah 28 siswa dan kelas VIII D sebagai kelas kontrol berjumlah 28 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kombinasi (mixed method) dengan desain concurrent embedded. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes kemampuan pemecahan masalah matematis, lembar observasi, pedoman wawancara, dokumentasi, dan peneliti. Hasil penelitian memberikan kesimpulan bahwa peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas eksperimen lebih baik dibandingkan siswa kelas kontrol. Ditinjau dari literasi numerasi,
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA SMP PADA E-LEARNING Dwi Rachmawati; Hepsi Nindiasari; Syamsuri Syamsuri
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v1i2.8574

Abstract

Berpikir kritis merupakan suatu proses disiplin intektual untuk membuat keputusan-keputusan yang masuk akal dalam menyelesaikan masalah dengan mempertimbangkan pemikiran yang produktif serta melibatkan evaluasi bukti pendukungnya dan kesimpulan lanjutan yang diakibatkannya. Rendahnya berpikir kritis peserta didik kelas VIII SMP Muhammadiyah Cilegon disebabkan karena peserta didik masih sulit untuk memahami pembelajaran. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis butir soal kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMP.Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VIII sebanyak 22 orang dengan cara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara tes tertulis (essay) dan wawancara. Teknik analisis data yaitu menggunakan tes kemampuan berpikir kritis matematis, sehingga didapat kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik dengan kategori kemampuan tinggi dengan 2 siswa secara umum dapat dikatakan bahwa berpikir kritis matematis dengan baik sesuai dengan indikator soal berpikir kritis. Peserta didik dengan kemampuan sedang dengan 16 siswa secara umum dapat disimpulkan bahwa peserta didik yang memiliki kemampuan sedang belum terlalu mampu mengerjakan soal tes berpikir kritis matematis dengan baik. Serta peserta didik berkemampuan rendah dengan 4 siswa dapat disimpulkan bahwa peserta didik yang memiliki kemampuan rendah belum sama sekali mampu dalam mengerjakan soal tes berpikir kritis matematik dengan baik.
Kesulitan Siswa dalam Proses Matematisasi Soal Cerita Materi Bangun Ruang Sisi Datar Annisa Annisa; Syamsuri Syamsuri; Etika Khaerunnisa
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2021): Juni 2021
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v2i2.11700

Abstract

Kesulitan belajar dapat terjadi dikarenakan siswa memandang matematika sebagai suatu materi yang menakutkan dan sukar. Salah satu materi yang sulit untuk dipahami siswa adalah bangun ruang sisi datar, dikarenakan dalam mempelajarinya memerlukan konsentrasi dan ketelitian tingkat tinggi. Dalam menyelesaikan permasalahan bangun ruang sisi datar perlu memanfaatkan masalah nyata dalam kehidupan sehari-hari agar siswa mampu memahami secara terstruktur. Proses matematisasi adalah suatu proses guna mematematikakan suatu masalah atau memodelkan masalah secara matematis serta membangun konsep matematika dari permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan siswa pada proses matematisasi soal cerita materi bangun ruang sisi datar. Subjek penelitian yang terdiri atas 4 siswa kelas VIII G merupakan siswa yang telah mendapatkan pembelajaran materi bangun ruang sisi datar. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualiitatif deskriptif. Prosedur penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini melalui tiga tahap diantaranya (1) Tahap persiapan. (2) Tahap pelaksanaan (3) Tahap analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan yang pada proses matematisasi horizontal dan vertikal dalam menyelesaikan soal cerita materi bangun ruang sisi datar. Kesulitan pada proses matematisasi horizontal adalah tidak mampu mengidentifikasi konsep matematika yang relevan dan tidak membuat model matematika. Kesulitan pada proses matematisasi vertikal adalah tidak menggunakan representasi matematis dan tidak melakukan matematika formal.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION) DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP Mastur Mastur; Maman Fathurrohman; Cecep Anwar Hadi Firdos Santosa
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 3, No 3 (2022): September 2022
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v3i3.13478

Abstract

Rendahnya kemampuan pemecahan matematis dikarenakan siswa cenderung pasif dan kurang mengeksplorasi selama proses pembelajaran, akibatnya siswa mengalami kesulitan dalam memahami dan mengerjakan soal. Maka dari itu perlu adanya inovasi model pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pendekatan kontekstual lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen (Quasi Eksperimental). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMPN 4 Kota Serang kelas VIII semester ganjil tahun ajaran 2019/2020 yang terdiri dari 9 kelas. Dalam penelitian ini diambil sampel sebanyak dua kelas secara acak. Didapatkan kelas ekperimen yaitu kelas VIIIC dengan jumlah siswa 33 orang dan kelas kontrol yaitu kelas VIIID dengan jumlah siswa 35 orang. Teknik pengambilan data menggunakan Soal uraian. Hasil penelitian memberi kesimpulan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pendekatan kontekstual lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan menggunakan pembelajaran konvensional.
Pengembangan Media Pembelajaran E-Learning Berbasis Gnomio dengan Pendekatan Kontekstual Fransiska Desy Natalia Hutapea; Aan Hendrayana; Cecep Anwar Hadi Firdos Santosa
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 1, No 4 (2020): Desember 2020
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v1i4.10055

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk media pembelajaran Gnomio dan menguji kelayakan dari produk yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dan pengembangan (research and development) dengan tahapan model ADDIE. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data statistik desktiptif dengan menggunakan skala likert sebagai teknik pengukurannya. Dengan teknik purposive sampling, subjek dalam penelitan ini yaitu 1 orang ahli media, 5 orang ahli materi dan 30 peserta didik sebagai responden. Instrumen dalam penelitian ini yaitu pedoman wawancara dan 3 jenis angket yaitu angket ahli media, angket ahli materi dan angket respon peserta didik. Berdasarkan analisis data, hasil presentase ahli media sebesar 73 % dan masuk ke dalam kriteria layak, dan hasil presentase ahli materi sebesar 84% dan masuk ke dalam kriteria sangat layak. Sedangkan hasil presentasi responden peserta didik sebesar 76% dan masuk ke dalam kriteria layak. Sehingga dapat disimpulkan, produk media pembelajaran e-learning berbasis Gnomio dengan pendekatan kontekstual layak untuk digunakan.
Analisis Kesalahan Siswa Berdasarkan Prosedur Newman Pada Soal Kemampuan Berpikir Kritis Materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel Kelas X Samuel Bernando; Novaliyosi Novaliyosi; Isna Rafianti
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v3i2.13384

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis kesalahan yang dilakukan oleh siswa saat menyelesaikan soal kemampuan berpikir kritis pada materi sistem persamaan linear tiga variabel kelas X, serta mengetahui faktor penyebab siswa melakukan kesalahan tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah 20 siswa kelas X SMA Negeri 16 Jakarta. Berdasarkan hasil analisis data melalui pemberian tes dan wawancara didapatkan kesimpulan yaitu siswa melakukan 4 jenis kesalahan berdasarkan Prosedur Newman, keempat kesalahan tersebut adalah kesalahan memahami, transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban. Kesalahan-kesalahan yang dilakukan siswa dipengaruhi beberapa faktor penyebab yaitu kurangnya pemahaman siswa akan materi dan soal dikarenakan siswa tidak terbiasa mengerjakan soal berbentuk uraian cerita yang menuntut siswa untuk berpikir kritis, dan kurangnya ketelitiaan siswa dalam memahami hingga menyelesaikan masalah yang terdapat dalam soal.
Analisis Perkembangan Kognitif Siswa SMA Pada Pembelajaran Matematika Tria Suhada Azzahra; Hepsi Nindiasari; Zahra Fadhilah Aryoko; Zahid Nur Afita Amaliyah; Riza Novidona Afifah; Difa Tri Faizah
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v4i1.13430

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesesuaian tahap perkembangan kognitif menurut Jean Piaget terhadap siswa SMA kelas XI di SMA Negeri 2 Kota Serang, apakah siswa telah mencapai pada tahap penalaran formal, sesuai dengan yang dijelaskan dalam teori Piaget. Subjek dari penelitian ini adalah siswa SMA sebanyak 19 orang dengan usia antara 15 sampai 17 tahun. Penelitian ini menggunakan instrumen kuesioner yang dibagikan secara langsung kepada siswa dalam pembelajaran matematika. Kuesioner terdiri dari 15 pernyataan dengan diberi waktu selama 10 menit. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa kemampuan kognitif siswa dapat dikatakan baik. Namun, adanya keragu-raguan yang dialami siswa perlu menjadi tugas bagi seorang guru agar kemampuan kognitif siswa dapat lebih baik lagi.
PENGARUH EMOTIONAL SPIRITUAL QUOTIENT (ESQ) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Fifi Anggraini; Novaliyosi Novaliyosi; Isna Rafianti
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v1i1.8549

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya tiga kecerdasan yang dimiliki siswa yaitu IQ, EQ, dan SQ, di mana penggabungan tiga kecerdasan tersebut adalah ESQ. Pentingnya memecahkan masalah matematika dan motivasi belajar siswa dalam proses pembelajaran juga merupakan latar belakang dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh ESQ terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika dan motivasi belajar siswa SMPIT Al-Izzah Serang kelas VII. Penelitian ini adalah penelitian survei dengan3 kelas sampel. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan tes. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil untuk hipotesis I adalah koefisien korelasi sebesar 0,983 dengan persamaan regresi Y1 = -88,712 + 1,798X. Untuk hipotesis II adalah koefisien korelasi sebesar 0,985 dengan persamaan regresi Y2 = -28,420 + 1,162X. Untuk hipotesis III yaitu koefisien korelasi sebesar 0,981 dengan persamaan regresi Y2 = 29,726 + 0,623Y1. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa 1) ada pengaruh positif dan signifikan ESQ terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika, 2) ada pengaruh positif dan signifikan ESQ terhadap motivasi belajar siswa, dan 3) pengaruh positif dan signifikan dari kemampuan pemecahan masalah matematis terhadap motivasi belajar siswa. Kata kunci: ESQ, motivasi belajar, pemecahan masalah matematis
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis dan Karakter Siswa SMP dengan Pembelajaran Daring Annisa Mulia Nastiti; Hepsi Nindiasari; Novaliyosi Novaliyosi
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 1, No 4 (2020): Desember 2020
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v1i4.8876

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 27 siswa kelas VII MTsN 1 Kota Serang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah instrumen tes yang terdiri dari 5 butir soal dan instrumen non tes berupa wawancara. Data dianalisis berdasarkan indikator kemampuan berpikir kritis matematis yang digunakan, yaitu reduksi data dan penarikan kesimpulan.Hasil kemampuan berpikir kritis matematis siswa digolongkan dalam kategori tinggi, sedang, dan rendah.  Presentase masing-masing kategori menunjukkan 26% siswamemiliki kemampuan tinggi, 67% siswa memiliki kemampuan sedang, dan 7% siswa memiliki kemampuan rendah.
UPAYA UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DALAM MEMBUAT RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) MELALUI SUPERVISI AKADEMIK DI SD NEGERI KUBANG LESUNG KULON Muadifah Muadifah
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v3i1.14163

Abstract

Guru memegang peranan penting dalam kegiatan pembelajaran, maka dari itu diperlukan perencanaan yang baik oleh guru agar kegiatan pembelajaran dapat berlangsung secara efektif dan optimal. Namun pada kenyataan dilapangan masih banyak guru yang belum bisa membuat RPP dengan kualitas yang baik. maka dari itu upaya untuk meningkatkan kompetensi guru dalam membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) melalui supervisi akademik ini dilakukan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan bahwa apakah supervisi akademik yang dilakukan mampu meningkatkan kemampuan guru dalam membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) dengan subjek penelitian 11 orang guru. Supervise akademik terbukti mampu meningkatkan hasil atau nilai dari kualitas pembuatan RPP di SDN Kubang Lesung Kulon ini. Nilai rata-rata kualitas RPP pada siklus 2 mencapai 84,66 dimana termasuk ke dalam kategori berhasil.

Page 6 of 21 | Total Record : 209