cover
Contact Name
Indrya Mulyaningsih
Contact Email
jgippjbsip2021@gmail.com
Phone
+6289667890219
Journal Mail Official
jgippjbsip2021@gmail.com
Editorial Address
The Suite Metro Apartment, Jalan Soekarno Hatta No. 698B, Buah batu Kabupaten Bandung, West Java 40286
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Guru Indonesia
ISSN : -     EISSN : 2798463X     DOI : https://doi.org/10.51817
Jurnal Guru Indonesia atau JGI menerbitkan artikel hasil penelitian bidang pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia, baik di sekolah dasar, sekoah menengah pertama, maupun sekolah menengah atas.
Articles 70 Documents
Utilizing Sway Media For Learning Indonesian (Expository Text) Sriwidianingsih, Nunung
Jurnal Guru Indonesia Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/jgi.v4i1.773

Abstract

Guru belum melakukan pembelajaran yang inovatif seperti menggunakan berbagai media untuk membuat siswa termotivasi dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan media Sway untuk pembelajaran Bahasa Indonesia materi teks eksposisi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan model penelitian tindakan kelas.  Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X-11 SMAN 1 Jatiwangi Tahun Pelajaran 2023/2024 sebanyak 36 siswa. Keberhasilan pembelajaran bahasa Indonesia materi teks eksposisi lebih menyenangkan dengan memanfaatkan media Sway pada siswa kelas X-11 SMAN I Jatiwangi, tahun pembelajaran 2023/2024 tergolong tinggi. Ada 25 siswa dari 36 orang yang mendapat nilai 76 ke atas atau mencapai 25/36 X 100% = 69,44% pada siklus pertama, sedangkan pada siklus kedua ada 33 siswa atau 91,67% yang mendapat nilai tinggi. Dalam kegiatan pembelajaran dengan media Sway terlihat siswa lebih aktif, gembira, dan merasa bebas untuk menyatakan pendapatnya. Oleh karena itu, pelaksanaan pembelajaran Bahasa Indonesia khususnya pada materi teks eksposisi lebih menyenangkan dengan memanfaatkan media Sway pada siswa kelas X-11 SMAN I Jatiwangi Tahun Pelajaran 2023/2024.Teachers have not carried out innovative learning such as using various media to make students motivated in the learning process. This research aims to describe the use of Sway media for learning Indonesian with expository text material. This type of research is descriptive with a classroom action research model.  The subjects of this research were 36 students in class X-11 of SMAN 1 Jatiwangi for the 2023/2024 academic year. The success of learning Indonesian with expository text material that is more enjoyable by using Sway media for students in class There were 25 students out of 36 who got a score of 76 or above or achieved 25/36 In learning activities using Sway media, students are seen to be more active, happy and feel free to express their opinions. Therefore, implementing Indonesian language learning, especially expository text material, is more enjoyable by utilizing Sway media for class X-11 students at SMAN I Jatiwangi for the 2023/2024 academic year.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Teks Eksplanasi pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas XI SMK Dewi, Saskia Komala
Jurnal Guru Indonesia Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/jgi.v3i2.697

Abstract

AbstractThe aim of this research is related to the problem formulation, namely, to produce a student worksheet (LKPD) with explanatory text that suits the needs of class XI students at the Cirebon City Tourism Vocational School. The method used in this development research uses a 4-D model, namely defining, planning, developing, and disseminating, but the dissemination stage was not carried out. This research was carried out from January to March 2023. The results of this research are the Student Worksheet (LKPD) for explanatory text consists of a cover, foreword, table of contents, introduction, competency mapping, explanatory text material, a summary of the material, assignments (individual, group, and evaluation), answer key, glossary, and bibliography. The material expert validator assessment 1 obtained a result of 86% and was included in the very feasible category. The assessment results from material expert validator 2 were in the decent category with a percentage of 75%, and material expert validator 3, namely the Indonesian language teacher, got a percentage score of 77% in the Decent category.  Tujuan penelitian ini berdasarkan rumusan masalah yakni, menghasilkan lembar kerja peserta didik (LKPD) teks eksplanasi yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik kelas XI SMK Pariwisata Kota Cirebon. Metode yang digunakan pada penelitian pengembangan ini menggunakan model 4-D yakni pendefinisian (define), perencanaan (design), pengembangan (develop) serta penyebaran (disseminate), tetapi tahap disseminate tidak dilakukan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari hingga Maret 2023. Hasil penelitian ini menyebutkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) teks eksplanasi terdiri dari sampul, prakata, daftar isi, pendahuluan, pemetaan kompetensi, materi teks eksplanasi, rangkuman materi, tugas (individu, kelompok dan evaluasi), kunci jawaban, glosarium, dan daftar pustaka. Penilaian validator ahli materi 1 mendapatkan hasil 86% dan termasuk kategori sangat layak. Hasil penilaian dari validator ahli materi 2 termasuk kategori Layak dengan persentase 75%,dan validator ahli materi 3 yaitu guru Bahasa Indonesia mendapatkan nilai persentase 77% dengan Kategori layak.
Keefektifan Media Digital Podcast Spotify Terhadap Keterampilan Menulis Teks Cerita Pendek Siswa Kelas IX SMP Salsabila, Salsabila
Jurnal Guru Indonesia Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/jgi.v4i1.915

Abstract

Pentingnya penggunaan media pembelajaran yang mampu memberikan efek signifikan terhadap proses siswa dalam menemukan ide dan gagasan menjadi hal yang utama, namun penggunaan media pembelajaran yang menarik dan berorientasi digital pada saat ini kurang diminati, untuk itu antusias siswa dalam mengikuti pembelajaran cenderung bersikap pasif merupakan salah satu penyebab rendahnya keterampilan siswa. Selain itu karena masih rendahnya kemampuan menulis cerpen pada siswa. Siswa kesulitan mengungkapkan pikiran dan perasaannya dalam bentuk cerita pendek. Dari hal tersebut, tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan Media pembelajaran podcast Spotify terhadap keterampilan menulis teks cerita pendek siswa kelas IX SMP Negeri 7 Kota Cirebon. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan design quasi experimental. Hasil analisis data hasil belajar Pretest dan posttest dengan uji-t bahwa diperoleh dengan  nilai rata-rata pretest sebesar 51,471 dan rata-rata nilai posttest sebesar  81,647. Dengan N = 17, Diperoleh thitung = 6,881 dengan taraf  signifikan 5% sebesar 2,035. Karena thitung = 6,881 > ttabel = 2,035. Hal ini menunjukkan bahwa uji t mempunyai efek yang signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa adanya keefektifan penggunaan media digital podcast Spotify terhadap keterampilan menulis teks cerita pendek siswa kelas IX SMP Negeri 7 Kota Cirebon.The importance of using learning media that is able to have a significant effect on students' process of finding ideas is the main thing, however the use of interesting and digitally oriented learning media is currently less popular, therefore students' enthusiasm in participating in learning tends to pretend to be passive. one of the causes of low student skills. Based on this, the aim of this research is to determine the effectiveness of the Spotify podcast learning media on the short story text writing skills of class IX students at SMP Negeri 7 Cirebon City. This type of research is quantitative research using a quasi-experimental design. The results of data analysis on pretest and posttest learning outcomes using the t-test were obtained with an average pretest score of 51.471 and an average posttest score of 81.647. With N = 17, obtained tcount = 6.881 with a 5% significance level of 2.035. Because tcount = 6.881 > ttable = 2.035, this shows that the t test has a significant effect. This shows that there is effectiveness in using the Spotify podcast digital media on the short story text writing skills of class IX students at SMP Negeri 7 Cirebon City.
Kajian Literatur Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Fabel pada Jenjang SMP Hanah, Ayu; Intan Nuraini, Della Reva Eka; Nurlailiyana, Zihan Auliyah
Jurnal Guru Indonesia Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/jgi.v4i1.851

Abstract

Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kajian literatur peningkatan keterampilan menulis teks fabel di sekolah menengah pertama. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dan model yang digunakan berupa Narrative Literature Review (NLR) dengan teknik compare atau mengaitkan. Ada beberapa tahapan pada penelitian ini yaitu, melakukan pengumpulan artikel, diskusi, dan mengambil simpulan. Sumber data yang didapatkan adalah dari menganalisis artikel jurnal yang ada pada jurnal nasional delapan tahun terakhir yakni, dari tahun 2016–2024.  Hasil pada penelitian ini menunjukkan pada setiap artikel yang dievaluasi terdapat peningkatan keterampilan menulis sesuai dengan jenis penelitiannya yaitu, Penelitian Tindakan Kelas.  Penelitian ini digunakan untuk kalangan siswa sekolah menengah pertama supaya dapat meningkatkan keterampilan menulis fabel. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 13 sampai 18 April 2024 sesuai dengan teori-teori yang ditelaah. The aim of this research is to describe a literature review of improving fable text writing skills in junior high schools. The method used is a literature review and the model used is a Narrative Literature Review (NLR) with a compare or link technique. There are several stages in this research, namely, collecting articles, discussions, and drawing conclusions. The data source obtained was from analyzing journal articles in national journals for the last eight years, namely, from 2016 - 2024. The results of this research show that in each article evaluated there was an increase in writing skills according to the type of research, namely, Classroom Action Research. This research is used for junior high school students to improve their fable writing skills. This research was carried out from 13 to 18 April 2024 in accordance with the theories studied.
Pemanfaatan Instrumen Pembelajaran Cerita Pendek Karya Siswa Rahmawati, Ane
Jurnal Guru Indonesia Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/jgi.v3i2.222

Abstract

AbstractThis research aims to describe how to use short story learning instruments for class XI SMK Sultan Agung Sumber. The method used in this research is a qualitative descriptive method. The data source for this research is Sultan Agung Sumber Vocational School. The method used in collecting data for this research is the observation method. The data is in the form of words, sentences, discourse which are a variety of written language in students' short stories. In the research process, the advanced technique used is the skilled listening and involvement technique. The data in this research is in written form so the written technique is used. Based on the results of the research, it shows that the building blocks of the short story are analyzed in terms of plot, character, point of view and setting raised in a short story written by students. Starting from the plot of the story, united by the characters of each character and the setting of the place, time to show the unity of the facts of the story. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pemanfaatan instrumen pembelajaran cerpen kelas XI SMK Sultan Agung Sumber. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini yaitu SMK Sultan Agung Sumber. Metode yang digunakan pada pengumpulan data penelitian ini adalah metode simak. Data tersebut berupa kata-kata, kalimat, wacana yang merupakan ragam bahasa tulis pada cerpen karya siswaTeknik lain yang dipakai pada penelitian ini, yaitu teknik catat. Data pada penelitian ini berbentuk tulis sehingga digunakan teknik catat. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur pembangun dari cerpen tersebut menganalisis dari segi alur, karakter, sudut pandang, serta latar yang diangkat dalam suatu cerita pendek karya siswa. Berawal dari alur cerita, disatukan dengan adanya karakter setiap tokoh dan latar tempat, waktu untuk menunjukkan kesatuan fakta cerita. 
Penerapan Media Pembelajaran Articulate Story Line 3 sebagai Pembelajaran Diferensasi pada Materi Teks Hikayat Sugiartinengsih, Rina
Jurnal Guru Indonesia Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/jgi.v4i1.764

Abstract

Teks hikayat merupakan salah satu prosa lama yang tidak lagi mengikuti perkembangan zaman yang kurang diminati oleh peserta didik. Hikayat termasuk karya sastra lama yang menggunakan bahasa arkais dan sulit dipahami. Maka dari itu, dibutuhkan media pembelajaran yang mudah, menarik sebagai pembelajaran diiferensiasi sesuai dengan gaya belajar peserta didik SMAN 1 Sukahaji Kab. Majalengka. Pembelajaran berdiferensiasi menekankan kesesuaian strategi pembelajaran dengan gaya belajar peserta didik. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Sumber data diperoleh dari enam kelas di kelas 10 SMAN 1 Sukahaji Kab. Majalengka. Data diperoleh menggunakan angket dan pengamatan langsung ke enam kelas. Berdasarkan penelitian, didapatkan hasil bahwa penerapan media pembelajaran stori line 3 sebagai pembelajaran diferensiasi merupakan strategi efektif untuk pembelajaran hikayat. Dengan menggunakan pembelajaran berdiferensiasi, teks hikayat tidak lagi dipandang sebagai teks yang tidak sesuai dengan perkembangan zaman . Selain itu, pembelajaran teks hikayat menjadi lebih berpihak pada murid. The saga text is an old piece of prose that no longer keeps up with the times and is less popular with students. Hikayat is an old literary work that uses archaic language and is difficult to understand. Therefore, easy, interesting learning media is needed as differentiated learning according to the learning styles of students at SMAN 1 Sukahaji Kab. Majalengka. Differentiated learning emphasizes the suitability of learning strategies to students' learning styles. This research method is descriptive qualitative. Data sources were obtained from six classes in class 10 of SMAN 1 Sukahaji Kab. Majalengka. Data was obtained using questionnaires and direct observation in six classes. Based on the research, the results showed that the application of story line 3 learning media as differentiation learning is an effective strategy for learning stories. By using differentiated learning, saga texts are no longer seen as texts that are not in accordance with current developments. Apart from that, learning saga texts becomes more pro-student.
Unlocking Opportunities: A Practical Examination of Free Online Micro-credentials in Teacher Professionalization The, Hery Yanto
Jurnal Guru Indonesia Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/jgi.v3i2.714

Abstract

AbstractThis study fills this gap by providing a case study that illustrates how to use free online training to obtain useful micro-credentials. Insights from the researcher's participation in free online professional development courses are shared. These courses, which encompass learning design and technology, are in line with the researcher's responsibilities as an instructor of second-language education. This study shows how important it is to find and use high-quality professional development choices that are affordable. The methods used in the study can be used by other educators, which will help them improve in their careers and show that they are committed to lifelong learning. By showing practical steps, this study helps teachers make better decisions, which can lead to job growth and better learning outcomes. Wawasan dari partisipasi peneliti dalam pelatihan pengembangan profesional daring gratis dipaparkan di sini. Pelatihan-pelatihan tersebut, yang mencakup desain dan teknologi pembelajaran, sejalan dengan tanggung jawab peneliti sebagai instruktur pendidikan bahasa kedua. Penelitian ini menunjukkan pentingnya menemukan dan menggunakan pilihan pengembangan profesional berkualitas tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dapat digunakan oleh para pengajar lain, yang akan membantu mereka meningkatkan karier mereka dan menunjukkan bahwa mereka berkomitmen untuk belajar sepanjang hayat. Dengan menunjukkan langkah-langkah praktis, penelitian ini membantu guru membuat keputusan yang lebih baik, yang dapat membawa mereka pada pertumbuhan karier dan hasil pembelajaran yang lebih baik.
Keefektifan Media Audiovisual terhadap Keterampilan Menulis Cerita Inspiratif Nasa, Arifin; Mulyaningsih, Indrya
Jurnal Guru Indonesia Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/jgi.v4i1.783

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan membuktikan keefektifan media audiovisual terhadap keterampilan menulis cerita inspiratif di MTs Salafiyah Bode. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimen dengan bentuk One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX MTs Salafiyah Bode dengan jumlah 173. Dari populasi tersebut terpilihlah sampel kelas IX-A dengan menggunakan teknik Purposive Sample. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan soal. Uji validitas menggunakan pengujian validitas konstruk. Uji reliabilitas menghasilkan koefisien reliabilitas sebesar 0,647. Hasil uji normalitas menggunakan nilai Sig. Monte Carlo menghasilkan nilai signifikansi 0,354 yang mana lebih besar dari 0,05. Hasil uji homogenitas memiliki Sig. 0,290. Analisis data dengan uji t satu sampel menghasilkan ?????? < ? yaitu 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa media audiovisual efektif terhadap keterampilan menulis cerita inspiratif.This study aims to describe and prove the effectiveness of audiovisual media on inspirational story-writing skills in MTs Salafiyah Bode. The method used in this study is experimental research. This study used a quasi-experimental design with a form One-Group Pretest-Posttest Design. The population in this study was all grade IX students of MTs Salafiyah Bode with a total of 173. From this population, class IX-A samples were selected using the Purposive Sample technique. The data collection techniques used are observation and tests. The instruments used in this study were observation sheets and questions. Validity testing uses construct validity testing. The reliability test resulted in a reliability coefficient of 0.647. The results of the normality test using the Sig. Monte Carlo value produces a significance value of 0.354 which is greater than 0.05. The homogeneity test result has a Sig. of 0.290. Data analysis with a one-sample t-test yields a P-value < α of 0.000 < 0.05. This shows that audiovisual media is effective against the skill of writing inspirational stories.
Analisis Struktur Cerita Pendek Karya Siswa Kelas IX Syarif, Ganesia Dwi Astuti
Jurnal Guru Indonesia Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/jgi.v3i2.224

Abstract

AbstractThis study aims to find out the ability of students in writing short stories by analyzing the structure of short stories that have been produced by students. This research uses a qualitative research type. This study describes qualitative data in the form of written data from short stories by class IX students at MTS Al-Ishlah Bobos, Cirebon Regency. The study used a descriptive research design. The source of the data in this study is the student's short story text. The sample used in this study amounted to 15 students in class IX A. The technique used in this study was to observe, listen and take notes. A short story is said to be perfect if it has an appropriate text structure, namely abstract, orientation, complication, evaluation, resolution and code. Found 5 short story texts that have an abstract structure, 13 short story texts that have a complication structure, 11 short story texts that have an evaluation structure, 12 short story texts that have a resolution structure, and 9 short story texts that have a code structure. This means that students do not understand the proper structure of the short story text. Then make learning evaluation instruments by paying attention to KD, then indicators. Indicators have an important role in preparing the learning process. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu kemampuan siswa dalam menulis cerpen dengan menganalisis struktur cerpen yang telah dihasilkan oleh siswa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian ini memaparkan data kualitatif berupa data tertulis dari teks cerpen karya siswa kelas IX MTS Al-Ishlah Bobos Kabupaten Cirebon. Penelitian menggunakan desain penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah teks cerpen siswa, sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 15 siswa di kelas IX A. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini dengan melakukan teknik observasi, simak dan catat. Cerpen dikatakan sempurna jika cerpen tersebut mempunyai struktur teks yang sesuai yaitu abstrak, orientasi, komplikasi, evaluasi, resolusi dan koda. Ditemukan 5 teks cerpen yang terdapat struktur abstrak, 13 teks cerita pendek yang terdapat struktur komplikasi, 11 teks cerita pendek yang terdapat struktur evaluasi, 12 teks cerita pendek yang terdapat struktur resolusi, dan 9 teks cerpen yang terdapat struktur koda. Hal tersebut siswa dianggap kurang memahami tentang struktur teks cerpen yang tepat. Kemudian Membuat instrumen evaluasi pembelajaran dengan cara memperhatikan KD, kemudian indikator. Indikator mempunyai peran yang penting dalam mempersiapkan proses pembelajaran.
Pengaruh Metode Outdoor Learning terhadap Keterampilan Menulis Cerita Pendek pada Siswa Kelas IX MTs Aisah, Siti Nur; Uswati, Tati Sri
Jurnal Guru Indonesia Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/jgi.v4i1.866

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi karena  masih rendahnya kemampuan menulis cerpen pada siswa. Siswa kesulitan mengungkapkan pikiran dan perasaannya dalam bentuk cerita pendek. Banyak siswa yang masih kesulitan menulis cerita pendek. Tantangan tersebut antara lain kurangnya kreativitas siswa, ketidakmampuan siswa dalam mengekspresikan diri saat menulis cerita pendek, ketidakmampuan siswa dalam mengemukakan suatu topik, dan ketidakmampuan siswa dalam mengemukakan ide. Rangkaian penelitian ini dimaksudkan untuk menilai pengaruh metode pembelajaran di luar ruangan. Untuk mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih, penelitian ini menggunakan desain korelasional. Berdasarkan temuan penelitian observasional, terdapat variasi hasil menulis cerita pendek sebelum dan sesudah menggunakan metode Outdoor Learning. Nilai rata-rata pretes kelas IXE adalah 54,85, sedangkan nilai pascates adalah 78,91 menurut perhitungan. Pengujian ANOVA digunakan untuk mengevaluasi hipotesis. Hasilnya sebesar 0,000 yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh sebelum maupun sesudah pendekatan Outdoor Learning digunakan. Dengan sampel dua kelas sebanyak 52 siswa, populasi penelitian ini terdiri dari seluruh siswa kelas IX MTs Negeri 2 Cirebon. The background to this research is that students' ability to write short stories is still low. Students have difficulty expressing their thoughts and feelings in the form of short stories. Many students still have difficulty writing short stories. These challenges include students' lack of creativity, students' inability to express themselves when writing short stories, students' inability to come up with a topic, and students' inability to express ideas. This series of research is intended to assess the influence of Outdoor Learning methods. To determine the relationship between two or more variables, this research uses a correlational design. Based on observational research findings, there are variations in the results of writing short stories before and after using the Outdoor Learning method. The average pre-test score for class IXE is 54.85, while the post-test score is 78.91 according to calculations. ANOVA testing is used to evaluate the hypothesis. The result is 0.000, which means Ha is accepted and Ho is rejected. This shows that there is an influence before and after the Outdoor Learning approach is used. With a sample of two classes of 52 students, the research population consisted of all class IX students at MTs Negeri 2 Cirebon.