cover
Contact Name
Haudi
Contact Email
jurnaljotika@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaljotika@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pengairan No.35, Tangerang, Provinsi Banten, 15111
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jotika Journal in Education
ISSN : -     EISSN : 28076788     DOI : https://doi.org/10.56445/jje
Core Subject : Education,
Jotika Journal in Education diterbitkan oleh Jotika English and Education Center Tangerang, Indonesia dengan e-ISSN 2807-6788 merupakan jurnal yang memuat hasil-hasil penelitian di bidang pendidikan. Jurnal ini terbit dua kali setahun pada bulan Februari dan Agustus.
Articles 45 Documents
ANALISIS KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN DENGAN MEDIA PEMBELAJARAN KAHOOT PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK SISWA KELAS 4 DI SD NEGERI 1 MOYOKETEN TULUNGAGUNG Tika, Christian Dwi Sartika
Jotika Journal in Education Vol. 3 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Jotika English and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56445/jje.v3i1.98

Abstract

Melalui kemajuan teknologi internet yang terus berkembang, pendidik atau guru diwajibkan dapat lebih kreatif dalam memyampaikan materi ke siswa terutama siswa di SD, oleh karenanya media yang menarik akan berkesan pada bayangan siswa. Seperti halnya menggunakan media pembelajaran tambahan seperti aplikasi kahoot, agar siswa tidak merasa bosan dan proses belajar mengajar lebih menarik. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah “bagaimana pemanfaatan aplikasi Kahoot dalam keterampilan membaca pemahaman pada pembelajaran Bahasa Indonesia untuk siswa kelas 4 di SD Negeri 1 Moyoketen Tulungagung?”. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Metode ini digunakan untuk mendapatkan hasil tes keterampilan membaca pemahaman siswa. Instrumen yang digunakan berupa pertanyaan dengan jawaban yang sudah tersedia jawaban terdiri dari 5 soal dengan skor tertinggi 4. Hasil penelitian ini adalah dengan adanya aplikasi kahoot ini sangat membantu guru dalam menyampaikan materi pembelajaran khususnya pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Siswa merasa tidak bosan dengan diadakannya kuis melalui aplikasi kahoot. Hal ini dibuktikan dengan hasil data yang diperoleh oleh peneliti saat melakukan observasi dan wawancara di SD Negeri 1 Moyoketen Tulungagung. Aplikasi kahoot ini menyediakan banyak sekali fitur-fitur, sehingga membuat penampilan kuis lebih menarik perhatian siswa. Fitur dalam aplikasi ini daoat dimanfaatkan oleh guru dan siswa untuk mengakses serta mencoba menggunakan kuis dari berbagai macam materi pembelajaran.Fitur yang sering digunakan yaitu fitur kuis, dimana fitur tersebut guru mampu menampilkan soal atau pertanyaan dengan menggunakan gambar, suara, maupun tulisan. Siswa menjawab dengan cara menghafalkan atau melihat simbol-simbol yang ada pada layar. Selain itu, pada aplikasi ini juga mampu menampilkan hasil skor akhir dengan menampilkan peringkat bagi siswa yang menjawab pertanyaan benar dengan jumlah banyak.Kata Kunci: Aplikasi Kahoot, Keterampilan Membaca, Bahasa Indonesia.
PERSEPSI SISWI NON MUSLIM DALAM MEMAKAI JILBAB DI SMA NEGERI 2 TANAH PUTIH KAB. ROKAN HILIR Nova Yanti; Zulfia SiskaWati; Nurhanifah
Jotika Journal in Education Vol. 3 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Jotika English and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56445/jje.v3i1.105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswi non muslim dalam memakai jilbab dan faktor yang mempengaruhi pemakaian jilbab di SMA Negeri 2 Tanah Putih Rokan Hilir. Dengan semua siswi non muslim memakai jilbab, mereka punya persepsi yang berbeda-beda mengenai jilbab sesuai dengan pemahaman mereka. Selain itu, mereka mempunyai alasan tersendiri mengenai faktor-faktor yang menyebabkan mereka memakai jilbab karena di SMA Negeri 2 Tanah Putih Rokan Hilir tidak ada aturan yang mewajibkan siswi non muslim untuk memakai jilbab kesekolah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan penelitian kualitatif. Lokasi penelitian di SMA Negeri 2 Tanah Putih Rokan Hilir. Fokus penelitian ini adalah persepsi siswi non muslim dalam memakai jilbab di SMA Negeri 2 Tanah Putih Rokan Hilir dan juga mengenai faktor-faktor penyebab mengapa siswi non muslim di SMA Negeri 2 Tanah Putih Rokan Hilir semuanya memakai jilbab. Dokumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber tertulis yang berupa arsip dan dokumen resmi di SMA Negeri 2 Tanah Putih Rokan Hilir. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. dan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi siswi non muslim di SMA Negeri 2 Tanah Putih Rokan Hilir pada umumnya sudah bagus. Sedangkan faktor-faktor yang menyebabkan siswi mengenakan jilbab ada empat faktor. Faktor tersebut diantaranya adalah faktor dari lingkungan, kesadaran diri, dorongan dari guru, dan latar belakang keluarga. Dari keempat faktor tersebut, faktor yang paling dominan disebutkan informan sebagai alasan mengenakan jilbab adalah faktor dari lingkungan, terutama lingkungan di sekolah. Selain karena di sekolah mayoritas siswinya mengenakan jilbab, kegiatan yang bernuansa religi yang sering diadakan sekolah serta adanya dorongan dari guru di sekolah menjadikan siswi non muslim terdorong untuk memakai jilbab.
ANALYSIS STUDENTS DIFFICULTY IN READING ENGLISH ARTICLE Devia Mutiara Sari
Jotika Journal in Education Vol. 3 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Jotika English and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56445/jje.v3i1.107

Abstract

English is a foreign language for Indonesians, it is possible that students who study English have difficulty understanding in reading, because of limited understanding, or wrong reading. This research will be conducted at Ninth Grade Students of Junior High School 6 Mandau. This study used purposive sampling because all participants who were allowed to participate were students who had problems in reading English articles.Researchers discovered from the study's findings that a number of factors influence how challenging it is to read English-language publications. Environmental and psychological elements were used by researchers to determine which factor had the most influence. Learning English articles is not easy. Based on the research, there are difficulties that students experience in learning English articles. These are problems with Grammar, Problems with Vocabulary, and Individual Personality. For further research in foreign language learning, it is hoped that this study can be a source of knowledge and/or information to dig deeper into the problems in learning English. Therefore, there will be rich information on how to overcome these problems.
ANALISIS KEMAMPUAN BERBICARA MELALUI KEGIATAN PRESENTASI DENGAN MEMANFAATKAN APLIKASI CANVA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VI SDN 1 WAJAKKIDUL Rahmad Setyo Jadmiko; Evi Sri Wahyuningsih
Jotika Journal in Education Vol. 3 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Jotika English and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56445/jje.v3i1.109

Abstract

Kemampuan berbicara merupakan kombinasi dari berbagai faktor, seperti pengetahuan tentang topik yang akan dibicarakan, kemampuan untuk mengatur intonasi dan ritme suara, kemampuan untuk mengatasi hambatan bahasa dan kemampuan untuk berinteraksi dengan orang lain secara efektif. Maka, penting untuk mengetahui pengertian kemampuan berbicara dan faktor-faktor yang mempengaruhinya agar dapat memahami keterbatasan dan memberi solusi bagi individu yang mengalami kesulitan berbicara. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif, merupakan data yang berkenaan dengan fakta, keadaan, variabel dan fenomena yang terjadi saat penelitian berlangsung dan menyajikan apa adanya. Subjek penelitian ini orang tua siswa kelas V SDN 1 Wajak Kidul. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi, lembar wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, keterampilan berbicara siswa menunjukkan bahwa aspek pelafalan yang mencakup kemampuan mengucapkan konsonan dan vokal secara benar, ucapan dan aksen dalam berbicara memperoleh persentase sebesar 73%, aspek parabahasa yang mencakup nada, tingkatan jeda, kecepatan dan kelancaran dalam berbicara memperoleh persentase sebesar 74%, aspek kebahasaan yang mencakup pemilihan diksi/kata dan penggunaan kalimat memperoleh persentase sebesar 73%, aspek isi pembicaraan yang mencakup keterampilan mengembangkan ide cerita dan sikap penghayatan cerita memperoleh persentase sebesar 75% dan aspek bahasa tubuh yang mencakup ekspresi wajah, ekpresi tubuh, ekspresi tangan dan ekspresi kaki memperoleh persentase sebesar 73%.
PERAN LATAR BELAKANG PENDIDIKAN ORANG TUA DITINJAU DARI KUALITAS BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS V SDN 1 PUCUNGKIDUL Ariana Kusuma Dewi; Yasip
Jotika Journal in Education Vol. 3 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Jotika English and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56445/jje.v3i1.110

Abstract

Peran orang tua terhadap pendidikan anak sangat penting. Terlebih mengenai dukungan untuk mencapai kualitas belajar anak yang baik ketika di sekolah. Pendidikan yang pernah di lakukan oleh orang tua menjadi dasar bagaimana orang tua akan mampu berperan pada kualitas belajar anak. Sebagaimana penelitian di SDN 1 Pucungkidul, orang tua memiliki keberagaman latar pendidikan seperti Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Pertama dan Sarjana memberikan perbedaan peran terhadap kualitas belajar peserta didik kelas V SDN 1 Pucungkidul. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif, merupakan data yang berkenaan dengan fakta, keadaan, variabel dan fenomena yang terjadi saat penelitian berlangsung dan menyajikan apa adanya. Subjek penelitian ini peserta didik  kelas V SDN 1 Pucung Kidul. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi, wawancara, dan angket. Hasil penelitian diketahui Perhatian yang tulus Orang tua dengan latar belakang pendidikan SMA sebagai pengasuh anak memainkan peranan yang sangat menentukan dalam perkembangan anak, Dorongan belajar Orangt ua dengan pendidikan SMA lebih peduli dengan pendidikan peserta didik akan berusaha memberikan yang terbaik bagi peserta didik dan memenuhi segala kebutuhan yang diperlukan oleh peserta didik dalam menunjang pendidikan. Mengajari sopan santun. Pembentukan sopan santun dimulai dari keluarga. Memberikan kebutuhan hidup. Orang tua dengan latar belakang pendidikan SMA akan memberikan fasilitas belajar yang cukup sehingga berpengaruh terhadap perkembangan kualitas belajar peserta didik. Memenuhi kebutuhan sekolah. Orang tua dengan latar Pendidikan SMA akan melengkapi alat-alat pelajarannya, akan semakin dapat orang belajar dengan sebaik-baiknya, sebaliknya kalau alat-alatnya tidak lengkap, maka hal ini merupakan gangguan di dalam proses belajar, sehingga hasilnya akan mengalami gangguan.
PENERAPAN ILMU TEKNOLOGI DALAM PEMBELAJARAN DI PONDOK PESANTREN Fania Mutiara Safitri; Ravita Aisyah; Nailla Mariska Alhumaira; Farikha Kamilatul A; Ummi Habibah; Itsna Yulinada H
Jotika Journal in Education Vol. 3 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Jotika English and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56445/jje.v3i2.134

Abstract

Perkembangan teknologi mempengaruhi hampir setiap lini kehidupan, termasuk kehidupan santri di pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap transformasi perilaku santri, ortodoksi dan heterodoksi, akibat dari perkembangan teknologi di dunia pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan beberapa perilaku ortodoksi yang sudah ada sejak dahulu masih terjaga di pesantren, seperti berpakaian sopan, mahir membaca kitab kuning bahkan memahami isinya, selalu mematuhi peraturan pesantren, menghormati yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda. Akan tetapi, terdapat pula perilaku yang menyimpang (heterodoksi) yang muncul akibat perkembangan zaman seperti imitasi budaya k-pop, minimnya kemampuan membaca kitab, melanggar tata tertib pesantren, bullying, transformasi otoritas keagamaan santri dan berubahnya sumber primer pembelajaran santri. Namun, terdapat beberapa perilaku yang tetap menjadi ciri khas pesantren seperti solidaritas, mandiri, ta'dzim terhadap kiai, juga mengelola pembelajaran sendiri.
PENDEKATAN KONSTRUKTIVISTIK UNTUK PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA MATERI ENERGI ALTERNATIF DI KELAS IV SD NEGERI 18 BATU TERITIP Ayu Purnamasari S; Winarseh
Jotika Journal in Education Vol. 3 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Jotika English and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56445/jje.v3i2.136

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPA dengan Pendekatan Konstruktivitiks. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai Juni 2021 dengan jumlah siswa 25 orang dengan 13 orang anak laki – laki dan 12 orang anak perempuan. Bentuk penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ). Pencapaiannya adalah hasil belajar dan aktivitas siswa, aktivitas guru. Instrumen penelitian yang dipakai adalah lembaran observasi aktivitas siswa dan guru. dilihat dari hasil lembaran observasi siswa dan guru  pada siklus I belum memenuhi ketuntasan minimum pembelajaran walaupun sudah menggunakan pendekatan konstruktivis  tetapi guru belum memberikan motivasi kepada siswa sehingga masih membuat siswa rancu. Pada siklus II dilihat dari instrumen lembaran observasi siswa dan guru sudah memenuhi nilai minimum pembelajaran, dengan menggunakan motivasi kepada siswa sudah bagus dan pengunaan pendekatan konstruktivis dengan tepat. Kekurangan dari simulasi I dan simulasi II perlu adanya praktik langsung sehingga siswa dapat memahami maksud dan tujuan pembelajaran. Kesabaran dan ketelitian guru dalam proses belajar mengajar pada masa pandemi seperti ini. Kesimpulannya, Dengan menggunakan pendekatan konstruktivis dapat membuat peserta didik lebih paham, dan adanya peningkatan dalam pembelajaran. Pada saat melakukan video simulasi guru dengan jelas dan sistematik menyampaikan pembelajaran sesuai dengan RPP yang telah dibuat. Serta baik dalam mengolah waktu sehingga seluruh kegiatan pembelajaran terlaksana dengan baik. Bahwa dengan menggunakan pendekatan konstruktivis pada pembelajaran IPA sangat tepat dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa di SD Negeri 18 Batu Teritip Dumai.
PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 PEKAITAN. PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA UNIVERSITAS TERBUKA PEKANBARU Winarti; Zaitun Abidin
Jotika Journal in Education Vol. 3 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Jotika English and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56445/jje.v3i2.137

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan, guru menggunakan strategi, teknik dan media pembelajaran tidak bervariasi, dan tidak menarik. Berdasarkan permasalahan tersebut maka perlu dilaksanakan penelitian Penggunaan Media Gambar Dalam Pembelajaran Menulis Puisi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Pekaitan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Penggunaan Media Gambar Dalam Pembelajaran Menulis Puisi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Pekaitan. Sasaran yang dikenai tindakan adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Pekaitan tahun ajaran 2020/2021. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Prosedur pelaksanaan tindakan dan implementasi di lokasi penelitian terbagi dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan (planning), pelaksanaan tindakan (acting), observasi (observing) dan refleksi (reflecting). Penelitian ini dilakukan secara kolaboratif antara peneliti bersama guru bahasa Indonesia. Pada siklus pertama, implementasi tindakan dengan menggunakan media gambar dilakukan sebanyak dua kali pertemuan. Siklus kedua, tindakan dilakukan sebanyak dua kali pertemuan. Implementasi tindakan pada siklus II menggunakan media yang sama, yaitu media gambar. Implementasi tindakan pada siklus II lebih menekankan pada aspek- aspek yang peningkatannya belum optimal. Pengamatan yang dipakai dalam penelitian ini termasuk jenis pengamatan tidak terstruktur, yaitu pengamatan yang tidak membatasi pengamatan dengan kerangka kerja tertentu. Pengamatan dilakukan oleh guru dan didokumentasikan dalam catatan lapangan. Pada tahap refleksi, guru bersama kolaborator berusaha memahami proses, masalah, dan kendala yang dihadapi selama perlakuan tindakan. Kriteria keberhasilan tindakan adalah dengan tes menulis puisi menggunakan media gambar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media gambar dalam pembelajaran menulis puisi mampu meningkatkan kemampuan siswa. Kemampuan rata-rata siswa dalam menulis puisi sebelum adanya implementasi tindakan berkategori kurang. Namun setelah implementasi tindakan selama dua siklus, kemampuan rata-rata siswa dalam menulis puisi menjadi berkategori baik.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DALAM PELAJARAN PKN SISWA KELAS VI SD NEGERI 007 UTAMA KARYA KECAMATAN KAMPAR KIRI TENGAH KABUPATEN KAMPAR Wiwik Sutarsih; Nikmah
Jotika Journal in Education Vol. 3 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Jotika English and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56445/jje.v3i2.138

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan untuk memperbaiki proses pembelajaran yang belum optimal. Penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Kooperatif dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran PKn materi Penerapan Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila kelas VI SD Negeri 007 Utama Karya Kecamatan Kampar Kiri Tengah. Pelaksanaan perbaikan dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus. Siklus I dilaksanakan pada tanggal 22 April 2021, Siklus II dilaksanakan pada tanggal 05 Mei 2021. Pada studi awal motivasi siswa masih sangat rendah, setelah dilakukan Penelitian Tindakan Kelas, siklus I dari 20 siswa yang nilainya sesuai KKM dan yang diatas KKM hanya sebanyak 9 siswa, kenyataan tersebut menunjukkan belum sepenuhnya pembelajaran siklus I berhasil. Pada Siklus II hasil evaluasi belajar yang dicapaipun meningkat. Dari 20 siswa yang mencapai di atas KKM sebanyak 18 siswa, ini menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa sesuai dengan KKM. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Kooperatif dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn Pancasila sebagai Dasar Negara kelas VI SD Negeri 007 Utama Karya Kecamatan Kampar Kiri Tengah.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS II PADA PELAJARAN MATEMATIKA MATERI PERKALIAN SD NEGERI 021 TARAI BANGUN DENGAN MEDIA GAMBAR TAHUN AJARAN 2020/2021 Zikri Hanafitra; Leny Julia Lingga
Jotika Journal in Education Vol. 3 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Jotika English and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56445/jje.v3i2.139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika materi perkalian dengan menggunakan media gambar. Peneliti menggunakan gambar sebagai media pembelajaran melalui video simulasi agar siswa dapat dengan mudah memahami konsep perkalian. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas II SDN 021 Tarai Bangun pada semester genap tahun pelajaran 2020/2021 dengan jumlah siswa sebanyak 25 orang yang terdiri dari 13 orang siswa laki-laki dan 12 orang siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sebanyak 2 siklus yang mana pada masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengumpulan data dan refleksi. Pada video simulasi siklus I guru belum maksimal menyampaikan materi pelajaran namun dengan menggunkaan media gambar siswa terlihat antusias dan semangat mengikuti pelajaran. Pada video simulasi siklus II guru tidak memberikan penguatan kepada siswa berupa reward namun siswa sudah aktif dalam kegiatan belajar mengajar. Hasil akhir penelitian melalui video simulasi pembelajaran menunjukkan mulai dari observasi awal,Siklus I dan siklus II mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perkalian. Dari data hasil penelitian yang diperoleh maka media gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika materi perkalian yang dilakukan dikelas II SDN 021 Tarai Bangun.