cover
Contact Name
Nani Nurani Muksin
Contact Email
naninuranimuksin@umj.ac.id
Phone
+6281311155585
Journal Mail Official
redaksikais@umj.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.umj.ac.id/index.php/kais/about/editorialTeam
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Kajian Ilmu Sosial
ISSN : -     EISSN : 27224295     DOI : -
Jurnal KAIS (Kajian Ilmu Sosial) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta. Jurnal ini menampilkan karya dan pemikrian di bidang ilmu sosial terutama ilmu politik, ilmu administrasi publik, ilmu komunikasi dan ilmu kesejahteraan sosial.
Articles 57 Documents
PERAN MANAJEMEN ORGANISASI PELAYANAN PADA BIDANG KESEHATAN PALANG MERAH INDONESIA Marshanda Sofianne , Andrea; Winna Permono , Elvira; Bangsawan Pamungkas , Fauzan; Lutfiah, Wahdah
Kajian Ilmu Sosial (KAIS) Vol. 6 No. 1 (2025): KAIS : Kajian Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/kais.6.1.9-18

Abstract

Palang Merah Indonesia menduduki posisi krusial sebagai organisasi pelayanan kesehatan terkemuka di Indonesia. Manajemen organisasi pelayanan kesehatan menjadi kunci utama karena organisasi ini harus beroperasi dengan efisien baik dalam kondisi darurat, seperti bencana alam, maupun dalam situasi normal. Maka dari itu, penelitian ini akan secara komprehensif membahas berbagai aspek manajemen organisasi pelayanan Palang Merah Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, yang mana merupakan metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme yang digunakan untuk meneliti objek dengan kondisi yang alamiah di mana peneliti adalah instrumen kuncinya. Penulisan jurnal ini menggunakan metode tinjauan literatur (library research). Berdasarkan pembahasan hasil penelitian diperoleh kesimpulan, yaitu peran PMI sangat penting dalam memberikan layanan yang tidak diskriminatif kepada korban bencana alam, peperangan, dan juga dalam berbagai event seperti konser atau pergantian tahun. Program Donor Darah PMI adalah inisiatif pemerintah untuk memenuhi kebutuhan transfusi darah dengan mendistribusikannya secara merata di berbagai daerah. Program ini melibatkan para donor sukarela, pelayanan donor darah, pemeriksaan laboratorium berkualitas, dan kegiatan penelitian. PMI juga aktif dalam bantuan kemanusiaan di wilayah konflik dan bencana alam, baik dalam negeri maupun internasional seperti Palestina, Afghanistan, dan Palu. Selain itu, Teori POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) digunakan oleh PMI untuk merencanakan, mengorganisir, melaksanakan, dan mengawasi berbagai kegiatan, membangun kepercayaan masyarakat, dan memastikan bantuan sampai kepada korban bencana.
STRATEGI PENINGKATAN AKSES DAN KUALITAS PENDIDIKAN DI DESA WARNASARI Sidqiyah, Chamiyatus; Kurniawadewi, Elisa; Awignam Astu , Abid; Marshanda Sofianne , Andrea; Muhaimin , Gufron; Fitri Amalia, Laila; Muhamad Bintang Lazuardi, Tubagus
Kajian Ilmu Sosial (KAIS) Vol. 6 No. 1 (2025): KAIS : Kajian Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/kais.6.1.19-30

Abstract

Pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara, namun pemerataan akses dan kualitas pendidikan di Desa Warnasari masih menghadapi tantangan yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala utama dalam pendidikan, meliputi aspek ekonomi, infrastruktur dan kesadaran masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif untuk memberikan gambaran yang rinci, mendalam, dan komprehensif tentang fenomena yang dikaji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan ekonomi memaksa anak-anak putus sekolah, infrastruktur pendidikan seperti ruang kelas dan internet masih belum memadai, serta kesadaran orang tua terhadap pentingnya pendidikan relatif rendah. Selain itu, hanya 20% guru yang memiliki sertifikasi resmi, yang berdampak pada kualitas pembelajaran. Untuk mengatasi masalah ini, strategi yang disarankan mencakup pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan fasilitas pendidikan, pelatihan dan sertifikasi guru, serta edukasi pada komunitas. Dengan implementasi strategi yang terintegrasi, diharapkan Desa Warnasari dapat mencapai pemerataan pendidikan yang lebih baik.
PENGGUNAAN LAYANAN SISTEM INFORMASI TERHADAP USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH PADA APLIKASI SHOPEE Septiawan , Fajar; Shofiah Hilabi , Shofa; Anisa Nurhidayah , Salma; Evandi Mulyadi , Nazriel; Fairly Riffat Ichsan Hakim , Muhammad; Hasna Adawiyah, Siti
Kajian Ilmu Sosial (KAIS) Vol. 6 No. 1 (2025): KAIS : Kajian Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/kais.6.1.31-40

Abstract

Sistem Informasi (SI) telah menjadi elemen kunci dalam mengembangkan dan memajukan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di era digital saat ini. Artikel ini bertujuan untuk membahas pentingnya penggunaan layanan Sistem Informasi (SI) bagi UMKM pada aplikasi Shopee, serta manfaat yang dapat diperoleh oleh UMKM melalui implementasi Sistem Informasi (SI) pada aplikasi Shopee. UMKM adalah sektor yang signifikan dalam perekonomian banyak negara. Namun, mereka seringkali menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya, akses pasar, dan kebutuhan untuk bersaing dalam lingkungan bisnis yang semakin kompleks. Aplikasi Shopee dapat berperan penting dalam membantu UMKM mengatasi berbagai hambatan ini. Artikel ini mendemonstrasikan bahwa penggunaan layanan SI bagi UMKM adalah kunci untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing agar dapat berhasil mengintegrasikan Sistem Informasi (SI) dalam operasi mereka dapat meraih manfaat besar bagi UMKM.
KETERGANTUNGAN TEKNOLOGI INDONESIA TERHADAP AMERIKA SERIKAT: SEBUAH TINJAUAN BERDASARKAN TEORI DEPENDENSIA Yunira, Sinta; Yunanti , Sri
Kajian Ilmu Sosial (KAIS) Vol. 6 No. 1 (2025): KAIS : Kajian Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/kais.6.1.41-48

Abstract

Ketergantungan Indonesia terhadap teknologi asing, khususnya dari Amerika Serikat (AS), merupakan isu penting dalam ekonomi politik internasional. Ketergantungan ini terlihat jelas pada sektor teknologi informasi dan komunikasi (TIK) serta pertahanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan ketergantungan teknologi Indonesia terhadap AS sejak awal 2000-an dan dampaknya terhadap ekonomi domestik. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan teori dependensia, penelitian ini mengeksplorasi dampak ketergantungan terhadap hambatan inovasi domestik, ketimpangan ekonomi, serta kebijakan pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ada upaya untuk mengembangkan sektor teknologi domestik, ketergantungan terhadap teknologi asing tetap menghambat perkembangan ekonomi dan inovasi di Indonesia. Ketergantungan ini memperburuk ketimpangan antara Indonesia dan negara-negara maju, serta membatasi potensi negara untuk mandiri dalam bidang teknologi. Oleh karena itu, upaya untuk mengurangi ketergantungan ini perlu diperkuat melalui kebijakan yang mendukung pengembangan teknologi dalam negeri dan kemitraan yang lebih seimbang.
POLITICAL CULTURE OF THE KASEPUHAN GELARALAM COMMUNITY IN SUKABUMI REGENCY, WEST JAVA Dinar Meidiana; Endang Sulastri; Lusi Andriyani; Asep Setiawan
KAIS Kajian Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2026): KAIS: Kajian Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/kais.7.1.1-14

Abstract

The political culture of a society constitutes a pivotal component in the development of democracy. Within the context of democratic practice, the political orientations and cultures of modern urban societies differ significantly from those of traditional communities. As a pluralistic nation, Indonesia faces unique challenges in implementing democratic practices, particularly in general elections. In the Kasepuhan Gelaralam community, individuals are granted the agency to determine their chosen leaders within the electoral framework, as evidenced by the adoption of procedures aligned with national electoral laws (Election Law). Researching the political culture of the Kasepuhan community is both vital and compelling for advancing academic discourse and promoting democratic practices within traditional societies. Consequently, this study examines the democratic values and practices that shape the political culture of the Kasepuhan Gelaralam in Sukabumi Regency, West Java. Employing a qualitative descriptive method, data was collected through observation and interviews. The findings reveal that democratic practices and values are deeply embedded within the Kasepuhan Gelaralam community. In daily life, principles of freedom, equality, justice, humanity, and non- discrimination are manifested, with all individuals considered equal under the law (Sara, Nagara, and Mokaha). These values foster a just and civilized democracy within the Kasepuhan. Furthermore, the community exhibits varying cognitive, affective, and evaluative orientations across different electoral cycles (the 2020 Regional Election, the 2023 Village Head Election, and the 2024 General Election). Based on these political orientations, it is concluded that the political culture of the Kasepuhan Gelaralam can be classified as partially parochial and partially participant
STUNTING REDUCTION ACCELERATION POLICY IN INDONESIA: POLITICAL ANALYSIS AND THE ROLE OF THE MINISTRY OF POPULATION AND FAMILY DEVELOPMENT Khairudin Gustam; Usni
KAIS Kajian Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2026): KAIS: Kajian Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/kais.7.1.31554

Abstract

Stunting is a strategic issue in human development in Indonesia that is not only related to health aspects, but also reflects structural problems in public policy governance. Although the government has established Presidential Regulation Number 72 of 2021 concerning Stunting Reduction Acceleration as a form of national political commitment, the stunting prevalence achievement by 2024 has not fully reached the target. The Ministry of Population and Family Planning has a central role as the coordinator of cross-sectoral policy implementation, both at the central and regional levels. This study aims to analyze the policy of accelerating stunting reduction in the framework of public policy politics and to examine the role of the ministry in cross-sectoral coordination and center-regional relations. This research uses a qualitative approach with a descriptive-analytical design. Data were collected through in-depth interviews and documentation studies. Data analysis was carried out by examining the dynamics of policy implementation using the perspective of policy implementation theory, political will, and collaborative governance. The results showed that the government showed strong commitment (Political Will) through policy initiatives, budget priorities, and mobilization of support. However, there is still a need for improvement in law enforcement and business sustainability. Penta Helix collaboration (Collaborative Governance) between government, private sector, community, mass media, and academia is also needed to improve access to health, nutrition, and education services. The recommendations of this study include: (1) strengthening policy implementation with effective coordination; (2) increasing government commitment; (3) fulfilling the dimensions of political commitment; and (4) expanding Penta Helix collaboration. This research contributes theoretically to the development of public policy politics studies and practically becomes an evaluation material for strengthening the governance of stunting reduction acceleration policies in Indonesia.
THE IMPACT OF STRAWBERRY GENERATION LABELING ON SELF-RESILIENCE AND INTERGENERATIONAL COMMUNICATION Rizky Jagad Dito Pratisco; Ahmad Subekti
KAIS Kajian Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2026): KAIS: Kajian Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/kais.7.129-42.31768

Abstract

This study investigates the impact of the "Strawberry Generation" label on self-resilience and intergenerational communication among young adults. Employing a qualitative methodology with an interpretative phenomenological design, the research emphasizes participants’ subjective experiences in receiving, interpreting, and responding to social labels. Data were collected through in-depth interviews with ten participants aged 21–28, comprising university students, employees, and recent graduates. Thematic analysis was conducted through repeated transcript review, coding meaningful statements, clustering codes into themes, and interpreting these themes using social labelling theory, self-fulfilling prophecy, self-efficacy, Family Communication Patterns Theory, and Communication Accommodation Theory. Findings indicate that the Strawberry Generation label does not represent an objective generational category but rather a social construction arising from family comments, social media, peer interactions, and workplace contexts. The label can undermine self-confidence within unsupportive power relations however, it can be mitigated through open family communication, self-efficacy, and communicative accommodation in professional settings. Theoretically, the study extends interpersonal communication research by demonstrating that generational labelling shapes self-identity through everyday communication processes rather than exclusively through individual psychological assessment. Practically, it underscores the importance of supportive family communication, intergenerational mentoring, and workplace dialogue to prevent youth from being reduced to stereotypes of fragility.