cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi@ilmudata.co.id.
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
ijmst@ilmudata.co.id
Editorial Address
Jln HR Soebrantas KM 16.5, Rimba Panjang, Kec. Tambang, Kabupaten Kampar, Riau 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology
Published by PT Ilmu Data Indonesia
ISSN : 29866790     EISSN : 29866782     DOI : https://doi.org/10.69693/ijmst
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology dimaksudkan sebagai media kajian ilmiah hasil penelitian, pemikiran, dan kajian kritis-analitik mengenai penelitian di bidang Multidisiplin Sosial dan Teknologi. Hal ini merupakan bagian dari semangat menyebarluaskan ilmu yang dihasilkan dari penelitian dan pemikiran untuk pengabdian kepada masyarakat luas. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology menerbitkan makalah secara berkala tiga kali setahun, pada bulan Februari, Juni, dan Oktober. Semua publikasi di jurnal IJMST bersifat terbuka, memungkinkan artikel tersedia online secara gratis tanpa berlangganan. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology menerima artikel ilmiah dengan ruang lingkup penelitian pada: Ekonomi Akutansi Manajemen Ekonomi Islam Perbankan Islam Ilmu Komputer Teknik Informatika Sistem Informasi Teknologi Informasi Kewirausahaan Teknik Elektro Teknik Industri Topik kajian lain yang relevan Catatan: Artikel memiliki kutipan utama dan belum pernah dipublikasikan secara online atau cetak sebelumnya.
Articles 1,531 Documents
Pengaruh Pembangunan Infrastruktur terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah (Studi Kasus Provinsi Riau) Muhammad Khoirul Amir; Mutia Delfitri; Reza Fahira; Ansarullah Ansarullah
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.14077

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh pembangunan infrastruktur terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dengan fokus pada Provinsi Riau. Infrastruktur dipandang sebagai salah satu fondasi utama pembangunan daerah karena memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas, produktivitas, efisiensi distribusi barang dan jasa, serta perluasan aktivitas perekonomian. Penelitian ini menempatkan ketersediaan infrastruktur jalan, penyediaan listrik, dan air bersih sebagai komponen infrastruktur dasar yang dianalisis secara bersama-sama terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang diukur melalui Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Kebaruan penelitian terletak pada pengintegrasian ketiga komponen dasar tersebut dalam satu kerangka analisis empiris dengan mempertimbangkan karakteristik Provinsi Riau yang memiliki wilayah geografis luas, potensi sumber daya alam besar, serta persoalan pemerataan akses antarwilayah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-eksplanatori dengan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik dan publikasi ilmiah yang relevan. Analisis dilakukan menggunakan teknik regresi linear untuk menguji keterkaitan ketiga jenis infrastruktur tersebut terhadap pertumbuhan PDRB. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur memiliki hubungan positif dan signifikan dengan perkembangan ekonomi daerah, tetapi efektivitas manfaatnya sangat dipengaruhi oleh faktor kualitas, ketersediaan, pemerataan, dan pemanfaatan sarana tersebut. Implikasinya, strategi pembangunan infrastruktur di Provinsi Riau perlu diarahkan tidak hanya pada penambahan kuantitas fisik semata, melainkan juga berfokus pada peningkatan kualitas layanan publik, pemeliharaan berkelanjutan, dan pemerataan pembangunan antarwilayah demi mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Rancang Bangun Aplikasi Pendataan Penduduk Perum Walikota RT04/RW06 Berbasis Web Metode Waterfall Rio Nurfajri; Yulianti Yulianti
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.14078

Abstract

Administrasi kependudukan di Perum Walikota RT04/RW06, Bogor, sebelumnya masih dilakukan secara konvensional melalui pencatatan data warga pada buku besar RT. Kondisi tersebut menimbulkan risiko kehilangan data, kerusakan dokumen, pencatatan ganda, dan ketidakakuratan informasi. Selain itu, pengelolaan peristiwa kependudukan dan penerbitan surat administrasi memerlukan pertemuan langsung antara warga dan pengurus RT sehingga pelayanan membutuhkan waktu dan tenaga. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun aplikasi pendataan penduduk berbasis web yang mampu memusatkan data kependudukan serta mendukung pelayanan administrasi di tingkat RT. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan ketua RT dan studi pustaka, sedangkan pengembangan sistem menggunakan metode Waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem dan perangkat lunak, implementasi dan pengujian unit, integrasi dan pengujian sistem, serta operasi dan pemeliharaan. Aplikasi dibangun menggunakan Next.js 14, TypeScript, Tailwind CSS, shadcn/ui, dan Redis. Sistem menyediakan akses terpisah bagi pengurus RT dan warga dengan fitur pengelolaan data penduduk, kartu keluarga, kelahiran, kematian, kedatangan, perpindahan, surat administrasi, notifikasi, dan pengguna. Pengujian black-box dilakukan terhadap lima belas modul fungsional. Empat belas modul menghasilkan keluaran sesuai kebutuhan, sedangkan satu catatan ditemukan pada pesan validasi kolom kosong di halaman login. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi mampu menyediakan data secara terpusat, terstruktur, dan real-time serta mendukung pelayanan administrasi yang lebih cepat. Sistem juga mengurangi pencatatan manual dan meningkatkan keteraturan pengelolaan data kependudukan di lingkungan RT/RW.
Exploring the Business Environment: Field Study at “Rumah Bimbel Bu Lily” Adelia Ramadhani; Sultan Baa; Siti Nurhalisa; Nurqalbi Nurqalbi; M Ikram
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.14079

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi lingkungan bisnis, strategi operasional, tantangan, dan pembelajaran kewirausahaan dari “Rumah Bimbel Bu Lily,” sebuah lembaga bimbingan belajar berbasis komunitas di Makassar, Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif; data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur dengan pendiri usaha, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan lembaga bimbingan belajar ini hingga memiliki tiga cabang, yaitu Tello Baru, Batua, dan Ujung Bori, didorong oleh beberapa keunggulan layanan utama. Lembaga ini menunjukkan sejumlah keunggulan, antara lain memberikan keringanan biaya bagi siswa dari keluarga berpenghasilan rendah dan keluarga orang tua tunggal, mengelompokkan siswa berdasarkan tingkat kemampuan, serta melaporkan perkembangan belajar siswa secara transparan melalui video WhatsApp yang dikirimkan kepada orang tua. Untuk mengatasi keterbatasan ruang kelas seiring jumlah siswa yang terus bertambah hingga 198 siswa aktif, lembaga ini menerapkan jadwal shift yang fleksibel, serta rutin mengadakan kompetisi akademik setiap semester di ruang publik, seperti pusat perbelanjaan, untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa sekaligus memperkenalkan merek lembaga kepada masyarakat luas. Usaha ini, dengan 14–16 tutor dan pendapatan kotor bulanan sekitar Rp18.000.000, membuktikan bahwa bisnis pendidikan berskala kecil dapat layak secara finansial sekaligus mengusung tujuan kemanusiaan. Penelitian ini menegaskan pentingnya kepercayaan pelanggan, fleksibilitas, dan daya tanggap sosial bagi lembaga pendidikan nonformal di tengah persaingan pasar lokal.
Pengaruh Live Shopping, Flash Sale dan Online Customer Rating terhadap Perilaku Impulse Buying Produk OMG di Tiktokshop Anjar Ramadhani; Ririn Andriana; Asmirin Noor
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.14081

Abstract

Perkembangan social commerce melalui TikTok Shop telah mengubah perilaku belanja konsumen dengan menghadirkan berbagai fitur pemasaran digital, seperti live shopping, flash sale, dan online customer rating yang dapat mendorong keputusan impulse buying. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh live shopping, flash sale, dan online customer rating terhadap impulse buying konsumen produk makeup OMG di TikTok Shop. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 96 responden yang ditentukan menggunakan rumus Lemeshow dan dipilih berdasarkan kriteria tertentu sesuai dengan kebutuhan penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa live shopping berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying dengan nilai signifikansi sebesar 0,001. Flash sale juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying dengan nilai signifikansi sebesar 0,002. Sementara tu, online customer rating berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying dengan nilai signifikansi sebesar 0,001. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap impulse buying dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Nilai koefisien determinasi (R) sebesar 0,335 menunjukkan bahwa live shopping, flash sale, dan online customer rating mampu menjelaskan 33,5% variasi impulse buying, sedangkan 66,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya variabel tersebut mempengaruhi Impulse Buying terhadap produk makeup OMG di TikTok Shop
Pengaruh Harga dan Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian pada Toko Kopi Tuku Jakarta Design Center (JDC) Yuniar Mawar Pramesti
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.14082

Abstract

Toko Kopi Tuku Jakarta Design Center (JDC) merupakan unit usaha di bidang food and beverage yang menawarkan berbagai minuman kopi, non-kopi, serta makanan pendamping dengan konsep praktis dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh harga dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian. Populasi penelitian adalah pelanggan Toko Kopi Tuku Jakarta Design Center (JDC) dengan sampel sebanyak 45 responden yang dipilih menggunakan teknik non-probability sampling melalui metode purposive sampling, dengan kriteria tertentu. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah harga dan kualitas produk, sedangkan variabel terikat adalah keputusan pembelian. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pengujian meliputi uji kualitas data, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis menggunakan SPSS versi 20. Data yang digunakan merupakan data primer seperti observasi dan penyebaran kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial harga (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (Y), dengan nilai thitung masing-masing sebesar 6,541 > ttabel 1,682 (X1) dan nilai signifikansi 0,00 < 0,05 dan kualitas produk (X2) sebesar 5,141 > ttabel 1,682 dan nilai signifikansi 0,00 < 0,05. Secara simultan, kedua variabel juga berpengaruh signifikan dengan nilai Fhitung sebesar 34,672 yang lebih besar dari Ftabel 3,22. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,623 menunjukkan bahwa 62% keputusan pembelian dipengaruhi oleh harga dan kualitas produk, sedangkan 38% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian.
Analisis Penerapan Inkuiri dan Inkuiri Training dalam Pembelajaran Fisika di SMA Swasta Dharma Bhakti Siborongborong Mutiara Devika Br Simarmata; Raju Giovani Dolly Hutagaol; Widya Yohana Manalu; Mariati Purnama Simanjuntak
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.14085

Abstract

Pembelajaran fisika membutuhkan kegiatan yang dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengamati fenomena, melakukan penyelidikan, mengolah data, dan membangun pemahaman berdasarkan bukti. Model inkuiri dan inkuiri training dapat digunakan untuk mendukung proses tersebut karena menempatkan siswa secara aktif dalam kegiatan penyelidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model inkuiri dan inkuiri training oleh guru fisika di SMA Swasta Dharma Bhakti Siborongborong, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara, meliputi pemahaman guru terhadap model, tahapan pembelajaran, keterlibatan siswa, peran guru, serta kendala dalam penerapannya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara terbuka kepada informan penelitian. Data dianalisis dengan mengelompokkan jawaban berdasarkan aspek penelitian dan mengaitkannya dengan karakteristik serta tahapan model inkuiri dan inkuiri training. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kedua model telah memuat kegiatan mengamati fenomena, merumuskan masalah, menyusun dugaan atau hipotesis, melakukan eksperimen, mengumpulkan dan menganalisis data, merumuskan penjelasan, serta menarik kesimpulan. Siswa terlibat aktif melalui pengamatan, pengukuran, diskusi, eksperimen, pengolahan data, dan penyampaian hasil penyelidikan. Guru berperan sebagai fasilitator dan pembimbing melalui pertanyaan pengarah serta penyesuaian tingkat bantuan sesuai kemampuan siswa. Kendala utama meliputi keterbatasan waktu, alat praktikum, dan perbedaan kemampuan siswa. Dengan demikian, penerapan inkuiri dan inkuiri training dapat dilaksanakan dalam pembelajaran fisika melalui penyesuaian kegiatan, bimbingan, waktu, fasilitas, dan karakteristik siswa.
Rekonstruksi Mekanisme Kepatuhan Putusan WTO dalam Sengketa Anti-Dumping: Penguatan Supremasi Hukum dan Perlindungan Kepentingan Negara Berkembang Lily Masseleng; Rizky Amelia Kusuma Wardani; Yudiarto Santosa
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.14088

Abstract

Semakin terintegrasinya perdagangan internasional telah memicu peningkatan sengketa perdagangan, khususnya terkait penerapan tindakan anti-dumping oleh negara-negara anggota Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Meskipun WTO memiliki mekanisme penyelesaian sengketa melalui Dispute Settlement Understanding (DSU), pelaksanaan putusan masih menghadapi berbagai hambatan terutama menyangkut kepatuhan negara terhadap rekomendasi Badan Penyelesaian Sengketa (Dispute Settlement Body atau DSB). Situasi ini menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas aturan hukum internasional, khususnya bagi negara-negara berkembang yang menghadapi keterbatasan kapasitas ekonomi dan daya tawar politik dalam memperjuangkan hak-hak mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme kepatuhan terhadap putusan WTO dalam sengketa anti-dumping serta merekonstruksi model kepatuhan yang lebih berkeadilan bagi negara-negara berkembang. Penelitian ini menggunakan metode yuridis-normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Data dikumpulkan melalui studi pustaka terhadap berbagai perjanjian WTO termasuk GATT 1994, Persetujuan Anti-Dumping, dan DSU serta literatur akademis dan putusan sengketa WTO. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme kepatuhan dalam DSU masih berorientasi pada kepatuhan sukarela, di mana kompensasi dan tindakan balasan (retaliasi) menjadi langkah terakhir. Mekanisme ini cenderung menguntungkan negara-negara maju, mengingat kemampuan untuk melakukan tindakan balasan sangat bergantung pada kekuatan ekonomi. Oleh karena itu, rekonstruksi diperlukan melalui penguatan pengawasan pelaksanaan putusan, peningkatan bantuan hukum bagi negara-negara berkembang, optimalisasi perlakuan khusus dan berbeda, serta pembentukan mekanisme kepatuhan yang lebih tanggap terhadap kesenjangan ekonomi di antara anggota WTO.
Entrepreneurship Mini Research Report: An Analysis of Innovation and Creativity in the Angkringan Nyusuu Business Winda Yuliana; Sultan Baa; Afifah Awalia Mayza; Nabil Nur Abiyu Sukman
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.14091

Abstract

Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam industri kuliner memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat, dan angkringan menjadi salah satu bentuk usaha kuliner tradisional yang masih menjadi pilihan masyarakat di tengah banyaknya usaha kuliner yang ada. Namun, pelaku usaha dituntut untuk beradaptasi dengan melakukan inovasi dan kreativitas agar tetap bisa bersaing di tengah kondisi tersebut. Melalui metode penelitian kualitatif, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi gambaran umum usaha ini, meliputi operasional dan struktur organisasi, gambaran profitabilitas, kreativitas dan inovasi, tantangan dan hambatan serta strategi mengatasinya, hingga merumuskan pembelajaran dari dinamika perjalanan usaha Angkringan Nyusuu guna memperkuat dan mengembangkan jiwa kewirausahaan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan utama dalam penelitian ini adalah pemilik usaha dan dua karyawannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Angkringan Nyusuu menerapkan beberapa inovasi dan kreativitas seperti modifikasi konsep tempat, penyediaan hiburan berupa papan dan kartu permainan, pemanfaatan teknologi pembayaran, aplikasi order, dan media sosial sebagai tempat promosi, serta perhatian terhadap tren pasar, sehingga Angkringan Nyusuu masih bisa eksis di tengah usaha serupa di Makassar. Hal tersebut dibuktikan dengan keadaan tempat usaha yang selalu cukup ramai terutama saat akhir pekan, dan omzet bulanannya mencapai 10-30 juta. Meski demikian, usaha ini masih perlu memperhatikan beberapa hal termasuk pelayanan dan transparansi ketersediaan menu setiap harinya.
Analisis Penerapan Reward dan Punishment dalam Mendukung Kinerja ASN pada Kantor Pertanahan Kota Pariaman Vivi Nila Sari; Laura Callista Wijaya; Melani Dwi Jayusman
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.14092

Abstract

Kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi pemerintahan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mendukung kinerja ASN adalah melalui penerapan reward dan punishment sebagai bentuk penghargaan atas kinerja serta pengendalian terhadap perilaku yang tidak sesuai dengan ketentuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan reward dan punishment dalam mendukung kinerja ASN pada Kantor Pertanahan Kota Pariaman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan studi kepustakaan. Data dianalisis dengan mengidentifikasi informasi yang relevan, mengelompokkan temuan berdasarkan tema reward, punishment, dan kinerja, kemudian menginterpretasikan hasil wawancara dengan mengaitkannya pada konsep dan penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reward telah diterapkan dalam beberapa bentuk, antara lain penghargaan bagi ASN dengan kinerja terbaik, apresiasi dari pimpinan, sertifikat, dan kesempatan pengembangan. Reward dipandang dapat meningkatkan motivasi dan semangat kerja serta memberikan rasa dihargai kepada pegawai. Sementara itu, punishment diterapkan dalam bentuk teguran lisan, teguran tertulis, sanksi administratif, serta konsekuensi tertentu terhadap mekanisme tunjangan atau kinerja. Punishment dipandang sebagai pengingat dan pembinaan agar pegawai mematuhi aturan dan tidak mengulangi pelanggaran. Secara umum, penerapan reward dan punishment dipandang dapat mendukung kinerja ASN, meskipun penerapannya tetap perlu memperhatikan kesesuaian reward dengan kinerja, kesesuaian punishment dengan tingkat pelanggaran, konsistensi, serta kejelasan penerapannya.
Pengembangan Bisnis Kursus Bahasa Inggris Berbasis Komunitas melalui Inovasi Layanan dan Adaptasi Teknologi Ayra Zalikha Munir; Sultan Baa; Ani Putri Aneliya; Rafi’ah Arham; Fatih Muhammad
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.14095

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pengembangan bisnis, bentuk inovasi layanan, serta strategi adaptasi yang diterapkan oleh EYSA Language Center dalam menghadapi disrupsi teknologi dan persaingan pasar pendidikan non-formal di Makassar. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan pada Agustus 2026 melalui observasi langsung, wawancara semi-terstruktur bersama pihak manajemen, serta analisis dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EYSA bertransformasi dari komunitas belajar informal, Ezpz, menjadi entitas bisnis formal berbasis direct consumer-funded model. Konflik hak kekayaan intelektual atas nama merek memaksa dilakukannya rebranding total, yang oleh manajemen diubah menjadi peluang melalui pembentukan South Sulawesi English Community (SSEC) sebagai saluran pemasaran organik. Transformasi ini didorong oleh empat inovasi berpusat pada pelanggan, yaitu garansi gratis mengulang kelas selama dua bulan, portal siswa berbasis situs web untuk fleksibilitas jadwal mandiri, layanan konsultasi beasiswa gratis bersama alumni luar negeri, serta metode pembelajaran berbasis gamification. Selain itu, EYSA mengatasi ancaman disrupsi Artificial Intelligence (AI) dan kejenuhan pasar melalui pendekatan ikatan emosional (emotional bonding) dengan peserta didik serta fokus pada kualitas layanan, bukan persaingan harga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keunggulan bersaing lembaga kursus berbasis komunitas tidak hanya bergantung pada kurikulum, tetapi juga pada pengintegrasian inovasi nilai, fleksibilitas layanan digital, kesadaran terhadap perlindungan kekayaan intelektual, dan keterlibatan komunitas secara berkelanjutan. Temuan ini memberi panduan praktis bagi wirausahawan pemula di bidang jasa pendidikan non-formal.