cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi@ilmudata.co.id.
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
ijmst@ilmudata.co.id
Editorial Address
Jln HR Soebrantas KM 16.5, Rimba Panjang, Kec. Tambang, Kabupaten Kampar, Riau 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology
Published by PT Ilmu Data Indonesia
ISSN : 29866790     EISSN : 29866782     DOI : https://doi.org/10.69693/ijmst
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology dimaksudkan sebagai media kajian ilmiah hasil penelitian, pemikiran, dan kajian kritis-analitik mengenai penelitian di bidang Multidisiplin Sosial dan Teknologi. Hal ini merupakan bagian dari semangat menyebarluaskan ilmu yang dihasilkan dari penelitian dan pemikiran untuk pengabdian kepada masyarakat luas. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology menerbitkan makalah secara berkala tiga kali setahun, pada bulan Februari, Juni, dan Oktober. Semua publikasi di jurnal IJMST bersifat terbuka, memungkinkan artikel tersedia online secara gratis tanpa berlangganan. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology menerima artikel ilmiah dengan ruang lingkup penelitian pada: Ekonomi Akutansi Manajemen Ekonomi Islam Perbankan Islam Ilmu Komputer Teknik Informatika Sistem Informasi Teknologi Informasi Kewirausahaan Teknik Elektro Teknik Industri Topik kajian lain yang relevan Catatan: Artikel memiliki kutipan utama dan belum pernah dipublikasikan secara online atau cetak sebelumnya.
Articles 933 Documents
Komparasi Kinerja Metode Naïve Bayes Dan SVM Untuk Analisis Sentimen Opini Publik Di Youtube David Gadgetin Terhadap Iphone 17 Pro Febrina Rahmadianti Putri; Miftahul Jannah; Restiayu Sekar Utami; Shintawati Khoirunnisa; Hanif Zaidan Sinaga
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11812

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja algoritma Naïve Bayes dan Support Vector Machine (SVM) dalam analisis sentimen opini publik pada komentar YouTube terkait penggunaan iPhone 17 Pro di kanal David Gadgetin. Penelitian menggunakan pendekatan Natural Language Processing (NLP) dengan memanfaatkan 1.382 komentar yang diperoleh melalui proses web scraping menggunakan YouTube Data API v3. Dataset diproses melalui tahapan text preprocessing yang meliputi case folding, normalization, tokenization, filtering (stopword removal), dan stemming, kemudian direpresentasikan menggunakan pembobotan Term Frequency–Inverse Document Frequency (TF-IDF). Proses klasifikasi dilakukan menggunakan algoritma Naïve Bayes dan SVM berbasis kernel linear dengan skema pembagian data 80:10:10, yaitu 80% data latih, 10% data validasi, dan 10% data uji. Kinerja kedua model dievaluasi menggunakan metrik accuracy, precision, recall, F1-score, serta analisis confusion matrix. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model SVM memperoleh akurasi sebesar 81,16% pada data validasi dan 84,17% pada data uji, sedangkan Naïve Bayes memperoleh akurasi sebesar 77i,54% pada data validasi dan 74,82% pada data uji. Pada kelas sentimen negatif, SVM memperoleh F1-score sebesar 0,86, sedangkan Naïve Bayes memperoleh 0,00. Berdasarkan hasil eksperimen pada dataset penelitian ini, SVM menunjukkan performa yang relatif lebih baik dibandingkan Naïve Bayes dalam klasifikasi sentimen komentar YouTube terhadap iPhone 17 Pro. Meskipun demikian, interpretasi terhadap hasil pada kelas minoritas tetap perlu dilakukan secara hati-hati karena jumlah data negatif relatif sedikit.
Implementasi Kebijakan Pengendalian Pemanfaatan Ruang Dalam Mengatasi Alih Fungsi Lahan Pertanian di DIY Tahun 2019–2024 M. Nur Kamila Amrullah; Naula Diyah Hikmaningsih; Shakila Kanita; Wilda Nailun Naja
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11817

Abstract

Alih fungsi lahan pertanian di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan salah satu permasalahan strategis dalam bidang penataan ruang yang semakin meningkat seiring perkembangan pembangunan wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pengendalian pemanfaatan ruang dalam mengatasi alih fungsi lahan pertanian di DIY tahun 2019–2024 serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas implementasinya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh dari dokumen resmi Pemerintah Daerah DIY, Badan Pusat Statistik (BPS), jurnal ilmiah, peraturan perundang-undangan, serta sumber media yang relevan. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode 2019–2024 terjadi penurunan luas lahan pertanian sebesar 5.652 hektar atau 9,9 persen, dengan rata-rata alih fungsi 1.130 hektar per tahun. Kabupaten Sleman dan Bantul menjadi wilayah dengan tingkat alih fungsi tertinggi, dengan dominasi peruntukan lahan untuk permukiman, pariwisata, dan infrastruktur. Berdasarkan analisis teori implementasi kebijakan George C. Edwards III, seluruh dimensi implementasi yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi berada pada kategori kurang optimal. Hambatan utama meliputi keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya anggaran pengawasan, lemahnya koordinasi antarinstansi, serta tekanan investasi. Kesimpulannya, implementasi kebijakan pengendalian pemanfaatan ruang di DIY belum berjalan efektif sehingga diperlukan penguatan pengawasan, peningkatan koordinasi kelembagaan, optimalisasi teknologi pengawasan, serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lahan pertanian.
Natural Film-Forming Polymers for Antibacterial Mucoadhesive Oral Films Against Streptococcus mutans Biofilms in Dental Caries Prevention: A Narrative Review Elrey Naufal Hidayat; Ghani Phalosa
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11821

Abstract

Dental caries remains a persistent oral health problem because cariogenic biofilms, particularly those involving Streptococcus mutans, can adhere to dental surfaces, produce extracellular polysaccharides, generate acids, and promote enamel demineralization. Conventional preventive approaches often face limitations in the oral cavity due to salivary flow, swallowing, short contact time, and reduced local retention of antibacterial agents. This narrative review evaluates natural film-forming polymers as antibacterial mucoadhesive oral films for controlling Streptococcus mutans biofilms and proposes a function-based framework to guide polymer selection for dental caries prevention. The review focuses on chitosan, alginate, pectin, pullulan, gelatin, starch, and natural gums by analyzing their film-forming capacity, mucoadhesive behavior, mechanical properties, controlled-release performance, and antibacterial relevance. Chitosan shows the strongest functional potential because it combines film formation, mucosal adhesion, and intrinsic antibacterial and antibiofilm activity. Alginate and pectin mainly support swelling, gel formation, and sustained release, while pullulan improves film transparency, flexibility, disintegration behavior, and patient acceptability. Gelatin, starch, and natural gums provide additional structural and adhesive benefits, although they often require plasticizers, blending, or modification to improve stability and mechanical strength. Current evidence suggests that rational polymer blending, especially chitosan-based composite systems, offers the most feasible strategy for developing effective antibacterial oral films. However, most available studies remain limited to in vitro formulation and antibiofilm evaluations. Future research should prioritize standardized comparative testing, multispecies biofilm models, clinical validation, residence-time assessment, sensory acceptability, and long-term caries-preventive outcomes.
Rancangan Model Manajemen Strategis Wakaf Produktif di Pesantren Al-Qur'an Daarus Shofwah Sofwan Manaf; Ahmad Bayhaqi; Ahmad Gabriel
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11829

Abstract

Wakaf produktif merupakan instrumen keuangan sosial Islam yang berpotensi menopang kemandirian finansial pesantren, namun optimalisasinya masih terkendala minimnya kapasitas manajerial dan bisnis nazhir. Artikel ini bertujuan merancang model manajemen strategis pengembangan wakaf produktif bagi Pesantren Al-Qur'an Daarus Shofwah dengan merujuk pada dua praktik terbaik, yaitu Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia (YBW UII) dan Pondok Pesantren Darunnajah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus yang memadukan kajian pustaka, wawancara mendalam dengan pimpinan dan pengelola unit usaha, serta analisis SWOT berbasis triangulasi data lapangan. Hasil kajian menunjukkan Daarus Shofwah masih bergantung pada syahriah santri untuk 99% kebutuhan operasional, dengan defisit struktural sekitar Rp50 juta per bulan pascapandemi. Pesantren ini memiliki lahan wakaf bersertifikat seluas 4.000 m² dari total 11.000 m² lahan yayasan serta unit usaha rintisan (kantin, koperasi, laundry, kolam renang) yang seluruh hasilnya kembali untuk operasional pondok. Keberhasilan wakaf produktif pada kedua lembaga benchmark ditentukan oleh empat pilar: legalitas dan profesionalisme nazhir, diversifikasi portofolio aset, reinvestasi surplus untuk misi pendidikan, serta akuntabilitas tata kelola. Berdasarkan sintesis tersebut, model yang diusulkan mencakup empat tahap: percepatan legalitas nazhir, konversi lahan idle dan unit usaha rintisan menjadi badan usaha semi-korporat, pengembangan wakaf uang digital dan aset bergerak, serta penguatan tata kelola bertahap sesuai skala kelembagaan. Model ini menawarkan kerangka adaptasi wakaf produktif yang proporsional bagi pesantren skala kecil-menengah, melengkapi literatur yang selama ini didominasi kajian lembaga wakaf berskala besar.
Strategi Pengembangan Penerapan Web Checking Dalam Meningkatkan Operasional Penerbangan di PT. Citilink Indonesia Rizal Bakti; Prista Helma Riyadi; Wahjuny Djamaa; Rio Eldianson; Rizkison Rizkison
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11833

Abstract

This research aims to analyze internal and external environmental factors, determine the company's strategic position, and formulate alternative business development strategies that are suitable. The analysis methods used include SWOT analysis, IFE-EFE matrix, IE matrix, and QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix) to evaluate the strategic competitiveness of the company. The results show that internal factors such as a strong brand image and corporate parent support are the main strengths, while the low adoption of web check-ins is a weakness. External factors indicate opportunities through the improvement of digital services and threats from competitors as well as cybersecurity risks. The IFE score of 2.72 and EFE of 2.62 places Citilink in quadrant V of the IE matrix, namely the hold and maintain strategy. The main recommended strategy is to improve features and socialization of web check-ins with the highest QSPM score (3.24), accompanied by a strategy to strengthen the digital security system. The implementation of this strategy is expected to improve service efficiency, strengthen a competitive position, and support long-term business growth in the aviation digital market.
Peran Keaktifan Mahasiswa Terhadap Peningkatan Kompetensi Diri Pada Himpunan Mahasiswa KIP UNITA (HMKU) Delviana RW Sihombing; Jelita A. Manalu; Dina Ria Simamora; Jenriska Situmorang; Artika May Simanullang
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11842

Abstract

Keaktifan mahasiswa dalam organisasi kemahasiswaan merupakan salah satu faktor penting dalam pengembangan kompetensi diri, terutama dalam aspek kepemimpinan, komunikasi, kerja sama, dan tanggung jawab. Namun, tidak seluruh mahasiswa menunjukkan tingkat partisipasi yang optimal dalam organisasi, sehingga peluang untuk mengembangkan kompetensi diri belum dimanfaatkan secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran keaktifan mahasiswa terhadap peningkatan kompetensi diri pada Himpunan Mahasiswa KIP Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (HMKU). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan lokasi penelitian di HMKU. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa keaktifan mahasiswa dalam organisasi berperan positif terhadap peningkatan kompetensi diri, yang ditandai dengan berkembangnya pengetahuan, keterampilan, sikap, kemampuan sosial, serta pengendalian diri mahasiswa melalui keterlibatan aktif dalam berbagai kegiatan organisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat keaktifan mahasiswa dalam organisasi, semakin besar peluang mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi diri yang bermanfaat bagi keberhasilan akademik, kesiapan memasuki dunia kerja, serta kehidupan bermasyarakat. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi HMKU dan Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli dalam meningkatkan kualitas pembinaan organisasi kemahasiswaan sebagai sarana pengembangan kompetensi mahasiswa.
Hubungan Kadar Fe Serum Dengan Kadar C-Reactive Protein (CRP) Pada Infeksi Kecacingan Di Wilayah Kampung Selayar Kota Makassar Nur Ainun Nisa Thahir; Marisca Jenice Sanaky; Nur Ismi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11851

Abstract

Infeksi kecacingan masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, khususnya di daerah dengan sanitasi yang kurang memadai. Infeksi ini tidak hanya menyebabkan gangguan saluran pencernaan, tetapi juga berkontribusi terhadap terjadinya anemia melalui kehilangan zat besi dan proses inflamasi kronis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar Fe serum dengan kadar C-Reactive Protein (CRP) pada masyarakat yang terinfeksi kecacingan di Kampung Selayar, Kota Makassar. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik observasional melalui pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 15 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan feses untuk mengidentifikasi infeksi kecacingan serta pemeriksaan darah vena untuk mengukur kadar Fe serum dan kadar CRP. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan tingkat signifikansi α = 0,10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar Fe serum pada responden cenderung menurun, sedangkan kadar CRP meningkat sebagai respons inflamasi akibat infeksi kecacingan. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kadar Fe serum dengan kadar C-Reactive Protein (CRP) dengan nilai signifikansi sebesar p = 0,008 (p < 0,10). Temuan ini menunjukkan bahwa proses inflamasi pada infeksi kecacingan berperan dalam memengaruhi metabolisme zat besi sehingga meningkatkan risiko anemia. Oleh karena itu, pemeriksaan Fe serum dan CRP dapat digunakan sebagai indikator dalam menilai status zat besi dan respons inflamasi, serta menjadi dasar dalam penyusunan strategi pencegahan dan pengendalian infeksi kecacingan di masyarakat.
Makna Literasi Digital Siswa pada Era Transformasi Pendidikan di MTS Al Hikmah Zahratun Nurhakiki; Siti Azizah; Zerlin Armida; Ahmad Dani; M. Jadid Khadavi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11861

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan literasi digital siswa meskipun mereka telah mengenal dan memiliki akses terhadap berbagai perangkat teknologi digital. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara ketersediaan teknologi dengan kemampuan siswa dalam memanfaatkannya secara bijak, kritis, dan bertanggung jawab. Dalam praktiknya, siswa masih cenderung menggunakan teknologi untuk aktivitas non-edukatif, seperti hiburan dan media sosial, sementara pemanfaatannya sebagai sarana pembelajaran belum optimal. Selain itu, keterbatasan fasilitas pendukung, kurangnya pengawasan, serta rendahnya pemahaman mengenai etika digital menjadi tantangan utama, khususnya di lingkungan madrasah yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna, manfaat, dan tantangan literasi digital siswa di MTS Al Hikmah, dengan fokus pada pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran serta peran guru dan lingkungan sekolah dalam mendukung pengembangan literasi digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan kondisi literasi digital siswa secara menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital memiliki peran penting dalam mendukung pembelajaran berbasis student centered melalui pemanfaatan media digital, seperti smartphone dan internet, sebagai sumber belajar. Literasi digital juga berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kemandirian, kreativitas, serta keterampilan siswa dalam mengakses, memahami, dan memanfaatkan informasi secara efektif. Meskipun demikian, keterbatasan fasilitas, pengawasan, dan pembinaan masih menjadi tantangan yang perlu diatasi melalui kerja sama antara sekolah, guru, orang tua, dan siswa agar pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran dapat berlangsung secara optimal dan bertanggung jawab.
Tindak Tutur Ilokusi Dalam Tuturan Jerome Polin Pada Kanal Youtube Nihongo Mantappu: Kajian Pragmatik Yolanda Apriyani; Widya Gusvita; Novi Irwansyah
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan jenis-jenis tindak tutur ilokusi dalam tuturan Jerome Polin pada kanal YouTube Nihongo Mantappu. (2) Menjelaskan fungsi tindak tutur ilokusi dalam komunikasi pada video YouTube Nihongo Mantappu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat. Validasi data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi penyidik dan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini ditemukan 30 data tindak tutur ilokusi yang terdiri atas 14 data tindak tutur asertif, 7 data tindak tutur direktif, 3 data tindak tutur komisif, dan 6 data tindak tutur ekspresif. Dari keseluruhan data tersebut, tindak tutur asertif merupakan jenis yang paling dominan. Dominannya tindak tutur asertif menunjukkan bahwa fungsi komunikatif dalam penelitian ini lebih berorientasi pada penyampaian informasi dan pengetahuan kepada mitra tutur maupun penonton sehingga tujuan komunikasi dapat tercapai secara efektif. Temuan penelitian ini memperlihatkan bahwa tindak tutur ilokusi memiliki peran penting dalam membangun interaksi yang komunikatif, edukatif, dan persuasif, sehingga pesan yang disampaikan melalui media digital, khususnya YouTube, dapat dipahami secara efektif oleh penonton.
Rancang Bangun Sistem Informasi Pemesanan Produk Kaligrafi Dan Jasa Mural Berbasis Web Pada PT Aqlam Mural Kaligrafi Meta Windiyawati; Ghiyats Al Robbani; Muhammad Arif Arkan
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11879

Abstract

Transformasi digital merupakan aspek esensial bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan daya saing dan efisiensi operasional. PT Aqlam Mural Kaligrafi, entitas bisnis di sektor jasa seni dekoratif, menghadapi kendala operasional yang serius akibat tingginya ketergantungan pada proses administrasi manual serta penggunaan tautan WhatsApp publik tanpa gerbang validasi. Ketergantungan absolut ini memicu tingginya volume pesan spam fiktif dan menyulitkan pelacakan data operasional. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun sistem informasi pemesanan berbasis web dengan arsitektur basis data awan guna memitigasi anomali kehilangan data dan mengotomatisasi proses bisnis. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan Agile Development, yang memfasilitasi iterasi adaptif secara berkelanjutan dari tahapan perencanaan hingga evaluasi melalui keterlibatan pengguna secara langsung. Sistem dikembangkan menggunakan kerangka kerja antarmuka Next.js, utilitas Tailwind CSS, bahasa pemrograman berpengetikan statis TypeScript, dan basis data PostgreSQL. Hasil dari penelitian ini berupa sistem informasi manajemen multi-aktor yang dibagi ke dalam peran Customer, Admin, dan Founder. Sistem ini dilengkapi dengan mekanisme filterisasi pelanggan melalui otentikasi akun, integrasi formulir pemesanan kustom langsung ke basis data, dashboard pelaporan terpusat, dan pengalihan rute komunikasi ke WhatsApp. Pengujian menggunakan metode Black Box membuktikan bahwa pembatasan hak akses, injeksi data formulir, dan modul keamanan beroperasi valid secara fungsional. Sebagai kesimpulan, implementasi sistem ini berhasil memusatkan aset periklanan digital, mengamankan rekam jejak transaksi pada peladen cloud, memblokir interaksi pengguna fiktif, serta mengoptimalkan manajemen layanan instansi.