cover
Contact Name
Eko Nur Hermansyah
Contact Email
ekonurhermansyah@unw.ac.id
Phone
+6285641331367
Journal Mail Official
taulany27@gmail.com
Editorial Address
Jl. Diponegoro no 186 Gedanganak - Ungaran Timur, Kab. Semarang Jawa Tengah
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Early Childhood : Jurnal Dunia Anak Usia Dini
ISSN : 2655657X     EISSN : 26556561     DOI : 10.35473
Core Subject : Education,
Focus and Scope of Indonesian Journal Of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini is research, study and analysis related to early childhood include; development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, parenting, management institution of early childhood education, early child development assessment, child development psychology, child empowerment, ,learning strategy, Educational tool play, instructional media, innovation in early childhood education and various fields related to Early Childhood Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 229 Documents
Penanaman Nilai Moderasi Beragama Melalui Pendidikan Multikultural bagi Anak Usia Dini: Instilling the Value of Religious Moderation Through Multicultural Education for Early Childhood Yurii, Yurita Erviana; Lita, Lita
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i1.2979

Abstract

A multicultural nation of Indonesian tribes, religion, language, and culture has its own challenges in the practice of government, educated even policy decrees. Diversity has often led to conflict, so to anticipate this, the study is done politically charged and aimed at religious moderation to infuse the value of multicultural through education for early childhood. This research uses descriptive qualitative research. Data collection techniques were obtained through online questionnaires, interviews, and documentation. The subject of this research is the PAUD teacher in the city of Wonosobo and Majalengka. The results showed that the cultivation of religious moderation values through multicultural education for early childhood first begins with the initial understanding of teachers regarding the cultivation of religious moderation values and multicultural education. Then carried out through three ways, integration into the learning theme, and integration into school culture. The habituation aims to get the described child to recognize,  know, and understand that what he does every day is a part of the internalization of the value of discipline, selflessness, and responsibility.  Activities in the theme of learning are performed through the theme of love of my homeland and culture. Teachers can specify themes according to each agency's needs. The school culture is used to describe the vision of missions and the philosophical meaning of institutions. Because this is what helps young children get used to all sorts of things. Then eventually there will be a strong character in early childhood. Future researchers can continue research with a focus on the final results after implementing the values of religious moderation and multicultural education in the daily activities carried out by children. ABSTRAK Negara Indonesia yang multikultur dengan keragaman suku, agama, bahasa, dan budaya memiliki tantangan tersendiri alam praktik pemerintahan, pendidikan bahkan penentuan kebijakan. Tidak jarang keragaman tersebut berujung pada terjadinya konflik. Guna mengantisipasi terjadinya  hal tersebut, maka penelitian ini dilakukan yang betujuan untuk menanamkan nilai-nilai moderasi beragama melalui pendidikan multicultural bagi anak usia dini. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui kuesioner online, wawancara serta dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah guru PAUD di kota Wonosobo dan Majalengka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai moderasi beragama melalui pendidikan multicultural bagi anak usia dini terlebih dahulu diawali dengan pemahaman awal guru mengenai penanaman nilai moderasi beragama dan pendidikan multicultural. Selanjutnya dilakukan melalui 3 cara yaitu kegiatan pembiasaan, integrasi kedalam tema pembelajaran, dan integrasi kedalam budaya sekolah.  Kegiatan pembiasaan  betujuan untuk membiasakan anak mengenali, mengetahui dan memahami bahwa apa yang dilakukannya setiap hari adalah bentuk dari internalisasi nilai disiplin, kemandirian dan tanggungjawab. Kegiatan dalam tema pembelajaran dilakukan melalui tema cinta tanah air dan budayaku. Guru bisa menspesifikkan tema sesuai dengan kebutuhan masing-masing lembaga. Sedangkan budaya sekolah digunakan untuk menjabarkan visi misi serta makna filosofis lembaga, sebab inilah yang kemudian dapat membantu anak usia dini terbiasa dengan berbagai hal yang ada di sekolah, kemudian pada akhirnya akan terbentuk karakter kuat pada diri anak usia dini. Peneliti selanjutnya dapat melanjutkan penelitian dengan fokus pada hasil akhir setelah dilakukannya implementasi nilai moderasi beragama dan pendidikan multicultural dalam aktivitas harian yang dilakukan anak
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua dan Lingkungan terhadap Pembentukan Karakter pada Anak Usia Dini: The Influence of Parenting Patterns and the Environment on Character Formation in Early Childhood Zakiyyatul, Nabila
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i1.2992

Abstract

The formation of early childhood character is a significant concern in human development, with the role of parental upbringing and environment being the focus of this research. The aim of this study is to investigate how parental upbringing and environment influence the formation of early childhood character. The research method used in this study is a literature review. Data sources include scholarly articles and other related literature discussing the relationship between parental upbringing, environment, and the formation of early childhood character. The results indicate that there is a significant relationship between parental upbringing and environment in shaping early childhood character. Children tend to develop strong and positive characters through supportive parenting and environments that provide positive stimuli. This research is expected to provide deeper insights into the factors influencing the formation of early childhood character. It will assist education practitioners, parents, and other stakeholders in devising better plans to help young children develop into good characters.   ABSTRAK Pembentukan karakter anak usia dini merupakan perhatian penting dalam pengembangan manusia, dengan peran pola asuh orang tua dan lingkungan menjadi fokus penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pola asuh orang tua dan lingkungan berpengaruh terhadap pembentukan karakter anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka. Sumber data yang digunakan termasuk artikel ilmiah dan literatur terkait lainnya yang membahas hubungan antara pola asuh orang tua, lingkungan, dan pembentukan karakter anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dan lingkungan terhadap pembentukan karakter anak usia dini. Anak-anak cenderung membentuk karakter yang kokoh dan positif melalui pola asuh yang mendukung perkembangan positif mereka dan lingkungan yang memberikan rangsangan positif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi pembentukan karakter anak usia dini. Ini akan membantu praktisi pendidikan, orang tua, dan pihak terkait lainnya membuat rencana yang lebih baik untuk membantu anak usia dini berkembang menjadi karakter yang baik.
Reformasi Pembelajaran Abad 21, Merdeka Belajar pada Anak Usia Dini Melalui Penggunaan Loose part: 21st Century Learning Reform, Freedom to Learn in Early Childhood Through the Use of Loose Parts A. Tabi’in; Syifa Fauziah; Leli Fertiliana Dea; Arditya Prayogi
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i1.3001

Abstract

This research aims to determine the implementation of independent learning using loose part media in early childhood at KB Labschool UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan. Freedom to play is a new learning concept that has a big opportunity to improve the quality of education in Indonesia. If the use of this learning model is carefully prepared, it will certainly have a significant impact on children's development. Through independent learning, children will be directed to have 21st century competencies, namely, communication, creativity, collaboration and critical thinking. Many PAUD schools have not implemented the concept of independent learning due to teachers' readiness to implement it. This research aims to determine the implementation of free play in early childhood through loose part media at KB Lab School UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan. This research uses a descriptive qualitative method with a research focus on children's free play through loose part media. The primary data sources are school principals, educators and children. Data collection techniques use observation, interviews and documentation techniques. In checking the validity of the data using data triangulation. The results of the research show that the implementation of free play through loose parts for children at KB Lab School UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan is that first the teacher prepares loose part media, second the children explore the materials that have been provided, third, the children are free to interact in building knowledge and empowering independence in activities learn how to teach. Apart from that, the benefits of implementing free play through loose part media are able to develop the 4c: creativity, communication, collaboration and critical thinking for children.   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi merdeka belajar menggunakan media loose part pada anak usia dini di KB Labschool UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan. Merdeka bermain merupakan sebuah konsep pembelajaran baru yang berpeluang besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Penggunaan model pembelajaran ini apabila dipersiapkan dengan matang tentunya akan berpengaruh secara signifikan bagi perkembangan anak. Melalui merdeka belajar anak akan diarahkan untuk memiliki kompetensi abad 21, yaitu, communication, creativity, collaboration, dan critical thingking. Banyak sekolah PAUD belum mengusung konsep merdeka belajar dengan alasan kesiapan guru dalam mengimplementasikannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi merdeka bermain pada anak usia dini melalui media loose part di KB Lab School  UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan fokus penelitian merdeka bermain pada anak melalui media loose part, adapun yang menjadi sumber data primer adalah kepala sekolah, pendidik dan anak-anak. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam pemeriksaan keabsahan data menggunakan tri angulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi merdeka bermain melalui loose part pada anak di KB Lab School  UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan yaitu pertama guru mempersipkan media loose part, kedua anak mengeksplorasi bahan yang sudah disediakan, ketiga, anak bebas berikteraksi dalam membangun pengetahuan dan pemberdayaan kemandirian dalam kegiatan belajar mengajar. Selain itu dari manfaat pelaksanaan merdeka bermain melalui media loose part tersebut mampu mengembangkan 4c: creativity, communication, collaboration and critical thingking bagi anak-anak.
Upaya Mengatasi Kedisiplinan Siswa di Lingkungan PAUD: Effective Strategies in Overcoming Student Discipline Problems in Early Childhood Education (PAUD) Environment Siti Nurma; Gilar Gandana; Risbon Sianturi
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i1.3082

Abstract

Facing general challenges in early childhood education (PAUD), especially related to student discipline problems, is the main focus that professional teachers must pay attention to. One crucial aspect is a deep understanding of student behavior management. Effective handling of this problem requires the right approach to ensure a smooth learning process. Discipline education in early childhood involves a clear understanding of the difference between behavior that is considered positive and negative. In this context, the approach to instilling discipline at an early age must be carried out in a friendly manner and through play interactions. The role of teachers, society and parents is very important in forming and teaching the values ​​of discipline to children. This article aims to present several effective strategies for dealing with student discipline problems in PAUD. Teachers need to have skills in managing the classroom well to create a dynamic and effective learning environment, considering that there are students with diverse backgrounds. The teacher’s role is very crucial in solving student discipline problems because discipline is the key to success in all things. From this discipline, a consistent attitude will emerge in upholding principles, perseverance in business, strong in defending the truth, and never giving up. Therefore, this article will discuss various practical strategies that can help PAUD educators face and overcome challenges in maintaining student discipline.   ABSTRAK Menghadapi tantangan umum di dalam pendidikan anak usia dini (PAUD) terutama berkaitan dengan masalah disiplin siswa, merupakan fokus utama yang harus diperhatikan oleh guru-guru yang profesional. Salah satu aspek krusial adalah pemahaman yang mendalam mengenai manajemen perilaku siswa. Penanganan yang efektif terhadap masalah ini memerlukan pendekatan yang tepat guna memastikan kelancaran proses pembelajaran. Pendidikan disiplin pada anak-anak usia dini melibatkan pemahaman yang jelas tentang perbedaan antara perilaku yang dianggap positif dan negatif. Dalam konteks ini, pendekatan untuk menanamkan disiplin pada usia dini harus dilakukan secara ramah dan melalui interaksi bermain. Peran guru, masyarakat, dan orangtua sangatlah penting dalam membentuk dan mengajarkan nilai-nilai disiplin kepada anak-anak. Artikel ini bertujuan untuk menyajikan beberapa strategi efektif dalam menangani masalah disiplin siswa di PAUD. Guru perlu memiliki keterampilan dalam mengelola kelas dengan baik untuk menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan efektif, mengingat adanya siswa dengan latar belakang yang beragam. Peran guru sangatlah krusial dalam menyelesaikan masalah disiplin siswa karena disiplin merupakan kunci kesuksesan dalam segala hal. Dari disiplin tersebut, akan timbul sikap konsisten dalam memegang prinsip, tekun dalam usaha, kuat dalam membela kebenaran, dan tidak mengenal kata menyerah. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas berbagai strategi praktis yang dapat membantu pendidik PAUD menghadapi serta mengatasi tantangan dalam menjaga disiplin siswa.
Tingkat Peminatan dan Keseriusan Mahasiswa dalam Mengikuti Perkuliahan Melalui Belajar Daring di Universitas Xz Semarang: Level of Interest and Seriousness of Students in Following Lectures Through Online Learning at Xz University Semarang Sahrul; Dyah Kusbiantari; Ardiana Vita Ratna Sari; Muhammad Fatahul Uyun; Sri Marfu’ah; Winanti Nike Apriliawan; Hairul Anam; Afif Mulatif
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i2.3121

Abstract

Learning is a person's effort to realize the process of transferring knowledge, mastering skills, and forming attitudes. The learning process does not occur immediately, but through a process of certain stages. The subjects in this research were 107 students from the PAUD Teacher Education Study Program which was conducted at XZ University in Semarang. The research aims to determine the level of interest and seriousness of students in attending lectures through online learning. This research is quantitative research using observation methods, interviews, giving questionnaires or questionnaires which are carried out by analyzing data looking for validity, reliability and average results. The results of data analysis show that the level of interest and seriousness of students in taking lectures via online learning viaZoom/Google Meet, if the results of the questionnaire analysis consisting of 24 statement items are more than (>) 0.3, it is said to be valid. The results of the reliability test via the SPSS Version 26 program on the interest level indicator instrument obtained a reliability coefficient of 0.713. Meanwhile, in the indicator instrument for the level of seriousness in taking online lectures, a reliability coefficient of 0.662 was obtained. The results of statistical analysis show that the level of student interest in taking lectures conducted in online learning is 7.42%, this is in the high category, the level of seriousness is 44.6%, so It can be said that students are still in the medium category and are serious about taking lectures via online learning.   ABSTRAK Pembelajaran merupakan suatu usaha seorang dalam mewujudkan terjadinya proses transfer pengetahuan, penguasaan keterampilan, dan pembentukan sikap, proses pembelajaran tidak terjadi seketika, namun melalui proses tahapan tertentu. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Prodi Pendidikan Guru PAUD (RPL) yang berjumlah 107 orang yang dilakukan pada Universitas XZ di Semarang, penelitian bertujuan mengetahui tingkat peminatan dan keseriusan mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan melalui pembelajaran daring, penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode observasi, wawancara, pemberian angket atau kuesioner dengan analisis data mencari hasil validitas, reliabilitas dan rata-rata. Hasil analisis data bahwa tingkat peminatan dan keseriusan mahasiswa mengikuti perkuliahan melalui pembelajaran daring via Zoom/Google Meet, bahwa hasil analisis kuesioner yang terdiri dari 24 item pernyataan sudah lebih dari (>) 0,1882 maka dikatakan valid, hasil uji reliabilitas melalui program SPSS Versi 26 pada instrumen indikator tingkat peminatan diperoleh koefisien reliabilitas terdapat 0,713. Sedangkan pada instrumen indikator tingkat keseriusan dalam mengikuti perkuliahan daring diperoleh koefisien reliabilitas 0,662 hasil analisis statistik bahwa pada tingkat peminatan mahasiswa mengikuti perkuliahan yang dilakukan dalam pembelajaran daring terdapat 70,42%, ini berada pada kategori tinggi, pada tingkat keseriusannya terdapat 44,6% sehingga dapat dikatakan bahwa mahasiswa masih berada pada kategori sedang dalam keseriusan mengikuti perkuliahan melalui pembelajaran daring pada matakuliah konsep dasar matematika.
Literatur Review: Pengaruh Aplikasi Wordwall terhadap Minat Belajar pada Anak Usia Dini: Literature Review: The Effect of the Wordwall Application on Interest in Learning in Early Childhood Nabila Zakiyyatul Af’idah
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i1.3145

Abstract

A strong interest in learning during the early stages is considered crucial in forming a solid foundation for learning and developing intrinsic motivation towards the learning process. The aim of this research is to investigate the impact of using the Wordwall application on the learning interest of young children. This study is a literature review aimed at exploring how the Wordwall application affects the learning interest of young children. The methodological approach employed in this research is literature analysis. The data sources analyzed include scientific articles and other relevant literature discussing the impact of the Wordwall application on the learning interest of young children. Findings from various literature indicate that the Wordwall application has significant potential in enhancing the learning interest of young children. Through an interactive and enjoyable approach, this application effectively stimulates children's interest in learning. This research is expected to provide valuable and relevant insights for educators, researchers, and Wordwall application developers, as well as make a positive contribution to the development of early childhood education.   ABSTRAK Minat yang kuat dalam pembelajaran pada tahap awal dianggap sangat penting dalam membentuk dasar pembelajaran yang kokoh dan mengembangkan motivasi intrinsik terhadap proses belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki dampak penggunaan aplikasi Wordwall terhadap minat belajar pada anak usia dini. Penelitian ini merupakan sebuah tinjauan literatur yang bertujuan untuk menemukan bagaimana aplikasi Wordwall memengaruhi minat belajar pada anak usia dini. Pendekatan metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis literatur. Sumber data yang dianalisis termasuk artikel ilmiah dan literatur lain yang relevan yang membahas dampak aplikasi Wordwall terhadap minat belajar anak usia dini. Temuan dari berbagai literatur menunjukkan bahwa aplikasi Wordwall memiliki potensi besar dalam meningkatkan minat belajar anak usia dini. Dengan pendekatan interaktif dan menyenangkan, aplikasi ini efektif dalam membangkitkan minat belajar anak-anak. Penelitian ini diharapkan memberikan wawasan yang berharga dan relevan bagi pendidik, peneliti, dan pengembang aplikasi Wordwall, serta memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan pendidikan anak usia dini.
Pengembangan Motorik Halus Melalui Finger Painting pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK Athfal Amanah Desa Jebengsari Rohmah, Faza Sayly; Tasuah, Neneng
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i2.3163

Abstract

This research aims to explore how the implementation of finger painting activities contributes to improving fine motor skills in children, as well as its impact on overall development aspects in 4-5-year-old children at TK Athfal Amanah Desa Jebengsari. This research was inspired by the difficulties in fine motor development experienced by most students at the kindergarten. Using a qualitative approach, the study involved 6 children aged 4-5 years from the kindergarten as research subjects. Data were collected through participatory observation, interviews with teachers, and documentation, then analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The research findings indicate that finger painting activities not only help children develop hand-eye coordination, fine motor control, and other developmental aspects, but also provide enjoyable experiences for them, enhancing their creativity. Children expressed pride and satisfaction when seeing their artwork. The implications of this research underscore the importance of considering children's experiences and perspectives in designing fine motor development programs in early childhood education institutions. Additionally, this research provides insights for educators on effective ways to integrate finger painting activities into learning. Future research could delve deeper into exploring children's experiences from various backgrounds and contexts to broaden understanding of the effectiveness of finger painting in fine motor development. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana implementasi kegiatan finger painting berkontribusi pada peningkatan keterampilan motorik halus anak, serta dampaknya terhadap seluruh aspek perkembangan pada anak usia 4-5 tahun di TK Athfal Amanah Desa Jebengsari. Penelitian ini diilhami oleh kesulitan dalam perkembangan motorik halus yang dialami oleh sebagian besar peserta didik di TK tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian melibatkan 6 anak usia 4-5 tahun dari TK tersebut sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara dengan guru, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kegiatan finger painting tidak hanya membantu anak-anak dalam mengembangkan koordinasi tangan-mata, kontrol gerakan halus, dan aspek perkembangan lainnya, tetapi juga memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi mereka, serta meningkatkan kreativitas. Anak-anak menyatakan rasa bangga dan kepuasan saat melihat hasil karya mereka. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya mempertimbangkan pengalaman dan perspektif anak dalam merancang program pengembangan motorik halus di lembaga pendidikan anak usia dini. Selain itu, penelitian ini memberikan wawasan bagi pendidik tentang cara yang efektif dalam mengintegrasikan kegiatan finger painting dalam pembelajaran. Penelitian mendatang dapat lebih mendalam dalam mengeksplorasi pengalaman anak-anak dari berbagai latar belakang dan konteks untuk memperluas pemahaman tentang efektivitas finger painting dalam pengembangan motorik halus.
Disaster-related Language Acquisition As Disaster Mitigation Preparedness : A Comparative Study in Indonesia and Malaysia: Akuisisi Bahasa Terkait Bencana sebagai Kesiapsiagaan Mitigasi Bencana: Studi Perbandingan di Indonesia dan Malaysia Rahayu, Setya Putri; Nazirul Mubin Mohd Noor
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i2.3211

Abstract

Encouraging the awareness of disaster preparedness since an early age is important to instill the right techniques (Suroso , et al., 2022). Early disaster mitigation can be achieved by introducing the disasters and the mitigation of disasters for children in early ages. The introduction of disasters and the mitigations cannot be separated from language acquisition that children may acquire during the process of disaster mitigation. This study aimed to compare and contrast Indonesian and Malaysian parents’ opinion on the importance of introducing disaster mitigation for children (1), to analyze the steps of language acquisition on disaster-related vocabularies in children (2), and to determine environmental supports in introducing early disaster mitigation for children both in Indonesia and Malaysia (3). The study employed a qualitative method within phenomenology approach as data analysis technique. Phenomenology approach was applied because it can help to analyze the subject of the research better since it focuses on the study of an individual’s experiences within the world. The results of the study show that parents did not deliberately provide knowledge prior to disaster mitigation for their children. Videos, games, and story books can be used to introduce disaster mitigation as the part of early childhood education. Besides, environmental support also contributes significantly in building awarness of providing knowledge on disaster mitigation in children.   ABSTRAK Penanaman kesadaran kesiapsiagaan bencana sejak dini penting dilakukan untuk menanamkan teknik yang tepat (Suroso, et al., 2022). Mitigasi bencana sejak dini dapat dilakukan dengan mengenalkan bencana dan mitigasi bencana kepada anak sejak dini. Pengenalan bencana dan mitigasi bencana tidak dapat dipisahkan dari penguasaan bahasa yang diperoleh anak selama proses mitigasi bencana. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan dan mengontraskan pendapat orang tua di Indonesia dan Malaysia tentang pentingnya mengenalkan mitigasi bencana kepada anak (1), menganalisis langkah-langkah penguasaan bahasa pada kosakata terkait bencana pada anak (2), dan mengetahui dukungan lingkungan dalam mengenalkan mitigasi bencana sejak dini kepada anak baik di Indonesia maupun Malaysia (3). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi sebagai teknik analisis data. Pendekatan fenomenologi digunakan karena dapat membantu menganalisis subjek penelitian dengan lebih baik karena berfokus pada kajian pengalaman individu dalam dunianya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua tidak secara sengaja memberikan pengetahuan tentang mitigasi bencana kepada anak-anaknya sebelum melakukan tindakan. Video, permainan, dan buku cerita dapat digunakan untuk memperkenalkan mitigasi bencana sebagai bagian dari pendidikan anak usia dini. Selain itu, dukungan lingkungan juga memberikan kontribusi yang signifikan dalam membangun kesadaran untuk memberikan pengetahuan tentang mitigasi bencana pada anak.
Pengaruh Kegiatan Belajar Menyaring Air Kotor Menjadi Air Jernih terhadap Kognitif Anak pada TK Karya Bahari Pasar Banggi Kabupaten Rembang : The Influence of Learning Activities to Filter Dirty Water into Clear Water on Children's Cognitive Skills at Karya Bahari Kindergarten, Pasar Banggi, Rembang Regency Sahrul; Dyah Kusbiantari; Sri Marfu'ah; Jannatun Naimah; Ida Fitriyah; Nurul Latifah; Lathifatul Azizah; Eka Winarsih
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i2.3227

Abstract

Clean water is not only clear, odorless and tasteless, but it must also meet health requirements. These health requirements include, among other things, not containing toxic chemicals or bacteria that can harm health, learning gives children the opportunity and freedom to express their thoughts, students express their own thoughts and identify them in activities such as filtering dirty water into clear water. This research is quantitative research using observations, interviews, questionnaires and tests and documentation. The samples in this research were 30 students from Karya Bahari Pasar Banggi Kindergarten, Rembang Regency, formed into 6 groups, each group consisting of 5 students, with the aim of finding out the level of students' ability to filter dirty water into clear water, the results of the analysis statistical data that the validity test is more than  0.5760 r table and the Scale Reliability Statistics reliability test shows that the Cronbach's α Scale value is 0.960 so that the instrument filters dirty water into clear water suitable for use in the field. The results of the Paired Samples Statistics test show a difference in the average value before and after treatment with a difference of 1,564. Test the Paired Samples Test if there is a sig (2-tailed) value of 0.000 less than 0.05, so there is a significant influence. The results of student abilities assessed through tests show that the average student ability in learning children's cognitive abilities is 42.7 so it can be concluded that student learning outcomes in filtering dirty water into clear water are in the very high category. ABSTRAK Air bersih tidak hanya jernih, tidak berbau, serta tidak berasa saja, tetapi juga harus memenuhi persyaratan kesehatan. Syarat kesehatan ini antara lain, tidak mengandung bahan kimia beracun atau kuman bakteri yang dapat mengganggu kesehatan, pembelajaran memberikan kesempatan dan kebebasan pada anak untuk mengemukakan pemikirannya, siswa mengemukakan pemikirannya sendiri dan dan mengidentifikasi dalam kegiatan seperti halnya dalam menyaring air kotor menjadi air jernih. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pengamatan (observasi), wawancara, kuesioner (angket) dan tes dan dokumentasi. Adapun yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah siswa TK Karya Bahari Pasar Banggi Kabupaten Rembang yang berjumlah 30 orang yang dibentuk dalam 6 kelompok, setiap kelompok terdiri dari 5 siswa, dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan siswa dalam menyaring air kotor menjadi air jernih, hasil analisis data statistik bahwa uji validitas lebih dari  0.5760 r tabel  dan uji reliabilitas Scale Reliability Statistics menunjukkan bahwa nilai  Scale Cronbach's α 0,960 sehingga instrumen menyaring air kotor menjadi air jernih layak digunakan di lapangan. Hasil uji Paired Samples Statistics terdapat perbedaan nilai rata-rata sebelum dan sesudah perlakuan dengan selisih sebesar 1.564. Uuji Paired Samples Test bahwa terdapat nilai sig (2-tailed) 0,000 kurang dari dari pada 0,05 maka terdapat pengaruh yang signifikan. Hasil kemampuan siwa dengan penilaian melalui tes bahwa kemampuan siswa rata-rata dalam pembelajaran kemampuan kognitif anak 42,7 sehinga dapat disimpulkan bahwa hasil pembelajaran siswa dalam penyaringan air kotor menjadi air jernih berada pada kategori sangat tinggi.
Permainan Pos Pintar sebagai Media Stimulasi Aspek Kognitif Anak Usia Dini: Smart Post Game as a Media for Stimulating Cognitive Aspects of Early Childhood Ni Kadek Diah Usmadewi
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i2.3319

Abstract

Early childhood in their golden age has the potential to develop very well and develop very quickly. Providing good stimulation to children is something that must be done. At this age, children really like to play, so children's learning must also be done by playing. The development that is highly anticipated and hoped for is cognitive development. Cognitive development is generally stimulated by activities in the classroom which often make children bored. However, in Kartini Kindergarten, children are invited to play smart post to stimulate their cognitive abilities. Smart post is a game consisting of 4 posts where at each post the child will be challenged to do a task. This research discusses the learning process, obstacles in improving AUD's cognitive abilities through the smart pos game at Kartini Kindergarten, the impact of improving the cognitive abilities of early childhood through the smart pos game at Kartini Kindergarten.  This research uses qualitative research. Data collection methods are non-participant observation, structured interviews, document study and literature study. The collected data was analyzed using a qualitative descriptive analysis method with stages of reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this research are that the AUD learning process through the smart post game at Kartini Kindergarten is carried out in three stages, namely the planning or preparation stage, the implementation stage or core stage and the closing stage. Learning to improve the cognitive abilities of young children through the smart post game at Kartini Kindergarten has positive and negative impacts. ABSTRAK Anak usia dini pada masa keemasannya mempunyai potensi untuk berkembang dengan sangat baik dan berkembang dengan sangat cepat. Memberikan stimulasi yang baik pada anak merupakan hal yang wajib dilakukan. Pada usia ini anak sangat suka bermain, sehingga pembelajaran anak juga harus dilakukan dengan bermain. Perkembangan yang sangat dinantikan dan diharapkan yaitu perkembangan kognitif. Perkembangan kognitif umumnya distimulasi dengan kegiatan didalam kelas yang sering membuat anak bosan. Namun jauh berbeda di TK Kartini anak diajak untuk bermain pos pintar untuk menstimulasi kemampuan kognitifnya. Pos pintar adalah suatu permainan yang terdiri dari 4 pos yang mana disetiap pos anak akan ditantang untuk mengerjakan suatu tugas. Penelitian ini membahas tentang proses pembelajaran, hambatan dalam meningkatkan kemampuan kognitif AUD melalui permainan pos pintar di TK Kartini dampak meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini melalui permainan pos pintar di TK Kartini.  Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data adalah observasi non partisipan, wawancara terstruktur, studi dokumen dan studi literatur. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dengan tahapan reduksi, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu proses pembelajaran AUD melalui permainan pos pintar di TK Kartini dilakukan dengan tiga tahap yaitu tahap perencanaan atau persiapan, tahap pelaksanaan atau tahap inti dan tahap penutup. Pembelajaran meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini melalui permainan pos pintar di TK Kartini memiliki dampak positif dan negatif. Hambatan-hambatan dalam proses meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini melalui permainan pos pintar di TK Kartini yaitu lapangan yang becek ketika musim hujan dan kurangnya jumlah guru yang memandu.