cover
Contact Name
Eko Nur Hermansyah
Contact Email
ekonurhermansyah@unw.ac.id
Phone
+6285641331367
Journal Mail Official
taulany27@gmail.com
Editorial Address
Jl. Diponegoro no 186 Gedanganak - Ungaran Timur, Kab. Semarang Jawa Tengah
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Early Childhood : Jurnal Dunia Anak Usia Dini
ISSN : 2655657X     EISSN : 26556561     DOI : 10.35473
Core Subject : Education,
Focus and Scope of Indonesian Journal Of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini is research, study and analysis related to early childhood include; development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, parenting, management institution of early childhood education, early child development assessment, child development psychology, child empowerment, ,learning strategy, Educational tool play, instructional media, innovation in early childhood education and various fields related to Early Childhood Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 229 Documents
Strategi Pembelajaran Model Pelatihan Melukis di Atas Kain terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Saung Nyawiji: Learning Strategy of Painting on Cloth Training Model on Fine Motor Skills of Early Childhood Saung Nyawiji Ramadhani, Noor Laila; Budiyanto, Ari Eko
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i2.3330

Abstract

The research with the title Learning Strategy for Painting on Cloth Training Models for the Fine Motor Abilities of Early Childhood Saung Nyawiji uses a Pre-Experimental Design research design with the One-Group Pretest-Posttest Design type. This research was carried out by comparing the results of assessing children's abilities before and after being treated with painting on cloth. The research subjects were 20 children, then the data collection method used non-participant observation with research tools in the form of observation sheets, then data analysis in this study used non-parametric statistics with the Wilcoxon matched pair test. The results of the Wilcoxon match pair test data analysis which was carried out produced Tcount = 0 which is smaller than the T table with a significance level of 5%, namely 0.71 so (0 <0.71). It was concluded that the results of the analysis meant that the alternative hypothesis (Ha) was accepted and the null hypothesis (Ho) was rejected. So the research hypothesis was that the learning strategy of the painting training model on cloth had an effect on the fine motor skills of early childhood children in Saung Nyawiji Gunungpati Semarang and was acceptable. Therefore, it can be concluded that cloth painting training can be used to improve fine motor skills in early childhood. ABSTRAK Penelitian dengan judul strategi Pembelajaran Model Pelatihan Melukis di Atas Kain Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Saung Nyawiji ini menggunakan desain penelitian Pre-Experimental Design dengan jenis One-Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini dilakukan dengan cara membandingkan hasil penilaian kemampuan anak sebelum dan sesudah diberikan perlakuan melukis di Atas Kain. Subyek penelitian berjumlah 20 anak kemudian metode pengumpulan data menggunakan observasi non partisipant dengan alat penelitian berupa lembar observasi, kemudian analisis data dalam penelitian ini menggunakan statistik non-parametris dengan uji jenjang bertanda wilcoxon match pair test. Hasil analisis data uji wilcoxon match pair test yang dilakukan menghasilkan Thitung = 0 lebih kecil dari T tabel dengan taraf signifikan 5% yaitu 0,71 sehingga (0 < 0,71). Disimpulkan bahwa hasil analisis tersebut berarti hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak, Sehingga hipotesis penelitian tersebut adalah strategi pembelajaran model pelatihan melukis di atas kain berpengaruh terhadap kemampuan motorik halus anak Usia Dini Saung Nyawiji Gunungpati Semarang dapat diterima. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa pelatihan melukis kain dapat digunakan dalam meningkatkan motoric Halus Anak Usia Dini.
Kebijakan Kepala Sekolah dalam Mengembangkan Kecerdasan Visual Spasial Anak Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler di RA al Huda Selanegara: Principal's Policy in Developing Children's Visual Spatial Intelligence Through Extracurricular Activities at RA al Huda Selanegara Septimia Puspa Hastria Sayu Wiwit; Wiyani, Novan
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i2.2525

Abstract

There are several efforts that schools can make to improve the competence of their students. One way is to carry out extracurricular programs. Extracurricular programs can be carried out when there is a policy from the underlying principal. This study aims to describe the principal's policies in developing students' visual-spatial intelligence. This study uses a qualitative approach with a naturalist phenomenological research type. This makes the authors do not do engineering on the research area. This research was conducted in semester 2 of the 2022-2023 school year at an early childhood education institution called RA Al Huda Selanegara. Based on the research results, it was found that the policies implemented by school principals to improve children's visual-spatial intelligence had gone well. The policies taken include: Adding extracurricular or study hours, Frequently participating in competitions or competitions in the arts, Involving parents in various activities, Adding facilities for extracurricular activities, Improving the quality of human resources   ABSTRAK Ada beberapa upaya yang dapat dilakukan oleh sekolah untuk meningkatkan kompetensi peserta didiknya. Salah satunya adalah dengan melaksanakan program ekstrakurikuler. Program ekstrakurikuler bisa dilaksanakan ketika ada kebijakan dari kepala sekolah yang mendasarinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebijakan kepala sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi yang bersifat naturalis. Hal ini menjadikan penulis tidak melakukan rekayasa terhadap wilayah penelitian. Penelitian ini dilaksanakan pada semester 2 Tahun Pelajaran 2022-2023 pada lembaga PAUD yang bernama RA Al Huda Selanegara. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kebijakan yang diterapkan oleh kepala sekolah untuk meningkatkan kecerdasan visual spasial anak telah berjalan dengan baik. Kebijakan-kebijakan yang diambil antara lain: ditambahkannya jam pelajaran atau ekstrakurikuler, sering mengikuti kegiatan perlombaan atau kompetisi dibidang seni, pelibatan orangtua dalam berbagai kegiatan, ditambahkannya fasilitas terhadap kegiatan ekstrakurikuler dan peningkatan kualitas SDM.
Analisis Perkembangan Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia 4-6 Tahun di Tkn Nazaret Were : Analysis of the Development of Social and Emotional Skills of Children Aged 4-6 Years at Nazaret Were Kindergarten Meo, Vinsensia; Marsianus Meka; Efrida Ita
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i2.2576

Abstract

This study aims to analyze the social emotional development activities of children aged 4-6 years at TKN Nazaret Were. This research was conducted at TKN Nazaret Were, Golewa District, Ngada Regency which was carried out within one month. The subjects in this study were 3 class teachers, 10 children and 10 parents of students. The results showed that the development of the child's social-emotional aspects did not develop according to the child's age level. This is caused by parenting patterns that are not in accordance with the needs of children, the level of health and nutrition of children who have not been fulfilled and learning methods that tend to be passive. Therefore a good understanding is needed in applying parenting patterns and applying learning methods. Various learning methods that can stimulate children's social emotional growth are exemplary, conversing, and telling stories. In applying the method, learning media should be used that support the method so that the goals of child development can be achieved optimally.   ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas perkembangan sosial emosional anak usia 4-6 tahun di TKN Nazaret Were. Penelitian ini dilakukan di TKN Nazaret Were Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada yang dilaksanakan dalam waktu satu bulan. Adapun subyek dalam penelitian ini yaitu guru kelas sebanyak 3 orang, 10 orang anak serta 10 orangtua peserta didik. Hasil penelitian menunjukan bahwa perkembangan aspek sosial emosional anak tidak berkembang sesuai dengan tingkat usia anak. Hal ini disebapkan oleh pola pengasuhan yang tidak sesuai dengan kebutuhan anak, tingkat Kesehatan serta gizi anak yang belum tercukupi serta metode pembelajaran yang cendrung pasif. Oleh sebab itu diperlukan pemahaman yang baik dalam menerapkan pola pengasuhan serta penerapan metode pembelajaran. Berbagai metode pembelajaran yang dapat merangsang pertumbuhan social emosional anak yaitu keteladanan, bercakap-cakap, dan bercerita. Pada penerapan metode sebaiknya digunakan media pembelajaran yang menunjang metode tersebut sehingga tujuan perkembangan anak dapat dicapai secra optimal.
Hubungan Sumber Informasi Dan Sikap Ibu Terhadap Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Pulau Kupang Kuala Kapuas: Relationship Between Sources of Information and Mother's Attitude Towards The Completeness of Basic Immunization for Toddlers in The Working Area of The Pulau Kupang Kuala Kapuas Health Center Hidayah, Nurul; Desilestia Dwi Salmarini; Sarkiah; Nita Hestiyana
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i2.2770

Abstract

Immunization is an effort to actively reduce the number of morbidity, mortality and disability due to Immunization Preventable Diseases (PD3I). The role of parents, especially a mother in the immunization program is very important. Therefore, sources of information and attitudes influence the awareness of mothers to bring their toddlers for immunization. To find out the relationship between information sources and mothers' attitudes towards the completeness of basic immunization for toddlers in the working area of the Pulau Kupang health center. Quantitative research using a cross sectional approach. The research population was toddlers aged 12-24 months using purposive sampling technique. The measuring tool used is a questionnaire whose results are analyzed using the fisher exact test. Respondents with sufficient sources of information and complete immunization were 16 under five, the results of the fisher exact test showed a p value of 0.019. Meanwhile, respondents with a positive attitude who carried out complete immunization were 24 toddlers and 2 toddlers incomplete. fisher exact test results show a p value of 0.010. Sources of information and mother's attitude have an influence on the completeness of basic immunization for toddlers in the work area of Pulau Kupang Kuala Kapuas Public Health Center ABSTRAK Imunisasi adalah upaya untuk menekan jumlah kesakitan, kematian dan kecacatan secara aktif akibat Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I). Peran orangtua terutama seorang ibu pada program imunisasi sangatlah penting. Oleh karena itu, sumber informasi dan sikap berpengaruh terhadap kesadaran ibu untuk membawa balitanya melakukan imunisasi. Mengetahui hubungan sumber informasi dan sikap ibu terhadap kelengkapan imunisasi dasar pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pulau Kupang. Penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian balita usia 12 - 24 bulan dengan teknik Purposive Sampling. Alat ukur yang digunakan berupa kueisoner yang hasilnya dianalisis menggunakan uji Fisher Exact. Responden dengan sumber informasi cukup dan imunisasi lengkap sebanyak 16 balita. Hasil uji fisher exact menunjukkan nilai p value sebesar 0,019. Sedangkan responden dengan sikap positif yang melakukan imunisasi lengkap ada 24 balita dan tidak lengkap 2 balita. Hasil uji Fisher Exact menunjukkan nilai p value sebesar 0,010. Sumber informasi dan sikap ibu memiliki pengaruh terhadap kelengkapan imunisasi dasar pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pulau Kupang Kuala Kapuas.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Jawa Melalui Cooperative Play pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK Negeri 1 Kretek Bantul: Efforts to Improve Javanese Speaking Skills Through Cooperative Play in Children Aged 4-5 Years at Kindergarten 1 Kretek Bantul Hidayati, Ulfa
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i2.3181

Abstract

This study aims to improve Javanese speaking skills through cooperative play in 45-year-old children at TK Negeri 1 Kretek. The type of research used in this study is Classroom Action Research (PTK) or Classroom Action Research collaboratively with teachers. This research was conducted in Group A of TK Negeri 1 Kretek with 15 children, consisting of 8 boys and 7 girls. The data collection methods used are observation and photo documentation. This study analyzed using qualitative descriptive analysis. The observations used were preliminary data on the ability to speak Javanese pre-action on the criteria developed very well with a percentage of 6%. After the implementation of cycle I actions on the criteria developed very well, increasing by a percentage of 33%. After the second cycle, the criteria developed very well, experiencing a significant increase of 80% ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Jawa melalui cooperative play pada anak usia 45 tahun di TK Negeri 1 Kretek. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research secara kolaboratif dengan guru. Penelitian ini dilakukan di Kelompok A TK Negeri 1 Kretek dengan jumlah anak ada 15 anak, terdiri dari 8 anak lakilaki dan 7 anak perempuan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi foto. Penelitian ini menganalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil observasi yang digunakan berupa data awal kemampuan berbicara bahasa Jawa pra tindakan pada kriteria berkembang sangat baik dengan persentase 6%. Setelah dilakukan pelaksanaan tindakan siklus I pada kriteria berkembang sangat baik meningkat dengan persentase 33%. Setelah dilakukan siklus II kriteria berkembang sangat baik mengalami peningkatan yang signifikan yaitu 80%
Implementasi Metode Bernyanyi dalam Mengembangkan Kemampuan Berbicara Anak Usia Dini: Implementation of the Singing Method in Developing Early Childhood Speaking Ability Lasya Cheryl Ramadhany; Anisa Nur Khalifa; Ahmad Zaezori; Fidrayani
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i2.3216

Abstract

This research aims to examine the implementation of the singing method in developing speaking skills in early childhood. The research method uses literature study with a qualitative approach. The research results show that singing can help children develop vocabulary, thinking, expression, communication and speaking skills. Analysis of the findings shows that the singing method can improve early childhood speaking skills, vocabulary mastery, creativity and social interaction. The singing method can also help in developing fine motor skills and body coordination in children. The integration of singing methods in the early childhood education curriculum is recommended to create a fun and effective learning experience. The singing approach to language learning for children also has many advantages, such as making the learning process fun and interactive, helping children remember words and phrases, improving speaking and language skills, and stimulating optimal language development. The singing method can also increase children's interest in learning and help them develop their language skills effectively. The implementation of the singing method can help develop young children's speaking skills in a fun and efficient way, and by involving the senses of hearing, mouth, and the ability to memorize words. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi metode bernyanyi dalam pengembangan kemampuan berbicara anak usia dini. Metode penelitian menggunakan studi literatur dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bernyanyi dapat membantu anak dalam mengembangkan kosakata, pemikiran, ekspresi, komunikasi, dan keterampilan berbicara. Analisis temuan menunjukkan bahwa metode bernyanyi dapat meningkatkan keterampilan berbicara anak usia dini, penguasaan kosakata, kreativitas, dan interaksi sosial. Metode bernyanyi juga dapat membantu dalam pengembangan motorik halus dan koordinasi tubuh anak. Integrasi metode bernyanyi dalam kurikulum pendidikan anak usia dini disarankan untuk menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan efektif. Pendekatan bernyanyi dalam pembelajaran bahasa bagi anak-anak juga memiliki banyak keuntungan, seperti membuat proses belajar menyenangkan dan interaktif, membantu anak-anak mengingat kata-kata dan frasa, meningkatkan kemampuan berbicara dan berbahasa, serta merangsang perkembangan bahasa secara optimal. Metode bernyanyi juga dapat meningkatkan minat belajar anak-anak dan membantu mereka dalam mengembangkan kemampuan berbahasa mereka secara efektif. Implementasi metode bernyanyi dapat membantu mengembangkan kemampuan berbicara anak usia dini dengan cara yang menyenangkan dan efisien, serta melalui penglibatan indra pendengaran, mulut, dan kemampuan menghafal kata.
Implementasi Digital Literasi dengan Menggunakan Aplikasi Canva dalam Pembuatan Buku Cerita Digital Pada Guru PAUD: Implementation of Digital Literacy Using the Canva Application in Making Digital Story Books for PAUD Teachers Fatimah; Hasiana, Isabella
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i2.3221

Abstract

The purpose of this study was to determine the implementation of digital literacy in Early Childhood Education. Teachers through the use of Canva application in making digital storybooks. The participants in this study were teachers in kindergartens in Waru sub-district, Sidoarjo. Data analysis used experimental quantitative statistical methods to compare differences between experimental and control groups. The results of the study are expected to provide insight into the improvement of digital literacy skills of early childhood teachers, the effectiveness of digital storybooks in improving early childhood children's concept understanding, and the collaborative impact of using technology in early childhood learning. The evaluation results show that digital storybooks created using Canva have a much higher visual and interactive appeal than conventional storybooks. On digital skills improvement, the t-test results showed a significant increase (p<0.05) in digital literacy skills in the experimental group after the training using Canva. The percentage of preschool children who liked digital storybooks reached 85%. Preschool children who interacted with digital storybooks showed a significant increase in concept understanding. ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi digital literasi pada Guru PAUD melalui penggunaan aplikasi Canva dalam pembuatan buku cerita digital. Partisipan dalam penelitian ini adalah guru di TK di Kecamatan Waru, Sidoarjo. Analisis data menggunakan metode statistik kuantitatif eksperimen untuk membandingkan perbedaan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan tentang peningkatan keterampilan digital literasi guru PAUD, efektivitas buku cerita digital dalam meningkatkan pemahaman konsep anak-anak PAUD, dan dampak kolaboratif dalam penggunaan teknologi dalam pembelajaran anak usia dini. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa buku cerita digital yang dibuat dengan menggunakan Canva memiliki daya tarik visual dan interaktif yang jauh lebih tinggi daripada buku cerita konvensional. Pada peningkatan keterampilan digital hasil uji t menunjukkan peningkatan signifikan (p<0.05) dalam keterampilan digital literasi pada kelompok eksperimen setelah pelatihan menggunakan Canva. Persentase anak-anak PAUD yang menyukai buku cerita digital mencapai 85%. Anak-anak PAUD yang berinteraksi dengan buku cerita digital menunjukkan peningkatan pemahaman konsep yang signifikan.
Mengkaji Efektivitas Manajemen Mutu dalam Pendidikan Anak Usia Dini: (Sebuah Studi Penelitian Lapangan di TK Al Abidin Surakarta): Assessing the Effectiveness of Quality Management in Early Childhood Education: (A Field Research Study at Al Abidin Kindergarten, Surakarta) Upik Elok Endang Rasmani; Muhammad Ixseas Vridge; Pingky Nur Azizah; Santika Setya Rahmawati
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i2.3222

Abstract

This research aims to find out how school quality improvement management is managed by looking at educational input, educational processes and educational output. This research was conducted at TKII Al Abidin Surakarta. The research method used is a qualitative research method with a case study approach. Data collection techniques were carried out through observation and interviews with research subjects or informants, namely school principals. The results found in this research are: (1) TKII Al Abidin's educational input, including human resources, achievement expectations, student focus, and management input; (2) educational processes related to the learning process and performance of teaching staff; (3) educational output that is in line with the objectives of TKII Al Abidin and related to institutional performance. The researcher concluded from the results of research related to the quality management of education in kindergarten that it is good because it is under the auspices of a foundation, so the management of quality management is structured.   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan Manajemen Peningkatan Mutu Sekolah dengan melihat input pendidikan, proses pendidikan, dan output pendidikan. Penelitian ini dilakukan di TKII Al Abidin Surakarta. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan subjek penelitian atau informan adalah kepala sekolah. Adapun hasil yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu: (1) input pendidikan TKII Al Abidin baik sumber daya manusia, harapan prestasi, fokus peserta didik, dan input manajemen; (2) proses pendidikan terkait proses pembelajaran dan kinerja tenaga pendidik; (3) output pendidikan yang sesuai dengan tujuan TKII Al Abidin dan terkait kinerja lembaga. Peneliti menyimpulkan dari hasil penelitian terkait manajemen mutu pendidikan di TK tersebut sudah bagus karena di bawah naungan yayasan, sehingga untuk pengelolaan manajemen mutunya sudah terstruktur.
Gambaran Perkembangan Kognitif Pada Anak Autisme: Description of Cognitive Development in Autistic Children Aka Watrina Anindita; Aratsa Nurhayati; Rizky Raudhatul Jannah; Naeila Rifatil Muna
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i2.3238

Abstract

Children's cognitive development is a thinking process that allows their brains to recognize, know, understand and reason so that they can understand material more easily. However, for children with special needs, there are certainly slight differences in cognitive development from children in general. Autism is a condition where individuals are more interested in their own world and tend not to want to interact socially with the people around them. This study aims to collect information about the cognitive development of 6 year old autistic children. This research uses a qualitative descriptive approach with a sample of one autistic child who attends Kindergarten "X" Cirebon City. Research data was obtained from observations and interviews. The research results show that the cognitive development of children with autism is indeed less than that of other children. The cognitive development of autistic children aged 6 years is different, especially in the way they learn, think and solve problems. Therefore, early intervention is very important which must be carried out by parents and teachers. Therefore, it is important for parents and teachers to create a learning environment that is supportive and appropriate to children's needs.   ABSTRAK Perkembangan kognitif anak-anak adalah proses berpikir yang memungkinkan otak mereka untuk mengenali, mengetahui, memahami, dan menalar sehingga mereka dapat lebih mudah memahami materi. Namun pada anak berkebutuhan khusus tentu terdapat sedikit perbedaan perkembangan kognitif dengan anak-anak pada umumnya. Autisme adalah suatu kondisi di mana individu lebih tertarik pada dunia mereka sendiri dan cenderung tidak ingin berinteraksi sosial dengan orang-orang di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi tentang gambaran perkembangan kognitif anak autis usia 6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sampel berupa satu anak autis yang bersekolah di TK “X” Kota Cirebon. Data penelitian diperoleh dari hasil observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan kognitif anak autism memang lebih kurang dibandingkan dengan anak-anak lainnya. Perkembangan kognitif anak autis usia 6 tahun berbeda, terutama dalam cara mereka belajar, berpikir, dan memecahkan masalah. Maka dari itu diperlukan intervensi dini sangat penting yang harus dilakukan oleh orang tua dan guru. Oleh karena itu, penting bagi orang tua dan guru untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan sesuai dengan kebutuhan anak.  
Analisis Stimulasi Aspek Perkembangan Motorik Halus dan Kognitif Anak Usia Dini pada Permainan Tradisional Cingklak: Stimulation Analysis of Fine Motor and Cognitive Development Aspects of Early Children in The Traditional Game Cingklak Ni Luh Ayu Ariasih; I Made Gede Anadhi
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i2.3240

Abstract

One of the traditional games that has long been famous and is able to provide an unforgettable experience as an adult and has hidden benefits in addition to its benefits to provide a sense of satisfaction, fun, happiness, and a sense of competition with friends or opponents is the game Cingklak. The purpose of the research is to analyze and explore various aspects of development that can be stimulated through the traditional game of Cingklak. This research technique uses qualitative techniques or methods, namely by exploring several reading sources and relevant data, and the subjects are early childhood children with an age range of 7 to 8 years. The purpose of this study is to analyze and see the effect of the Cingklak game played by children on aspects of fine motor and cognitive development, as well as introduce traditional games to children, one of which is this Cingklak game. This study shows that the results obtained are showing good development, because thanks to the stimulation of this game, children are able to develop their fine motor skills well. ABSTRAK Salah satu permainan tradisional yang sudah lama terkenal dan mampu memberikan pengalaman yang tidak bisa dilupakan saat dewasa serta memiliki manfaat tersembunyi disamping manfaatnya untuk memeberikan rasa kepuasan, kesenangan, kebahagiaan, serta rasa kompetitif terhadap teman atau lawan mainnya adalah permainan Cingklak. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis dan menggali berbagai aspek perkembangan yang dapat distimulasi melalui permainan tradisional Cingklak. Teknik penelitian ini menggunakan teknik atau metode kualitatif yaitu dengan menggali dari beberapa sumber bacaan dan data-data yang relevan, serta subjeknya meruapkan anak-anak usia dini dengan rentang usia 7 hingga 8 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa dan melihat pengaruh dari permainan Cingklak yang dimainkan anak-anak terhadap aspek perkembangan motorik halus dan kognitifnya, serta mengenalkan permainan-permainan tradisional pada anak-anak alah satunya adalah permainan cingklak ini. Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa hasil yang didapat adalah menunjukkan perkembangan yang baik, karena berkat stimulasi dari permainan ini, anak-anak mampu mengembangkan motorik halusnya dengan baik.