cover
Contact Name
Eko Nur Hermansyah
Contact Email
ekonurhermansyah@unw.ac.id
Phone
+6285641331367
Journal Mail Official
taulany27@gmail.com
Editorial Address
Jl. Diponegoro no 186 Gedanganak - Ungaran Timur, Kab. Semarang Jawa Tengah
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Early Childhood : Jurnal Dunia Anak Usia Dini
ISSN : 2655657X     EISSN : 26556561     DOI : 10.35473
Core Subject : Education,
Focus and Scope of Indonesian Journal Of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini is research, study and analysis related to early childhood include; development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, parenting, management institution of early childhood education, early child development assessment, child development psychology, child empowerment, ,learning strategy, Educational tool play, instructional media, innovation in early childhood education and various fields related to Early Childhood Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 229 Documents
Pengaruh Metode Read Aloud Terhadap Kemampuan Berkomunikasi Lisan Pada Kelompok B di TK At-Taqwa Penjaringan Kota Surabaya: The Influence of the Read Aloud Method on Oral Communication Ability in Group B at At-Taqwa Kindergarten Penjaringan, Surabaya City Anisa, Dessy Fitri; Ningrum, Mallevi Agustin; Adhe, Kartika Rinakit; Widayanti, Melia Dwi
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i1.2787

Abstract

This research was motivated by the low oral communication skills of group B children at the At-Taqwa Penjaring Kindergarten, Surabaya City. Therefore, the researcher aims to conduct research to determine the effect of the read aloud method on oral communication skills in group B. The number of samples used in this research was 26 children consisting of 12 children in class B1 and 14 children in class B2. This research uses a quantitative approach with the experimental design used, namely quasi experimental with True Experiment Design. The hypothesis testing method used is the Wilcoxon Signed Ranks Test. Based on the results of the analysis, the value obtained showed a result of 0.001, where this value was smaller than the significance level α 0.05, so it was decided that Hypothesis 0 (H0) was rejected and the alternative hypothesis (Ha) was accepted. So that there was an influence of the read aloud method on the oral communication skills of group children. B at At-Taqwa Kindergarten Penjaringan, Surabaya City.   ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berkomunikasi lisan pada anak kelompok B di TK At-Taqwa Penjaring Kota Surabaya. Oleh karena itu, peneliti bertujuan untuk melakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh metode read aloud terhadap kemampuan berkomunikasi lisan pada kelompok B. jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 26 anak yang terdiri dari kelas B1 sejumlah 12 anak dan B2 sejumlah 14 anak. Penelitian ini menggunkan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen yang digunakan yaitu quasi experimental dengan True Experiment Design. Metode pengujian hipotesis yang digunakan yaitu Wilcoxon Macthed Pairs Test. Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai menunjukkan hasil perolehan 0.001 dimana nilai tersebut lebih kecil dari taraf signifikan α 0.05, maka didapat diputuskan bahwa Hipotesis 0 (H0) ditolak dan Hipotesis alternatif (Ha ) diterima.sehingga adanya pengaruh metode read aloud terhadap kemampuan berkomunikasi lisan anak kelompok B di TK At-Taqwa Penjaringan Kota Surabaya.
Analisis Kreativitas Anak Usia 5-6 Tahun Ditinjau Dari Media Ecobrick : Analyze the Creativity of Children Age 5-6 Years Trough Using Ecobrick Media Afinda Dwi Aprilian; Muhammad Nofan Zulfahmi
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i1.2789

Abstract

Creativity is a process to discover and produce new things that can originate from anywhere. Children between the ages of 5-6 have a self-centered creative growth that can be stimulated by games and art. Using ecobriking media is one technique to help kids who are 5-6 years old develop their creativity more. Ecobrick are a plastic waste management innovation that contains small pieces of plastic waste in used plastic bottles wich are usually used as bricks to replace building materials and can be used as a learning medium. This aims to reduce plastics waste that is difficult to decompose.  This research aimed to analyze the creativity of children age 5-6 years through using ecobrick media. This research involved 18 children age 5-6 years as a participants. This research employed a qualitative-descriptive approach. The data were obtained by using data triangulations,an observation sheet, an interview, and documentation. The data analysis conducted using an interactive model by Miles and Huberman interactive model consist of data reduction, data display, conclusion drawing, and verifiying. The findings demonstrated that children show act of clean-up mentality and are capable to make creative work of a toy airplane, out of ecobrick media according to the indicators of creative thingking skills: fluency, flexibility, originality, and elaboration.   ABSTRAK    Kreativitas adalah proses untuk menemukan dan mendatangkan hal baru yang dapat muncul dari mana saja. Perkembangan kreativitas anak usia 5-6 tahun berpusat pada diri sendiri yang dapat distimulasi melalui pendekatan karya seni dan permainan. Salah satu upaya dalam meningkatkan kreativitas anak usia 5-6 tahun yaitu pemanfaatan media ecobrick. Ecobrick merupakan inovasi pengelolaan limbah sampah plastik yang berisi potongan - potongan kecil sampah plastik ke dalam botol plastik bekas yang biasa dijadikan sebagai batu bata pengganti bahan bangunan dan dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran. Hal ini bertujuan untuk mengurangi sampah plastik yang sulit terurai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kreativitas anak usia 5-6 tahun ditinjau dari media ecobrick. Subjek penelitian ini adalah 18 anak usia 5-6 tahun di TK Citra Kusuma Kecapi. Metode yang digunakan melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data triangulasi data meliputi, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun analisis data yang dilakukan menggunakan interactive model dari Miles dan Huberman dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi data. Hasil yang diperoleh adalah anak menunjukkan sikap menjaga kebersihan dan anak mampu membuat karya kreatif pesawat mainan dari media ecobrick berdasarkan indikator berpikir kreatif diantaranya, kelancaran, kelenturan, keaslian, dan elaborasi.
Pengaruh Kecerdasan Emosional terhadap Kinerja Guru di TKIT Nurussalam Grogol : The Influence of Emotional Intelligence on Teacher Performance at TKIT Nurussalam Grogol Dimas Hanif Adi Baskoro; Tri joko Susilo; Elina Intan Apriliani; Faiz Ridwan Romadlon; Dzikiri Khoirul Amin
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i1.2799

Abstract

The aim of this research is to determine the correlation between Emotional Intelligence and the performance of TKIT Nurussalam Grogol Sukoharjo teachers. The type of research used is descriptive research with a quantitative, correlational approach. The research subject was the TKIT Nurussalam Grogol Sukoharjo teacher. Meanwhile, the data collection method in this research uses a questionnaire. The sample and population in this study were 24 TKIT Nurussalam Grogol teachers. Meanwhile, the sample used 8 teachers at the school. Statistically, the researcher's hypothesis is called H1, while H0 is the opposite of the researcher's hypothesis, which means that H0 is that there is no relationship between emotional intelligence (eQ) and the performance of TKIT Nurussalam Grogol teachers for the 2023/2024 academic year. Researchers also carried out normality tests, normality tests using the Kolmogorov-Smirnov test. It is known that the significant value is 0.988, from here it is clear that the significance value is greater than 0.05, which means the data is normally distributed. After carrying out normality and hypothesis tests, and because the coefficient value is negative, the direction of the relationship between these 2 variables is not in the same direction. And from the resulting output it is known that the significance value is 0.588, and because the significance value is greater than 0.05, it means that there is an insignificant relationship between emotional intelligence. with teacher performance at TKIT Nurussalam Grogol Sukoharjo for the 2023/2024 academic year. Then to conclude the output results above, if ρ count > ρ table then Ho is rejected. From the existing data, if N = 8 and α 5% then the ρ table is 0.738, so it can be concluded that Ho is accepted, namely there is no relationship between emotional intelligence (eQ) and the performance of TKIT Nurussalam Grogol teachers for the 2023/2024 academic year.   ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Korelasi antara Kecerdasan Emosional Terhadap kinerja guru TKIT Nurussalam Grogol Sukoharjo. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuatitatif yang berjenis korelasional. Subjek penelitian adalah Guru TKIT Nurussalam Grogol Sukoharjo. Sedangkan metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket. Sampel dan populasi pada penelitian ini adalah Guru TKIT Nurussalam  Grogol sebanyak 24. Sedangkan sampel menggunakan 8 orang guru di sekolah tersebut. Secara statistic maka hipotesis peneliti ini disebut dengan H1 ,Sedangkan H0 adalah kebalikan dari hipotesis peneliti yang berarti H0 adalah Tidak ada hubungan antara kecerdasan emosi (eQ) dengan kinerja guru TKIT Nurussalam Grogol tahun ajaran 2023/2024. Peneliti juga melakukan uji normalitas,uji normalitas menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov. Diketahui bahwa nilai signifikan sebesar 0.988 ,dari sini Nampak jelas bahwa nilai signifikasi lebih besar dari 0.05,yang berarti data berdistribusi normal. Setelah melakukan uji normalitas dan hipotesis, Dan karena nilai koefisien negative maka arah hubungan 2 variabel ini tidak searah.dan dari output yang dihasilkan diketahui nilai signifikasi sebesar 0.588,dan karena nilai signifikasi lebih besar dari 0.05 maka artinya ada hubungan yang tidak signifikan  antara kecerdasan emosi dengan kinerja guru di TKIT Nurussalam Grogol Sukoharjo tahun ajaran 2023/2024. Kemudian untuk menyimpulkan hasil output di atas,jika ρ hitung > ρ table maka Ho ditolak. Dari data yang ada bila N = 8 dan α 5%  maka ρ  table sebesar 0.738,sehingga bisa disimpulkan bahwa Ho diterima yaitu Tidak ada hubungan antara kecerdasan emosi (eQ) dengan kinerja guru TKIT Nurussalam Grogol tahun ajaran 2023/2024.
Peran Media Digital terhadap Kemampuan Berbahasa Anak Usia Dini di Kober Al-Urwatul Wutsqa : The Role of Digital Media on Language Ability Early Childhood in Kober Al-Urwatul Wutsqa Welsa Agustin, Fini; Qonita Qonita; Edi Hendri Mulyana
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i1.2800

Abstract

One indicator of development in early childhood is language development, however, a lack of stimulation for children can cause developmental disorders in early childhood. One of the stimulations in the digital era is the use of digital media, digital media is an audio-visual media which is calculated to be able to improve language skills in early childhood, where the use of digital media can help increase children's knowledge of vocabulary and color knowledge. , numbers, and text. This article aims to explain the role of digital media in early childhood language skills. Research on the role of digital media on young children's language skills uses a type of qualitative research in which data and information are obtained by collecting data through observation activities and case studies involving young children. The research results reveal that language skills in early childhood can be improved by using effective tools in the form of digital media, which need to be used wisely and under adult supervision. Language development in early childhood requires support from parents and educators by utilizing digital media, where in using digital media it is important to develop appropriate guidelines for parents and educators. Based on the previous explanation, it can be concluded that digital media has an important role as a development tool for young children, as long as it is used with full awareness of its impact and prioritizing healthy and in-depth social interactions in the language learning process.   ABSTRAK  Salah satu indikator perkembangan pada anak usia dini ialah perkembangan bahasa tetapi, dengan kurangnya stimulasi pada anak dapat menyebabkan gangguan perkembangan terhadap anak usia dini. Salah satu stimulasi di era digital ialah dengan pemanfaatan media digital, media digital merupakan suatu media audio visual yang diperhitungkan mampu meningkatkan kemampuan bahasa pada anak usia dini, yang mana dengan adanya pemanfaatan media digital dapat membantu dalam meningkatkan pengetahuan anak tentang kosa kata, pengetahuan terhadap warna, angka, dan teks. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan peran media digital terhadap kemampuan berbahasa anak usia dini. Penelitian peran media digital terhadap kemampuan berbahasa anak usia dini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang mana dalam memperoleh data dan informasinya didapatkan dengan mengumpulkan data melalui kegiatan observasi dan studi kasus yang melibatkan anak usia dini. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kemampuan bahasa pada anak usia dini dapat ditingkatkan dengan menggunakan alat yang efektif berupa media digital, yang mana dalam penggunaannya perlu digunakan dengan bijak dan dalam pengawasan orang dewasa. Perkembangan bahasa pada anak usia dini perlu diberikannya dukungan dari orang tua dan pendidik dengan memanfaatkan media digital, yang mana dalam pemanfaatan media digital tersebut penting untuk mengembangkan pedoman yang tepat bagi orang tua dan pendidik. Berdasarkan penjelasan sebelumnya dapat disimpulkan bahwa media digital memiliki peran penting sebagai alat bantu perkembangan terhadap anak usia dini, asalkan dalam penggunaannya digunakan dengan penuh kesadaran akan dampaknya dan dengan mengutamakan interaksi sosial yang sehat dan mendalam dalam proses pembelajaran bahasa.
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf melalui Media Kotak Pintar Kelompok B2 di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 14 : Improving the Ability to Recognize Letters through Smart Box Media Group B2 at Kindergarten Aisyiyah Bustanul Athfal 14 Fieana, Nurul Anjani; Fidrayani; Miratul Hayati
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i1.2802

Abstract

The ability of young children to recognize letters is the ability to recognize and grasp the signs in writing that consist of alphabet letters symbolizing language sounds. According to the findings of the observations, some children's ability to detect letters did not develop optimally. The purpose of this study is to use smart box media to increase the capacity to recognize letters in the B2 group at TK Aisyiyah Bustanul Athfal 14 Sawangan. This is classroom action research (PTK), with 24 youngsters participating: 12 females and 12 boys. Observation and documenting strategies are used to obtain data. A quantitative descriptive method was taken to analyze the data. The study's findings revealed that using smart box media improved children's capacity to recognize letters, as evidenced by an 11.8% increase in average percentage score from 57.99% to 69.79%. From cycle I to cycle II, the good category increased by 11.81% from 69.79% to 81.60%. Based on these findings, smart box media can improve children's capacity to recognize letters; it can also be utilized in the classroom to develop children's curiosity about media, as well as by teachers for learning.   ABSTRAK Kemampuan anak usia dini dalam mengenal huruf adalah kemampuan untuk mengenali dan memahami tanda-tanda dalam tulisan yang terdiri dari huruf-huruf alfabet yang melambangkan bunyi-bunyi bahasa. Berdasarkan hasil observasi, kemampuan mengenal huruf pada beberapa anak belum berkembang secara optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah menggunakan media kotak pintar untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada kelompok B2 di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 14 Sawangan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), dengan jumlah peserta 24 anak: 12 anak perempuan dan 12 anak laki-laki. Strategi observasi dan dokumentasi digunakan untuk memperoleh data. Metode deskriptif kuantitatif digunakan untuk menganalisis data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kotak pintar dapat meningkatkan kemampuan anak dalam mengenal huruf, yang dibuktikan dengan adanya peningkatan persentase skor rata-rata sebesar 11,8% dari 57,99% menjadi 69,79%. Dari siklus I ke siklus II, kategori baik meningkat 11,81% dari 69,79% menjadi 81,60%. Berdasarkan temuan ini, media kotak pintar dapat meningkatkan kemampuan anak dalam mengenal huruf, media ini juga dapat digunakan di dalam kelas untuk mengembangkan keingintahuan anak terhadap media, dan juga oleh guru untuk pembelajaran.
Melangkah Bersama Bahasa: Guru sebagai Pemandu Perkembangan Bahasa Anak di TK A Cahaya Insani Jumapolo: Moving Together with Language: Teachers as Guides for Children's Language Development at Kindergarten A Cahaya Insani Jumapolo Auliya, Misbah; Anis Setyowati; Fathya Khairunamira; Hasna Rifatul Kholida; Elina Intan Apriliani
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i1.2825

Abstract

This study aims to explore the professional role of teachers in improving children's language intelligence at Kindergarten A Cahaya Insani Jumapolo, focusing on teaching strategies, learning methods, learning environment and partnership with parents. The research method used is a qualitative approach with data collection through participatory observation, interviews with teachers, and document analysis related to the curriculum and teaching methods used in the kindergarten. The results showed that teachers play an important role in the development of children's linguistic intelligence in kindergarten. They use a variety of teaching strategies such as stories, songs, games, and art activities to stimulate children's overall language skills. The use of these strategies helps children to be actively involved in the learning process, which increases their motivation and learning success. In addition, teachers use child-centered learning methods that take into account individual interests, needs and developmental levels. This approach helps create a more relevant and meaningful learning experience for children and improves their language skills. A conducive learning environment is also a focus of the teacher's role by creating a safe, comfortable and stimulating space where children feel free to express and experiment with their language. This allows the child to develop their language skills.   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendalami peran profesional guru dalam meningkatkan kecerdasan bahasa anak pada TK A Cahaya Insani Jumapolo, dengan fokus pada strategi pengajaran, metode pembelajaran, lingkungan belajar, dan kemitraan dengan orang tua. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara dengan guru, dan analisis dokumen terkait kurikulum serta metode pengajaran yang digunakan di TK tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memainkan peran penting dalam pengembangan kecerdasan bahasa anak di TK tersebut. Guru menggunakan beragam strategi pengajaran, seperti cerita, lagu, permainan, dan kegiatan seni, untuk merangsang kemampuan bahasa anak secara menyeluruh. Penerapan strategi-strategi ini membantu anak terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran, meningkatkan motivasi dan keberhasilan belajar. Selain itu, guru menerapkan metode pembelajaran yang berpusat pada anak, dengan memperhatikan minat, kebutuhan, dan tingkat perkembangan individu. Pendekatan ini membantu dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih relevan dan bermakna bagi anak, serta meningkatkan kemampuan bahasa anak. Lingkungan belajar yang kondusif juga menjadi fokus dalam peran guru, dengan menciptakan ruang yang aman, nyaman, dan merangsang di mana anak merasa bebas untuk berekspresi dan bereksperimen dengan bahasa anak. Hal ini memungkinkan anak untuk mengembangkan keterampilan berbahasa anak tanpa hambatan. Selanjutnya, peran guru dalam membangun kemitraan dengan orang tua terbukti penting dalam mendukung pengembangan bahasa anak di luar lingkungan sekolah. Melalui komunikasi terbuka dan kolaboratif, guru dapat mengintegrasikan pengalaman belajar di rumah dengan pengalaman belajar di sekolah, menciptakan kesinambungan yang memperkuat kemampuan bahasa anak secara holistik. Secara keseluruhan, temuan ini menyoroti pentingnya peran guru sebagai agen utama dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan merangsang untuk meningkatkan kecerdasan bahasa anak pada usia dini.
Implementasi (Planning Matrix) Perencanaan pada Anak Usia 4-5 Tahun dengan Gangguan Lambat Bicara: Implementation (Planning Matrix) Planning for 4-5 Year Old Children with Slow Speech Disorders Erni Setiawati; Ervin Nurul Affrida
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i1.2830

Abstract

ABSTRACT This study aims to present a structured intervention plan for a 4-5 year old child with slow speech disorder. Improving the verbal communication skills of this child through targeted strategies is the main objective of this study. Specific objectives included an increase in vocabulary and improvements in the expression of the child's basic needs and feelings. The intervention plan involved a variety of strategies, such as speech and language activities, articulation exercises, and interactive games. Evaluation methods involved weekly progress monitoring and checklists to measure improvements in vocabulary and speech intelligibility. Utilization of resources, such as consultation with a speech therapist and age-appropriate speech therapy apps, is crucial. Parental involvement is strongly encouraged by providing guidance to parents to help strengthen communication at home. Program adjustments are made based on monthly evaluations and feedback from parents. The continuation plan involves regular meetings with parents to monitor progress and discuss next steps that may be needed. This research offers a comprehensive and customizable approach, emphasizing strategies that are specific to a child's unique needs and development. The results of this study show deep insight into the experiences of 4-5 year old children with slow speech impairment who received the implementation of the intervention plan and brought significant positive impacts   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan suatu rencana intervensi terstruktur bagi anak usia 4-5 tahun yang mengalami gangguan lambat bicara. Meningkatkan keterampilan komunikasi verbal pada anak ini melalui strategi yang ditargetkan merupakan tujuan utama dalam penelitian ini. Untuk tujuan khusus mencakup peningkatan kosakata dan perbaikan dalam ekspresi kebutuhan dasar dan perasaan anak. Rencana intervensi melibatkan beragam strategi, seperti kegiatan bicara dan bahasa, latihan artikulasi, dan permainan interaktif. Metode evaluasi melibatkan pemantauan kemajuan mingguan dan checklist untuk mengukur peningkatan kosakata dan kejelasan bicara. Pemanfaatan sumber daya, seperti konsultasi dengan terapis bicara dan aplikasi terapi bicara yang sesuai dengan usia, menjadi krusial. Keterlibatan orang tua sangat dianjurkan dengan memberikan panduan kepada orang tua untuk membantu memperkuat komunikasi di rumah. Penyesuaian program dilakukan berdasarkan evaluasi bulanan dan umpan balik dari orang tua. Penelitian ini merupakan pendekatan yang komprehensif dan dapat disesuaikan, menekankan strategi yang spesifik untuk kebutuhan dan perkembangan unik anak. Hasil penelitian ini menunjukkan wawasan yang mendalam tentang pengalaman anak usia 4-5 tahun dengan gangguan lambat bicara yang menerima implementasi perencanaan intervensi dan membawa dampak positif yang signifikan.
Peran Profesionalisme Guru Dalam Meningkatkan Kemandirian Anak Usia Dini di TKTQ Al Hikmah Boyolali: The Role of Teacher Professionalism in Increasing the Independence of Early Childhood at TKTQ Al Hikmah Boyolali Qoriatul Zahro; Miftahul Nur; Dewi Muthmainnah; Aisyah Azzahra; Elina Intan Apriliani
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i1.2879

Abstract

This research aims to find out the role of teacher professionalism in increasing the independence of young children at TKTQ Al Hikmah Boyolali and what factors hinder the development of children's independence. The method used is descriptive qualitative. The research subjects used were class teachers and the principal at TKTQ Al Hikmah Boyolali. Data collection techniques use interview and observation techniques. The results of the research conducted show that the role of teacher professionalism in increasing children's independence at TKTQ Al Hikmah Boyolali is very good where teachers carry out 6 roles that can help develop children's independence, including; role in providing positive understanding, role in getting children to be neat, role in providing games, role in giving children choices according to their interests, role in building communication with the child's parents. Meanwhile, the factors that hinder the development of children's independence are internal factors (different children's characters) and external factors (parental parenting and environment). ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran profesionalisme guru dalam meningkatkan kemandirian anak usia dini di TKTQ Al Hikmah Boyolali serta apa saja faktor yang menghambat perkembangan kemandirian anak. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian yang digunakan adalah guru kelas dan Kepala Sekolah di TKTQ Al Hikmah Boyolali. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa peran profesionalisme guru dalam meningkatkan kemandirian anak di TKTQ Al Hikmah Boyolali sudah sangat baik  dimana guru menjalankan 6 peranan yang dapat membantu mengembangkan kemandirian anak, antara lain; peran dalam memberikan pemahaman positif, Peran dalam membiasakan anak untuk rapi Peran dalam memberikan permainan, Peran dalam memberikan anak pilihan sesuai dengan minat, Peran dalam membangun komunikasi dengan orangtua anak Sedangkan faktor yang menjadi penghambat dalam perkembangan kemandirian anak ada faktor intemal (karakter anak yang berbeda) dan faktor ekstemal (pola asuh orangtua dan lingkungan).
Komik Literasi Berbasis Kearifan Lokal: Media Pengembangan Karakter dalam Membangun Profil Pelajar Pancasila pada Anak Usia Dini: Literacy Comics Based on Local Wisdom: Character Development Media in Building Pancasila Student Profiles in Early Childhood Ni'mah, Roudlotun; Ahmad Farid Utsman
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i1.2951

Abstract

The aim of this research is to develop literacy comic learning media based on local wisdom of Tuban culture for group B children at RA Mambaul Islam in order to instill children's character values to build a Pancasila student profile. The type of method used by researchers is R&D (Research and Development) with the ADDIE development model. The validity test was assessed based on media experts, material experts, language experts, RA Mambaul Islam teachers, and 15 parents of group B RA Mambaul Islam students. The results of the percentage of media experts were 85% in the valid category, the percentage of material experts was 91% in the very valid category, and the percentage of language experts was 76% in the valid category. The test results for RA Mambaul Islam teachers were 88% with a very valid category and 15 parents of group B RA Mambaul Islam students had a percentage of 90% with a very valid category. From these results, it can be concluded that literacy comics based on local wisdom of Tuban culture in education instilling children's character values to build Pancasila student profiles in early childhood are valid and suitable for use in children's learning at RA Mambaul Islam.   ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran komik literasi berbasis kearifan lokal budaya tuban untuk anak kelompok B di RA Mambaul Islam  guna menanamkan nilai karakter anak untuk membangun profil pelajar Pancasila. Jenis metode yang digunakan peneliti adalah R&D (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE. Uji validitas dinilai berdasarkan dari ahli media, ahli materi, ahli bahasa, guru RA Mambaul Islam, dan 15 orang tua siswa kelompok B RA Mambaul Islam. Hasil presentase ahli media sebesar 85% dengan kategori valid, presentase ahli materi sebesar 91% dengan kategori sangat valid, dan presentase ahli bahasa sebesar 76% dengan kategori valid. Hasil uji coba terhadapat guru RA Mambaul Islam sebesar 88% dengan kategori sangat valid dan 15 orang tua siswa kelompok B RA Mambaul Islam sebesar presentase 90% dengan kategori sangat valid. Dari hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa komik literasi berbasis kearifan lokal budaya tuban dalam edukasi menanamkan nilai karakter anak untuk membangun profil pelajar Pancasila pada anak usia dini valid dan layak digunakan dalam pembelajaran anak di RA Mambaul Islam.
Implementasi Pendidikan Seks terhadap Perilaku Anak dalam Bergabung dengan Sesama Berbasis Video Animasi: Implementation Of Sex Education On Children's Behavior In Associating With Peers Based On Animation Videos Nurhusni Kamil; Fadila Arnisa Harahap; Lilia Nurramadani; Yuanita Anthon Sope
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i1.2961

Abstract

It is necessary to introduce the concept of sex education to children from an early age because this is the basis for children interacting with peers. Sex education in society is usually a taboo subject, but actually it is no longer taboo and needs to be introduced clearly. There are many methods that parents can use. In this study, researchers implemented an introduction to the concept of sex education to children through animated video services. This is because children tend to like things that move and make sounds, such as films or videos, compared to just visualization shows such as story books. This type of research uses qualitative research with a case study approach. The case study is a model that focuses on exploring "limited systems" in particular by extracting detailed and in-depth data. Information obtained from various sources to obtain the desired data. The research was conducted at Kindergarten IB 68, Sungai Rumbai District, Dharmasraya Regency, West Sumatra Province with a research time of 3 months starting from January to March 2023. The subjects in the study were children with an age range of 5-6 years who were selected through a purposive sampling technique. The data analysis techniques used are observation and interviews. The results of the research show that the use of animated videos has an influence on differences in children's behavior in interacting with peers. In this case, the video shown to children is not only shown once but is done several times and observations are made to see the effect on the child's behavior in socializing with peers.   ABSTRAK  Konsep pendidikan seks pada anak perlu diperkenalkan sejak dini karena hal ini menjadi landasan anak dalam berinteraksi dengan teman sebayanya. Pendidikan seks di masyarakat biasanya merupakan hal yang tabu, namun sebenarnya sudah tidak tabu lagi dan perlu diperkenalkan secara jelas. Ada banyak cara yang bisa digunakan orang tua. Pada penelitian ini peneliti menerapkan pengenalan konsep pendidikan seks pada anak melalui layanan video animasi. Pasalnya, anak cenderung menyukai benda-benda yang bergerak dan mengeluarkan suara, seperti film atau video, dibandingkan hanya tayangan visualisasi seperti buku cerita. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Studi kasus merupakan model yang berfokus pada eksplorasi “sistem terbatas” khususnya dengan mengekstraksi data secara detail dan mendalam. Informasi diperoleh dari berbagai sumber untuk memperoleh data yang diinginkan. Penelitian dilaksanakan di TK IB 68 Kecamatan Sungai Rumbai Kabupaten Dharmasraya Provinsi Sumatera Barat dengan waktu penelitian selama 3 bulan terhitung pada bulan Januari sampai dengan Maret 2023. Subyek dalam penelitian adalah anak dengan rentang usia 5-6 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan video animasi memberikan pengaruh terhadap perbedaan perilaku anak dalam berinteraksi dengan teman sebaya yaitu anak sudah mulai memahami batasan bersosialisasi dengan teman sebayanya di lingkungan sekitar. Dalam hal ini video yang ditayangkan kepada anak tidak hanya ditayangkan satu kali saja melainkan dilakukan beberapa kali dan dilakukan observasi untuk melihat pengaruhnya terhadap perilaku anak dalam bersosialisasi dengan teman sebayanya. Berdasarkan dari penelitian yang telah dilakukan peneliti merekomendasikan kegiatan ini kepada guru atau semua lapisan praktisi Pendidikan untuk dapat mengenalkan hal terutama mengenai Pendidikan seks salah satunya dapat menggunakan video animasi. Adapun implikasi dari penelitian ini yaitu hasil penelitian dapat dijadikan sebagai referensi dalam mengenalkan konsep Pendidikan seks kepada anak. Hasil penelitian dan kelemahan penelitian dapat dijadikan pedoman bagi peneliti selanjutnya dalam melakukan penelitian yang memiliki tema yang sama.