cover
Contact Name
Yannice Luma
Contact Email
portalsipilustj@gmail.com
Phone
+628114825372
Journal Mail Official
portalsipil@ustj-jayapura.ac.id
Editorial Address
Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) Jln. Raya Sentani, Padang Bulan, Heram, Kota Jayapura 99351, Papua, Indonesia
Location
Kota jayapura,
P a p u a
INDONESIA
Jurnal Portal Sipil
ISSN : 23023457     EISSN : 29648890     DOI : https://doi/10.58839/portal.v11i2.1119
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal Portal Sipil merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil dan Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) - Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) dan dikelola di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Terbit pertama kali pada tahun 2012 dengan volume terbitan perdana edisi Bulan Desember Tahun 2012. Jurnal Portal Sipil diterbitkan dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember. Disiplin ilmu yang dapat menerbitkan artikelnya melalui jurnal ini adalah: Rekayasa Struktural, Rekayasa & Manajemen Konstruksi, Rekayasa Geoteknik, Rekayasa Sumber Daya Air, Rekayasa Transportasi dan Rekayasa Kelautan, atau bidang ilmu lainnya yang berkaitan dengan ilmu Teknik Sipil, serta bidang ilmu Teknik Lingkungan, atau yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur berkelanjutan.
Articles 105 Documents
STRATEGI PENGENDALIAN PENCEMARAN AIR SUNGAI BAMBAR YANG BERMUARA DI DANAU SENTANI KABUPATEN JAYAPURA Suebu, Erni Fitri; Manalu, Janviter; Siallagan, Johnson; Doloksaribu, Florida
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 13 No 1 (2024): PORTAL SIPIL
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jps.v13i1.1374

Abstract

Perairan di Danau Sentani, Kabupaten Jayapura, mengalami penurunan kualitas akibat pencemaran yang bersumber dari beberapa sungai yang bermuara di sana dan salah satu sungai tersebut adalah Sungai Bambar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aktivitas masyarakat di sepanjang Sungai Bambar, menganalisis status kualitas air Sungai Bambar, menentukan beban pencemaran Sungai Bambar, dan menyusun strategi pengendalian pencemaran air Sungai Bambar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif, kualitatif, dan kuantitatif yang digunakan untuk menggambarkan kondisi yang terjadi serta metode SWOT dalam menyusun strategi pengendalian pencemaran air Sungai Bambar. Hasil penelitian yang didasarkan pada beberapa parameter fisika, kimia dan biologi, menunjukkan bahwa pencemaran air sungai terjadi pada bagian hulu, tengah dan hilir. Beban polusi sebenarnya sangat besar dibandingkan dengan beban polusi maksimum. Matriks SWOT menunjukkan bahwa posisi internal dan eksternal kajian strategi kebijakan pengendalian pencemaran air terhadap pelestarian sungai yang bermuara di Danau Sentani berada pada posisi kuadran II dengan nilai x = 0,10 dan y = -0,55 dan strategi terpilih adalah strategi ST. Program prioritas pada strategi tersebut adalah membina masyarakat yang tinggal di DAS Bambar dan Danau Sentani, serta pelaku usaha, untuk tidak membuang sampah langsung ke badan sungai dan danau.
STRATEGI KEBERLANJUTAN PENYEDIAAN AIR MINUM DAN SANITASI BERBASIS MASYARAKAT DI KABUPATEN JAYAPURA Syamsuddin, Indri Hapsari; Manalu, Janviter; Warpur, Maklon
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 13 No 1 (2024): PORTAL SIPIL
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jps.v13i1.1394

Abstract

Penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) telah menjadi prioritas pembangunan untuk mewujudkan kualitas hidup masyarakat Indonesia yang lebih baik. Program Pamsimas juga diterapkan di Kabupaten Jayapura, hanya saja program tersebut berjalan lancar pada saat pelaksanaan kegiatan namun setelah bangunan diserahterimakan kepada masyarakat, kebanyakan fasilitas yang sudah dibangun tidak berfungsi dengan baik sesuai target awal pemerintah. Hal ini dikarenakan pengelolaan dan pemeliharaan yang kurang baik sehingga menyebabkan bangunan fasilitas tersebut rusak. Untuk itu diperlukan suatu strategi agar program Pamsimas ini tetap dapat berdampak lama bagi masyarakat setempat. Tujuan penelitian ini adalah menyusun strategi untuk menjaga keberlanjutan pelaksanaan program Pamsimas di Kampung Asei Kecil, Distrik Sentani Timur, dan Kampung Karya Bumi, Distrik Namblong, Kabupaten Jayapura. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif serta memperoleh data lewat survei dan wawancara. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan metode SWOT. Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi terpilih adalah strategi S-O untuk keberlanjutan penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat di Kampung Asei Kecil Distrik Sentani Timur dan Kampung Karya Bumi Distrik Namblong Kabupaten Jayapura, dengan tiga prioritas kegiatan, yaitu: komitmen pemerintah untuk melaksanakan program Pamsimas, meningkatkan potensi Sumber Daya Air untuk pengembangan program Pamsimas, dan memanfaatkan peluang kerjasama pemerintah-swasta dan masyarakat dalam pengelolaan dan pelaksanaan program Pamsimas.
DAMPAK KEGIATAN ANTROPOGENIK DI DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) YAHIM DAN KURUWAKA TERHADAP KUALITAS PERAIRAN DANAU SENTANI DI DISTRIK SENTANI Adi, Markus Budi; Walukouw, Auldry F; Manalu, Janviter
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 13 No 1 (2024): PORTAL SIPIL
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jps.v13i1.1395

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk di Distrik Sentani berdampak pada peningkatan pemenuhan kebutuhan lahan untuk permukiman dan pertanian serta mengakibatkan terjadinya penurunan kualitas perairan Danau Sentani karena erosi dan sedimentasi serta karena pencemaran air. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kegiatan-kegiatan antropogenik di DAS Yahim dan DAS Kuruwaka dan mengevaluasi keterkaitan kegiatan antropogenik dengan kualitas perairan danau. Data pada penelitian ini diperoleh lewat identifikasi lapangan dan studi literatur. Analisis deskriptif digunakan untuk menggambarkan kegiatan antropogenik di wilayah penelitian dan analisis dengan diagram sebab akibat (Causal Loop Diagrams) untuk menggambarkan keterkaitan kegiatan antropogenik dengan kualitas air danau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan antropogenik di wilayah penelitian terdiri dari: permukiman, perdagangan, jasa/perkantoran, tempat peribadatan, pendidikan, pasar, pertokoan, restoran, warung makan, pedagang kaki lima, fasilitas kesehatan (Puskesmas, klinik), bengkel, penambangan batuan, peternakan skala rumah tangga (ternak babi dan sapi), tempat pembuangan sampah dan industri rumah tangga. Kegiatan antropogenik tersebut memberikan dampak berupa erosi, sedimentasi, limbah padat dan limbah cair sebagai sumber pencemaran air, yang terkait erat dengan kualitas air Danau Sentani.
PENYEDIAAN PRASARANA AIR BERSIH DI DISTRIK MANNEM KABUPATEN KEEROM Benamen, Hesti Angelita; Sembor, Thelly Sula Hendrina; Corsita, Lieza; Rumbarar, Isak HA; Purcahyono, Joko
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 13 No 1 (2024): PORTAL SIPIL
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jps.v13i1.1408

Abstract

Beberapa daerah di Kabupaten Keerom masih sulit memperoleh air bersih termasuk di antaranya adalah Distrik Mannem. Warga Distrik Mannem belum mendapat pelayanan air bersih dari pihak pemerintah karena terbatasnya prasarana yang ada. Masyarakat setempat memanfaatkan air hujan dan air sumur, yang kondisinya keruh, dalam memenuhi kebutuhan hariannya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penyediaan prasarana air bersih di Distrik Mannem dalam memenuhi kebutuhan air bersih warganya saat ini. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mata air yang berada di salah satu kampung di Distrik Mannem, yaitu Kampung Wambes, dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga Distrik Mannem, baik pada masa kini maupun pada masa mendatang karena memiliki debit air yang cukup besar. Hanya saja untuk memperoleh kualitas air yang baik, perlu dilakukan tahapan filtrasi sebelum air didistribusikan kepada warga karena kondisi air menjadi keruh saat terjadi hujan di sana. Distribusi air menggunakan sistem gravitasi karena Kampung Wambes yang memiliki mata air potensial, berada di kawasan tertinggi di Distrik Mannem. Pada beberapa lokasi, khususnya yang dilayani oleh Hidran Umum, memerlukan alat pompa untuk mendukung lancarnya distribusi air bersih kepada penduduk kampung di Distrik Mannem.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KERUSAKAN RUAS JALAN PTPN ARSO TAMI - MUR II KAMPUNG YAMARA KABUPATEN KEEROM Takndarlere, Donatus; Pakiding, Leary; Atiya, Arief Fath; Bakarbessy, Dominggus
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 13 No 1 (2024): PORTAL SIPIL
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jps.v13i1.1409

Abstract

Ruas Jalan PTPN Arso Tami-Mur II Kampung Yamara di Kabupaten Keerom merupakan jalan arteri yang menghubungkan pusat kota ke PTPN Tami dan Mur II serta beberapa distrik lainnya yang ada di Kabupaten Keerom. Sebagai akses penghubung utama yang sering dilalui lalu lintas kendaraan, kondisi ruas jalan tersebut harus selalu diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis – jenis kerusakan jalan, faktor penyebabnya, serta solusi untuk mengatasi kerusakan yang terjadi. Metode yang digunakan untuk memeriksa kondisi jalan adalah metode Pavement Condition Index (PCI) dan data primer yang diperlukan antara lain berupa jenis dan luas kerusakan pada ruas jalan PTPN Arso Tami – Mur II Kampung Yamara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kerusakan pada ruas jalan PTPN Arso Tami – Mur II Kampung Yamara terdiri dari: retak kulit buaya, timbunan galian, berlubang, lepas butiran, retak pinggir, retak memanjang, retak melintang, retak sungkur, dan pengausan. Faktor-faktor penyebab kerusakan secara umum adalah: peningkatan beban volume lalu lintas, sistem drainase yang tidak baik, sifat perkerasan kontruksi material yang kurang baik, iklim, kondisi tanah yang tidak stabil, perencanaan lapis perkerasan yang tipis, dan proses pelaksanaan yang kurang sesuai dengan spesifikasi. Tindakan perbaikan yang dapat dilakukan yaitu tindakan per segmen menurut hasil analisis dengan metode Pavement Condition Index (PCI).
ANALISIS BIAYA DAN PENJADWALAN PADA PROYEK PEMBANGUNAN KANTOR KARYAWAN DI TAMBANG BAWAH TANAH AREA PB#4 PT. FREEPORT INDONESIA Wouw, Andren; Iriyanto, Santje M; Sembor, Thelly Sula Hendrina; Pakiding, Leary
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 13 No 2 (2024): PORTAL SIPIL
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jps.v13i2.1451

Abstract

Perusahaan PT Freeport Indonesia membutuhkan berbagai macam fasilitas penunjang kinerja pekerja yang memadai dan bermutu tinggi, di antaranya adalah bangunan kantor di tambang bawah tanah. Pembangunan konstruksi di bawah tanah akan lebih kompleks dalam pelaksanaannya bila dibandingkan dengan pembangunan konstruksi pada permukaan bumi sehingga perlu dipertimbangkan berbagai metode yang dapat mempersingkat waktu pekerjaan dengan biaya konstruksi yang optimum tanpa mengurangi kualitasnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis anggaran biaya dan waktu pelaksanaan konstruksi bangunan kantor di bawah tanah pada area PB#4 PT Freeport Indonesia bila menggunakan struktur baja dan struktur beton bertulang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rencana anggaran biaya pembangunan gedung struktur baja sebesar Rp 918.887.000,00 dan untuk pembangunan gedung struktur beton bertulang sebesar Rp 2.490.821.000,00. Dengan menggunakan Arrow Diagram Method (ADM), diperoleh waktu pelaksanaan pekerjaan pembangunan gedung struktur baja selama 84 hari dan untuk pembangunan gedung struktur beton bertulang selama 120 hari. Ada perbedaan yang signifikan pada aspek waktu dan biaya sehingga akan lebih menguntungkan bila bangunan kantor bawah tanah direncanakan menggunakan struktur baja.
STRATEGI PENGENDALIAN PENCEMARAN PAKAN DARI BUDIDAYA KERAMBA SECARA BERKELANJUTAN DI DANAU SENTANI DISTRIK SENTANI TIMUR KABUPATEN JAYAPURA Ayomi, Erna Ferderika; Manalu, Janviter; Walukouw, Auldry F; Warpur, Maklon F; Siallagan, Johnson
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 13 No 2 (2024): PORTAL SIPIL
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jps.v13i2.1426

Abstract

Banyaknya usaha budidaya ikan keramba jaring apung di Danau Sentani diperkirakan memberikan dampak negatif terhadap lingkungan akibat adanya peningkatan kandungan nutrisi di perairan yang berasal dari sisa pakan yang tidak dimakan, ekskresi ikan dan kotoran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui status mutu air Danau Sentani di Distrik Sentani Timur di mana terdapat banyak keramba jaring apung dan menyusun strategi pengendalian pencemaran akibat adanya aktivitas keramba jaring apung tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dan kualitatif, serta merumuskan strategi pengendalian pencemaran sisa pakan di Danau Sentani dengan analisis SWOT. Status mutu air danau Sentani diukur mengacu pada ketentuan pada Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Pengambilan sampel air dilakukan pada lima lokasi di Distrik Sentani Timur, yaitu: Pantai Khalkote, Nendali, Puay (muara Jaifuri), Tanjung Elmo, dan Cafe Christo. Sedangkan untuk analisis strategi, pengumpulan data dilakukan lewat penyebaran kuesioner dan wawancara kepada beberapa narasumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Danau Sentani, khususnya di wilayah Distrik Sentani Timur, berada pada kondisi tercemar ringan dengan angka Indeks Pencemaran berkisar antara 3,227 sampai dengan 3,252. Strategi pengendalian pencemaran pakan dari budidaya ikan di keramba jaring apung adalah dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada, yaitu: membuat kebijakan pengendalian pencemaran air dengan mengacu pada PP No.22 Tahun 2021, pembinaan dan pendampingan kepada kelompok pembudidaya ikan keramba dalam pengendalian pencemaran air danau, kerjasama para pemangku kepentingan dalam pengendalian pencemaran air Danau Sentani.
ANALISIS MANAJEMEN RISIKO DITINJAU DARI PIHAK KONSULTAN PENGAWAS PADA PRESERVASI RUAS JALAN ABEPURA-ARSO-WARIS-YETTI, KOTA JAYAPURA, PROVINSI PAPUA Rani, Ajeng Dewi; Bakarbessy, Dominggus; Kogoya, Otius
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 13 No 2 (2024): PORTAL SIPIL
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jps.v13i2.1452

Abstract

Kegiatan pelaksanaan preservasi jalan nasional pada ruas Jalan Abepura–Arso–Waris–Yetti, merupakan proyek pada kategori tingkat risiko sedang, yang berarti akan memerlukan tindakan penanganan yang tepat untuk mengurangi konsekuensi negatif yang dapat ditimbulkan. Risiko dapat memengaruhi produktivitas, kualitas kinerja, dan biaya proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi apa saja sumber utama risiko yang dihadapi oleh pengawas dalam proyek preservasi infrastruktur jalan nasional di Provinsi Papua atau Jalan Trans Papua pada ruas Jalan Abepura-Arso-Waris-Yetti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif serta metode analisis deskriptif. Survei dilakukan dengan membagikan kuesioner dan mewawancarai konsultan, kemudian dilakukan penilaian median dan uji nilai risiko menggunakan Excel serta analisis risiko dilakukan dengan menggunakan metode Risk Breakdown Structure (RBS) dan Severity Index (SI) untuk mendapatkan risiko tertinggi. Terdapat 5 kategori risiko dengan banyak variabel yang mempengaruhi pelaksanaan proyek preservasi jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 34 variabel risiko dan risiko lebih banyak muncul karena teknis pekerjaan di lapangan dan bersinggungan langsung dengan lingkungan sekitar proyek serta segala aktivitas lainnya. Diperoleh 3 variabel kategori risiko tinggi, yakni: terganggunya kelancaran pekerjaan akibat tingginya tingkat kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi proyek, perubahan ruang lingkup pekerjaan, dan proses pembebasan lahan belum tuntas. Rekomendasi mitigasi risiko pada proyek preservasi ruas jalan Abepura-Arso-Waris-Yetti salah satunya adalah melakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat terkait ganti rugi tanaman dan lahan.
KAJIAN TEKNIS BANGUNAN GEDUNG KLINIK RAWAT INAP IBU DAN ANAK ANUGERAH KASIH MEDIKA Alfons, Alfred Benjamin; Sumule, Sapari; Rani, Ajeng Dewi; Rumawak, Sarah Agustina; Kogoya, Otius
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 13 No 2 (2024): PORTAL SIPIL
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jps.v13i2.1490

Abstract

Kajian teknis bangunan gedung merupakan dokumen wajib yang harus dimiliki setiap pemilik bangunan gedung untuk membangun, mengubah, memperluas, mengurangi dan/atau merawat bangunan gedung serta sebagai dasar penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) Bangunan Gedung oleh Pemerintah Daerah yang menyatakan kelaikan fungsi dari bangunan gedung tersebut sebelum dimanfaatkan. Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan penghuninya serta mewujudkan bangunan gedung yang fungsional, andal, serta seimbang, serasi, dan selaras dengan lingkungannya, maka diperlukan suatu kajian teknis terkait kelayakan bangunan gedung, terlebih bila bangunan tersebut bersifat publik yang mana melibatkan banyak orang didalamnya, yang salah satunya adalah Gedung Klinik Rawat Inap Ibu dan Anak Anugerah Kasih Medika di Kota Jayapura. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kelaikan Gedung Klinik Rawat Inap Ibu dan Anak Anugerah Kasih Medika di Kota Jayapura berdasarkan tiga aspek teknis yaitu: Teknis Arsitektur, Teknis Struktur dan Teknis Utilitas. Pendekatan kuantitatif dan metode analisis deskriptif digunakan dalam penelitian ini dengan data primer diperoleh dari hasil pengukuran atau pengujian dan pengamatan. Dari hasil pemeriksaan bangunan gedung dapat disimpulkan bahwa untuk masing-masing aspek Teknis Arsitektur, Teknis Struktur dan Teknis Utilitas, telah memenuhi persyaratan administrasi dan persyaratan teknis kelaikan bangunan gedung dengan hasil persentasi masing-masing komponen yaitu Teknis Arsitektur sebesar 90%, Teknis Struktur sebesar 100% dan Teknis Utilitas sebesar 81,9%, sehingga bangunan Gedung Klinik Rawat Inap Ibu dan Anak Anugerah Kasih Medika dinyatakan laik fungsi secara teknis bangunan.
EVALUASI KINERJA BIAYA OPERATOR TRANSPORTASI ONLINE DI KOTA JAYAPURA (STUDI KASUS: MAXIM DAN GRAB) Putra, Adi; Anggraeni, Dewi; Atiya, Arief Fath; Rumawak, Sarah Agustina
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 13 No 2 (2024): PORTAL SIPIL
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jps.v13i2.1492

Abstract

Transportasi online merupakan suatu sistem pengelolaan sarana dan prasarana transportasi umum yang efektif dan efisien akan tetapi sering mendapat tentangan dari pengusaha angkutan umum konvensional, sebagaimana juga terjadi di Kota Jayapura. Kemudahan dan tarif rendah yang ditawarkan menyebabkan banyak penumpang taksi konvensional beralih pada taksi online. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja biaya operator transportasi online di Kota Jayapura dengan studi kasus pada operator Maxim dan Grab, serta mengidentifikasi karakteristik pengguna jasa kedua operator tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Data primer diperoleh lewat hasil wawancara terhadap pengemudi dari Maxim dan Grab dan hasil penyebaran kuesioner pada 45 pengguna jasa Maxim dan Grab sebagai repsonden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Biaya Operasional Kendaraan (BOK) Maxim rata-rata sebesar Rp 5.201,400 /Km sedangkan Grab sebesar Rp 8.724,250 /Km. Tarif hasil analisis ini masih berada di bawah ketentuan tarif dasar yang ditetapkan sekarang oleh kedua operator tersebut. Mayoritas responden menyatakan bahwa layanan taksi online sudah baik dan tarifnya murah. Agar Grab dapat bersaing dengan Maxim maka disarankan untuk menurunkan komponen biaya operasional kendaraannya seperti misalkan biaya potongan aplikasi.

Page 10 of 11 | Total Record : 105