cover
Contact Name
Fayakun Nur Rohmah
Contact Email
fayakun.nurrohmah@unisayogya.ac.id
Phone
+6287871955230
Journal Mail Official
hayina@unisayogya.ac.id
Editorial Address
Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta Jl. Siliwangi Ring Road Barat 63 Mlangi Nogotirto Gamping Sleman 55292 Gedung A Lantai 3 Ruang LPPM Phone: (0274) 4469199 Fax.: (0274) 4469204 Email: hayina@unisayogya.ac.id
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Hasil Karya Aisyiyah Untuk Indonesia
ISSN : -     EISSN : 28097300     DOI : 10.31101/hayina
Focus and Scope of the articles published in the Hayina (Hasil Karya Aisyiyah untuk indonesia) Jurnal such as Participatory Action Research, Asset-Based Community Development, Community-Based Research, Service Learning, Community Development and Community Empowerment.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 75 Documents
Nugget dan gummies bandeng: solusi pemberian makanan tambahan bergizi, ketahanan pangan, UMKM Desa Kupang, Jabon Habibillah, Esa Rezki; Asyah, Thalia Aliyah Alare; Taayun, Raishatul Qurrotun; Alifiyah, Rifdah; Salsabilla, Avanda Salwa; Amalia, Savina Dwi; Thoyyibah, Riska Lailaturrohmah; Rahmah, Lidya Nabila; Irsyadi, Mochammad Jamilul; Rabbani, Auliyaur
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): April
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.4506

Abstract

Permasalahan gizi pada anak, khususnya kekurangan asupan protein hewani dan rendahnya variasi Pemberian Makanan Tambahan (PMT), masih menjadi tantangan di Desa Kupang, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko stunting serta memengaruhi kualitas tumbuh kembang anak. Selain itu, pemanfaatan potensi pangan lokal berupa ikan bandeng beserta limbahnya, seperti sisik dan tulang, belum optimal, sementara pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis pangan lokal juga masih terbatas. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengembangkan inovasi nugget bandeng dan gummies bandeng sebagai PMT bergizi, sekaligus mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan UMKM desa. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang dipadukan dengan model Research and Development (R&D) 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Tahapan kegiatan meliputi observasi potensi lokal, uji coba produk sebanyak lima kali, sosialisasi gizi, serta pelatihan kewirausahaan kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa produk memiliki tingkat penerimaan yang tinggi, dengan 92,3% peserta menyukai nugget bandeng dan 97,4% peserta menyukai gummies bandeng berdasarkan aspek rasa, tekstur, dan aroma. Selain itu, 92,3% peserta pelatihan menyatakan bahwa produk mudah dibuat dan berpotensi dikembangkan sebagai usaha rumah tangga. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan variasi PMT berbasis pangan lokal, tetapi juga mendukung prinsip zero waste melalui pemanfaatan limbah bandeng serta membuka peluang pengembangan UMKM kreatif di tingkat desa.
Introducing ecoprint batik at Rt 19 Dukuh Kembang: creativity inspired by nature Prasestiyo, Hamudi; Hanifah, Halim Fathan Nurlaila; Pradana, Akhmad Danu Shafar; Alifia, Dita Nur; Palevi, Pramada Lian; Yuliano, Nandito Raka
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): April
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.4564

Abstract

The introduction of ecoprint batik techniques to children and adolescents in Dukuh Kembang represents an educational effort aimed at fostering creativity, ecological awareness, and local cultural preservation from an early age. Ecoprint utilizes natural materials such as leaves, flowers, and twigs as dyes and patterns on fabric, making it environmentally friendly and easy to implement with resources available in the local community. Participants were involved in all stages of the process, ranging from material collection and motif arrangement to dyeing and color fixation. The results demonstrated that participants were able to produce artistic works with aesthetic value and economic potential. This program also served as a means of optimizing local resources while strengthening the harmonious relationship between humans and nature. Furthermore, it provides a foundation for building ecological awareness and creative economic empowerment among the village’s younger generation.
Manfaat Posyandu Edelwis pada balita untuk cegah stunting di Desa Kramat Setiawati, Iin; Qomari, Selvia Nurul; Daniati, Dana
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): April
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.4591

Abstract

Masalah gizi buruk, terutama stunting, masih menjadi tantangan serius dalam pembangunan kesehatan di Indonesia. Prevalensi stunting di Desa Kramat 7,14% tahun 2024. Desa Kramat memberikan kontribusi paling besar meningkatkan angka kejadian stunting di wilayah Puskesmas Bangkalan dari desa lainnya. Sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, Posyandu memiliki peran strategis dalam mendeteksi dini kasus stunting dan mencegah kejadian baru melalui berbagai kegiatan promotif dan preventif. Metode pengabdian masyarakat ini adalah mengoptimalkan kegiatan di Posyandu yang merupakan sahabat Masyarakat dan melibatkan mahasiswa yang tengah KKN, melakukan kegiatan Posyandu sesuai standar yaitu Tempat 1: Pendaftaran, Tempat 2: Penimbangan, tempat 3: Pencatatan, tempat 4: Pelayanan kesehatan dan tempat 5: Penyuluhan kesehatan. Hasil pengabdian masyarakat didapatkan bahwa hampir seluruhnya status gizi balita BB/U normal, status gizi balita BB/PB normal, dan balita normal tidak stunting. Namun, didapatkan pula balita yang mengalami kurang gizi 3 balita dan stunting 5 balita. Meminta ibu untuk lebih teratur membawa balitanya ke posyandu untuk mendeteksi dini pertumbuhan dan perkembangan balita, sehingga balita tidak mengalami stunting.
Training Play, Storytelling, and Singing (BCM) Methods for Islamic Religious Learning Teachers in Kulon Progo Setiawan, Iwan; Zuhdi, M Nurdin
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): April
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.4594

Abstract

Islamic religious studies are often synonymous with memorization and are filled with rigid, unmotivating doctrines. Consequently, Islamic religious studies are often perceived as boring. Therefore, efforts are needed to make Islamic religious studies more enjoyable. Based on this foundation, Islamic religious studies training using the play, story, and singing (BCM) method was conducted. This community service program aimed to improve the pedagogical competence of Islamic religious teachers through BCM (Play, Storytelling, and Singing) method training. The program involved 80 Al-Islam teachers from Muhammadiyah elementary schools in Kulon Progo. A participatory training approach was applied through workshops and practical demonstrations. The results showed increased teacher understanding of active learning strategies and commitment to implementing BCM methods in classroom settings. The program contributed to creating more engaging and meaningful Islamic religious learning.
Literasi halal sebagai kunci keberlanjutan usaha mikro produk olahan Salaghurt Anindita, Nosa Septiana; Probowati, Wiwit; Kharissa, Elvia Nur; Ayuni, Tiara Sekar
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): April
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.4710

Abstract

Produksi salak di kawasan Wisata Agro Salak Pondoh Ledoknongko, Desa Bangunkerto, Sleman, Yogyakarta sangat melimpah dan selama ini hanya diperjualbelikan dalam kondisi segar, yang berdampak pada rendahnya harga jual di pasaran. Untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk lokal, diperlukan diversifikasi produk olahan pascapanen. Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah Salaghurt, yaitu yoghurt berbasis buah salak yang halal dan bernilai fungsional karena mengandung probiotik. Usaha mikro berbasis produk olahan halal seperti Salaghurt menjadi strategi penting dalam memperkuat perekonomian lokal dan mendukung keberlanjutan bisnis berbasis kearifan lokal. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan literasi halal pelaku usaha mikro produk Salaghurt agar mampu memenuhi standar kehalalan dalam seluruh rantai produksi, serta memperkuat daya saing dan keberlanjutan usaha di kawasan wisata agro. Kegiatan pengabdian meliputi pelatihan literasi halal secara intensif, pendampingan proses sertifikasi halal, serta evaluasi pemahaman peserta melalui kuesioner pre dan post pelatihan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman literasi halal, dari rata-rata 45% sebelum pelatihan menjadi 87% setelah pelatihan. Selain itu, terjadi peningkatan kesadaran dan kemampuan pelaku usaha dalam menerapkan standar halal, yang berdampak positif pada reputasi dan daya saing produk Salaghurt di pasar. Kontribusi pengabdian ini tidak hanya pada peningkatan kapasitas individu pelaku usaha, namun juga pada penguatan jejaring usaha mikro, pembentukan budaya produksi halal yang berkelanjutan, serta peningkatan kepercayaan konsumen terhadap produk olahan lokal. Literasi halal terbukti menjadi faktor kunci dalam mendukung keberlanjutan dan pengembangan usaha mikro produk olahan di kawasan wisata agro, sekaligus memperluas peluang pemasaran produk halal yang bernilai tambah.