cover
Contact Name
Fayakun Nur Rohmah
Contact Email
fayakun.nurrohmah@unisayogya.ac.id
Phone
+6287871955230
Journal Mail Official
hayina@unisayogya.ac.id
Editorial Address
Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta Jl. Siliwangi Ring Road Barat 63 Mlangi Nogotirto Gamping Sleman 55292 Gedung A Lantai 3 Ruang LPPM Phone: (0274) 4469199 Fax.: (0274) 4469204 Email: hayina@unisayogya.ac.id
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Hasil Karya Aisyiyah Untuk Indonesia
ISSN : -     EISSN : 28097300     DOI : 10.31101/hayina
Focus and Scope of the articles published in the Hayina (Hasil Karya Aisyiyah untuk indonesia) Jurnal such as Participatory Action Research, Asset-Based Community Development, Community-Based Research, Service Learning, Community Development and Community Empowerment.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 70 Documents
Peningkatan manajemen pemasaran UMKM KWT Kusuma Ledoknongko Rohmah, Fayakun Nur; Rahman, Taufiqur; Rosida, Luluk; Ollin, Siti Nadhir; Bimantara, Arif; Musoli; Wijayanto, Danur
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.3663

Abstract

UMKM KWT Ledoknongko mengembangkan produk olahan salak diantaranya brownis salak dan yogurt salak. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah pemasaran yang konvensional. Mitra membuat produk berdasarkan pesanan mulut ke mulut. Mitra juga belum memiliki merk yang terdaftar. Tujuan kegiatan ini adalah peningkatan branding produk dengan pendampingan pembuatan logo merk dan pendaftaran merk, pendampingan pembuatan konten digital dan manajemen sumberdaya teknologi informasi. Metode yang diterapkan adalah dengan FGD dan pelatihan tentang tentang pemanfaatan teknologi informasi, strategi branding, pembuatan konten digital, pengenalan platform digital dan manajemen sumber daya teknologi informasi. Setelah pelaksanaan kegiatan merk sudah dibuat dan didaftarkan ke kemenkumham, ketrampilan mitra tentang pembuatan konten digital meningkat dan pemahaman tentang penggunakan teknologi informasi meningkat.
Penyuluhan penyakit kronis untuk pencegahan dan manajemen PTM di Dusun Jowah, Yogyakarta Indriani, Indriani; Azmi, Ahmad Aslam; Kusumawardani, Novia Eka Putri; Kirana, Lakshita Nindya; Dewi, Rossiana; Oktavia, Diah Ayu; Apriyanto, Adi; Pamungkas, Arik Setiawan; Elyanti, Tika; Varentina, Andrea
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.3367

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyebab utama kematian di seluruh dunia dan seringkali muncul tanpa gejala atau keluhan sehingga banyak masyarakat tidak menyadari bahayanya. PTM dapat disebabkan oleh perilaku dan gaya hidup tidak sehat yang dapat menimbulkan dampak ekonomi dan sosial. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pemahaman masyarakat Dusun Jowah tentang PTM, khususnya pada lansia yang menderita hipertensi. Prevalensi PTM di Provinsi DIY lebih tinggi dari rata-rata nasional dan hipertensi menduduki peringkat kedua. Upaya pemerintah untuk menurunkan angka kejadian PTM dengan skrinning kesehatan, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dan Posbindu. Metode yang digunakan dengan pendekatan cross-sectional dengan tahapan meliputi observasi, wawancara dan implementasi dan evaluasi. Populasi adalah 67 peserta, yang diundang dengan melibatkan kader posbindu untuk mengikuti kegiatan. Pengukuran tensi menggunakan alat pengukuran tensimeter dan data pengetahuan tentang uisioner status Kesehatan digunakan untuk mengetahui status Kesehatan peserta. Media promosi yang digunakan adalah leaflet dan edukasi tatap muka dengan peserta tentang penjelasan PTM dan manajemen penyakitnya. Hasil: Dari total peserta didapatkan 25 orang dengan tekanan darah >130/89mmHg. Kesimpulan: Kegiatan penyuluhan dan skrining kesehatan berjalan lancar dan terdatanya status Kesehatan di Dusun Jowah. Pencegahan PTM dititikberatkan pada kesehatan masyarakat dan pendekatan pelayanan primer, sehingga koordinasi multi-sektor (Puskesmas, akademisi dan organisasi keagamaan/social) yang efektif dalam upaya pelayanan publik sangat diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang PTM dan manajemen penyakitnya.
Edukasi tentang stunting pada ibu hamil untuk cegah terjadinya stunting Setiawati, Iin; Daniati, Dana; Zainiyah, Hamimatus
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.3649

Abstract

Stunting adalaj keadaan kurangnya zat nutrien dalam jangka lama yang dialami pada saat genting dimulai dari pertumbuhan dna perkembangan fetus, dari standar WHO untuk hasil pengukuran panjang/tinggi tubuh berdasarkan usia (TB/U atau PB/U) menunjukkan < -2 SD s.d. < -3 SD. Berdasarkan studi pendahuluan didapatkan 32,26% balita mengalami stunting dari 96 jumlah balita di desa Soket Dajah. Adapun tujuan dari kegiatan ini menambah knowladge bumil berkenaan dengan stunting. Tata cra Pelaksanaan Pengabdian masyarakat dimulai dengan pretest, memberikan edukasi tentang stunting dan postest, peserta yang diberikan edukasi tentang stunting sebanyak 10 ibu hamil. Pemberian edukasi tentang stunting menggunakan lembar balik edukasi. Kegiatan di Desa Soket Dajah Puskesmas Trageh. Hasil Rekapitulasi kuesioner didapatkan hampir seluruhnya ibu hamil pengetahuannya mengalami peningkatan sebesar delapan bumil (80%) dan dua bumil (20 %) pengetahuannnya tetap. Pelaksanaan Kegiatan pengabmas di desa Soket Daja wilayah kerja Puskesmas Trageh berjalan dengan lancar dengan diberikan penyuluhan tentang stunting pengetahuan ibu hamil menjadi meningkat terutama tentang apa itu stunting, cara mencegah stunting dan apa saja yang menyebabkan stunting.
Pemeriksaan glukosa darah sewaktu pada warga RW 12 Sorosutan Umbulharjo Daerah Istimewa Yogyakarta Sholihah, Andri Nur; Salim, Raja Ibnu; Putri, Oktafani Annisa; Amalia, Ananda; Nafisah, Nadya Zalfa; Hidayat, Shena Wahyu; Aprillyana, Ella; Yana, Reda Okta; Rahmawati, Yulia Dwi; Suwandi, Suwandi
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.3650

Abstract

Lansia cenderung memiliki risiko tinggi untuk menderita diabetes mellitus akibat penurunan kesehatan, yang membuat mereka lebih rentan terhadap Penyakit Tidak Menular terutama diabetes militus. Kegiatan pemeriksaan ini dilakukan untuk melakukan deteksi pada diebetes militus pada warga Warga RW 12 Sorosutan, Umbulharjo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Peserta yang datang sekitar 36 orang lansia, serta peserta yang hadir lebih banyak wanita dibandingkan laki-laki dengan usia diatas 45 tahun. Dalam hasil pemeriksaan dihasilkan warga RW 12 dengan kadar gula pada darah >200 mg/dL. Cara pemeriksaan yang dilakukan yaitu dimulai dengan pemeriksaan tekanan darah pasien menggunakan tensi manual dan digital, lalu dilakukan pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS) serta edukasi penyuluhan kesehatan warga mengenai pola hidup sehat, bersih dan higienis serta menjaga gizi yang seimbang
Penanganan hipertensi dengan senam dan aktivitas fisik Diyono, Diyono; Amarseto, Binuko; Ramadhani, Alfin Rida; Boan, Maria Febyana; Devia, Sinta; Frediyana, Vicky; Mariska, Vionna
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.3656

Abstract

Hipertensi, atau tekanan darah tinggi, menjadi penyebab utama kematian di seluruh dunia. Kondisi ini meningkatkan risiko berkembangnya berbagai penyakit serius, seperti gangguan jantung, stroke, dan kerusakan ginjal. Di Jawa Tengah, pada tahun 2019, hipertensi tercatat sebagai kasus paling dominan di antara penyakit tidak menular lainnya, mencakup hingga 68,8% dari seluruh kasus. (Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, 2020). Senam hipertensi termasuk dalam olahraga dan aktifitas fisik yang dapat  memicu  jantung agar bekerja lebih optimal. Senam dan juga aktivitas fisik mampu menjaga kestabilan tekanan darah. Sasaran peserta pada kegiatan ini adalah warga masyarakat yang memiliki riwayat hipertensi serta yang memiliki keluarga dengan keturunan hipertensi, sedangkan tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai cara penanganan hipertensi dengan senam dan aktivitas fisik. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Karanganyar, Kecamatan Weru, Sukoharjo pada bulan April 2024 yang dihadiri oleh 40 peserta. Kegiatan pengabdian ini diawali dengan pemeriksaan kesehatan dan faktor resiko penyakit tekanan darah tinggi, selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan melakukan senam hipertensi secara bersama dan ditutup dengan  penyuluhan kesehatan dan diskusi. Hasil dari pengabdian ini menunjunkan peningkatan yang signifikan dari  nilai pre test dan post test yang telah dilakukan oleh para peserta. Tingginya antusias dari warga masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup sehat mendorong untuk mengadakan kegiatan pengabdian yang berkelanjutan, sehingga masyarakat terus bisa mendapatkan informasi yang akurat tentang upaya untuk meningkatkan kualitas kesehatan.
Edukasi potensi kerugian ekonomi keluarga dengan balita stunting di Desa Mancasan, Sukoharjo Fatmarizka, Tiara; Rahman, Farid; Susilo, Taufik Eko; Fitriyah, Qonitah Faizatul; Putriani, Santi; Mutiara, Farrah Rizky
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.3704

Abstract

Stunting menjadi salah satu prioritas permasalahan utama pada ruang lingkup wilayah kerja pemerintah Kabupaten Sukoharjo tahun 2021-2026. Terdapat potensi kerugian ekonomi akibat dari penurunan produktivitas keluarga yang memiliki balita stunting dengan asumsi tidak adanya perbaikan gizi yang dapat dilihat dari resiko yang ditimbulkan sejak balita sampai dewasa. Pada tahun 2022, Kabupaten Sukoharjo berada pada angka 8% dengan peningkatan tren pada tahun 2021 sebesar 7.11%. Daerah Sukoharjo merupakan daerah yang menjadi kabupaten prioritas untuk perluasan lokus stunting di Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini dilakukan di Desa Mancasan Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo dengan bentuk pengabdian masyarakat dengan sasaran ibu kader posyandu, orang tua balita, Bidan desa, ibu hamil, guru PAUD dan TK serta perangkat Desa Mancasan dengan memberikan pelatihan, edukasi, dan evaluasi dengan menggunakan kuisioner yang dibagikan kepada masyarakat. Hasil edukasi dan pelatihan maka terjadi kenaikan pengetahuan masyarakat yang di tunjukkan dengan peningkatan dari masyarakat menjawab kuisioner dengan benar.
Sosialisasi bone broth, kaldu tulang untuk MP-ASI pada kader Aisyiyah Sayangan, dilakukan pada kader Aisyiyah di Sayangan Kustiyati, Sri; Widayati, Rina Sri
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.3728

Abstract

Kegiatan sosialisasi tentang pemanfaatan kaldu tulang (bone broth) sebagai Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para kader Aisyiyah di Desa Wonorejo mengenai pentingnya gizi seimbang bagi pertumbuhan anak. Analisis situasi menunjukkan bahwa kondisi ekonomi masyarakat cenderung menengah ke bawah, dengan mayoritas ibu muda memiliki tingkat pendidikan hanya hingga SMP. Keterbatasan fasilitas kesehatan serta minimnya akses informasi gizi turut memperburuk angka kasus stunting, yang mencapai 60 anak dalam tiga tahun terakhir. Program ini mencakup edukasi tentang cara membuat kaldu tulang yang higienis dan bergizi, serta penyediaan bahan informasi dalam bentuk e-book. Metode penyuluhan melibatkan pelatihan langsung dan demonstrasi, diikuti dengan sesi tanya jawab interaktif untuk memastikan peserta memahami setiap tahapan. Evaluasi menunjukkan partisipasi aktif dan antusiasme tinggi dari peserta yang merasa terbantu dengan materi yang disampaikan. Dengan peningkatan pengetahuan yang diperoleh, para peserta diharapkan mampu menerapkan tips dan trik pembuatan kaldu tulang secara mandiri di rumah, sehingga dapat berkontribusi dalam mengurangi angka stunting di Desa Wonorejo.
Pencegahan penyakit tidak menular pada lansia dengan pemeriksaan kimia darah di Dusun Kadipiro, Kasihan, Bantul Metaningrum, Rohmawati; Riawati, Theresia; Septiani, Septiani; Patricia, Gloria
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.3898

Abstract

Indonesia adalah salah satu negara berkembang yang sebagian besar penduduknya masih berstatus ekonomi menengah kebawah, dan sekarang tengah menghadapi beban ganda penyakit, yaitu penyakit menular dan Penyakit Tidak Menular. Pengabdian masyarakat di Dusun Kadipiro dilakukan sebagai salah satu cara untuk mengendalikan penyakit tidak menular. Dusun Kadipiro secara geografis terletak di tengah Yogyakarta, mayoritas penduduknya adalah kaum urban dengan kebutuhan yang beragam, sehingga menuntut warganya untuk selalu memaksimalkan waktunya pada dunia kerja. Untuk itu, perlu dilakukan deteksi dini (skrining) untuk mengurangi dan mengendalikan faktor risiko penyakit tidak menular. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada minggu pertama bulan November dan bertempat di ruang pemeriksaan Klinik Pratama Karunia Husada. Kegiatan ini berlangsung selama ± 3 jam yang di mulai pukul 7.30 WIB hingga 10.30 WIB dihadiri 29 peserta lansia. Ada 2 counter pemeriksaan darah yang mengukur gula darah sesaat, kolestrol, dan asam urat dilanjutkan melakukan senam lansia Bersama. Dari hasil pemeriksaan sebanyak 29 peserta terdapat peserta yang memiliki nilai tinggi pada kolesterolnya >200 sebanyak 17 persen, asam urat tinggi pada Wanita >6.0 sebanyak 31 persen, pada pria > 7.0 sebanyak 7 persen, dan gula darah yang >140 sebanyak 34 persen. Dari hasil tersebut para warga minimal mampu mengontrol dari diri sendiri pencegahan agar tidak terdapat lonjakan nilai ukur atau komplikasi yang lainnya. Selanjutnya Klinik karunia husada dapat memberikan edukasi serta pemeriksaan lanjutan kepada para lansia yang terindikasi memiliki peluang lebih besar Penyakit Tidak Menular.
Pengabdian Masyarakat: edukasi gaya hidup sehat bagi Mahasiswi Kyoto Koka Women’s University Jepang 2024 Rokhanawati, Dewi; Handayani, Sri Astuti; Juliandari, Kriska Afri; Sartika, Dea Ayu; Pattimura, Istiqomah; Nur’anisyah, Lisna Nur’anisyah
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): April
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.4000

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan penyebab utama kematian secara global, faktor risiko utama PTM adalah perilaku tidak sehat, seperti pola makan yang tidak seimbang, kurangnya aktivitas fisik, konsumsi alkohol, dan merokok. Edukasi kesehatan menjadi langkah penting dalam membangun kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, mengenai pentingnya penerapan gaya hidup sehat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta bekerjasama dengan kampus Kyoto Koka Women’s University bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa tentang gaya hidup sehat. Edukasi dilakukan melalui penyuluhan dengan metode diskusi interaktif yang membahas pola makan seimbang, pentingnya aktivitas fisik, manajemen stres, dan keseimbangan kesehatan mental. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah pelaksanaan intervensi, yang diukur melalui pre-test dan post-test. Pergeseran kategori pengetahuan dari "Kurang" ke "Baik" mengindikasikan bahwa program intervensi efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran peserta. Selain itu, pendekatan partisipatif dalam diskusi interaktif mendorong peserta untuk lebih aktif memahami pentingnya gaya hidup sehat serta mengadopsi kebiasaan positif yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Implementasi program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan generasi muda yang lebih sehat, produktif, dan mampu menghadapi tantangan kesehatan di masa depan.
Upaya pencegahan stunting dengan deteksi dini pertumbuhan dan perkembangan pada balita Fitriahadi, Enny; Rohmah, Fayakun Nur; Nugraheni , Ika Afifah
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): April
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.4004

Abstract

Masalah terkait pertumbuhan dan perkembangan balita sering menjadi keluhan utama para orang tua. Proses tumbuh kembang balita berlangsung secara berkelanjutan, dimulai sejak masa kehamilan hingga mencapai usia dewasa. Oleh karena itu, pemantauan rutin setiap bulan sangat penting agar gangguan pertumbuhan dan perkembangan dapat segera terdeteksi dan ditangani sedini mungkin. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini terhadap potensi stunting melalui upaya preventif berupa pemantauan tumbuh kembang balita. Metode yang digunakan mencakup edukasi kepada orang tua serta pemeriksaan langsung menggunakan alat timbang, makrotoa, dan lembar KPSP. Kegiatan ini dilaksanakan di Posyandu wilayah Padukuhan Jurugan, Turi, Sleman. Dari kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 50 balita hadir bersama orang tua atau pengasuh mereka. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 42 anak (84%) mengalami perkembangan yang normal, 5 anak (10%) memiliki perkembangan yang meragukan, dan 3 anak (6%) mengalami kegagalan perkembangan. Kesimpulannya, deteksi dini terhadap tumbuh kembang balita diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam mencegah kasus stunting di wilayah Padukuhan Jurugan, Turi, Sleman.