cover
Contact Name
Fayakun Nur Rohmah
Contact Email
fayakun.nurrohmah@unisayogya.ac.id
Phone
+6287871955230
Journal Mail Official
hayina@unisayogya.ac.id
Editorial Address
Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta Jl. Siliwangi Ring Road Barat 63 Mlangi Nogotirto Gamping Sleman 55292 Gedung A Lantai 3 Ruang LPPM Phone: (0274) 4469199 Fax.: (0274) 4469204 Email: hayina@unisayogya.ac.id
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Hasil Karya Aisyiyah Untuk Indonesia
ISSN : -     EISSN : 28097300     DOI : 10.31101/hayina
Focus and Scope of the articles published in the Hayina (Hasil Karya Aisyiyah untuk indonesia) Jurnal such as Participatory Action Research, Asset-Based Community Development, Community-Based Research, Service Learning, Community Development and Community Empowerment.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 70 Documents
Pemanfaatan sampah organik rumah tangga menjadi pupuk cair MOL di BSA treko kabupaten Magelang Nugraheni, Ika Afifah; Nugroho, Hendrato Setiabudi; Mawaddah, Inneke Ashri; Agustianingrum, Sekar
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Oktober
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.3329

Abstract

Salah satu jenis sampah yang masih menjadi persoalan di lingkungan yaitu sampah organik. Meskipun mudah terurai, sampah organik yang tidak dikelola dengan baik dapat memicu permasalahan lingkungan. Permasalahan ini juga ditemui oleh anggota Balai Sakinah ‘Aisyiyah (BSA) di Desa Treko, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan ketrampilan pemanfaatan sampah organik rumah tangga menjadi pupuk cair MOL. Metode kegiatan pengabdian meliputi perizinan, persiapan, pelaksanaan, dan pemantauan kegiatan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan secara luring yang diikuti oleh mayoritas anggota BSA. Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat, seluruh peserta antusias dan berperan aktif selama mengikuti rangkaian kegiatan. Peserta dibuat berkelompok untuk praktik langsung pembuatan pupuk cair MOL menggunakan sampah organik rumah tangga. Sampah organik yang digunakan adalah limbah buah pepaya, pisang, apel dan semangka, serta air bekas cucian beras. Semua bahan dicampur ke dalam botol bekas 1,5 L dan disimpan selama kurang lebih 14 hari. Aplikasi MOL dengan cara mengencerkan dengan air bersih perbandingan 1:10. Pupuk cair MOL mengandung berbagai nutrisi dan mikroorganisme yang berperan dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman. Dengan demikian, pengolahan limbah organik menjadi MOL dapat mengurangi timbulan sampah di Balai Sakinah ‘Aisyiyah. Selain itu, aplikasi MOL juga dapat meminimalkan penggunaan pupuk kimiawi dan mendukung pertanian organik.
Sosialisasi sampah organik dan anorganik menjadi eco enzym di dusun siyono Kulon Gunung Kidul Fitriahadi, Enny; Suryani, Amalina Inkha; Herwanto, Muhammad Banu; Septiari, Ni Putu Diah Pradnya; Azizah, Zulfa; Ambarwati, Vidiya; Putri, Ahda Sabila Aprillia; Handayani, Tri Rizki; Mustarif, Solvy Alya; Seytorini, Wahyu Widhi
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.3383

Abstract

Dusun Siyono Kulon merupakan wilayah yang terletak di Kelurahan Logandeng, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Padukuhan Siyono kulon adalah salah satu dukuh yang berada di Desa Logandeng. Kawasan yang luas dan banyaknya warga pad adaerah tersebut, tentu saja meningkatkan jumlah sampah rumah tangga yang dihasilkan. Kebiasaan membakar sampah dan membuang sampah sembarangan masih banyak dilakukan. Kekhawatiran tersebut dapat dikurangi dengan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya dan pemilahan sampah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman, manfaat, motivasi, serta dorongan kepada masyarakat Dusun Siyono Kulon, Kabupaten Gunung Kidul untuk selalu menerapkan membuang sampah pada tempatnya dan warga dapat memilah sampah dengan mudah. Masyarakat juga dapat memanfaatkan sampah dari limbah rumah tangga sehingga dapat menciptakan rasa peduli terhadap lingkungan. Metode kegiatan ini meliputi pendekatan kepada masyarakat, sosialisasi sampah organik dan anorganik, pembuatan Eco Enzym, pembuatan tong sampah, serta monitoring dan evaluasi. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah masyarakat mulai memahami pentingnya mengelola sampah. Karena bukan hanya akan membantu melestarikan lingkungan namun juga dapat membantu warga untuk mengolah sampah sebagai sesuatu yang bermanfaat dengan adanya pelatihan pembuatan Eco Enzym yang dapat dibuat dari sampah rumah tangga. Juga dengan adanya pengadaan tempat sampah di Dusun Siyono Kulon, masyarakat dapat melakukan kegiatan nyata dalam pengelolaan sampah dengan cara pemilahan sampah, yang terbagi menjadi sampah organik maupun anorganik. Dengan demikian, program ini tidak hanya mengurangi dampak negatif sampah terhadap lingkungan, tetapi juga memberdayakan masyakarat untuk berkontribusi secara aktif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar.
Program peka penting, strategi menurunkan dan mencegah stunting Suryaningsih, Endang Koni; Fauzia, Faurina Risca; Sudiyasih, Tiwi
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Oktober
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.3413

Abstract

Kecamatan Mantrijeron masuk dalam lokus stunting. Posyandu Brotowali II menjadi mitra dalam PKM ini dengan jumlah 8 orang kader. Kader posyandu perlu bekerja keras untuk mencegah stunting dari kelompok usia balita dan ibu hamil. Asuhan gizi balita dan ibu hamil masih belum terintegrasi dengan baik. Konsep edukasi Family Center Maternity Care berbasis interdisiplin belum pernah diterapkan di wilayah ini, dan sebagian besar kader belum pernah melakukan layanan pendidikan kesehatan secara komprehensif yang melibatkan keluarga (Family-Center Maternity Care), belum adanya layanan pendidikan kesehatan dengan melibatkan lintas profesi (interdisciplinary), dan rendahnya cakupan kunjungan posyandu bagi ibu hamil dan balita. Tujuan dari pengabdian ini untuk meningkatkan kapasitas kader Posyandu Brotowali II tentang upaya pencegahan dan penanganan stunting bagi Ibu hamil dan balita berbasis keluarga (FCMC) melalui pendekatan interdisciplinary (lintas profesi). Metode pada pengabdian ini adalah sosialisasi dan pelatihan tentang konsep FCMC (Family Care Maternity Care) dengan pendekatan interdisciplinary, pembentukan struktur pelayanan pendidikan kesehatan dengan melibatkan lintas profesi (interdisciplinary). Pendampingan kader saat melakukan implementasi kunjungan ke rumah dengan pendekatan keluarga melalui kegiatan skrining status gizi, status KEK, dan berbagi informasi/edukasi terkait program cegah stunting. Luaran pada pengabdian ini adalah peningkatan kapasitas kader dari sisi pengetahuan dan keterampilan pendampingan keluarga balita dan ibu hamil berbasis lintas profesi dan terbentuk layanan Pendidikan kesehatan berbasis interdisiplin. Capaian pengabdian minimal 75% dari total kader mampu menerapkan konsep FCMC dengan melibatkan profesi lain. Luaran lain: (1) artikel ilmiah publish di jurnal Hayina ber e-ISBN (https://ejournal.unisayogya.ac.id/index.php/hayina/article/view/3413); (2) artikel hasil kegiatan terbit di media massa elektronik (https://kumparan.com/humas-1656919124354768040/pencegahan-stunting-dengan-program-peka-penting-berbasis-multidisiplin-21LqECQKAnm/1) ; (3) upload video kegiatan PKM di Youtube LPPM UNISA (https://www.youtube.com/watch?v=Brb0oBtX88M&t=1s).  
Edukasi kesehatan mempersiapkan remaja menuju kesehatan reproduksi sehat pada diaspora indonesia di KJRI Osaka Jepang Astuti, Andari Wuri; Pramesti, Sekar Ajeng; Christiana, Indah; Fatimah, Okta Zenita Siti; Kartikasari, Indah; Rofika, Ana; Khairani, Nur; Ummah, Tammimin; Yolanda, Sholihah Gustavia; Hamado, Hasiati; Br Karo, Deliana
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.3539

Abstract

Pola asuh orang tua adalah keseluruhan interaksi orang tua dengan anak, orang tua merangsang untuk mengubah sikap, tingkah laku, perhatian, aturan, disiplin, penghargaan dan punishment, pengetahuan dan tanggapan, serta nilai-nilai yang dianggap pantas oleh orang tua. Pola asuh anak di Jepang cukup berbeda apabila dibandingkan dengan pola asuh anak di negara lain. Keluarga Indonesia yang tinggal di Jepang mempunyai norma-norma agama, sosial dan budaya tertantu yang ingin di terapkan untuk anaknya namun dikarenakan mereka tinggal di negara lain menyebabkan beberapa tantangan yang tidak mudah untuk dijalani. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatnya pengetahuan mitra yaitu diaspora Indonesia (orang tua yang mempunyai anak remaja) tentang parenting style, pola asuh anak, dan mempersiapkan kesehatan reproduksi yang sehat untuk anak remaja. Langkah-langkah yang dilakukan yaitu observasi melalui data studi pendahuluan dengan literature dan wawancara dengan key person, penyuluhan dengan melakukan edukasi kesehatan terkait dengan topik dengan memberikan ceramah dan memberikan leaflet dan evaluasi dengan mengukur pengetahuan melalui pretest dan post test. Hasil dari kegiatan adalah meningkatnya pengetahuan mitra tentang parenting style, adanya peningkatan pengetahuan mitra tentang strategi persiapan kesehatan reproduksi yang sehat untuk remaja. Hasil pre-test dan post menunjukkan peningkatan pengethauan sasaran. Hasil pengabdian masyarakat dapat terus diterapkan oleh mitra dalam kehidupan sehari – hari dan untuk memastikan kegiatan berlanjut tim akan melakukan monitoring melalui online (via whatshapp, zoom, dll). Langkah selanjutnya adalah pemantauan dan evaluasi, serta perluasan program untuk mencapai dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.
Pemeriksaan kesehatan pada pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) dan Pimpinan Cabang Istimewa Aisyiyah (PCIA) Taiwan Wahyuntari, Evi; Armenia Diah Sari; Kusumawardani, Paramitha Amelia
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.3563

Abstract

Agenda SDGs 2030 berfokus pada penyakit tidak menular (PTM), yang merupakan penyebab kematian terbesar di dunia. kegiatan promotive dan preventif sebagai upaya pencegahan PTM. Mitra kegiatan adalah PCIA dan PCIM Taiwan dimana sebagai tujuan studi lanjut bagi mahasiswa baik jenjang S2 dan S3 serta sebagai tujuan pegawai migran Indonesia. Tujuan kegiatan melakukan pemeriksaan Kesehatan pada anggota PCIM dan PCIA Taiwan. Permasalahan yang di hadapi mitra adalah belum dilakukan kegiatan pemeriksaan Kesehatan sebagai skrining PTM. Solusi permasalahan dengan melakukan pemeriksaan asam urat, gula darah dan IMT. Hasilnya di dapatkan 13 (54%) responden dengan obesitas, 23 (92%) responden dengan prediabetes dan 6 (24%) responden dengan asam urat. Kesimpulan bahwa pemeriksaan Kesehatan rutin diperlukan sebagai upaya preventif terhadap PTM.
Pemberdayaan remaja dalam program pemanfaatan botol bekas sebagai media tanam TOGA Shalilhah, Miftahush; Sarwanto, Sarwanto; Poenamo, Gapu Desima; Syah Putri, Fauzia; Sulistio Putri, Yulianto; Sastika, Lia Ayu; Novitasari, Rahmawati; Mariana, Dina; Amelia, Riska; Pratama, Ikhsan Fahri
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.3635

Abstract

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menghadapi masalah serius dalam pengelolaan sampah akibat tingginya jumlah penduduk dan banyaknya pendatang. Penutupan sementara TPA Piyungan pada tahun 2023 memperparah situasi. Menyikapi masalah ini, sebuah program di Pedukuhan Kalirandu melibatkan siswa MI dan MTS Al-Hadi II dalam kegiatan pengelolaan sampah plastik. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran lingkungan, mengajarkan teknik pemilahan sampah, dan mendorong kreativitas dengan mengubah botol plastik bekas menjadi pot untuk menanam Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Kegiatan ini tidak hanya mengurangi sampah plastik tetapi juga memberikan manfaat kesehatan dan keindahan lingkungan. Program ini berhasil menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab lingkungan pada remaja, serta menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dapat efektif dalam menangani masalah lingkungan di DIY.
Program penyuluhan “gizi seimbang pada 1000-HPK sebagai solusi cegah stunting dan gizi kurang” Shalita, Alika Widya; Umah, Nurul; Rahmawati, Apriliana; Widiawati, Sulis; Kusumaningrum, Asih; Wildad, Ipa; Nurjanah, Siti; Saraswati, Fitrah Annisa; Agustina, Natasha; Syagata, Anindhita Syahbi; Hartiningrum, Frida
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.3641

Abstract

Prevalensi stunting pada balita di Indonesia berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan mencapai 21,6% di Tahun 2022. Puskesmas Minggir merupakan salah satu Puskesmas rawan stunting yang masuk kriteria lokasi khusus (lokus) stunting nasional. Desa Sendangmulyo menjadi salah satu desa dengan kasus stunting yang tinggi. Faktor penyebabnya antara lain karena pengetahuan orang tua, pola asuh orang tua, dan praktik pemberian makan pada anak yang belum tepat. Hal tersebut menjadi faktor pendukung untuk mengadakan sebuah program penyuluhan stunting. Tujuan dari kegiatan ini adalah dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pencegahan stunting dan tumbuh kembang anak sehingga bisa mencegah terjadinya peningkatan prevalensi stunting di Indonesia khususnya Yogyakarta. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada Bulan Agustus 2023 yang bertempat di Posyandu Anggrek, Padukuhan Sragan Banaran, Sendangmulyo, Minggir, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan penyuluhan ini dilakukan oleh Mahasiswa KKN UNISA dengan judul "Gizi Seimbang pada 1000 HPK sebagai Solusi Cegah Stunting dan Gizi Kurang”. Pelaksanaan penyuluhan dengan judul tersebut tersebut dilatar belakangi oleh tingginya angka stunting pada balita di Posyandu Anggrek yaitu 21,7% dengan rujukan angka stunting pada balita dari Riskesdas Tahun 2018 sebesar 19,3%. Subjek kegiatan penyuluhan ini adalah ibu-ibu balita di Padukuhan Sragan Banaran. Penyuluhan stunting diawali dengan pembukaan dan berdoa, lalu pemaparan materi, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, dan penutup. Dapat disimpulkan bahwa acara berjalan lancar sesuai rencana. Peserta yang terdiri dari ibu balita di Padukuhan Sragan Banaran berpartisipasi aktif dalam kegiatan penyuluhan dengan menunjukkan responnya melalui pertanyaan-pertanyaan yang diajukan selama sesi tanya jawab berlangsung.
Penyuluhan kesehatan gigi melalui metode interaktif dan praktik langsung di TK YM Plumbon, Kulon Progo Rohmawati, Zubaida; Fathoni, Ahmad Fauzan; Abeng, Tantri Asifa; Amrina, Amrina; Putri, Ayuni Ika; Sari, Fatlina; Julianti, Rita; Safitri, Endang; Aditama, Syahdina Hissa; Fauzani, Ahmad
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.3642

Abstract

Penyuluhan kesehatan gigi di TK YM Plumbon dilakukan untuk mengatasi tingginya angka kerusakan gigi pada anak-anak di Padukuhan Ngentak, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, akibat kurangnya pengetahuan tentang perawatan gigi yang benar. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman anak-anak tentang teknik menyikat gigi yang benar dan mengenalkan jenis makanan yang dapat merusak gigi. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif dan praktik menyikat gigi, yang memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada anak-anak. Hasil kegiatan menunjukkan respons positif dan antusiasme tinggi dari anak-anak, dengan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan menjaga kesehatan gigi. Kesimpulannya, penyuluhan ini efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kemampuan anak-anak dalam merawat kesehatan gigi, serta dapat dijadikan model untuk program kesehatan gigi di wilayah lain.
Upaya deteksi dini masalah kesehatan dan peningkatan kesadaran masyarakat melalui screening anemia dan pemeriksaan kesehatan Wahyu Hidayati, Ririn; Hartiningrum, Frida; Mahmudah, Anisatun; Pratiwi, Aprilia Riszi Dwi; Ahmada, Arfan Zafira; Nurisa, Beta Meity; Aulia, Dannisa Nur; Fadhlan, Fikri Muhammad; Sundari, Listia; Raya, Novianda Cintya; Wulandari, Yulisa Widia
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.3643

Abstract

Masyarakat memiliki peran penting dalam meningkatkan derajat kesehatan dan mengurangi angka kesakitan. Berbagai masalah kesehatan masyarakat masih menjadi tantangan besar di Minggir, Sleman Yogyakarta. Salah satu aspek penting yang memerlukan perhatian khusus adalah gizi dan kesehatan. Kondisi gizi masyarakat menunjukkan adanya peningkatan kasus anemia remaja dan peningkatan prevalensi obesitas dan penyakit tidak menular (PTM). Masalah ini tidak hanya berdampak pada kesehatan individu tetapi juga mempengaruhi produktivitas dan kualitas hidup masyarakat. Pemberdayaan masyarakat dalam bidang gizi dan kesehatan dapat dilakukan melakui program GEPREK (Gebyar Pemeriksaan Kesehatan) dan screening anemia remaja. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung peran Puskesmas Minggir dalam menyelesaikan masalah gizi dan kesehatan di Padukuhan Toglengan, Sendangarum, Minggir, Sleman. Metode pelaksanaan meliputi observasi, wawancara, screening kesehatan dan penyuluhan masalah gizi. Hasil kegiatan pengabdian berupa peningkatan pengetahuan gizi dan kesehatan keluarga, mengetahui masalah kesehatan masyarakat, deteksi dini anemia remaja dan resiko PTM bagi lansia. Kesimpulan yang diperoleh adalah terdapat peningkatan pemahaman masyarakat tentang pentinggingnya gizi dan kesehatan, terdeteksinya masalah kesehatan remaja dan lansia. Langkah tindak lanjut, selanjutnya dilakukan oleh Puskesmas Minggir berdasar temuan masalah kesehatan untuk memperluas program sehingga dapat meningkatkan capaian program yang lebih luar dan berkelanjutan.
Penyuluhan remaja dengan tema “sejahterakan kesehatan fisik dan jiwa dengan adab berpakaian muslim” Sulistyoningtyas, Sholaikhah; Widiyati
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.3648

Abstract

Edukasi merupakan salah satu cara yang digunakan untuk meningkatkan pengetahuan dan memperbaiki perilaku pada seseorang, khususnya pada remaja. Dimasa masa remaja merupaakn masa transisi sehingga memerlukan edukasi terkait kesehatan reproduksi untuk menjaga kesejahteraan dalam kehidupan remaja. Tujuan diberikan edukasi adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja terkait tentang kesehatan reproduksi dan adab berpakaian secara islam. Metode yang diberikan adalah dengan memberikan penyuluhan pada remaja di SMA negeri 1 Godean. Penyuluhan yang dilakukan dihadiri oleh semua siswi keputren di SMA N I Godean dengan natusian dan para remaja aktif dalam diskusi tanya jawab mencerminkan bahwa mereka antusias dan memahami apa yang telah ddisampaiakn. Diharapkan dengan edukasi yang diberikan remaja putri dapat lebih memperhatikan terkait kesehatan reproduksi ada remaja meliputi fisik maupun psikologisnya dan menjaga diri dengan cara memperhatikan adab dalam berpakaian untuk mencegah munculnya kejadian yang tidak diinginkan pada remaja-remaja tersebut.