cover
Contact Name
Fayakun Nur Rohmah
Contact Email
fayakun.nurrohmah@unisayogya.ac.id
Phone
+6287871955230
Journal Mail Official
hayina@unisayogya.ac.id
Editorial Address
Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta Jl. Siliwangi Ring Road Barat 63 Mlangi Nogotirto Gamping Sleman 55292 Gedung A Lantai 3 Ruang LPPM Phone: (0274) 4469199 Fax.: (0274) 4469204 Email: hayina@unisayogya.ac.id
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Hasil Karya Aisyiyah Untuk Indonesia
ISSN : -     EISSN : 28097300     DOI : 10.31101/hayina
Focus and Scope of the articles published in the Hayina (Hasil Karya Aisyiyah untuk indonesia) Jurnal such as Participatory Action Research, Asset-Based Community Development, Community-Based Research, Service Learning, Community Development and Community Empowerment.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 70 Documents
Pemanfaatan minyak jelantah untuk lilin aromaterapi ramah lingkungan di Desa Barukan Mayasyafira, Septica Devita
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): April
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.4025

Abstract

Limbah minyak jelantah merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang sering diabaikan, terutama akibat pembuangan yang tidak tepat. Minyak jelantah dapat mencemari tanah dan air, serta menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi warga Dukuh Dukuhan, Desa Barukan, tentang bahaya minyak jelantah serta memberikan pelatihan dalam pemanfaatannya menjadi lilin aromaterapi. Kegiatan yang dilakukan meliputi workshop terkait bahaya minyak jelantah bagi tubuh dan lingkungan serta cara pengolahan minyak jelantah hingga menjadi produk berupa lilin aroma terapi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah rumah tangga dan peluang usaha berbasis bahan ramah lingkungan. Banyaknya masyarakat Dukuh Dukuhan yang masih menggunakan minyak jelantah untuk memasak serta apabila sudah tidak terpakai, masyarakat membuangnya pada saluran air. Setelah kegiatan ini berlangsung, masyarakat mengerti tentang dampak buruk minyak jelantah bagi tubuh serta lingkungan. Demonstrasi dilakukan supaya masyarakat mengerti bagaimana cara memanfaatkan minyak jelantah yang sudah tidak terpakai untuk menjadi lilin aromaterapi yang memiliki peluang bisnis. Pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah menjadi alternatif yang bernilai ekonomis sekaligus mendukung pelestarian lingkungan.
PKM edukasi cerdik dalam upaya pencegahan penyakit tidak menular Rosida, Luluk; Putri, Intan Mutiara; Ariyanto, Andry
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): April
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.4330

Abstract

Indonesia tengah mengalami pergeseran pola penyakit yang sering disebut transisi epidemiologi, ditandai dengan meningkatnya angka kesakitan penyakit tidak menular (stroke, jantung, diabetes, kanker) dan menjadi penyebab utama kematian. Salah satu upaya yang digagas opleh pemerintah adalah perilaku CERDIK. CERDIK adalah salah satu program pemerintah melalui Kemenkes yang merupakan akronim atau singkatan dari Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat yang cukup, dan Kelola stress. Program CERDIK dapat mencegah penyakit tidak menular, seperti diabetes, kanker, gagal ginjal kronis, jantung koroner, dan penyakit tidak menular lainnya. Kegiatan yang dilakukan meliputi memberikan edukasi terkait 6 hal dalam Program CERDIK. Melakukan Kegiatan pengukuran berat badan, tinggi badan, Indeks Massa Tubuh (IMT), komposisi tubuh, elestisitas tulang, pengecekan darah sederhana (pemeriksaan Gula darah dan Kolesterol darah), dan tekanan darah. Melakukan edukasi kegiatan aktivitas fisik dan atau olah raga bersama, serta pengenalan beberapa senam seperti senam Hipertensi, senam diabetes, senam jantung sehat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap upaya pencegahan penyakit tidak menular. Setelah kegiatan ini berlangsung, masyarakat menjadi mengetahui kondisi kesehatan melalui pengecekan darah sederhana dan mengetahui terkait program CERDIK yang bisa dilakukan secara mandiri. Kegiatan ini membantu menumbuhkan kesadaran kesehatan, melakukan deteksi dini resiko Pentakit Tidak menular yang pada akhirnya dapat menumbuhkan kemandirian kesehatan.
Implementasi biopori sebagai solusi pengelolaan air tanah dan sampah organik rumah tangga Fardhani, Dinar Mindrati; Nugraheni, Ika Afifah; Maisaroh, Siti
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): April
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.4331

Abstract

Penutupan TPA Regional Piyungan telah menimbulkan tantangan serius dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan kualitas air tanah di wilayah Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Program pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengimplementasikan teknologi lubang resapan biopori sebagai solusi konservasi air tanah dan pengelolaan sampah organik di lingkungan PRA Banguntapan 1. Metode pelaksanaan mencakup koordinasi, sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi berbasis kuesioner pre- dan post-test. Kegiatan ini melibatkan 25 peserta dan berhasil memasang 10 unit biopori secara partisipatif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta mengenai fungsi biopori (dari 24% menjadi 88%) serta kesiapan untuk mengimplementasikannya (dari 32% menjadi 76%). Program ini membuktikan efektivitas pendekatan komunitas dalam mendorong perubahan perilaku pengelolaan lingkungan. Keberlanjutan kegiatan diharapkan melalui penerapan biopori sebagai media pengomposan dan konservasi air secara mandiri oleh warga.
Skrining penyakit tidak menular di posbindu sebagai upaya promotif dan preventif yang efektif Sulistyaningsih, Sulistyaningsih; Verina, Yuriska; Al-fauzia N., Awwal; Sigalingging, Muslimah; Islami, Thoyibatul; Suriani, Suriani
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.4380

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) masih menjadi masalah serius bagi kesehatan masyarakat Indonesia, termasuk di Daerah Istimewa Yogyakarta yang memiliki prevalensi hipertensi sebesar 12,3% dan diabetes melitus sebesar 2,9%. Kegiatan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) dipandang sebagai strategi efektif untuk deteksi dini dan edukasi kesehatan berbasis komunitas. Kegiatan ini dilaksanakan pada 10 Agustus 2025 di Padukuhan Mejing Wetan, Sleman, bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Tujuannya adalah melakukan skrining faktor risiko PTM, memberikan edukasi kesehatan, dan meningkatkan kesadaran masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi pemeriksaan antropometri, tanda vital, laboratorium sederhana (gula darah sewaktu, kolesterol, asam urat), serta edukasi kesehatan dan evaluasi hasil. Sebanyak 56 peserta mengikuti kegiatan ini, dengan hasil menunjukkan 28,6% mengalami overweight/obesitas, 21,4% hipertensi derajat 1, 7,1% hipertensi derajat 2, 8,9% kadar gula darah tinggi, kolesterol batas 39,3%, kolesterol tinggi 19,6%, serta asam urat tinggi pada laki-laki 16,1% dan perempuan 21,4%. Temuan ini menegaskan adanya potensi risiko PTM tersembunyi di masyarakat meski sebagian besar hasil pemeriksaan terlihat normal. Kegiatan ini membuktikan bahwa Posbindu PTM berperan strategis dalam mendukung upaya promotif dan preventif, serta perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan lintas sektor untuk menekan beban PTM di masyarakat.
Gerakan anti miras pada anak asuh Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Deresan, Depok, Yogyakarta Cahyarani, Astika; Prabowo, Bayu Rizky; Cloridina, Henny; Nurul Husna, Adlina Karimina; Dyatmiko , Hendrian; Ilahi , Annisa Sufitri Bryan; Salsabila, Huda; Rico Firman Rasyid; Farhani, Chusnu Adila Marwa; Mutmainnah, Mutmainnah
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.4394

Abstract

Permasalahan minuman keras atau miras merupakan salah satu masalah sosial yang kerap ditemui di berbagai lapisan masyarakat dan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan. Anak asuh Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Deresan diharapkan dapat menjadi kader ‘Aisyiyah yang berakhlak mulia, cerdas dan unggul. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah posisi wilayah Deresan yang merupakan wilayah kaum urban, sehingga perkembangan perilaku sosial kurang menguntungkan di kalangan anak asuhnya. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi sejauh mana pengetahuan anak asuh dan orang tua mereka menganai bahaya minuman keras. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan memberikan penyuluhan dan dilakukan pengukuran dengan menggunakan kuisioner pretest dan posttes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan mengenai bahaya minuman keras di kalangan anak asuk PRA Deresan dan orang tuanya sebesar 4,25 poin (8%). Diharapkan dapat dilakukan pendampingan yang berkelanjutan bagi anak asuh dan orangtuanya agar terhindar dari perilaku konsumsi minuman keras.
Sosialisasi dan edukasi remaja sehat bebas anemia untuk meningkatkan tingkat pengetahuan remaja pada pencegahan anemia Dora Wijaya, Rafika; Rohanah, Rohanah; Ratih Puspita, Ratumas; Ma’muroh, Ma’muroh; Puspa Dewi, Liza
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.4072

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi pada generasi muda, khususnya SMP, karena siklus menstruasinya. Kekurangan nutrisi dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti kurangnya makanan kaya nutrisi dan kurangnya nutrisi yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk memupuk kesadaran siswa akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini dan membantu mengurangi jumlah siswa yang mengalami anemia pada rematri. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah ceramah dan diskusi. Nilai p value 0,001<0,05 sehingga disimpulkan bahwa ada pengaruh edukasi dan sosialisiasi remaja sehat bebas anemia terhadap tingkat pengetahuan remaja. Terdapat peningkatan skor rata-rata pretest 9,00 menjadi 14,15. Kegiatan berjalan dengan baik dan sukses mencapai tujuannya. Saran: kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin. Diperlukan Kolaborasi dengan pihak Puskesmas untuk pemeriksaan anemia secara berkala. Penyediaan makanan sehat yang kaya zat besi.
Edukasi low back pain pada masyarakat rt 09 rw 03, Desa Manjung Sawit Boyolali Diyono, Diyono; Ariyanti , Lilik; Amarseto, Binuko
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.4078

Abstract

Desa Manjung terletak di Kecamatan Sawit Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, yang mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Menurut hasil analisis situasi dan pengumpulan data, ditemukan bahwa low back pain adalah salah satu masalah yang dialami oleh warga RT 09 RW 10 Desa Majung. Low back pain merupakan suatu gangguan muskuloskeletal yang timbul akibat posisi tubuh yang statis saat bekerja sehingga mengakibatkan rasa nyeri pada punggung bawah. Kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat dalam mengurangi rasa nyeri pada punggung bawah. Metode yang digunakan yaitu edukasi tentang low back pain dengan cara serta menyebarkan lembar kuesioner pre-test dan post-test untuk menilai pengetahuan petani mengenai low back pain. Dari kuesioner yang telah dibagikan kepada peserta menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat, yang terlihat dari jumlah persen pre test dan pos test meningkat 39,5 %. Berdasarkan edukasi yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman masyarakat mengenai low back pain dan bagaimana cara untuk mengatasi kondisi tersebut. Dengan adanya kegiatan ini, pengetahuan warga masyarakat RT 09 RW 10 Desa Majung tentang low back pain meningkat, selain itu warga juga sudah mengerti dan memahami bagaimana cara untuk mengatasi low back pain.
Pendekatan partisipatif untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan fisik dan reproduksi remaja di Posyandu Remaja Desa Trangsan Fatmarizka, Tiara; Susilo, Taufik Eko; Rahman, Farid; Maghfiroh, Rinna Ainul; Putriani, Santi; Mutiara, Farrah Rizky; Ghoida, Hasna; Putri, Nafisa Destriana; Madaniyah, Serilda 'Alya'
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.4291

Abstract

Permasalahan kesehatan pada remaja di Kabupaten Sukoharjo, khususnya di Desa Trangsan, masih tinggi, terutama terkait rendahnya literasi kesehatan fisik dan reproduksi. Posyandu remaja yang belum berjalan optimal menyebabkan minimnya edukasi dan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan remaja. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan fisik dan reproduksi remaja melalui edukasi dan pemeriksaan kesehatan dasar. Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Trangsan pada Februari 2025 dengan melibatkan 70 remaja yang tergabung dalam Posyandu Remaja. Kegiatan yang dilakukan mencakup koordinasi awal dengan perangkat desa, observasi lapangan, pemeriksaan vital sign, kadar glukosa, kolesterol, dan asam urat, serta penyuluhan kesehatan yang interaktif. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan dari rata-rata 65,2 (SD=7,1) sebelum edukasi menjadi 82,4 (SD=6,5) setelah kegiatan, dengan 91% peserta menunjukkan peningkatan pemahaman. Ditemukan pula indikasi awal risiko penyakit tidak menular yang perlu ditindaklanjuti dengan promosi gaya hidup sehat. Posyandu Remaja terbukti menjadi wadah yang potensial untuk edukasi kesehatan berbasis komunitas. Intervensi ini menunjukkan efektivitas pendekatan partisipatif dalam promosi kesehatan remaja dan dapat direplikasi di wilayah lain.
Pelatihan kader kesehatan Nasyiatul Aisyiyah (Na) dalam mencegah stunting pendekatan komprehensif Esitra Herfanda; Herlin Fitriani Kurniawati; Wahyuntari, Evi; Agung Nugroho; 5Indah Gita Cahyani; Ratu Zilan Fitri
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.4378

Abstract

Faktor penyebab stunting salah satunya adalah anemia dan kekurangan energi kronis pada masa remaja Upaya pencegahan stunting dengan meningkatkan pengetahuan kader mallaui pelatihan dengan mitra Nasyiatul Aisyiyah (NA) Cabang Kraton) dengan  Tujuan pemberdayaan kader kesehatan NA dalam pencegahan stunting dengan pendekatan komprehensif. Community Development Methods, dengan sasaran adalah remaja di PCNA Kraton.  Melibatkan 18 kader NA dengan metode pelatihan diskusi interaktif dan juga simulasi/ demonstrasi pengukuran atropometri dan kadar Hb. Hasil pelaksanaan didapatkan peningkatan pengetahuan dari 18 peserta serta tersedia kader disetiap ranting Aisyiyah Cabang Kraton dalam upaya pencegahan stunting. Saran  dalam pelaksanaan kegiatan selanjutnya dipendampingan dan pengutan peran peer educator remaja berkontribusi dalam penurunan stunting.
Edukasi pemantapan mutu internal untuk pemeriksaan preparat BTA Bastian, Bastian; Wulandari, Atika Putri; Damayanti , Allya
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.4340

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman petugas laboratorium terhadap pentingnya Pemantapan Mutu Internal (PMI) dalam pemeriksaan preparat Basil Tahan Asam (BTA) yang merupakan bakteri penyebab Tuberkulosis (TBC). Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama di Indonesia. Pemeriksaan mikroskopis basil tahan asam (BTA) menggunakan metode pewarnaan Ziehl-Neelsen (ZN) merupakan metode utama dalam menegakkan diagnosis TBC. Namun, kualitas pemeriksaan tersebut sangat bergantung pada penerapan Pemantapan Mutu Internal (PMI) di laboratorium. Edukasi dilakukan melalui penyuluhan dan media poster kepada 20 petugas laboratorium di RS Muhammadiyah Palembang. Evaluasi melalui pretest dan posttest menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi PMI secara langsung dapat meningkatkan kompetensi petugas laboratorium dalam memastikan keakuratan hasil pemeriksaan BTA, sehingga mendukung program pengendalian TBC secara lebih efektif.