cover
Contact Name
-
Contact Email
kopula@unram.ac.id
Phone
+6287865122881
Journal Mail Official
kopula@unram.ac.id
Editorial Address
Jalan Majapahit No 62 Mataram Nusa Tenggara Barat
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan
Published by Universitas Mataram
ISSN : 29878446     EISSN : 29875307     DOI : https://doi.org/10.29303/kopula
Core Subject : Education,
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan adalah suatu jurnal terbit dua kali setahun (Maret dan Oktober) yang dipublikasikan oleh Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram. Kopula pertama diterbitkan pada tahun 2019 sebagai wadah untuk mempublikasi hasil pemikiran dan penelitian tentang Bahasa, Sastra, dan Pendidikan. Jurnal ini menerapkan sistem open access peer-reviewed journal baik untuk artikel yang berbahasa Indonesia maupun Inggris dalam versi cetak dan elektronik yang masing-masing memiliki ISSN
Articles 64 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2025): Maret" : 64 Documents clear
Ekspansi Tematik Dan Naratif Dalam Hikayat Raja Damsyik: Penambahan Unsur Fantasi Dan Konflik Sosial Suci Ramadhani, Dedek Dwi; Rahman , Elmustian
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i1.5926

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis ekspansi tematik dan naratif terjadi dalam Hikayat Raja Damsyik, dengan fokus pada penambahan unsur fantasi dan konflik sosial. Secara spesifik, tujuan penelitian ini adalah: Mengidentifikasi unsur-unsur tematik dan naratif yang diekspansi dalam Hikayat Raja Damsyik, Menganalisis bagaimana unsur fantasi dan konflik sosial ditambahkan dalam teks tersebut untuk membentuk alur dan pengembangan karakter, menilai dampak penambahan unsur fantasi dan konflik sosial terhadap makna keseluruhan dalam cerita serta relevansinya dengan konteks sosial dan budaya pada masa cerita itu ditulis. Jenis penelitian yang digunakan untuk topik ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi teks sastra. Penelitian kualitatif berfokus pada analisis mendalam terhadap elemen-elemen tematik dan naratif dalam teks Hikayat Raja Damsyik. Jenis penelitian ini bertujuan untuk memahami fenomena sastra dalam konteks yang lebih luas, termasuk ekspansi tema dan pengembangan naratif serta pengaruh penambahan unsur fantasi dan konflik sosial terhadap struktur dan pesan yang ingin disampaikan oleh pengarang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat penggunaan inovasi tematik dan naratif dalam Hikayat Raja Damsyik yang merupakan hal penting untuk menjaga relevansi karya sastra klasik di tengah perubahan zaman. Hal ini tidak hanya memperkuat posisi hikayat dalam khazanah sastra Melayu, tetapi juga memberikan pelajaran berharga tentang fleksibilitas dan daya tahan tradisi budaya. Dengan demikian, Hikayat Raja Damsyik tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi juga inspirasi bagi masa kini dan mendatang.
Semiotika Budaya Masyarakat Melayu dalam Lirik Lagu “Kuala Tungkal” Fajriani Fitri; Ayu Roselani, Ni Gusti
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i1.6069

Abstract

Penelitian ini menganalisis lirik lagu Kuala Tungkal (Negeri Sarat Budaye) karya Kichky Gunawan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes untuk mengungkap makna denotasi, konotasi, dan mitos. Lagu ini merepresentasikan nilai-nilai budaya Melayu, ragam budaya, dan kebiasaan masyarakat Kuala Tungkal. Secara denotasi, lirik ini menggambarkan kehidupan masyarakat Kuala Tungkal yang erat dengan budaya. Konotasinya menampilkan simbol-simbol budaya yang memperkuat identitas Melayu, seperti toleransi dan keramahan. Pada tingkat mitos, lirik membangun citra sosial sebagai sifat alami masyarakat Kuala Tungkal, yang lahir dari konstruksi sosial, sejarah terdahulu, dan interaksi budaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik catat untuk menganalisis data secara sistematis. Hasilnya menunjukkan bahwa lagu ini tidak hanya mencerminkan budaya lokal, tetapi juga berfungsi sebagai media pelestarian identitas budaya Melayu Kuala Tungkal.
Analisis Nilai-Nilai Kehidupan dalam Novel Negeri Lima Menara Karya Ahmad Fuadi Apiriliyani, Nania Rizka; Faroha , Dena Itsnayatul; Virnando, Arsa; Kanzunnudin, Mohammad
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i1.6094

Abstract

Abstrak Menganalisis konflik dalam naskah drama Bila Malam Pertambah Malam karya Putu Wijaya, dengan fokus pada peran konflik dalam membentuk alur dan tema. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini mengungkap konflik internal tokoh utama, Nyoman, antara tradisi keluarga dan keinginan pribadi, serta benturannya dengan ibunya, Ratu Ngurah. Latar malam dan tempat terbatas memperkuat ketegangan emosional tokoh. Konflik ini menggambarkan tema pencarian jati diri, kebebasan individu, dan batasan sosial, serta memberikan pesan moral tentang keseimbangan antara keinginan pribadi dan kewajiban sosial melalui berbagai resolusi konflik. Kata kunci: Bila Malam Pertambah Malam, konflik, kebebasan. Abstract Analyzes the conflict in the drama script Bila Malam Pertambah Malam by Putu Wijaya, focusing on the role of conflict in shaping the plot and theme. Using qualitative descriptive methods, this study reveals the internal conflict of the main character, Nyoman, between family tradition and personal desires, as well as his clash with his mother, Ratu Ngurah. The night setting and limited space enhance the emotional tension of the characters. This conflict illustrates the themes of searching for identity, individual freedom, and social limitations, and provides a moral message about the balance between personal desires and social obligations through various conflict resolutions. Keywords: Bila Malam Pertambah Malam, conflict, freedom
Kohesi Gramatikal : Studi Pada Teks Cerpen Siswa Kelas 5 SD 4 Jekulo Putri, Hefna Alkhila Saira; Dwi, Anggi Marta; Azzahra, Sherin Himatussabrina; Setiawaty, Rani
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i1.6124

Abstract

Abstrak Cerita pendek adalah sebuah karya sastra prosa yang menceritakan sebuah kisah dalam bentuk naratif dengan durasi yang relatif singkat. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kohesi gramatikal pada teks naratif yaitu dalam bentuk cerita pendek yang ditulis siswa kelas lima SD 4 Jekulo, Kudus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik analisis dokumen dari cerita pendek yang ditulis oleh siswa dan wawancara dengan wali kelas. Data penelitian berupa satuan bahasa baik kata, frasa, klausa maupun kalimat yang mengandung piranti kohesi gramatikal. Sumber data berupa cerita pendek yang ditulis oleh siswa kelas lima SD 4 Jekulo, Kudus. Metode pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi. Adapun, teknik analisis data menggunakan metode padan dan agih. Hasil penelitian menujukkan pertama, kohesi gramatikal yang terdapat dalam cerita pendek siswa kelas lima SD 4 Jekulo, Kudus berupa referensi, subtitusi, konjungsi, dan elipsis. Kata kunci: kohesi gramatikal; cerita pendek, siswa kelas lima SD, konjungsi
Ideologi Radikal Dalam Puisi “Nggahi Dana” Dalam Permainan Masyarakat Kabupaten Dompu: Kajian Hermeneutik Irwansyah; Suyatno; Syamsul Sodiq; Roni
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i1.6127

Abstract

Tempatkan abstrak berbahasa Indonesia pada bagian ini. Abstrak memberikan Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konstruksi makna ideologi radikal dalam puisi “Nggahi Dana” dalam permainan masyarakat di Kabupaten Dompu. Oleh karena itu untuk mengetahui permasalahan tersebut digunakan teori hermeneutika Hans-george Gadamer dan teori-teori lain seperti teori poststruktural dan sosiologi sastra untuk melengkapi instrumen I yang menjadi teori bedah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang bersifat deskripsi analitis. Interpretasi data dilakukan melalui metode kepustakaan dan observasi lapangan dengan teknik perekaman video pada permainan masyarakat di Kabupaten Dompu yang selanjutnya ditranskrip dengan pembukuan. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa konstruksi ideologi puisi “Nggahi Dana” dalam permainan masyarakat di Kabupaten Dompu mengacu pada nilai, filosofi, norma, keyakinan agama, sentimentalitas, aturan etika, pengetahuan atau persepsi tentang dunia dan etos.
Bentuk Dan Fungsi Ragam Bahasa Prokem Di Kalangan Remaja Nyurlembang Daya Kec. Narmada Lombok Barat Sam'un, Ahmad; Riadi, Selamet; Idham
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i1.6151

Abstract

Usia remaja merupakan masa labil, namun penuh dengan kreatifitas. Salah satu bentuk kreatifitas mereka, terutama berkaitan dengan bahasa adalah membuat bahasa-bahasa sandi yang disebut ragam bahasa prokem. Bagi remaja Nyurlembang Daya ragam bahasa ini merupakan sarana kebahasaan efektif yang digunakan untuk mengomunikasikan persoalan-persoalan pribadi mereka yang bersifat rahasia. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu menggambarkan bentuk dan fungsi ragam bahasa prokem yang dituturkan apa adanya oleh remaja Nyurlembang Daya. Terdapat tiga tahapan dalam metode penelitian ini, yaitu tahap pengumpulan data, analisis, dan penyajian hasil analisis data. Adapun pengumpulan data dilakukan dengan dua metode pengumpulan data yang dipilih, yaitu metode observasi dan wawancara. Selanjutnya, data dianalisis dengan menggunakan teknik distribusional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan ragam bahasa prokem di kalangan remaja Nyurlembang Daya dilakukan dengan penghilangan vokal, konsonan, atau silabel; penggantian vokal atau konsonan; penambahan vokal, konsonan, dan silabel; metatesis. Sedangkan tujuan dan fungsi ragam bahasa prokem yang mereka buat umumnya ingin menyembunyikan tema atau topik yang mereka bicarakan dari orang lain.
Kajian Sosiologi Sastra Dan Nilai Sosial Dalam Novel Negeri 5 Menara Karya A. Fuadi Nur Kholida Hanum; Akhmad Fatoni
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i1.6152

Abstract

Penelitian ini menggunakan salah satu karya sastra novel yang berjudul Negeri 5 Menara karya A. Fuadi yang terbit pada tahun 2009 sebagai sumber kajian. Novel ini menceritakan budaya pesantren, perjuangan dan keinginan kuat tokoh utama Alif menempuh pendidikan untuk mencapai cita-citanya. Novel ini mencakup beberapa nilai seperti nilai agama, budaya, dan nilai pendidikan. Namun, pada kajian ini peneliti lebih berfokus pada nilai-nilai sosial di tokoh utama Alif. Metode kualitatif deskriptif digunakan untuk penelitian ini. pengumpulan datanya menggunakan teknik baca, analisis dan catat dengan tujuan untuk mengetahui nilai sosial yang terkandung dalam novel. dari hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa terdapat beberapa nilai sosial yang ditunjukkan oleh Alif, seperti kasih sayang, kepedulian, kesetiaan, keadilan, kerja sama, tolong-menolng, rasa menerima, kewajiban, dan empati.
Kajian Semiotik Pertunjukan Drama "Sudah Gila" Karya Chairil Anwar Lestari, Tiwi Widya; Akhmad Fatoni
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i1.6163

Abstract

Penelitian ini menganalisis tanda-tanda semiotika yang terdapat dalam drama “Sudah Gila” yang menggambarkan kisah seorang pria bernama Pak Amir yang kehilangan istrinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap makna semiotika yang terkandung dalam drama tersebut, baik dari segi denotatif maupun konotatif. Drama ini tidak hanya membahas perjalanan emosional Pak Amir setelah kehilangan istrinya, tetapi juga menyoroti dinamika sosial masyarakat, termasuk stigma terhadap penyakit mental. Dengan menggunakan media tayangan video sebagai sumber data, penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Peneliti juga melakukan studi literatur dengan membaca buku, jurnal, dan artikel yang relevan. Dalam analisisnya, penelitian ini menggunakan teori semiotika Roland Barthes untuk mengidentifikasi makna denotatif dan konotatif pada setiap adegan, dialog, serta elemen suara dan visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa drama “Sudah Gila” mengandung berbagai makna semiotik yang memperkaya cerita, seperti simbol kehilangan, isolasi sosial, dan pencarian identitas nasional
Realitas Sosial pada Novel 7 Manusia Harimau (Tinjauan Sosiologi Sastra) Wardani, Dania Kusuma; Akhmad Fatoni
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i1.6164

Abstract

Novel mampu menjangkau berbagai kalangan masyarakat dan mempengaruhi cara pandang mereka terhadap isu-isu sosial. Hal ini menjadikan novel sebagai sarana pendidikan dan kesadaran sosial yang efektif, terutama ketika novel tersebut didasarkan pada situasi nyata yang relevan dengan kehidupan pembaca. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan realitas objektif dan realitas subjektif pada novel 7 Manusia Harimau Jilid 2 Rahasia Kitab Tujuh karya Motinggo Busye. Novel ini menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat yang diliputi oleh mitos dan kepercayaan terhadap hal-hal gaib. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif deskriptif yang memfokuskan terhadap sosiologi karya Sastra mempergunakan teori realitas objektif dan subjektif perspektif George Ritzer. Sumber data penelitian, yakni novel fiksi 7 Manusia Harimau karya Motinggo Busye, sedangkan teknik pengumpulan data mempergunakan teknik baca catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 7 Manusia Harimau merefleksikan realitas sosial masyarakat yang penuh dengan ketegangan antara tradisi dan modernitas. Novel ini juga menyingkap bagaimana masyarakat memandang kekuatan supranatural sebagai bagian dari identitas kolektif yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Realitas sosial objektif dan subjektif dalam novel 7 Manusia Harimau tergambar melalui beberapa aspek, diantaranya pengultusan, pendidikan, perkawinan, kepercayaan, dan kekuatan supranatural. Penelitian ini diharapkan berkontribusi dalam memahami khazanah sastra sebagai cermin sosial serta menginspirasi basis penelitian berikutnya terkhusus pada karya sastra
Semiotik Pertunjukan dalam Pementasan Drama Malam Jahanam Karya Motinggo Boesje Verawati, Amelia Amanda
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i1.6169

Abstract

Menyaksikan pertunjukan teater ibarat sebuah usaha untuk memecahkan ‘’teka-teki’ yang tampak di atas panggung. Sebagai sebuah seni pertunjukan, drama atau teater memuat sekumpulan tanda-tanda yang saling berkolerasi dalam menciptakan makna. Penelitian ini bermaksud mengkaji drama “Malam Jahanam” karya Motinggo Boesje yang mengisahkan tentang kehidupan sejumlah tokoh di sebuah desa. Pengumpulan data dilakukan dengan menyimak pertunjukan drama “Malam Jahanam” yang dipentaskan oleh Teater Sativa. Sumber data berasal dari unggahan pentas pada laman youtube Ruang Sativa. Pendekatan yang dipakai adalah semiotika pertunjukan. Dalam hal ini, analisis semiotik pertunjukan memperhatikan objek-objek teateral yang mencakup berbagai perlengkapan pementasan yang juga merupakan unsur tanda bermakna. Sudut pandang semiotik pertunjukan menekankan hubungan antar tanda serta cara berfungsinya dalam membentuk makna yang menyeluruh dalam karya pementasan drama. Pemaknaan tanda-tanda didasarkan pada sistem tanda yang ada dalam teater. Hasil temuan menunjukkan bahwa tanda-tanda dalam pertunjukan drama berisi kompleksitas antara diri aktor yang meliputi kata (bahasa), mimik, gestur, maupun gerak dan aspek-aspek panggung seperti pencahayaan, setting, musik, serta efek suara.