cover
Contact Name
Nurzainah Ginting
Contact Email
nurzainah@usu.ac.id
Phone
+6281376062405
Journal Mail Official
jpi@usu.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof Sofyan No.3 Kampus USU Padang Bulan, Medan, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Peternakan Integratif
Published by TALENTA PUBLISHER
ISSN : 23033207     EISSN : 28082753     DOI : https://doi.org/10.32734
Jurnal Peternakan Integratif is a scientific journal covering animal science aspects published since 2012, is consistently published three times a year in April, August, and December by Animal Production Study Program, Universitas Sumatera Utara. Jurnal Peternakan Integratif is a peer reviewed journal. Jurnal Peternakan Integratif has been indexed and abstracted in Google Scholar, and other scientific databases. The journal also used Turnitin Check to prevent any suspected plagiarism in the manuscripts. Jurnal Peternakan Integratif receives manuscripts encompass a broad range of research topics in tropical animal sciences: nutrition, breeding and genetics, reproduction and physiology, feed sciences, agrostology, animal products, biotechnology, energy, behaviour, welfare, health, livestock farming system, socio-economic, and policy. Jurnal Peternakan Integratif is published by Talenta Publisher under Universitas Sumatera Utara, Medan 20155, Indonesia.
Articles 337 Documents
PEMANFAATAN POD KAKAO (Theobroma cacao L.) DIFERMENTASI DENGAN Rhizhopus sp, Saccharomyces sp DAN Lactobacillus sp TERHADAP PERFORMANS BABI PERANAKAN LANDRACE JANTAN: The Utilization of Cacao Pods (Theobroma cacao l.) Fermented by Rhizopus sp, Saccharomyces sp and Lactobacillus sp on Performances of Male Croosbreed Landrace Swine Benediktus Sijabat; Tri Hesti Wahyuni; Ma’ruf Tafsin
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 1 No. 2 (2013): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.692 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v1i2.2653

Abstract

performans ternak babi peranakan Landrace jantan. Untuk itu suatu penelitian telah dilakukan di Jln.Pintu Air IV, Gg. Maju VI Simalingkar B, Kecamatan Medan Johor pada Juli-September 2012 menggunakan 20ekor ternak babi peranakan Landrace jantan dengan rancangan percobaan menggunakan rancangan acakkelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 5 kelompok dengan rataan bobot badan: 24,76±1,31 kg; 29,73±1,15kg; 36,30±4,41 kg; 43,38±2,22 kg; dan 49,43±2,32 kg. Perlakuan yang diberikan adalah P0, P1, P2 dan P3 (0%,10%, 20% dan 30% pod kakao fermentasi dalam ransum). Parameter penelitian adalah konsumsi pakan,pertambahan bobot badan dan konversi pakan. Hasil penelitian menunjukkan rataan konsumsi pakan(g/ekor/hari) pada perlakuan P0, P1, P2 dan P3 berturut-turut 2.431,15; 2.404,87; 2.396,21 dan P3:2.371,00.Rataan pertambahan bobot badan (g/ekor/hari) pada perlakuan P0, P1, P2 dan P3 berturut-turut 575,00; 558,21;536,79 dan 461,07. Rataan konversi pakan pada perlakuan P0, P1, P2 dan P3 berturut-turut 4,30; 4,39; 4,55 dan5,26. Hasil analisis statistik menunjukkan penambahan pod kakao fermentasi dalam pakan berpengaruh sangatnyata (P<0,01) menurunkan konsumsi, pertambahan bobot badan serta meningkatkan angka konversi pakan,tetapi tingkat penggunaan 20% masih memberikan hasil tidak berbeda nyata dibandingkan kontrol. Kesimpulanhasil penelitian ini adalah pod kakao fermentasi dapat dijadikan sebagai pakan alternatif untuk ransum babi.Pemberian pod kakao fermentasi sampai tingkat 20% dalam ransum masih dapat digunakan sebagai penggantidedak. Namun, pemberian pod kakao fermentasi lebih dari 30% dapat menurunkan konsumsi pakan,pertambahan bobot badan serta meningkatkan angka konversi pakan.
ANALISIS PROFIL PETERNAK TERHADAP PENDAPATAN PETERNAK BABI DI KECAMATAN LINTONG NIHUTA KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN: Farmer Profile Analysis of Income on Pig Farmer in Lintong Nihuta, Humbang Hasundutan District Benny G. Mulya; Hasnudi; Usman Budi
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 1 No. 2 (2013): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.677 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v1i2.2654

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Lintong Nihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan, PropinsiSumatera Utara yang dimulai tanggal 10 Juli sampai 24 Agustus 2012. Tujuan penelitian ini adalah untukmenganalisis pengaruh profil peternak terhadap pendapatan dalam ternak babi di kecamatan Lintong NihutaKabupaten Humbang Hasundutan dan menghitung perbedaan harga ternak babi di peternak maupun di pasar.Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan unit responden keluarga yang memeliharaternak babi. Metode penarikan sampel yang digunakan adalah Proportional Stratified Random Sampling yaitudengan cara memilih 3 desa yaitu Desa Sigompul, Desa Hutasoit 2, Desa Nagasaribu 4. Sampel dari penelitianini berjumlah 60 keluarga peternak babi yang didapat dari 30% peternak masing- masing desa, yaitu desaSigompul (14 peternak), Desa Hutasoit 2 (21 peternak), desa Nagasaribu 4 (25 peternak). Berdasarkan hasilpenelitian yang diperoleh bahwa skala usaha, pengalaman beternak, dan jumlah tanggungan keluargaberpengaruh positif terhadap peningkatan pendapatan peternak babi. Sedangkan umur peternak, tingkatpendidikan, dan jumlah tenaga kerja berpengaruh negatif terhadap pendapatan peternak babi di KecamatanLintong Nihuta Kabupaten Humbang Hasundutan
SUPLEMENTASI MINERAL ESENSIAL DALAM RANSUM TERHADAP LITTER SIZE, BOBOT LAHIR DAN PERBANDINGAN ANAK JANTAN DAN BETINA PADA KELINCI (Oryctolagus cuniculus): Supplementation of Essential Minerals on Feed to Litter Size, Weight of Birth, Male And Female Ratio on Litter Size of The Rabbit (Oryctolagus cuniculus) Dwi Purnama Putri; Zulfikar Siregar; Ristika Handarini
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 1 No. 2 (2013): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.234 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v1i2.2655

Abstract

Banyaknya kelahiran anak jantan dibanding betina dalam satu litter size kelinci mengakibatkanperkembangbiakan lebih lama, untuk itu telah dilakukan penelitian menggunakan mineral esensial yangbertujuan untuk meningkatkan jumlah anak betina dalam satu litter size. Penelitian dilakukan di Kelompok TaniTernak “Rehna Latersia” kecamatan Berastagi pada Juni-September 2012. Penelitian ini menggunakan 36 ekorkelinci (27 ekor kelinci betina dan 9 ekor kelinci pejantan). rancangan acak kelompok terdiri atas tiga kelompokyang dibedakan berdasarkan bobot badan kelinci. Ada tiga perlakuan yaitu T0 sebagai pakan kontrol, T1 pakanbersifat asam (mengandung mineral P 0,37 % dan Cl 0,5 %), dan T2 pakan bersifat basa (mengandung mineralNa 0,5 % dan Ca 0,45 %). Parameter yang diamati adalah litter size, bobot lahir dan perbandingan anak jantandan betina. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pakan baik yang bersifat asam maupun basamemberikan hasil yang tidak berbeda nyata (P>0,05), terhadap litter size, bobot lahir dan perbandingan anakjantan dan betina kelinci. Kesimpulan menunjukkan bahwa suplementasi mineral esensial yang dapat merubahkondisi asam dan basa pakan belum mampu meningkatkan jumlah anak betina per litter size.
ANALISIS USAHA PEMANFAATAN KULIT DAGING BUAH KOPI FERMENTASI DENGAN MIKROORGANISME LOKAL DALAM PAKAN KERBAU MURRAH (Bubalus bubalis) JANTAN LEPAS SAPIH: The Economic Analysis of Utilization Fermented Coffee Peel by Local Microorganism in Feed of Murrah Male Buffalo (Bubalus bubalis) Emmy Kejora; Iskandar Sembiring; Nurzainah Ginting
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 1 No. 2 (2013): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.868 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v1i2.2656

Abstract

Kulit daging buah kopi fermentasi dengan mikroorganisme lokal mempunyai kandungan nutrisi yangbaik, harganya relatif murah, dapat meningkatkan efisiensi biaya pakan dan pada akhirnya mampumeningkatkan pendapatan. Penelitian dilaksanakan di Balai Pembibitan Ternak Unggul Babi dan Kerbau diDesa Silangit Kecamatan Siborong-borong Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara yang dilaksanakan padatanggal 2 April 2012 sampai dengan 31 Agustus 2012. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai usahadari pemanfaatan kulit daging buah kopi fermentasi dengan mikroorganisme lokal dalam pakan kerbau murrahjantan (Bubalus bubalis) lepas sapih. Adapun perlakuan dalam penelitian ini adalah P0 (20% kulit daging buahkopi tanpa fermentasi), P1 (10% kulit daging buah kopi fermentasi), P2 (20% kulit daging buah kopifermentasi), P3 (30% kulit daging buah kopi fermentasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan labatertinggi adalah pada perlakuan P1 memberikan keuntungan sebesar Rp. 315.254.- dan terkecil pada perlakuanP0 dengan memberikan keuntungan sebesar Rp. 138.245.-. Rataan benefit cost ratio (B/C) tertinggi adalah padaperlakuan P1 sebesar 1.05 dan terkecil pada perlakuan P0 sebesar 1.02. Rataan Income Over Feed Cost (IOFC)tertinggi pada perlakuan P1 sebesar Rp. 394.754.- dan yang terendah pada perlakuan P0 sebesar Rp. 217.745.-.Kesimpulan adalah pemanfaatan kulit daging buah kopi yang difermentasai dengan mikroorganisme lokal dapatdigunakan sebagai bahan pakan alternatif pada pakan kerbau Murrah.
ANALISIS MORFOMETRIK KERBAU LUMPUR (Bubalus Bubalis) KABUPATEN KARO SUMATERA UTARA: Morphometric Analysis of Swamp Buffalo (Bubalus bubalis) Karo District North Sumatra Falentino Sembiring; Hamdan; Edhy Mirwandhono
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 1 No. 2 (2013): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.976 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v1i2.2657

Abstract

Melalui identifikasi morfometrik kerbau lumpur di Kabupaten Karo Sumatera Utara, diharapkan akanmemunculkan lokasi yang terbaik untuk pengembangan kerbau lumpur melalui pengamatan tiga kecamatanberdasarkan populasi kerbau lumpur yang terdiri dari daerah seedikit, sedang dan banyak, yaitu KecamatanKabanjahe, Kecamatan Mardingdind dan Kecamatan Munte. Sampel yang diperoleh sebanyak 88 ekor. Metodeyang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan menggunakan analisis Komponen Utamayang dengan penggunaan program Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Hasil penelitianmenunjukkan bahwa penciri khusus kerbau lumpur di Kabupaten Karo adalah tinggi pinggul, tinggi pundak danlebar dada untuk ukuran serta lebar dada, dalam dada dan tinggi pinggul untuk bentuk. Kerbau lumpur yangmemiliki skor bentuk paling besar terdapat di Kecamatan Kabanjahe dan ukuran kerbau lumpur yang palingbesar terdapat di Kecamatan Mardingding, sehingga lokasi yang baik untuk pengembangan kerbau lumpuradalah di kedua kecamatan tersebut.
KECERNAAN JERAMI PADI FERMENTASI DENGAN PROBIOTIK STARBIO PADA DOMBA JANTAN LOKAL: The Digestibility of Rice Straw Fermented by Probiotic Starbio to Local Male Sheep Gema Pirngadi Gultom; Tri Hesti Wahyuni; Nevy Diana Hanafi
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 1 No. 2 (2013): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.301 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v1i2.2659

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh level pemanfaatan jerami padi fermentasi denganprobiotik Starbio terhadap kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik domba jantan lokal. Penelitian inimenggunakan 4 ekor domba jantan lokal dengan bobot awal 11,87 ± 1,98 kg. Rancangan yang digunakan dalampenelitian ini adalah rancangan bujur sangkar latin dengan 4 perlakuan. Perlakuan terdiri atas P0 (jerami padi tanpafermentasi), P1(0,4 kg Starbio + 0,4 kg urea/ 100 kg jerami padi), P2 (0,6 kg Starbio + 0,6 kg urea/ 100 kg jeramipadi) dan P3 (0,8 kg Starbio + 0,8 kg urea/ 100 kg jerami padi). Hasil penelitian menunjukkan rataan konsumsibahan kering (g/ekor/hari) 467,06; 465,72; 489,52 dan 481,1. Rataan konsumsi bahan organik (g/ekor/hari) 391,49;391,05; 412,92 dan 403,65. Rataan kecernaan bahan kering 47,57; 46,59; 50,07 dan 49,17. Rataan kecernaan bahanorganik 57,06; 56,69; 59,85 dan 58,12. Berdasarkan hasil penelitian penggunaan Starbio sampai level 0,8 kg tidakmemberikan pengaruh yang nyata terhadap konsumsi bahan kering dan bahan organik serta kecernaan bahan keringdan bahan organik pada domba jantan lokal.
PENGARUH PEMBERIAN JERAMI PADI DENGAN BERBAGAI PERLAKUAN (FISIK, KIMIA, BIOLOGI DAN KOMBINASI) TERHADAP PERFORMANS DOMBA LOKAL JANTAN: Effect of Rice Straw with Different Treatment (Physical, Chemical, Biological and Combination) on Performance of Local Rams Henni Sartika Ginting; Zulfikar Siregar; Edhy Mirwandhono
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 1 No. 2 (2013): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.902 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v1i2.2660

Abstract

Jerami padi yang diolah dengan berbagai perlakuan (fisik, kimia, biologi dan kombinasi) dapatmeningkatkan pertumbuhan bobot badan harian domba. Namun membutuhkan pengolahan baik secara fisik,kimia, dan biologis menjadi pakan yang lebih bermutu sehingga dapat bermanfaat untuk meningkatkankecernaan dan memenuhi kebutuhan gizi ternak ruminansia. Penelitian dilaksanakan di Fakultas PertanianUniversitas Sumatera Utara pada bulan Juli sampai Oktober 2012. Objek yang digunakan berupa 20 ekor dombajantan dengan berat berkisar 11,16 ± 0,98 kg. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL)dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan ini terdiri atas P1 (jerami padi yang diolah secara fisik +konsentrat); P2 (jerami yang diolah secara kimia (NaOH) + konsentrat); P3 (jerami yang diolah dengan biologis(Aspergilus niger) + konsentrat); P4 (jerami yang diolah secara kombinasi + konsentrat). Hasil penelitianmenunjukkan rataan konsumsi pakan (g/ekor/hari) 274,40; 275,41; 292,21; dan 274,09. Rataan pertambahanbobot badan (g/ekor/hari) 21,62; 20,55; 21,83; dan 21,48. Rataan konversi pakan 23,30; 24,39; 24,14; dan23,13. Uji statistik menunjukkan bahwa pemberian jerami padi dengan berbagai perlakuan (fisik kimia, biologidan kombinasi) tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversiransum domba lokal jantan. Berdasarkan hasil penelitian pemanfaatan jerami padi dengan pengolahan teknologipakan memberikan pengaruh yang tidak berbeda nyata terhadap konsumsi, pertambahan bobot badan dankonversi.
EFEK BENTUK FISIK RANSUM TERHADAP EFISIENSI PENGGUNAAN PROTEIN PADA AYAM BROILER: The Effect Physical Form of Diet on Protein Utilization of Broiler Indra Panjaitan; Ma’ruf Tafsin; Zulfikar Siregar
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 1 No. 2 (2013): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.118 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v1i2.2661

Abstract

Bentuk fisik ransum dapat berpengaruh terhadap pemanfaatan protein ransum pada ayam broiler.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bentuk fisik ransum terhadap efisiensi penggunaan proteindalam ransum ayam broiler. Metode yang dilakukan untuk menentukan efisiensi penggunaan protein adalahdengan cara menghitung retensi protein dan rasio efisiensi protein. Rancangan penelitian yang digunakan adalahrancangan acak lengkap dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diuji tersusun atas P1 (tepung), P2(fine crumble), P3 (crumble), P4 (coarse crumble) dan P5 (pellet). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efekbentuk fisik ransum memberikan pengaruh berbeda nyata (P<0,05) terhadap retensi protein tetapi tidakberpengaruh nyata terhadap rasio efisiensi protein (P>0,05). Retensi protein tertinggi pada fase starter diperolehtepung (94,23%) dan terendah diperoleh crumble (92,34%) sedangkan pada fase finisher ransum berbentukcoarse crumble menunjukkan hasil yang sama dengan ransum berbentuk pellet. Dapat disimpulkan bahwaransum fase starter dapat menggunakan tepung atau fine crumble sedangkan ransum fase finisher dapatmenggunakan coarse crumble atau pellet.
PENGARUH PEMBERIAN JERAMI PADI DENGAN BERBAGAI PERLAKUAN (FISIK, KIMIA, BIOLOGI DAN KOMBINASI) TERHADAP KARKAS DOMBA (Ovis aries) JANTAN LOKAL: Effect of Treatment with Rice Straw (Physical, Chemical, Biological and Combined) to Carcass Local Rams (Ovis aries) Junaedi Gultom; Edhy Mirwandhono; Hasnudi
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 1 No. 2 (2013): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.812 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v1i2.2662

Abstract

Jerami padi merupakan limbah pertanian yang terbesar di Indonesia yang dapat dimanfaatkansebagai pakan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jerami padi denganberbagai perlakuan (fisik, kimia, biologi dan kombinasi) terhadap persentase karkas, bobot potong danpersentase lemak terhadap domba lokal jantan. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Biologi TernakProgram Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara selama 4 (empat) bulan dimulaibulan Maret sampai Juni 2012. Metode penelitian ini menggunakan 20 ekor domba jantan dengan rataanbobot badan awal berkisar 11.16 ± 0.98 kg dan umur berkisar 3 bulanan. Metode penelitian yangdigunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuanyang digunakan adalah P1 (Jerami padi yang diolah secara fisik (chopper) + konsentrat), P2 (Jerami padiyang diolah dengan kimia (NaOH) + konsentrat), P3 (Jerami yang diolah dengan biologis (Aspergillusniger) + konsentrat) dan P4 (Jerami padi yang diolah secara kombinasi + konsentrat). Hasil penelitianmenunjukkan bahwa pemberian jerami padi pada parameter bobot karkas diperoleh hasil yang berbedanyata P < 0.05 . Persentase karkas, lemak jantung, lemak ginjal dan lemak pelvis tidak berbedanyata P > 0.05. Bobot karkas, persentase karkas, persentase lemak jantung dan lemak ginjal tertinggiterdapat pada perlakuan P3, sedangkan bobot karkas dan persentase karkas yang terendah terdapat padaperlakuan P2. Kesimpulan penelitian ini adalah keberadaan jerami padi dengan berbagai perlakuan (fisik,kimia, biologi dan kombinasi) pada pakan domba masih memberikan pengaruh positif dimana denganpemberian jerami padi dengan berbagai perlakuan tidak menurunkan bobot dari karkas domba tersebut.
SUPLEMENTASI MINERAL ESENSIAL DALAM RANSUM TERHADAP LAMA KEBUNTINGAN, MORTALITAS SELAMA MENYUSUI DAN BOBOT SAPIH PADA KELINCI (Oryctolagus cuniculus): Suplementation of Essential Minerals on Feeds to Long Gestation, Mortality During Weaning and Weight Gain Post Weaning of Rabbit (Orygtolagus cuniculus) Kennie Cendekia Desnamrina; Ristika Handarini; Zulfikar Siregar
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 1 No. 2 (2013): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.519 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v1i2.2663

Abstract

Aplikasi mineral esensial berpengaruh terhadap peningkatan sistem metabolisme tubuh kelinci danakan meningkatkan produktivitasnya. Tujuan penelitian untuk menguji pengaruh suplementasi mineral Na, Ca,P dan Cl terhadap kinerja reproduksi kelinci (Oryctolagus cuniculus). Penelitian telah dilakukan di KelompokTani Ternak Rehna Latersia, Berastagi selama bulan Juni -September 2012. Penelitian ini menggunakan 36ekor kelinci (27 ekor betina dan 9 ekor jantan) dengan rancangan acak kelompok, terdiri atas tiga kelompokyang dibedakan berdasarkan bobot badan kelinci. Ada tiga perlakuan yaitu T0 sebagai pakan kontrol, T1 pakanbersifat asam (mengandung mineral P 0,5% dan Cl 0,5%) dan T2 pakan bersifat basa (mengandung mineral Na0,5% dan Ca 0,75%). Parameter yang diamati adalah lama kebuntingan, mortalitas selama menyusui dan bobotsapih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi mineral pada ransum kelinci tidak berpengaruhterhadap semua parameter. Rataan lama kebuntingan tertinggi pada perlakuan asam sebesar 31,55 hari. Rataanmortalitas tertinggi pada perlakuan basa sebesar 21,03%. Rataan bobot sapih tertinggi yaitu 550,68 gr/ekor padaperlakuan basa. Kesimpulan menunjukkan bahwa suplementasi mineral esensial (Na 0,5%), Ca (0,75%), P(0,5%) dan Cl (0,5%) belum dapat mempercepat waktu kelahiran, mengurangi angka mortalitas selamamenyusui dan meningkatkan bobot sapih pada kelinci.

Page 10 of 34 | Total Record : 337


Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 3 (2106): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 4 No. 2 (2106): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 13 No. 01 (2025): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 12 No. 3 (2024): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 12 No. 1 (2024): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 11 No. 3 (2023): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 11 No. 2 (2023): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 11 No. 1 (2023): Jurnal Perternakan Integratif Vol. 10 No. 3 (2022): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 10 No. 2 (2022): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 9 No. 3 (2021): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 8 No. 3 (2020): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 8 No. 1 (2020): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 7 No. 3 (2019): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 7 No. 2 (2019): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 7 No. 1 (2019): jurnal peternakan integratif Vol. 6 No. 3 (2018): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 6 No. 2 (2018): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 6 No. 1 (2018): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 5 No. 3 (2017): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 5 No. 2 (2017): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 5 No. 1 (2017): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 4 No. 1 (2015): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 3 No. 3 (2015): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 3 No. 2 (2015): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 3 No. 1 (2014): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 2 No. 3 (2014): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 2 No. 2 (2014): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 2 No. 1 (2013): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 1 No. 2 (2013): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 1 No. 3 (2012): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 1 No. 1 (2012): Jurnal Peternakan Integratif More Issue