cover
Contact Name
Nurzainah Ginting
Contact Email
nurzainah@usu.ac.id
Phone
+6281376062405
Journal Mail Official
jpi@usu.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof Sofyan No.3 Kampus USU Padang Bulan, Medan, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Peternakan Integratif
Published by TALENTA PUBLISHER
ISSN : 23033207     EISSN : 28082753     DOI : https://doi.org/10.32734
Jurnal Peternakan Integratif is a scientific journal covering animal science aspects published since 2012, is consistently published three times a year in April, August, and December by Animal Production Study Program, Universitas Sumatera Utara. Jurnal Peternakan Integratif is a peer reviewed journal. Jurnal Peternakan Integratif has been indexed and abstracted in Google Scholar, and other scientific databases. The journal also used Turnitin Check to prevent any suspected plagiarism in the manuscripts. Jurnal Peternakan Integratif receives manuscripts encompass a broad range of research topics in tropical animal sciences: nutrition, breeding and genetics, reproduction and physiology, feed sciences, agrostology, animal products, biotechnology, energy, behaviour, welfare, health, livestock farming system, socio-economic, and policy. Jurnal Peternakan Integratif is published by Talenta Publisher under Universitas Sumatera Utara, Medan 20155, Indonesia.
Articles 337 Documents
KECERNAAN JERAMI PADI YANG DIOLAH SECARA MEKANIK, KIMIAWI DAN BIOLOGI PADA PAKAN DOMBA JANTAN LOKAL: Digestibility of Rice Straw with Feed Processing Technology on Local Ram Prischa Silitonga; R. Edhy Mirwandhono; Tri Hesti Wahyuni
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 1 No. 2 (2013): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.091 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v1i2.2664

Abstract

Jerami padi merupakan limbah pertanian yang terbesar di Indonesia yang dapat dimanfaatkan sebagaipakan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh teknologi pengolahan pakan pada jerami paditerhadap nilai kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik pada domba jantan lokal. Penelitiandilaksanakan di Laboratorium Biologi Ternak Universitas Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan 20 ekordomba jantan lokal dengan bobot badan awal 11,16 ± 0,98 kg dan rancangan yang digunakan adalah rancanganacak lengkap dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan terdiri atas P1 (jerami padi diolah secara mekanikdengan chopper), P2 (jerami padi diolah secara kimiawi dengan NaOH), P3 (jerami padi diolah secara biologidengan Aspergillus niger) dan P4 (jerami padi diolah secara mekanik, kimiawi dan biologi). Hasil penelitianmenunjukkan tidak berbeda nyata (P>0,05), dimana rataan konsumsi bahan kering (g/ekor/hari) 529,50; 522,02;530,82 dan 496,16. Rataan konsumsi bahan organik (g/ekor/hari) 498,71; 473,27; 505,80 dan 461,79. Rataankecernaan bahan kering 46,73; 45,11; 47,05 dan 45,00. Rataan kecernaan bahan organik 57,12; 55,93; 58,91dan 54,42. Berdasarkan hasil penelitian penggunaan teknologi pakan pada jerami padi menunjukkan pengaruhyang tidak berbeda nyata terhadap kecernaan bahan kering dan organik domba jantan lokal.
ANALISIS MORFOMETRIK DAN SIFAT KUALITATIF WARNA BULU PADA PUYUH LIAR (Turnix suscitator atrogularis) DAN PUYUH DOMESTIKASI (Coturnix-coturnix japonica): Morphometrics Analysis And Characteristic of Colour Feathers The Wild (Turnix suscitator atrogularis) and Domestication (Coturnix-coturnix japonica) Quail Reynal Parasian Hutagalung; Hamdan; Zulfikar Siregar
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 1 No. 2 (2013): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.624 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v1i2.2665

Abstract

Tinjauan terhadap morfologi, morfometrik, dan sifat kualitatif warna bulu merupakan dasar di dalam prosesseleksi dan pemuliaan burung puyuh. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi penciri utama ukuran dan bentukserta sifat-sifat kualitatif warna bulu burung puyuh liar (Turnix suscitator atrogularis) dan domestikasi. Burungpuyuh domestikasi yang diteliti sebanyak 20 ekor dan burung puyuh liar yang diteliti sebanyak 20 ekor. Datadianalisis menggunakan Analisis Komponen Utama dengan bantuan Software Statistical Package for the SocialScience (SPSS) untuk menentukan penciri utama ukuran dan bentuk organ tubuh kedua jenis burung puyuh.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penciri utama ukuran organ luar pada burung puyuh liar adalah jari ketiga danpenciri utama bentuk organ luar adalah panjang sayap. Penciri utama ukuran organ dalam adalah panjang usus halusdan penciri utama bentuk adalah panjang mulut dan leher. Penciri utama ukuran organ luar pada burung puyuhdomestikasi adalah panjang femur dan tibia. Penciri utama bentuk organ luar adalah panjang maxilla. Penciri utamaukuran organ dalam adalah organ hati dan penciri utama bentuk adalah panjang leher. Sifat-sifat kualitatif warnabulu pada kedua jenis burung puyuh sangat berbeda. Puyuh liar jantan memiliki leher berwarna cokelat kekuningan,sedangkan leher pada betina berwarna hitam. Puyuh domestikasi jantan memiliki leher berwarna cokelat tuasedangkan leher pada betina berwarna cokelat muda. Puyuh liar memiliki paruh dan kaki berwarna abu-abusedangkan puyuh domestikasi memiliki paruh dan kaki berwarna kuning.
PEMANFAATAN JERAMI PADI FERMENTASI DENGAN PROBIOTIK STARBIO TERHADAP PERTUMBUHAN DOMBA JANTAN LOKAL: Utilization of Rice Straw Fermented by Probiotics Starbio on The Growth of Local Rams Corry Emelia Sitanggang; Zulfikar Siregar2; Nurzainah Ginting
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 1 No. 3 (2012): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.369 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v1i3.2677

Abstract

Jerami padi merupakan salah satu produk samping pertanian yang tersedia melimpah dan kandungannutrisinya sangat rendah. Untuk meningkatkan kandungan nutrisi dapat dilakukan dengan cara fermentasimenggunakan Starbio. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manfaat pemberian jerami padi yangdifermentasi dengan probiotik Starbio terhadap pertumbuhan domba jantan lokal. Penelitian ini menggunakan 4ekor domba jantan lokal dengan berat rata-rata 11,87 ± 1,98 kg, dilaksanakan di Laboratorium Biologi Ternak,Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, menggunakan Rancangan BujurSangkar Latin yang terdiri dari 4 perlakuanP0 : Konsentrat + Kontrol (jerami padi tanpa fermentasi); P1:Konsentrat + 0,4 kg Starbio + 0,4 kg urea/ 100 kg jerami padi; P2 : Konsentrat + 0,6 kg Starbio + 0,6 kg urea/100 kg jerami padi; P3 : Konsentrat + 0,8 kg Starbio + 0,8 urea/ 100 Kg jerami padi. Parameter yang ditelitiadalah konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan. Hasil penelitian menunjukkan rataankonsumsi pakan (g/ekor/hari) pada P0, P1, P2 dan P3 berturut-turut: 497,62; 492,83; 517,89 dan 499,61. Rataanpertambahan bobot badan (g/ekor/hari) berturut-turut: 20,83; 19,50; 21,75 dan 21,08. Rataan konversi pakanyaitu 23,95; 25,22; 23,80 dan 23,73. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian berbagai level Starbiotidak berbeda nyata terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan domba jantanlokal.
PEMANFAATAN KULIT UBI KAYU FERMENTASI DENGAN METODE TAKAKURA DALAM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN KELINCI NEW ZEALAND WHITE JANTAN LEPAS SAPIH: Utilization of Fermented Cassava Peel with Takakura Method in Feed on Growth of Post Weaning New Zealand White Rabbit Edi Sahputra Gurusinga; Hasnudi; Hamdan
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 1 No. 3 (2012): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.068 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v1i3.2678

Abstract

Kulit ubi fermentasi dengan metode takakura dapat meningkatkan kandungan protein pakan yangberimplikasi pada peningkatan kualitas pakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberiankulit ubi kayufermentasidengan metode takakura dalam pakan terhadap pertumbuhan kelinci New ZealandWhite jantan lepas sapih Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Biologi Ternak, Fakultas PertanianUniversitas Sumatera Utara, Medan. Penelitian dilaksanakan selama 2 bulan dimulai bulan September sampaiNovember 2012. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap(RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan terdiri atas P0 (0% kulit ubi fermentasi); P1 (10% kulit ubifermentasi);P2 (20% kulit ubi fermentasi) dan P3 (30% kulit ubi fermentasi).Hasil penelitian menunjukkan bahwapemberian berbagai level kulit ubi fermentasi dengan metode takakurasangat berbeda nyata (P<0,01)terhadapkonsumsi,pertambahan bobot badan dan efisiensi pakan.Dapat disimpulkan bahwa kulit ubi yang telahdifermentasi tidak dapat digunakan sebagai pakan kelinci New Zealand White.
SUBSITUSI DEDAK PADI DENGAN POD KAKAO YANG DIFERMENTASI DENGAN Aspergillus niger TERHADAP PERFORMANS BROILER UMUR 6 MINGGU: Substitute Rice Bran with Fermented Pod Cocoa by Aspergillus niger On Broiler Performance Age 6 Weeks Eljune R.P Habeahan; Armyn Hakim Daulay; Zulfikar Siregar
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 1 No. 3 (2012): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.911 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v1i3.2679

Abstract

Kebutuhan protein hewani yang semakin meningkat mengakibatkan jumlah konsumsi ransum semakinmeningkat juga. Sementara ketersediaan bahan pakan seperti dedak padi semakin meningkat , maka dibutuhkanbahan pakan yang dapat menggantikan dedak padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh subsitusidedak dengan pod kakao yang difermentasi Aspergillus niger terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot badandan konversi ransum Broiler. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap(RAL) dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Setiap ulangan terdiri dari 5 ekor Day Old Chick (DOC). Perlakuanterdiri dari R0 (Pakan Komersial), R1 (penggunaan dedak padi 12% dan tanpa kulit buah kakao fermentasi) ,R2(penggunaan dedak padi 9% dan kulit buah kakao fermentasi 3%), R3(penggunaan dedak padi 6% dan kulit buahkakao fermentasi 6%), R4(penggunaan dedak padi 3% tanpa kulit buah kakao fermentasi 9%), R5 (penggunaandedak padi 0% dan kulit buah kakao fermentasi 12%).Hasil penelitian menunjukan rataan konsumsi ransum(gram/ekor/minggu) 96,08; 94,93; 94,66; 94,24, 94,00 dan 92,64. Rataan pertambahan bobot badan(gram/ekor/minngu) 54,99; 45,63; 45,47; 45,13, 41,41 dan 40,06. Rataan konversi ransum 1,75; 2,08; 2,08; 2,09,2,27 dan 2,32. Hasil penelitian menunjukan bahwa subtitusi dedak dengan pod kakao fermentasi dalam ransumtidak berbeda nyata (P>0.05) terhadap konsumsi ransum, namun berbeda nyata (P > 0.05) terhadap pertambahanbobot badan dan konversi ransum ayam broiler. Kesimpulan dari penelitian ini adalah subsitusi dedak padi denganpod kakao masih bisa digunakan sampai 6% pada ransum ayam broiler umur 6 minggu (42) hari.
PEMANFAATAN KULIT DAGING BUAH KOPI FERMENTASI DENGAN MIKROORGANISME LOKAL DALAM PAKAN TERHADAP KONDISI DAN PERKIRAAN BOBOT KERBAU MURRAH JANTAN: Utilization of Fermented Pod Coffee by Local Microorganisms in Feed on Body Condition and Weight Estimate of Murrah Buffalo Bulls Enos Sembiring; Iskandar Sembiring; Hasnudi
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 1 No. 2 (2013): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.091 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v1i2.2680

Abstract

Kulit daging buah kopi fermentasi dengan mikroorganisme lokal dapat meningkatkan kandunganprotein pakan yang berimplikasi pada peningkatan kualitas pakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh pemberian kulit daging buah kopi yang difermentasi dengan Mikroorganisme lokal dalam pakanterhadap kondisi dan perkiraan bobot kerbau murrah jantan (Bubalus bubalis). Penelitian dilaksanakan di BalaiPembibitan Ternak Unggul Babi dan Kerbau di desa Silangit Kecamatan Siborong-borong Kabupaten TapanuliUtara, Sumatera Utara pada bulan April – September 2012. Rancangan penelitian yang digunakan adalah bujursangkar latin (RBSL) yang terdiri dari 4 perlakuan. Perlakuan terdiri atas P0 (20% kulit kopi tanpa fermentasi);P1 (10% kulit kopi fermentasi); P2 (20% kulit kopi fermentasi) dan P3 (30% kulit kopi fermentasi).Hasilpenelitian menunjukkan bahwa penggunaan berbagai level kulit kopi fermentasi dengan mikroorganisme lokalberbeda nyata (P<0,05) terhadap konsumsi pakan, kondisi tubuh berdasarkan tonjolan tulang rusuk dan tonjolantulang pinggul. Lingkar dada dan panjang tubuh sangat signifikan (P<0,01) terhadap perkiraan bobot kerbaumurrah. Dapat disimpulkan bahwa kulit daging buah kopi yang telah difermentasi dapat digunakan sebagaipakan kerbau murrah.
KERAGAMAN JUMLAH ANAK SEKELAHIRAN DAN BOBOT LAHIR BANGSA BABI GALUR MURNI AUSTRALIA: Litter Size and Birth Weight Variances of Australian Pure Breed Swine Eva Diana Manik; Hamdan; Usman Budi
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 1 No. 3 (2012): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.886 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v1i3.2682

Abstract

Peternakan babi merupakan usaha mayoritas penduduk kecamatan Siborong-borong, dimana sumber bibitternak kebanyakan diperoleh dari Balai Pembibitan Ternak Unggul, sehingga perlu diketahui besar keragaman yangterdapat diantara bangsa ternak babi kemudian diperoleh ternak terunggul dari yang unggul sehingga dapatmeningkatkan produktivitas. Penelitian ini dilaksanakan di BPTU Babi dan Kerbau Sinur desa Siaro kecamatanSiborong-borong mulai bulan Mei sampai dengan September 2012 menggunakan metode survey. Materi yangdigunakan adalah data pengamatan langsung anak babi mulai bulan Mei sampai dengan September 2012 (dataprimer) dan pencatatan data time series anak babi mulai dari tahun 2009 sampai dengan 2011 (data sekunder). Jenisbabi yang digunakan adalah bangsa babi Landrace, Yorkshire, Duroc dan Berkshire sebanyak 10 ekor induk perbangsa babi. Parameter yang diamati adalah ragam, jumlah anak sekelahiran dan bobot lahir. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa keragaman bobot lahir dan jumlah anak sekelahiran bangsa babi galur murni Australiabervariasi antara sedang sampai dengan tinggi tiap tahun. Rataan nilai ragam paling besar terdapat pada bangsa babiDuroc yaitu sebesar 0,1 untuk bobot lahir (koefisien keragaman ±19,48%) dan 7,73 untuk jumlah anak sekelahiran(koefisien keragaman ±35,77). Jenis babi terbaik yang dapat digunakan sebagai pembibit adalah bangsa Yorkshirekarena mempunyai jumlah anak sekelahiran yang tinggi dan sifat keindukan (mothering ability) yang baik dan jenisbabi yang dapat dipertimbangkan untuk diseleksi adalah jenis babi Duroc.
PEMANFAATAN JERAMI PADI FERMENTASI DENGAN MOD-71 TERHADAP PERFORMANS DOMBA SEI PUTIH JANTAN: Utilization of Fermented Rice Straw by Mod-71 on Performaces of Sei Putih Lamb Mhd. Firman Ketaren; Tri Hesti Wahyuni; Zulfikar Siregar
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 1 No. 3 (2012): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.22 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v1i3.2685

Abstract

Jerami padi yang difermentasi dengan MOD-71 berperan dalam peningkatan kandungan protein pakanyang berimplikasi pada peningkatan konsumsi bahan kering. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipenggunaan jerami padi yang difermentasi dengan berbagai level MOD-71 terhadap konsumsi pakan,pertambahan bobot badan, dan konversi pakan Domba Sei Putih. Penelitian dilaksanakan di Fakultas PertanianUniversitas Sumatera Utara pada bulan Mei 2012 - Agustus 2012. Rancangan yang digunakan dalam penelitianini adalah rancangan acak kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 3 kelompok. Penelitian ini menggunakan12 ekor domba dengan bobot awal rata-rata 10,675 + 0,30 kg, 12,762 + 0,22 kg, dan + 14,637 + 0,24 kg.Perlakuan terdiri atas P0 (jerami padi tanpa fermentasi); P1 (jerami fermentasi dengan 2cc MOD-71); P2 (jeramifermentasi dengan 4cc MOD-71); dan P3 (jerami fermentasi dengan 6cc MOD-71). Hasil penelitianmenunjukkan bahwa pemberian jerami fermentasi MOD-71 tidak berbeda nyata (P > 0.05) terhadap konsumsipakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan Domba Sei Putih. Hasil penelitian menunjukkan rataankonsumsi pakan 497,40 (g/ekor/hari). Rataan pertambahan bobot badan 21,13 (g/ekor/hari). Rataan konversipakan 23,58.
KARAKTERISTIK MORFOLOGI UKURAN TUBUH KERBAU MURRAH DAN KERBAU RAWA DI BPTU SIBORONGBORONG: Characteristics of Body Size of the Murrah Bufallo and Swamp Bufallo in BPTU Siborongborong Gerli; Hamdan; Armyn Hakim Daulay
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 1 No. 3 (2012): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.524 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v1i3.2687

Abstract

Salah satu cara untuk menentukan keragaman fenotipik ternak kerbau adalah dengan pengamatanmorfometrik pada setiap jenis kerbau di Indonesia. Identifikasi morfometrik dapat dilakukan dengan caramembandingkan ukuran dan bentuk tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi fenotipik yangberhubungan dengan karakter morfometrik tubuh kerbau murrah dan kerbau rawa berdasarkan AnalisisKomponen Utama. Penelitian dilaksanakan di BPTU Siborongborong Kabupaten Tapanuli Utara pada Julisampai September 2012. Menggunakan 68 kerbau rawa (7 jantan, 61 betina) dan 32 kerbau murrah (5jantan, 27 betina) dengan metode survei. Hasil analisis statistika menunjukkan ukuran-ukuran tubuh kerbaumurrah lebih beragam dibandingkan kerbau rawa. Ukuran menunjukkan perbedaan sangat nyata (P<0,01) padapanjang badan, tinggi pundak, tinggi pingggul dan lingkar dada, dan tidak berbeda nyata (P>0,05) pada lebardada, dalam dada dan lebar pinggul. Hasil analisis komponenen utama menunjukkan penciri ukuran pada keduabangsa adalah tinggi pundak dan penciri bentuk adalah lebar dada. Kerumunan data pada kerbau murrah dankerbau rawa terpisah pada bentuk, sedangkan tidak terpisah pada skor bentuk, sedangkan tidak terpisah padaskor ukuran. Kesimpulan pada penelitian ini adalah kerbau murrah dan kerbau rawa berbeda bentuk sedangkanukuran sama.Kata Kunci : Kerbau Murrah, Kerbau Rawa, Morfometrik, Analisis K
ANALISIS USAHA PETERNAKAN BROILER POLA KEMITRAAN DAN PETERNAK MANDIRI DIKABUPATEN DELI SERDANG (STUDI KASUS PADA PT SATWA UTAMA RAYA): Analysis of Broiler Farm Business Partnership and Non Partnership on Deli Serdang District (Studi Case on PT. Satwa Utama Raya) Glorya F Situmorang; Hasnudi; Usman Budi
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 1 No. 3 (2012): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jpi.v1i3.2689

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan pendapatan dan nilai R/C ratio analisis usahapeternakan broiler pola kemitraan dan peternakan mandiri di kabupaten Deli Serdang (Studi Kasus Pada PT.SUR) . Penelitian ini dilaksanakan di kecamatan pancur Batu, Namorambe dan Tanjung Anom kabupaten DeliSerdang, dimulai dari bulan Juni sampai Agustus 2012, metode penelitian yang digunakan adalah survey denganmenggunakan metode pengambilan sampel secara purposive sampling. Responden masing-masing 9 peternakmitra dan 9 peternak mandiri. Data dianalisis menggunakan uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwapendapatan yang diperoleh peternak mandiri adalah sebesar Rp 1.624,26/ekor dan peternak mitra PT SURmemperoleh pendapatan sebesar Rp 1.890,05/ekor. Hasil analis R/C ratio menunjukkan bahwa R/C ratio yangdiperoleh peternak mandiri adalah sebesar 1,07 dan peternak mitra sebesar 1,10. Hasil uji-t menunjukkan bahwapendapatan antara peternak mandiri dan mitra tidak menunjukkan perbedaan nyata (P>0,05). Dapat disimpulkanbahwa usaha peternakan broiler pola kemitraan PT SUR dan non pola kemitraan tidak menunjukkan perbedaanyang nyata.

Page 11 of 34 | Total Record : 337


Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 3 (2106): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 4 No. 2 (2106): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 13 No. 01 (2025): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 12 No. 3 (2024): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 12 No. 1 (2024): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 11 No. 3 (2023): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 11 No. 2 (2023): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 11 No. 1 (2023): Jurnal Perternakan Integratif Vol. 10 No. 3 (2022): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 10 No. 2 (2022): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 9 No. 3 (2021): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 8 No. 3 (2020): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 8 No. 1 (2020): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 7 No. 3 (2019): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 7 No. 2 (2019): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 7 No. 1 (2019): jurnal peternakan integratif Vol. 6 No. 3 (2018): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 6 No. 2 (2018): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 6 No. 1 (2018): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 5 No. 3 (2017): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 5 No. 2 (2017): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 5 No. 1 (2017): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 4 No. 1 (2015): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 3 No. 3 (2015): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 3 No. 2 (2015): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 3 No. 1 (2014): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 2 No. 3 (2014): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 2 No. 2 (2014): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 2 No. 1 (2013): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 1 No. 2 (2013): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 1 No. 3 (2012): Jurnal Peternakan Integratif Vol. 1 No. 1 (2012): Jurnal Peternakan Integratif More Issue