cover
Contact Name
Rahmat Pannyiwi
Contact Email
rahmatpannyiwi79@gmail.com
Phone
+6285298456666
Journal Mail Official
agdosiagdosi@gmail.com
Editorial Address
Komp. Nusa Harapan Permai Blok B.6 No.7 Kecamatan biringkanaya
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29649196     DOI : https://doi.org/10.59585/sosisabdimas
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, tidak memiliki ruang lingkup yang spesifik, Jurnal ini merupakan jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 391 Documents
Simulasi Pertolongan Pertama Luka Bakar Sebagai Upaya Pencegahan Keparahan Cedera Rahmat, Rezqiqah Aulia; Noviar, Rizki Andita
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Burn injuries are among the most common types of injuries in the community and can lead to tissue damage and serious complications if not managed properly. Appropriate first aid is essential to prevent the severity of injury and to accelerate the healing process. However, public knowledge regarding first aid for burns remains limited. This community service program aimed to improve community knowledge and skills in providing first aid for burn injuries. The methods included health education, demonstrations, and hands-on simulation. Evaluation was conducted using pre-test and post-test assessments. The results showed a significant improvement in participants’ knowledge and skills after the intervention. This program proved effective in enhancing community preparedness in managing burn injuries appropriately, thereby preventing further complications. Keywords: Burn Injury, First Aid, Simulation, Health Education ABSTRAK Luka bakar merupakan salah satu cedera yang sering terjadi di masyarakat dan dapat menyebabkan kerusakan jaringan serta komplikasi serius apabila tidak ditangani dengan tepat. Penanganan awal yang benar sangat penting untuk mencegah keparahan cedera dan mempercepat proses penyembuhan. Namun, pengetahuan masyarakat tentang pertolongan pertama luka bakar masih terbatas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam melakukan pertolongan pertama pada kasus luka bakar. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan simulasi praktik langsung. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta setelah diberikan edukasi dan simulasi. Program ini efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menangani luka bakar secara tepat sehingga dapat mencegah keparahan cedera. Kata Kunci: Luka Bakar, Pertolongan Pertama, Simulasi, Edukasi Kesehatan
Transformasi Pengetahuan Perawatan Melalui Program Pengabdian Berbasis Komunitas Rizki, Zuriani; Rahmat, Rezqiqah Aulia
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Transforming knowledge in the field of nursing is a crucial strategy for improving the quality of public health. Community-based service programs are an effective approach for directly transferring knowledge and skills to the community. However, gaps in health knowledge and practices persist in the community, which can impact the quality of self-care. This activity aims to improve community knowledge through community-based health education. The methods used include counseling, interactive discussions, and pre- and post-test evaluations. The results showed a significant increase in community knowledge after the educational intervention. This program has proven effective in transforming care knowledge and increasing public awareness of proper health practices. Keywords: Knowledge transformation, Nursing, Community service, Health education ABSTRAK Transformasi pengetahuan dalam bidang perawatan merupakan salah satu strategi penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Program pengabdian berbasis komunitas menjadi pendekatan efektif dalam mentransfer pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat secara langsung. Namun, masih terdapat kesenjangan pengetahuan dan praktik kesehatan di masyarakat yang dapat berdampak pada rendahnya kualitas perawatan mandiri. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui edukasi kesehatan berbasis komunitas. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, dan evaluasi pre-test serta post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan masyarakat setelah intervensi edukasi. Program ini terbukti efektif dalam mentransformasikan pengetahuan perawatan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap praktik kesehatan yang benar. Kata kunci: Transformasi pengetahuan, Perawatan, Pengabdian masyarakat, Edukasi kesehatan
Gerakan Kampung Hijau Melalui Penanaman Dan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Djunaedi, Djunaedi; Jamin, Fitriah Suryani
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The utilization of the environment as a source of health through Family Medicinal Plants (TOGA) is a promotive and preventive effort to improve public health. However, the use of TOGA in communities remains suboptimal due to limited knowledge and skills in cultivation and utilization. This community service program aimed to improve community knowledge and skills in planting and utilizing TOGA through a Green Village movement. The methods included education, demonstrations, hands-on practice, and mentoring. Evaluation was conducted using pre-test and post-test. The results showed a significant improvement in participants’ knowledge and skills in cultivating and utilizing TOGA. This program proved effective in increasing community awareness of the use of medicinal plants as an alternative treatment and environmental health strategy. Keywords: TOGA, Green Village, Education, Community Service ABSTRAK Pemanfaatan lingkungan sebagai sumber kesehatan melalui Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan salah satu upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Namun, pemanfaatan TOGA di masyarakat masih belum optimal akibat rendahnya pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya serta penggunaannya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam penanaman serta pemanfaatan TOGA melalui gerakan Kampung Hijau. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menanam dan memanfaatkan TOGA. Program ini efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pemanfaatan tanaman obat sebagai alternatif pengobatan tradisional dan upaya menjaga kesehatan lingkungan. Kata kunci: TOGA, Kampung Hijau, Edukasi, Pengabdian Masyarakat
Inovasi Eco-Brick Sebagai Solusi Pengelolaan Sampah Plastik Di Lingkungan Masyarakat Nurhaedah Nurhaedah; Fitriah Suryani Jamin; Rezki Auliah
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Plastic waste is one of the major environmental problems that continues to increase and is difficult to decompose naturally. Improper plastic waste management can lead to environmental pollution and negatively affect public health. One innovative solution is the utilization of plastic waste into eco-bricks. This community service program aimed to improve community knowledge and skills in managing plastic waste through eco-brick production. The methods included education, demonstrations, hands-on practice, and mentoring. Evaluation was conducted using pre-test and post-test. The results showed a significant improvement in participants’ knowledge and skills in producing eco-bricks. This program proved effective in reducing plastic waste and increasing environmental awareness in the community. Keywords: Eco-brick, Plastic waste, Education, Community service ABSTRAK Sampah plastik merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang terus meningkat dan sulit terurai secara alami. Pengelolaan sampah plastik yang tidak tepat dapat menyebabkan pencemaran lingkungan serta berdampak negatif terhadap kesehatan masyarakat. Salah satu solusi inovatif yang dapat diterapkan adalah pemanfaatan sampah plastik menjadi eco-brick. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah plastik melalui pembuatan eco-brick. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pembuatan eco-brick. Program ini efektif dalam mengurangi sampah plastik serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Kata kunci: Eco-brick, Sampah plastik, Edukasi, Pengabdian masyarakat
Edukasi Dan Pendampingan Pengelolaan Sampah Berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle) Di Lingkungan Masyarakat Rahmat, Rezqiqah Aulia; Jamin, Fitriah Suryani; Agustina, Agustina
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Improper waste management remains a major issue in communities and contributes to environmental pollution and health problems. The 3R approach (Reduce, Reuse, Recycle) is an effective strategy to reduce waste volume and promote environmental awareness. This community service program aimed to improve community knowledge and skills in 3R-based waste management through education and assistance. The methods included health education, demonstrations, hands-on practice, and evaluation using pre-test and post-test. The results showed a significant improvement in participants’ knowledge and skills in waste sorting and management. This program proved effective in encouraging behavioral change toward environmentally friendly waste management practices. Keywords: 3R, Waste management, Education, Community service ABSTRAK Pengelolaan sampah yang tidak tepat masih menjadi permasalahan utama di masyarakat dan berdampak pada pencemaran lingkungan serta gangguan kesehatan. Pendekatan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) merupakan strategi yang efektif dalam mengurangi volume sampah dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis 3R melalui edukasi dan pendampingan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah. Program ini efektif dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan. Kata kunci: 3R, Pengelolaan sampah, Edukasi, Pengabdian masyarakat
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Epidemiologi Untuk Deteksi Dini Penyakit Menular Claartje, Masrikat Maya Diana; Rahmat, Rezqiqah Aulia
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Communicable diseases remain a major public health concern, particularly in terms of prevention and early detection. Limited community knowledge regarding basic epidemiology is one of the factors that hinders early detection efforts. This community service program aimed to improve community knowledge and awareness of epidemiological concepts and the importance of early detection of communicable diseases. The methods included health education, interactive discussions, and evaluation through pre-test and post-test. The results showed a significant improvement in participants’ knowledge after the educational intervention. This program proved effective in enhancing community preparedness to recognize early symptoms of communicable diseases and take appropriate preventive measures. Keywords: Epidemiology, Communicable Diseases, Education, Community Service ABSTRAK Penyakit menular masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian serius, terutama dalam upaya pencegahan dan deteksi dini. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai epidemiologi dasar menjadi salah satu faktor yang menghambat deteksi dini penyakit menular. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang konsep epidemiologi serta pentingnya deteksi dini penyakit menular. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat secara signifikan setelah diberikan edukasi. Program ini efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam mengenali gejala awal penyakit menular serta mengambil langkah pencegahan yang Tepat. Kata Kunci: Epidemiologi, Penyakit Menular, Edukasi, Pengabdian Masyarakat
Implementasi Layanan Home Care Dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Pasien Di Masyarakat Andi Kamal M. Sallo; Marlin Eppang; Rosida Rosida
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Home care services represent an innovative approach in healthcare delivery aimed at improving patients' quality of life, particularly for individuals with chronic illnesses, elderly patients, and those requiring post-hospital care. This community service program (PKM) aims to implement home care services to enhance the quality of life of patients within the community. The methods used include health education, home visits, patient condition monitoring, and family empowerment in providing self-care. The target group consists of communities with limited access to healthcare services in the assisted areas. The results indicate an improvement in family knowledge regarding patient care, increased treatment adherence, and better health conditions and quality of life among patients. The implementation of home care services has proven to be an effective holistic approach to improving patient well-being in the community. Keywords: Home Care, Quality Of Life, Patient, Community Service, Community Health ABSTRAK Pelayanan kesehatan berbasis rumah (home care) merupakan salah satu inovasi dalam sistem pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien, khususnya pasien dengan penyakit kronis, lansia, serta pasien pasca perawatan di fasilitas kesehatan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengimplementasikan layanan home care sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup pasien di masyarakat. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan, kunjungan rumah, pemantauan kondisi pasien, serta pemberdayaan keluarga dalam perawatan mandiri. Sasaran kegiatan adalah masyarakat dengan keterbatasan akses layanan kesehatan di wilayah binaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman keluarga terhadap perawatan pasien, peningkatan kepatuhan pengobatan, serta perbaikan kondisi kesehatan dan kualitas hidup pasien. Implementasi layanan home care terbukti efektif sebagai pendekatan holistik dalam meningkatkan kesejahteraan pasien di masyarakat. Kata Kunci: Home Care, Kualitas Hidup, Pasien, Pengabdian Masyarakat, Kesehatan Komunitas
Pendampingan Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Malaria Melalui Gerakan 3M Plus Musdalifah, Musdalifah; Cakrawati R, Cakrawati R
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Malaria is a communicable disease that remains a public health problem in tropical regions. It is transmitted through the bite of Anopheles mosquitoes and can lead to severe complications if not properly managed. Malaria prevention requires comprehensive efforts, including the implementation of the 3M Plus movement. This community service program aimed to improve community knowledge and skills in malaria prevention through education and mentoring based on the 3M Plus movement. The methods included education, demonstrations, hands-on practice, and evaluation using pre-test and post-test. The results showed a significant improvement in participants’ knowledge and skills after the intervention. This program proved effective in increasing community awareness and participation in malaria prevention efforts. Keywords: Malaria, 3M Plus, Prevention, Community Service ABSTRAK Malaria merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di wilayah tropis. Penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles dan dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan baik. Upaya pencegahan malaria perlu dilakukan secara komprehensif, salah satunya melalui gerakan 3M Plus. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pencegahan malaria melalui edukasi dan pendampingan berbasis gerakan 3M Plus. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat setelah dilakukan intervensi. Program ini efektif dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pencegahan malaria. Kata Kunci: Malaria, 3M Plus, Pencegahan, Pengabdian Masyarakat
Edukasi dan Pendampingan Pertolongan Pertama Luka Bakar dalam Meningkatkan Kesehatan Masyarakat Mohammad Arifin Noor; Dwi Nur Aini; Marlin Eppang; Viyan Septiyana Achmad; Retno Setyawati
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Burn injuries are among the most common injuries occurring in households and workplaces and may lead to serious complications if not treated properly. Limited public knowledge regarding first aid for burns often results in inappropriate treatment that worsens the victim’s condition. This community service program aimed to improve community knowledge and skills regarding burn first aid through health education activities. The implementation methods included preliminary surveys, health counseling, first aid demonstrations, practical simulations, and evaluations using pre-test and post-test methods. The target participants were 30 community members in the assisted area. The results showed an increase in community knowledge, with the average pre-test score rising from 56 to 86 in the post-test. Participants were also able to correctly perform burn first aid procedures according to health standards. Burn first aid education has proven effective in improving community preparedness and safety in handling simple emergency situations in daily life. Keywords: Burn Injury, First Aid, Health Education, Community Safety, Community Service ABSTRAK Luka bakar merupakan salah satu cedera yang sering terjadi di lingkungan rumah tangga maupun tempat kerja dan dapat menyebabkan komplikasi serius apabila tidak ditangani dengan tepat. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pertolongan pertama luka bakar sering mengakibatkan penanganan yang salah sehingga memperburuk kondisi korban. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai pertolongan pertama luka bakar melalui edukasi kesehatan. Metode pelaksanaan meliputi survei awal, penyuluhan, demonstrasi pertolongan pertama, simulasi praktik, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Sasaran kegiatan adalah masyarakat umum di wilayah binaan dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat dengan rata-rata skor pre-test sebesar 56 menjadi 86 pada post-test. Selain itu, peserta mampu mempraktikkan langkah pertolongan pertama luka bakar dengan benar sesuai prosedur kesehatan. Edukasi pertolongan pertama luka bakar terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan keselamatan masyarakat dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan sederhana di lingkungan sehari-hari. Kata Kunci: Edukasi Kesehatan, Luka Bakar, Pertolongan Pertama, Keselamatan Masyarakat, Pengabdian Masyarakat PEND
Pengembangan Produk Kreatif Berbasis Potensi Lokal Untuk Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Riswan, Riswan; Pannyiwi, Rahmat; Sapnita , Sapnita
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The development of creative products based on local potential is one of the community empowerment strategies that can increase the economic value of regional resources. Lack of product innovation, limited marketing skills, and low utilization of local potential are major obstacles to increasing community income. This community service program aimed to improve community capabilities in developing creative products based on local potential to enhance economic income. The implementation methods included identifying local potential, training in creative product manufacturing, product packaging assistance, digital marketing education, and activity evaluation. The target participants were 25 community members and small business actors in the assisted area. The results showed an increase in participants’ knowledge and skills in processing local resources into marketable products. In addition, the community began to market products through digital media and showed increased motivation in developing independent businesses. This program proved effective in encouraging community economic empowerment based on local potential. Keywords: Creative Products, Local Potential, Community Empowerment, Community Income, Small Businesses ABSTRAK Pengembangan produk kreatif berbasis potensi lokal merupakan salah satu strategi pemberdayaan masyarakat yang dapat meningkatkan nilai ekonomi sumber daya daerah. Kurangnya inovasi produk, keterbatasan keterampilan pemasaran, dan rendahnya pemanfaatan potensi lokal menjadi kendala utama dalam peningkatan pendapatan masyarakat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengembangkan produk kreatif berbasis potensi lokal sehingga mampu meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi potensi lokal, pelatihan pembuatan produk kreatif, pendampingan pengemasan produk, edukasi pemasaran digital, serta evaluasi hasil kegiatan. Sasaran kegiatan adalah kelompok masyarakat dan pelaku usaha kecil di wilayah binaan dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah potensi lokal menjadi produk bernilai jual. Selain itu, masyarakat mulai mampu memasarkan produk melalui media digital dan mengalami peningkatan motivasi dalam mengembangkan usaha mandiri. Program ini terbukti efektif dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. Kata Kunci: Produk Kreatif, Potensi Lokal, Pemberdayaan Masyarakat, Pendapatan Masyarakat, UMKM