cover
Contact Name
Rahmat Pannyiwi
Contact Email
rahmatpannyiwi79@gmail.com
Phone
+6285298456666
Journal Mail Official
agdosiagdosi@gmail.com
Editorial Address
Komp. Nusa Harapan Permai Blok B.6 No.7 Kecamatan biringkanaya
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29649196     DOI : https://doi.org/10.59585/sosisabdimas
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, tidak memiliki ruang lingkup yang spesifik, Jurnal ini merupakan jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 391 Documents
Peningkatan Literasi Masyarakat Tentang Penyakit Menular Melalui Pendekatan Biologi Kesehatan Pannyiwi, Rahmat; Simanjuntak, Glory Gelarich
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Infectious diseases remain a major public health problem that requires serious attention, especially due to the low level of public health literacy regarding the causes, transmission, and prevention of diseases. Limited public understanding increases the risk of infectious disease transmission in daily life. This community service program aimed to improve community literacy regarding infectious diseases through a health biology approach. The implementation methods included preliminary surveys, health education, demonstrations of clean and healthy living behavior, interactive discussions, and evaluations using pre-test and post-test methods. The activity involved 35 participants consisting of community members and health cadres. The results showed an increase in public knowledge, with the average pre-test score increasing from 57 to 88 in the post-test. In addition, participants began to understand disease transmission mechanisms and the importance of implementing clean and healthy living behaviors in daily life. This program proved effective in improving community health literacy regarding infectious diseases and their prevention. Keywords: Health Literacy, Infectious Diseases, Health Biology, Community Education, Disease Prevention ABSTRAK Penyakit menular masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian serius, terutama akibat rendahnya tingkat literasi kesehatan masyarakat mengenai penyebab, penularan, dan pencegahan penyakit. Kurangnya pemahaman masyarakat menyebabkan tingginya risiko penyebaran penyakit menular di lingkungan sehari-hari. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai penyakit menular melalui pendekatan biologi kesehatan. Metode pelaksanaan meliputi survei awal, penyuluhan kesehatan, demonstrasi perilaku hidup bersih dan sehat, diskusi interaktif, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 35 peserta yang terdiri dari masyarakat umum dan kader kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat dengan rata-rata skor pre-test sebesar 57 meningkat menjadi 88 pada post-test. Selain itu, masyarakat mulai memahami mekanisme penularan penyakit dan pentingnya penerapan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat terkait penyakit menular dan pencegahannya. Kata Kunci: Literasi Kesehatan, Penyakit Menular, Biologi Kesehatan, Edukasi Masyarakat, Pencegahan Penyakit
Pelatihan Dan Pendampingan Agripreneur Dalam Mendorong Keberhasilan Usaha Pertanian Sutrisno, Sutrisno; Azis, Asruni; Dasmaniar, Dasmaniar; Irwan, Sangkala
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The agricultural sector plays an important role in improving the community economy but still faces various challenges such as limited entrepreneurial skills among farmers, lack of business innovation, and minimal use of marketing technology. This community service program aimed to improve community agripreneur capabilities through agricultural business training and mentoring. The implementation methods included participant needs identification, agricultural entrepreneurship training, agricultural product marketing education, business mentoring, and evaluation using pre-test and post-test methods. The activity involved 30 participants consisting of farmers and young farmers. The results showed an increase in participants’ knowledge regarding agricultural business management, digital marketing, and agricultural product management, with the average pre-test score increasing from 55 to 87 in the post-test. In addition, participants began implementing more effective marketing and business management strategies. This program proved effective in improving community motivation and skills in developing agripreneur-based agricultural businesses. Keywords: Agripreneur, Agricultural Business, Community Empowerment, Training, Mentoring ABSTRAK Sektor pertanian memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, namun masih menghadapi berbagai permasalahan seperti rendahnya kemampuan kewirausahaan petani, keterbatasan inovasi usaha, dan kurangnya pemanfaatan teknologi pemasaran. Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan agripreneur masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan usaha pertanian. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan peserta, pelatihan kewirausahaan pertanian, edukasi pemasaran hasil pertanian, pendampingan usaha, serta evaluasi kegiatan menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari petani dan pemuda tani. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai manajemen usaha pertanian, pemasaran digital, dan pengelolaan hasil pertanian dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 55 meningkat menjadi 87 pada post-test. Selain itu, peserta mulai mampu menerapkan strategi pemasaran dan pengelolaan usaha secara lebih efektif. Program ini terbukti mampu meningkatkan motivasi dan keterampilan masyarakat dalam mengembangkan usaha pertanian berbasis agripreneur. Kata Kunci: Agripreneur, Usaha Pertanian, Pemberdayaan Masyarakat, Pelatihan, Pendampingan
Pendidikan Kesehatan Tentang Perawatan Kehamilan Dengan Pendekatan Continuity Of Care Dewi Hastuty; Cakrawati R Cakrawati R; Ni Luh Gede Sri Wahyudianti
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Pregnancy is a physiological process that requires continuous care and attention to maintain the health of both mother and fetus. Limited knowledge among pregnant women regarding pregnancy care may increase the risk of complications during pregnancy, childbirth, and postpartum periods. The Continuity of Care (CoC) approach is a continuous healthcare service model provided from pregnancy, childbirth, postpartum care, to newborn care. This community service program aimed to improve pregnant women’s knowledge and awareness regarding pregnancy care through the Continuity of Care approach. The implementation methods included health education, interactive discussions, pregnancy care demonstrations, mentoring for pregnant women, and evaluations using pre-test and post-test methods. The activity involved 30 pregnant women in the assisted area. The results showed an increase in participants’ knowledge, with the average pre-test score increasing from 58 to 89 in the post-test. In addition, pregnant women began to understand the importance of routine antenatal care, nutritional fulfillment, danger signs during pregnancy, and preparation for safe childbirth. This program proved effective in improving maternal health literacy through the Continuity of Care approach. Keywords: Health Education, Pregnancy Care, Continuity Of Care, Pregnant Women, Maternal Health ABSTRAK Kehamilan merupakan proses fisiologis yang membutuhkan perhatian dan perawatan berkelanjutan untuk menjaga kesehatan ibu dan janin. Kurangnya pengetahuan ibu hamil mengenai perawatan kehamilan dapat meningkatkan risiko komplikasi selama kehamilan, persalinan, hingga masa nifas. Pendekatan Continuity of Care (CoC) merupakan model pelayanan kesehatan berkesinambungan yang diberikan sejak masa kehamilan, persalinan, nifas, hingga perawatan bayi baru lahir. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil mengenai pentingnya perawatan kehamilan melalui pendekatan Continuity of Care. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, demonstrasi perawatan kehamilan, pendampingan ibu hamil, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 30 ibu hamil di wilayah binaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 58 meningkat menjadi 89 pada post-test. Selain itu, ibu hamil mulai memahami pentingnya pemeriksaan kehamilan rutin, pemenuhan gizi, tanda bahaya kehamilan, serta persiapan persalinan yang aman. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan ibu hamil melalui pendekatan Continuity of Care. Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan, Kehamilan, Continuity Of Care, Ibu Hamil, Kesehatan Maternal
Peningkatan Kesadaran Olahraga Rutin Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular Pannyiwi, Rahmat; Saputra, M. Khalid Fredy
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Non-communicable diseases (NCDs) such as hypertension, diabetes mellitus, obesity, and heart disease are increasing public health problems. One of the main risk factors for NCDs is the lack of physical activity and low public awareness regarding the importance of regular exercise. This community service program aimed to improve public knowledge and awareness regarding the importance of regular exercise as an effort to prevent non-communicable diseases. The implementation methods included health education, simple exercise demonstrations, group exercise sessions, interactive discussions, and evaluations using pre-test and post-test methods. The activity involved 40 participants consisting of community members and health cadres. The results showed an increase in participants’ knowledge, with the average pre-test score increasing from 56 to 88 in the post-test. In addition, participants demonstrated increased motivation to engage in regular physical activity and understood the benefits of exercise in maintaining body health. This program proved effective in increasing public awareness regarding the importance of regular exercise as a promotive and preventive effort against non-communicable diseases. Keywords: Regular Exercise, Non-Communicable Diseases, Physical Activity, Health Promotion, Community Service ABSTRAK Penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes melitus, obesitas, dan penyakit jantung merupakan masalah kesehatan yang terus meningkat di masyarakat. Salah satu faktor risiko utama PTM adalah kurangnya aktivitas fisik dan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya olahraga rutin. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya olahraga rutin sebagai upaya pencegahan penyakit tidak menular. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, demonstrasi olahraga sederhana, senam bersama, diskusi interaktif, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari masyarakat umum dan kader kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 56 meningkat menjadi 88 pada post-test. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan motivasi dalam melakukan aktivitas fisik secara rutin dan memahami manfaat olahraga dalam menjaga kesehatan tubuh. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya olahraga rutin sebagai upaya promotif dan preventif terhadap penyakit tidak menular. Kata Kunci: Olahraga Rutin, Penyakit Tidak Menular, Aktivitas Fisik, Promosi Kesehatan, Pengabdian Masyarakat
Pendampingan Keluarga Dalam Penerapan Gizi Seimbang Melalui Isi Piringku Srifitayani, Nur Rahma; Yuliana D, Yuliana D; Nur, Armiyati; Cakrawati R, Cakrawati R
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Nutritional problems remain a public health challenge influenced by limited family understanding regarding healthy eating patterns and balanced nutrition. The “My Plate” program is a balanced nutrition guideline introduced to help communities understand proper food portion distribution in daily life. This community service program aimed to improve family knowledge and skills in implementing balanced nutrition through the “My Plate” approach. The implementation methods included health education, demonstrations of balanced nutrition menu preparation, family mentoring, interactive discussions, and evaluations using pre-test and post-test methods. The activity involved 35 participants consisting of housewives and health cadres. The results showed an increase in participants’ knowledge, with the average pre-test score increasing from 57 to 89 in the post-test. In addition, families began to prepare healthy meal menus according to the “My Plate” principles and understood the importance of consuming balanced nutritious foods in maintaining family health. This program proved effective in improving family awareness and behavior regarding the implementation of balanced nutrition in daily life. Keywords: Balanced Nutrition, My Plate, Family, Health Education, Community Service ABSTRAK Masalah gizi masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang dipengaruhi oleh rendahnya pemahaman keluarga mengenai pola makan sehat dan gizi seimbang. Program “Isi Piringku” merupakan panduan gizi seimbang yang diperkenalkan untuk membantu masyarakat memahami proporsi konsumsi makanan yang tepat dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam menerapkan gizi seimbang melalui pendekatan “Isi Piringku”. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, demonstrasi penyusunan menu gizi seimbang, pendampingan keluarga, diskusi interaktif, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 35 peserta yang terdiri dari ibu rumah tangga dan kader kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dengan rata-rata skor pre-test sebesar 57 meningkat menjadi 89 pada post-test. Selain itu, keluarga mulai mampu menyusun menu makanan sehat sesuai prinsip “Isi Piringku” dan memahami pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang dalam menjaga kesehatan keluarga. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku keluarga terhadap penerapan gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari. Kata Kunci: Gizi Seimbang, Isi Piringku, Keluarga, Pendidikan Kesehatan, Pengabdian Masyarakat
Peran Perawat Dalam Meningkatkan Pengetahuan Ibu Tentang Perawatan Bayi Baru Lahir Arda, Darmi; Rahmat, Rezqiqah Aulia
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Newborn care is an important factor in maintaining infant health and survival during the neonatal period. Limited maternal knowledge regarding newborn care may increase the risk of infection, growth disorders, and health complications in infants. Nurses have an important role as educators in providing health education to mothers regarding newborn care. This community service program aimed to improve mothers’ knowledge about newborn care through health education conducted by nurses. The implementation methods included health counseling, newborn care demonstrations, maternal mentoring, interactive discussions, and evaluations using pre-test and post-test methods. The activity involved 30 postpartum mothers and mothers with newborn babies. The results showed an increase in participants’ knowledge, with the average pre-test score increasing from 56 to 89 in the post-test. In addition, mothers were able to correctly practice newborn care, such as umbilical cord care, breastfeeding, maintaining infant hygiene, and keeping the baby warm. This program proved effective in improving mothers’ knowledge and skills regarding newborn care. Keywords: Nurse, Health Education, Newborn Baby, Mother, Neonatal Care ABSTRAK Perawatan bayi baru lahir merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan dan kelangsungan hidup bayi pada masa neonatal. Kurangnya pengetahuan ibu mengenai perawatan bayi baru lahir dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi, gangguan pertumbuhan, serta komplikasi kesehatan pada bayi. Perawat memiliki peran penting sebagai edukator dalam memberikan pendidikan kesehatan kepada ibu mengenai perawatan bayi baru lahir. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang perawatan bayi baru lahir melalui edukasi kesehatan yang dilakukan oleh perawat. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, demonstrasi perawatan bayi, pendampingan ibu, diskusi interaktif, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 30 ibu nifas dan ibu dengan bayi baru lahir. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dengan rata-rata skor pre-test sebesar 56 meningkat menjadi 89 pada post-test. Selain itu, ibu mulai mampu mempraktikkan cara merawat bayi baru lahir dengan benar, seperti perawatan tali pusat, menyusui, menjaga kebersihan bayi, dan menjaga kehangatan tubuh bayi. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu mengenai perawatan bayi baru lahir. Kata Kunci: Perawat, Pendidikan Kesehatan, Bayi Baru Lahir, Ibu, Perawatan Neonatal
Pendampingan Penerapan Konsep Isi Piringku Untuk Meningkatkan Perilaku Makan Sehat Nurharlinah, Nurharlinah; Cakrawati R, Cakrawati R
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Unhealthy eating behavior remains one of the main causes of nutritional problems and non-communicable diseases in society. Limited public understanding regarding balanced dietary patterns often leads to food consumption that does not meet nutritional needs. The “My Plate” concept is a balanced nutrition guideline introduced by the Indonesian Ministry of Health to help communities understand healthy food proportions in daily meals. This community service program aimed to improve public knowledge and healthy eating behavior through mentoring in the implementation of the “My Plate” concept. The implementation methods included health education, healthy menu preparation demonstrations, family mentoring, interactive discussions, and evaluations using pre-test and post-test methods. The activity involved 35 participants consisting of housewives and health cadres. The results showed an increase in participants’ knowledge, with the average pre-test score increasing from 56 to 89 in the post-test. In addition, participants were able to prepare healthy menus according to the “My Plate” principles and apply healthy eating behaviors in daily life. This program proved effective in improving public awareness and behavior regarding the importance of balanced nutrition and healthy eating patterns. Keywords: My Plate, Healthy Eating Behavior, Balanced Nutrition, Health Education, Community Service ABSTRAK Perilaku makan yang tidak sehat masih menjadi salah satu penyebab utama terjadinya masalah gizi dan penyakit tidak menular di masyarakat. Rendahnya pemahaman masyarakat mengenai pola makan seimbang menyebabkan konsumsi makanan sering kali tidak sesuai dengan kebutuhan gizi tubuh. Konsep “Isi Piringku” merupakan panduan gizi seimbang yang diperkenalkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk membantu masyarakat memahami proporsi makanan sehat dalam satu kali makan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku makan sehat masyarakat melalui pendampingan penerapan konsep “Isi Piringku”. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, demonstrasi penyusunan menu sehat, pendampingan keluarga, diskusi interaktif, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 35 peserta yang terdiri dari ibu rumah tangga dan kader kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dengan rata-rata skor pre-test sebesar 56 meningkat menjadi 89 pada post-test. Selain itu, peserta mulai mampu menyusun menu sehat sesuai prinsip “Isi Piringku” dan menerapkan perilaku makan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang dan pola makan sehat. Kata Kunci: Isi Piringku, Perilaku Makan Sehat, Gizi Seimbang, Pendidikan Kesehatan, Pengabdian Masyarakat
Pelatihan Teknik Relaksasi Nafas Dalam Sebagai Intervensi Non Farmakologis Untuk Mengurangi Stres Masyarakat Riswanti Riswanti; M. Agus Jabir; Cakrawati R Cakrawati R
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Stress is one of the psychological health problems commonly experienced by communities due to work demands, economic issues, and social changes in daily life. Unmanaged stress may negatively affect both physical and mental health. One non-pharmacological intervention that can be used to reduce stress is deep breathing relaxation techniques. This community service program aimed to improve community knowledge and skills in practicing deep breathing relaxation techniques as an effort to manage stress. The implementation methods included health education, relaxation technique demonstrations, direct practice sessions, interactive discussions, and evaluations using pre-test and post-test methods. The activity involved 40 participants consisting of community members and health cadres. The results showed an increase in participants’ knowledge, with the average pre-test score increasing from 55 to 88 in the post-test. In addition, participants were able to independently practice deep breathing relaxation techniques and reported reduced tension and anxiety after the exercise sessions. This program proved effective in improving community abilities to manage stress through non-pharmacological interventions. Keywords: Deep Breathing Relaxation, Stress, Non-Pharmacological Intervention, Mental Health, Community Service ABSTRAK Stres merupakan salah satu masalah kesehatan psikologis yang sering dialami masyarakat akibat tuntutan pekerjaan, masalah ekonomi, serta perubahan sosial yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Kondisi stres yang tidak dikelola dengan baik dapat berdampak pada kesehatan fisik maupun mental. Salah satu intervensi non farmakologis yang dapat dilakukan untuk mengurangi stres adalah teknik relaksasi nafas dalam. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam melakukan teknik relaksasi nafas dalam sebagai upaya pengelolaan stres. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, demonstrasi teknik relaksasi, praktik langsung, diskusi interaktif, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari masyarakat umum dan kader kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dengan rata-rata skor pre-test sebesar 55 meningkat menjadi 88 pada post-test. Selain itu, peserta mampu mempraktikkan teknik relaksasi nafas dalam secara mandiri dan melaporkan penurunan tingkat ketegangan serta rasa cemas setelah latihan dilakukan. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola stres melalui intervensi non farmakologis. Kata Kunci: Relaksasi Nafas Dalam, Stres, Intervensi Non Farmakologis, Kesehatan Mental, Pengabdian Masyarakat
Program Aktivitas Fisik Sehat Untuk Meningkatkan Kontrol Gula Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Marlin Eppang; Rezqiqah Aulia Rahmat; Yudi Muammar
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Diabetes mellitus is a non-communicable disease with increasing prevalence and has become a major public health problem. Poor blood glucose control may lead to serious complications such as heart disease, kidney disorders, neuropathy, and visual impairment. One effective non-pharmacological intervention to help control blood glucose levels is regular physical activity. This community service program aimed to improve the knowledge and skills of diabetes mellitus patients regarding the importance of healthy physical activity in blood glucose control. The implementation methods included health education, diabetes exercise demonstrations, light physical activity practice, participant mentoring, and evaluations using pre-test and post-test methods. The activity involved 35 diabetes mellitus patients and their family companions. The results showed an increase in participants’ knowledge, with the average pre-test score increasing from 56 to 89 in the post-test. In addition, participants were able to independently perform physical activities and showed a decrease in average random blood glucose levels after the program. This program proved effective in improving awareness and abilities of diabetes mellitus patients in performing healthy physical activities as an effort to control blood glucose levels. Keywords: Physical Activity, Diabetes Mellitus, Blood Glucose, Diabetes Exercise, Community Service ABSTRAK Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat dan menjadi masalah kesehatan masyarakat. Pengendalian kadar gula darah yang tidak optimal dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius, seperti penyakit jantung, gangguan ginjal, neuropati, dan gangguan penglihatan. Salah satu upaya non farmakologis yang efektif dalam membantu mengontrol kadar gula darah adalah aktivitas fisik secara rutin. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pasien diabetes mellitus mengenai pentingnya aktivitas fisik sehat dalam pengendalian gula darah. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, demonstrasi senam diabetes, praktik aktivitas fisik ringan, pendampingan peserta, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 35 pasien diabetes mellitus dan keluarga pendamping. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dengan rata-rata skor pre-test sebesar 56 meningkat menjadi 89 pada post-test. Selain itu, peserta mampu melakukan aktivitas fisik secara mandiri dan menunjukkan penurunan rata-rata kadar gula darah sewaktu setelah program berlangsung. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kemampuan pasien diabetes mellitus dalam melakukan aktivitas fisik sehat sebagai upaya pengendalian gula darah. Kata Kunci: Aktivitas Fisik, Diabetes Mellitus, Gula Darah, Senam Diabetes, Pengabdian Masyarakat
Pendampingan Lansia Dalam Pencegahan Risiko Jatuh Melalui Intervensi Keperawatan Komunitas Jukarnain Jukarnain; Rahmat Pannyiwi
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Fall risk in the elderly is one of the common health problems caused by decreased physical function, balance disorders, and physiological changes during aging. Falls in older adults may lead to injuries, decreased mobility, dependency, and reduced quality of life. Community nursing interventions are needed to improve elderly knowledge and abilities in preventing fall risks. This community service program aimed to improve elderly knowledge and skills in fall prevention through education and community nursing assistance. The implementation methods included health education, balance exercise demonstrations, elderly mentoring, home environment observation, and evaluations using pre-test and post-test methods. The activity involved 35 elderly participants and their family companions. The results showed an increase in participants’ knowledge, with the average pre-test score increasing from 55 to 88 in the post-test. In addition, elderly participants were able to perform simple balance exercises and understand how to create a safe home environment to prevent falls. This program proved effective in improving awareness and abilities of older adults in preventing fall risks through community nursing interventions. Keywords: Elderly, Fall Risk, Community Nursing, Fall Prevention, Elderly Health ABSTRAK Risiko jatuh pada lansia merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi akibat penurunan fungsi fisik, gangguan keseimbangan, serta perubahan fisiologis pada proses penuaan. Kejadian jatuh pada lansia dapat menyebabkan cedera, penurunan mobilitas, ketergantungan, hingga penurunan kualitas hidup. Intervensi keperawatan komunitas diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan lansia dalam mencegah risiko jatuh. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia dalam pencegahan risiko jatuh melalui edukasi dan pendampingan keperawatan komunitas. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, demonstrasi latihan keseimbangan, pendampingan lansia, observasi lingkungan rumah, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 35 lansia dan keluarga pendamping. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dengan rata-rata skor pre-test sebesar 55 meningkat menjadi 88 pada post-test. Selain itu, lansia mulai mampu melakukan latihan keseimbangan sederhana dan memahami cara menciptakan lingkungan rumah yang aman untuk mencegah jatuh. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kemampuan lansia dalam pencegahan risiko jatuh melalui intervensi keperawatan komunitas. Kata Kunci: Lansia, Risiko Jatuh, Keperawatan Komunitas, Pencegahan Jatuh, Kesehatan Lansia