cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunung Pati, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana
ISSN : -     EISSN : 26866404     DOI : -
Core Subject : Education,
Seminar nasional Pascasarjana merupakan kegiatan rutin yang dilakasanakan oleh Pascasarjana UNNES. Tahun 2018 adalah kali ke 5 pelaksanan yang diselenggarakan oleh Kampus yang telah berubah alamat dari lokasi di Kampus Bendan Ngisor berpindah di Kampus Kelud Utara III Kecamatan Gajahmungkur kota Semarang. Kegiatan akademik ini merupakan kerjasama yang sinergi antar enam Kampus Pascasarjana LPTK di Indonesia.
Articles 830 Documents
Peran dan Strategi Perguruan Tinggi dalam Membentuk SDM Unggul yang Berjiwa Creativepreneurship di Era Society 5.0 Abdul Aman; Tri Joko Raharjo; M. Khafid; Teguh Supriyanto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini, perkembangan teknologi dan informasi telah membawa manusia ke era baru yang dikenal sebagai society 5.0. Era ini ditandai dengan adopsi teknologi digital yang semakin masif dan mendorong munculnya berbagai inovasi baru dalam berbagai bidang kehidupan. Untuk merespon tantangan di era society 5.0, dibutuhkan SDM yang memiliki keterampilan dan kemampuan kreatif serta mampu mengembangkan peluang bisnis baru, sehingga muncul konsep creativepreneurship. Creativepreneurship mengacu pada keterampilan dan kemampuan untuk mengembangkan ide kreatif menjadi bisnis yang sukses. Sebagai lembaga yang berkontribusi dalam kegiatan pendidikan di Indonesia, perguruan tinggi harus mampu membentuk SDM yang memiliki keterampilan dan keahlian yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini. Perguruan tinggi juga harus mendorong kreativitas dan inovasi pada mahasiswanya. Untuk mencapai tujuan tersebut, dilakukan analisis SWOT dan study literasi perguruan tinggi sehingga diperoleh beberapa strategi, seperti menawarkan kurikulum dan program pendidikan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja, mengembangkan keterampilan dan kemampuan mahasiswa dalam bidang kewirausahaan dan inovasi, dan memberikan peluang untuk melakukan penelitian dan pengembangan yang dapat diaplikasikan dalam dunia industri dan bisnis. Selain itu, perguruan tinggi juga dapat menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, seperti industri, pemerintah, atau lembaga non-profit, untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan dan kemampuan dalam dunia kerja. Dengan demikian, perguruan tinggi dapat memainkan peran yang lebih aktif dalam membentuk SDM yang unggul dan berjiwa kreatif di era Society 5.0.
Postmodernisme dalam Pendidikan (Seni) Indonesia: Dampak dan Implikasi Wacana Dekonstruksi-Postmodernisme terhadap Proses Kreatif Artistik dan Pembelajaran Seni Kontemporer Abdul Azis; Syakir Syakir; Karta Jayadi; Wandah Wibawanto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Postmodernisme lahir sebagai bentuk dan respon persinggungan, perlawanan dan penolakan terhadap tradisi pengetahuan modern Eropa yang identik dengan rasionalitas, terukur, keseragaman, fungsional, kontinuitas dan efisien. Pemahaman postmodernisme telah mempengaruhi tidak hanya cara berpikir dalam melihat peristiwa kekinian dalam masyarakat namun juga dalam bertindak secara “sublime” di segala aspek kehidupan manusia seperti sosial, ekonomi, budaya, dan pendidikan (seni). Wacana bertemunya teori-teori postmodernisme dengan pendidikan (seni) ataupun sebaliknya dewasa ini menjadi diskursus panjang di atas meja besar “after globalisasi” walaupun topik ini minim dibicarakan di Indonesia. Penelitian ini menganalisis dampak dan implikasi wacana dekonstruksi - postmodernisme dalam pendidikan (seni) di Indonesia terhadap proses kreatif artistik dan pembelajaran seni kontemporer di sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan hermeneutika radikal dengan pendekatan interdisiplin melalui kajian pustaka terhadap wacana dekonstruksi- postmodernisme dan implikasinya terhadap karya seni kontemporer siswa dan kajian semiotik visual kontemporer terhadap dokumen pictorial dan audio visual artistik karya seni kontemporer peserta didik. Wacana dekonstruksi dalam postmodernisme membawa dampak dan implikasi yang positif dan luas terhadap proses kreatif artistik dan pelaksanaan pembelajaran kontemporer pendidikan seni di sekolah khususnya pada aspek kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi dan komunikasi (C4) peserta didik. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi guru pendidikan seni dalam meningkatkan kompetensi keterampilan abad 21 peserta didik melalui pembelajaran seni kontemporer di sekolah,
Peran Pendidikan Karakter Generasi Z dalam Menghadapi Tantangan Di Era Society 5.0 Adam Wildan Alfikri
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesulitan terbesar yang dihadapi Generasi Z adalah kemajuan teknologi di Era Society 5.0. Menemukan jati diri dan membentuk karakter merupakan dua kendala yang harus diatasi oleh Generasi Z agar tidak mudah terpengaruh dan terdegradasi oleh teknologi yang berkembang pesat. Setiap orang harus memusatkan semua upaya mereka pada platform digital di Era Society 5.0. Akibat tuntutan physical distancing COVID-19, perubahan aktivitas masyarakat yang sebelumnya banyak berkumpul secara fisik kini berubah menjadi pertemuan virtual atau online. Dalam penggunaan teknologi banyak konten kurang mendidik yang ditelan melalui media sosial, penggunaan teknologi ini berujung pada penyalahgunaan yang berakibat pada perubahan karakter. Hal ini menjadi merosotnya moral Generasi Z. Dalam rangka mempersiapkan Generasi Z menghadapi tantangan era society 5.0, kajian ini menjelaskan bagaimana pendidikan karakter sebaiknya dipraktikkan bagi mereka. Penelitian kualitatif deskriptif adalah metodologi yang digunakan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z perlu memperoleh Pendidikan karakter berupa kesadaran, tanggung jawab, kejujuran, dan kebajikan untuk menghadapi tantangan di era society 5.0.
Analisis Kebutuhan Pembelajaran Aktivitas Fisik pada Siswa Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) Usia 4-5 Tahun Berbasis Beyond Centers and Circle Time (BCCT) Afif Khoirul Hidayat
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebutuhan pembelajaran aktivitas fisik pada siswa PAUD usia 4-5 tahun berbasis Beyond Centers and Circle Time (BCCT). Dalam penelitian ini juga dianalisis berbagai macam kebutuhan yang dapat menunjang proses penelitian selanjutnya, yaitu pengembangan pembelajaran aktivitas fisik pada siswa usia 4-5 tahun berbasis Beyond Centers and Circle Time (BCCT). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yang mengacu pada pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru, siswa, dan orang tua yang berasal dari delapan lembaga PAUD yang terdiri dari dua kabupaten Sleman, dua kabupaten Bantul, satu kabupaten Gunung Kidul, dua kabupaten Kota, dan satu kabupaten Kulon Progo. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara langsung. Data yang terkumpul diklasifikasikan sehingga kebutuhan guru, siswa, dan orang tua pada pembelajaran aktivitas fisik pada siswa PAUD usia 4-5 tahun berbasis Beyond Centers and Circle Time (BCCT) dapat dijelaskan masing-masing secara tuntas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 0% responden yang menyatakan sangat tidak membutuhkan, terdapat 0% responden yang menyatakan tidak membutuhkan, terdapat 0% responden yang menyatakan ragu-ragu, terdapat 16,67 % responden yang menyatakan membutuhkan dan terdapat 83,33%responden yang menyatakan sangat membutuhkan. Data hasil penelitian juga menunjukan bahwa mayoritas responden setuju untuk perlunya dirancang dan dikembangkan sebuah pembelajaran aktivitas fisik pada siswa PAUD usia 4-5 tahun berbasis Beyond Centers and Circle Time (BCCT). Adapun jenis-jenis aktivitas fisik yang dibutuhkan adalah berbagai macam permainan yang mengandung unsur berlari, melompat, meloncat, berguling, memanjat dan bermain di luar kelas.
Perkembangan Teknologi dalam Olahraga Sepak Takraw Melalui Sistem Deteksi Servis Fault Ahmad Alwi Nurudin; Sugiharto Sugiharto; Taufiq Hidayah; Rumini Rumini
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk membantu wasit dalam menghindari keputusan keputusan yang kontroversial seperti yang dialami oleh tim sepak takraw Indonesia pada ajang Sea Games yang saat itu servis tim sepak takraw selalu dianulir wasit karena dianggap fault. Dalam hal ini perlu dikembangan sebuah alat deteksi servis dalam sepak takraw. Penelitian ini dilakukan dengan metode tinjauan literatur secara sistematis dengan mengumpulkan semua literatur dari artikel yang termuat dalam jurnal ilmiah bereputasi yang relevan selengkap mungkin dalam tinjauan sistematis peneliti mengumpulkan semua bukti yang tersedia dengan kriteria kelayakan yang ditentukan sebelumnya untuk menjawab pertanyaan penelitian, untuk tujuan ini metode studi literatur digunakan untuk memberikan hasil yang lebih andal dalam menetapkan kesimpulan, akibat dan pengambilan keputusan untuk mengkompilasi literatur yang Seleksi artikel berdasarkan Judul, Abstrak dan kata kunci kemudian dianalisis dalam tinjauan sistematis ini dilakukan dengan prosedur pencarian. Dari hasil beberapa pencarian artikel tentang servis di dapatkan hasil berupa servis merupakan Teknik yang sangat penting dalam olehraga sepak takraw karena servis merupakan kesempatan pertama dalam mendapatkan point sebelum permianan itu dimulai. Untuk itulah servis merupakan komponen yang penting yang perlu diawasi dalam sebuah pertandingan sepak takraw. Wasit merupakan instrument pertandingan yang juga merupakan unsur penting dalam berjalannnya pertandingan, sehat dan tidaknya sebuah pertandingan adalah dari keputusan wasit yang adil. Alat deteksi servis bisa membantu wasit dalam megambil keputasan pada saat pemain melakukan servis sehingga tidak ada lagi keputusan wasit yang kontoversial yang bisa merugikan tim yang sedang bertanding.
Analisis Kesadaran Peserta Didik Terhadap Krisis Energi dan Tantangan Pembelajarannya pada Abad 21 Ahmad Minanur Rohim; Amin Retnoningsih; Aditya Marianti; Firman Hardianto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesadaran peserta didik terhadap krisis energi. Sumber data penelitian dilakukan melalui studi literatur.Pencarian artikel untuk mengumpulkan data memiliki beberapa tahapan. Tahapan tersebut diantaranya identifikasi, penyortiran 1, penyortiran 2, dan bagian yang masuk. Jumlah artikel 48 yang membahas kesadaran peserta didik terhadap krisis energi. Analisis difokuskan pada kesadaran peserta didik terhadap krisis energi dan tantangan pembelajarannya pada abad 21 dari berbagai artikel-artikel yang sudah terpublikasi secara nasional dan internasional. Berdasarkan hasil tersebut, publish artikel dengan tema kesadaran peserta didik terhadap krisis energi terbanyak pada tahun 2020 total 12 artikel dengan persentase 25%. Sementara tahun yang paling sedikit pada tahun 2021 sebanyak 1 artikel dengan persentase 2.1%. Lima negara yang berkontribusi dalam kesadaran krisis energi di antaranya United States, Malaysia, Greece, Taiwan, dan Eropa. Pembelajaran abad 21 membawa bangsa Indonesia setara dengan bangsa lain dalam dunia global.Karakteristik abad 21 untuk mencapainya adalah sebagai berikut knowledge-based society, ICT and media literacy skills, critical thinking skills, problem-solving skills, effective communication skills, dan collaborative skills. Tantangan pembelajaran abad 21 antara lain pendidik harus menguasai ICT, mendesain model pembelajaran aktif, dan pengajar harus mampu menyesuaikan dengan lingkungan.
Analisis Kesesuaian Soal Evaluasi Pembelajaran Biologi SMA Ditinjau Berdasarkan Tipe HOTS (High Order Thinking Skills) Menggunakan Taksonomi Bloom Ajeng Mudaningrat; Partaya Partaya; Dwi Yulianti
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan tuntutan kurikulum 2013 mengharuskan alat evaluasi pembelajaran yang dibuat oleh guru mengacu pada kategori berpikir tingkat tinggi (High Order Thinking Skill/HOTS). Faktanya, banyak guru biologi di Kabupaten Cirebon dalam membuat alat evaluasi tidak mengacu pada indikator HOTS bahkan tidak dilakukan analisis HOTSnya menggunakan Taksonomi Bloom. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian soal evaluasi pembelajaran biologi SMA ditinjau berdasarkan tipe HOTS menggunakan Taksonomi Bloom. Penelitian ini merupakan evaluatif yang dilakukan secara kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah soal Ujian Akhir Semester (UAS) ganjil mata pelajaran biologi kelas XI IPA tahun pelajaran 2021/2022. Hasil penelitian menunjukkan soal Ujian Akhir Semester Ganjil yang diujikan di Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Cirebon tidak sesuai dengan kategori HOTS yang semestinya diberikan pada siswa Sekolah Menengah Atas. Cakupan soal dengan kategori HOTS masih sangat rendah pada soal yang diujikan di SMAN 1 Lemahabang dan MAN 3 Buntet Pesantren Cirebon, adapun pada MA NU Putri Buntet Pesantren Cirebon tidak ditemukan soal dengan kategori HOTS. Data penelitian menunjukkan diperlukan adanya peningkatan kualitas pembuatan soal HOTS yang dibuat oleh guru mata pelajaran biologi dengan memberikan pelatihan dan penguatan dalam menyusun soal HOTS untuk siswa sekolah menengah atas.
Metode Pengembangan Manajemen Pembelajaran Mata Kuliah Permesinan Kapal Pada Program Studi Teknika di Perguruan Tinggi Vokasi Bidang Pelayaran Amad Narto; Mungin Eddy Wibowo; Joko Sutarto; Abdurrahman Abdurrahman
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa yang paling berat dialami oleh dunia pendidikan pada fase pandemi Covid-19 yang melanda di seluruh wilayah Indonesia, mulai terjadi pada Maret 2020. Masa pandemi ini menjadi langkah pengembangan bagi perguruan tinggi untuk terus meningkatkan media pembelajaran yaitu E-learning dalam menerapkan Blended Learning guna mewujudkan Education 4.0 di era Industrial Revolution 4.0 Pasca Pandemi Covid-19 nantinya. Dalam dunia pendidikan, telah terjadi perubahan secara global sejak pandemi Covid-19. Pasca pandemi Covid-19 atau new normal pada bidang pendidikan yang telah dimulai seharusnya diteruskan dan disempurnakan hingga memenuhi konsep Blended Learning, yakni sebuah konsep pendidikan yang mengkombinasikan metode kuliah tatap muka di ruang kelas dengan E-learning sehingga pada waktunya, dunia pendidikan akan benar-benar berada dalam era Education 4.0. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan model manajemen pembelajaran permesinan kapal pada Program Studi Teknika di Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang dan sekolah vokasi bidang pelayaran lainnya. Pada pengamatan dilakukan pengujian tingkat validitas kelayakan model manajemen pembelajaran permesinan kapal yang dikembangkan berdasarkan validasi pakar dan praktisi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan aplikasi SPSS, selanjutnya penelitian menunjukan kepuasan peserta didik pada penggunaan E-Learning yang dihitung berdasarkan ketentuan peraturan. Hasil pembelajaran permesinan kapal menunjukan rata-rata nilai sebesar 81.34 dari nilai akhir keseluruhan peserta didik. Pada kepuasan penggunaan E-Learning menunjukan predikat baik dengan hasil nilai sebesar 87.82. Selanjutnya pada pengujian validasi menunjukan bahwa hasil nilai akhir memiliki korelasi dengan kepribadian, motivasi, kelola kelas, paham siswa, bahan ajar dan strategi pembelajaran sehingga dapat disimpulkan hasil evaluasi dapat digunakan untuk menjadi perbaikan dan peningkatan strategi pengembangan manajemen pembelajaran pada mata kuliah tersebut
Model Manajemen Kompetensi Guru Berbasis Teori Big Fave Personality dalam Penguatan Mutu Sekolah di Era Digital Anas Rohman; Rusdarti Rusdarti; Kardoyo Kardoyo; Sungkowo Edy Mulyono
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menkaji tentang model manejemen kompetensi guru berbasis teori big five personality dalam penguatan mutu sekolah di era digital. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif kepustakaan, sehingga sumber data dalam penelitian ini adalah buku, artikel dan naskah lainnya yang mendukung penelitian dan analisis dilakukan dengan pengurangan data, analisis data, proses perhitungan, analisis hasil dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadirnya era revolusi industri 4.0 telah menjadikan pendidikan terdigitalisasikan. Oleh karenanya peningkatan kompetensi guru harus dilakukan, yaitu dengan mengetahui kepribadian seorang guru dengan teori big five personality untuk melakukan tindakan pengembangan kompetensi guru. Hal ini dapat dilakukan dengan menerapkan team teaching dalam pembelajaran, memperkuat kerjasama lembaga, dan pelatihan dalam meningkatkan kompetensi guru era digital.
Sociopreneurship dalam Perwujudan Kampung Tematik di Kota Semarang Andarweni Astuti; Eva Banowati; Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti; Rusdarti Rusdarti
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengambil tema tentang sociopreneurship dalam mewujudkan kampung tematik berlokasi di Kota Semarang Jawa Tengah, Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa bagaimana usaha pemerintah Kota Semarang dalam melaksanakan sosiopreneurship Desa Tematik. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah usaha pemerintah untuk mempertahankan keseimbangan masyarakat yang dianalisa melalui bidang perekonomian sehingga teracapai peningkatan kesejahtaraan hidup. Angka kemiskinan di Semarang pada tahun 2019 menunjukkan angka penurunannya dibandingkan pada tahun sebelumnya mulai tahun 2010. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, dengan jenis data yang dipilih adalah data primer dan data sekunder. Hasil penelitian yang berhasil dirumuskan adalah proses sociopreneurship Kampung Tematik Semarang mampu memberdayakan masyarakat, dengan meningkatkan kesejahteraannya, karena masyarakatnya yang inovatif, memanfaatkan peluang, memiliki sikap sebagai leader, mampu menciptakan nilai baru, mampu menciptakan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, dan mampu melakukan kegiatan yang untuk mendapatkan keuntungan. Implikasi atau manfaat penelitian ini bagi masyarakat adalah untuk menggugah kesadaran masyarakat Kota Semarang dalam mengembangkan daerahnya agar memiliki kebermanfaat bersama.