cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunung Pati, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana
ISSN : -     EISSN : 26866404     DOI : -
Core Subject : Education,
Seminar nasional Pascasarjana merupakan kegiatan rutin yang dilakasanakan oleh Pascasarjana UNNES. Tahun 2018 adalah kali ke 5 pelaksanan yang diselenggarakan oleh Kampus yang telah berubah alamat dari lokasi di Kampus Bendan Ngisor berpindah di Kampus Kelud Utara III Kecamatan Gajahmungkur kota Semarang. Kegiatan akademik ini merupakan kerjasama yang sinergi antar enam Kampus Pascasarjana LPTK di Indonesia.
Articles 830 Documents
Perancangan Media Pengajaran Digital Berbasis TPACK: Digitalisasi Media Pembelajaran dalam Habitus Baru Pendidikan Pasca Pendemi Covid-19 Sri Haryati; Issy Yuliasri; Joko Nurkamto; Sri Wuli Fitriati
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran berbasis digital memiliki kualitas produksi yang sangat tinggi yang mampu menampilkan ide-ide kompleks dalam waktu singkat. Belakangan, media pembelajaran berbasis digital berkembang dengan baik di era milenial yang ditandai dengan meningkatnya produktivitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) aplikasi trending yang digunakan oleh para perancang media ajar untuk membuat media ajar berbasis digital; (2) kendala yang dihadapi guru milenial dalam membuat media pembelajaran berbasis digital; (3) faktor-faktor yang mendasari masalah; (4) upaya perancang media pengajaran digital untuk mengatasi masalah tersebut. Dengan menggunakan deskriptif kualitatif, 164 perancang media ajar digital (guru milenial) berusia 22-37 tahun diinvestigasi tentang proses dan produk media ajar berbasis digital. Kuesioner, wawancara, dan analisis dokumen yang digunakan untuk mengumpulkan data. Data dianalisis dengan menggunakan Model Analisis Data Interaktif. Teknik triangulasi memudahkan validasi dan verifikasi data nantinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat aplikasi trending yang digunakan oleh desainer untuk membuat media pembelajaran digital; (2) Kurangnya kreativitas dan pemahaman terhadap teknologi menjadi masalah utama; (3) Minimnya pengetahuan di bidang teknologi dan ketergantungan untuk memanfaatkan media pembelajaran digital yang sudah jadi menjadi faktor utama penyebab kesulitan dalam merancang media pembelajaran digital; (4) Meningkatkan kreativitas, inovasi dan kepekaan teknologi merupakan solusi utama yang diajukan oleh para guru. Hasil penelitian menyiratkan bahwa menjadi pengembang media pengajaran digital perlu upaya ekstra.
Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMA dalam Menyelesaikan Soal Matriks ditinjau dari Kecerdasan Interpersonal Soleha Soleha; Ferry Ferdianto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan analisis kemampuan komunikasi matematis siswa SMA dalam menyelesaikan soal matematika ditinjau dari kecerdasan interpersonal. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes dan wawancara. Pendukung instrumennya berupa angket kecerdasan interpersonal, tes kemampuan komunikasi matematis tulis, dan pedoman wawancara. Subjek yang akan diambil dalam penelitian ini adalah 3 siswa yang mempunyai kategori tinggi, sedang, dan rendah dalam tingkatan kecerdasan interpersonal, yang kemudian akan dianalisis kemampuan komunikasi matematisnya guna untuk mengetahui apakah siswa yang mempunyai kategori dalam kecerdasan interpersonal akan bagus juga dalam kemampuan komunikasi matematisnya. Hasil penelitian diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa siswa yang memiliki kecerdasan interpersonal tinggi sudah mampu menjelaskan semua yang dimaksud pada soal, siswa dengan kecerdasan interpersonal sedang belum mampu menjelaskan kesimpulan karena ada kesalahan dalam proses perhitungan jawaban soal, dan siswa yang memiliki kecerdasan interpersonal sedang belum mampu menjelaskan kesimpulan karena ada kesalahan dalam proses perhitungan jawaban soal.
Implementasi Membacakan Buku Cerita Dalam Mengembangkan Kemampuan Literasi Anak Usia Dini Siti Yomi Rohmah; Yuli Utanto; Rahayu Pristiwati
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan literasi anak usia dini sangat penting dikembangkan sejak dini agar anak mampu menjalani kehidupan selanjutnya dengan baik. Kegiatan literasi dalam hal ini membacakan buku cerita kepada anak masih minim dilakukan oleh orang tua di rumah. Hasil the program for international student assesment (PISA) menyatakan bahwa Indonesia memiliki peringkat paling bawah dari negara-negara yang lain. Maka perlu adanya kolaborasi antara guru, orang tua, masyarakat dan pihak-pihak yang terkait dalam mengembangkan literasi anak usia dini melalui kegiatan yang berkaitan. Diantara kegiatan yang dilakukan adalah membacakan buku cerita kepada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kegiatan membacakan buku dalam mengembangkan kemampuan literasi anak usia dini. Jenis penelitian yang digunakan adalah library research. Dimana peneliti mengumpulkan kajian-kajian ilmiah dari jurnal nasional maupun internasional dan hasil prosiding seminar nasional kemudian menganalisa untuk mendapatkan sebuah hasil. Adapun hasil penelitian ini yaitu Literasi adalah kemampuan anak dalam membaca dan menulis awal, mendengar dan menyimak cerita serta kemampuan anak dalam memiliki kecakapan kehidupan. Faktor yang mempengaruhi literasi anak usia dini yaitu faktor lingkungan, faktor intelektual. Peran orang dewasa dalam memberikan stimulasi perkembangan literasi anak usia dini memberikan dampak terhadap perkembangan literasi anak usia dini. Adapun implementasi membacakan buku kepada anak dalam mengembangkan literasi anak usia dini yaitu (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan, (3) Evaluasi (4) Kegiatan dilakukan berulang dan terus menerus. Penelitian ini bermanfaat bagi guru, orang tua, masyarakat dan peneliti-peneliti selanjutnya yaitu sebagai rujukan dalam melaksanakan kegiatan membacakan buku cerita kepda anak dalam mengembangkan literasi anak usia dini.
Implementasi Model Pembelajaran Inkuiri untuk Peningkatan Ketrampilan Berpikir Kritis Anak Usia Dini di RA Nurul Haq Kudus Siti Rosidah; Ida Zulaeha; Ali Formen
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya pergeseran paradigma pendidikan yang semula hanya mengutamakan pengetahuan, kini pendidikan lebih mengarah pada keterampilan yang aplikatif dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini di antaranya untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada anak usia dini dengan implementasi model pembelajaran Inkuiri. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Analisis data yang digunakan yaitu reuksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukan dengan implementasi model pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan ketrampilan berpikir kritis di RA Nurul Haq Kudus sudah berjalan dengan baik, pelaksanaannya sistematis dan ketrampilan berpikir kritis anak meningkat, terlihat ketika guru dalam memfasilitasi dan memotivasi anak sangat mempengaruhi kemampuan hasil belajar anak. Pembelajaran yang tidak lagi berpusat pada guru , berbagai media yang disediakan, anak diberi kebebasan memilih kegiatan, anak mengungkapkan ide atau gagasan, mampu menghasilkan produk dan mampu menceritakan hasil kegiatan yang telah dilakukan. Manfaat penelitian bagi masyarakat yaitu bahwa pembelajaran inkuiri ini sangat penting untuk anak usia dini karena akan memunculkan ide atau pemikiran yang kreatif.
Efektivitas Permainan Engklek Al Basha’ir Terhadap Kemampuan Awal Mengenal Huruf Hijaiyyah pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK Islam Al Madina, Kota Semarang Siti Mardiati Yuni Eka Wulandari; Tri Suminar; Siti Nuzulia
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Engklek Al Basha’ir merupakan permainan tradisional yang mempunyai nama asli “Zondang Maandag”, berasal dari bahasa Belanda. Menurut sejarahnya permainan Zondang Maandag ini dibawa oleh Belanda pada masa penjajahannya di negara Indonesia. Permainan dimodifikasi sebagai pengenalan huruf Hijaiyyah pada 4 tahapan yaitu huruf gundul, menulis huruf, huruf berharokat, huruf sambung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan mengenal Huruf Hijaiyyah anak kelompok A melalui penerapan media Engklek Al Basha’ir. Metode penelitian ini adalah Pre-experimental design dengan one-group pretest-posttest design. Populasi penelitian merupakan siswa kelompok A usia 4-5 tahun TK Islam Al Madina Semarang. Sampel penelitian terdiri dari 30 dengan teknik sampling jenuh. Metode pengumpulan data penelitian ini adalah metode tes dan metode dokumentasi. Pelaksanaan dalam 12 kali treatment. Pengumpulan data dilakukan dua kali, yaitu tes sebelum diberikan perlakuan (pretest) dan tes setelah diberikan perlakuan (posttest). Pada proses pelaksanaan melibatkan observer yaitu dua orang guru kelas serta peneliti sendiri. Hasil perhitungan uji hipotesis diperoleh nilai – t tabel > t hitung > t tabel, yaitu (- 2.045 > -16.640 atau 16.640 > 2.045), dengan sig = 0.000. Perbedaan yang signifikan dapat dilihat dari nilai sig 2 tailed < 0,05 yaitu 0,000. Berdasarkan uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Engklek Al Basha’ir memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan mengenal huruf hijaiyyah anak kelompok A. Saran: 1) Kemampuan mengenal huruf hijaiyyah pada anak usia 4-5 tahun dapat dilakukan dengan menggunakan media Engklek Al Basha’ir. 2) Pemberian materi pengenalan huruf hijaiyyah dapat diberikan melalui 4 variasi tahap Engklek Al Basha’ir agar dapat terealisasi dengan baik.
Literasi Matematika ditinjau dari Kemampuan Analogi Matematis Mahasiswa pada Materi Persamaan Diferensial Orde Satu Siti Kholifah; St. Budi Waluya; Widowati Widowati; Walid Walid
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi matematika merupakan suatu kemampuan esensial bagaimana pelajar memiliki proses berpikir secara matematis. Tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan literasi matematika mahasiswa yang ditinjau dari kemampuan analogi matematis dalam menyelesaikan persamaan diferensial orde satu. Jenis penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif dengan focus penelitian mahasiswa dengan kemampuan analogi matematis tinggi dan rendah untuk mengetahui gambaran proses kognisi literasi matematika. Instrumen yang diberikan berupa tes kemampuan analogi matematis dan tes literasi matematika. Hasil tes dan wawancara dianalisis menunjukkan bahwa subjek dengan kemampuan analogi matematis tinggi yaitu U-01 dan U-02 memiliki perbedaan dalam menyelesaikan tes KAM. Subjek U-01 mampu mengidentifikasi serta memodelkan permasalah kedalam bahasa matematika, mampu merancang strategi untuk mencapai solusi, namun kurangnya kepercayaan diri dalam menerapkan struktur matematika sehingga untuk menguatkan hasil serta menginterpretasikan ke kondisi nyata tidak maksimal dalam menyelesaikan soal kontekstual. Subjek U-02 mampu memenuhi indikator literasi matematika dengan baik, diperdalam dengan hasil wawancara subjek mampu mengidentifikasi aspek permasalahan dengan percaya diri karena pemahaman yang subjek miliki sebelumnya meskipun tidak menuliskan rumusan permasalahan dalam lembar jawab. Sedangkan subjek dengan kemampuan analogi matematis rendah, yaitu L-01 dan L-02 memiliki kecenderungan yang sama dimana kesulitan memahami permasalahan kontekstual, sulit mengidentifikasi serta membuat model matematika dalam permasalahan yang dibangun dengan persamaan diferensial, sehingga indikator literasi matematika tidak dapat terpenuhi dengan baik.
Mengatasi Kesulitan Injeksi Computational Thinking Pada Mata Pelajaran Matematika Siswa Sekolah Dasar dengan Pendekatan Psikologi Kognitif Saiful Marom; St. Budi Waluya; Scolastika Mariani; Bambang Eko Susilo
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini mempunyai sebuah tujuan yakni untuk mengetahui tentang solusi dalam menghadapi kesulitan dalam injeksi computational thinking skill pada mata pelajaran matematika pada siswa jenjang sekolah dasar dengan pendekatan psikologi kognitif. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan pendekatan kajian pustaka, disini peneliti mengumpulkan sumber dan referensi dari sumber-sumber yang kredibel yakni dari buku dan jurnal yang terindeks. Selanjutnya penulis menelaah kajian-kajian pustaka yang berkaitan dengan proses injeksi computational thinking skill pada mata pelajaran matematika. Pada proses pembelajaran kesulitan dalam proses pembelajaran adalah sebuah hambatan maupun suatu hal yang mengganggu dalam proses belajar yang terjadi pada siswa. Kesulitan dalam proses pembelajaran dapat dilihat dari suatu penanda dengan adanya kesenjangan yang signifikan antara taraf inlegensi dan berbagai hal yang berkaitan dengan kemampuan dalam proses akademik yang seharusnya dicapai. Penyebab kesulitan belajar ada dua yakni dari dalam (internal) dan dari luar (eksternal). Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan sebuah penyelesaian dengan mengikut sertakan peran orang tua secara aktif dan guru secara maksimal yakni dengan memberikan dukungan dan memberikan semangat dalam menjalani proses injeksi computational thinking skill pada proses pembelajaran matematika.
Comparison Sport Physical Education in school Indonesia vs Italy (team sport, individual sport) Vincenzo Alberto Annese
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandingkan dua negara: sistem pendidikan jasmani nasional di sekolah Indonesia dan di sekolah Indonesia dengan Italia. Perbedaan antara olahraga individu dan olahraga kolektif (olahraga tim). Mari kita coba bandingkan kedua negara dengan berbagai sistem pendidikan pemerintah nasional. Pendidikan keluarga dan budaya memainkan peran yang sangat mendasar. Perbedaan ditentukan oleh usia awal dari jam yang didedikasikan untuk olahraga, hingga kemampuan untuk menggunakan banyak disiplin ilmu selama seminggu. Berbagai jenis makanan, budaya, agama, perbandingan dengan jam yang didedikasikan untuk istirahat. Kesediaan untuk mencapai tingkat kesempurnaan dan penolakan afektif dan emotif dengan pindah ke negara lain. Kesediaan untuk mengubah hidup demi lahirnya bakat. setelah kerja kompetitif dengan kerja institusional yang diberikan oleh reputasi yang diperoleh untuk mencapai tujuan penting. Telah banyak kuisioner yang dikeluarkan kepada mahasiswa dengan metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatih dan guru mengadopsi sistem pengajaran yang kurang condong ke olahraga tim sejauh menyangkut Indonesia. di mana ada dan juga merupakan perbedaan penting dalam pelatihan dan praktik olahraga yang berbeda antara pria dan wanita. Di Indonesia praktek sepak bola bahkan lebih sedikit, meskipun sudah sangat terkenal di seluruh Indonesia. Olahraga kontak seperti judo dan karat juga diadakan di Indonesia. Di Italia, bola voli lebih banyak dipraktikkan di sekolah-sekolah. Di Indonesia khususnya, pemerintah sekolah Indonesia harus berusaha untuk lebih mempromosikan olahraga untuk semua siswa dari tahun pertama sekolah.
Pemanfaatan Trello sebagai Ruang Argumentasi Ilmiah Kolaboratif pada Pelatihan Guru Fisika Muhammad Miftakhul Falah; Hartono Hartono; Sunyoto Eko Nugroho; Saiful Ridlo
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Argumentasi ilmiah merupakan keterampilan penting yang perlu dimiliki oleh guru. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memberi ruang dalam berkolaborasi. Salah satunya menggunakan Trello. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan Trello sebagai ruang maya untuk membangun argumentasi ilmiah kolaboratif pada pelatihan guru Fisika. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah 35 guru Fisika MA yang mengikuti pelatihan jarak jauh secara daring khususnya mata pelatihan Termodinamika. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah catatan aktivitas (log activity) pada aplikasi Trello. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform Trello dapat digunakan sebagai ruang maya argumentasi ilmiah kolaboratif khususya pelatihan guru fisika. Tahapan penggunaan Trello dalam membangun argumentasi ilmiah kolaboratif dimulai dari stimulasi permasalahan, klaim setiap kelompok, pencarian bukti, melakukan gradasi bukti serta penalaran kelompok.
Pendidikan Seni Berlandaskan Tekno-Ideologi; Evaluasi Pembelajaran Notasi Musik dalam Konsep Transposisi A. Heryanto; Wadiyo Wadiyo; Agus Cahyono; Suharto Suharto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan ini memuat tentang pendidikan seni berlandaskan teknologi dan ideologi; Implementasinya pada Evaluasi Pembelajaran Notasi Musik dalam Konsep Transposisi melalui aplikasi Score Cloud. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengungkap dan mendeskripsikan tentang keberadaan, kebenaran dan nilai/ kebermanfaatan Evaluation) dalam konsep Transposisi pada Pembelajaran Notasi Musik melalui Score Cloud. Penulisan ini menggunakan Metode Campuran (Mixed Method). Berdasarkan hasil penelitian, penulis dapat membuktikan bahwa keberadaan Evaluasi dalam konsep Transposisi pada Pembelajaran Notasi Musik dapat efektif dan efisien melalui aplikasi Score Cloud. Evaluasi menggunakan aplikasi Score Cloud ini dapat dijadikan sebagai alternatif objektifitas dalam penilaian pembelajaran Notasi Musik. Evaluasi Pembelajaran Notasi Musik dalam konsep Transposisi ini menunjukan bahwa guru sebagai manusia sudah sepatutnya untuk melek teknologi. Kemajuan teknologi saat ini tentu sangat bernilai, bagi guru yang memanfaatkannya. Artinya, guru akan lebih bernilai dan bermanfaat ketika dapat menyesuaikan dengan kemajuan teknologi. Jika ingin menyesuaikan dengan kemajuan teknologi saat ini, maka guru wajib meningkatkan kompetensinya diberbagai bidang; Kepribadian, Sosial, maupun Pedagogik dan profesionalitas yaitu salah satunya pengembangan potensi diri dalam penggunaan teknologi. Guru harus dengan bijak menanggapi keberadaan dan kemajuan teknologi. Guru indonesia tidak mudah dikalahkan oleh teknologi. Teknologi sebagai fasilitas mempermudah dan membantu guru mengembangkan kompetensi. Kompetensi ini tentunya tetap diperkuat oleh Ideologi Pancasila sebagai kekuatan guru yang berkarakter.