cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunung Pati, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana
ISSN : -     EISSN : 26866404     DOI : -
Core Subject : Education,
Seminar nasional Pascasarjana merupakan kegiatan rutin yang dilakasanakan oleh Pascasarjana UNNES. Tahun 2018 adalah kali ke 5 pelaksanan yang diselenggarakan oleh Kampus yang telah berubah alamat dari lokasi di Kampus Bendan Ngisor berpindah di Kampus Kelud Utara III Kecamatan Gajahmungkur kota Semarang. Kegiatan akademik ini merupakan kerjasama yang sinergi antar enam Kampus Pascasarjana LPTK di Indonesia.
Articles 830 Documents
Model Pembelajaran Klinik Keperawatan Medikal Bedah Pendekatan Saintifik Ismonah Ismonah; Oktia Woro Kasmini Handayani; Wahyono Wahyono; Tri Suminar
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengalaman belajar klinik merupakan suatu proses transformasi peserta didik menjadi seorang perawat yang profesional, dengan memberikan kesempatan bagi peserta didik beradaptasi dengan perannya sebagai perawat profesional. Selain itu juga berperan dalam membina sikap, pandangan, dan kemampuan profesional lulusan, perawat mampu bersikap dan berpandangan profesional, berwawasan keperawatan yang luas, serta mempunyai pengetahuan ilmiah keperawatan yang memadai, serta menguasai keterampilan profesional secara baik dan benar. Pembelajaran dengan pendekatan saintifik adalah proses pembelajaran yang dirancang agar peserta didik secara aktif mengkonstruksi, konsep, hukum atau prinsip melalui tahapan-tahapan mengamati, merumuskan masalah, mengajukan atau merumuskan hipotesis, mengumpulkan data dengan berbagai teknik, menganalisis data, menarik kesimpulan dan mengkomunikasikan konsep atau prinsip yang ditemukan. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan model pembelajaran klinik keperawatan medikal bedah pendekatan saintifik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan. Dengan mengidentifikasi kondisi yang ada saat ini, kemudian menyusun sebuah model dan dilakukan uji coba, agar mendaptkan suatu bentuk model yang sesuai. Hasil penelitian didapatkan bahwa penerapan model manajemen pembelajaran klinik keperawatan medikal bedah efektif dalam meningkatkan kompetensi klinik peserta didik yang meliputi kognitif, afektif maupun psikomotorik. Kompetensi klinik ditunjukan dengan kemampuan peserta didik dalam melaksanakan praktik klinik kepada pasien, melalui asuhan keperawatan. Implikasi dalam penelitian ini adalah Model Pembelajaran Klinik Pendekatan Saintifik dapat diterapkan kepada mahasiswa yang praktik keperawatan medikal bedah, guna meningkatkan kompetensi klinik mahasiswa keperawatan.
Tari Multi Etnis Kota Pontianak, Sejarah, Fungsi, dan Perkembangannya Ismunandar Ismunandar
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kalimantan Barat yang ternyata memiliki nilai luhur dalam sebuah tarian, memiliki simbol dan makna gerak yang memiliki nilai pemersatu, misalnya nilai dari rasa kebersamaan. Nilai-nilai yang terkandung dalam tari Multietnis terletak pada cerita awal penciptaannya, pola ikatan, penari hingga kostum dan gerakan yang diciptakan dapat dipelajari lebih dalam sehingga tari Multietnis dapat dipertahankan dan dilestarikan selain sebagai hiburan atau seni pertunjukan. . Tarian multietnik dapat menjadi tawaran pembelajaran bagi semua kalangan baik pelajar, mahasiswa maupun masyarakat umum, karena tari multietnis merupakan salah satu tarian yang ada di kalimantan barat khususnya di kota pontianak. Tari Multi Etnis Kota Pontianak merupakan kesenian tari yang memiliki nilai luhur yakni: terlihat bahwa tari multietnik merupakan warisan seni yang patut untuk dilestarikan; b) menyediakan wadah bagi penggiat tari untuk mempelajari tari Multietnis sebagai media pemersatu; Kajian teori yang digunakan adalah teori tari tradisional dan kajian tari modern. Metode penelitian ini disajikan dengan menggunakan metode deskriptif untuk menjelaskan, mengungkapkan dan mendeskripsikan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam tarian Multietnis sesuai dengan data yang peneliti dapatkan. Pemilihan metode ini didasarkan pada kebutuhan peneliti untuk memperoleh hasil penelitian yang valid, terukur dan bermakna. Pendekatan kualitatif digunakan untuk mengidentifikasi sejarah, fungsi dan perkembangan tari multietnis di Pontianak, Kalimantan Barat. Subyek penelitian ini adalah penggiat tari multietnik di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat. Tahap penelitian ini meliputi tahap persiapan, tahap pemetaan lokasi narasumber, tahap pengumpulan data, dan pendeskripsian hasil penelitian.
Implementasi Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) dalam Upaya Menigkatkan Mutu Pendidikan Kodrat Alam; Eko Handoyo; Ida Zulaeha; Fakhruddin Fakhruddin
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi (perencanaan, implementasi dan evaluasi) manajemen sumberdaya manusia (SDM) dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di SMK Pelayaran YPL Satria Bahari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Informan penelitian yaitu kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan guru. Adapun hasil penelitian ini adalah, (1) langkah-langkah dalam perencanaan pengembangan sumber daya manusia pendidikan untuk mewujudkan sekolah unggul terdiri dari 11 tahap, (2) implentasi pengembangan sumber daya manusia pendidikan di SMK Pelayaran YPL Satria Bahari dilakukan dengan strategi pra merge dan intra merge yang berorientasi pada 4 (empat) dimensi pengembangan sumber daya manusia, dan (3) dengan mengimplementasikan program pengembangan sumber daya manusia pendidikan di SMK Pelayaran YPL Satria Bahari dengan baik, maka akan memberikan pengaruh bagi komitmen kelembagaan/organisasi.
Sekolah Musik Di Era Digital Dalam Penguatan Pendidikan Seni Di Indonesia Kusrina Widjajantie; Sunarto Sunarto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era digital adalah suatu era bahwa setiap orang bisa saling berkomunikasi dengan makin dekat, walaupun terhalang jarak yang jauh secara geografis. Era digital ini merupakan wujud dari globalisasi, karena dengan mudahnya berkomunikasi terjadi pertukaran pandangan dunia, baik itu pemikiran, maupun produk,dan aspek kebudayaan. Di era ini pula, saat pandemic covid melanda dunia, teknologi menjadi sangat dibutuhkan. Seperti pada sekolah music pada pasca pandemic, yang masih terbatas menggunakan metode daring. Rumusan masalah: Bagaimana proses pembelajaran music menggunakan metode daring? Bagaimana perkembangan sekolah music pasca pandemic? Setelah mengalami proses penelitian dengan metode kualitatif, teknik pengumpulan data, seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi tahapan pengurangan data, klasifikasi data, deskripsi dan interpretasi data, dan kesimpulan lebih lanjut. Pendekatan interdisiplin untuk membedah, menganalisis masalah adalah teori fenomenologis dengan melihat aspek filsafat dan psikologi. Maka hasil dari pembahasan ini adalah proses pembelajaran daring, yang memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya siswa melakukan daring dirumah adalah siswa bisa mengadakan kegiatan belajar music di rumah, menekan biaya transportasi ke tempat sekolah music. Kekurangan jika siswa melakukan daring di rumah adalah siswa menghadapi masalah koneksi yang tidak lancar sehingga belajar music jadi tersendat-sendat, kedisiplinan siswa kurang terjaga karena guru tidak langsung bertatap muka dengan siswa, evaluasinyapun kurang terpantau dengan baik. Sehingga hasil pembelajaran kurang obyektif dan sempurna. Perkembangan sekolah music pasca pandemic mulai membaik, murid kembali termotivasi untuk les, sehingga pendapatan sekolah music bertambah, walaupun jumlahnya tidak seperti awal sebelum pandemic. Karena era digital, semakin banyak pula creator youtube yang membuat pembelajaran music, sehingga sebagian remaja yang menginginkan efektif, praktis dan murah, memakai youtube menjadi alternatif untuk belajar music.
Implementasi Literasi di Sekolah Dasar Laelia Nurpratiwiningsih; Rusdarti Rusdarti; Joko Widodo; Tjaturahono Budi Sanjoto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program literasi sangat penting dalam membantu siswa dalam mengembangkan kemampuan dasar membaca, menulis dan berbicara agar dapat berpikir kritis pada era globalisasi sekarang terutama bagi peserta didik di sekolah dasar. Penelitian bertujuan untuk menganalisis implementasi literasi di sekolah dasar. Sasaran dalam penelitian ini adalah guru dan peserta didik di SD Negeri Harjosari Lor 1 dengan pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan wawancara. Analisis data yang digunakan dengan pengumpulan, reduksi, penyajian dan kesimpulan data. Hasil menunjukkan bahwa Implementasi literasi yang dilaksanakan di SD Negeri Harjosari Lor 1 adalah membaca sebelum kegiatan pembelajaran berlangsung, pojok baca literasi, adanya karya mading kelas, bintang prestasi, hafalan juz ama dan doa harian, game pendidikan, serta menyanyikan lagu-lagu nasional dan daerah. Kegiatan literasi tersebut dapat berjalan dengan baik, hal ini terlihat dengan adanya kegiatan peserta didik dapat membaca dan memahami teks, dapat menulis dengan jelas, dan dapat membaca dengan lancar. Namun, masih terdapat kendala masih terbatasnya buku-buku bacaan di sekolah dasar dan keterbatasan sumber daya manusianya.
Kebijakan Akademik Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta dalam Merespon Tantangan Era Disrupsi Laily Hidayati
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk respon kebijakan akademik perguruan tinggi swasta terhadap perkembangan era disrupsi yang melanda seluruh lini kehidupan masyarakat, tak terkecuali perguruan tinggi. Respon ini mutlak diperlukan untuk menunjukkan kesiapan dan eksistensi perguruan tinggi dalam perannya sebagai salah satu agen yang ikut mencerdaskan kehidupan bangsa dan menyiapkan sumber daya manusia yang tangguh dan dapat menyesuaikan diri di era yang berubah super cepat ini. Penelitian ini menggunakan desain penelitian studi kasus tunggal. Penelitian ini menemukan bahwa perguruan tinggi agama islam swasta telah menunjukkan respon-respon tertentu terhadap perkembangan era disrupsi yang berupa kebijakan akademik yang sama sekali baru dari kebijakan-kebijakan sebelumnya, yang mana hal tersebut sangat tampak sebagai respon terhadap tuntutan era digital dan era industri 4.0. Respon tersebut meliputi kebijakan akademik dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk perumusan kebijakan akademik dan pengalokasian anggaran. Namun, dalam implementasinya kebijakan tersebut harus didukung oleh: 1) budaya organisasi yang sehat, 2) SDM yang mumpuni, 3) peran kepemimpinan kolaboratif.
Tantangan dalam Meningkatkan Sumber Daya Manusia Pendidik Seni Rupa di Era Digital Lindawati Lindawati; Syakir Syakir; Ponimin Ponimin; Eko Sugiarto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era digital adalah masa di mana teknologi digital telah menjadi bagian penting dari kehidupan manusia. Era ini dimulai pada akhir abad ke-20 dengan munculnya teknologi informasi dan komunikasi seperti komputer, internet, dan telepon genggam. Kemudian, perkembangan teknologi digital semakin cepat dan meluas ke berbagai sektor salah satunya pendidikan. Permanfaatan teknologi dalam pendidikan seni rupa masih sangat minim berbanding dengan bidang lainnya. Tujuan dari penelitian ini memberikan beberapa solusi dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (Guru) di bidang seni rupa dalam penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian studi literatur. Dari hasil studi literature menemukan solusi dalam meningkatkan SDM pendidik seni rupa yaitu: pengembangan keterampilan digital, integrasi teknologi dalam pembelajaran, peningkatan kualitas kurikulum, penggunaan media sosial dan platform digital, serta pelatihan dalam peningkatan kualitas guru seni rupa. Dalam menerapkan solusi tersebut perlu upaya dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, institusi pendidikan, dan industri, untuk memberikan dukungan dan sumber daya yang cukup agar SDM pendidik seni rupa dapat terus berkembang dan beradaptasi dengan era digital yang semakin maju.
“Saya bukan guru yang mahir teknologi": Implementasi Teknologi digital di Kelas untuk Pembalajaran Bahasa Inggris Lita Liviani Taopan; Januarius Mujiyanto; Sri Wuli Fitriati; Zulfa Sakhiyya
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbagai penelitian tentang teknologi dan implemenatasinya telah dilakukan di bidang pendidikan, namun masih sedikit penelitian tentang penerapan teknologi digital untuk pembelajaran Bahasa Inggris yang dilaporkan. Penelitian naratif ini bertujuan untuk menceritakan kembali kisah seorang guru bahasa Inggris menghadapi hambatan dalam menggunakan teknologi digital di kelas dan mengungkap peluang penggunaan teknologi digital untuk pembelajaran Bahasa Inggris di kelas EFL selama era pandemi. Peneliti menggunakan wawancara semi terstruktur dan observasi untuk mengumpulkan data. Partisipan dalam penelitian adalah seorang guru bahasa Inggris yang berpengalaman di sebuah SMA di Indonesia. Penyelidikan naratif dengan analisis tematik diterapkan untuk menganalisis data wawancara. Hasil analisis data mengungkapkan bahwa penerapan teknologi digital merupakan proses yang rumit dengan hambatan eksternal seperti masalah teknis, waktu yang tersedia, dan hambatan internal, termasuk literasi digital dan tantangan menciptakan pembelajaran yang bermakna. Namun, penerapan teknologi digital juga memiliki peluang seperti peningkatan motivasi, ruang kelas yang menyenangkan dan fleksibel, serta peluang untuk mengembangkan produk multimoda. Temuan ini bermanfaat bagi guru Bahasa Inggris di negara berkembang yang selalu bersinggungan dengan penerapan teknologi digital di kelas terutama pasca pandemic dimana teknologi sudah menjadi bagian penting dalam pembelajaran.
Ideologi Pendidikan Seni Teater dalam Membentuk Karakter Anak M. Okta Dwi Sastra F.M. Marijo
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Oleh karena teater dikatakan dapat membentuk karakter, maka perlu digali dari sudut pandang ideologi pendidikan seni yang begitu kompleks. Dua garis besar ideologi pendidikan seni yaitu ideologi liberal dan konservatif tentu memiliki keterkaitan dengan proses pembelajaran teater yang merupakan bagian dari seni pertunjukan, serta bagaimana ideologi pembelajaran seni tetaer nantinya dapat memberikan pengalaman kreatif dalam pembentukan karakter. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat kepustakaan (library research) dengan menggunakan sumber data berupa buku-buku referensi dan artikel-artikel jurnal ilmiah. Pada penelitian ini rangkaian kegiatannya berkenanaan dengan pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat, lalu mengolah informasi yang sesuai dan diperlukan untuk menjawab rumusan masalah yang akan dipecahkan. Dalam pendidikan seni teater, kedua ideologi besar tersebut muncul bersama dengan tujuan pendidikan nasional yang sering digaungkan, yaitu pendidikan karakter. Penulis berusaha untuk menemukan relevansi 2 (dua) ideologi besar dalam pendidikan seni dengan pendidikan karakter yang menjadi tujuan utama dalam pendidikan di Indonesia dengan seni teater sebagai perantaranya. Ideologi pendidikan seni banyak tertuang dalam kegiatan pembelajaran seni teater yang jarang sekali mendapat perhatian dalam dunia pendidikan. Terbukti bahwa dalam setiap proses kreatif hingga praktik pementasannya terdapat ideologi pendidikan seni yang terkait dengan pendidikan karakter.
Pengaruh Pemasaran Viral Terhadap Niat Belajar Mahasiswa Mahnun Yuniladewi Umaroh
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era digital mendorong dunia pendidikan untuk terus mengembangkan minat belajar mahasiswa dengan mengikuti perkembangan teknologi. Era digital juga telah mengubah cara Perguruan Tinggi dalam melakukan pemasaran dengan cara meningkatkan minat belajar mahasiswa. Salah satunya adalah penggunaan media sosial yang dinilai menjadi media yang paling efektif dan efisien dalam melakukan hal tersebut. Makalah ini membahas tentang pengaruh pemasaran viral melalui media sosial terhadap niat belajar mahasiswa. Media sosial yang akan digunakan sebagai contoh adalah Instagram yang saat ini sedang viral. Teori yang digunakan adalah teori Simulasi/ Hiperealitas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan, observasi partisipan, dan wawancara dengan 50 orang informan dalam 3 kelompok belajar di Universitas Negeri Semarang. Berdasarkan hasil penelitian, wawancara dan analisis yang telah peneliti lakukan mengenai media sosial sebagai sebuah ruang hiperalitas, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan yakni media sosial instagram telah memenuhi unsur-unsur sebagai sebuah ruang hiperealitas menurut teori hiperealitas Baudrilard dan dapat meningkatkan niat belajar mahasiswa sehingga dapat meningkatkan pemasaran perguruan tinggi tersebut.