cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunung Pati, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana
ISSN : -     EISSN : 26866404     DOI : -
Core Subject : Education,
Seminar nasional Pascasarjana merupakan kegiatan rutin yang dilakasanakan oleh Pascasarjana UNNES. Tahun 2018 adalah kali ke 5 pelaksanan yang diselenggarakan oleh Kampus yang telah berubah alamat dari lokasi di Kampus Bendan Ngisor berpindah di Kampus Kelud Utara III Kecamatan Gajahmungkur kota Semarang. Kegiatan akademik ini merupakan kerjasama yang sinergi antar enam Kampus Pascasarjana LPTK di Indonesia.
Articles 830 Documents
Persepsi Siswa Terhadap Guru Pendidikan Jasmani Pascapandemi Covid-19 Fatkhur Rozi; Heny Setyawati; M.E. Winarno; Bambang Priyono
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan jasmani bergerak ikut andil mendukung kecemerlangan pendidikan di Indonesia. Terlebih pendidikan jasmani memiliki peran vital dalam menjaga kebugaran siswa pada saat ataupun pascapandemi covid-19. Guna mengontrol kinerja guru pendidikan jasmani dapat dilakukan monitoring melalui persepsi siswa. Persepsi siswa terhadap guru dapat dijadikan sebagai bahan reflektif atas kompetensi atau kinerjanya. Penelitian ini bertujuan memahami persepsi siswa tingkat sekolah dasar dan menengah dalam menggambarkan guru pendidikan jasmani mereka. Metode yang digunakan adalah metode campuran (mixed method). Data yang dikumpulkan berasal dari kumpulan kata-kata yang dihasilkan dari jawaban informan atas pertanyaan terbuka selama selang waktu Januari-Maret 2023. Analisis data dilakukan melalui proses memperhatikan (noticing), mengumpulkan (collecting), dan memikirkan hal yang menarik (thinking about interesting things). Total informan adalah 32 siswa di Jawa Tengah yang dipilih secara acak berdasarkan kebutuhan penelitian. Hasil yang diperoleh menunjukkan kata-kata yang sering muncul yaitu: ‘baik’, ‘ramah’, ‘seru’, dan ‘kompeten’. Temuan penelitian ini adalah sosok guru pendidikan jasmani pascapandemi covid-19 dipersepsikan sebagai seseorang yang memiliki kompetensi sosial: baik, ramah, dan sabar, kompetensi kepribadian: ceria dan menyenangkan, kompetensi pedagogis: pandai, terampil, kreatif, dan kompeten, serta kompetensi profesional: tegas dan disiplin.
Optimalisasi Sekolah Tangguh Bencana Berbasis Kearifan Lokal Terintegrasi Mata Pelajaran IPS sebagai Upaya Mitigasi Bencana Banjir di Kota Semarang Ferani Mulianingsih; Erni Suharini; Eko Handoyo; Arif Purnomo
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah Menengah Pertama yang terdampak banjir berdasarkan data BPBD tahun 2022 sebanyak 142 sekolah. Bencana banjir harus dihadapi melalui edikasi mitigasi bencana di satuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi sekolah menengah pertama tangguh bencana berbasis teknologi yang terintegrasi kearifan lokal sebagai upaya mitigasi bencana banjir di Kota Semarang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket dan wawancara. Hasil dari penelitian ini yaitu, sekolah tangguh bencana ini berintikan kearifan lokal sebagai ciri khas dalam menanggulangi bencana banjir, serta memadukan kearifan lokal tersebut dengan perkembangan teknologi. Beberapa hal yang direncanakan melalui pembelajaran di kelas, salah satunya pada mata pelajaran IPS melalui pengkajian risiko, manajemen risiko dan pengurangan kerentanan, peningkatan pengetahuan dan pendidikan kebencanaan.
Refleksi Nilai-Nilai Pendidikan Melalui Mural di Sekolah Dasar Fery Setyaningrum
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak Sekolah Dasr adalah anak yang suka meniru dan anak yang menyukai visual sehingga dalam proses pembelajaran dia akan tertarik dengan sesuatu yang berbentuk visual yang dapat di olah oleh peserta didik dapat sampai kedalam peniruan dengan demikian dapat dijadikan sebagai tahap peniruan sebelum sampai pada tahap peniruan visual dapat terinternalisasi dan dapat ditangkap oleh panca indra anak sekolah dasar hingga nanti akan sampai pada tahap peniruan tentunya kondisi tersebut dapat dijadikan obsi oleh beberapa sekolah di Indonesia untuk dapat menguatkan nilai-nilai Pendidikan melalui media visual lukisan dinding (mural). Fenomena tersebut menarik untuk dapat dikaji secara mendalam dalam konteks Pendidikan di sekolah dasar. Tujuan Penelitian (1) Mendeskripasikan Bentuk-bentuk visual Lukisan didnding (Mural) di sekolah dasar; (2) Mendeskripsikan nilai-nilai Pendidikan terrefleksikan dalam bentuk-bentuk visual (mural di Sekolah Dasar). Metode Penelitian menggunakan metode Penelitian Kajian Literatul, Studi Literatur sendiri merupakan suatu kajian relevan yang diambil kesimpulannya dan Hasil dari penelitian ini adalah Mural dijadikan salah satu opsi media untuk dapat menstimulasi peserta didik mengenai nilai-nilai atau value Pendidikan (Pendidikan bermakna) terlihat dari beberapa kajian penelitian diberagam kota di Indonesa seperti di Sumatra, Surabaya, Jakarta, medan, Yogyakarta menghasilkan bentuk-bentuk mural menggambarkan manusia menggunakan baju adat daerah, bentul mural dengan menggambarkan bentuk manusia tampak ceria dan ramah, bentul mural berupa tumbuhan (bunga), bentul mural menggunakan baju daerah dan bentuk interaksi dengan hewan, bentuk mural lainnya berupa manusia membawa atribut agama muslim (berhijab) dan berinterkasi dengan hewan, bentuk mural menceritakan rasa gotongroyong masyarakat (masjid-gereja), bentuk mural yang menceritakan pentingnya literasi melalui perpustakaan, bentuk mural dengan beragam wujud angka angka. Dari bentuk mural tersebut dapat terfeleksikan nilai-nilai Pendidikan berupa profil pelajar pencasila dimensi Kbhinekaan, dimensi Gotong royong, dimensi keimanan dan ketakwaan, dimensi mandiri, dimensi kreatif dan dimensi bernalar kritis.
Revitalisasi Pendidikan Seni Film dan Televisi Sebagai upaya Pengembangan Industri kreatif di Era Global Firdaus Azwar Ersyad
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri kreatif merupakan aspek penting dalam perekonomian global karena memiliki potensi untuk menciptakan nilai tambah dan lapangan kerja baru. Oleh karena itu, peran pendidikan seni film dan televisi menjadi semakin penting dalam mengembangkan industri kreatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk memaparkan langkah-langkah strtagis dalam pengembangan Pendidikan Seni Film dan Televisi di era Global dengan pendekatan multidimensi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode systematic literature review. Peneliti mencari data atau bahan literatur dari jurnal atau artikel dan juga referensi dari buku sehingga dapat dijadikan suatu landasan yang kuat dalam isi atau pembahasan. Hasil Penelitian ini memaparkan bahwa strategi revitalisasi Pendidikan Seni Film dan Televisi pada pendidikan tinggi adalah dengan cara mengintegrasi teknologi informasi dan komunikasi ke dalam Pendidikan. Institusi pendidikan tinggi seni film dan televisi dipandang sebagai aktor kunci dalam revitalisasi Kawasan wilayah kreatif sebagai upaya menumbuhkan budaya inovasi sebagai bentuk pengembangan kota. Penelitian memberikan pandangan dalam pengembangan Pendidikan seni melalui kolaborasi dan integrasi teknologi.
Hambatan Perilaku Mencari Bantuan Konseling Konselor Pada Siswa Etnis Arab Gunawan Gunawan; Dwi Yuwono Pudji Sugiharto; Sugiyo Sugiyo; Sunawan Sunawan
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siswa yang memasuki usia remaja banyak mengalami perubahan. Kesulitan penyesuaian perubahan ini menimbulkan masalah dan perilaku salah suai, sehingga perlu perilaku help-seeking konseling konselor sekolah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hambatan perilaku help-seeking konseling konselor di sekolah pada siswa etnis Arab Desain penelitian ini adalah kualitatif dengan metode quasi kualitatif dengan pendekatan etnografi.. Sumber penelitian dengan menggunakan 12 partisipan dan 2 responden . Pengambilan data dengan teknik wawancara mendalam. Data dianalisis menggunakan Analisis Data Kualitatif dengan aplikasi NVivo12. Ada tiga tema utama sebagai hasil analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku help-seeking konseling ke konselor sekolah disebabkan oleh ketidakpercayaan pada konselor , stigma negative tentang konseling , dan sikap negatif terhadap konseling.Hasil penelitian menunjukkan hambatan perilaku mencari bantuan konseling ke konselor siswa etnis Arab, bersumber dari ketidakpercayaan kepada konselor, adanya stigma negative terhadap siswa yang konseling sebagai siswa yang nakal, berdosa, dan sikap negative yang bersumber dari nilai-nilai kultural orang Arab yaitu pelanggar iman. Implikasi penelitian ini merubah strategi konseling dengan memperhatikan konteks budaya dan cybercounseling.
Peran Program Sekolah Penggerak dalam Menghadapi Transformasi Global Hanik Ristiana; Joko Widodo; Agus Wahyudin; Tri Suminar
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Sekolah Penggerak merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Program ini memiliki peran penting dalam menghadapi transformasi global yang semakin kompleks. Melalui Program Sekolah Penggerak, Kepala sekolah dibekali ketrampilan kepemimpinan yang mampu mendorong perubahan di sekolahnya. Digitalisasi sekolah yang menjadi salah satu intervensi program sekolah penggerak dapat mempermudah sumber daya manusia disekolah untuk dapat beradaptasi dan bersaing didunia internasional. Selain itu, pendampingan yang konsultatif dan asimetris kepada Kepala Sekolah dan Guru diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran dengan paradigma baru, yang dapat memperkuat karakter profil pelajar pancasila sehingga meskipun harus bersaing di dunia global, mereka tidak kehilangan identitas sebagai warga negara indonesia.
Tantangan Transformasi Digital pada Masa Pandemi Covid – 19 Pendidikan Tinggi Vokasi di Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang Hari Rudijanto Indro Wardono; R. Susanti; Yuni Wijayanti; Widya Hary Cahyati
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid – 19 mengharuskan mahasiswa melakukan pembelajaran daring (dalam jaringan) dan menjalani transformasi digital. Transformasi digital ini adalah awal dari penciptaan cara baru yang lebih efektif dan efisien untuk menggantikan proses lama dalam melakukan sesuatu. Kegiatan ini dilakukan dengan memanfaatkan teknologi yang ada. E-learning atau pembelajaran online merupakan salah satu ciri dari transformasi digital di dunia pendidikan saat ini. Adanya sistem pembelajaran daring juga harus didukung oleh fasilitas yang memadai. Oleh karena itu, artikel ini ditulis dengan tujuan mengetahui tantangan transformasi digital pada masa pandemic covid – 19 yang dilalui oleh pendidikan tinggi vokasi di Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang. Artikel ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan data yang diperoleh dari studi pustaka dengan sumber – sumber yang valid. Transformasi digital di dunia pendidikan memiliki berbagai manfaat juga terdapat tantangan. Tantangan yang ada pada pembelajaran daring di Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang yaitu kurangnya SDM yang memadai, akses internet, dan psikologis mahasiswa. Melalui tantangan transformasi digital ini akan menjadi bahan evaluasi terhadap dunia pendidikan khususnya para tenaga pendidik agar dapat memberikan pembelajaran dengan maksimal di tengah pesatnya arus perkembangan teknologi. Selain itu juga dapat membantu dalam menciptakan sebuah inovasi baru yang dapat menghasilkan suatu pembelajaran yang lebih menarik.
Dampak Kecerdasan Buatan (AI) terhadap Pengajaran Bahasa Inggris di Perguruan tinggi: Tantangan dan Peluang Hariyanto Subiyantoro; Rudi Hartono; Sri Wuli Fitriati; Abdurrahman Faridi
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak kecerdasan buatan (AI) pada pengajaran bahasa Inggris di perguruan tinggi. Ruang lingkup studi terbatas pada peluang dan tantangan pengajaran bahasa Inggris. Studi ini dilakukan dengan menggunakan metode campuran dari melakukan survei dan wawancara mendalam. Sebuah tautan kuesioner menggunakan Google Form dari Spreadsheet dikirim ke dosen bahasa Inggris melalui grup WhatsApp dan kontak pribadi. Sampel penelitian terdiri dari 16 dosen bahasa Inggris dari universitas negeri dan swasta di Jawa tengah. Analisis kuesioner dan transkrip wawancara menunjukkan bahwa munculnya teknologi kecerdasan buatan (AI) telah menciptakan peluang dan tantangan untuk mengajar dan belajar bahasa Inggris. AI telah mengubah pengajaran bahasa Inggris di pendidikan tinggi. Para dosen bahasa Inggris menggunakan berbagai jenis AI untuk berbagai tujuan, mengajukan dan memecahkan pertanyaan dan memeriksa kesalahan tata bahasa, mengecek plagiarisme, parafrase, dan meninjau literatur. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa AI memiliki berbagai keuntungan untuk pengajaran dan belajar bahasa, termasuk deteksi plagiarisme dan kesalahan tata bahasa. Selain itu, AI telah menciptakan peluang dan tantangan untuk masa depan pengajaran bahasa Inggris. AI membutuhkan keterampilan digital untuk digunakan. Profesi mengajar bahasa Inggris mungkin akan diambil alih oleh AI di masa depan, jadi dosen bahasa Inggris harus terus meningkatkan kemampuan digital.
Pelatihan Musik Sequencer Menggunakan Virtual Studio Technology (VST) Di Komunitas Pare String Ensemble Kediri Harpang Yudha Karyawanto; Widodo Widodo; Aris Wahyudi; Agus Chayono
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pare String Ensemble adalah komunitas musik yang bergerak di bidang musik ensemble. Artikel ini membahas tentang hasil mengembangkan keahlian produksi musik melalui pelatihan musik dengan menggunakan Virtual Studio Technology (VST) pada komunitas Pare String ensamble. Data penelitian dalam pelatihan ini mengambil 30 peserta (n=30) dari anggota komunitas. Pelatihan dilaksanakan dalam 5 kali pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan perkembangan capaian pelatihan mencapai optimal yang terdiri dari 4 unsur materi pelatihan yaitu teori VST, operasional VST, teori rekaman, desain musik sequencer. Hasil dari pelatihan ini dapat menjadi investasi bagi komunitas ini dengan meningkatkan keterampilan dan pengetahuan para anggotanya, sehingga dapat meningkatkan kualitas musik yang dihasilkan oleh komunitas.
Pengaruh Kepemimpinan, Iklim Keamanan Psikologis, dan Efikasi Diri Terhadap Kapabilitas Inovasi Guru melalui Manajemen Pengetahuan pada Taman Kanak-Kanak di Kabupaten Pati Hartuti Hartuti; Rusdarti Rusdarti; Arief Yulianto; Yuli Kurniawati Sugiyo Pranoto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenyataan dilapangan seseorang yang berprofesi guru Taman Kanak Kanak belum memahami secara mendalam serta belum memiliki perilaku inovasi dalam proses pembelajaran di sekolah. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa aspek inovasi guru dianggap sebagai sumber utama keunggulan kompetitif organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepemimpinan, iklim keamanan psikologis, dan efikasi diri terhadap kapabilitas inovasi yang dimediasi oleh manajemen pengetahuan. Metode pada penelitian ini adalah kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan, iklim keamanan psikologis, dan efikasi diri berpengaruh positif terhadap kapasitas inovasi guru, serta berpengaruh positif terhadap manajemen pengetahuan. Adapun manfaat penelitan ini adalah untuk meningkatkan strategi manajemen PAUD di Taman Kanak-Kanak Kabupaten Pati.