cover
Contact Name
Ghufron
Contact Email
baak@unissula.ac.id
Phone
+6285200346203
Journal Mail Official
baak@unissula.ac.id
Editorial Address
Jurnal Ilmiah Sultan Agung (JISA) merupakan jurnal untuk memfasilitasi publikasi karya ilmiah mahasiswa yang terbit secara berkala dalam satu tahun setiap Maret dan September. JISA melingkupi bidang keilmuan Teknik, Kesehatan, Humaniora, Ekonomi dan Hukum.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Sultan Agung
ISSN : -     EISSN : 29632730     DOI : -
Jurnal Ilmiah Sultan Agung (JISA) merupakan jurnal untuk memfasilitasi publikasi karya ilmiah mahasiswa yang terbit secara berkala dalam satu tahun setiap Maret dan September. JISA melingkupi bidang keilmuan Teknik, Kesehatan, Humaniora, Ekonomi dan Hukum.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 618 Documents
ANALISIS KOMPARATIF PENANGANAN SANKSI PIDANA TERHADAP PELAKU KECELAKAAN LALU LINTAS YANG MENGAKIBATKAN LUKA RINGAN DAN LUKA BERAT YANG DISELESAIKAN DENGAN RESTORATIVE JUSTICE Hartono, Hartono; Ngazis, Muhammad
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya jumlah korban dalam suatu kecelakaan merupakan suatu hal yang tidak diinginkan oleh berbagai pihak, mengingat betapa sangat berharganya nyawa seseorang yang sulit diukur dengan sejumlah uang santuan saja. Orang yang mengakibatkan kecelakaan tersebut harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dengan harapan pelaku dapat jera dan lebih berhati-hati. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui penanganan sanksi pidana terhadap pelaku kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan luka ringan dan luka berat yang diselesaikan dengan restorative justice. Untuk mengetahui hambatan yang dihadapi kepolisian dalam penanganan sanksi pidana terhadap pelaku kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan luka ringan dan luka berat yang diselesaikan dengan restorative justice. Metode penelitian dengan pendekatan yuridis empiris, spesifikasi penelitian deskriptif. Sumber Data menggunakan data primer dan data sekunder. Metode Pengumpulan Data menggunakan wawancara dan studi kepustakaan. Analisis Data menggunakan analisis Kualitatif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Penanganan sanksi pidana laka lantas (luka ringan/berat) melalui restorative justice (RJ) mengutamakan perdamaian, mediasi, dan pemulihan keadaan sesuai Perpol No. 8 Tahun 2021. Jika tercapai kesepakatan damai, ganti rugi, dan pencabutan laporan, penyidikan dihentikan (SP3), menggantikan sanksi penjara/denda. Pendekatan ini berfokus pada pemulihan, bukan sekadar menghukum pelaku, sehingga menciptakan keadilan bagi semua pihak. Hambatan yang Dihadapi Kepolisian adalah Ketidaksepakatan Ganti Rugi (Non-Yuridis). Tingkat Luka dan Kerugian Serius. Budaya Hukum Masyarakat. Keterbatasan Sumber Daya. Upaya untuk mengatasi hambatan tersebut adalah Mediasi Aktif dan Fasilitasi. Penerapan Perpol 8/2021 dan Perja 15/2020. Sosialisasi Budaya Hukum. Penyelesaian Cepat pada Kasus Ringan. Koordinasi Lintas Instansi Kata Kunci :    Penanganan, Sanksi Pidana, Pelaku, Kecelakaan Lalu Lintas Luka Ringan, Luka Berat, Restorative Justice
SISTEM PERINGATAN DINI SUHU BERLEBIH PADA KUBIKEL 20 KV DI GARDU INDUK MENGGUNAKAN TEKNOLOGI IOT DAN WHATSAPP NOTIFICATION Gautama, Ahmad Chandra; Alifah, Suryani
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suhu berlebih pada kubikel 20 kV merupakan salah satu faktor utama penyebab kegagalan isolasi yang dapat memicu gangguan hubung singkat, kerusakan peralatan, dan penurunan keandalan sistem tenaga listrik. Pada sebagian besar gardu induk, pemantauan suhu masih dilakukan secara manual melalui inspeksi periodik sehingga tidak mampu mendeteksi lonjakan suhu secara cepat dan kontinu. Penelitian ini bertujuan merancang sistem peringatan dini berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu memantau suhu kubikel 20 kV secara real-time dan mengirimkan notifikasi otomatis ketika terjadi anomali termal. Sistem menggunakan sensor termal radiometrik FLIR Lepton 3.5 yang terintegrasi dengan mikrokontroler ESP32-WROVER-E untuk membaca suhu pada terminasi kabel, terminal CT, dan konektor utama. Data dikirimkan secara nirkabel ke Google Spreadsheet sebagai basis penyimpanan dan ditampilkan dalam dashboard pemantauan. Power Automate Desktop digunakan untuk melakukan screen scraping, pengolahan data, penentuan ambang batas, serta pemicu pengiriman notifikasi ke WhatsApp melalui API Fonnte. Hasil pengujian lapangan menunjukkan sistem menunjukkan hasil uji pengukuran dengan selisih rata-rata sebesar 0,62°C terhadap alat ukur acuan yang telah terkalibrasi dan mampu mengirimkan notifikasi dalam waktu kurang dari          1 Menit. Sistem ini mampu meningkatkan akurasi deteksi dini hotspot, mendukung pelaksanaan Condition Based Maintenance, serta meningkatkan keandalan operasi kubikel di gardu induk. Kata Kunci: IoT, Early Warning System, Thermal Monitoring, FLIR Lepton, WhatsApp API.
PENERAPAN PENGECUALIAN PEMBERIAN REMISI BAGI NARAPIDANA MILITER (NAPIMIL) YANG MELAKUKAN KORUPSI DAN KEJAHATAN LAINNYA YANG DIKECUALIKAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN MILITER (LEMASMIL) Guntur, Muhammad Yusrif; Wahyuningsih, Sri Endah
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ada perbedaaan penerapan pemberian remisi kepada Narapidana sipil di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dangan Narapidana militer (Napimil) di Lembaga Pemasyarakatan Militer (Lemasmil). Bahwa pemberiaan remisi bagi Napimil di Lemasmil ada pengecualian. Sebaliknya Narapidana sipil di Lapas mendapatkan hak remisi tanpa diberlakukan pengecualian. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran/informasi tentang mekanisme dan penerapan pengecualian pemberian remisi bagi Napimil yang melakukan Korupsi dan kejahatan lainnya yang dikecualikan di Lembaga Pemasyarakatan Militer dan untuk mengetahui serta memahami perbedaan penerapan pemberian remisi bagi Narapidana di 2 (dua) Lembaga pemasyarakatan tersebut.Bahwa penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, secara spesifik dengan deskriptif analitis dengan observasi, wawancara , studi dokumen dan studi kepustakaan.Mekanisme dan penerapan pengecualian pemberian remisi bagi Napimil yang melakukan Korupsi dan kejahatan lainnya yang dikecualikan di Lemasmil dalam Pelaksanaannya mengacu/menggunakan dasar hukum Peraturan Panglima TNI Nomor 20 Tahun 2021 tentang Pemberian Remisi bagi Napimil telah berjalan sesuai ketentuan serta menurut Babinkum dan HAM TNI yang memiliki otoritas sebagai arsitek hukum internal TNI menegaskan bahwa penerapan pengecualian pemberian remisi bagi Napimil di Lemasmil adalah sah secara hukum. Adapun perbedaan penerapan pemberian remisi bagi Narapidana sipil dan Napimil dapat dilihat dari tujuan yang akan dicapai. Pengecualian pemberiaan remisi bagi Napimil di Lemasmil yaitu remisi tidak diberikan bagi Napimil pelaku tindak pidana: a. Insubordinasi. b. Disersi sebagaimana dimaksud dalam pasal 87 ayat (1) ke-1 KUHPM. c. Terorisme. d. Korupsi, dan Narkotika. Kata kunci: Remisi, Narapidana militer, Korupsi, Lembaga Pemasyarakatan Militer.
ANALISIS YURIDIS PEMBATALAN LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN AKIBAT CACAT DOKUMEN PERTANAHAN (STUDI PUTUSAN: PUTUSAN PENGADILAN NEGERI DEMAK NOMOR 11/PDT.G/2020/PN DMK) Shufah, Fylla; Laksana, Andri Winjaya
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan lelang eksekusi Hak Tanggungan oleh perbankan bergantung pada keabsahan dokumen pertanahan dan pemeriksaan legalitas formal oleh Pejabat Lelang, sehingga cacat administrasi maupun materiil pada sertifikat/riwayat peralihan berpotensi menggugurkan keabsahan peralihan hak hasil lelang. Studi Putusan PN Demak No. 11/Pdt.G/2020/PN Dmk menunjukkan bahwa meskipun lelang berjalan dan dituangkan dalam Risalah Lelang No. 172/2011, pengadilan tetap dapat membatalkan lelang serta memerintahkan penerbitan surat pembatalan dan pencoretan balik nama di BPN untuk memulihkan sertifikat kepada pemilik semula. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif. Spesifikasi penelitian menggunakan metode deskriptif analisis. Data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Pengaturan keabsahan dokumen pertanahan sebagai dasar lelang eksekusi Hak Tanggungan telah tersedia secara normatif melalui keterpaduan UUPA dan sistem pendaftaran tanah (sertifikat sebagai alat bukti kuat) dengan UU Hak Tanggungan yang memberi daya eksekutorial untuk pelaksanaan lelang. Persoalan utama terletak pada potensi cacat dokumen/administratif, prosedural, atau substansial pada dokumen pertanahan dalam sistem publikasi negatif bertendensi positif, sehingga verifikasi dokumen yang cermat sejak pembebanan jaminan sampai pelaksanaan lelang menjadi syarat penting agar perlindungan kreditur, debitur, dan pembeli lelang tetap terjaga. Pembatalan hasil lelang eksekusi Hak Tanggungan akibat cacat dokumen pertanahan menegaskan bahwa peralihan hak dari lelang tidak memiliki daya ikat ketika dasar objeknya tidak sah, sehingga pemulihan keadaan harus dilakukan melalui tindakan administratif lanjutan yang diperintahkan pengadilan. Putusan PN Demak No. 11/Pdt.G/2020/PN Dmk menunjukkan akibat berlapis berupa perintah pembatalan lelang, penerbitan surat pembatalan oleh KPKNL, serta pencoretan balik nama di BPN kepada pemilik semula, yang berdampak pula pada kepentingan kreditur dan debitur karena pelunasan piutang menjadi tidak final dan perlu penyesuaian penagihan maupun penataan jaminan. Kata Kunci: Cacat Dokumen, Hak Tanggungan, Lelang Eksekusi, Pertanahan
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KEPERCAYAAN DIRI DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA SISWA MTS DI DEMAK Maulana, Rifkya; Susanto, Wigyo
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan memegang peranan krusial dalam pengembangan potensi siswa. Kepercayaan diri menjadi faktor penting yang memengaruhi kemampuan siswa dalam bersosialisasi, beradaptasi, dan mencapai prestasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat kepercayaan diri dengan prestasi belajar siswa di MTS di Demak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII dan VIII di MTS Miftahut Tholibin Demak yang berjumlah 160 siswa. Sampel penelitian sebanyak 114 siswa dipilih menggunakan teknik probability sampling dengan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepercayaan diri (20 pertanyaan) dan rata-rata nilai rapor siswa. Analisis data dilakukan secara univariat untuk mendeskripsikan karakteristik responden, tingkat kepercayaan diri, dan prestasi belajar, serta bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rho untuk menganalisis hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden adalah perempuan (63,2%), dengan sebaran kelas VII dan VIII yang seimbang (masing-masing 50%). Tingkat kepercayaan diri siswa mayoritas berada pada kategori sedang (57,0%), diikuti oleh tinggi (28,1%) dan sangat tinggi (8,8%). Prestasi belajar siswa sebagian besar berada pada kategori cukup baik (51,8%), diikuti oleh sangat baik (27,2%) dan baik (16,7%). Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara tingkat kepercayaan diri dengan prestasi belajar siswa (koefisien korelasi Spearman Rho = 0,843; p-value = 0,000). Ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat kepercayaan diri siswa, semakin tinggi pula prestasi belajar yang dicapai. Terdapat hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara tingkat kepercayaan diri dengan prestasi belajar pada siswa MTS di Demak. Peningkatan kepercayaan diri berkorelasi dengan peningkatan prestasi belajar.Kata Kunci: Kepercayaan diri, Prestasi belajar, Siswa MTS
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PARA PIHAK AKTA PERJANJIAN SEWA MENYEWA LAHAN YANG DIBUAT DI HADAPAN NOTARIS (STUDI KASUS DI NOTARIS MARDIAH RASYID S.H., M.KN, KOTA BATAM) Andriansyah, Iman; Fitri, Dini Amalia
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai negara hukum menempatkan hukum sebagai dasar pengaturan kehidupan masyarakat. Perlindungan hukum dalam perjanjian sewa menyewa lahan melalui akta notaris sangat penting untuk menjamin kepastian dan mencegah sengketa, khususnya di Kota Batam. Notaris berperan strategis memastikan keabsahan, kejelasan klausul, dan kekuatan pembuktian akta. Praktik di lapangan masih menghadapi risiko wanprestasi dan konflik, sehingga diperlukan analisis guna meningkatkan perlindungan hukum para pihak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap para pihak dan kendala yang dihadapi dalam pemberian perlindungan hukum tersebut di Kantor Notaris Mardiah Rasyid, S.H., M.Kn. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis sosiologis dengan spesifikasi deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terbagi menjadi aspek preventif melalui verifikasi identitas serta objek, dan aspek represif melalui fungsi akta sebagai alat bukti sempurna di pengadilan. Kendala utama meliputi ketidaklengkapan dokumen, kurangnya pemahaman para pihak, serta hambatan teknis administratif. Solusi yang dilakukan adalah verifikasi ketat ke BPN, edukasi mendalam saat pembacaan akta, serta penyisipan klausul sanksi wanprestasi yang tegas.Kata Kunci: Akta Notaris, Perjanjian Sewa Menyewa, Perlindungan Hukum, Lahan.
IMPLEMENTASI MODEL INDOBERT UNTUK ANALISIS SENTIMEN PUBLIK TERHADAP ISU DUGAAN IJAZAH PALSU PRESIDEN JOKO WIDODO DALAM PERCAKAPAN DI PLATFORM X (TWITTER) Ramadhani, Naufal Rafif; Haviana, Sam Farisa Chaerul
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi model IndoBERT untuk analisis sentimen publik terhadap isu dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo di Platform X (Twitter). Tujuan penelitian ini adalah mengklasifikasikan opini publik menjadi tiga kategori sentimen, yakni positif, netral, serta negatif, untuk mengetahui kecenderungan opini masyarakat terhadap isu yang tengah berkembang. Metode yang dipergunakan yakni pendekatan kuantitatif dengan eksperimen model IndoBERT-base-p1 yang di-fine-tune menggunakan dataset berbahasa Indonesia. Data dikumpulkan melalui Twitter API v2 dengan kata kunci terkait isu tersebut, kemudian melalui tahapan preprocessing meliputi cleaning, case folding, normalisasi, tokenisasi, filtering, serta stemming. Sebanyak 2.113 tweet digunakan dan diklasifikasikan ke dalam data latih serta data uji dengan perbandingan 70:30. Model dilatih mempergunakan algoritma AdamW optimizer dengan fungsi Cross-Entropy Loss dan dievaluasi mempergunakan metrik accuracy, precision, recall, serta F1-score. Hasil uji memperlihatkan bahwasanya model IndoBERT memiliki akurasi sebesar 91,13% dengan nilai F1-score sejumlah 0,91, menandakan performa klasifikasi yang sangat baik serta stabil. Distribusi hasil analisis memperlihatkan dominasi sentimen negatif sejumlah 61%, disusul sentimen positif sejumlah 23% serta netral sejumlah 16%. Model ini diimplementasikan ke dalam aplikasi web berbasis Streamlit yang memungkinkan pengguna melaksanakan analisis sentimen secara langsung dan menampilkan hasil dalam bentuk visualisasi interaktif berupa pie chart, bar chart, dan wordcloud. Temuan studi ini menunjukkan bahwa IndoBERT mampu memahami konteks opini publik dalam Bahasa Indonesia secara efektif dan dapat dijadikan dasar pengembangan sistem analisis opini publik yang informatif dan aplikatif.Kata Kunci: Analisis Sentimen, IndoBERT, Opini Publik, Media Sosial, Platform X
TINJAUAN YURIDIS PENEGAKAN HUKUM TINDAK PIDANA PENCURIAN BAHAN BAKAR MINYAK DI LAUT (STUDI KASUS: HOSE SINGLE POINT MOORING PT. PERTAMINA TUBAN DI WILAYAH TUBAN) Putera, Ardiyan Kurnia; ., Arpangi
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minyak dan gas bumi sebagai sumber daya alam strategis yang dikuasai negara dan disubsidi untuk kepentingan masyarakat memiliki peran vital dalam perekonomian nasional, sehingga maraknya pencurian BBM bersubsidi melalui penyalahgunaan fasilitas distribusi seperti kasus illegal tapping pada Hose Single Point Mooring PT Pertamina Tuban menimbulkan kerugian keuangan negara dan terganggunya pasokan energi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pelaksanaan penegakan hukum tindak pidana pencurian bahan bakar minyak di laut dan menganalisa hambatan dan solusi pelaksanaan penegakan hukum tindak pidana pencurian bahan bakar minyak di laut.Metode pendekatan yang dipergunakan ketika penyusunan skripsi ini ialah penelitian yuridis empiris.Hasil penelitian ini adalah Kepolisian telah menjalankan fungsi penegakan hukum pidana secara nyata dalam melindungi objek vital Pertamina. Penegakan hukum diwujudkan melalui tahapan yang berkesinambungan mulai dari penyelidikan berbasis intelijen, penindakan langsung di lokasi kejadian, penangkapan pelaku, penyitaan barang bukti, hingga penerapan pasal-pasal pidana yang berlapis dari KUHP, Undang-Undang Migas, dan Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang. Keberhasilan pengungkapan pencurian 21,5 ton solar menunjukkan sinergi antara dasar hukum yang memadai, kapasitas aparat penegak hukum khususnya Dit Polairud dalam operasi laut, serta dukungan sarana prasarana dan informasi. Hambatan eksternal tampak pada kondisi geografis lokasi kejahatan yang berada di perairan lepas, keterbatasan visibilitas pada malam hari, serta belum tertangkapnya seluruh pelaku yang memperumit pengungkapan perkara secara menyeluruh, sedangkan hambatan internal tercermin dari adanya keterlibatan orang dalam yang memiliki pengetahuan teknis serta lemahnya sistem pengawasan pipa bawah laut yang membuka peluang terjadinya illegal tapping. Upaya penanggulangan hambatan tersebut dengan penerapan solusi melalui penguatan patroli dan pengamanan objek vital nasional, pemanfaatan teknologi deteksi dini, peningkatan koordinasi lintas sektor antara kepolisian, TNI AL, dan Pertamina, penguatan sistem pengawasan internal dan integritas sumber daya manusia, serta pendalaman penyelidikan terhadap jaringan penadah dan aliran keuangan hasil kejahatan.Kata Kunci: Pencurian; BBM; Penegakan Hukum.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP TENAGA KESEHATAN DALAM MELAKUKAN PELAYANAN MEDIS Anggraini, Charunia; Suwondo, Denny
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk perlindungan hukum terhadap tenaga kesehatan dalam melakukan pelayanan medis serta hambatan dan solusi dalam pelaksanaannya ditinjau dari Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam penyelenggaraan pelayanan medis, namun dalam praktiknya masih sering menghadapi risiko hukum berupa ancaman, kekerasan, dan tuntutan hukum dari pasien atau keluarga pasien. Hal tersebut menunjukkan perlunya perlindungan hukum yang jelas dan efektif bagi tenaga Kesehatan.Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian hukum yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan konseptual. Data yang digunakan berupa data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier yang dianalisis secara kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap tenaga Kesehatan terdiri atas perlindungan hukum preventif dan represif. Perlindungan preventif diwujudkan melalui pengaturan hak dan kewajiban tenaga kesehatan serta jaminan perlindungan hukum sepanjang menjalankan tugas sesuai standar profesi, standar pelayanan profesi, standar prosedur operasional, dan kode etik profesi. Perlindungan hukum represif diberikan melalui mekanisme penyelesaian sengketa dan penegakan hukum terhadap tindakan kekerasan yang dialami tenaga kesehatan. Hambatan dalam pelaksanaan perlindungan hukum meliputi rendahnya kesadaran hukum masyarakat, lemahnya penegakan hukum, serta kurang optimalnya peran fasilitas pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan penegakan hukum, peningkatan edukasi kepada masyarakat, dan optimalisasi peran fasilitas pelayanan kesehatan guna mewujudkan perlindungan hukum yang efektif bagi tenaga kesehatan.Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Tenaga Kesehatan, Pelayanan Medis
PENGARUH HIDROTERAPI TERHADAP INTENSITAS NYERI DAN KEMAMPUAN FUNGSIONAL PASIEN HNP LUMBAL DI RUANG RAWAT INAP RS PROVITA Nisa, Ainun Awaliatun; Distinarista, Hernandia
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Hernia Nukleus Pulposus (HNP) merupakan terjadinya robekan pada annulus fibrosus diskus intervetebralis, dan nucleus pulposus keluar melalui robekan annulus fibrosus, sehingganya terjadi penekanan akar saraf tulang belakang menyebabkan nyeri punggung untuk jangka waktu yang lama dan menurunnnya kemampuan fungsional. Penatalaksanaan pasien HNP lumbal bisa dilakukan dengan operasi ataupun terapi konservatif. Akan tetapi, risiko terjadinya trauma berat akibat operasi sangat tinggi. Upaya yang sering digunakan dalam rehabilitasi adalah terapi hidroterapi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh hidroterapi terhadap intensitas nyeri dan kemampuan fungsional pasien HNP lumbal di Ruang Rawat Inap RS Provita. Metode: Jenis penelitian quasi eksperimental  dengan pendekatan pre-post test design. Pengumpulan data dilakukan intervensi hidroterapi selama 2 kali semingu dalam waktu 2 minggu. Populasi adalah pasien HNP lumbal dan sampel sebanyak 31 orang secar atotal sampling. Data yang diperoleh diolah secara statistik paired t test. Hasil: Karakteristik pasien pasien HNP Lumbal di RS Provita Jayapura sebagian besar berumur antara 46-59 tahun, berjenis kelamin laki-laki dan pendiikan perguruan tinggi dan bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Terdapat pengaruh hidroterapi terhadap intensitas nyeri pada pasien HNP Lumbal di Ruang Rawat Inap RS Provita Jayapura (p-value = 0,000 < a = 0,05).   Terdapat pengaruh hidroterapi terhadap kemampuan fungsional pada pasien HNP Lumbal di Ruang Rawat Inap RS Provita Jayapura p-value = 0,000 < a = 0,05).  Simpulan: hidroterapi dapat menjadi intervensi fisioterapi efektif dalam rehabilitasi fungsional pasien HNP lumbal. Kata kunci: Hidroterapi, Intensitas Nyeri, Kemampuan FungsionalDaftar Pustaka: 34 (2018 – 2025)