cover
Contact Name
Ghufron
Contact Email
baak@unissula.ac.id
Phone
+6285200346203
Journal Mail Official
baak@unissula.ac.id
Editorial Address
Jurnal Ilmiah Sultan Agung (JISA) merupakan jurnal untuk memfasilitasi publikasi karya ilmiah mahasiswa yang terbit secara berkala dalam satu tahun setiap Maret dan September. JISA melingkupi bidang keilmuan Teknik, Kesehatan, Humaniora, Ekonomi dan Hukum.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Sultan Agung
ISSN : -     EISSN : 29632730     DOI : -
Jurnal Ilmiah Sultan Agung (JISA) merupakan jurnal untuk memfasilitasi publikasi karya ilmiah mahasiswa yang terbit secara berkala dalam satu tahun setiap Maret dan September. JISA melingkupi bidang keilmuan Teknik, Kesehatan, Humaniora, Ekonomi dan Hukum.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 618 Documents
TINGKAT PEMAHAMAN PEMANGKU KEPENTINGAN DALAM IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMANFAATAN RUANG KAWASAN KARST GOMBONG SELATAN, DI KECAMATAN AYAH KABUPATEN KEBUMEN Darmastuti, Angestya; Kautsary, Jamilla
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 4, No 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat pemahaman pemangku kepentingan dalam implementasi kebijakan pemanfaatan ruang di Kawasan Karst Gombong Selatan, Kabupaten Kebumen, khususnya di Desa Jatijajar dan Desa Karangduwur. Analisis menggunakan kerangka Mazmanian dan Sabatier dengan fokus pada parameter mudah atau sulitnya masalah dikendalikan.  Pendekatan yang digunakan adalah deduktif kualitatif rasionalistik dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, serta studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan tingkat pemahaman: OPD kabupaten relatif baik tetapi normatif, kecamatan dan desa parsial dan terbatas, sedangkan masyarakat mulai memahami aspek administratif namun belum pada konservasi ekologis. Variasi ini membuat kebijakan lebih sulit dikendalikan, sehingga efektivitas lebih banyak ditopang oleh dinamika sosial-ekonomi dibanding kekuatan kelembagaan.Kata kunci: implementasi kebijakan, karst, Kebumen, pemahaman pemangku kepentingan, tata ruang
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN TINDAK PIDANA PENIPUAN INVESTASI ILEGAL (Studi Kasus Impersonation di Media Sosial) Chaidar, Muhammad; Hafidz, Jawade
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 4, No 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian didasarkan pada maraknya kasus penipuan investasi bodong yang menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat, seperti kasus CV. Nur Asrof Sejahtera yang melibatkan sekitar 3.700 korban dengan kerugian mencapai 116 miliar rupiah. Permasalahan utama meliputi bentuk perlindungan hukum, hambatan dalam implementasinya, dan upaya penyelesaiannya. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach). Sumber data diperoleh dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier melalui penelitian kepustakaan, serta data primer dari wawancara dengan penyidik, penuntut umum, hakim, pelaku, dan korban.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum secara preventif dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui sosialisasi dan edukasi, meskipun belum merata hingga ke pedesaan. Secara represif, aparat penegak hukum menindak pelaku dengan pidana penjara, namun perlindungan terhadap korban seperti restitusi dan kompensasi belum optimal. Permasalahan utama adalah kurangnya perhatian pada hak korban, seperti pengembalian kerugian melalui penggabungan perkara ganti rugi atau permohonan restitusi.Kesimpulan penelitian adalah perlindungan hukum terhadap korban perlu ditingkatkan melalui harmonisasi antara kepastian hukum dan keadilan substantif. Saran yang diajukan meliputi perluasan sosialisasi OJK, penerapan hukum progresif oleh hakim untuk memprioritaskan hak korban, serta penguatan regulasi perlindungan korban dalam sistem peradilan pidana.Kata kunci: Perlindungan hukum, korban tindak pidana, penipuan investasi ilegal, media sosial
PENGARUH PERSEPSI NILAI SOCIAL NETWORK SERVICE TERHADAP BRAND ATTITUDE DAN NILAI PERILAKU CO-CREATION: STUDI KASUS PADA CAFÉ UNGARAN Putri, Vinka Luthfiana Wilarto; Adhiatma, Ardian
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan gaya hidup masyarakat yang menjadikan kafe sebagai tempat makan, bekerja, belajar, bersosialisasi, bersantai dan tempat wisata. Pelanggan kafe dapat menjadi mitra aktif bisnis karena memainkan peran penting dalam proses produksi serta menciptakan nilai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran brand attitude dapat memberikan pengaruh pada nilai yang dirasakan pengguna SNS (Social Network Service) terhadap co-creation (perilaku pelanggan). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan sampel sebanyak 103 pengunjung Café di Kabupaten Semarang.Pengujian sampel menggunakan alat bantu SmartPLS 3 dengan Teknik probability sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa SNS (Social Network Service) berpengaruh terhadap brand attitude dan co-creation. Selain itu, brand attitude juga berperan sebagai mediator penting dalam hubungan antara SNS dengan co-creation. Sejalan dengan perspektif Value-Attitude-Behavior dimana penerapannya melibatkan dampak peran darinilai Social Network Service memengaruhi perilaku pelanggan seperti keterlibatan pelanggan dalam menciptakan kreasi bersama produsen baik secara langsung maupun tidak langsung dimana melalui sikap merek akan menjadi perantara dalam SNS memberikan pengaruh terhadap perilaku keterlibatan konsumen. Melalui penelitian ini diharapkan pelaku bisnis melakukan evaluasi dalam penggunaan SNS sebagai platform online memberikan informasi maupun mempromosikan bisnisnya. Kata Kunci: social network service, brand attitude, co-creation.
IMPLEMENTASI PENINDAKAN HUKUM TERBATAS OLEH POLRI PADA SATUAN SABHARA TERHADAP PELAKU PEREDARAN MINUMAN KERAS BERALKOHOL DI WILAYAH HUKUM KOTA PALANGKARAYA Akbar, Rindang Rizky Nur; ., Arpangi
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui implementasi penindakan hukum terbatas oleh polri pada satuan sabhara terhadap pelaku peredaran minuman keras beralkohol di wilayah hukum Kota Palangkaraya dan untuk mengetahui kendala dari implementasi penindakan hukum terbatas oleh polri pada satuan sabhara terhadap pelaku peredaran minuman keras beralkohol di wilayah hukum Kota Palangkaraya dan solusinya. Penelitian menggunakan pendekatan yuridis sosiologis dengan spesifikasi deskriptif analitis untuk mengkaji hukum positif dan realitas sosial. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi, sedangkan data sekunder bersumber dari literatur dan dokumen resmi. Bahan hukum primer, sekunder, dan tersier digunakan. Teknik pengumpulan data meliputi studi kepustakaan, observasi, dan wawancara. Analisis deskriptif kualitatif diterapkan untuk memahami implementasi penindakan hukum terbatas oleh Satuan Sabhara terhadap peredaran minuman keras beralkohol di Kota Palangkaraya. Hasil penelitian ini menunjukan implementasi penindakan hukum terbatas oleh polri pada satuan sabhara terhadap pelaku peredaran minuman keras beralkohol di wilayah hukum Kota Palangkaraya berfokus pada pengawasan dan penindakan terhadap peredaran minuman keras beralkohol tanpa izin berdasarkan Perda Nomor 13 Tahun 2013. Patroli rutin menjadi strategi utama yang menghasilkan sejumlah temuan kasus tipiring sepanjang 2025, mulai dari warung kecil hingga acara masyarakat. Barang bukti beragam dan jumlahnya bervariasi, menunjukkan adanya pola pelanggaran berulang. Proses hukum berjalan cepat melalui sidang tipiring dengan sanksi denda dan perampasan barang bukti. Pendekatan restorative justice diterapkan pada pelanggaran nonkomersial, memastikan penindakan tetap proporsional dan mendukung ketertiban umum. Kendala dari implementasi penindakan hukum terbatas oleh polri pada satuan sabhara terhadap pelaku peredaran minuman keras beralkohol di wilayah hukum Kota Palangkaraya dan solusinya. Implementasi penindakan hukum terbatas oleh Sabhara terhadap peredaran minuman keras di Palangka Raya menghadapi tiga kendala utama, yaitu kurangnya personel dan sarana-prasarana, belum spesifiknya pengaturan pidana ringan terkait miras, serta pelaku tipiring yang sering tidak hadir sidang. Keterbatasan ini menyebabkan pengawasan tidak optimal dan penindakan kurang efektif. Solusi yang disarankan mencakup optimalisasi patroli berbasis data, pemanfaatan teknologi, peningkatan kolaborasi lintas unsur, penyusunan regulasi lebih komprehensif, penerbitan pedoman internal, penggunaan mekanisme jaminan administrasi, serta penguatan sistem pemanggilan dan koordinasi dengan pengadilan.Kata Kunci; Hukum, Minuman Keras, Penindakan Hukum, Polri
ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN MENJADI KAWASAN PERMUKIMAN STUDI KASUS: KOTA PADANG PANJANG, KABUPATEN POLEWALI MANDAR, KABUPATEN NGAWI Pradana, Zulfikar Ajib; Widyasamratri, Hasti
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan alih fungsi lahan pertanian menjadi permukiman. Sumber data dari penelitian ini berdasarkan studi pustaka yang berupa jurnal-jurnal terkait tentang permasalahan alih fungsi lahan pertanian menjadi permukiman. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 3 studi kasus untuk menganalisis permasalahan alih fungsi lahan pertanian menjadi permukiman yaitu Kota Padang Panjang, Kabupaten Polewali Mandar dan Kabupaten Ngawi.Kata Kunci: pertanian, alih fungsi lahan, permukiman.
EFEKTIVITAS PENEGAKAN HUKUM TERHADAP KELALAIAN PENGEMUDI YANG MENYEBABKAN KECELAKAAN LALU LINTAS Muslimin, Muslimin; Suwondo, Deny
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan dampak buruk yang ditimbulkan oleh mobilitas transportasi yang terus meningkat, sebuah fenomena yang diperburuk oleh kurangnya infrastruktur yang memadai dan mengutamakan keselamatan. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui dan memahami efektivitas penegakan hukum terhadap kelalaian pengemudi yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Untuk mengetahui dan memahami faktor-faktor yang menghambat efektivitas penegakan hukum dalam kasus kecelakaan lalu lintas akibat kelalaian dan solusinya.Metode penelitian dengan pendekatan yuridis empiris, spesifikasi penelitian deskriptif analisis. Sumber Data menggunakan data primer dan data sekunder. Metode Pengumpulan Data menggunakan wawancara dan studi kepustakaan. Analisis Data menggunakan analisis Kualitatif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Efektivitas penegakan hukum terhadap kelalaian pengemudi yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas menunjukkan kombinasi antara tindakan represif (penindakan) dan preventif (edukasi/penyelesaian kekeluargaan). Satlantas aktif melakukan penindakan pelanggaran kasat mata dan penanganan TKP laka lantas untuk menjaga ketertiban, terutama di titik-titik rawan. Faktor penghambatnya adalah Faktor Budaya Hukum Masyarakat (Kesadaran Hukum Rendah) meliputi Penyelesaian Kekeluargaan, Minimnya Pemahaman Hukum, Kurang Kooperatif. Faktor Teknis Penyidikan (Barang Bukti & Saksi) meliputi Kurangnya Alat Bukti dan  Kondisi TKP.  Faktor Sumber Daya Manusia (Aparat Penegak Hukum) meliputi Keterbatasan Jumlah Penyidik dan Profesionalisme. Faktor Sarana dan Prasarana meliputi Kebutuhan akan peralatan olah TKP modern yang lebih canggih untuk akurasi data laka. Faktor Infrastruktur/Lingkungan meliputi Jalan Rusak/Minim Penerangan. Solusi untuk Meningkatkan Efektivitas Penegakan Hukum adalah Optimalisasi Restorative Justice yang Terukur, Peningkatan Kompetensi Penyidik, Penguatan Edukasi Hukum dan Sosialisasi (Preventif), Penegakan Hukum Berbasis Data (E-TLE), Koordinasi dengan Instansi Terkait (Infrastruktur) dan Pendekatan Humanis (BANGKOLIS)Kata Kunci    : Efektivitas, Penegakan Hukum, Kelalaian Pengemudi, Kecelakaan Lalu Lintas
RANCANG BANGUN ALAT PEMIPIL JAGUNG OTOMATIS MENGGUNAKAN MOTOR LISTRIK BERKAPASITAS 80 KG/JAM Yunianto, Danang; Muzaki, Ahmad; Saputra, Dika Andri; Nizar, Indra Haerun; Sagaf, M
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung merupakan salah satu komoditas pertanian utama di Indonesia yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan pangan maupun pakan ternak. Salah satu tahapan penting dalam penanganan pascapanen jagung adalah proses pemipilan. Pada umumnya, proses pemipilan jagung masih dilakukan secara manual, sehingga membutuhkan waktu yang lama, tenaga kerja yang besar, serta berpotensi menimbulkan kelelahan dan risiko cedera kerja. Oleh karena itu, diperlukan suatu alat bantu yang mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses pemipilan jagung. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun alat pemipil jagung otomatis menggunakan motor listrik dengan kapasitas kerja ±80 Kg/jam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quality Function Deployment (QFD), yang berfungsi untuk mengidentifikasi kebutuhan dan keinginan pengguna, khususnya petani dan pelaku industri kecil menengah (IKM), serta menerjemahkannya ke dalam spesifikasi teknis alat. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur, observasi lapangan, dan analisis terhadap alat pemipil jagung yang telah ada. Selanjutnya, data kebutuhan pengguna diolah menggunakan matriks House of Quality (HoQ) sebagai dasar perancangan alat. Hasil dari penelitian ini berupa alat pemipil jagung otomatis berbasis motor listrik yang dirancang dengan mempertimbangkan aspek ergonomi, keselamatan kerja, kemudahan pengoperasian, serta perawatan alat. Alat yang dirancang diharapkan mampu mempercepat proses pemipilan, mengurangi ketergantungan terhadap tenaga kerja manual, serta menghasilkan biji jagung pipilan dengan kualitas yang lebih baik. Dengan demikian, alat pemipil jagung otomatis ini diharapkan dapat menjadi solusi tepat guna dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi proses pascapanen jagung bagi petani dan pelaku IKM. Kata kunci: jagung, alat pemipil jagung, motor listrik, Quality Function Deployment (QFD), ergonomi.
PENGARUH KOMPENSASI, BEBAN KERJA, TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT TRANSCOSMOS INDONESIA DENGAN LINGKUNGAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MODERASI Anam, Adek Willy Khoirul; Cahyono, Budhi
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kompensasi dan beban kerja terhadap kinerja karyawan dengan lingkungan kerja sebagai variabel moderasi pada karyawan Customer Service dan Call Center PT Transcosmos Indonesia Semarang. Metode yang digunakan adalah explanatory research dengan pendekatan kuantitatif, melibatkan 130 responden melalui teknik sensus. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan regresi linear berganda serta uji moderasi menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, sedangkan beban kerja berpengaruh negatif dan signifikan. Lingkungan kerja memperkuat pengaruh kompensasi dan memperlemah dampak negatif beban kerja terhadap kinerja. Dengan demikian, pemberian kompensasi yang adil, pengelolaan beban kerja yang proporsional, dan penciptaan lingkungan kerja yang kondusif penting untuk meningkatkan kinerja karyawan.Kata kunci: Kompensasi, Beban Kerja, Lingkungan Kerja, Kinerja Karyawan, Variabel Moderasi
ANALISIS KEBIJAKAN HUKUM DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA NARKOTIKA DI INDONESIA Supenojati, Supri Harjono; Laksana, Andri Winjaya
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penanggulangan narkotika di Indonesia ditempuh melalui kebijakan hukum yang memadukan jalur penal dan non-penal, yakni penindakan tegas terhadap jaringan peredaran gelap serta pemulihan melalui rehabilitasi bagi penyalah guna dan pecandu. Meskipun perangkat hukum telah mencakup pencegahan, pemidanaan berat, pengendalian prekursor, pelacakan aset, asesmen terpadu, dan kerja lintas lembaga, angka penyalahgunaan dan peredaran narkotika tetap meningkat karena tingginya permintaan, adaptivitas jaringan, serta pemanfaatan teknologi. Kondisi ini menunjukkan masih adanya celah implementasi, terutama pada pembuktian, pemisahan peran pengguna dan pengedar, serta keterbatasan kapasitas layanan pemulihan, sehingga kebijakan yang ada dinilai belum sepenuhnya dapat menekan laju kejahatan narkotika. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif. Spesifikasi penelitian menggunakan metode deskriptif analisis. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data sekunder atau data kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan hukum penanggulangan narkotika di Indonesia telah memiliki kerangka regulasi yang komprehensif melalui jalur penal dan non-penal, namun implementasinya masih menghadapi kendala pada ketepatan pembuktian, pemilahan peran pelaku, keterbatasan layanan rehabilitasi, serta adaptasi jaringan terhadap teknologi. Hal ini menunjukkan bahwa kelengkapan aturan belum otomatis menekan perkara, sehingga diperlukan penguatan konsistensi asesmen, fokus penindakan pada jaringan, serta penguatan pencegahan agar kebijakan lebih efektif. Konsep ideal kebijakan hukum penanggulangan narkotika harus menutup celah kebijakan yang ada melalui integrasi pencegahan, penindakan, dan pemulihan dengan titik tekan pada pemilahan peran pelaku sejak awal, penindakan yang berfokus pada pengendali jaringan dan aset kejahatan, serta penguatan pencegahan dan rehabilitasi berbasis asesmen yang konsisten. Keberhasilan kebijakan diukur dari dampak riil berupa turunnya prevalensi dan pengguna baru, melemahnya jaringan peredaran, serta naiknya tingkat pemulihan dan reintegrasi sosial.Kata Kunci: Kebijakan Hukum, Narkotika, Penyalahguna
PENGARUH TRIPOD POSITION TERHADAP PERUBAHAN SKOR DYSPNEA PADA PASIEN PPOK DI POLIKLINIK PARU RSU BANYUMANIK 2 SEMARANG Febriani, Nur Indah; Melastuti, Erna; Amal, Ahmad Ikhlasul
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan penyakit kronis progresif yang ditandai dengan hambatan aliran udara dan keluhan utama berupa dyspnea (sesak napas). Dyspnea yang tidak terkontrol dapat menurunkan kualitas hidup pasien. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi sesak napas adalah tripod position, yaitu posisi duduk condong ke depan untuk mengoptimalkan kerja otot bantu pernapasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tripod position terhadap perubahan skor dyspnea pada pasien PPOK di Poliklinik Paru RSU Banyumanik 2 Semarang.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimental menggunakan rancangan one group pre-test and post-test design. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik consecutive sampling dengan jumlah responden sebanyak 35 pasien PPOK yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengukuran tingkat dyspnea dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan Modified Borg Dyspnea Scale. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Uji statistik yang digunakan adalah Wilcoxon Signed-Rank Test karena data tidak berdistribusi normal.Hasil: Berdasarkan hasil penelitian, sebagian besar responden berusia ≥60 tahun (51,4%) dan didominasi laki-laki (71,4%). Sebelum intervensi, mayoritas responden mengalami dyspnea kategori sedang (74,3%) dengan rata-rata skor 3,8 ± 1,6. Setelah diberikan tripod position selama 10–15 menit, sebagian besar responden mengalami dyspnea kategori ringan (68,6%) dengan rata-rata skor menurun menjadi 2,1 ± 1,1. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan tripod position terhadap penurunan skor dyspnea pada pasien PPOK.Simpulan: Tripod position berpengaruh signifikan terhadap penurunan skor dyspnea pada pasien PPOK di Poliklinik Paru RSU Banyumanik 2 Semarang dan dapat digunakan sebagai intervensi nonfarmakologis yang sederhana, aman, dan efektif dalam membantu mengurangi sesak napas.Kata kunci: PPOK, Tripod Position, Dyspnea, Modified Borg Dyspnea Scale, Intervensi Nonfarmakologis.