cover
Contact Name
Ghufron
Contact Email
baak@unissula.ac.id
Phone
+6285200346203
Journal Mail Official
baak@unissula.ac.id
Editorial Address
Jurnal Ilmiah Sultan Agung (JISA) merupakan jurnal untuk memfasilitasi publikasi karya ilmiah mahasiswa yang terbit secara berkala dalam satu tahun setiap Maret dan September. JISA melingkupi bidang keilmuan Teknik, Kesehatan, Humaniora, Ekonomi dan Hukum.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Sultan Agung
ISSN : -     EISSN : 29632730     DOI : -
Jurnal Ilmiah Sultan Agung (JISA) merupakan jurnal untuk memfasilitasi publikasi karya ilmiah mahasiswa yang terbit secara berkala dalam satu tahun setiap Maret dan September. JISA melingkupi bidang keilmuan Teknik, Kesehatan, Humaniora, Ekonomi dan Hukum.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 653 Documents
PENGARUH KOMBINASI TERAPI ALIH BARING DAN MASSAGE EFFLEURAGE TERHADAP RISIKO LUKA DEKUBITUS PADA PASIEN TIRAH BARING DI RUANG ICU RUMAH SAKIT SARI ASIH SERANG Putriyani .; Apriliani Yulianti Wuriningsih; Sri Wahyuni
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Pasien tirah baring di ruang Intensive Care Unit (ICU) memiliki risiko tinggi mengalami luka dekubitus akibat tekanan berkepanjangan yang mengganggu sirkulasi darah dan menyebabkan kerusakan jaringan kulit. Luka dekubitus dapat menimbulkan nyeri, infeksi, memperpanjang lama rawat, serta meningkatkan beban pelayanan kesehatan. Pencegahan secara optimal melalui intervensi keperawatan nonfarmakologis sangat diperlukan, salah satunya dengan kombinasi terapi alih baring dan massage effleurage.Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi terapi alih baring dan massage effleurage terhadap risiko luka dekubitus pada pasien tirah baring di ruang ICU RS Sari Asih Serang.Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif quasi experimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test. Sampel berjumlah 40 pasien tirah baring yang diambil menggunakan teknik total sampling. Risiko luka dekubitus diukur menggunakan Skala Norton sebelum dan sesudah intervensi. Intervensi berupa alih baring setiap dua jam dan massage effleurage menggunakan Virgin Coconut Oil (VCO) selama tiga hari. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan terdapat penurunan risiko luka dekubitus yang signifikan setelah diberikan kombinasi terapi alih baring dan massage effleurage dengan nilai p < 0,05.Kesimpulan dan Saran: Kombinasi terapi alih baring dan massage effleurage efektif dalam menurunkan risiko luka dekubitus pada pasien tirah baring di ruang ICU. Disarankan intervensi ini diterapkan secara rutin sebagai bagian dari standar asuhan keperawatan untuk pencegahan luka dekubitus.Kata Kunci: alih baring, massage effleurage, risiko luka dekubitus
IMPLEMENTASI METODE DEMONSTRASI PADA MATERI SHOLAT DALAM PEMBELAJARAN TATA CARA SHOLAT PADA SANTRI KELAS VII DI PONDOK PESANTREN AL-BAHRONIYYAH DEMAK 2026 Faishol Khasip; Khoirul Anwar; Ahmad Muflihin
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembelajaran tata cara sholat yang tidak hanya menekankan aspek teoritis, tetapi juga kemampuan praktik ibadah sesuai tuntunan syariat Islam. Metode demonstrasi dipilih karena dinilai mampu membantu santri memahami dan mempraktikkan tata cara sholat secara lebih konkret. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, implementasi, dan evaluasi metode demonstrasi pada pembelajaran tata cara sholat santri kelas VII di Pondok Pesantren Al-Bahroniyyah Demak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perencanaan metode demonstrasi dilakukan secara sistematis melalui penyusunan strategi pembelajaran, penyiapan materi, serta penyediaan sarana pendukung; (2) implementasi metode demonstrasi dilaksanakan melalui pemberian materi, peragaan tata cara sholat, praktik langsung santri, serta bimbingan dan koreksi guru; dan (3) Evaluasi dilakukan secara rutin oleh dewan Asatidz setiap sebulan sekali pada malam kamis legi di kantor ponpes Al- Bahroniyyah Setelah membaca Rotibul Atos dan dikawal langsung oleh Pengasuh ke tiga. Dan dalam aspek pemahaman santri disajikan asesmen sumatif berupa imtihan yang nantinya para santri akan diuji sampai mana pemahaman yang telah dibapatnya. Dengan demikian, metode demonstrasi terbukti efektif dalam pembelajaran tata cara sholat karena mampu mengintegrasikan aspek kognitif, psikomotorik, dan afektif secara seimbang.Kata Kunci: Metode Demonstrasi, Pembelajaran Fiqih, Tata Cara Sholat, Materi Sholat, Santri.
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI DENGAN KINERJA KADER POSYANDU STUDI OBSERVASI ANALITIK KADER POSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANGETAYU KOTA SEMARANG Zhafira Althafa Eka Atmaja; Purwito Soegeng Prasetijono
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja kader posyandu menentukan keberhasilan pelayanan kesehatan ibu dan anak. Salah satu faktor yang berkaitan dengan kinerja kader posyandu adalah motivasi kerja dari kader. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara motivasi dengan kinerja kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Bangetayu Kota Semarang.Metode pada penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional menggunakan teknik consecutive sampling. Motivasi diukur berdasarkan Teori Dua Faktor Herzberg. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman’s Rho.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 42,1% kader memiliki motivasi baik, 42,1% cukup, dan 15,8% kurang. Kinerja kader berada pada kategori baik sebesar 34,2%, cukup 34,2%, dan kurang 31,6%. Uji korelasi menunjukkan nilai p < 0,001 dengan koefisien korelasi r = 0,580. Hubungan tersebut bersifat positif dengan kekuatan sedang.Penelitian ini menyimpulkan bahwa motivasi berhubungan sedang arah positif dengan kinerja kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Bangetayu Kota Semarang.Kata kunci: motivasi, kinerja kader, Posyandu, Teori Dua Faktor Herzberg.
IMPLEMENTASI MEDIA WORDWALL PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DI SD NEGERI GABAHAN SEMARANG TAHUN AJARAN 2025/2026 Salwa Salsabila; Choeroni .; Khoirul Anwar
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital dalam bidang pendidikan mendorong pendidik untuk mengembangkan proses pembelajaran yang lebih inovatif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era modern. Salah satu media pembelajaran berbasis teknologi yang banyak dimanfaatkan dalam kegiatan belajar mengajar adalah WordWall. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan penggunaan media WordWall dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SD Negeri Gabahan Semarang, mengkaji fungsi media tersebut dalam mendukung proses pembelajaran, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung maupun menghambat implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, serta peserta didik kelas VI sebagai informan penelitian. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media WordWall telah diterapkan secara terstruktur pada setiap tahap pembelajaran, mulai dari kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, hingga kegiatan penutup. Media ini berfungsi sebagai sarana penyampaian materi, media latihan, sekaligus instrumen evaluasi pembelajaran. Kehadiran WordWall mampu meningkatkan motivasi belajar, partisipasi, serta antusiasme peserta didik selama mengikuti proses pembelajaran. Faktor pendukung implementasi WordWall meliputi ketersediaan sarana pembelajaran yang memadai dan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi pendidikan. Adapun faktor penghambatnya antara lain keterbatasan jaringan internet dan terbatasnya fitur yang tersedia pada akun WordWall versi gratis. Secara umum, penggunaan WordWall memberikan kontribusi positif dalam menciptakan pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti yang lebih aktif, menarik, dan bermakna. Kata kunci: WordWall, media pembelajaran, Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, sekolah dasar.
ANALISIS IMPLEMENTASI ASESMEN TERPADU BADAN NARKOTIKA NASIONAL KOTA TANJUNG PINANG DALAM PENENTUAN TINDAKAN REHABILITASI BAGI TERSANGKA PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA Yommy Andiputra; M. Rizal Bagaskoro
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai negara hukum mewujudkan keadilan melalui penegakan hukum pidana yang terpadu secara menyeluruh. Fenomena penyalahgunaan narkotika yang mengkhawatirkan menuntut pendekatan humanis melalui rehabilitasi medis maupun sosial sebagaimana diatur dalam Undang Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Implementasi kebijakan ini sangat bergantung pada peran strategis Tim Asesmen Terpadu untuk menentukan klasifikasi antara pecandu murni dan pengedar gelap. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi asesmen terpadu Badan Narkotika Nasional Kota Tanjung Pinang dalam penentuan tindakan rehabilitasi bagi tersangka penyalahgunaan narkotika. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi kendala dalam pelaksanaan asesmen serta solusi yang dapat diterapkan guna mengoptimalkan proses hukum tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan sosiologi hukum untuk melihat realitas di lapangan secara objektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen dilakukan oleh tim hukum dan medis untuk menilai tingkat adiksi serta keterlibatan jaringan kriminal tersangka. Prosedur penentuan rehabilitasi di Kota Tanjung Pinang telah berjalan sesuai aturan namun masih menghadapi hambatan teknis seperti sinkronisasi jadwal tim gabungan. Solusi yang ditawarkan meliputi digitalisasi administrasi antar lembaga serta penguatan anggaran operasional untuk fasilitas medis mandiri. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa asesmen terpadu merupakan instrumen utama dalam mewujudkan keadilan restoratif bagi korban penyalahgunaan narkotika.Kata Kunci: Asesmen Terpadu, Badan Narkotika Nasional, Penyalahgunaan Narkotika, Rehabilitasi.
EDUKASI PRA BEDAH (MEDIA LEAFLET DAN VIDEO) DI KAMAR OPERASI TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN LAPARASCOPY CHOLECYSTECTOMY Nurdiansyah .; Hernandia Distinarista; Tutik Rahayu
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Kecemasan pra operasi merupakan respon emosional yang sering dialami pasien yang akan menjalani tindakan pembedahan, termasuk laparascopy cholecystectomy. Kecemasan yang tidak ditangani dengan baik dapat berdampak pada kondisi fisiologis pasien dan menghambat proses pembedahan serta pemulihan pasca operasi. Edukasi pra bedah yang diberikan oleh perawat kamar operasi diharapkan mampu menurunkan tingkat kecemasan pasien melalui peningkatan pemahaman dan kesiapan psikologis.Tujuan : Menganalisis pengaruh edukasi pra bedah oleh perawat kamar operasi terhadap tingkat kecemasan pasien laparascopy cholecystectomy di rumah sakit sari asih ciledug.Metode : Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 38 pasien pra operasi laparascopy cholecystectomy di rumah sakit sari asih ciledug, tangerang, menggunakan teknik total sampling. Intervensi berupa edukasi pra bedah menggunakan media leaflet dan video edukasi. Tingkat kecemasan diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan instrumen kecemasan (APAIS). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Wilcoxon Signed-rank test dengan uji normalitas menggunakan shapiro wilk.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan pasien setelah diberikan edukasi pra bedah. Analisis bivariat menggunakan uji Wilxocon Signed rank test menghasilkan nilai p 0,000 ini menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna antara tingkat kecemasan sebelum dan sesudah edukasi pra bedah.Kesimpulan : Edukasi kesehatan yang efektif, terstruktur dan komunikatif dapat mengurangi tingkat kecemasan dan membantu pasien memahami prosedur operasi sehingga meningkatkan rasa aman dan kesiapan pasien. oleh karna itu, perawat kamar bedah di harapkan dapat mengoptimalkan pelaksanaan edukasi pra bedah sebagai bagian integral dari asuhan keperawatan perioperatif guna meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien Kata Kunci : Edukasi Pra Bedah, Kecemasan Pra Operasi, Pembedahan, Laparascopy Cholecystektomy, Perawat Kamar Bedah
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGATASI DAMPAK NEGATIF MEDIA SOSIAL TERHADAP PESERTA DIDIK DI SMP ISLAM SULTAN AGUNG 4 SEMARANG Dydan Pradana Efryananda; Sarjuni .
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang pesat menjadikan media sosial sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan remaja. Fenomena ini menghadirkan tantangan serius bagi dunia pendidikan Islam, khususnya dalam hal pembinaan akhlak peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak negatif media sosial terhadap akhlak peserta didik di SMP Islam Sultan Agung 4 Semarang serta menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari dua guru PAI, serta beberapa peserta didik kelas IX. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memberikan empat dampak negatif signifikan, yakni: (1) ketidaksantunan dalam bertutur kata dan bersikap akibat konsumsi konten negatif; (2) perilaku sulit diatur dan kurang disiplin sebagai dampak dari paparan konten gaya hidup bebas; (3) kecenderungan meniru perilaku negatif yang dianggap trendy; dan (4) kelalaian akademik akibat kecanduan media sosial. Dalam merespons kondisi tersebut, guru PAI menjalankan empat peran utama: sebagai pendidik yang menyampaikan materi akhlak secara kontekstual, sebagai teladan melalui keteladanan langsung (uswatun hasanah), sebagai pengawas dan pembimbing dengan pendekatan humanis, serta sebagai motivator melalui strategi targhib-tarhib dan pemanfaatan media sosial sebagai alat pembinaan.Kata kunci: Guru PA, Media Sosial, Pembinaan Karakter, Pendidikan Islam.
HUBUNGAN KEBIASAAN MAKAN DI LUAR RUMAH DENGAN KEJADIAN DEMAM THYPOID STUDI OBSERVASIONAL ANALITIK PADA PASIEN DI RS CHARLIE KENDAL TAHUN 2024 Shella Arifianti Oktafi; Rita Kartika Sari
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam thypoid merupakan penyakit infeksi yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, terutama pada kelompok usia remaja. Salah satu faktor risiko yang diduga berperan dalam penularan penyakit ini adalah kebiasaan makan di luar rumah yang berpotensi meningkatkan paparan makanan tidak higienis. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kebiasaan makan di luar rumah dengan kejadian demam thypoid pada pasien rawat inap di RS Charlie Kendal tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan case-control. Subjek penelitian terdiri dari 33 pasien demam thypoid sebagai kelompok kasus dan 33 pasien non-thypoid sebagai kelompok kontrol. Data kebiasaan makan di luar rumah dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur, sedangkan diagnosis demam thypoid diperoleh dari rekam medis. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Fisher’s Exact, uji Phi/Cramer’s V, dan perhitungan odds ratio. Terdapat hubungan yang bermakna antara kebiasaan makan di luar rumah dengan kejadian demam thypoid (p = 0,02), dengan kekuatan hubungan sedang (Cramer’s V = 0,398). Pasien dengan kebiasaan makan di luar rumah yang buruk memiliki risiko sekitar 10 kali lebih besar mengalami demam thypoid (OR = 10,075). Kesimpulan dari penelitian ini adalah kebiasaan makan di luar rumah berhubungan signifikan dengan kejadian demam thypoid pada pasien rawat inap di RS Charlie Kendal.Kata Kunci: Demam thypoid, Kebiasaan makan di luar rumah, Faktor resiko
ANALISIS KEJENUHAN SANTRI DALAM KEGIATAN HALAQAH AL-QUR'AN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PRESTASI HAFALAN DI PPTQ NURUSSUNNAH SEMARANG Jabir Abdurrahman; Khoirul Anwar
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan halaqah Al-Qur'an merupakan metode utama dalam pembelajaran tahfidz di pesantren. Namun, proses menghafal yang berlangsung secara intensif dan berkelanjutan berpotensi menimbulkan kejenuhan pada santri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk kejenuhan santri dalam kegiatan halaqah Al-Qur'an, faktor-faktor penyebabnya, serta implikasinya terhadap prestasi hafalan di PPTQ Nurussunnah Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap santri dan musyrif halaqah. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejenuhan santri muncul dalam bentuk kelelahan fisik, kejenuhan kognitif, dan kejenuhan emosional. Faktor penyebab kejenuhan berasal dari faktor internal berupa menurunnya motivasi belajar, keterbatasan daya ingat, dan kondisi psikologis santri, serta faktor eksternal berupa target hafalan yang tinggi, metode pembelajaran yang monoton, dan lingkungan belajar yang kurang variatif. Kejenuhan tersebut berdampak pada menurunnya kualitas dan kuantitas hafalan Al-Qur'an, termasuk keterlambatan pencapaian target hafalan dan berkurangnya kualitas muraja'ah. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang lebih variatif serta dukungan psikologis yang memadai untuk meminimalkan kejenuhan santri. Kata Kunci: kejenuhan belajar, halaqah Al-Qur'an, tahfidz, prestasi hafalan, santri.
PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA ANGGOTA POLRI SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA JUDI ONLINE BERDASARKAN UNDANG-UNDANG ITE DAN KODE ETIK PROFESI POLRI I Gede Raditho Saputra; Muhammad Ngazis
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pertanggungjawaban pidana anggota polri sebagai pelaku tindak pidana judi online berdasarkan undang-undang ite dan kode etik profesi polri dan untuk mengetahui penerapan sanksi etik dan mekanisme penegakan disiplin terhadap anggota Kepolisian sebagai pelaku tindak pidana judi online berdasarkan undang-undang ite dan kode etik profesi polri. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Data sekunder (bahan hukum primer, sekunder, dan tersier) dikumpulkan melalui studi kepustakaan. Analisis mendalam dilakukan terhadap UU ITE dan Perpol Nomor 7 Tahun 2022 untuk mengkaji pertanggungjawaban pidana serta kode etik anggota Polri. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pertanggungjawaban pidana anggota polri sebagai pelaku tindak pidana judi online berdasarkan undang-undang ite dan kode etik profesi polri. Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia merupakan subjek hukum yang tidak memiliki kekebalan terhadap hukum pidana nasional. Setiap personel yang terlibat perjudian melalui media elektronik wajib memikul tanggung jawab pidana perorangan berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor I1 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik, Pasal 27 ayat 2 secara tegas melarang setiap orang mendistribusikan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik bermuatan perjudian. Frasa setiap orang mencakup anggota kepolisian sebagai pejabat publik. Dan pelanggaran terhadap ketentuan ini membawa ancaman sanksi pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda maksimal 10.000.000.000 rupiah sesuai Pasal 45 ayat 3. Pertanggungjawaban ini menuntut pembuktian unsur kesengajaan dalam perbuatan melawan hukum. Proses hukum tetap dilaksanakan melalui mekanisme peradilan umum untuk menjamin asas persamaan di hadapan hukum sekaligus menjaga integritas institusi kepolisian dari praktik digital yang merusak ketertiban umum di ruang siber Indonesia. Penerapan sanksi etik dan mekanisme penegakan disiplin terhadap anggota Kepolisian sebagai pelaku tindak pidana judi online berdasarkan undang-undang ite dan kode etik profesi polri. Penegakan kode etik bagi anggota kepolisian diatur sistematis dalam Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2022 Tentang Kode Etik Profesi Dan Komisi Kode Etik Kepolisian Negara Republik Indonesia. Proses diawali pemeriksaan pendahuluan oleh fungsi profesi dan pengamanan untuk mencari fakta keterlibatan dalam perjudian daring. Jika ditemukan minimal 2 alat bukti sah, perkara dilanjutkan ke sidang Komisi Kode Etik Polri. Perjudian daring diklasifikasikan sebagai pelanggaran berat karena mencederai kehormatan institusi dan merusak citra bhayangkara. Sanksi etika meliputi pernyataan perbuatan tercela dan kewajiban meminta maaf, sedangkan sanksi administratif dapat berupa mutasi demosi, penundaan pangkat, hingga pemberhentian tidak dengan hormat. Putusan komisi bersifat mandiri dan tidak menghapuskan tuntutan pidana pada peradilan umum. Mekanisme ini menjamin akuntabilitas internal melalui tahapan pemeriksaan, persidangan, hingga upaya hukum banding demi memastikan setiap personel Polri tetap patuh pada norma hukum dan moralitas profesi.Kata Kunci : Judi Online, Kode Etik Profesi, Pertanggungjawaban Pidana, Undang-Undang ITE