cover
Contact Name
Ghufron
Contact Email
baak@unissula.ac.id
Phone
+6285200346203
Journal Mail Official
baak@unissula.ac.id
Editorial Address
Jurnal Ilmiah Sultan Agung (JISA) merupakan jurnal untuk memfasilitasi publikasi karya ilmiah mahasiswa yang terbit secara berkala dalam satu tahun setiap Maret dan September. JISA melingkupi bidang keilmuan Teknik, Kesehatan, Humaniora, Ekonomi dan Hukum.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Sultan Agung
ISSN : -     EISSN : 29632730     DOI : -
Jurnal Ilmiah Sultan Agung (JISA) merupakan jurnal untuk memfasilitasi publikasi karya ilmiah mahasiswa yang terbit secara berkala dalam satu tahun setiap Maret dan September. JISA melingkupi bidang keilmuan Teknik, Kesehatan, Humaniora, Ekonomi dan Hukum.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 653 Documents
EFEKTIVITAS PEMBERIAN VIDEO EDUKASI POST PHACOMULSIFIKASI TERHADAP PENGETAHUAN PASIEN DIERA DIGITAL DI RUMAH SAKIT SARI ASIH CILEDUG Fenda Muliyastuti; Wahyu Endang Setyowati; Betie Febriana
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Katarak merupakan salah satu penyebab utama penurunan fungsi penglihatan yang memerlukan tindakan pembedahan, salah satunya melalui prosedur phacomulsifikasi. Setelah opeasi pasien membutuhkan edukasi yang tepat agar dapat memahami perawatan post operasi serta mencegah terjadinya komplikasi. Seiring perkembangan teknologi diera digital, media video mulai dimanfaatkan sebagai sarana edukasi kesehatan yang dinilai lebih menarik dan mudah dipahami dibandingkan metode konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi menggunakan media video terhadap tingkat phacomulsifikasi di RS Sari Asih Ciledug. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain pretest dan post test dengan kelompok kontrol. Responden ini dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok intervensi yang mendapatkan edukasi berbasis video dan kelompok kontrol yang menerima edukasi secara konvensional. Tingkat pengetahuan pasien diukur menggunakan kuesioner yang telah dilakukan uji validitasnya dan reliabilitasnya. penelitian ini menunjukan bahwa terjadi peningkatan tingkat pengetahuan pada kedua kelompok setelah diberikan edukasi. pada kelompok yang memperoleh edukasi yang meggunakan video persentase pasien dengan tingkat pengetahuan baik meningkat dari 35% sebelum edukasi menjadi 80% setelah edukasi. Sementara itu pada kelompok yang diberikan edukasi konvensional, persentase tingkat pengetahuan baik meningkat dari 40% sebelum edukasi menjadi 60% setelah edukasi. Peningkatan pengetahuan pada kelompok edukasi video lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok edukasi konvensional. Hasil analisis statistik menunjukan adanya perbedaaan yang bermakna antara kedua kelompok setelah intervensi (p-value <0,05) Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pemberikan edukasi melalui media video lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan pasien post phacomulsifikasi. Media video dapat digunakan sebagai alternatif edukasi yang efektif dan relevan dalam pelayanan keperawatan di era digital.Keywords: edukasi video, phacomulsifikasi, pengetahuan pasien, digital, katarak
ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA TERHADAP PENGGUNAAN APLIKASI SIPD RI DENGAN METODE EUCS PADA OPD DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA SEMARANG Yusma Ainaya Herwindani; Dedi Rusdi
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan menuntut sistem informasi yang efektif, akurat, dan terintegrasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lima dimensi End-User Computing Satisfaction (EUCS), yaitu Content, Accuracy, Format, Ease of Use, dan Timeliness, terhadap kepuasan pengguna aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD RI) pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 108 responden yang merupakan pengguna aktif SIPD RI. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Content, Accuracy, dan Format berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna, dengan Accuracy sebagai variabel paling dominan. Sementara itu, Ease of Use dan Timeliness tidak menunjukkan pengaruh signifikan, yang mengindikasikan masih adanya kendala pada aspek kemudahan penggunaan dan kecepatan akses sistem. Model penelitian mampu menjelaskan 74,6% variasi kepuasan pengguna. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas konten, akurasi data, dan tampilan sistem merupakan faktor utama dalam meningkatkan kepuasan pengguna SIPD RI. Oleh karena itu, pengembangan sistem perlu difokuskan pada peningkatan ketiga aspek tersebut, disertai perbaikan pada kemudahan penggunaan serta stabilitas dan responsivitas sistem. Penelitian ini memberikan kontribusi sebagai dasar evaluasi dan pengembangan sistem informasi pemerintahan yang lebih optimal.Kata Kunci: SIPD RI, EUCS, kepuasan pengguna, sistem informasi pemerintahan, regresi linier berganda.
PENGARUH PEMBERIAN ALOE VERA TERHADAP KADAR TGF-Β PADA ADHESI PASCAOPERASI TIKUS RATTUS NORVEGICUS STRAIN WISTAR DENGAN INSISI SEKUM Zahra Zalfa&#039;a Adhani; Eko Setiawan; Dirga Rachmad Aprianto
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adhesi pascaoperasi merupakan komplikasi yang sering terjadi setelah pembedahan abdomen dan berkaitan erat dengan peningkatan proses inflamasi serta fibrosis jaringan. Transforming Growth Factor-Beta (TGF-β) berperan sebagai mediator utama dalam pembentukan adhesi melalui stimulasi proliferasi fibroblas dan deposisi kolagen. Aloe vera memiliki kandungan aktif seperti acemannan, phytosterol, dan aloe-emodin yang bersifat antiinlfmasi dan antifibrotic. Penelitian ini bertujuan unutk memngetahui pengaruh pemberian gel ekstrak aloe vera terhadap kadar TGF-β pada adhesi pascaoperasi tikus Wistar.Penelitian eksperimental dengan rancangan post test only control group design menggunakan tikus jantan galur Wistar yang dibagi menjadi tiga kelompok secara acak. Kelompok kontrol (K-I) dilakukan insisi sekum dan irigasi NaCl 0,9%, kelompok perlakuan 1 (K-II) diberikan gel aloe vera 10%, dan kelompok perlakuan 2 (K-III) diberikan gel aloe vera 20% secara topikal. Pengambilan sampel darah dilakukan pada hari ke-6 pascaoperasi dan kadar TGF-β diperiksa menggunakan metode Enzyme-Linked Immunosorbent Assay (ELISA). Analisis data menggunakan uji Kruskal-Wallis dan Mann-Whitney.Hasil didapatkan rerata kadar TGF-β pada K-I sebesar 457,75 ± 169,96 pg/ml, K-II sebesar 458,12 ± 173,61 pg/ml, dan K-III sebesar 447,25 ± 127,70 pg/ml. Hasil uji Kruskal-Wallis menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan kadar TGF-β antar kelompok (p = 0,985). Uji lanjut Mann-Whitney juga menunjukkan tidak terdapat perbedaan bermakna antara kelompok kontrol dan perlakuan maupun antar kedua kelompok perlakuan (p > 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini, pemberian gel ekstrak aloe vera konsentrasi 10% dan 20% belum menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kadar  TGF- β serum pada adhesi pascaoperasi Tikus Wistar hari ke-6.Kata Kunci: Aloe vera, adhesi pascaoperasi, TGF-β, tikus Wistar.
STRATEGI GURU PAI DALAM PEMBINAAN AKHLAK SISWA KELAS XII BERBASIS BIMBINGAN DAN KONSELING Hasna&#039;ul Fitria Amani; Samsudin .; Toha Makhsun
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi akhlak siswa kelas XII serta menganalisis strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam pembinaan akhlak siswa berbasis bimbingan dan konseling di MAN 2 Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi akhlak siswa secara umum tergolong cukup baik, namun masih terdapat beberapa aspek yang perlu pembinaan seperti kedisiplinan, tanggung jawab, dan etika komunikasi. Strategi guru PAI dilakukan melalui keteladanan, pembiasaan, pemberian nasihat, reward dan punishment, serta pendekatan personal. Strategi tersebut diperkuat dengan pendekatan bimbingan dan konseling humanistik, behavioristik, dan kognitif. Faktor pendukung meliputi budaya religius madrasah dan kerja sama antar guru, sedangkan faktor penghambat meliputi pengaruh lingkungan, media sosial, serta keterbatasan waktu pembinaan. Dengan demikian, strategi guru PAI berbasis bimbingan dan konseling dinilai efektif dalam membentuk akhlak siswa.Kata Kunci: Strategi Guru PAI, Pembinaan Akhlak, Bimbingan dan Konseling.
TINJAUAN HUKUM TERHADAP PENGGUNAAN DISKRESI OLEH POLRI DALAM PROSES PENANGKAPAN DAN PENAHANAN Hedu Kasungu; Lathifah Hanim
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaturan hukum mengenai kewenangan diskresi Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam proses penangkapan dan penahanan menurut peraturan perundang-undangan di Indonesia dan untuk mengetahui batasan penggunaan diskresi oleh Kepolisian dalam proses penangkapan dan penahanan berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana dan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan sifat deskriptif untuk mengkaji diskresi kepolisian. Data sekunder berupa bahan hukum primer, sekunder, dan tersier dikumpulkan melalui studi kepustakaan. Analisis dilakukan secara kualitatif terhadap peraturan perundang-undangan dan literatur hukum guna memahami batasan kewenangan diskresi dalam penangkapan dan penahanan. Hasil penelitian ini adalah pengaturan hukum mengenai kewenangan diskresi Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam proses penangkapan dan penahanan menurut peraturan perundang-undangan di Indonesia secara legal berlandaskan pada Pasal 18 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Aturan ini memberikan otoritas kepada petugas untuk bertindak berdasarkan penilaian pribadi demi kepentingan umum yang mendesak, seperti menjaga keamanan dan keselamatan jiwa. Namun, tindakan ini wajib memenuhi unsur proporsionalitas, legalitas, serta penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia. Dalam implementasinya, diskresi memberikan fleksibilitas bagi penyidik untuk merespons situasi lapangan yang dinamis tanpa hambatan administratif yang kaku. Selain itu, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana memperkuat peran Polri sebagai penyidik utama dalam upaya paksa, termasuk penangkapan tanpa surat perintah pada kasus tertangkap tangan, dengan tetap mengedepankan prinsip keadilan restoratif dan perlindungan hukum bagi tersangka dab batasan penggunaan diskresi oleh Kepolisian dalam proses penangkapan dan penahanan berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana dan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Penggunaan diskresi dalam penangkapan dan penahanan dibatasi secara ketat oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan. Penyidik wajib memiliki minimal dua alat bukti sah dan hanya dapat menahan tersangka dengan ancaman pidana lima tahun atau lebih. Terdapat pula batasan waktu penahanan yang rigid serta kewajiban administratif, seperti pemberian surat perintah kepada keluarga. Selain itu, Pasal 18 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan bahwa diskresi hanya boleh dilakukan dalam keadaan sangat perlu dan harus selaras dengan kode etik profesi. Pengawasan dilakukan melalui mekanisme internal (Propam) serta kontrol eksternal melalui lembaga Praperadilan, Komisi Kepolisian Nasional, dan Ombudsman guna menjamin transparansi, akuntabilitas, dan perlindungan terhadap hak konstitusional setiap warga negara.Kata Kunci : Diskresi Kepolisian, Penangkapan, Penahanan, Tinjauan Hukum.
STUDI IMPLEMENTASI DAN ANALISIS DISSOLVED GAS ANALYZER (DGA) ONLINE DALAM MENDUKUNG PREDIKSI KEANDALAN TRANSFORMATOR STEP-UP PADA UNIT PEMBANGKITAN Supriadi .; Arief Marwanto
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generator step-up transformator merupakan peralatan vital dalam sistem pembangkitan tenaga listrik karena berfungsi menaikkan tegangan keluaran generator ke level transmisi. Keandalan transformator ini sangat menentukan kontinuitas penyaluran daya, sehingga kegagalan operasi dapat menyebabkan gangguan sistem yang signifikan, penghentian operasi pembangkit, serta kerugian ekonomi yang besar akibat tingginya biaya perbaikan dan lamanya waktu pemulihan. Salah satu faktor utama yang mempengaruhi umur operasi transformator adalah kualitas sistem isolasi, khususnya minyak isolasi yang berperan sebagai media isolasi listrik sekaligus pendingin. Selama beroperasi, minyak isolasi dan isolasi kertas dapat mengalami degradasi akibat beban termal dan elektris, yang ditandai dengan terbentuknya gas-gas terlarut sebagai indikator gangguan internal transformator.Dissolved Gas Analysis (DGA) merupakan metode diagnosis kondisi transformator yang telah diakui secara internasional karena mampu mengidentifikasi jenis gangguan berdasarkan pola dan konsentrasi gas terlarut. Namun, penerapan DGA konvensional yang dilakukan secara periodik memiliki keterbatasan dalam mendeteksi gangguan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi dan analisis data DGA Online Monitoring dalam mendukung deteksi dini gangguan internal serta prediksi keandalan generator step-up transformator pada sistem pembangkitan listrik di Jawa Barat. Metode penelitian dilakukan melalui analisis data gas utama hasil pemantauan DGA online secara real-time, yang meliputi konsentrasi gas – gas seperti asetilena (C₂H₂), etilena (C₂H₄), dan karbon monoksida (CO). Hasil penelitian diharapkan mampu menunjukkan efektivitas sistem DGA online dalam meningkatkan ketepatan waktu tindakan pemeliharaan, mengurangi risiko kegagalan transformator, dan meningkatkan keandalan sistem pembangkitan secara keseluruhan.Kata kunci: generator step-up transformator, minyak isolasi, dissolved gas analysis, DGA online monitoring, keandalan transformator.
PENGARUH KONSERVATISME AKUNTANSI, FINANCIAL DISTRESS, KEPEMILIKAN KELUARGA DAN CAPITAL INTENSITY TERHADAP TAX AVOIDANCE Ilmiavan Muhammad Fajar Rizki; Indri Kartika
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pajak merupakan salah satu sumber pendapatan negara yang krusial, namun bagi perusahaan, pajak kerap dianggap sebagai beban yang mengurangi laba bersih. Hal ini memicu perusahaan untuk melakukan praktik penghindaran pajak (tax avoidance), terutama pada sektor pertambangan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh konservatisme akuntansi, financial distress, kepemilikan keluarga, dan capital intensity terhadap tax avoidance. Populasi penelitian mencakup perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2023. Dengan menggunakan metode purposive sampling, terpilih 32 perusahaan sebagai sampel sehingga menghasilkan 128 observasi data sekunder. Data dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda. Hasil penelitian membuktikan bahwa konservatisme akuntansi memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap tax avoidance, sementara kepemilikan keluarga terbukti berpengaruh positif signifikan. Sebaliknya, variabel financial distress dan capital intensity terbukti tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penghindaran pajak. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan bagi regulator untuk menetapkan batasan proporsi kepemilikan keluarga guna mencegah kebocoran penerimaan pajak, serta bagi investor agar mempertimbangkan prinsip konservatisme akuntansi perusahaan sebagai indikator keandalan laporan keuangan sebelum berinvestasi.Kata Kunci: tax avoidance, konservatisme, distress, keluarga, capital.
PENGARUH PEMBERIAN OLES MADU TERHADAP KADAR INTERLEUKIN-6 PADA MENCIT MODEL ULKUS DIABETIKUM Niar Al Inayah; Eko Setiawan
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit kronis yang ditandai adanya peningkatan kadar glukosa darah, dimana dapat terjadi komplikasi salah satunya adalah ulkus diabetikum. Madu merupakan herbal yang  mengandung antibakteri dan antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian oles madu terhadap kadar Interleukin-6 pada penyembuhan luka ulkus diabetikum pada mencit jantan galir Balb/C. Penelitian eksperimental dengan desain post-test only control group yang menggunakan 24 ekor mencit Galur Balb/C dijadikan tiga kelompok perlakuan yaitu kelompok pertama kontrol (NaCl), kelompok kedua madu 50%, dan kelompok ketiga madu 100%. Ulkus diabetikum dibuat melalui perlukaan pada punggung mencit yang sudah teridentifikasi mengalami DM dengan ciri memiliki kadar gula darah >250 mg/dl pasca induksi streptozotocin. Kadar IL-6 diukur dengan metode ELISA dari sampel serum. Rerata kadar IL-6 pada kelompok A1 (20.7±2.78 pg/ml), kelompok A2 (17.1±1.79 pg/ml), dan kelompok A3 (24.3±12.02 pg/ml). Berdasarkan hasil dari uji normalitas dan homogenitas, didapatkan hasil tidak normal dan tidak homogen, maka digunakan uji krusskal wallis untuk mengetahui perbandingan rerata kadar IL-6 antar kelompok dan didapatkan nilai p > 0.05. Pemberian oles madu tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kadar IL-6 pada mencit ulkus diabetikum.Kata kunci: IL-6, madu, ulkus diabetikum    
PENERAPAN NILAI-NILAI PAI DALAM POLA ASUH ISLAMI UNTUK MEMBENTUK DISIPLIN IBADAH ANAK DI YAYASAN PANTI ASUHAN NURUL IHSAN SEMARANG Hanifatul Arifah; Hidayatus Sholihah; Khoirul Anwar
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedisiplinan ibadah merupakan salah satu aspek penting dalam pembentukan karakter religius anak, khususnya bagi anak yang tinggal di panti asuhan. Oleh karena itu, penerapan nilai-nilai Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui pola asuh Islami menjadi upaya yang penting untuk membentuk kebiasaan ibadah yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilai-nilai PAI dalam pola asuh Islami untuk membentuk kedisiplinan ibadah anak di Yayasan Panti Asuhan Nurul Ihsan Semarang, mendeskripsikan peran pengasuh dan pendidik dalam proses pembinaan ibadah anak, serta mengungkap faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan nilai-nilai PAI di lingkungan asrama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai PAI dilakukan melalui pembiasaan shalat berjamaah, tadarus Al-Qur’an, pengajian rutin, pemberian nasihat, keteladanan, serta pengawasan yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Nilai yang ditanamkan meliputi nilai rabbaniyah dan insaniyah yang tercermin dalam kepatuhan beribadah dan perilaku sehari-hari anak. Pengasuh dan pendidik berperan sebagai pembimbing, teladan, motivator, dan pengawas dalam membentuk kedisiplinan ibadah anak. Faktor pendukung berasal dari lingkungan asrama yang religius, aturan yang jelas, serta kerja sama pengasuh dan pendidik, sedangkan faktor penghambat meliputi perbedaan karakter anak dan kurangnya kesadaran sebagian anak dalam menjalankan ibadah. Penelitian ini menyarankan agar pembinaan ibadah dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan melalui penguatan keteladanan, pengawasan, serta motivasi yang sesuai dengan kebutuhan anak.Kata Kunci: Pendidikan Agama Islam, pola asuh Islami, kedisiplinan ibadah, pengasuh, panti asuhan.
ANALISIS PRINSIP KEADILAN DALAM PENETAPAN HUKUMAN PADA KASUS KORUPSI DI LINGKUNGAN PEMERINTAH DAERAH Frezhaq Rifki Reynaldi; Dini Amalia Fitri
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui prinsip keadilan dalam penetapan hukuman pada kasus korupsi di Lingkungan pemerintah daerah dan utuk mengetahui penetapan hukuman terhadap pelaku tindak pidana korupsi di lingkungan pemerintah daerah telah mencerminkan prinsip keadilan sebagaimana diatur dalam sistem hukum pidana di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif melalui studi kepustakaan. Data berupa bahan hukum primer, sekunder, dan tersier dianalisis secara deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui telaah literatur dan peraturan. Analisis bertujuan memahami penerapan prinsip keadilan dalam penetapan hukuman korupsi di pemerintah daerah secara komprehensif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa analisis prinsip keadilan dalam penetapan hukuman pada kasus korupsi di Lingkungan pemerintah daerah menegaskan pentingnya keseimbangan antara kepastian hukum, kemanfaatan, dan keadilan. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana mendorong pendekatan korektif dan restoratif, sementara Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi menekankan sanksi tegas serta pemulihan kerugian negara. Keadilan substantif mengharuskan hakim mempertimbangkan motif, dampak, dan kondisi pelaku, sedangkan keadilan prosedural menjamin proses yang transparan dan objektif. Kedudukan pejabat sebagai pelayan publik menjadi faktor pemberat. Pidana tambahan seperti perampasan aset dan uang pengganti memperkuat efek jera, sekaligus memulihkan keuangan negara secara optimal dan berkelanjutan dan penetapan hukuman terhadap pelaku tindak pidana korupsi di lingkungan pemerintah daerah telah mencerminkan prinsip keadilan sebagaimana diatur dalam sistem hukum pidana di Indonesia mencerminkan prinsip keadilan dalam sistem hukum pidana Indonesia. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana menekankan keseimbangan antara kepastian hukum, pencegahan, dan perlindungan masyarakat. Sanksi berat serta pemulihan aset menunjukkan komitmen negara, namun dominasi pidana penjara masih membatasi pendekatan rehabilitatif dan restoratif. Pertimbangan hakim mencakup kerugian negara dan peran pelaku, tetapi aspek psikologis sering terabaikan. Penegakan terhadap korporasi belum optimal. Diperlukan pembaruan kebijakan pemidanaan, penguatan pengembalian kerugian, serta konsistensi putusan untuk mewujudkan keadilan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.Kata Kunci : Keadilan, Korupsi, Pemerintah Daerah