cover
Contact Name
Abdul Jalil
Contact Email
abduljalil@unmuhjember.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
p3di@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Jl. Karimata No. 49 Sumbersari Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
National Multidisciplinary Sciences
ISSN : -     EISSN : 28096959     DOI : https://doi.org/10.32528/nms
Discover the diverse processes in National Multidisciplinary Sciences, with prospective papers from researchers and Community Service who are productive in their respective fields. Research and service reports support study demonstrations in current trends in society and observations through field research and Community Service that contribute to the development of studies. Psychology Philosophy and Behavioral Studies Sociology Law and Legal Studies Economics Language and Literature History Political Studies Islamic Studies Religion and Cultural Studies Art Tourism Remote Sensing Computer Science Civil engineering Material Science Applied Mathematics Aquaculture Plant Science Horticulture Soil Plant Science Agroforestry Forest Science Plant Protection Aquatic Processing Diversification MicrobiologyAstronomy Medical-surgical nursing Pediatric nursing Maternity nursing Community nursing Family nursing Gerontic nursing Psychiatric nursing Nursing management and palliative nursing Public health science Midwifery
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 307 Documents
Pengaruh Pemberdayaan Kelompok Khusus Berbasis Social Determinants of Health (SDH) Terhadap Health Behavior Wanita Penderita Hipertensi di Desa Darsono Kecamatan Arjasa Gilang Arya Mahmudi
National Multidisciplinary Sciences Vol. 5 No. 1 (2026): Proceeding SEHATI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan kronis yang memerlukan perilaku kesehatan yang baik untuk mencegah komplikasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemberdayaan kelompok berbasis Social Determinants of Health (SDH) terhadap perilaku kesehatan wanita hipertensi. Penelitian menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test-posttest pada 35 responden yang dipilih menggunakan total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah intervensi, proporsi perilaku kesehatan baik meningkat dari 20,0% menjadi 54,3%, sedangkan kategori kurang menurun dari 42,9% menjadi 11,4%. Nilai median perilaku kesehatan meningkat dari 15 menjadi 19. Dengan demikian, pemberdayaan kelompok berbasis SDH efektif meningkatkan perilaku kesehatan wanita hipertensi melalui peningkatan pengetahuan, dukungan sosial, dan partisipasi aktif dalam pengelolaan hipertensi.
Pengaruh Simulation Based Learning (SBL) Terhadap Kemampuan Pertolongan Pertama Resiko Trauma Tulang Belakang Pada Pemanen Durian Di Rembangaan Muhammad Irfan Zainuri; Mohammad Ali Hamid; Ginanjar Sasmito Adi
National Multidisciplinary Sciences Vol. 5 No. 1 (2026): Proceeding SEHATI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Risiko jatuh dari ketinggian pada pemanen durian dapat menyebabkan trauma tulang belakang yang berpotensi menimbulkan kecacatan permanen hingga kematian apabila tidak ditangani dengan tepat. Rendahnya kemampuan masyarakat awam dalam melakukan pertolongan pertama menjadi salah satu faktor yang dapat memperburuk kondisi korban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Simulation-Based Learning (SBL) terhadap kemampuan pertolongan pertama risiko trauma tulang belakang pada pemanen durian di Rembangan. Metode: Metode penelitian menggunakan desain pre-experimen dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemanen durian aktif di wilayah Rembangan sebanyak 40 orang. Sampel penelitian berjumlah 36 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi penelitian. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan dan lembar observasi keterampilan pertolongan pertama risiko trauma tulang belakang). Hasil: Penelitian ini menunjukkan kemampuan responden setelah diberikan pelatihan menggunakan metode Simulation-Based Learning (SBL). Nilai rata-rata kemampuan meningkat dari 18,98 pada pre-test menjadi 96,17 pada post-test, sedangkan nilai median meningkat dari 19,44 menjadi 97,22. Analisis: uji Wilcoxon Signed Rank Test yang menunjukkan nilai p = 0,001 (p < 0,05) dengan effect size sebesar r = 0,87 yang menunjukkan pengaruh besar. Diskusi: Penelitian ini menunjukkan bahwa metode Simulation-Based Learning (SBL) efektif dalam meningkatkan kemampuan pertolongan pertama risiko trauma tulang belakang pada pemanen durian di Rembangan. Metode pembelajaran berbasis simulasi memungkinkan responden memperoleh pengalaman langsung, praktik aktif, dan proses debriefing sehingga dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam melakukan pertolongan pertama secara tepat. Temuan ini menunjukkan pentingnya penerapan pelatihan berbasis simulasi sebagai upaya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat pada kelompok pekerj aan berisiko tinggi.
Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya dengan Kepuasan Hidup pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Kalisat Aflahal Aufa Dzaky Daffa; Sofia Rhosma Dewi; Ely Rahmatika Nugrahani
National Multidisciplinary Sciences Vol. 5 No. 1 (2026): Proceeding SEHATI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepuasan hidup lansia dipengaruhi oleh perubahan fisik, psikologis, dan sosial. Dukungan teman sebaya merupakan salah satu bentuk dukungan sosial yang dapat membantu lansia untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan teman sebaya dengan kepuasan hidup pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Kalisat. Penelitian ini menggunakan desain korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 139 lansia, dengan sampel sebanyak 103 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengukur dukungan sosial teman sebaya adalah kuesioner The Social Provision Scale (SPS), sedangkan kepuasan hidup diukur menggunakan kuesioner kepuasan hidup. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rho dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan sosial teman sebaya dengan kepuasan hidup pada lansia, dengan nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05) dan koefisien korelasi sebesar r = 0,534. Nilai tersebut menunjukkan bahwa hubungan yang terjadi bersifat positif dengan kekuatan hubungan sedang. Penelitian menunjukkan bahwa semakin baik dukungan teman sebaya, maka semakin baik pula kepuasan hidup pada lansia. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan dukungan teman sebaya dengan kepuasan hidup pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Kalisat. Penelitian menunjukkan bahwa semakin baik dukungan teman sebaya, maka semakin baik pula kepuasan hidup pada lansia.
Hubungan Keterampilan Triage START (Simple Triage And Rapid Treatment) Melalui Simulasi Dengan Kesiapsiagaan Pra Bencana Anggota Germapena Universitas Muhammadiyah Jember Intan Octaviani
National Multidisciplinary Sciences Vol. 5 No. 2 (2026): SIGMA 3
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara yang rawan bencana, sehingga kesiapsiagaan relawan menjadi sangat penting, termasuk kemampuan melakukan Triage START (Simple Triage And Rapid Treatment). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara keterampilan Triage START melalui simulasi dengan kesiapsiagaan pra bencana anggota Germapena Universitas Muhammadiyah Jember. Desain penelitian yang digunakan adalah korelasi dengan rancangan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh anggota Germapena Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jember sebanyak 38 orang dengan teknik Total Sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi yang terdiri dari 8 item untuk masing-masing variabel. Analisis data menggunakan uji Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anggota Germapena memiliki keterampilan Triage START dalam kategori terampil (92,1%) dan kesiapsiagaan pra bencana dalam kategori siap (94,7%). Hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0,028 (p < 0,05) dan nilai koefisien korelasi (r) = 0,356. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara keterampilan Triage START melalui simulasi dengan kesiapsiagaan pra bencana anggota Germapena Universitas Muhammadiyah Jember. Implikasi keperawatan dari penelitian ini yaitu perlunya pelatihan dan simulasi Triage START yang terstruktur dan berkelanjutan di institusi pendidikan maupun fasilitas pelayanan kesehatan untuk meningkatkan kesiapsiagaan tenaga keperawatan dan relawan dalam menghadapi bencana.
Hubungan Kualitas Tidur Dengan Menstrual Cycle Regularity Pada Remaja Putri Di Sma Negeri Klakah Celina Eka Septiani
National Multidisciplinary Sciences Vol. 5 No. 2 (2026): SIGMA 3
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas tidur merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi kesehatan reproduksi remaja putri, termasuk keteraturan siklus menstruasi. Gangguan kualitas tidur berpotensi menyebabkan ketidakseimbangan hormon reproduksi yang berperan dalam pengaturan siklus menstruasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kualitas tidur dengan menstrual cycle regularity pada remaja putri di SMA Negeri Klakah. Metode: Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 127 remaja putri yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), sedangkan keteraturan siklus menstruasi diukur menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Sebagian besar responden memiliki kualitas tidur buruk (69,3%) dan mengalami menstrual cycle regularity tidak teratur (68,5%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan menstrual cycle regularity (p<0,001). Nilai Odds Ratio (OR) sebesar 5,033 (95%CI: 2,221–11,402) menunjukkan bahwa remaja putri dengan kualitas tidur buruk memiliki risiko 5,033 kali lebih besar mengalami siklus menstruasi tidak teratur dibandingkan remaja putri dengan kualitas tidur baik. Kesimpulan: Kualitas tidur berhubungan signifikan dengan menstrual cycle regularity pada remaja putri di SMA Negeri Klakah. Peningkatan kualitas tidur melalui penerapan sleep hygiene dan pola hidup sehat diperlukan sebagai upaya menjaga kesehatan reproduksi remaja.
Hubungan Interaksi Sosial Dengan Penurunan Fungsi Kognitif Pada Lansia Di UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Jember Gilang Ramadani I
National Multidisciplinary Sciences Vol. 5 No. 2 (2026): SIGMA 3
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penurunan fungsi kognitif adalah salah satu isu kesehatan yang sering di alami oleh orang tua dan dapat berdampak pada kualitas hidup serta kemandirian dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Salah satu elemen yang penting dalam mempertahankan fungsi kognitif adalah interaksi sosial. Interaksi sosial yang positif dapat memberikan rangsangan kognitif dan emosional yang mendukung keberlangsungan fungsi otak, sementara kurangnya interaksi sosial dapat memperbesar risiko penurunan fungsi kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan interaksi sosial dengan fungsi kognitif pada lansia di UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Jember. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi yang diteliti terdiri dari 140 lansia yang tinggal di UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Jember. Sampel penelitian sebanyak 103 responden yang dipilih dengan menggunakan teknik non-probability sampling melalui pendekatan proportional sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang mengukur interaksi sosial dan instrumen pengukuran fungsi kognitif (Mini Mental State Examination). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman’s rho dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi p = 0,007 (p < 0,05). Nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,431 menunjukkan adanya hubungan positif dengan kekuatan korelasi sedang antara interaksi sosial dan fungsi kognitif pada lansia. Lansia yang memiliki interaksi sosial lebih baik cenderung memiliki fungsi kognitif yang lebih baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa interaksi sosial berperan dalam mempertahankan fungsi kognitif lansia. Lansia diharapkan aktif mengikuti kegiatan sosial, sedangkan petugas kesehatan dan institusi pelayanan sosial perlu meningkatkan program stimulasi sosial dan kognitif secara berkelanjutan.
Hubungan Self-Compassion dengan Kecenderungan Menjadi Korban Bullying pada Remaja SMP Negeri 2 Tenggarang Bondowoso Fernanda Khaida Asrilia
National Multidisciplinary Sciences Vol. 5 No. 2 (2026): SIGMA 3
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena perundungan (bullying) pada remaja awal di tingkat sekolah menengah pertama terus mengalami peningkatan yang mengkhawatirkan dan mengancam perkembangan kesehatan emosional siswa. Ketidakmampuan remaja dalam melakukan regulasi emosi serta kurangnya penerimaan diri ditengarai menjadi faktor internal yang meningkatkan kerentanan mereka menjadi sasaran perundungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara self-compassion dengan kecenderungan menjadi korban bullying pada remaja di SMP Negeri 2 Tenggarang Bondowoso. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII yang berjumlah 201 siswa, dengan sampel sebanyak 135 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner skala Self-Compassion Scale (SCS) dan Revised Olweus Victim Questionnaire (ROVQ) yang telah dimodifikasi. Hasil uji Spearman Rank Rho menunjukkan adanya hubungan negatif yang kuat dan signifikan antara self-compassion dengan kecenderungan menjadi korban bullying (r = -0,739; p < 0,001). Semakin tinggi tingkat belas kasih dan penerimaan positif terhadap diri sendiri, maka semakin rendah tingkat kecenderungan remaja untuk menjadi korban perundungan di sekolah. Dapat disimpulkan bahwa self-compassion berfungsi sebagai mekanisme koping adaptif internal yang efektif mengurangi risiko perundungan pada remaja.