cover
Contact Name
Abdul Jalil
Contact Email
abduljalil@unmuhjember.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
p3di@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Jl. Karimata No. 49 Sumbersari Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
National Multidisciplinary Sciences
ISSN : -     EISSN : 28096959     DOI : https://doi.org/10.32528/nms
Discover the diverse processes in National Multidisciplinary Sciences, with prospective papers from researchers and Community Service who are productive in their respective fields. Research and service reports support study demonstrations in current trends in society and observations through field research and Community Service that contribute to the development of studies. Psychology Philosophy and Behavioral Studies Sociology Law and Legal Studies Economics Language and Literature History Political Studies Islamic Studies Religion and Cultural Studies Art Tourism Remote Sensing Computer Science Civil engineering Material Science Applied Mathematics Aquaculture Plant Science Horticulture Soil Plant Science Agroforestry Forest Science Plant Protection Aquatic Processing Diversification MicrobiologyAstronomy Medical-surgical nursing Pediatric nursing Maternity nursing Community nursing Family nursing Gerontic nursing Psychiatric nursing Nursing management and palliative nursing Public health science Midwifery
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 297 Documents
Kritik Terhadap Perlindungan Ham Dalam Peradilan Pidana: Implikasi Terhadap Sdgs Desa Damai Dan Kesetaraan Gender Di Kabupaten Jember Fauziyah, Fauziyah
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 3 (2025): Proceeding MILENIUM 2
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/nms.v4i3.754

Abstract

Perlindungan hak asasi manusia (HAM) dalam peradilan pidana merupakan elemen krusial untuk menjamin keadilan yang setara bagi setiap warga negara. Namun, praktik peradilan pidana di Indonesia masih menyisakan persoalan pelanggaran HAM, khususnya terhadap kelompok rentan seperti perempuan dan masyarakat desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkritisi efektivitas perlindungan HAM dalam sistem peradilan pidana Indonesia dan menganalisis implikasinya terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya Desa Damai dan Kesetaraan Gender. Penelitian ini menggunakan metode yuridis-normatif dengan pendekatan konseptual dan peraturan perundang-undangan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses peradilan pidana masih cenderung mengabaikan prinsip non-diskriminasi, akses terhadap keadilan, serta perlakuan setara terhadap perempuan korban dan terdakwa. Hal ini berimplikasi negatif terhadap upaya mewujudkan Desa Damai yang inklusif dan setara gender sebagaimana dimandatkan dalam SDGs. Selain itu, lemahnya perlindungan hukum bagi perempuan korban kekerasan dan tidak optimalnya mekanisme perlindungan saksi juga menjadi hambatan struktural. Kesimpulan dari Penelitian ini menegaskan pentingnya reformasi hukum acara pidana yang berperspektif HAM dan gender sebagai prasyarat terciptanya keadilan substantif di tingkat lokal. Pembaruan regulasi, peningkatan kapasitas aparat penegak hukum, dan penguatan institusi desa menjadi kunci strategis untuk mencapai keadilan yang berkelanjutan dan berkeadaban.
Kecerdasan Artifisial dan Pembuktian Elektronik dalam Peradilan Modern Abigail, Amara Diva
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 3 (2025): Proceeding MILENIUM 2
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/nms.v4i3.755

Abstract

Perkembangan teknologi digital membawa transformasi besar dalam sistem peradilan, khususnya dalam ranah pembuktian. Kecerdasan artifisial (AI) kini mulai dimanfaatkan untuk mendukung proses pembuktian melalui otomatisasi analisis data, digital forensics, hingga prediksi putusan. Bersamaan dengan itu, pembuktian elektronik menjadi instrumen penting dalam perkara perdata maupun pidana. Penelitian ini mengeksplorasi relevansi dan tantangan hukum dari penggunaan AI dalam proses pembuktian elektronik, dengan pendekatan statue approach dan conceptual approve dan comparative approach . Penelitian ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan dan kajian ilmiah terhadap peradilan modern di Indonesia, khususnya dalam proses pembuktian dengan tujuan guna perwujudan asas peradilan biaya ringan, cepat, juga sederhana.
Algorithmic Bias Dalam Restorative Justice: Ancaman Bagi Marginal Ariyadi, Franky
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 3 (2025): Proceeding MILENIUM 2
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/nms.v4i3.756

Abstract

Integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam sistem keadilan restoratif telah membawa paradigma baru sekaligus tantangan kompleks dalam penegakan hukum pidana. Penelitian ini mengkaji secara kritis dampak bias algoritmik terhadap kelompok marginal dalam konteks keadilan restoratif di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif-kritis dan analisis kualitatif, penelitian ini menganalisis berbagai dokumen hukum, laporan kebijakan, dan studi kasus internasional seperti sistem COMPAS di AS yang terbukti memiliki bias rasial. Hasil penelitian mengungkap beberapa temuan krusial: pertama, algoritma cenderung mereproduksi ketidakadilan struktural yang tertanam dalam data historis; kedua, implementasi sistem prediktif seperti SPPT-TI di Indonesia berpotensi memperparah ketimpangan tanpa mekanisme pengawasan yang memadai; ketiga, prinsip-prinsip dasar keadilan restoratif seperti partisipasi dan kesetaraan terancam tergeser oleh logika teknis yang kaku. Penelitian ini menawarkan rekomendasi kebijakan komprehensif yang meliputi: (1) audit etik berkala terhadap sistem algoritma, (2) pengembangan model hybrid yang memadukan teknologi dengan kearifan lokal, (3) pelatihan etika digital bagi aparat penegak hukum, (4) penguatan regulasi berbasis HAM, serta (5) mekanisme partisipasi publik dalam pengembangan sistem. Temuan penelitian ini tidak hanya relevan bagi pengembangan kebijakan hukum pidana di Indonesia, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan dalam diskursus global tentang etika AI dalam sistem peradilan. Penelitian lanjutan diperlukan untuk menguji efektivitas model hybrid dalam konteks lokal yang spesifik.
Efektifitas Kombinasi Ews (Seismograf Dan Cctv) Terhadap Respon Masyarakat Kelompok Rentan Dalam Situasi Gawat Darurat Di Gunung Semeru Prasojo, Ardhi Gigih; Susilo, Cipto; Ali Hamid, Mohammad
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 4 (2025): SEMNAS-HEALTH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gunung Semeru sebagai gunung api aktif di Indonesia memiliki potensi tinggi menyebabkan bencana, terutama bagi masyarakat yang tinggal di Kawasan Rawan Bencana (KRB). Kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas memiliki risiko lebih tinggi ketika terjadi erupsi. Sistem peringatan dini (Early Warning System/EWS) menjadi kunci untuk menyelamatkan mereka. Kombinasi antara seismograf dan CCTV dapat meningkatkan kecepatan dan akurasi informasi untuk merespons bahaya. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas kombinasi seismograf dan CCTV terhadap respon masyarakat kelompok rentan terhadap EWS di situasi gawat darurat Gunung Semeru. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah masyarakat kelompok rentan di dusun Sumbersari wilayah KRB 3 dengan jumlah responden sebanyak 30 orang yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner CASPER Preparedness berbasis skala Guttman. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman’s Rho dengan tingkat signifikansi α ≤ 0,05. Hasil: Sebagian besar responden menilai kombinasi seismograf dan CCTV kurang efektif (53,3%). Namun, sebanyak 33,3% menilai kombinasi tersebut efektif. Respon terhadap sistem EWS juga mayoritas cukup (60,0%), diikuti respon baik (33,3%). Hasil uji Spearman menunjukkan nilai p = 0,000 dan koefisien korelasi r = 0,949, menunjukkan hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara efektivitas kombinasi seismograf dan CCTV terhadap respon masyarakat kelompok rentan dalam situasi gawat darurat. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara efektivitas kombinasi seismograf dan CCTV dengan respon masyarakat kelompok rentan terhadap Early Warning System dalam situasi gawat darurat di Gunung Semeru.
Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat Dengan Tingkat Kepuasan Pasien Kanker di Instalasi Kemoterapi RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso Islamiyah, Yuniar Ayu; Asmuji, Asmuji; Haryanti, Dwi Yunita
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 4 (2025): SEMNAS-HEALTH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi terapeutik adalah salah satu komponen penting dalam pelayanan keperawatan berkualitas. Komunikasi terapeutik yang buruk sering kali menyebabkan pasien merasa tidak dihargai, tidak mendapatkan informasi yang cukup, atau tidak memperoleh perhatian yang layak sehingga mempengaruhi motivasi pasien dalam pengobatan selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kepuasan pasien kanker di Instalasi Kemoterapi RSUD dr. H Koesnadi Bondowoso. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan kolerasional cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien kanker yang menjalani kemoterapi di instalasi kemoterapi RSUD dr. Koesnadi Bondowoso sebanyak 43 orang dan sampel pada penelitian ini ditetapkan 39 menggunakan rumus slovin dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan untuk menilai komunikasi terapeutik perawat adalah Global International Therapeutic Communication Scale (GITCS), sedangkan tingkat kepuasan pasien diukur dengan membandingkan kenyataan dengan harapan pasien. Analisis data menggunakan uji statistik spearman rho menunjukkan hasil pahwa p value = 0.002 < 0.05. hasil ini menunjukkan bahwa H1 diterima dengan koefisien korelasi (r) = 0, 489 yang dapat diartikan hubungan cukup. Ada hubungan antara komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kepuasan pasien kanker di Instalasi Kemoterapi RSUD dr. H Koesnadi Bondowoso.
Pengaruh Seduhan Teh Hijau dan Kayu Manis Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Pembantu Sumberjeruk, Kalisat, Jember Maulidiyah, Ananda Riskiyatul; Widada, Wahyudi; Sasmiyanto, Sasmiyanto
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 4 (2025): SEMNAS-HEALTH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah yang konsisten pada nilai ≥140/90 mmHg. Pengobatan hipertensi dapat dilakukan melalui pendekatan farmakologis maupun non-farmakologis. Teh hijau dan kayu manis dikenal memiliki berbagai senyawa bioaktif yang berpotensi memengaruhi tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh seduhan teh hijau dan kayu manis terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Pembantu Sumberjeruk, Kalisat, Jember. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pretest-posttest with control group. Sampel berjumlah 30 pasien hipertensi, dibagi menjadi kelompok eksperimen (15 orang, menerima seduhan) dan kontrol (15 orang). Pengukuran tekanan darah sistolik dan diastolik dilakukan sebelum dan sesudah eksperimen. Data dianalisis dengan paired t-test dan independent t-test (α<0,05). Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik pada kelompok eksperimen setelah pemberian seduhan teh hijau dan kayu manis Rata-rata selisih penurunan tekanan darah sistolik pada kelompok intervensi adalah 17,33 mmHg dan diastolik 9,53 mmHg. Sementara itu, pada kelompok kontrol, tidak ditemukan perubahan tekanan darah yang besar. Perbandingan antara kedua kelompok menunjukkan perbedaan penurunan tekanan darah yang sangat signifikan (p-value sistolik = 0,002; p-value diastolik = 0,013). Kesimpulannya, seduhan teh hijau dan kayu manis memiliki efek dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi
Pengaruh Edukasi Bencana Model Disaster Escape Room Terhadap-Pengetahuan Dan Sikap Anak Dalam Menghadapi Erupsi Gunung Semeru Di SMP Negeri 5 Candipuro Islamy, Fikhih Wahyu; Asih, Susi Wahyuning; Andriani, Sri Wahyuni
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 4 (2025): SEMNAS-HEALTH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Erupsi Gunung Semeru merupakan ancaman nyata bagi masyarakat di sekitarnya, termasuk anak usia sekolah yang tergolong kelompok rentan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi bencana menggunakan model Disaster Escape Room terhadap pengetahuan dan sikap siswa dalam menghadapi erupsi Gunung Semeru di SMP Negeri 5 Candipuro. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas VII dan VIII sebanyak 97 siswa, dan sampel diambil sebanyak 78 siswa melalui teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan dan kuesioner sikap. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan signifikan pada pengetahuan dan sikap siswa setelah diberikan edukasi Disaster Escape Room dengan nilai p = 0,000. Edukasi berbasis simulasi ini memberikan pengalaman belajar yang aktif, kontekstual, dan menyenangkan, sehingga mampu meningkatkan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi erupsi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa model Disaster Escape Room merupakan metode edukasi yang efektif untuk meningkatkan kesiapan bencana pada anak. Disarankan agar pendekatan ini diimplementasikan secara luas, khususnya di sekolah yang berada di wilayah rawan bencana, sebagai bagian dari promosi kesehatan dan perlindungan kelompok rentan.
Hubungan Kenakalan Remaja Dengan Tingkat Kecemasan Orang Tua di Desa Kemuningsari Kidul Jember Yusuf, Moh Aftoni Ilman; Suryaningsih, Yeni; Zaini, Mad
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 4 (2025): SEMNAS-HEALTH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenakalan remaja merupakan fenomena yang kian meningkat dan menjadi sumber kecemasan bagi orang tua, terutama di wilayah Desa Kemuningsari Kidul, Jember. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kenakalan remaja dengan tingkat kecemasan orang tua. Penelitian menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional, melibatkan 87 orang tua yang memiliki anak remaja usia 10–19 tahun, dipilih melalui teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Self-Report Delinquency (SRD) untuk mengukur kenakalan remaja dan State-Trait Anxiety Inventory (STAI) untuk mengukur tingkat kecemasan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja berada pada kategori kenakalan sedang hingga tinggi, dan sebagian besar orang tua mengalami kecemasan sedang. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rho menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat kenakalan remaja dengan kecemasan orang tua (ρ = 0,000 < α = 0,05). Hasil ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat kenakalan remaja, maka semakin tinggi pula tingkat kecemasan yang dialami orang tua. Oleh karena itu, penting bagi pihak keluarga, masyarakat, dan tenaga kesehatan untuk meningkatkan peran dalam pengawasan dan pembinaan remaja guna menekan perilaku menyimpang serta mengurangi kecemasan orang tua.
Hubungan Tugas Kesehatan Keluarga Dengan Perilaku Pemenuhan Gizi Balita Di Desa Menampu Kec. Gumukmas Agatha, Mohamad Rafli; Andriani, Sri Wahyuni; Hidayat, Cahya Tribagus
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 4 (2025): SEMNAS-HEALTH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemenuhan gizi balita menjadi indikator penting dalam mendukung pertumbuhan optimal anak. Keluarga berperan sentral melalui tugas kesehatan keluarga yang mencakup pencegahan, perawatan, dan pemenuhan kebutuhan gizi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tugas kesehatan keluarga dengan perilaku pemenuhan gizi balita. Desain penelitian menggunakan analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi sebanyak 567 keluarga, dengan sampel 123 responden yang dipilih melalui proportional random sampling. Instrumen berupa kuesioner terstruktur yang terbukti valid (r hitung > 0,361) dan reliabel (Cronbach’s Alpha 0,842 dan 0,881). Analisis Spearman Rho menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara tugas kesehatan keluarga dengan perilaku pemenuhan gizi balita (p = 0,001; r = 0,701). Hasil ini menunjukkan semakin baik keluarga melaksanakan tugas kesehatannya, semakin optimal pula perilaku gizi balita. Intervensi berbasis keluarga direkomendasikan untuk meningkatkan kapasitas orang tua dalam mendukung pemenuhan gizi balita.
Hubungan Fungsi Kognitif Dengan Resiko Jatuh Pada Lansia Di UPT Panti Sosial Tresna Werdha ( PSTW ) Bondowoso Saadah, Nafilatus; Dewi, Sofia Rhosma; Zulka, Ayesie Natasa
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 4 (2025): SEMNAS-HEALTH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jatuh pada lansia merupakan masalah kesehatan serius yang dapat menimbulkan cedera, menurunkan kualitas hidup, membatasi mobilitas, hingga meningkatkan risiko kematian. Kejadian jatuh sering berkaitan dengan penurunan fungsi kognitif, yang membuat lansia kurang mampu mengenali bahaya, lambat merespons lingkungan, dan kesulitan mengambil keputusan. Studi pendahuluan di UPT. Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Bondowoso menunjukkan dari 93 lansia terdapat 40 orang yang berisiko jatuh. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan fungsi kognitif dengan risiko jatuh pada lansia di PSTW Bondowoso. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 40 responden dipilih menggunakan rumus Slovin. Instrumen penelitian adalah MoCA-Ina untuk menilai fungsi kognitif dan Morse Fall Scale (MFS) untuk menilai risiko jatuh. Data dianalisis dengan uji Spearman Rank pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara fungsi kognitif dengan risiko jatuh (p < 0,05), di mana penurunan fungsi kognitif meningkatkan risiko jatuh. Kesimpulannya, fungsi kognitif berperan penting dalam menentukan risiko jatuh lansia, sehingga diperlukan deteksi dini gangguan kognitif, edukasi, dan intervensi keperawatan berkesinambungan.