cover
Contact Name
Silviana Simbolon
Contact Email
dosen01923@unpam.ac.id
Phone
+6282166899866
Journal Mail Official
jiptekunpam@gmail.com
Editorial Address
http://openjournal.unpam.ac.id/index.php/JIPT/about/editorialTeam
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
JIPTEK
Published by Universitas Pamulang
ISSN : -     EISSN : 26865157     DOI : http://dx.doi.org/10.32493/jiptek.v4i2
JIPTEK Journal “Science and Technology Innovation Journal” is a scientific journal published by the Mechanical Engineering Study Program, Faculty of Engineering, Pamulang University. This journal is a forum for lecturers, researchers and students as a medium for publishing scientific research in the fields of Energy convertion, Materials, Manufacturing and Automation, Construction, Mechanical Design JIPTEK was first published in 2019 in a printed version. The printed version of the ISSN JIPTEK number is 2686-5157 on October 19, 2019. The Journal of Scientific and Technological Innovation (JIPTEK) is a comprehensive reference journal that encourages the sharing of knowledge and discoveries among researchers in the field of mechanics working at different length scales. Articles published in the Jiptek Journal are original manuscripts that have never been published before. Jiptek is published twice a year, namely in April and October.
Articles 90 Documents
Analisa Kinerja Pompa Sentrifugal Pada Alat Uji Jominy Mohamad Rizkisyah; Jaim Jaim; Djuhana Djuhana
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.505 KB) | DOI: 10.32493/jiptek.v3i2.25000

Abstract

Mesin pemindah air atau disebut pompa air pada masa sekarang ini sangat membantu kehidupan manusia. Penggunaannya tidak hanya terbatas pada kegunaan untuk mengalirkan air sebagai kebutuhan utama masyarakat (minum, mandi, dan mencuci). Tetapi fungsi dari pompa air juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal lainnya. Salah satu pemanfaatan pompa air adalah pemanfaatannya untuk suatu alat yang biasa dikenal atau disebut dengan nama alat uji jominy. Alat uji jominy adalah alat yang dipakai sebagai alat bantu untuk proses pendinginan (quenching) dalam melakukan pengujian mampu keras pada material logam. Pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka yaitu mempelajari referensi-referensi yang berkaitan dengan judul penelitian, juga melalui asistensi dan konsultasi kepada dosen pembimbing. Hasil pengujian menentukan debit air dengan mengandalkan variasi bukaan katup ¼, ½, dan bukaan full dengan rentang waktu 5 detik, 10 detik dan 15 detik mendapatkan hasil akhir yang tidak jauh berbeda. Perbedaannya hanya 0,001 liter/detik sampai 0,002 liter/detik. Variasi bukaan katup pompa pada alat uji jominy juga mempengaruhi besaran daya listrik yang dihasilkan. Dan besaran daya listrik sangat berkaitan dengan nilai efisiensi dari suatu alat atau benda. Untuk proses pendinginan spesimen baja, kuningan dan aluminium dengan debit air 0,09 liter/detik pada bukaan katup ¼, proses pendinginan pada tiap spesimen membutuhkan waktu yg berbeda-beda. Pada material baja diperlukan waktu selama 25 menit untuk memperoleh hasil pendinginan secara sempurna. Pada material kuningan diperlukan waktu selama 15 menit. Sedangkan pada material aluminium diperlukan waktu selama 10 menit untuk memperoleh hasil pendinginan yang sempurna. Jika proses pendinginan mengandalkan bukaan katup ½, debit air adalah 0,158 liter/detik. Maka waktu pendinginan pada material baja, kuningan dan aluminium hanya memerlukan waktu 15 menit, 7 menit dan 3 menit. Sedangkan besaran daya listrik pada alat uji jominy yang dipakai untuk mendinginkan spesimen menggunakan variasi bukaan katup ¼, ½, dan bukaan katup full secara berturut-turut adalah sebesar 402,60 Watt, 390,13 Watt, 326,33 Watt. Untuk nilai efisiensi pada alat uji jominy pada bukaan katup ¼ adalah sebesar 89,4%. Pada bukaan katup ½ adalah sebesar 86,6%. Sedangkan pada bukaan katup full adalah sebesar 72,5%.
Desain Kaca Depan Berbahan Acrylic Glass Mobil Listrik KTM GEN 1.0 Unpam Muhammad Adam Rizqi Kusnadi; Giyanto Giyanto
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.082 KB) | DOI: 10.32493/jiptek.v3i1.24707

Abstract

Desain kaca depan berbahan acrylic glass pada mobil listrik ktm gen 1.0 unpam yang merupakan mobil listrik buatan anak bangsa ini sedang dikembanglan menjadi mobil multiguna. Salah satu bagian penting dalam mobil listrik ini yang menjadi perhatian adalah kaca depan. Maka dimulailah dengan melakukan perancangan “DESAIN KACA DEPAN BERBAHAN ACRYLIC GLASS MOBIL LISTRIK KTM GEN 1.0 UNPAM. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut dibutuhkan desain rancang dan ketetntuan bahan dasar yang digunakan untuk pembuatan kaca depan mobil ktm gen 1.0 unpam. Kaca depan ini dirancang dengan menggunakan bahan dasar acrylic glass yang mengacu para list of requirments sebagai dasar patokan dari desain pengukuran, juga dilakukan studi lapangan pada desain kaca depan serta material berbahan dasar lain sebagai nilai rujukan. Desain kaca acrylic glass yang di perlukan mobil listrik dan kekuatan acrylic glass pada desain kaca depan mobil listrik, dengan tujuan untuk mengetahui bentuk desain kaca depan yang di butuhkan pada kendaraan ini dan untuk mengetahui acrylic glass yang digunakan pada kendaraan mobil listrik. Simulasi pembebanan dengan material acrylic glass dilakukan pada bagian depan guna mendapatan gaya yang sesuai peruntukan kaca depan mobil listrik ini nanti. Beban yang diberikan adalah beban statis sebesar 20N dan 30N pada bagian depan kaca, dari hasil perancangan dan bahan dasar yang telah ditentukan maka hasil simulasi dengan desain dan bahan dasar ini dapat dipertanggung jawabkan hasilnya. Dengan nilai analisa simulasi von misses strest dengan menggunakan material acrylic glass dengan pembebanan 20N, menghasilkan nilai rengang terbesar pada titik C yaitu 0,158 MPa dan nilai hasil analisa simulasi displacement dengan pembebanan 20N menghasilkan nilai perubahan bentuk terbesar pada titik tengah kaca dengan nilai 0,012 mm, dan pembebanan 30N menghasilkan nilai perubahan bentuk terbesar pada titik tengah kaca dengan nilai 0,018 mm, dengan ini nilai safety factor dengan pembebanan variasi 2 pembebanan 20N menghasilkan nilai safety factor terecil yaitu 15, dan pembebanan 30N menghasilkan nilai safety factor terkecil yaitu 15,  maka disimpulkan  hasil pengujian pembebanan sebesar 20N dan 30N masih tetap aman pada kaca depan mobil listrik ktm gen 1.0 unpam dapat dilanjutkan ketahap selanjutnya.
ANALISIS SIFAT MEKANIK HASIL PENGELASAN BAJA KARBON RENDAH ST 42 DENGAN METODE LAS TIG Silviana Simbolon; Edi Tri Astuti; Ade M Saputra; Mulyadi Mulyadi; Sunardi Sunardi
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.191 KB) | DOI: 10.32493/jiptek.v2i1.12761

Abstract

Sudu dari turbin uap merupakan komponen penting dalam pembangkit listrik, dalam mengubah gerakan linier dari uap bersuhu dan tekanan tinggi mengalir menuruni gradient tekanan menjadi gerakan berputar dari poros turbin. Jika sudu turbin mengalami kerusakan/kegagalan, pembangkit listrik akan berhenti beroperasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan menentukan jenis-jenis kerusakan serta penyebab utama kerusakan sudu turbin, agar mendapatkan petunjuk yang berguna untuk mencegah timbul dan meluasnya tingkat kerusakan serta langkah-langkah penanggulangan atau pencegahan sesuai dengan penyebab kerusakan, meminimalisir terjadinya breakdown dengan tujuan meningkatkan reliability machine, sehingga pasokan produksi listrik yang ditargetkan dapat terpenuhi dan menentukan jenis sistem pemeliharaan mesin yang efektif dan optimal. Hasil analisa penyebab utama kerusakan terjadi karena putaran tinggi ( over speed ) pada turbin uap yang mengakibatkan overload, penyebab utama kerusakan digunakan untuk pengembangan kualitas sudu turbin serta optimasi berupa perbaikan desain, pemilihan material, perbaikan manufaktur, cara pemasangan serta penerapan sistem manajemen pemeliharaan yang tepat.
Analisis Paduan Mg-Fe-Zn Dengan Variasi Waktu Milling Sebagai Bahan Biodegradable Untuk Aplikasi Orthopedic Device Kevin Nandi Putratama; Abdul Choliq
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.752 KB) | DOI: 10.32493/jiptek.v4i2.30427

Abstract

Aplikasi gatget otot terus mengalami pengembangan dalam proses pembentukannya. Salah satu pengembangannya adalah melalui metalurgi serbuk. Unsur yang dapat dipadukan sebagai bahan adalah kombinasi Mg - Fe – Zn.Dalam penelitian ini telah dibuat paduan Mg - Fe – Zntersebut dengan variasi waktu pencampuran selama 2,3 dan 4 jam. Mesin pencampur yang digunakan adalah mesin Penggilingan Energi Tinggi (HEM). Serbuk magnesium, besi, dan bubuk seng dicampur menggunakan bola dan tabung dalam proses penggilingan. Proporsi berat bola yang digunakan adalah 1 : 2, berat bola yang digunakan 8 gram. Serbuk hasil pencampuran dibuat menjadi pelet berdiameter 16 mm dan tebal 6 mmmelalui proses kompaksi dengan gaya tekan 20 ton. Pelet di sinter memanfaatkan pemanas (Mute Heater) pada temperatur 250°C dengan waktu penahanan (holding time) selama 10 menit dan laju kenaikan temperatur 37°C/menit. Material hasil sintering diuji melalui pengujian X-Beam Diffraction (XRD) menggunakan strategi pengujian powder diffraction dengan panduan Programming Material Investigation Utilizing Diffraction (MAUD) untuk melihat komponen struktur mikro yang dibingkai. Penelitian menunjukkan bahwa struktur mikro baru selain elemen paduan utama tidak terbentuk meskipun lama waktu milling bertambah. Setelah penggilingan selama tiga jam, sampel mencapai kekerasan maksimum 191 HB. Proses milling memberikan berdampak terhadap peningkatan kekerasan sampel yang dibentuk. Selain itumuncul variasi ukuran partikel pada setiap sampel yang dibuat.
STRESS ANALYSIS SHROUD PLATE ORIFICE CHAMBER DENGAN METODE ELEMEN HINGGA Mustasyar Perkasa; Barkah Fitriyana; Wahyu Sulistiyo; Riski Pratama Mulyana
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 1, No 2 (2020): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.591 KB) | DOI: 10.32493/jiptek.v1i2.6224

Abstract

Abstrak: Terjadinya keretakan pada sambungan las shroud plate maka hot gases yang bersuhu 750 °Cakan mengalir keluar dari area dalam shroud plate ke area dinding orifice chamber, sehingga perlu dilakukan penambahan box high density refractory eksternal orifice chamber pada sisi luar dari orifice chamber. Penguatan sambungan las dengan menggunakan stiffener dan penambahan box high density refractory eksternal orifice chamber ini yang harus diperhitungkan dalam segi kekuatan strukturnya menggunakan finite elemen analisys (FEA). Pada penelitian dilakukan finite elemen analysis (FEA) pemasangan stiffener plate pada shroud plate untuk menentukan jumlah kebutuhan stiffener yang dibutuhkan dan pemasangan box high density refractory eksternal orifice chamber terkait dengan penambahan beban spring support. Material shroud plate adalah baja karbon sesuai dengan ASTM grade SA 240 TP 304H, sedangkan material penguat adalah SA 240 TP 304. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa shroud plate mengalami retak yang diakibatkan oleh korosi. Dari perhitungan FEA, maka estimasi  jumlah stiffener plate yang dibutuhkan sekitar 107 buah, atau apabila menggunakan model penguat patching berjumlah 7 buah.  Pemasangan box pada dinding orifice chamber akan mengakibatkan permukaan luar orifice chamber tidak mendapatkan pendinginan alami dari udara luar sehingga suhu pada dinding orifice yang dipasang box tidak turun ke 325 0C. Orifice chamber terbuat dari material carbon steel SA 516 TP 70 yang hanya mampu menahan beban temperatur hingga 538 °C sehingga apabila terpapar beban temperatur hingga 750 0C maka material akan failed.Kata Kunci: orifice chamber, shroud plate, box high density, FEM  
SIMULASI PEGUKURAN TEKANAN UDARA MENGUNAKAN MANOMETER SEDERHANA Ihat Solihat; Ersam Mahendrawan
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.52 KB) | DOI: 10.32493/jiptek.v1i1.3428

Abstract

Abstrak: Tekanan adalah gaya yang bekerja pada suatu wilayah sebuah permukaan. Atas dasar itulah maka dengan sebuah alat  sederhana yang terbuat dari bahan sederhana yang disebut manometer yaitu alat pengukur tekanan  udara dengan menggunakan prinsip kerja fluida. Selain itu juga sebagai salah satu bentuk dari kreatifitas dalam pembuatan alat ukur sederhana yang mampu dibuat sendiri dengan alat-alat  di sekitar kita. Penelitian ini bertujuan untuk membuat manometer sederhana dari alat alat yang berada disekitar kita beserta bagaimana cara mengukurnya. Metode yang digunakan adalah merakit alat agar terbentu manometer dan melakukan simulasi pengukuran dengan beban menggunakan bundaran kayu dengan luas  masing masing berjumlah 4,3,2 dan 1 buah dengan memvariasikan massa nya ketika diukur. Hasil pengukuran manometer ini yaitu  tekanan dari bundaran  kayu  drngan 4 buah mengahsilkan tekanan 53,5 kgs-2m-1 dan tekanan udara dengan satu buah bundaran sebesar 12.6 kgs-2m Kesimpulan bahwa manometer yang dibuat dengan peralatan dan bahan yang sederhana ternyata dapat digunakan untuk mengukur berapa besarnya tekanan udara.
Sintesis Dan Karakterisasi ZSM-5 Maya Sari Ananda Pohan
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.919 KB) | DOI: 10.32493/jiptek.v3i1.24713

Abstract

Material zeolit merupakan material yang sangat banyak digunakan dalam berbagai industri. Penggunaan material zeolit tersebut dikarenakan keunikan dari sifat zeolit tersebut. ZSM-5 merupakan salah satu material zeolit yang sering digunakan. ZSM-5 disintesis dengan metode hidrotermal dan mengunakan bahan-bahan analytical grade. Metode yang digunakan dalam pembuatan ZSM-5 mengacu pada beberapa jurnal penelitian dan dirangkum pada artikel ini. Berdasarkan hasil berbagai analisis diperoleh ZSM-5 hasil sintesis yang memiliki karakter khas dari ZSM-5. Karakterisasi yang dilakukan untuk memastikan apakah yang terbentuk adalah ZSM-5 atau tidak melalui analisis XRD, analisis luas permukaan dan distribusi pori dan SEM-EDS. Hasil XRD menunjukkan puncak-puncak khas pada 2 theta, luas permukaan yang besar (334,02 m2/g), distribusi pori (1,54 nm), hasil mikrograf SEM menunjukkan morfologi berbentuk heksagonal dengan permukaan yang halus dan rasio molar Si/Al sebesar 35,18 yang diperoleh dari analisis EDS. Hasil dari analisis tersebut dibandingkan dengan ZSM-5 komersial atau yang sudah standar agar lebih dapat memastikan bahwa zeolit yang terbentuk adalah ZSM-5.
PENGARUH PERBEDAAN DEBIT ALIR BAHAN BAKAR PADA SEPEDA MOTOR MATIC 110 CC BERDASARKAN DATA SENSOR O2 Nur Rohmat; Sulanjari Sulanjari
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.541 KB) | DOI: 10.32493/jiptek.v2i2.19390

Abstract

Abstrak: Dengan sepeda motor dapat membantu aktifitas kegiatan sehari-hari. Adapun jenis dari sepeda motor yang digunakan beragam, ada yang menggunakan jenis karburator dan ada juga yang menggunakan jenis injection. Hingga saat ini masyarakat lebih banyak memilih kendaraan yang digunakan nya berjenis injection karena dianggap lebih efisien dan ramah terhadap lingkungan dikarenakan menggunakan sistem kontrol elektronik. Oleh sebab itu penulis tertarik melakukan sebuah analisa terhadap sistem kontrol elektronik pada sepeda motor yang bertujuan untuk membantu pengguna sepeda motor dalam melakukan sebuah perawatan atau pergantian pada komponen kendaraan. Terutama pada bagian injektor yang digunakan, agar penelitian ini dapat tercapai penulis menggunakan injector kapasitas 64 ml/menit, injektor kapasitas 84 ml/menit, dan injektor kapasitas 140 ml/menit sebagai analisa terhadap sistem kontrol elektronik. Maka dalam karya tulis ini penulis berupaya untuk menganalisa secara detail pengujian terhadap sistem kontrol elektronik dengan menguji injektor secara bergantian. Metode pengujian injektor tentu sangat berpengaruh terhadap sistem kontrol elektronik karena injektor kapasitas 64 ml/menit mampu menghasilkan putaran mesin sebesar 9403 RPM (revolution per minute), injektor kapasitas 84 ml/menit mampu menghasilkan putaran mesin sebesar 9442 RPM (revolution per minute), dan injektor kapasitas 140 ml/menit mampu menghasilkan putaran mesin sebesar 9457 RPM (revolution per minute). Injektor memiliki peran penting dalam sebuah proses pembakaran di dalam ruang bakar.Kata kunci: pengujian, diagnostic tool, injektor
Pengaruh Dudukan Loadcell Terhadap Gaya Angkat Dan Gaya Hambat Airfoil Naca 0018 Dengan Kecepatan Angin 7.2 m/s Dan Variasi Sudut Serang Edi Tri Astuti; M. Sjahmanto; Deden Rosid Waltam; Sahran Sahran
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.566 KB) | DOI: 10.32493/jiptek.v4i2.30464

Abstract

Telah dilakukan pengujian karakteristik aerodinamika model uji airfoil NACA 0018 seperti gaya dan momen yang dihasilkan dari interaksi antara aliran udara dengan permukaan model uji menggunakan terowongan angin. jenis hisap terbuka yang mempunyai dimensi seksi uji sebesar 1,25 m x 0,5 m x 0,5 m. Karakteristik aerodinamika secara umum dinyatakan dengan gaya angkat (lift), gaya hambat (drag) dan gaya momen. Gaya angkat adalah gaya yang arahnya tegak lurus terhadap vektor kecepatan terbang, sedangkan gaya hambat adalah gaya yang arahnya sejajar vektor kecepatan terbang. Untuk mengukur gaya dan momen pada terowongan angin dipasang load cell menggunakan strain gauge guna membaca beban statik. Gaya atau momen yang dibebankan pada loadcell akan mengakibatkan deformasi pada struktur loadcell, dan nilainya akan terbaca pada rangkaian sensor regangan (strain gauge) kemudian diubah menjadi sinyal elektrik. Agar loadcell dapat mengukur gaya-gaya aerodinamika pada terowongan angin diperlukan komponen sebagai dudukan loadcell yang berfungsi untuk memegang loadcell, dan benda uji sekaligus menempelkan alat ukur gaya pada struktur terowongan angin. Struktur dudukan ini harus dapat menahan gaya-gaya aerodinamika yang terjadi pada benda uji dan mampu meneruskan gaya-gaya tersebut agar dapat dibaca dengan baik oleh loadcell. Aliran fluida dibangkitkan menggunakan propeller dengan rentang kecepatan aliran sebesar 5 - 30 m/s. Hasil pengujian pada kecepatan angin 7,2 m/s, diperoleh nilai koefisien angkat (CL) maksimum adalah 1,377 pada sudut serang 15o dan nilai koefisien hambat (CD) maksimum adalah 0,18 pada sudut serang 14o.
Pengaruh Kepemimpinan, Budaya Organisasi Dan Kompetensi Terhadap Kinerja Dosen Tetap Fakultas Teknik Universitas xxx Enjam Hermawan
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (779.998 KB) | DOI: 10.32493/jiptek.v2i1.8656

Abstract

Abstrak: Melalui penelitian ini dicari korelasi pengaruh kepemimpinan, budaya organisasi dan kompetensi terhadap kinerja dosen Fakultas Teknik Universitas xxx. Oleh karena itu hipotesis ini dibuat untuk mengetahui bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan baik secara parsial ataupun secara simultan antara variabel-variabel independen dan variabel dependen serta mencari pengaruh variabel yang dominan terhadap kinerja dosen.  Metode yang gunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif yang bersifat deskriptif analisis, maka dilakukan pengujian statistik untuk mengukur seberapa besar pengaruh diantara variabel-variabel yang diteliti dan proses perhitungan statistik lainnya dengan menggunakan program Statistical Package for Social Science (SPSS) version 22.0 for Windows. Sedangkan populasi dalam penelitian ini ialah dosen tetap Fakultas Teknik Universitas xxx yang berjumlah 123 orang dan menggunakan teknik proporsional sampling. Penggunaan data menggunakan kuisioner Likert. Teknik analisa data menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji normalitas, uji heteroskedasitas, uji multikolinearitas dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara simultan variabel kepemimpinan, budaya organisasi dan kompetensi berpengaruh siginifikan terhadap kinerja dosen Fakultas Teknik Universitas xxx. Variabel kepemimpinan merupakan variabel yang memberikan pengaruh dominan terhadap kinerja dosen pada fakultas teknik universitas xxx. Kata Kunci: Kepemimpinan, Budaya Organisasi, Kompetensi dosen dan Kinerja Dosen