cover
Contact Name
Evita Fitri
Contact Email
evita.etv@nusamandiri.ac.id
Phone
+6289698281299
Journal Mail Official
jasdim@nusamandiri.ac.id
Editorial Address
Universitas Nusa Mandiri Kampus Jatiwaringin Jl. Jatiwaringin No. 2, Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pariwisata, Bisnis Digital dan Manajemen
Published by STMIK Nusa Mandiri
ISSN : 29642094     EISSN : 29644607     DOI : https://doi.org/10.33480/jasdim
JASDIM - Jurnal Pariwisata, Bisnis Digital dan Manajemen adalah jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nusa Mandiri, Indonesia. JASDIM merupakan jurnal yang diperuntukan dalam bidang keilmuan ekonomi dan bisnis yang mencakup terkait pengetahuan dan wawasan pengembangan manajemen dan bisnis khususnya di Indonesia. Adapun kajian keilmuan artikel pada jurnal JASDIM diantaranya diperuntukan untuk bidang ilmu manajemen, bisnis digital dan pariwisata atau perhotelan. Tujuan utama pada jurnal ini yaitu sebagai wadah penyebarluasan artikel ilmiah dibidang Ekonomi dan Bisnis yang bersifat terbuka untuk mahasiswa, peneliti ataupun akademisi baik dilingkungan internal Universitas Nusa Mandiri dan juga eksternal Universitas Nusa Mandiri. Jurnal JASDIM diterbitkan oleh LPPM Universitas Nusa Mandiri menggunakan dua bahasa yaitu bahasa Indonesia dan bahasa bahasa Inggris dengan memiliki P-ISSN : 2964-2094 dan E-ISSN: 2964-4607 serta terbit sebanyak 2 kali dalam 1 tahun pada bulan Mei dan bulan November. Focus & Scope Jurnal JASDIM Nusa Mandiri dimaksudkan sebagai media pengkajian ilmiah hasil penelitian, pemikiran dan kajian analisis-kritis terhadap permasalahan yang berkaitan dengan ilmu Manajemen, Binis Digital dan Pariwisata atau Perhotelan, baik nasional maupun internasional. Artikel ilmiah yang dimaksud berupa kajian teori dan kajian empiris ilmu-ilmu terkait, yang dapat dipertanggungjawabkan dan disebarluaskan secara nasional dan internasional. Jurnal JASDIM Nusa Mandiri menerima artikel ilmiah dengan area penelitian pada: Teknologi Informasi dan Digital Kewirausahaan Ilmu Manajemen Analisa Bisnis Ekonomi Pemasaran Digital Platform Digital Kewirausahaan Digital Strategi Bisnis Digital Manajemen dan Bisnis Front Office Housekeeping Food and Beverage Service (Restoran dan Bar) Food and Beverage Product (Pastry dan main kitchen)
Articles 93 Documents
EVALUASI KESIAPAN HOMESTAY DI DESA WAE LOLOS, KABUPATEN MANGGARAI BARAT Roseven Rudiyanto; Laurensius Sandrio; Septian Hutagalung; Marius Yosef Seran; Irna K. J. Kaban
Jurnal Pariwisata Bisnis Digital dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pariwisata, Bisnis Digital dan Manajemen Periode Mei 2026
Publisher : LPPM Universitas Nusa Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/jasdim.v5i1.8449

Abstract

Homestay memainkan peran penting sebagai produk dalam pariwisata pedesaan. Sering kali, masyarakat belum siap untuk mengelola homestay. Desa Wae Lolos merupakan desa wisata yang banyak dikunjungi wisatawan, sehingga memiliki potensi permintaan terhadap layanan homestay. Adapun tujuan penelitian ini ialah untuk menilai kesiapan homestay di Desa Wae Lolos. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung dan wawancara. Data kualitatif dianalisis dengan tiga tahap, yaitu mengidentifikasi data, mengelompokkan data, dan menggabungkan kategori daftar periksa sesuai dengan Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima rumah yang diproyeksikan menjadi homestay di Desa Wae Lolos telah siap dari aspek produk. Namun demikian, seluruh rumah yang diteliti masih memerlukan perbaikan fasilitas untuk kenyamanan wisatawan, seperti tempat sampah dan kotak P3K. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat dua faktor yang memengaruhi kesiapan pemilik rumah: pertama, pemilik rumah yang tinggal di rumah yang diproyeksikan sebagai homestay; kedua, belum adanya kunjungan wisatawan yang konsisten dan menginap di Desa Wae Lolos. Kondisi ini menunjukkan fasilitas homestay difokuskan pada aspek fungsional. Penelitian ini masih memiliki beberapa keterbatasan, khususnya jumlah rumah yang relatif kecil sebagai sampel. Berdasarkan keterbatasan tersebut, peneliti mendorong studi lanjutan untuk melibatkan lebih banyak pemilik homestay. Selanjutnya, metode kuantitatif dapat digunakan dalam penelitian berikutnya untuk mengukur kepuasan wisatawan terhadap layanan homestay di Desa Wae Lolos.
INTEGRASI PERENCANAAN ANGGARAN DAN STRATEGI BRANDING DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA BERKELANJUTAN DI KABUPATEN GIANYAR Aulia Fitri Ramadani; Ahmad Dwi Rifani; Zahra Auryn Cintany Anaka Puspita Cahyono; Sri Ayu Nurul Fadilah; Meirinawati Meirinawati; Trenda Aktiva Oktariyanda
Jurnal Pariwisata Bisnis Digital dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pariwisata, Bisnis Digital dan Manajemen Periode Mei 2026
Publisher : LPPM Universitas Nusa Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/jasdim.v5i1.8451

Abstract

Sektor pariwisata memainkan peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah, khususnya di Kabupaten Gianyar, Bali, yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan. Meskipun demikian, pengembangan pariwisata masih menghadapi banyak tantangan karena strategi branding dan perencanaan anggaran destinasi wisata dilakukan secara terpisah, sehingga pengelolaan pariwisata tidak dapat dilaksanakan secara optimal dan berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji strategi anggaran, strategi branding destinasi, dan hubungan antara keduanya dalam mendorong pengembangan pariwisata di Gianyar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR), yang meliputi tahapan pengumpulan, pemilihan, evaluasi, dan sintesis literatur yang relevan. Analisis dilakukan secara kualitatif menggunakan kerangka POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling). Temuan studi menunjukkan bahwa penelitian sebelumnya lebih berfokus pada aspek branding dan anggaran. Perencanaan anggaran tidak selalu digunakan untuk mendukung branding destinasi, sementara strategi branding digital masih memiliki tantangan dukungan pembiayaan yang berkelanjutan. Penelitian ini menghasilkan Model Manajemen Integratif Pariwisata Berkelanjutan yang mengintegrasikan digital branding, perencanaan anggaran, kolaborasi stakeholder, dan pemantauan berbasis data ke dalam satu sistem pengelolaan. ​Diharapkan model ini dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan destinasi wisata, meningkatkan daya saing daerah, dan memperbaiki kondisi ekonomi, sosial, dan lingkungan di seluruh wilayah tersebut.
EVALUASI EFEKTIVITAS PROMOSI DIGITAL TERHADAP MINAT PENGUNJUNG DI ARBOTERUM NYARU MENTENG Lala Martina Anugrahni; Elsae Elsae; Laura Natalia
Jurnal Pariwisata Bisnis Digital dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pariwisata, Bisnis Digital dan Manajemen Periode Mei 2026
Publisher : LPPM Universitas Nusa Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/jasdim.v5i1.8455

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong sektor pariwisata memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi yang efektif untuk meningkatkan minat kunjungan wisatawan. Namun, penelitian mengenai promosi digital pada destinasi wisata berbasis konservasi masih relatif terbatas, karena sebagian besar penelitian sebelumnya lebih berfokus pada wisata perkotaan dan destinasi komersial. Kondisi ini menjadi penting untuk dikaji, terutama pada Arboretum Nyaru Menteng sebagai destinasi wisata konservasi di Kalimantan Tengah yang mengalami penurunan kunjungan pascapandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas promosi digital terhadap minat pengunjung di Arboretum Nyaru Menteng. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Informan penelitian terdiri atas satu orang pengelola dan empat orang pengunjung yang mengetahui destinasi melalui media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi digital melalui Instagram mampu membangun ketertarikan awal pengunjung melalui konten visual yang menarik. Namun, efektivitas promosi belum optimal karena masih terdapat keterbatasan pada frekuensi audiens saat promosi, kelengkapan informasi, serta interaksi dengan audiens. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan kajian promosi digital pada wisata berbasis konservasi, khususnya di wilayah nonperkotaan, serta menjadi referensi praktis bagi pengelola wisata dalam merancang strategi promosi digital yang lebih informatif, interaktif, dan berkelanjutan untuk meningkatkan minat kunjungan wisatawan.

Page 10 of 10 | Total Record : 93