cover
Contact Name
Nurbeti Sinulingga
Contact Email
nurbetisinulingga14@gmail.com
Phone
+6285261645510
Journal Mail Official
jurnaluimedan@uimedan.ac.id
Editorial Address
Jl. Bilal No. 52 Kelurahan Pulo Brayan Darat I Kecamatan Medan Timur, Medan - Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 28279484     EISSN : 2808232x     DOI : https://doi.org/10.52943/ji-somba.v1i2.744
Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA) (p-ISSN : 2827-9484) (e-ISSN 2808-232x) is a peer-reviewed journal dedicated to the exchange of high-quality research results in the fields of health, tourism, economics and computers. This journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulations, as well as applications, with systematically proposed methods, an adequate review of previous works, extended discussions and concise conclusions. Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA) accepts related writings: Nursing Midwifery Medical records Pharmacy Computers Tourist Sharia Economics Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health, Computer, Economics and Tourism.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 74 Documents
PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG PENCEGAHAN ANEMIA MELALUI EDUKASI KESEHATAN DI SMK “PAB 2 HELVETIA” Warnelis Sinaga, Elvalini; Nirwana, Eva; Zahra, Fanisa; Anastasya, Niken
Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)
Publisher : Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jisomba.v5i1.1925

Abstract

Anemia masih menjadi masalah kesehatan yang cukup signifikan di Indonesia, khususnya pada kelompok remaja putri. Kondisi ini dapat memengaruhi kualitas hidup remaja karena menurunkan kemampuan belajar, aktivitas fisik, dan daya tahan tubuh. Edukasi kesehatan merupakan salah satu pendekatan strategis dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja terhadap pentingnya pencegahan anemia. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kegiatan penyuluhan dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang pencegahan anemia. Penyuluhan dilakukan pada 29 siswi kelas perkantoran di SMK PAB 2 Helvetia pada tanggal 9 Mei 2025. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif, diskusi tanya jawab, interaktif games sebagai penguat pemahaman, pendekatan ini bertujuan agar proses belajar menjadi lebih menyenangkan, meningkatkan partisipasi aktif peserta, serta membantu mereka mengingat informasi penting dengan cara yang mudah dan menarik. serta pembagian leaflet, dengan evaluasi menggunakan pengisian kuisioner pretest dan posttest. Materi yang disampaikan mencakup definisi anemia, gejala, faktor risiko, dampak jangka panjang, serta strategi pencegahan melalui asupan gizi, konsumsi tablet tambah darah (TTD), dan kebiasaan hidup sehat. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan tingkat pengetahuan siswa sebelum dan sesudah edukasi. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pengetahuan peserta. Sebelum edukasi, rata-rata pengetahuan peserta berada pada angka 58%, dan meningkat menjadi 85% setelah penyuluhan. Hal ini menunjukkan bahwa penyuluhan yang dilakukan memiliki dampak positif dalam meningkatkan pemahaman remaja tentang pencegahan anemia. Dengan demikian, kegiatan edukasi kesehatan yang dilakukan secara rutin dan terarah sangat penting untuk membangun kesadaran dan membentuk perilaku sehat pada remaja, terutama dalam mengatasi masalah anemia yang masih tinggi prevalensinya di Indonesia.
PENYULUHAN PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI DI SMP PERSATUAN AMAL BAKTI (PAB) 2 simamora, Debora; Sinaga, Elvalini Warnelis; Nirwana, Eva; Kartika, Diah; Yucika, Zenny
Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)
Publisher : Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jisomba.v5i1.1930

Abstract

Selama menstruasi rentan sekali mengalami masalah dari yang sederhana yang jika tidak dikelola dengan baik akan berdampak serius, seperti keputihan, rasa tidak nyaman, infeksi jamur hingga kanker serviks. Bekal pengetahuan yang baik tentang personal hygiene menstruasi sangat berkaitan dengan perubahan perilaku, sikap maupun kebiasaan individu dalam menjaga kebersihan dirinya selama menstruasi. Hal ini bisa mendorong sikap positif remaja untuk menerapkan praktik kebersihan yang benar. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang personal hygiene menstruasi. Metode penyuluhan merupakan strategi efektif untuk memperoleh pengetahuan yang melibatkan komunikasi dua arah sehingga lebih mudah dipahami dan diterima remaja. Metode ini menggunakan desain kuasi eksperimental dengan pendekatan pre-test and post-test without control group yang melibatkan 18 siswi SMP Persatuan Amal Bakti (PAB 2). Metode yang digunakan dimulai dengan mengisi pretest, pemberian leaflet, penyampain materi penyuluhan yang dipadukan dengan pemberian souvenir berupa yoghurt, pembalut dan tablet Fe sebagai media pemaparan materi yang efektif dan mudah di ingat, sesi tanya jawab dan mengisi postest. Hasil dari penyuluhan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja putri, sebelumnya hanya 5 orang (27,78%) menjadi 14 orang (77,78%), tingkat pengetahuan remaja putri meningkat signifikan dengan rata-rata hasil nilai pertest yang awalnya 5,8 (58,89%) menjadi 7,8 (78,33%) pada nilai postest. Dapat disimpulkan strategi ini terbukti efektif untuk meningkatkan pengetahuan personal hygiene menstruasi pada remaja putri SMP PAB 2.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG KESEHATAN MENTAL PADA IBU HAMIL DI KECAMATAN TANJUNG MORAWA Zaen, Niasty Lasmy; Rangkuti, Saddiyah; Pase, Muslimah; Hayati, Nila; Lubis, Anita Damayanti
Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)
Publisher : Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jisomba.v5i1.2087

Abstract

Masih banyak ibu hamil mengalami keterbatasan akses terhadap informasi kesehatan mental yang komprehensif dan terpercaya. Hal ini diperparah dengan keterbatasan tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi secara langsung. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil dalam menjaga kesehatan mental terkait perubahan emosional tubuhnya. Kegiatan edukasi bertema Kesehatan Mental pada Ibu Hamil dilaksanakan pada 4 orang ibu hamil 1 orang pimpinan Praktek Mandiri Bidan. Metode  pelaksanaan  Program  Pengabdian  Masyarakat  ini  adalah  dalam  bentuk  penyuluhan  Kesehatan, media sosial leaflet yang diberikan secara langsung pada peserta  dan menyampaikan materi dengan menggunakan leafleat yang telah dirancang sebelumnya sebagai alat promosi kesehatan. Kegiatan dimulai dari tahapan  perencanaan, pelaksanaan, evaluasi,  hingga penyusunan  laporan. Hasil kegiatan dari pengabdian masyarakat ini bahwa seluruh peserta dapat memahami materi yang telah di berikan. Kegiatan edukasi berjalan dengan baik dan mendapatkan respon serta antusias yang baik dari responden. Hal ini ditunjukkan dengan antusias responden untuk bertanya dan membagikan informasi yang didapat melalui akun media sosialnya. Edukasi yang diberikan juga tersampaikan dengan baik yang ditunjukkan dari peningkatan pengetahuan responden terkait kesehatan mental selama kehamilan dengan melihat perbandingan hasil pre-test dan post-test. Dapat disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan tentang kesehatan mental selama kehamilan sebagai upaya promosi kesehatan pada ibu hamil Di Kecamatan Tanjung Morawa ini harus diberikan secara berulang-ulang dan menarik, Untuk itu dibutuhkan kegiatan edukasi dengan menggunakan penyuluhan perlu terus dilaksanakan sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat terutama ibu hamil dan kerjasama yang baik antara tenaga kesehatan dan para orang tua khususnya ibu hamil dan keluarga.
EDUKASI CARA MELAKUKAN LATIHAN FISIK ATAU OLAHRAGA YANG AMAN BAGI PENDERITA DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS SIGALINGGING KECAMATAN PARBULUAN KABUPATEN DAIRI Berutu, Heriaty; Lingga, Togianur; Arianti, Wiwik Dwi
Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)
Publisher : Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jisomba.v5i1.2074

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan salah satu penyakit tidak menular yang mengalami peningkatan signifikan setiap tahun, baik di tingkat global maupun nasional. Kondisi ini disebabkan oleh ketidakmampuan pankreas dalam memproduksi insulin yang cukup atau ketidakmampuan tubuh untuk menggunakan insulin secara efektif. Kurangnya aktivitas fisik yang teratur menjadi salah satu faktor risiko yang memperburuk kondisi penderita DM. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada penderita DM mengenai cara melakukan latihan fisik atau olahraga yang aman dan terukur guna mencegah komplikasi serta meningkatkan kualitas hidup. Kegiatan pengabdian dilakukan di Puskesmas Sigalingging Kecamatan Parbuluan Kabupaten Dairi pada bulan April 2024. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pemeriksaan kesehatan awal, pre-test, pemberian edukasi dan demonstrasi, serta post-test untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan peserta. Kegiatan ini melibatkan Penderita DM sebanyak 41 orang, Tim Pengabdian kepada Masyarakat terdiri dari 3 (Tiga) orang dosen dan 5 (Lima) orang mahasiswa, Kepala Puskesmas Sigalingging beserta staff dokter dan perawat, dan kader- kader Puskesmas.  Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta mengenai olahraga yang aman bagi penderita DM setelah diberikan edukasi. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam upaya pencegahan komplikasi dan pengendalian kadar gula darah melalui penerapan aktivitas fisik yang tepat.
PENYULUHAN KESEHATAN PADA MASYARAKAT YANG BERISIKO MENGALAMI BATU SALURAN KEMIH (BSK) Dewi, Ratna; Sagala, Deddy Sepadha Putra; Nainggolan, Syahrul Handoko; T.Bolon, Christina Magdalena; Siregar, Sarmaida; Manurung, Rostinah; Dame, Arta Marisi; Manurung, Nixson
Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)
Publisher : Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jisomba.v5i1.2078

Abstract

Pendahuluan: Batu saluran kemih (BSK) merupakan salah satu masalah kesehatan urologi tersering di dunia, dengan prevalensi bervariasi menurut faktor geografis, iklim, pola makan, dan genetik. Risiko kekambuhan BSK sangat tinggi dan berkaitan erat dengan modifikasi gaya hidup, hidrasi, serta pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan. Edukasi kesehatan merupakan strategi penting untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat dalam mengurangi risiko pembentukan dan kekambuhan BSK. Tujuan: Penelitian pengabdian masyarakat ini bertujuan menganalisis pengaruh penyuluhan kesehatan tentang BSK terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat berisiko di Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada Juni–Juli 2025 menggunakan desain pre–post test tanpa kontrol. Sebanyak 31 partisipan mengikuti dua tahap kegiatan, yaitu observasi dan wawancara awal menggunakan kuesioner tertutup mengenai karakteristik, riwayat kesehatan, serta pengetahuan BSK; kemudian penyuluhan melalui metode ceramah dan tanya jawab. Setelah intervensi, dilakukan pengukuran ulang untuk menilai perubahan pengetahuan. Analisis data menggunakan uji paired t-test. Hasil: Mayoritas partisipan berada pada rentang usia pra-lansia (58,1%) dan berjenis kelamin perempuan (74,2%). Sebelum penyuluhan, 70,9% partisipan memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup, dan hanya 29,1% kategori baik. Setelah penyuluhan, pengetahuan meningkat signifikan, dengan 74,2% berada pada kategori baik. Terdapat perbedaan bermakna rerata skor pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi (p = 0,001), menunjukkan efektivitas penyuluhan dalam meningkatkan pengetahuan. Kesimpulan: Penyuluhan kesehatan terbukti efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat berisiko mengenai pencegahan BSK. Intervensi edukatif seperti ini perlu dilakukan secara rutin untuk mendorong perilaku hidup sehat, mengurangi kejadian BSK, serta mencegah kekambuhan pada individu dengan riwayat penyakit tersebut.
PENGUATAN BRANDING BAKPAO IJO TOWO MELALUI OPTIMALISASI E-COMMERCE DAN INOVASI KEMASAN Qothrunnadaa Fajr Rooiqoh; Ruzaina Munibah Sobari; Shiva Faizah Aulia Rachman; Nimas Ayu Dian Irmadi; Dhini Restu Ananta; Amalia Nur Azizah Salathalohy; Nisrina Azmi; Lulu’atul Fuad; Safira Indriana Kusuma; Nisrina Sekar Dewanti; Meifa Khairun Nisa; Oktavia Sashya Putri Zahrani
Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA) Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)
Publisher : Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jisomba.v5i2.2219

Abstract

UMKM memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam inovasi kemasan dan pemanfaatan e-commerce. Program ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing Bakpao Ijo Barokah melalui inovasi kemasan dan pendidikan pemasaran digital berbasis e-commerce. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, yang meliputi presentasi materi, diskusi, dan praktik langsung dalam pembuatan akun e-commerce dan desain pengemasan yang lebih menarik. Data dikumpulkan melalui dokumentasi proses pembuatan akun dan perubahan desain kemasan, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengevaluasi dampak program terhadap strategi pemasaran UMKM.Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Februari – Maret 2025, di UMKM Bakpao Ijo Barokah Dusun Towo, Desa Patalan, Kecamatan Kendal, Ngawi.Kegiatan ini diikuti oleh 9 karyawan UMKM Bakpao Ijo Barokah. Hasil menunjukkan bahwa inovasi kemasan dan pemasaran digital dapat meningkatkan daya tarik produk dan memperluas jangkauan pasar. Oleh karena itu, program ini diharapkan dapat membantu UMKM beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan meningkatkan daya saing mereka di pasar yang lebih luas.
PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENCEGAHAN DAN PENGOBATAN PENYAKIT HIPERTENSI DI KELURAHAN PULO BRAYAN DARAT I KECAMATAN MEDAN TIMUR Yuni Shanti Ritonga; Paskah Rina Situmorang; Bernita Silalahi; Natalina L B Rumapea; Eva Sri Dewi
Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA) Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)
Publisher : Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jisomba.v5i2.2235

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi ketika tekanan darah seseorang berada di atas batas normal. Penyakit ini dapat menimbulkan berbagai komplikasi pada organ tubuh seperti jantung, otak, ginjal, mata, dan pembuluh darah perifer. Namun, masih banyak penderita hipertensi yang belum rutin menjalani pengobatan untuk menjaga kestabilan tekanan darah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai upaya pencegahan dan pengobatan hipertensi. Sebelum penyuluhan dilakukan, tim terlebih dahulu mengukur tingkat pengetahuan masyarakat melalui pre-test. Setelah pemberian materi edukasi, dilakukan kembali evaluasi melalui post-test untuk mengetahui perubahan pemahaman peserta.Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Pulo Brayan Darat I, Kecamatan Medan Timur, pada tanggal 29 Februari 2026 dengan melibatkan 30 masyarakat penderita hipertensi sebagai peserta. Program ini diharapkan mampu meningkatkan aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan masyarakat dalam mencegah serta mengelola penyakit hipertensi. Metode yang digunakan berupa edukasi kesehatan melalui penyampaian materi dan pembagian leaflet mengenai pencegahan serta pengobatan hipertensi. Tahapan kegiatan mencakup persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan melibatkan tenaga kesehatan yang berpengalaman di bidangnya.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terkait pencegahan dan pengobatan hipertensi hingga mencapai 80%. Oleh karena itu, tenaga kesehatan diharapkan dapat terus memberikan edukasi secara berkala agar masyarakat semakin memahami pentingnya pengendalian hipertensi sehingga derajat kesehatan masyarakat dapat meningkat.
PEMBERDAYAAN REMAJA DENGAN EDUKASI PERTOLONGAN PERTAMA HEAT STROKE UNTUK MENINGKATKAN KESIAPSIAGAAN KEGAWATDARURATAN Resmi Pangaribuan; Nina Fentiana; Nita Mayrani Siregar; Eriwanto Silaban; Rudi Setiawan
Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA) Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)
Publisher : Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jisomba.v5i2.2244

Abstract

Heat stroke adalah keadaan darurat medis yang mengancam jiwa yang disebabkan oleh peningkatan suhu tubuh yang ekstrim dan memerlukan penanganan segera. Remaja, sebagai kelompok dengan aktivitas luar ruangan yang tinggi, mempunyai risiko lebih besar; Namun, kesiapan mereka dalam memberikan pertolongan pertama masih terbatas. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja dalam melakukan pertolongan pertama heat stroke melalui metode edukasi dan simulasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif dengan desain pre-post, dilaksanakan melalui pendidikan kesehatan, diskusi, dan simulasi berdasarkan experiential learning. Program ini dilakukan terhadap 32 siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Delitua. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test, dan data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, dengan proporsi pengetahuan baik meningkat dari 28,12% menjadi 78,13%, sedangkan pengetahuan buruk menurun dari 37,5% menjadi 3,13%. Keterampilan praktis peserta dalam memberikan pertolongan pertama juga meningkat. Program ini menyoroti integrasi simulasi kontekstual berbasis sekolah dalam pendidikan pertolongan pertama untuk serangan panas di kalangan remaja, sehingga meningkatkan kompetensi kognitif dan praktis. Kesimpulannya, pendidikan berbasis simulasi efektif dalam meningkatkan kesiapan remaja menghadapi keadaan darurat serangan panas dan direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.
PENINGKATAN PENGETAHUAN PASIEN DAN KELUARGA MELALUI PENYULUHAN TENTANG FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS TIDUR PENDERITA PGK YANG MENDAPATKAN TERAPI HEMODIALISIS Ratna Dewi; Deddy Sepadha Putra Sagala; Sarmaida Siregar; Christina Magdalena Tampubolon; Rostinah Manurung; Nixson Manurung; Arta Marisi Dame; Syahrul Handoko Nainggolan; Ali Sabela Hasibuan
Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA) Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)
Publisher : Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jisomba.v5i2.2246

Abstract

Pendahuluan: Salah satu komplikasi yang kerap dialami oleh penderita penyakit ginjal kronik (PGK) stadium 5 adalah gangguan tidur, yang apabila berlangsung dalam jangka panjang dapat menurunkan kualitas tidur. Gangguan tidur ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, dimana ada kesenjangan antara tingginya kejadian gangguan tidur pada pasien PGK yang menjalani hemodialisis dengan masih terbatasnya pengetahuan pasien dan keluarga mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kualitas tidur, sehingga diperlukan edukasi kesehatan sebagai upaya peningkatan pengetahuan dan pencegahan gangguan tidur. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan pasien dan keluarga terkait faktor – faktor yang berhubungan dengan kualitas tidur pada penderita PGK stadium 5. Metode: Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia Medan pada bulan Februari – April 2026. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi : observasi serta penyuluhan melalui ceramah dan sesi tanya jawab yang melibatkan 25 partisipan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan dengan mayoritas peserta memiliki kategori pengetahuan baik setelah kegiatan dilakukan. Kesimpulannya, penyuluhan kesehatan mengenai faktor – faktor yang berhubungan dengan kualitas tidur pada pasien yang menjalani hemodialisis dapat meningkatkan pengetahuan keluarga sehingga mendukung tercapainya derajat kesehatan yang optimal, baik secara fisik, mental, maupun sosial pada pasien dan keluarga PGK yang menjalani hemodialisis.
PENYULUHAN KESEHATAN SEX KEPADA ORANG MUDA KATOLIK (OMK) GEREJA KATOLIK KRISTUS RAJA MEDAN Meldawati Meldawati; Rilie Ritonga; Guntur Fazwat; Lili Syarief Hidayatsyah
Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA) Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)
Publisher : Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jisomba.v5i2.2247

Abstract

Kesehatan seksual merupakan bagian penting dari kesehatan dan kesejahteraan manusia secara keseluruhan, yang tidak hanya berkaitan dengan aspek fisik, tetapi juga mental, sosial, dan spiritual. Bagi kaum muda, masa remaja hingga dewasa muda adalah periode pertumbuhan dan penemuan diri yang sering kali disertai dengan pertanyaan, keraguan, dan tantangan terkait hal ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang benar, lengkap, dan sesuai dengan nilai-nilai ajaran Gereja Katolik mengenai kesehatan seksual kepada orang muda di Gereja Katolik Kristus Raja Medan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan melalui ceramah, diskusi kelompok, dan sesi tanya jawab. Kegiatan diikuti oleh 45 orang muda berusia 15–25 tahun. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mengalami peningkatan pengetahuan mengenai anatomi tubuh, perubahan biologis masa remaja, pencegahan penyakit menular seksual, serta pemahaman tentang nilai kesucian, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap diri sendiri dan orang lain dalam konteks hubungan manusia. Peserta juga menyatakan bahwa kegiatan ini membantu mereka menjawab keraguan yang selama ini mereka miliki dan memberikan panduan yang jelas serta sesuai dengan iman mereka. Diharapkan kegiatan serupa dapat diadakan secara berkala untuk terus mendampingi pertumbuhan dan perkembangan kaum muda dalam aspek kesehatan seksual yang sehat dan bertanggung jawab.