cover
Contact Name
Baharuddin
Contact Email
bahardpore@gmail.com
Phone
+6285394596633
Journal Mail Official
pendidikan.kreatif@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/jpk/Editorial
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kreatif
ISSN : 29873231     EISSN : 29634083     DOI : 10.24252
Educational science,educational management,educational philosophy,educational psychology,historical education,political education.
Articles 84 Documents
Celebrity Worship as a Factor in Marriage Delay: An Islamic Legal Perspective Maurellia Aphrodiety Arestita Arsyad; Deni Irawan
Jurnal Pendidikan Kreatif Vol 6 No 2 (2025): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketika kekaguman pada selebriti berkembang menjadi obsesi yang selanjutnya dikenal sebagai celebrity worship, fenomena ini semakin meluas di kalangan masyarakat modern, terutama dengan berkembangnya sosial media yang memengaruhi persepsi individu terhadap aspek kehidupan, termasuk pernikahan. Studi ini berfokus pada pengguna media sosial X, yang menunjukkan perilaku obsesif terhadap figur publik dalam kadar yang memengaruhi minat mereka untuk menikah. Mengingat meningkatnya intensitas dan implikasi sosial dari celebriy worship, studi ini ditujukan untuk menganalisis dampak celebrity worship pada penundaan pernikahan di kalangan individu dewasa awal, dengan pendekatan perspektif hukum Islam. Melalui metode pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan berdasarkan wawancara mendalam dan studi literatur. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa keterlibatan emosional yang mendalam terhadap idola mendorong individu untuk menjadikan figur selebriti sebagai tolak ukur dalam menentukan pasangan. Selain itu, tingginya intensitas aktivitas pengidolaan juga membuat individu lebih fokus pada kehidupan selebriti dibandingkan menjalankan hubungan nyata, sehingga membentuk pola pikir di mana pernikahan bukanlah menjadi prioritas utama dalam kehidupan mereka. Dimana dalam Islam, pernikahan dipandang sebagai ibadah yang penting dan bagian dari penyempurnaan agama. Penelitian ini juga menggarisbawahi pentingnya pendekatan reflektif terhadap konsumsi media sosial, serta penanaman nilai pernikahan dalam Islam guna meminimalisir dampak negatif budaya populer terhadap persepsi dan kesiapan menikah. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi pada literatur studi Islam kontemporer dan psikologi sosial, serta menawarkan perspektif baru untuk memahami implikasi celebrity worship terhadap prioritas hidup dalam kerangka nilai-nilai Islami.
Pendidikan Multikultural Berbasis Islam sebagai Strategi Pencegahan Intoleransi di Sekolah Sudirman; Nurzamsinar
Jurnal Pendidikan Kreatif Vol 6 No 2 (2025): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intoleransi di lingkungan sekolah yang berwujud diskriminasi agama, perundungan berbasis identitas, dan pengucilan sosial mengancam iklim belajar inklusif di Indonesia yang majemuk. Makalah ini mengkaji pendidikan multikultural berbasis Islam sebagai strategi pencegahan melalui integrasi nilai tasamuh, ta‘aruf, ‘adl, dan rahmatan lil ‘alamin dalam kurikulum PAI, pendekatan pedagogis dialogis, peran guru sebagai teladan moderasi beragama, serta pembentukan budaya sekolah humanis. Berdasarkan analisis konseptual dan studi literatur, pendekatan ini efektif membentuk siswa toleran, berakhlakul karimah, serta kebal terhadap radikalisme dan diskriminasi, sebagaimana dibuktikan oleh penelitian empiris yang menunjukkan peningkatan 78% sikap saling menghargai antar siswa heterogen. Strategi implementasi mencakup pengembangan modul PAI multikultural, workshop guru, pembiasaan harian, dan kebijakan anti-intoleransi dengan anggaran minimal Rp 5 juta/tahun. Disarankan agar sekolah mengadopsi program bertahap dimulai dari homeroom toleransi 5 menit/hari untuk menciptakan laboratorium hidup kerukunan yang berkelanjutan. Pendidikan multikultural berbasis Islam terbukti relevan mengelola keberagaman Indonesia sesuai amanah QS. Al-Hujurat: 13 dan Piagam Madinah, sekaligus mewujudkan sekolah sebagai miniatur masyarakat Bhinneka Tunggal Ika yang harmonis.
Teori Konektivisme dalam Pembelajaran Abad Ke-21 Lala; Nurzamsinar; Sudirman
Jurnal Pendidikan Kreatif Vol 6 No 2 (2025): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan pesatnya arus informasi telah membawa perubahan signifikan dalam proses pembelajaran abad ke-21. Kondisi ini menuntut adanya pendekatan dan teori pembelajaran yang mampu menjelaskan cara individu memperoleh, mengelola, dan memaknai pengetahuan dalam lingkungan berbasis jejaring. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji teori konektivisme sebagai salah satu teori pembelajaran kontemporer yang relevan dengan karakteristik pembelajaran abad ke-21. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan menelaah berbagai sumber ilmiah berupa buku, artikel jurnal, dan publikasi akademik yang membahas konsep, prinsip, serta implikasi teori konektivisme dalam pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa teori konektivisme menekankan pentingnya jejaring (network), koneksi antarindividu dan sumber belajar, kemampuan mengakses informasi, serta keterampilan memanfaatkan teknologi digital sebagai bagian dari proses belajar. Teori ini memandang belajar sebagai proses membangun dan memelihara koneksi dalam komunitas belajar yang dinamis. Oleh karena itu, teori konektivisme memiliki relevansi yang kuat dalam mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan literasi digital. Artikel ini diharapkan dapat menjadi rujukan teoretis bagi pendidik dalam merancang pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan sesuai dengan tuntutan era digital.
PENGARUH PENERAPAN METODE HALAQAH HIFZUL HADIS TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGHAFAL MAHASISWA (STUDI KASUS PADA MAHASISWI HADIS SEKOLAH TINGGI DIRASAT ISLAMIYAH IMAM SYAFI’I JEMBER) Vicka Apriliani; Nurul Budi Murtini
Jurnal Pendidikan Kreatif Vol 6 No 2 (2025): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menghafal hadis memiliki tingkat kepentingan yang setara dengan mempelajari Al-Qur’an dan ilmu-ilmu lainnya. penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan metode halaqah sebagai solusi dalam meningkatkan kemampuan hafalan hadis pada mahasiswi prodi ilmu hadis STDI Imam Syafi’i Jember. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dalam bentuk studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Tujuan dari penelitian ini ialah Menganalisis dan menemukan efektifitas metode halaqah yang diterapkan dalam meningkatkan kemampuan menghafal hadis di kalangan mahasiswi hadis STDI Imam Syafi’i Jember. serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat dalam upaya meningkatkan kinerja memori. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) halaqah hifzul hadis ini telah terbukti memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan menghafal mahasiswi, (2) metode halaqah ini juga sangat membantu banyak individu dalam menyelesaikan target hafalan yang telah ditetapkan, (3) faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan metode halaqah antara lain adalah timbul rasa malas pada individu karena ketidakaktifan dan waktu yang berbenturan dengan kegiatan lain. Adapun solusi dalam mengatasi berbagai kendala yang muncul dalam halaqah, kami menerapkan sejumlah solusi yaitu menerapkan kiat-kiat untuk mengobati rasa malas dalam diri dan memprioritaskan kegiatan yang paling utama diantara yang utama.