cover
Contact Name
Baharuddin
Contact Email
bahardpore@gmail.com
Phone
+6285394596633
Journal Mail Official
pendidikan.kreatif@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/jpk/Editorial
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kreatif
ISSN : 29873231     EISSN : 29634083     DOI : 10.24252
Educational science,educational management,educational philosophy,educational psychology,historical education,political education.
Articles 74 Documents
Pendidikan Ekonomi untuk Pemberdayaan Perempuan: Strategi dan Dampaknya pada Pembangunan Ekonomi Rahim, Wahida
Jurnal Pendidikan Kreatif Vol 5 No 1 (2024): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpk.v5i1.47643

Abstract

Pendidikan ekonomi memainkan peran krusial dalam memberdayakan perempuan dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan ekonomi. Artikel ini menyelidiki strategi dan dampak pendidikan ekonomi pada pemberdayaan perempuan dan kontribusinya terhadap pembangunan ekonomi. Strategi yang dicakup dalam kajian ini melibatkan peningkatan akses dan partisipasi perempuan dalam pendidikan ekonomi formal dan informal. Fokus pada peningkatan akses perempuan terhadap pendidikan tinggi dalam bidang ekonomi, manajemen, dan bisnis menjadi salah satu poin utama dalam strategi pemberdayaan perempuan. Dampak dari pendidikan ekonomi terlihat pada tingkat individu, di mana perempuan yang terlibat dalam program ini memiliki peluang lebih besar untuk mencapai kemandirian ekonomi, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan mengatasi diskriminasi gender di pasar kerja. Pendidikan ekonomi juga berdampak positif pada tingkat masyarakat, meningkatkan produktivitas dan menciptakan lingkungan bisnis yang lebih beragam dan inovatif. Pemberdayaan perempuan melalui pendidikan ekonomi juga dihubungkan dengan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, terutama dalam hal mengurangi kesenjangan sosial dan kemiskinan. Selain itu, artikel ini membahas pentingnya dukungan kebijakan, seperti kebijakan keseimbangan pekerjaan dan kehidupan pribadi, serta pemberdayaan finansial, dalam menciptakan lingkungan yang mendukung perempuan untuk tetap terlibat dalam kegiatan ekonomi. Kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan sektor swasta juga diangkat sebagai elemen penting untuk menciptakan program pendidikan ekonomi yang holistik dan berkelanjutan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan ekonomi bukan hanya merupakan investasi pada tingkat individu, tetapi juga strategi yang cerdas untuk mencapai pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Artikel ini memberikan kontribusi pada pemahaman kita tentang peran kunci pendidikan ekonomi dalam menciptakan perempuan yang berdaya, yang pada gilirannya, memberikan dampak positif pada masyarakat dan pembangunan ekonomi secara keseluruhan.
Kedudukan Guru dalam Kepemimpinan Pembelajaran Abad 21 di MTs Manggarupi Yayasan Pendidikan Sungguminasa Gowa Hajarah; Andi Achruh; Rosdiana
Jurnal Pendidikan Kreatif Vol 5 No 1 (2024): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpk.v5i1.47665

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kedududkan kepemimpian seorang guru dalam pembelajaran abad 21 di MTs Manggarupi di Yayasan Pendidikan Sungguminsa-Gowa.serta tanggung jawab guru dalam pembelajaran ini menjadi fokus penelitian. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan (library Exploration) sebagai pendekatannya. Hasil temuan masih ada sebagian guru yang menyalahgunakan kedudukannya dalam melaksanakan tugasnya. pada hal Kedudukan guru dalam pembelajaran sebagai pembimbing memberi tekanan kepada tugasnya memberikan bantuan kepada peserta didik dalam memecahkan masalah yang dihadapinya, tugas ini merupakan aspek mendidik sebab tidak hanya berkenaan dengan penyampaian ilmu pengetahuan, melainkan juga menyangkut nilai-nilai dan prilaku para peserta didik. tanggung jawab guru dalam kepemimpinan pembelajaran memberi tekanan kepada tugasnya memberikan bantuan kepada siswa dalam memecahkan masalah yang dihadapinya, tugas ini merupakan aspek mendidik sebab tidak hanya berkenaan dengan penyampaian ilmu pengetahuan, melainkan juga menyangkut nilai-nilai dan prilaku para peserta didik. tanggung jawab seorang guru selain mengembangkan profesi guru adalah panggilan dan tuntutan untuk selalu mencintai, menghargai, meningkatkan tugas dan tanggung jawab yang tidak bisa di laksanakan oleh orang lain, kecuali oleh dirinya dan dituntut untuk bersungguh-sungguh menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pekerjaan utama bukan sambilan.
Penggunaan Media Digital dalam Pembelajaran Akidah Akhlak untuk Meningkatkan Minat dan Pemahaman Karakter Siswa Idhar; Ilyas
Jurnal Pendidikan Kreatif Vol 5 No 2 (2024): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpk.v5i2.52997

Abstract

Penggunaan media digital dalam pembelajaran semakin relevan, terutama dalam pembelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Tsanawiyah (MTs). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan media digital terhadap minat belajar dan pemahaman karakter siswa kelas X MTs 1 Woja. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen kuasi, melibatkan 27 siswa sebagai sampel yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen yang menggunakan media digital dan kelompok kontrol yang menggunakan metode ceramah. Data dikumpulkan melalui kuesioner minat belajar dan tes pemahaman karakter sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media digital dapat meningkatkan minat belajar siswa secara signifikan, dengan peningkatan sebesar 28,57% pada kelompok eksperimen, sedangkan kelompok kontrol hanya mengalami peningkatan 9,68%. Selain itu, pemahaman karakter siswa terhadap nilai-nilai akidah dan akhlak juga meningkat, dengan kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan sebesar 16%, sementara kelompok kontrol hanya mengalami peningkatan 5,41%. Uji statistik paired sample t-test menunjukkan bahwa perubahan yang terjadi pada kelompok eksperimen sangat signifikan (p-value < 0.05). Penelitian ini mengindikasikan bahwa media digital berpengaruh positif dalam meningkatkan minat belajar dan pemahaman karakter siswa MTs 1 Woja
Dasar-dasar dan Tujuan Pendidikan Islam Bahtiar
Jurnal Pendidikan Kreatif Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Kreatif
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpk.v5i2.49255

Abstract

Pendidikan Islam memegang peranan kunci dalam mengarahkan individu menuju kehidupan yang lebih bermakna, baik di dunia maupun di akhirat. Makalah ini mengeksplorasi dasar-dasar dan tujuan pendidikan Islam, dengan berfokus pada landasan teologis serta perincian tujuan umum dan khususnya. Dengan menggali prinsip-prinsip dari al-Qur'an, hadis, dan pemikiran ulama, makalah ini mengidentifikasi nilai-nilai esensial yang membentuk dasar pendidikan Islam, seperti tauhid, kemanusiaan, kesatuan umat manusia, keseimbangan, dan rahmatan lil'alamin. Selain itu, tujuan pendidikan Islam diuraikan dalam konteks pembinaan akhlak, persiapan untuk kehidupan dunia dan akhirat, pengembangan ilmu dan keterampilan, serta pembinaan kepribadian. Berbagai pandangan ulama dan pemikir Islam dikaji untuk mendukung penjelasan dalam makalah ini.
Pengembangan Modul Pendidikan Agama Islam Materi Kisah Berbasis Gambar pada Peserta Didik Kelas V SD Inpres Mangga Tiga Kota Makassar Alfatiha Nur A. Fatima Kedang; A. Marjuni; Rosdiana
Jurnal Pendidikan Kreatif Vol 5 No 2 (2024): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpk.v5i2.51691

Abstract

This research focuses on developing Islamic Religious Education Modules based on illustrated stories for fifth-grade students at SD Inpres Mangga Tiga, Makassar. The main questions addressed in this study are: 1) How is the development of Islamic Religious Education Modules based on story illustrations for fifth-grade students at SD Inpres Mangga Tiga, Makassar described? 2) What is the validity level of the developed module? 3) How effective is the developed module in improving learning outcomes? The research utilizes a research and development (R&D) approach, employing the 4D model by Thiagarajan and Semmel, which includes defining, designing, developing, and disseminating. The study involved three key stages: defining the needs and objectives, designing the module, and developing it, followed by validation by experts and piloting with students. The findings indicated that the module achieved high validity, with a mean score of 4.916, and proved effective in enhancing learning outcomes, demonstrated by a learning completeness rate of 94.11% and a positive response from students, which was 97.64%. The implications of this study suggest that careful analysis and rigorous validation are crucial during the module development process to ensure the production of high-quality educational materials. This approach not only validates the content but also ensures the effectiveness and receptiveness of the educational tools among students, thereby enhancing their learning experiences and outcomes.
Pembiasaan Budaya Islami dalam Pembentukan Akhlak Al-Karimah pada Mahasiswi PAI UIN Sumatera Utara di Asrama Tahfizh Al-Qur’an dan Bahasa Arab Salsabila Nurmawati; Zulfiana Herni; Jamilah
Jurnal Pendidikan Kreatif Vol 5 No 2 (2024): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpk.v5i2.53000

Abstract

Penelitian yang telah dilakukan berjudul Pembiasaan Budaya Islami dalam Pembentukan Akhlak Al-Karimah Pada Mahasiswi PAI UIN Sumatera Utara di Asrama Tahfizh al-Qur’an dan Bahasa Arab Salsabila ini dilatarbelakangi oleh kondisi mahasiswa yang jauh dari tuntunan akhlak yang terpuji. Salah satu penyebab terjadinya hal tersebut adalah kurangnya contoh dan teladan yang baik dari lembaga keluarga dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Data pada penelitian ini diperoleh dengan melakukan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pembiasaan Budaya Islami terbukti efektif dalam membentuk akhlak pada mahasasiwi PAI UIN Sumatera Utara, hal ini dapat dilihat dari karakter mahasiswi yang berada di asrama semakin religius, seperti menutup aurat, disiplin dalam ibadah, belajar dan menghafal al-Qur’an. 2) Metode pembentukan akhlak yang dilakukan di Asrama Tahfizh al-Qur’an dan Bahasa Arab Salsabila adalah: 1) Metode keteladanan, 2) Metode pembiasaan, 3) Metode nasehat, 4) metode perhatian dan pemantauan, dan 5) Metode hukuman.
Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Pembinaan Keagamaan Pada Peserta Didik Madrasah Tsanawiyah Al-Hidayah Lemoa Desa Bontolempangang Kecamatan Bontolempangang Kabupaten Gowa Yahdi, Muhammad; Zulrihlatul Muaqqaf
Jurnal Pendidikan Kreatif Vol 5 No 2 (2024): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpk.v5i2.53041

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan bentuk nilai-nilai pendidikan Islam di Madrasah Tsanawiyah al-Hidayah Lemoa 2) Mendeskripsikan pengimplementasian nilai-nilai pendidikan Islam di Madrasah Tsanawiyah al-Hidayah Lemoa 3) Menganalisis faktor-faktor yang mendukung dan menghambat dalam pengimplementasian nilai-nilai pendidikan Islam di Madrasah Tsanawiyah al-Hidayah Lemoa. Jenis penelitian dalam skripsi ini adalah penelitian lapangan (field research) bersifat kualitatif yang mengambil lokasi penelitian di Madrasah Tsanawiyah al-Hidayah Lemoa. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala madrasah, guru, pembina kegiatan keagamaan, dan peserta didik. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen penelitian ini adalah pedoman observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan analisis data meliputi reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) dan penarikan kesimpulan dan verifikasi (conclusion drawing/verifications). Keabsahan data dilakukan dengan kepercayaan (kreadiblity) dan keteraliahan (transferability). Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa: 1) Terimplementasinya nilai-nilai pendidikan Islam dalam pembinaan keagamaan peserta didik dengan adanya kegiatan harian membaca al-Qur’an, shalat dhuha, berdoa sebelum dan sesudah belajar, dan shalat duhur secara berjamaah. 2) Kegiatan keagamaan tersebut juga dapat menghindarkan peserta didik melakukan kegiatan-kegiatan negative atau kurang bermanfaat, karena hampir seluruh waktu mereka habis digunakan untuk melakukan berbagai macam kegiatan yang baik. 3) Beberapa faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi nilai-nilai pendidikan islam terhadap kegiatan peserta didik antara lain motivasi untuk mendukung minat dan prestasi belajar, lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, sikap terhadap guru dan teman pergaulan. Adapun implikasi dari penelitian ini adalah diharapkan agar pihak madrasah khususnya pembina kegiatan keagamaan untuk senantiasa memberikan bimbingan, motivasi, dan pengawasan kepada peserta didik sehingga peserta didik lebih giat lagi dalam mengambil peran dan kontribusi dalam kegiatan keagamaan.
Pendidikan Agama Islam Berbasis Multikultural dalam Menanggulangi Terorisme dan Konflik Sosial Saharuddin; Muhammad Aidul; Muhammad Aditia
Jurnal Pendidikan Kreatif Vol 5 No 2 (2024): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpk.v5i2.53050

Abstract

This article discusses Islam education which is multicultural in nature and aims to resolve social conflicts and terror. The purpose of this study is to understand Islamic teaching principles and practices based on multiculturalism in order to address social injustice and conflict. Given the numerous social conflicts resulting from the kekerasan in Indonesia, it is hoped that Islamic education with a multicultural curriculum will be able to provide solutions for any problems that may arise. The goal of multicultural Islamic education is to foster empathy and self-improvement in order to resolve interpersonal conflicts. This study employs a methodological approach by gathering data through relevant literature, journal articles, and study books. Because of this, it is believed that Islamic education can help students develop their morality and character through educational activities including character education and character development workshops.
Pendidikan Humanis dalam Perspektif Hadis (Kajian Kitab Shaḥīh Al-Bukhārī) Musdalifah; Tasbih; Subehan Khalik
Jurnal Pendidikan Kreatif Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Kreatif
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpk.v5i2.53051

Abstract

Humanist education emphasizes human values, respect for individual dignity, and the holistic development of self-potential. In the perspective of Islam, this concept correlates with teachings found in the hadith, particularly those compiled in the Ṣaḥīḥ al-Bukhārī. This article explores the concept of humanist education through an analysis of hadiths in Ṣaḥīḥ al-Bukhārī, covering aspects such as respect for individual rights, freedom of thought, empathy, and character development. Using a descriptive analysis method, this study finds that humanist education has a strong foundation in Islamic values, with hadiths encouraging the cultivation of positive attitudes and harmonious relationships within society. This shows that humanist education in Islam is an integral part of educational goals that honor humanity.
Penerapan Disiplin Positif dalam Pendidikan: Perspektif Islam Susanto
Jurnal Pendidikan Kreatif Vol 5 No 2 (2024): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpk.v5i2.53767

Abstract

Seiring dengan maraknya kasus kekerasan dalam pendidikan, paradigma disiplin positif telah menjadi alternatif baru agar layanan pendidikan sejalan dengan tujuan pendidikan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan pandangan Islam terhadap penerapan disiplin positif di sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan studi pustaka. Jenis data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berasal dari jurnal, buku, dokumen serta sumber lain yang relevan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitiam ini adalah metode deskriptif, yaitu penelitian yang berusaha mendeskripsikan dan menginterpretasi apa yang ada termasuk teori, data, pendapat dan sumber lain yang terkait dengan penelitian. Penelitian ini menemukan bahwa berdasarkan kajian Islam, penerapan disiplin positif sejalan dengan ajaran Al-Qur’an dan Al-Hadits serta pandangan tokoh Islam klasik. Penerapan disiplin positif yang mengedepankan metode targhib (reward) daripada tarhib (hukuman), pendekatan kasih sayang serta reinforcement lebih berpengaruh pada pembentukan perilaku positif pada peserta didik.