cover
Contact Name
Yanuarti Petrika
Contact Email
polkesppnj@gmail.com
Phone
+6285282627240
Journal Mail Official
polkesppnj@gmail.com
Editorial Address
Jl. 28 Oktober, Siantan Hulu, Pontianak Utara Kalimantan Barat
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Pontianak Nutrition Journal (PNJ)
ISSN : 26221691     EISSN : 26221705     DOI : https://doi.org/10.30602/pnj.v6i1
Core Subject : Health, Education,
This journal has been published by Department of Nutrition, Poltekkes Kemenkes Pontianak. All articles with subject of Nutrition from national and international researchers are welcome to be submitted to this journal. All published articles were peer-reviewed by reputable reviewers. All published articles were published in Pontianak Nutrition Journal include results of original scientific research and case studies in the field of : clinical nutrition and dietetics community nutrition Maternal and Child Nutrition Food Service Management Food Science and Technology sports nutrition molecular nutrition nutritional biochemistry functional food
Articles 91 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN, AKTIVITAS FISIK DAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN HIPERURISEMIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TELAGA BIRU KOTA PONTIANAK Atika Fitriyani; Shelly Festilia A
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 1, No 2 (2018): September 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v1i2.285

Abstract

Increasing life expectancy in Indonesia affects the elderly population in Indonesia is getting higher. The elderly is a group have risk for hyperuricemia,  characterized by a buildup of uric acid that cause joint pain. Based on the data Riskesdas 2013, disease prevalence according to diagnose in Indonesia (24,7%) and in West Borneo (22,3%). It can be affected by physical activity, nutritional status and food selection behavior based on the level of knowledge. This research aimed to determine the correlation of knowledge, physical activity and nutritional status with the incidence of hyperuricemia of Telaga Biru Public Health Center, Pontianak 2016. This research was a cross sectional which sampling technique is accidental sampling with the number of sample 65 samples. The statistical test used is chi square test. The result of this research most of the knowledge level of respondents in less category (58,5%), physical activity in light category (73,8%) and obesity nutritional status (33,8%). The result of analysis with chi square test showed that there was no correlation between knowledge, physical activity and nutrition status with the incidence of hyperuricemia (p >0.05).  Suggest for the next researcher to do reaserch on respondent with heavy physical activity to see its effect on elevated levels of uric acid.
ASUPAN ENERGI, PROTEIN DAN KERAGAMAN PANGAN TIDAK BERHUBUNGAN DENGAN STUNTING DI SIMPANG TERITIP BANGKA BARAT Ori Pertami Enardi; Ade Devriany; Endah Mayang Sari; Eri Virmando
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 5, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.997 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v5i2.1090

Abstract

Masalah pangan dan gizi merupakan masalah  kompleks yang saling berkaitan serta disebabkan oleh faktor yang beragam, salah satunya disebabkan oleh faktor konsumsi pangan. Penilaian terhadap pola konsumsi pangan dapat dijadikan sebagai salah satu upaya untuk menggambarkan keadaan pangan dan gizi masyarakat.  Pola konsumsi pangan individu dapat mencerminkan kecukupan gizi seseorang. Pada dasarnya semakin beragam konsumsi pangan seseorang semakin besar peluang mencukupi kebutuhan gizinya. Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan rancangan cross sectional. Responden  penelitian anak usia 6-23 bulan di Kecamatan Simpang Teritip Kabupaten Bangka Barat. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 3,1% anak mengalami stunting. Tingkat kecukupan energi sebanyak 37,8%. Tingkat kecukupan protein sebanyak 80,4% dan tingkat keragaman 64 %. Tidak terdapat hubungan tingkat asupan energi, protein, dan keragaman pangan dengan stunting.
Pengaruh Yoga Terhadap Waist Hip Ratio Dalam Mengontrol Terjadinya Obesitas Sentral Pada Wanita Dinda Alsayla; Raden Edi Fitriyanto; Erlina Marfianti
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 3, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.088 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v3i2.700

Abstract

Yoga merupakan salah satu aktivitas fisik yang menggunakan berbagai postur untuk mengembangkan kekuatan fisik, kelenturan dan ketahanan dimana dapat digunakan sebagai latihan berintensitas sedang untuk pasien dengan kapasitas latihan terbatas sehingga lebih mudah bagi orang-orang yang inaktif secara fisik. Tujuan Penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh yoga terhadap waist hip ratio (WHR) pada wanita di Desa Lodadi Kecamatan Ngemplak Kabupaten Sleman  Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian pre–eksperimental dengan One Group Pretest - Postest Design. Subyek penelitian diperoleh dengan teknik purposive sampling di Desa Lodadi. Subyek berjumlah 30 orang. Yoga dilakukan sejak November 2018 hingga Januari 2019 setiap 2x seminggu selama 90 menit. WHR diukur dengan menggunakan meter ukur. Setelah itu data akan dianalisis dengan paired sample t-test. Hasil Penelitian menunjukkan dari 30 subyek penelitian 17 peserta termasuk dalam kriteria eksklusi. Hasil analisis statistik paired sample t-test didapatkan p<0,05 yang menunjukkan perbedaan bermakna antara WHR peserta sebelum dan sesudah pelaksanaan yoga. Kesimpulan pada penelitian ini adalah Yoga dapat mempengaruhi waist hip ratio pada wanita di Desa Lodadi Kecamatan Ngemplak Kabupaten Sleman Yogyakarta.
ASUHAN GIZI PASIEN ENSEFALOPATI METABOLIK, DIABETES MELITUS DI RSPON JAKARTA Akhsan Fikri Wiguna; Khoirul Anwar; Dewi Ruliandari
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 5, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.821 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v5i1.961

Abstract

Ensefalopati metabolik menggambarkan keadaan klinis disfungsi serebral global yang disebabkan oleh stres sistemik yang dapat bervariasi secara klinis dari disfungsi eksekutif ringan hingga koma dalam dengan deserebrasi sikap; penyebabnya sangat banyak . Penyakit Diabetes yang paling banyak ditemukan di masyarakat adalah Diabetes Melitus tipe 2 (DM tipe 2). Sebagian besar timbulnya penyakit DM tipe 2 pada seseorang didasari adanya kelainan berupa resistensi insulin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan asuhan gizi pada pasien mengalami ensefalopati metabolik, seizure et causa hipoperfusi, frontal lobe syndrome, diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Jakarta. Subyek penelitian ini adalah Tn My. Waktu penelitian dilakukan pada tanggal 23-26 November 2021. Pada pasien tersebut telah dilakukan asuhan gizi selama 4 hari. Saat dilakukan evaluasi pada hari ke 3 intervensi gizi , didapatkan hasil bahwa nilai laboratorium pasien sudah mencapai nilai normal yaitu kadar gula darah, kreatinin. Fisik/klinis pasien juga terus mengalami perbaikan selama dilakukannya intervensi gizi.
PENGARUH KONSELING GIZI, AKTIFITAS FISIK, DAN ASUPAN MAKANAN TERHADAP PENURUNAN BERAT BADAN REMAJA SMA YANG KEGEMUKAN Emilia emilia; Risya Cilmiyati
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 3, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.954 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v3i1.624

Abstract

Hasil RISKESDAS (2013) menunjukkan prevalensi obesitas pada remaja usia 13-15 tahun di Indonesia sebesar 10,8%. Bangka Belitung merupakan salah satu dari 13 provinsi dengan prevalensi obesitas tertinggi yang prevalensinya di atas prevalensi nasional yaitu: 12%. Sebagai upaya untuk mengintervensi remaja obesitas melalui perubahan perilaku dengan tidak memperhatikan kebutuhan makannya dengan melakukan penyuluhan gizi. Penelitian ini merupakan analitik dan eksperimental semu dengan pre-post test control group design. Penentuan sampel menggunakan teknik stratified purposive sampling dan dihitung dengan menggunakan uji beda dua mean dengan 46 sempel dengan 3 kelompok yaitu (P1) eksperimen dengan penyuluhan sebulan sekali (P2) eksperimen dengan penyuluhan dua kali sebulan, dan (P3) kelompok kontrol. Pengumpulan data aktivitas fisik melalui kuesioner IPAQ, asupan makanan dikumpulkan melalui kuesioner FFsQ, serta berat badan dan tinggi badan dikumpulkan menggunakan alat uji antropometri. Hasil uji multivariat menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara penyuluhan, aktivitas fisik, dan asupan makanan dengan penurunan berat badan pada siswa SMA obesitas yang ditunjukkan dengan p-value> 0,05 dengan determinasi. koefisien (R2) = 0,3%, dan Dari ketiga variabel tersebut penyuluhan gizi memiliki pengaruh terbesar terhadap penurunan berat badan (r = 0,56). Penyuluhan gizi, aktivitas fisik, dan asupan makanan tidak berpengaruh terhadap penurunan berat badan siswa SMA yang mengalami obesitas.
HUBUNGAN DAYA TERIMA MAKANAN TERHADAP ASUPAN ENERGI DAN PROTEIN PADA SISWA DI ASRAMA MAN MODEL SINGKAWANG Nurlina Nurlina; Widyana Lakshmi Puspita
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 1, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v1i1.276

Abstract

Implementation of the food is a series of activities that constitute a system includes activities or sub-system of budgeting food, planning menus, making estimates of foodstuffs, provision or purchase groceries, reception, storage and distribution of food ingredients, preparation and cooking of food, assessment and distribution food, recording and reporting and evaluation carried out in the framework of the provision of food for the population in the institution. This study aims to determine the relationship of the acceptability of food energy and protein intake in students in the dormitory MAN Model Singkawang. This type of research is observational with cross sectional approach. Sampling using simple random sampling technique to obtain a sample of 48 students. Primary data collected included the acceptability of food, intake of energy and protein intake. While the secondary data includes a general overview of the research and the number of students that will be investigated. The analysis used include univariate and bivariate analysis using chi square test. Based on statistical analysis using chi square test, shows that there is a relationship between the received power of food to energy and protein intake in students in a dormitory MAN Model Singkawang (p <0.05).
Proses Asuhan Gizi Terstandar pada Chronic Kidney Disease Stage V, Diabetes Melitus II, Anemia dan Pseudoaneurisma Nila Reswari Haryana; Triola Chairunnisa
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 5, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.762 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v5i1.913

Abstract

Pasien MRS dengan keluhan perdarahan (pseudoaneurisma) pada bekas operasi AV Shunt (perlakuan pra-hemodialisis) dan didiagnosis CKD stage V dengan hemodialisis, DM tipe II, anemia. Studi kasus dilaksanakan pada pasien rawat inap di RS USU pada bulan November 2021 selama 3 hari intervensi dan monitoring evaluasi. Pengumpulan data menggunakan metode food recall 24 jamx3 hari, wawancara, dan data sekunder. Hasil pengkajian gizi menunjukkan perubahan nilai laboratorium terkait fungsi ginjal dan endokrin serta anemia. Selain itu asupan energi dan zat gizi makro masih rendah (<70%). Prinsip diet yang diterapkan selama intervensi adalah diet gagal ginjal kronik dengan hemodialisis, yaitu energi (2310 kkal), lemak (64 g) dan karbohidrat (375 g) diberikan cukup, sedangkan protein diberikan tinggi (1.2 g/kgBB). Pasien diberikan nasi merah selama di rumah sakit untuk membantu menurunkan gula darah. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan pada hari ke-1 dan ke-2 konsumsi pangan pasien telah memenuhi target (>70%). Namun, hari ketiga konsumsi makan pasien menurun hingga <70%. Hal ini dikarenakan pasien menggigil akibat penurunan gula darah sewaktu (GDS) yang drastis dari 161 mg/dL ke 90 mg/dL, sehingga ntuk mengatasi hal ini, kolaborasi dengan tenaga kesehatan diperlukan. Akhir intervensi terdapat perbaikan pada gula darah, kreatinin, Hb, Ht dan kondisi pucat pada pasien
PENGARUH MEDIA KOMIK UNTUK PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DALAM PEMILIHAN JAJANAN SEHAT Benedikta Meriana
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 2, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.201 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v2i1.480

Abstract

Jajanan memiliki risiko penyebab terjadinya keracunan pangan. Salah satu usaha untuk mengurangi paparan anak sekolah terhadap makanan jajanan yang tidak sehat dan tidak aman adalah dengan promosi keamanan pangan kepada anak sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi melalui komik sebagai media untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap dalam pemilihan jajanan sehat. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan rancangan penelitian pre-test post-test with control group design. Uji hipotesis menggunakan uji paired sample t-test dan independent sample t-test. Hasil penelitian membuktikan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan sikap pada kelompok eksperiment. Selisih peningkatan pengetahuan pada kelompok eksperiment lebih besar yaitu sebanyak 15,89 dibandingkan dengan kelompok kontrol. Sedangkan Selisih peningkatan nilai sikap pada kelompok eksperiment lebih besar yaitu 16,63 poin. Berdasarkan analisa statistik pada pengetahuan dan sikap didapatkan p value= 0,000<0,05. Kesimpulan penelitian ini yaitu media komik terbukti dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap anak tentang pemilihan makanan jajanan sehat.
ANALISIS KONTEN EDUKASI INFLUENCER INSTAGRAM TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU GIZI SEIMBANG FOLLOWERS-NYA Aulia Rizki Rinalda; Khoirul Anwar
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 6, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v6i1.1147

Abstract

Instagram content is a source of information that can be presented by content creators or influencers who have the power to influence and lead their followers' opinions online via social media. Changes in knowledge, attitudes, and behavior in eating habits and physical activity frequency can all have an impact on a person's nutritional status and health. The population of this cross-sectional study is followers of @dietsantuy.id who meet the inclusion criteria. A purposive sampling technique was used to select 110 respondents for this study. The instruments used were questionnaires on balanced nutrition knowledge, attitudes, and behavior, eating habits, Food Frequency Questionnaire (FFQ), global physical activity questionnaire (GPAQ), and influencer content questionnaires via Google form. The results show that behavior has a significant relationship with @dietsantuy.id content, with a p value of 0.001 (p 0.005), whereas knowledge and attitude variables have no significant relationship with @dietsantuy.id content. The existence of a significant relationship between content and behavior demonstrates that Instagram content created by influencers can influence a person's behavior. The lack of a significant relationship between content and balanced nutrition attitudes suggests that other factors, such as age, gender, education level, income level, and other external factors, can influence a person's knowledge and attitudes
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MEDIA EDUKASI BUKU SAKU DAN LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN DIET PASIEN RAWAT JALAN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS Muniratul Hidayah; Sopiyandi Sopiyandi
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 1, No 2 (2018): September 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.753 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v1i2.290

Abstract

Educational activities is one strategy to the management of diabetes mellitus. Education is the activity of delivering health messages to groups or individuals in order to gain a better knowledge. The selected media is pocket books and leaflets, booklets chosen because it is simple, brief, and contains a lot of information. The purpose of this study to determine the effectiveness of the use of educational media pocket books and leaflets on knowledge and dietary compliance of outpatients with diabetes mellitus type 2 in the clinic. The research is a Quasi-Experiment with design used is Pretest-Posttest designnamely in the two groups conducted a pretest to determine the initial state before being given a different treatment, and both were also given the posttestusing the Wilcoxon test and Mann-Whitney test with a significance level of = 0.05. The results showed no significant differences in knowledge after being given nutrition education with media pocket books and leaflets p value. knowledge of 0,000 (Sig. <0.05), whereas the p values   obtained compliance. amounted to 0,641 (p. <0.05) showed no significant difference in adherence respondents after being given nutrition education with media pocket books and leaflets. It is concluded that there are differences in knowledge after being given nutrition education with media pocket books and leaflets. However there was no difference in compliance after being given nutrition education with media pocket books and leaflets.

Page 8 of 10 | Total Record : 91